Anda di halaman 1dari 23

PENYAKIT FLU BURUNG

Presentation for
National Employee
By: Dencio MS
EPIDEMIOLOGI
Penyebab FLU BURUNG
FLU burung atau flu unggas ( bird flu, avian
influenza ) adalah penyakit flu yang disebabkan
oleh virus yang terdapat pada burung liar atau
unggas.
Penyebab FLU BURUNG adalah Virus Influenza
tipe A
Virus Influenza termasuk family Orthomyxoviridae
Virus Influenza tipe A dapat berubah-ubah bentuk
(Drift or Shift) dan dapat menyebabkan epidemi
dan pandemi
EPIDEMIOLOGI
Penyebab FLU BURUNG
Berdasarkan sub tipenya terdiri
H: Hemaglutinin dan N: Neuramidase
Kedua huruf tersebut digunakan sebagai
identifikasi kode subtipe flu burung yang banyak
jenisnya.
Pada manusia hanya terdapat jenis H1N1, H2N2,
H3N3, H5N1, H9N2, H1N2 dan H7N7
Sedang pada binatang H1-H5 dan N1-N98
Strain yang sangat virulens dan ganas dan
menyebabkan Flu Burung adalah Sub tipe A H5N1

Virus Gen and Inhibitor
Activity
EPIDEMIOLOGI
Penyebab FLU BURUNG
Tidak semua virus pada binatang dapat menyerang
manusia. Virus flu burung yang tingkat kemampuan
mematikannya tinggi atau high-pathogenic avian
influenza --dan dapat menginfeksi manusia (
zoonosis )-- adalah tipe H5N1 dan H9N2
Virus dapat bertahan hidup dalam air selama 4 hari
pada suhu 22 oC atau lebih 30 hari pada 0 oC
Virus akan mati pada pemanasan 60 oC selama
30 menit atau 56 oC selama 3 jam dengan
detergent / desinfectant seperti formalin dsb
EPIDEMIOLOGI
Penyebab FLU BURUNG
Virus flu burung hidup didalam saluran pencernaan
unggas. Kuman ini kemudian dikeluarkan bersama
kotoran secara oral atau saluran pernafasan.
Tipe Virus Influenza: Tipe A, B dan C
Virus Tipe A terdiri beberapa strain H1N1, H3N2,
H5N1, H7N7, H9N2
Penyebabnya Highly Pothogenic Avian Influenza
Viruse, strain H5N1
EPIDEMIOLOGI
Gejala FLU BURUNG
Gejala pada UNGGAS
Jengger berwarna biru
Borok di kaki
Kematian mendadak
Gejala pada MANUSIA
Demam (suhu badan diatas 38 oC)
Batuk dan nyeri tenggorokan
Radang saluran pernafasan atas
Pneumonia
Infeksi mata
Nyeri otot
EPIDEMIOLOGI
Gejala FLU BURUNG
Masa Inkubasi
Pada Unggas: 1 minggu
Pada Manusia: 1-3 hari
EPIDEMIOLOGI
DEFINISI KASUS FLU BURUNG
Suspect Cases
Adalah Seseorang yang menderita ISPA dengan
gejala demam (temp > 38 oC), batuk dan sakit
tenggorokan dan atau beringus serta dengan salah
satu keadaa:
Seminggu terakhir mengunjungi peternakan yang sedang
berjangkit KLB Flu Burung
Kontak dengan kasus konfirmasi flu burung dalam masa
penularan
Bekerja pada suatu laboratorium yang sedang
memproses specimen manusia atau binatang yang
dicurigai menderita flu burung
EPIDEMIOLOGI
DEFINISI KASUS FLU BURUNG
Probable Cases
Adalah suspect case disertai salah satu
keadaan:
Bukti laboratorium terbatas yang mengarah
kepada virus influenza A (H5N1)
Dalam waktu singkat berlanjut menjadi
pneumonial gagal pernafasan/meninggal
Terbukti tidak terdapat penyebab lain
EPIDEMIOLOGI
DEFINISI KASUS FLU BURUNG
Confirmation Cases
Adalah suspect case atau probable didukung
oleh salah satu hasil pemeriksaan
laboratorium:
Kultus virus influenza H5N1 positif
PCR influenza (H5) positif
Peningkatan titer antibody H5 sebesar 4 kali
Gejala Klinis
Flu Burung Pada Manusia?
Sama seperti flu biasa, penderita akan mengalami
demam tinggi, sekitar 40
0
C, batuk-batuk,
tenggorokan sakit, badan lemas, hidung beringus,
pegal linu, pusing, peradangan selaput mata( mata
memerah ). Gejala lain seperti mencret dan muntah
seringkali juga terjadi, terutama pada anak-anak.
Dalam waktu singkat penyakit ini dapat menjadi lebih
berat berupa peradangan di Paru-paru (Pneumonia)
dan dapat menyebabkan kematian.
Untuk memastikan apakah Anda menderita flu biasa
atau flu burung harus melalui pemeriksaan darah.
Gejala Klinis
Flu Burung Pada Manusia?
Kemampuan Virus flu burung adalah membangkitkan
hampir seluruh respon bunuh diri dalam sistem
imunitas tubuh manusia.
Semakin banyak virus yang terreplikasi semakin
banyak pula sitoksin-sitoksin protein yang memicu
untuk peningkatan respon imunitas dan memainkan
peran penting dalam peradangan yang diproduksi
tubuh
Sitoksin yang membanjiri aliran darah, karena virus
yang bertambah banyak, justru melukai jaringan-
jaringan dalam tubuh efek bunuh diri
Bagaimana Penularannya
Pada Manusia?
Penularan dari unggas ke manusia terjadi bila kita
melakukan kontak langsung ( misalnya, memelihara atau
menyembelih ) dan tinggal di sekitar unggas hidup yang
terinfeksi penyakit ini. Unggas yang terinfeksi dapat pula
mengeluarkan virus ini melalui tinja, yang kemudian
mengering dan hancur menjadi semacam bubuk. Bubuk
inilah yang dihirup oleh manusia atau binatang lainnya.
Cara terbaik untuk menghindari terinfeksi virus ini adalah
tidak melakukan kontak dengan unggas hidup dimana
wabah flu burung sedang merebak. Kelompok profesi yang
berisiko terinfeksi virus influenza burung adalah para
pekerja di peternakan ayam, pasar burung dan rumah
potong ayam. anda juga dianjurkan segera mencuci tangan
setelah melakukan kontak dengan ayam, burung atau jenis
unggas lainnya.
Pencegahan Flu Burung
Setiap orang yang berhubungan dengan bahan yang berasal dari
saluran cerna unggas harus menggunakan pelindung (masker,
kacamata renang)
Bahan yang berasal dari saluran cerna unggas seperti tinja harus
ditatalaksana dengan baik ( ditanam / dibakar) agar tidak menjadi
sumber penularan bagi orang disekitarnya.
Alat-alat yang dipergunakan dalam peternakan harus dicuci dengan
desinfektan
Kandang dan tinja tidak boleh dikeluarkan dari lokasi peternakan
Mengkonsumsi daging ayam yang telah dimasak pada suhu 80C
selama 1 menit, sedangkan telur unggas perlu dipanaskan pada suhu
64C selama 5 menit.
Melaksanakan kebersihan lingkungan.
Melakukan kebersihan diri.

Terapi Obat
Pengobatan bagi penderita Flu Burung:
Oksigenasi bila terdapat sesak napas
Hidrasi dengan pemberian cairan parenteral
(infus)
Pemberian obat anti virus Oseltamivir 75 mg
dosis tunggal selama 7 hari. Anti replikasi
neuramidase (inhibitor): Tamiflu dan Zanamivir
Amantadin diberikan pada awal infeksi. Segera
dalam 48 jam pertama selama 3-5 hari dengan
dosis 5 mg/bb dibagi dalam 2 dosis
Cara Aman Mengkonsumsi Daging
Unggas ( Ayam, Itik, Burung, dll ) Bagi
Konsumen.
Ayam (hasil peternakan lainnya) yang dibekukan
tidak berbahaya bagi manusia terutama bila
dimasak diatas suhu 70
0
C, cucilah telur sebelum
disimpan atau digunakan.
Biasakan untuk selalu mencuci tangan setelah
memegang unggas atau produknya.
Talenan kayu (cutting board/ alas memotong
daging) sebaiknya dicuci dengan larutan
pemutih/bleach solution (agar kuman mati) dan
hanya digunakan untuk daging, tidak dipakai juga
untuk alas memotong sayuran, buah atau lainnya.
Kelompok Manakah yang
Rentan Terkena Penyakit Ini?
Terutama menyerang anak-anak di
bawah usia 12 tahun. Hampir separuh
kasus flu burung pada manusia
menimpa anak-anak. Hal ini disebabkan
sistem kekebalan tubuh anak-anak
belum begitu kuat.
CFR (Case Fatality Rate): 76%
Adakah Obat atau
Vaksinnya?
Belum ada! Penderita hanya akan diberi obat
untuk meredakan gejala yang menyertai
penyakit flu tersebut seperti demam, batuk
atau pusing. Obat-obatan tersebut hanya
meredam gejalanya tetapi tidak mengobati
penyakitnya.
Bila terkena penyakit ini, sebaiknya Anda
banyak minum dan beristirahat dan
mengkonsumsi makanan bergizi, sehingga
ketahanan tubuh Anda meningkat.
Terimakasih