Anda di halaman 1dari 14

PARTOGRAF WHO

Pembimbing
Dr. H. Marwansyah F Masjhoer, SpOG (K)
KOMPONEN YANG DIOBSERVASI PADA
PARTOGRAF WHO
A. Rekaman Kemajuan Persalinan
1. Pembukaan serviks
2. Penurunan Kepala
3. His ( Frekwensi & Lama )
B. Rekaman Kondisi Janin
1. DJJ
2. Selaput & Air Ketuban
3. Molase
C. Rekaman Kondisi Ibu
1. Nadi, TD, Suhu
2. Urine Volume, Protein, dan Aseton
3. Obat & Infus
4. Oksitosin
PEMBUKAAN SERVIKS
1. Fase Laten
Permulaan persalinan s/d < 4 cm
Lama : < 8 Jam
Dibubuhkan tanda silang (X)
2. Fase Aktif
> 4 cm s/d : 10 cm (Kec. 1 cm/jam)
a. Garis Waspada
b. Garis Bertindak
PENURUNAN KEPALA
Diukur dengan PL perlimaan diatas
simfisis (memakai 5 jari)
Ditandai dengan O pada Partograf
His
A. Frekwensi (X / 10 menit)
B. Lamanya Kontraksi

PADA PARTOGRAF
< 20 detik titik
20 40 detik arsiran
> 40 detik gelap

Kondisi Janin
A. DJJ
Segera setelah His
Selama 1 menit & Posisi miring

B. Selaput & Air Ketuban
1. Selaput (+) I atau U
2. Selaput (-) J ( Jernih )
M ( Mekonium)
A ( Absen )
D ( Darah )

C. Molase
0 Terpisah, sutura masih teraba
+ Menempel satu sama lain
++ Tumpang tindih ( overlapping )
+++ Tumpang tindih Berat

KONDISI IBU
1. Nadi, TD, dan Suhu
2. Urine : Volume, Protein, dan Aseton
3. Obat-obatan & cairan Infus
4. Pemberian Oksitosin
PARTOGRAF TIDAK DIBUAT
(DIKELUARKAN)
1. Partus Prematurus ( < 34 minggu )
2. Pada Saat MRS > 9 cm
3. SC Elektif
4. SC Darurat
5. Partus Kasep

SAAT PARTOGRAF DIMULAI
A. Fase Laten ( < 4 cm )
His : > 2 x / 10 / > 20

B. Fase Aktif ( > 4 cm )
His : > 2x/ 10 / > 20

C. KPSW ( Belum His )
Oksitosin dimulai
Timbul His Spontan

D. Induksi Persalinan
Saat Amniotomi + Oksitosin
Tetes oksitosin/obat bila
Inpartu
Ketuban Pecah