Anda di halaman 1dari 2

MEDICAL EMERGENSI RESPON SYSTEM

1. Pengertian , maksud dan tujuan sistem penanggulangan kegawantaruratan terpadu


2. Fase-fase dalam penanganan kegawat daruratan terpadu
3. Alur secara umum sistem penanganan kegawatdaruratan terpadu
4. Pelaksanaan sistem penanggulangan kegawat daruratan terpadu.
A. PENDAHULUAN
K ematian karena trauma dapat terjadi sesaat setelah kejadian, dalam perjalanan ke
rumah sakit, atau setelah pulang dari rumah sakit. al ini !iasan"a dise!ut dengan
Trimodial Death Distribution "ang terjadi dalam !e!erapa puncak kematian aki!at
trauma "aitu#
1. Puncak pertama
$%& kematian aki!at trauma terjadi !e!erapa detik atau !e!erapa menit setelah
kejadian. 'mumn"a karena laserasi (tak, !atang (tak, spinal c(rd le)el "ang tinggi,
jantung, a(rta, dan pem!ulu darah lainn"a. Ke!erhasilan penanggulangan kel(mp(k
ini han"a dapat dapat !erhasil di daerah perk(taan tertentu "ang memiliki sarana
pra rumah sakit dan transp(rtasi "ang cepat dan !aik.
2. Puncak keua
3$& kematian terjadi dalam 1-2 jam setelah trauma. Peri(de ini dikenal dengan
nama The Golden Huor. Ke!an"akam kematian dise!a!kan (leh trauma kepala
!erat (hematoma subdural atau ektradural), trauma th(raks (hematotoraks atau
pneumothoraks), trauma a!d(men *rupture limpa atau laserasi hepar+, fraktur femur
atau pel)is dengan pendarahan masih atau multiple trauma dengan pendarahan.
,alam k(ndisi ini, prinsip dasar basic trauma life support *-./01+ harus diterapkan
dengan !aik, tepat dan cepat.
!. Puncak ket"#a
1$& kematian terjadi !e!erapa hari atau !e!erapa minggu setelah kejadia.
Ke!an"akan terjadi karena sepsis dan gagal sistem (rgan.
-erdasarkan uraian di atas, maka diperlukan suatu sistem penanggulangan penderita
gawat darurat mulai dari tempat kejadian sampai dengan rumah sakit. 1istem terse!ut
di kenal dengan Integrated Emergensy Response ystem *2341+ atau sistem
penanggulangan penderita gawat darurat secara terpad *1P5,.+.
6adi, 2341 atau 1P5,. merupakan suatu alur penanganan penderita gawat darurat
"ang !erkesinam!ungan dan terintegrasi7terpadu dalam suatu sistem dengan
meli!atkan seluruh k(mp(nen dan sum!er da"a, sehingga penderita mendapatkan
pert(l(ngan secara cepat dan tepat mulai dari tempat kejadian, di rumah sakit dan
setelah keluar rumah sakit.