Anda di halaman 1dari 1

Ruptur Pankreas

Walaupun trauma pada pankreas dan duodenum jarang terjadi. Tetapi trauma
pada abdomen yang menyebabkan tingkat kematian yang tinggi disebkan oleh
perlukaan di pankreas dan duodenum, hal ini disebabkan karena letaknya yang
sulit terdeteksi apabila terjadi kerusakan.Trauma pada pankreas sangat sulit untuk
di diagnosis. Kebanyakan kasus diketahui dengan eksplorasi pada pembedahan.
Perlukaan harus dicurigai setelah terjadinya trauma pada bagian tengah abdomen,
contohnya pada benturan stang sepeda motor atau benturan setir mobil. Perlukaan
pada pankreas memiliki tingkat kematian yang tinggi. Perlukaan pada duodenum
atau saluran kandung empedu juga memiliki tingkat kematian yang tinggi. Gejala
klinis, kecurigaan perlukaan pada setiap trauma yang terjadi pada abdomen.
Pasien dapat memperlihatkan gejala nyeri pada bagian atas dan pertengahan
abdomen yang menjalar sampai ke punggung. Beberapa jam setelah perlukaan,
trauma pada pankreas dapat terlihat dengan adanya gejala iritasi peritonial.
Diagnosis, penentuan amilase serum biasanya tidak terlalu membantu dalam
proses akut. Pemeriksaan T scan dapat menetapkan diagnosis. Kasus yang
meragukan dapat diperiksa dengan menggunakan !RP " !ndoscopic Retrogade
anulation o# the Pancreas$ ketika perlukaan yang lain telah dalam keadaan
stabil.
Terapi, penanganan dapat berupa tindakan operati# atau konser%ati#,
tergantung dari tingkat keparahan trauma, dan adanya gambaran dari trauma lain
yang berhubungan. Konsultasi pembedahan merupakan tindakan yang &ajib
dilakukan.