Anda di halaman 1dari 40

KLASIFIKASI

PENYAKIT PERIODONTAL
PITU WULANDARI, drg.,S.Psi,Sp.Perio
K
K
L
A
S
I
F
I
A
S
I
ENDAHULUAN
Pengklasifikasian perlu utk :
Mendiagnosis penyakit
Meramalkan prognosis
Merencanakan perawatan
Klasifikasi penyakit selalu berubah sejalan dgn
bertambahnya pemahaman mengenai etiologi & patologi
penyakit
K
K
L
A
S
I
F
I
A
S
I
ASAR PENGKLASIFIKASIAN
Pada mulanya klasifikasi didasarkan kepada bentuk patogenesisnya
(inflamasi, degenerasi, neoplasma)
karena kebanyakan penyakit yg melibatkan periodonsium adalah
inflamasi maka klasifikasi didasarkan pada :
gambaran klinis penyakit yg berupa
inflamasi
keterlibatan faktor-faktor sistemik
Berdasarkan konsep itu maka bentuk inflamasi yg melibatkan
periodonsium dibedakan atas :
penyakit ggv (gingivitis) inflamasi hanya pd ggv
penyakit periodontal (periodontitis) inflamasi
melibatkan ggv dan struktur periodontal pendukung
(lig. periodontal, tlg. alveolar, sementum)
K
K
L
A
S
I
F
I
A
S
I
EBERAPA CONTOH KLASIFIKASI
I. Klasifikasi World Workshop in Clinical
Periodontics (1989)
Klasifikasinya mencakup penyakit
periodontal saja, tdk mencakup penyakit
yg melibatkan gingiva.
- Periodontitis Dewasa
- Periodontitis Bermula Dini
a. Prapubertas generalisata/lokalisata
b. Juvenil generalisata/lokalisat
c. Periodontitis Berkembang Cepat
- Periodontitis Berkaitan dengan Penyakit Sistemik
- Periodontitis Ulseratif Nekrosis
- Periodontitis Refraktori
Tabel 1. Klasifikasi Penyakit Periodontal (World Workshop in Clinical
Periodontics)
K
K
L
A
S
I
F
I
A
S
I
II. Klasifikasi Suzuki (1988) dan
Carranza (1996)
Klasifikasinya terbatas pada penyakit periodontal
Tabel 2. Klasifikasi Penyakit Periodontal (Suzuki)
- Periodontitis Dewasa
- Periodontitis Berkembang Cepat
a. Tipe A
b. Tipe B
-- Periodontitis Juvenil
- Periodontitis Pasca Juvenil
- Periodontitis Prapubertas
K
K
L
A
S
I
F
I
A
S
I
Tabel 2. Klasifikasi Penyakit Periodontal (Carranza)
1. Periodontitis
- Periodontitis Berkembang Lambat
- Periodontitis Berkembang Cepat
a. Periodontitis Bermula Dini
b. Periodontitis Bermula Dewasa
* Periodontitis Prapubertas
* Periodontitis Juvenil
c. Periodontitis Ulseratif Nekrosis
d. Periodontitis Refraktory
- Trauma karena oklusi
- Atrofi Periodontal
- Manifestasi periodontal penyakit sistemik
K
K
L
A
S
I
F
I
A
S
I
LASIFIKASI YANG DIMODIFIKASI
Klasifikasinya di atas belum memenuhi
kebutuhan praktis karena :
6
adanya kelainan pd struktur periodontal
pendukung yg tdk jarang dijumpai di klinik belum
tercakup ke dlm klasifikasi tsb
subklasifikasinya, khususnya pd klasifikasi
Ranney terlalu mendetail
abses periodontal oleh kebanyakan pakar
dianggap sbg gambaran klinis periodontitis, bukan
penyakit yg berdiri sendiri
Atas perimbangan ini dibuat klasifikasi yg
menggabungkan beberapa model klasifikasi
K
K
L
A
S
I
F
I
A
S
I
Tabel 4. Klasifikasi Penyakit Gingiva & Periodontal Yang Dimodifikasi
(Ranney)
- Gingivitis
a. Gingivitis yg disebabkan plak
- Tanpa faktor sistemik
- Diperparah faktor sistemik (hormon, obat, peny.
sistemik)
b. Gingivitis Ulseratif Nekrosis
- Faktor sistemik yg tdk dikenali
- Berkaitan dgn HIV
c. Gingivitis disebabkan plak
- Berkaitan dgn peny. kulit, alergi
-Periodontitis
a. Periodontitis Dewasa
- Tanpa faktor sistemik
- Diperparah faktor sistemik (neutropenia, leukemia)
b. Periodontitis Bermula Dini
- PBD lokalisata
* Abnormalitas netrofil
c. Periodontitis Bermula Dini berkaitan dgn peny.sistemik

Tabel 4. Klasifikasi Penyakit Gingiva & Periodontal Yang Dimodifikasi
(Ranney)
K
K
L
A
S
I
F
I
A
S
I
Tabel 4. Klasifikasi Penyakit Gingiva & Periodontal
Yang Dimodifikasi (Ranney)
d. Periodontitis Bermula Dini berkaitan dgn peny.
sistemik tdk dikenali
e. Periodontitis ulseratif nekrosis
- Faktor sistemik tdk dikenali
- Berkaitan dgn HIV
- Berkaitan dgn nutrisi
f. Abses periodontal
European Workshop in Periodontology
(1993)
Periodontitis Dewasa
Periodontitis Bermula Dini
Periodontitis Nekrotik

Tumpang tindih pada beberapa kategori penyakit
Tidak tercakup penyakit gingiva
Ketidaktepatan penentuan usia pada saat timbul
penyakit dan laju perkembangan penyakit
Kriteria Klasifikasi yang kurang jelas

Klasifikasi penyakit periodontal sangat penting dalam
membantu menegakkan diagnosis, menetapkan prognosis
dan dalam menentukan rencana perawatan
International Workshop pada tahun 1999 tentang klasifikasi
penyakit periodontal oleh
American Academy of Periodontal Disease (AAP).
Klasifikasi Penyakit Periodontal

- Penyakit Gingiva
Penyakit gingiva yang disebabkan oleh plak
Penyakit gingiva yang tidak disebabkan oleh plak
- Periodontitis Kronis
Lokal
Menyeluruh
- Periodontitis Agresif
Lokal
Menyeluruh
- Periodontitis sebagai Manifestasi dari Penyakit Sistemik


Klasifikasi Penyakit Periodontal

- Necrotizing Periodontal Disease
Necrotizing ulcerative gingivitis (NUG)
Necrotizing ulcerative periodontitis (NUP)
- Abses pada Jaringan Periodonsium
Abses gingiva
Abses periodontal
Abses perikoronal

Klasifikasi Penyakit Periodontal

- Periodontitis yang Berhubungan dengan Lesi Endodonti
Lesi Endodonti periodontal
Lesi Periodontal- endodonti
Lesi Kombinasi
- Kondisi Kelainan Developmental atau Acquired
Faktor lokal yang berhubungan dengan gigi menjadi
predisposisi penyakit gingiva atau periodontitis yang
diinduksi plak
Kondisi dan kelainan mukogingiva di sekitar gigi
Kondisi dan kelainan mukogingiva pada edentulous ridge
Trauma oklusi

1. Penyakit gingiva yang disebabkan oleh
plak

I. Penyakit gingiva yang disebabkan oleh plak dental saja
Penyakit ini terjadi pada periodonsium tanpa adanya
kehilangan perlekatan

Terbagi atas :
A. Tanpa diperparah faktor lokal
B. Diperparah oleh faktor lokal

II. Penyakit Gingiva yang Berkaitan dengan
Faktor Sistemik
A. Berhubungan dengan Sistem Endokrin
1. Gingivitis berkaitan dengan Pubertas
2. Gingivitis berkaitan dengan Siklus Menstruasi
3. Berkaitan dengan Kehamilan : Gingivitis dan Pyogenic
Granuloma
4. Gingivitis berkaitan dengan DM
B. Berhubungan dengan Kelainan Darah
1. Leukemia berkaitan dengan gingivitis
2. dll


III. Penyakit Gingiva yang dipengaruhi oleh Obat-obatan
A. Penyakit Gingiva yang dipengaruhi oleh obat-obatan
1. Obat-obatan yang menyebabkan pembesaran Gingiva
2. Obat-obatan yang menyebabkan gingivitis
a. Obat kontrasepsi oral-berhubungan dengan gingivitis
b. dll
IV. Penyakit Gingiva yang dipengaruhi oleh Malnutrisi
A. Gingivitis karena defisiensi Asam Askorbat
B. dll
2. Penyakit Gingiva yang disebabkan
Non Plak
I. Penyakit gingiva yang berasal dari bakteri spesifik
A. Nisseria gonorrhea
B. Treponema pallidum
C. Streptococcal species
D. Dll
II. Penyakit gingiva yang berasal dari virus
A. Infeksi virus herpes
1. Primary herpetic gingivostomatitis
2. Recurrent oral herpes
3. Varicella zoster
B. dll
III. Penyakit gingiva yang berasal dari jamur
A. Infeksi spesies Candida : Generelized gingival
candidosis
B. Histoplasmosis
C. Dll
IV. Lesi gingiva yang berasal dari genetik
A. Hereditary gingival fibromatosis
B. Dll
V. Penyakit gingiva yang merupakan manifestasi kondisi sistemik
A. Lesi mukokutan
1. Lichen planus
2. Pemphigoid
3. Pemphigus vulgaris
4. Erytema multiforme
5. Lupus erythematosus
6. Drug Induced
7. dll
B. Reaksi alergi
1. Bahan restoratif gigi
Merkuri
Nikel
Akrilik
Dll
2. Reaksi yang diakibatkan oleh
Pasta gigi
Obat kumur
Makanan dan zat aditif
3. dll

VI. Lesi traumatik
Chemical injury
Psysical injury
Thermal injury
VII. Reaksi tubuh terhadap benda asing
VIII. Yang tidak ditentukan
PERIODONTITIS KRONIS
PERIODONTITIS AGRESIF
PERIODONTITIS KARENA
PENYAKIT SISTEMIK
PERIODONTITIS KRONIS
DEWASA, TAPI BISA JUGA PD ANAK2
KERUSAKAN ~ FAKTOR LOKAL
BERHUB DGN POLA MIKROBIAL
BIASANYA KALKULUS SUBGINGIVA
PROGRESS SLOW S/D MODERATE,
BISA JUGA RAPID
DPT DIMODIFIKASI ATAU BERHUBUNGAN
DGN PENYAKIT SISTEMIK (DM/HIV) &
FAKTOR PREDISPOSISI LOKAL
(MEROKOK, STRESS)
SUBKLASIFIKASI LOKAL & GENERAL
LOKAL < 30% DAERAH YG TERLIBAT
GENERAL > 30% DAERAH YG
TERLIBAT
KARAKTERISITIK RINGAN, SEDANG, P
ARAH
RINGAN: 1-2 MM LOA
SEDANG: 3-4 MM
PARAH: >5 MM
PERIODONTITIS AGRESIF
PASIEN TERLIHAT SEHAT
KERUSAKAN TULANG & HILANG PERLEKATAN SGT CEPAT
JUMLAH MIKROBA TDK KONSISTEN DGN KEPARAHAN
ADA RIWAYAT KELUARGA
BIASANYA DAERAH YG TERINFEKSI TDPT ACTINOBACILLUS
ACTINOMYCETEMCOMITANS
FUNGSI FAGOSIT ABNORMAL
HIPERRESPONSIF DR MAKROFAG PGE2 & IL-1
BENTUK LOKAL
ONSET PREPUBER
LOKAL PD MOLAR 1 & INSISIF
ANTIGEN RESPON THD SERUM SNTIBODI ROBUST
BENTUK GENERAL
< 30 THN
MENGENAI SETIDAKNYA 3 GIGI DILUAR MOLAR 1 & INSISIVUS
KERUSAKAN PERIDONTAL EPISODIK
RESPON SERUM ANTIBODI TIDAK BAIK
PERIODONTITIS KARENA
PENYAKIT SISTEMIK
KELAINAN DARAH:
NEUTROPENIA DIDAPAT
LEUKEMIA
DLL
KELAINAN GENETIK
NEUTROPENIA HEREDITER
DOWN SYNDROME
SINDROM DEFISIENSI PERLEKATAN LEKOSIT
SINDROM PAPILLON-LEFEVRE
SINDROM CHEDIAK HIGASHI
SINDROM HISTIOCYTOSIS
PENYAKIT PENYIMPANAN GLIKOGEN
AGRANULOSITOSIS INFANTILE GENETIK
SINDROM COHEN
SINDROM EHLERS-DANLOS
HIPOPHOSPHATASIA
DLL
TIDAK SPESIFIK
NECROTIZING PERIODONTAL DISEASE:
ULSERASI PAPILA, PAPILA NEKROSIS, BLUNTING,
PAPILA CRATER, PERDARAHAN SPONTAN, SAKIT, NAFAS
BERBAU BUSUK
DPT DISERTAI DEMAM, MALAISE, LIMFADENOPATHI
TERDIRI DARI:
- NECROTIZING ULCERATIVE GINGIVITIS
KARAKTERISTIK: ETIOLOGI, LESI NEKROTIK,
FAKTOR PREDISPOSISI (STRESS, MEROKOK &
IMUNOSUPRESI), MALNUTRISI
TERAPI: ANTIMIKROBA KOMBINASI DGN
PEMBERSIHAN PLAK & KALKULUS &
PENINGKATAN OH
- NECROTIZING ULCERATIVE PERIODONTITIS
KHAS: LOA & KERUSAKAN TLG ALVEOLAR
DPT DILIHAT PD PASIEN HIV
PERIODONTITIS YG BERHUBUNGAN DGN LESI ENDODONTIK:
- LESI ENDODONTIK-PERIODONTAL
NEKROSIS PULPA PERUBAHAN PERIODONTAL
LESI PERIAPIKAL DR PULPA DRAINASE
LIGAMEN PERIODONTAL KERUSAKAN TULANG
- LESI PERIODONTAL-ENDODONTIK
INFEKSI BAKTERI DR POKET MENYEBAR MLL KANAL
PULPA NEKROSIS PULPA
- LESI KOMBINASI
KEDUANYA TERLIBAT
INFEKSI ENDODONTIK HARUS DIKONTROL SEBELUM
MEMULAI PERAWATAN PERIODONTAL
KONDISI & KELAINAN YG TERJADI ATAU
DIDAPAT
FAKTOR LOKAL
ANATOMI GIGI
PERKEMBANGAN BENTUK GIGI / LOKASI YG TIDAK BAIK
ADANYA MUTIARA EMAIL, PALATOGINGIVAL GROOVE
(INSISIVUS ATAS, PROXIMAL ROOT GROOVE INSISIVUS &
PREMOLAR ATAS)
MALALIGNMENT
KONTAK YG TERBUKA IMPAKSI MAKANAN
RESTORASI
ONLAY, CROWN, TAMBALAN ATAU BAND ORTHO YG DILETAK
KAN SUBGINGIVAL, MENIMPA BIOLOGICAL WIDTH
FRAKTUR AKAR
RESORPSI AKAR SERVIKAL & CEMENTAL TEARS
MENYEBABKAN KERUSAKAN PERIODONTAL JIKA LESI
BERHUBUNGAN DENGAN RM & BAKTERI
1. Faktor lokal yang berhubungan dengan gigi menjadi predisposisi
penyakit gingiva atau periodontitis yang diinduksi plak
2. KELAINAN & KONDISI MUKOGINGIVA DISEKITAR GIGI

RESESI GINGIVA
PERMUKAAN FASIAL / LINGUAL
INTERPROXIMAL (PAPILA)
GINGIVA BERKERATIN INADEKUAT/KURANG
KEDALAMAN VESTIBULUM MENURUN/ VESTIBULUM DANGKAL
POSISI OTOT ATAU FRENULUM
KELEBIHAN GINGIVA
PSEUDOPOCKET
MARGIN GINGIVA INKONSISTEN
DISPLAY GINGIVAL EXCESSIVE
GINGIVAL ENLARGEMENT
WARNA YG ABNORMAL
3. KELAINAN DAN KONDISI MUKOGINGIVA PADA RIDGE
EDENTULOUS

MEMERLUKAN OPERASI KOREKSI UTK MENGEMBALIKAN BENTUK
& FUNGSI SEBELUM PEMAKAIAN PROTESA ATAU PEMASANGAN
IMPLANT
- DEFISIENSI VERTIKAL DAN/ATAU HORIZONTAL
- KURANGNYA JARINGAN GINGIVA ATAU KERATIN
- PEMBESARAN GINGIVA ATAU JARINGAN LUNAK
- PERLEKATAN OTOT/FRENULUM
- PENURUNAN KEDALAMAN VESTIBULUM
- WARNA YG ABNORMAL


4. TRAUMA OKLUSI
PRIMER
SEKUNDER
Terminologi
Periodontitis dewasa berubah menjadi Periodontitis kronis
Istilah Periodontitis dewasa menimbulkan masalah karena :
1. Periodontitis dewasa dapat terjadi juga pada remaja
2. Pernah dinamakan periodontitis berkembang lambat
namun karena perkembangan pada sebagian kasus
cepat
Terminologi
Periodontitis bermula dini dengan Periodontitis Agresif
Sering menimbulkan persepsi yang berbeda karena
kata-kata dini sering diartikan sebagai penyakit ini hanya
melibatkan pasien usia dini

Periodontitis berkembang cepat tidak tepat karena laju
perkembangan penyakitnya tidak dapat diketahui
Periodontitis pra pubertas Periodontitis sebagai
manifestasi penyakit sistemik karena dahulu istilah diag
nosis pra pubertas berkaitan dengan kondisi sistemik
Periodontitis Refraktori
Refraktori bukanlah satu kategori penyakit tersendiri
karena Refraktori merupakan kelompok penyakit
yang terus berkembang meskipun telah dilakukan
perawatan adekuat hal ini tergantung kontrol
plak pasien
Sehingga Hanya sebagian kecil kasus yang
dirawat yang tidak memberikan respon terhadap
perawatan
Periodontitis Ulseratif Nekrotik


Penyakit Periodontal Nekrotik

Belum jelas apakah ANUG & ANUP merupakan
proses penyakit tunggal atau dua penyakit
yang berbeda
Abses Periodontal
Karena memerlukan prosedur pemerik
saan dan teknik perawatan tersendiri

KONDISI & KELAINAN YG TERJADI ATAU DIDAPAT
Merupakan pemodifikasi kerentanan terhadap p
enyakit periodontal atau bahkan dapat m
enghalangi keberhasilan perawatan periodontal

Banyak dokter merujuk pasien dengan kondisi d
emikian ke Spesialis Periodonsia


SELAMAT BELAJAR
VIVA
PERIO