Anda di halaman 1dari 1

Penyebab gangguan tidur pada lansia

1. Perubahan ritme sirkadian


Pada usia lanjut terjadi perubahan pada irama sirkadian tidur normal yang menjadi
kurang sensitif dengan perubahan gelap dan terang. Normalnya irama sirkadian termasuk
di dalamnya peranan pengeluaran hormon dan perubahan temperatur badan selama
siklus 24 jam. Ekskresi kortisol dan growth hormon (GH) meningkat pada siang hari dan
temperatur badan menurun pada waktu malam. Pada usia lanjut, ekskresi kortisol dan
GH serta perubahan temperatur tubuh berfluktuasi dan kurang menonjol. Melatonin,
hormon yang diekskresikan pada malam hari dan berhubungan dengan tidur, menurun
dengan meningkatnya umur.
2. Gangguan tidur primer
a. Gangguan tidur karena gangguan pernapasan (sleep disordered breathing)
b. Sindrom kaki kurang tenang (restless legs syndrome) dan gangguan gerakan tungkai
yang periodik (periodic limb movement disorder)
c. Gangguan perilaku REM (REM behaviour disorder)
3. Penyakit-penyakit fisik (hipertiroid, arthritis)
4. Gangguan-gangguan kejiwaan (depresi, gangguan ansietas)
5. Pengobatan pola farmasi, alkohol, kafein
6. Demensia
7. Kebiaan hygiene tidur yang tidak baik.
Martono, Hadi. Pranaka, Kris. 2010. Buku Ajar Boedhi-Darmojo Geriatri (Ilmu Kesehatan
Usia Lanjut). Jakarta: Balai Penerbit FKUI