Anda di halaman 1dari 3

Pembelajaran Kooperatif Tipe-Pendekatan Struktural (PS)

Pembelajaran kooperatif tipe Pendekatan Struktural dikembangkan oleh Spencer


Kagen, dkk. Pendekatan ini memberi penekanan pada penggunaan struktur tertentu yang
dirancang untuk mempengaruhi pola interaksi siswa. Terdapat dua macam struktur PS yang
terkenal, yaitu think-pairshare (TPS dan numbered-head-togther (!"T.
1. Struktur think-pair-share (TPS)
Struktur TPS memiliki langkah-langkah yang ditetapkan secara eksplisit untuk
memberi siswa waktu lebih banyak untuk berpikir, menjawab, dan saling membantu satu
sama lain. #dapun langkah-langkah yang dimaksud adalah sebagai berikut$
Langkah 1: Thinking (berpikir$ %uru mengajukan suatu pertanyaan atau isu yang
berhubungan dengan pelajaran, kemudian meminta siswa untuk memikirkan pertanyaan atau
isu tersebut secara mandiri untuk beberapa saat.
Langkah 2: Pairing (berpasangan$ %uru meminta siswa berpasangan dengan siswa yang
lain untuk mendiskusikan apa yang telah dipikirkannya pada tahap berpikir. &nteraksi pada
tahap ini diharapkan dapat berbagi jawaban jika telah diajukan suatu pertanyaan atau berbagi
ide jika suatu persoalan khusus telah diidentifikasi. 'iasanya guru memberi waktu ( ) *
menit untuk berpasangan.
Langkah 3: Sharing (berbagi$ pada langkah akhir, guru meminta kepada pasangan untuk
berbagi dengan seluruh kelas tentang apa yang telah mereka bicarakan. &ni efektif dilakukan
dengan cara bergiliran pasangan demi pasangan, sampai sekitar seperempat pasangan telah
mendapat kesempatan untuk melaporkan.
2. Struktur Numbered-Head-Together (NHT)
Struktur !"T biasanya juga disebut berpikir secara berkelompok adalah suatu
pendekatan yang dikembangkan oleh Spencer Kagen. !"T digunakan untuk melibatkan
lebih banyak siswa dalam menelaah materi yang tercakup dalam suatu pelajaran dan
mengecek pemahaman mereka terhadap isi pelajaran tersebut. Sebagai gantinya mengajukan
pertanyaan kepada seluruh kelas. +angkah-langkah pembelajarannya adalah sebagai berikut$
Langkah 1$ Numbering (penomoran$ %uru membagi siswa ke dalam kelompok beranggota ,
) * orang dan setiap anggota kelompok diberi nomor - sampai *.
Langkah 2$ Questioning (pengajuan pertanyaan$ %uru mengajukan sebuah pertanyaan
kepada siswa. Pertanyaan dapat ber.ariasi. Pertanyaan dapat spesifik dan dalam bentuk
kalimat tanya atau bentuk arahan.
Langkah 3: Head together (berpikir bersama$ Siswa menyatukan pendapatnya terhadap
jawaban pertanyaan itu dan meyakinkan tiap anggota dalam timnya mengetahui jawaban itu.
Langkah : Answering (pemberian jawaban$ %uru memanggil siswa dengan nomor tertentu,
kemudian siswa yang nomornya sesuai mengacungkan tangannya dan mencoba untuk
menjawab pertanyaan untuk seluruh kelas.
Metode Struktural
a. Karakteristik metode struktural
/etode struktural dikembangkan oleh Spencer Kagan dkk. /eskipun memiliki
banyak persamaan dengan metode lainnya, metode structural menekankan penggunaan
struktur tertent yang dirancang untuk memengaruhi pola interaksi siswa. 0ua macam
struktur yang dapat dipilih guru untuk melaksanakan metode structural adalah think-
pair-share dan numbered head together.
- Sintaks think-pair-share
Pelaksanaan think-pair-share terdiri , langkah $ thinking, pairing, dan sharing
(#rends, 1223$ -*--4.
Langkah pertama: thinking (berpikir)
%uru mengajukan sebuah pertanyaan yang terkait dengan materi ajar dan memberikan
waktu satu menit kepada siswa untuk memikirkan sendiri jawabannya.
Langkah kedua: pairing (berpasangan)
%uru meminta siswa untuk mendiskusikan secara berpasangan tentang apa yang siswa
pikiran
Langkah ketiga: sharing (berbagi)
%uru meminta pasangan-pasangan siswa tersebut untuk berbagi hasil diskusinya dengan
seluruh siswa di kelas.
2) Numbered heads together
Sintaks numbered heads together terdiri dari tiga langkah (#rends, 1223$ -4, yaitu
sebagai berikut.
Langkah pertama: numbering (penomoran)
%uru membagi kelas menjadi beberapa kelompok yang beranggotakan , sampai * orang
dan member setiap anggota kelompok tersebut nomor secara berurutan.
Langkah kedua: !uestioning (pengajuan pertanyaan)
%uru mengajukan sebuah pertanyaan kepada siswa. Pertanyaan bias ber.ariasi.
Langkah ketiga: head together (berpikir bersama)
Para siswa berpikir bersama untuk menemukan jawaban atas pertanyaan dari gurunya.
Langkah keempat: ans"ering (pemberian jaaban)
%uru menyebut satu nomor dan para siswa dari setiap kelompok yang nomornya sama
dengan nomor yang disebutkan guru mengangkat tangannya dan memberikan jawaban di
depan kelas.