Anda di halaman 1dari 19

LAPORAN PENDAHULUAN

PRAKTIKUM VENTILASI UMUM


Disusun Oleh :
Chandra Mukti S.M
6510040029
E!N"! !ESELAMAAN DAN !ESEHAAN !ER#A
POL"E!N"! PER!APALAN NE$ER" SURA%A&A
"NS"U E!NOLO$" SEPULUH NOPEM%ER
2012
BAB I
PENDAHULUAN
1.1. Latar Belakang
Tidak dapat dipungkiri lagi, bahwa kenyamanan dalam bekerja
merupakan salah faktor penunjang kualitas dari suatu produktifitas seorang
pekerja. Kenyamanan dalam berbagai aspek amat perlu diperhatikan, tidak
terkecuali pada aspek akan kebutuhan oksigen dalam suatu ruangan
tertentu. Oksigen sendiri bukan hanya pernafasan semata, tapi juga untuk
menghasilkan sebuah energi. Yang dimana energi itu digunakan untuk
melakukan suatu usaha produktifitas, dan hal tersebut yang menentukan
kualitas dari pekerja sendiri.
Pentingnya akan kebutuhan oksigen, membuat pertukaran udara
dalam suatu tempat kerja sangatlah penting. Dan disinilah fungsi entilasi
sebagai tempat pertukaran udara dibutuhkan, agar kandungan oksigen
dalam suatu ruangan tetap dalam kondisi sesuai standart yang
diperuntukkan.
Karena itu perlu dilakukan praktikum !"entilasi #mum$ agar kita
dapat mengetahui baik atau buruknya entilasi di suatu tempat kerja
dengan membandingkannya dengan standar yang ada.
1.2. Rumusan Masala
%. &agaimana cara mengukur entilasi umum'
(. &agaimana cara menganalisa akan kebutuhan entilasi umum di
tempat kerja'
). &agaimana cara merancang entilasi umum'
1.!. Tu"uan
%. *ahasiswa mampu melakukan pengukuran entilasi umum
(. *ahasiswa mampu menganalisa kebutuhan entilasi umum di tempat
kerja
). *ahasiswa mampu membuat rancangan entilasi umum
1.#. Ruang L$ngku%
+uang lingkup praktikum ini adalah beberapa &engkel PP,-./T-
yang dimana digunakan sebagai tempat pengukuran. Dalam praktikum ini
alat yang digunakan adalah Digital Anemometer yang dapat menunjukkan
aliran udara 0air flow1 dan kecepatan udara 0air velocity1.
BAB II
TIN&AUAN PUSTAKA
2.1 Penger$an Vent$las$
"entilasi adalah teknik engineering control yang penting untuk
meningkatkan dan memelihara kualitas udara ditempat kerja. 2lasan
perlunya entilasi antara lain adalah 3
%. *emanaskan atau mendinginkan udara dalam ruangan
(. *engeluarkan kontaminan
). *engencerkan konsentrasi kontaminan dalam udara
4. Pertukaran udara untuk penyegaran
5. *encegah terjadinya kebakaran atau peledakan
2.2 Klas$'$kas$ Vent$las$
"entilasi dapat diklasifikasikan sebagai berikut 3
%. entilasi umum 0general ventilation1
(. entilasi dilusi 0dilution ventilation1
). entilasi lokal setempat 0local exhaust ventilation1
2.! Tu"uan Vent$las$
Tujuan entilasi umum 3
*eningkatkan dan mempertahankan kondisi udara agar tetap segar
dan nyaman
*enurunkan kadar kontaminan di udara sampai kebatas yang tidak
membahayakan pekerja
"entilasi merupakan proses untuk mencatu udara segar ke dalam
bangunan gedung dalam jumlah yang sesuai kebutuhan. *enurut -,/ 6).
758(.(66% tentang tata cara perancangan sistem entilasi dan
pengkondisian udara pada bangunan gedung, tujuan entilasi adalah
sebagai berikut 3
9 *enghilangkan gas.gas yang tidak menyenangkan yang
ditimbulkan oleh keringat
9 :as.gas pembakaran 0;O(1 yang ditimbulkan oleh pernafasan
9 Proses.proses pembakaran.
9 *enghilangkan uap air yang timbul sewaktu memasak, mandi
9 *enghilangkan kalor yang berlebihan.
9 *embantu mendapatkan kenyamanan termal.
2.# Pers(aratan Vent$las$
(.4.% Persyaratan penggunaan entilasi umum adalah 3
<umlah kontaminan tidak besar dan terus menerus
Konsentrasi rendah
Toksisitas rendah
-umber merata
(.4.( -yarat "entilasi
-uatu ruangan yang layak ditempati, misalkan kantor, pertokoan,
pabrik, ruang kerja, kamar mandi, binatu dan ruangan lainnya untuk tujuan
tertentu, harus dilengkapi dengan 3
a1. entilasi alami yang memenuhi
b1. entilasi mekanis atau sistem pengkondisian udara
"entilasi alami terjadi karena adanya perbedaan tekanan di luar
suatu bangunan gedung yang disebabkan oleh angin dan karena adanya
perbedaan temperatur, sehingga terdapat gas.gas panas yang naik di dalam
saluran entilasi.
Perancangan sistem entilasi alami dilakukan sebagai berikut 3
a1. Tentukan kebutuhan entilasi udara yang diperlukan sesuai fungsi
ruangan.
b1. Tentukan entilasi gaya angin atau entilasi gaya termal yang akan
digunakan.
2.) Penentuan Vent$las$ Umum
&eberapa rumus dan perhitungan yang sering dipakai untuk
pengukuran entilasi umum adalah 3
Pergant$an u*ara %er "am +air change per hour,
kali
ruangan tinggi x ruangan luas
rate on ventilati general
..... .......... =
-aktu set$a% %ergant$an u*ara
menit
rate on ventilati
ruangan volume
..... .......... =
Al$ran u*ara %er un$t luas area +a$r 'l..r %er un$t 'l..r area,
2
cmm/m
lantai daerah luas
rate on ventilati general
..... .......... =
V.lume u*ara set$a% .rang +a$r /.lume %er %ers.n,
cmm/orang
pekerja jumlah
rate on ventilati general
..... .......... =
2.0 Vent$las$ 1a(a Ang$n.
=aktor yang mempengaruhi laju entilasi yang disebabkan gaya
angin adalah Kecepatan rata.rata, 2rah angin yang kuat, "ariasi kecepatan
dan arah angin musiman dan harian, hambatan setempat, seperti bangunan
yang berdekatan, bukit, pohon dan semak belukar.
>iddamnet 0%?@@1 meninjau releansi tekanan angin sebagai
mekanisme penggerak. *odel simulasi lintasan aliran jamak
dikembangkan dan menggunakan ilustrasi pengaruh angin pada laju
pertukaran udara.
Kecepatan angin biasanya terendah pada musim panas dari pada
musim dingin. Pada beberapa tempat relatif kecepatannya di bawah
setengah rata.rata untuk lebih dari beberapa jam per bulan. Karena itu,
sistem entilasi alami sering dirancang untuk kecepatan angin setengah
rata.rata dari musiman.
Kuantitas gaya udara melalui entilasi bukaan inlet oleh angin atau
menentukan ukuran yang tepat dari bukaan untuk menghasilkan laju aliran
udara
A B ;".2."
dimana 3
A B laju aliran udara, m) C detik.
2 B luas bebas dari bukaan inlet, m(.
" B kecepatan angin, mCdetik.
;" B effectiveness dari bukaan 0;" dianggap sama dengan 6,5 D 6,7
untuk angin yang tegak lurus dan 6,(5 D 6,)5 untuk angin yang diagonal1.
/nlet sebaiknya langsung menghadap ke dalam angin yang kuat. <ika
tidak ada tempat yang menguntungkan, aliran yang dihitung dengan
persamaan tersebut akan berkurang, jika penempatan yang kurang laEim,
akan berkurang lagi.
Penepatan outlet yang diinginkan sebaiknya mengikuti beberapa
syarat sebagai berikut3
a1. Pada sisi arah tempat teduh dari bangunan yang berlawanan
langsung dengan inlet.
b1. Pada atap, dalam area tekanan rendah yang disebabkan oleh
aliran angin yang tidak menerus.
c1. Pada sisi yang berdekatan ke muka arah angin dimana area
tekanan rendah terjadi.
d1 dalam pantauan pada sisi arah tempat teduh,
e1. dalam entilator atap, atau
f1. pada cerobong.
/nlet sebaiknya ditempatkan dalam daerah bertekanan tinggi, outlet
sebaiknya ditempatkan dalam daerah negatip atau bertekanan rendah.
-istem entilasi mekanis harus diberikan jika entilasi alami yang
memenuhi syarat tidak memadai.Penempatan =an harus memungkinkan
pelepasan udara secara maksimal dan juga memungkinkan masuknya
udara segar atau sebaliknya.
-istem entilasi mekanis bekerja terus menerus selama ruang
tersebut dihuni. &angunan atau ruang parkir tertutup harus dilengkapi
sistem entilasi mekanis untuk membuang udara kotor dari dalam dan
minimal (C) olume udara ruang harus terdapat pada ketinggian maksimal
6,7 meter dari lantai. +uang parkir pada ruang bawah tanah 0besmen1 yang
terdiri dari lebih satu lantai, gas buang mobil pada setiap lantai tidak boleh
mengganggu udara bersih pada lantai lainnya.&esarnya pertukaran udara
yang disarankan untuk berbagai fungsi ruangan harus sesuai ketentuan
yang berlaku pada Tabel Kebutuhan entilasi mekanis.
Tabel (.% Kebutuhan entilasi mekanis
-umber 3 -,/ 6).758(.(66%
Tata cara perancangan sistem entilasi mekanis adalah sebagai berikut 3
%1. tentukan kebutuhan udara entilasi yang diperlukan sesuai fungsi
ruangan.
(1. tentukan kapasitas fan.
)1. rancang sistem distribusi udara, baik menggunakan cerobong udara
0ducting1 atau fan yang dipasang pada dindingCatap.
<umlah laju aliran udara yang perlu disediakan oleh sistem entilasi
mengikuti persyaratan pada tabel kebutuhan entilasi mekanik. #ntuk
mengambil perolehan kalor yang terjadi di dalam ruangan, diperlukan laju
aliran udara dengan jumlah tertentu untuk menjaga supaya temperatur
udara di dalam ruangan tidak bertambah melewati harga yang diinginkan.
<umlah laju aliran udara " 0m
)
Cdetik1 tersebut, dapat dihitung dengan
persamaan 3
" B FC0f.c0t
>
.t
D
11
dimana 3 " B laju aliran udara 0m)Cdetik1.
F B perolehan kalor 0Gatt1.
f B densitas udara 0kgCm)1.
c B panas jenis udara 0jouleCkg.
6
;1.
0t> H tD 1 B kenaikan temperatur terhadap udara luar 0
6
;1.
Tabel (.( Kebutuhan laju udara entilasi
-umber 3 -,/ 6).758(.(66%
Tabel (.( Kebutuhan laju udara entilasi 0>anjutan1
-umber 3 -,/ 6).758(.(66%
BAB III
MET2D2L21I
!.1 Peralatan
Digital 2nemometer ini digunakan untuk mengukur air flow dan air
velocity. -atuan pengukuran air flow dalam bentuk ;** atau ;=*
sedangkan satuan pengukuran air velocity dalam bentuk mph, ftCmin, knot,
KmCh atau mCs.
!.2 Bag$an34ag$an
%. Display.
(. Tombol POWER OFF/ON.
Tombol untuk mengaktifkan dan mematikan.
). Tombol O!D.
Tombol untuk menahan angka yang terekam.
4. Tombol I;CI=
Tombol untuk memilih satuan temperatur.
5. Tombol *2JC*/,
Tombol untuk merekam data pengukuran, menunjukkan nilai
maksimum dan minimum pengukuran dan untuk memasukkan luas
area dalam bentuk angka desimal pada pengukuran air flow.
7. Tombol #,/TC
Tombol untuk memilih satuan.
8. Tombol "E!/F!OW
Tombol untuk memilih pengukuran air velocity atau air flow.
@. Tombol
Tombol untuk pindah ke digit berikutnya pada pengukuran air flow.
?. Tombol
Tombol untuk menaikkan nilai pada digit yang aktif pada pengukuran
air flow.
%6. Tombol F!OW #ODE
Tombol untuk memilih jenis pengukuran air flow 0(C) " #A$
#ODE% A"& #ODE% 'N()AN) #ODE1.
%%. Tombol A"&*()AR)
Tombol untuk mengukur air flow menggunakan A"& #ODE.
%(. Tombol EN)ER/RE(E)
Tombol untuk mengakhiri pengesetan area sample pada pengukuran
air flow.
%). Tombol (A#P!E AREA
Tombol untuk memasukkan luas area pada pengukuran air flow.
%4. Probe /nput -ocket
Tempat untuk memasukkan Pro+e Plug.
%5. +-()( Output Terminal
Tempat untuk memasukkan kabel P;.
%7. ,atteryC -om.artementC -over
%8. "ane Pro+e ead
%@. "ane Pro+e andle
!.! Pr.se*ur Ker"a
!.!.1 Pengukuran Air Velocity
%. Pasang PRO,E P!/& pada PRO,E 'NP/) )ER#'NA!.
(. Tekan tombol POWER OFF/ON untuk mengaktifkan.
). Tekan "E!/F!OW untuk memilih pengukuran air
velocity.
4. Tekan I;CI= untuk memilih satuan temperatur.
5. Tekan #,/TCK untuk memilih satuan air velocity.
7. #ntuk menahan nilai tekan O!D.
8. #ntuk merekam data tekan #A$/#'N. #ntuk melihat
nilai maksimum data terekam, tekan #A$/#'N. #ntuk
melihat nilai minimum data terekam tekan #A$/#'N.
@. -etelah mendapatkan data yang diinginkan, tekan
POWER OFF/ON untuk mematikan.
?. >epaskan PRO,E P!/& dari PRO,E 'NP/)
)ER#'NA! kemudian tempatkan pada penyimpanan.
%6. -ebelum disimpan, keluarkan baterai dari tempatnya.
!.!.2 Pengukuran A$r 5l.6
%. Pasang PRO,E P!/& pada PRO,E 'NP/) )ER#'NA>.
(. Tekan tombol POWER OFF/ON untuk mengaktifkan.
). Tekan "E!/F!OW untuk memilih pengukuran air flow.
4. Tekan /N')CK untuk memilih satuan air flow.
5. Tekan (A#P!E AREA untuk memasukkan luas area
pengukuran. -etelah ditekan akan muncul simbol dan
digit pertama akan aktif. *asukkan luas area menggunakan
tombol 3
L 3 untuk menaikkan nilai pada
digit yang aktif.
#,/TCK 3 untuk menurunkan nilai
pada digit yang aktif.
M 3 untuk pindah ke digit
berikutnya
#A$/#'N 3 untuk memasukkan
luas area dalam bentuk angka desimal.
7. Tekan F!OW #ODE untuk memilih jenis pengukuran 0(C)
" #A$ #ODE% A"& #ODE% 'N()AN) #ODE1.
8. #ntuk menahan nilai tekan NO>D.
@. #ntuk merekam data tekan #A$/#'N, untuk melihat nilai
maksimum data terekam, tekan #A$/#'N. #ntuk melihat
nilai minimum data terekam tekan #A$/#'NC..
?. -etelah mendapatkan data yang diinginkan, tekan POWER
OFF/ON untuk mematikan.
%6. >epaskan PRO,E P!/& dari PRO,E 'NP/) )ER#'NA!
kemudian tempatkan pada penyimpanan.
%%. -ebelum disimpan, keluarkan baterai dari tempatnya.
DA5TAR PUSTAKA
*odul PP>K, PP,-./T-
&-,,0(66%1,-,/ 6).758(.(66% tentang tata cara perancangan sistem entilasi
dan pengkondisian udara pada bangunan gedung, tujuan entilasi
www.shoong.comCinternet.and.technologiesCuniersities.research.
institutionsC((7%45).persyaratan.lingkungan.kerja industri.kutipanC
TU1AS PENDAHULUAN Nafiluddin +ediandika
75%%6466%4
%. <elaskan peraturan perundangan yang mengatur tentang persyaratan entilasi
dan olume udara pekerja, serta luas ruangan untuk pekerjaO
(. Diketahui 3
>ebar ruangan 3 %6 m
Panjang ruangan 3 %5 m
Tinggi ruangan 3 %6 m
<umlah pekerja 3 (6 orang
:eneral entilation rate 3 )66 cmm
Tentukan 3
a. Pergantian udara perjam
b. Gaktu setiap pergantian udara
c. 2liran udara per unit luas area
d. "olume udara setiap orang
e. 2pakah luas ruangan tiap pekerja sudah sesuai persyaratan'
f.2pakah olume udara tiap pekerja sudah sesuai persyaratan'
<awab 3
%. *enurut -,/ 6).758(.(66%
&esarnya pertukaran udara yang disarankan untuk berbagai fungsi ruangan harus
sesuai ketentuan yang berlaku pada Tabel Kebutuhan entilasi mekanis.
(.
a. Pergantian udara per jam 0air change .er hour1
:eneral entilation rate B )66 B 6,( kali
>uas ruangan P tinggi ruangan %6 P %5 P %6
b. Gaktu setiap pergantian udara
"olume ruangan B %6 P %5 P %6 B 5 menit
"entilation rate )66

c. 2liran udara per unit luas area 0air floor per unit floor area1
:eneral entilation rate B )66 B ( cmmCm
(
>uas daerah lantai %6 P %5
d. "olume udara setiap orang 0air olume per person1
:eneral entilation rate B )66 B %5 cmmCorg
<umlah pekerja (6