Anda di halaman 1dari 7

EVIDENCE BASED MEDICINE

CRITICAL APPRAISAL

Standard Surgical Treatment for Benign Prostatic Hyperplaia
is Safe for Patients Over 75 Years: Analysis of 100 Cases from a
High-Volume Urologic Center








Disusun oleh :
Eka Budi Utami (1102011085)
Eli Yulianti (11020110086)

Dosen Pembimbing :
dr. H. Achmad Sofyan, MKes, PA

FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS YARSI
2014-2015
SKENARIO
Laki-laki usia 78 tahun, datang ke dokter dengan keluhan sakit di perut bagian bawah dan
susah buang air kecil. Pasien sering mengejan sebelum buang air kecil, dan tidak lampias,
kadang-kadang. Pasien mengeluhkan tidurnya terganggu. Dari hasil anamnesis dan pemeriksaan
fisik dokter mendiagnosis pasien terkena Benign Prostat Hiperplasia (BPH) dengan skor IPSS
32. Dokter menyarankan pasien di lakukan tindakan Transurethral resection of the prostate
(TURP). Lalu pasien bertanya apakah akan ada komplikasi yang muncul setelah dilakukan
tindakan TURP tersebut.

FOREGROUND QUESTIONS
Bagaimana kualitas hidup pasien setelah dilakukan TURP dan jika ada komplikasi apakah
komplikasi tersebut mempengaruhi kualitas hidup pasien?
PICO
P= Laki-laki 78 tahun dengan BPH
I= Terapi bedah prostatektomi terbuka
C= terapi bedah TURP
O= TURP dan Prostatektomi terbuka aman dilakukan untuk pasien BPH dengan
umur diatas 75 tahun.
KEYWORD
benign prostate hyperplasia treatment AND turp AND prognosis
RESULT
1 dari 29
PEMILIHAN SITUS
http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed
ARTIKEL YANG DIPILIH
Standard surgical treatment for benign prostatic hyperplasia is safe for patients over 75
years: analysis of 100 cases from a high-volume urologic center.


REVIEW JURNAL

PENDAHULUAN
BPH adalah salah satu penyakit yang diderita biasa pada usia tua. Menurut studi
histologinya 50% dari pria kemungkinan terkena BPH pada usia 60tahun dan 90% pada usia
85tahun.
Dalam beberapa tahun ini metode metode baru untuk tatalaksana BPH terus
dikembangkan , baik secara farmasi (obat) maupun dengan operasi. Prosedur dengan invasi yang
minimal masih menjadi favorit karena berhubungan dengan rendahnya angka komplikasi. Tapi
perlu diingat juga bahwa keberhasilan yang dirasakan dan daya tahan jungka panjang terapi ini
masih harus dibuktikan, selama ini gold standar BPH masih open prostatectomy ( prostatektomi
terbuka) dan TURP.
Karena BPH berhubungan dengan usia tua, OP dan TURP biasanya dilakukan pada
pasien dengan komorbiditas yang beragam.

METODE
Menganalisis 100 pasien usia lebih dari 75 tahun yang melakukan TURP dan
prostatektomi terbuka untuk tatalaksana BPH dari januari 2008 maret 2010. Menganalisa umur,
volume prostat, IPSS, kualitas hidup, dan kepuasan terhadap tatalaksana.

HASIL
Usia median adalah 79 tahun. 48 pasien melakukan TURP dan 52 melakukan
prostatektomi terbuka. Median dari IPSS adlah 20 dan median dari volue prostat adalah 83gr,
51% menggunakan indwelling bladder catheter dan median dari prostat spesifi antigen adalah
5.0ng/ml.
Penyakit penyerta (komorbiditas) yang sering dijumpai adalah hipertensi, diabetes,dan
penyakit jantung. Setelah dilakukan follow up selama 17 bulan pasien merasakan kepuasan
terhadap hasil dari tatalaksana. Komplikasi muncul sebanyak 20% dari kasus. Komplikasi yang
biasa terjadi adalah stenosis urethral, sklerosis kantung kemih,fistula urunari, hematuria dan
inkontinensia urin persistent. Insidensi karsinoma prostat adalah 6% dari kasus, dan 1 kasus
kanker kantung kemih.

KESIMPULAN
Tatalaksana operasi standar untuk BPH aman dilakukan pada pasien dengan usia tua, dan
memberikan kepuasan kepada pasien. Komplikasi jarang terjadi, stenosis uretra adalah yang
paling sering timbul jika terjadi komplikasi.




APAKAH HASIL PENELITIAN TERSEBUT VALID?
1. Apakah terdapat sampel yang representatif, terdefinisi jelas, dan berada pada kondisi yang
sama dalam perjalanan penyakitnya?
Ya ada.




2. Apakah follow-up lengkap cukup lama / sufficiently long and complete?
Ya follow up cukup lama






















3. Apakah kriteria outcome yang digunakan obyektif dan tanpa bias?










4. Bila ditemukan subgrup dengan prognosis yang beda, apakah dilakukan
adjustment untuk faktor-faktor prognostik yang penting?








APAKAH HASIL PENELITIAN PENTING?
1. Bagaimana gambaran outcome menurut waktu?




2. Seberapa tepat perkiraan prognosis?






APAKAH HASIL PENELITIAN INI DAPAT DIAPLIKASIKAN?
1. Apakah pasien dalam penelitian tersebut serupa dengan pasien kita?
Ya serupa. Karena usia pasien termasuk ke dalam rentang (range) usia di jurnal.
Yaitu antara 75-91 tahun

2. Apakah hasil penelitian membantu dalam keputusan pemilihan terapi?
Ya membantu, karena di dalam jurnal disebutkan terapi TURP dan
prostatektomi terbuka aman untuk pasien usia tua. Akan tetapi 20% dari kasus
menyababkn komplikasi yang harus diperhatikan.
3. Apakah hasil penelitian berguna untuk konsling pada penderita atau
keluarganya?
Ya , berguna untuk memberitahu kepada pasien kemungkinan komplikasi apa
saja yang akan terjadi setelah dilakukan TURP dan prostatektomi terbuka dan
usia pasien mempengaruhi komplikasi . komplikasi lebih rendah pada pasien
usia lebih muda.