Anda di halaman 1dari 3

HIPOKSIA

Definisi
Kondisi sindrom kekurangan oksigen pada jaringan tubuh yang terjadi akibat pengaruh perbedaan
ketinggian. Pada kasus yang fatal dapat berakibat koma, bahkan sampai dengan kematian.
Hipoksia adalah penurunan pemasukan oksigen ke jaringan sampai di baah tingkat fisiologik
meskipun perfusi jaringan oleh darah memedai
Hipoksia dapat terjadi karena defisiensi oksigen pada tingkat jaringan akibatnya sel!sel tidak
"ukup memperoleh oksigen sehingga metabolisme sel akan terganggu.
Hal!hal yg dapat mengganggu suplai oksigen kepada sel
Kekurangan oksigen pada gas pernafasan akibat salah pen"ampuran gas
Kerusakan peralatan
Oksigen tak dapat masuk ke dalam paru!paru karena hambatan pada jalan nafas misalnya
tenggelam
Oksigen bisa masuk ke dalam paru!paru tetapi tidak bisa dipindahkan ke dalam darah , misalnya
kerusakan paru akibat kera"unan oksigen
Oksigen bisa masuk ke dalam paru dan darah tapi tidak bisa diteruskan ke jaringan, misalnya
adanya sumbatan pada pembuluh darah ke"il oleh gelembung udara pada emboli udara
Oksigen bisa men"apai jaringan tapi tak bisa di manfaatkan, misalnya kera"unan jaringan oleh
produk bera"un seperti #O dan sebagainya.
$enis Hipoksia
%& Hipoksia hipoksik 'anoksia anoksik&, dimana PO( darah arteri berkurang
(& Hipoksia anemik, dimana PO( darah arteri normal tetapi jumlah hemoglobin yang tersedia untuk
mengangkut oksigen berkurang
)& Hipoksia stagnant atau iskemik, dimana aliran darah ke jaringan sangat lambat sehingga oksigen
yang adekuat tidak di kirim ke jaringan alaupun PO( konsentrasi hemoglobin normal
*& Hipoksia histotoksik dimana jumlah oksigen yang dikirim ke suatu jaringan adalah adekuat tetapi
oleh karena kerja +at yang toksik sel!sel jaringan tidak dapat memakai oksigen yang
Penyebab hipoksia tersering pada penyelam s"uba
Habisnya suplai gas pernafasan
Kerusakan alat
Kadar oksgen yg rendah
Patofisiologi
Pada keadaan dengan penurunan kesadaran maka akan terjadi relaksasi otot!otot termasuk otot
lidah dan sphin"ter "ardia akibatnya bila posisi penderita terlentang maka pangkal lidah akan
jatuh ke posterior menutup orofaring, sehingga menimbulkan sumbatan jalan napas.
Kegagalan respirasi men"akup kegagalan oksigenasi maupun kegagalan ,entilasi. Kegagalan
oksigenasi dapat disebabkan oleh- '%& ketimpangan antara ,entilasi dan perfusi. '(& hubungan
pendek darah intrapulmoner kanan!kiri. ')& tegangan oksigen ,ena paru rendah karena inspirasi
yang kurang, atau karena ter"ampur darah yang mengandung oksigen rendah. '*& gangguan difusi
pada membran kapiler al,eoler. '.& hipo,entilasi al,eoler.
Diagnosis
Setiap keluhan atau tanda gangguan respirasi hendaknya mendorong di lakukannya analisis gas!
gas darah arteri.
Saturasi hemoglobin akan oksigen 'SaO(& kurang dari /01
2egangan oksigen arterial 'PaO(& kurang dari 30 mmHg
2egangan #O( arterial 'Pa#O(& hingga lebih dari *.!.0 mmHg mengandung arti baha ,entilasi
al,eolar sangat terganggu.
Kegagalan pernapasan terjadi karena Pa#O( kurang dari 30mmHg pada udara ruangan, atau pH
kurang dari 4,). dengan Pa#O( lebih besar dari .0mmHg
5ambaran klinis
Keluhan dan gejala hipoksia akan terlihat bila kadar oksigen dalam arteri 6 .0mmHg
Kesukaran koordinasi gerakan
Kelelahan
Sakit kepala
Penglihatan ganda
7arna kebiruan pada bibir,mulut, dan jari!jari
Kejang!kejang
Kehilangan kesadaran
Pengobatan
Pada kebanyakan kasus yang terjadi pada penyelam biasanya diperlukan tindakan pertolongan yang la+im
seperti -
a. $alan nafas ' bersihkan mulut dan sebagainya&
b. Pernapasan
". Sirkulasi
Pen"egahan
$angan melakukan penyelaman tahan nafas yang dalam dan lama
Sama sekali dilarang melakukan hiper,entilasi sebelum penyelaman tahan nafas
8akinkan baha semua peralatan bekerja normal dan baha tersedia suplai gas yang "ukup dan
benar
$angan tergantung pada katup "adangan type 9$: yang normal dimana keamanannya tak terjamin.
;ebih baik dan lebih aman gunakan lah alat pengukur isi silinder.
5unakanlah jaket pelampung yang dapat digembungkan didalam air bila terdapat gejala aal dari
kehilangan kesadaran.