Anda di halaman 1dari 7

KEMENTRIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN

UNIVERSITAS GADJAH MADA


FAKULTAS TEKNIK

MATA KULIAH KEWARGANEGARAAN
MAKALAH KESENIAN DAERAH ASAL
KEBUDAYAAN KHAS SEMARANG





oleh :
HENDRA MAULANA IRVAN
13/348600/TK/40680

YOGYAKARTA
MARET
2014

BAB I
PENDAHULUAN
1.1. Latar beakang
Kota Semarang merupakan ibu kota dari provinsi Jawa Tengah. Di samping itu, Kota
Semarang juga merupakan kota metropolitan di Indonesia. Kota Semarang menempati
posisi kelima sebagai kota metropolitan setelah Jakarta, Surabaya, Bandung, dan Medan.
Sebagai sebuah kota metropolitan, Kota Semarang menjadi sangat padat penduduk.
Penduduk berasal dari berbagai daerah yang menetap di Semarang. Mayoritas penduduk
adalah dari suku Jawa, Tionghoa, dan Arab. Meskipun penduduk berasal dari suku-suku
yang berbeda, tapi Kota Semarang memiliki kebudayaan khasnya. Karena Kota Semarang
menjadi ibukota Proovinsi Jawa Tengah, maka kebudayaan mayoritas Kota Semarang
bernuansakan adat jawa.
1.2. Rumusan Masalah
Apakah yang dimaksud dengan kebudayaan?
1.3. Tujuan
Mengetahui dan memahami kebudayaan apasaja yang ada di Kota Semarang, serta
usaha apa saja untuk melestarikan kebudayaan tersebut.

BAB II
PEMBAHASAN

2.1. Pengertian Kebudayaan
Budaya atau kebudayaan berasal dari bahasa Sanskerta yaitu buddhayah, yang
merupakan bentuk jamak dari buddhi (budi atau akal) diartikan sebagai hal-hal yang
berkaitan dengan budi dan akal manusia. Dalam bahasa Inggris, kebudayaan disebut culture,
yang berasal dari kata Latin Colere, yaitu mengolah atau mengerjakan. Bisa diartikan juga
sebagai mengolah tanah atau bertani. Kata culture juga kadang diterjemahkan sebagai
"kultur" dalam bahasa Indonesia.
Budaya adalah suatu cara hidup yang berkembang dan dimiliki bersama oleh sebuah
kelompok orang dan diwariskan dari generasi ke generasi. Budaya terbentuk dari banyak
unsur yang rumit, termasuk sistem agama dan politik, adat istiadat, bahasa, perkakas,
pakaian, bangunan, dan karya seni. Bahasa, sebagaimana juga budaya, merupakan bagian tak
terpisahkan dari diri manusia sehingga banyak orang cenderung menganggapnya diwariskan
secara genetis. Ketika seseorang berusaha berkomunikasi dengan orang-orang yang berbeda
budaya dan menyesuaikan perbedaan-perbedaannya, membuktikan bahwa budaya itu
dipelajari.
Kebudayaan sangat erat hubungannya dengan masyarakat. Melville J. Herskovits dan
Bronislaw Malinowski mengemukakan bahwa segala sesuatu yang terdapat dalam
masyarakat ditentukan oleh kebudayaan yang dimiliki oleh masyarakat itu sendiri. Istilah
untuk pendapat itu adalah Cultural-Determinism. Herskovits memandang kebudayaan
sebagai sesuatu yang turun temurun dari satu generasi ke generasi yang lain, yang kemudian
disebut sebagai superorganic.
Sedangkan perwujudan kebudayaan adalah benda-benda yang diciptakan oleh manusia
sebagai makhluk yang berbudaya, berupa perilaku dan benda-benda yang bersifat nyata,
misalnya pola-pola perilaku, bahasa, peralatan hidup, organisasi sosial, religi, seni, dan lain-
lain, yang kesemuanya ditujukan untuk membantu manusia dalam melangsungkan kehidupan
bermasyarakat.
2.2. Kebudayaan di Kota Semarang
KESENIAN
Kota Semarang memilliki beberapa kesenian khas. Kesenian yang paling banyak dikenal
adalah tarian, pementasan wayang, pementasan musik jawa. Yang paling khas adalah
Gambang Semarangan yang menjadi daya tarik terhadap wisatawan-wisatawan yang
mengunjungi Kota Semarang. Berikut adalah kesenian-kesenian khas Kota Semarang.

Gambang Semarang
Kesenian ini merupakan perpaduan antara tari dengan diiringi
alat musik dari bilah-bilah kayu dan gamelan Jawa yang biasa
disebut gambang. Muncul pda event-event tertentu: Festival
Dugderan, Festival Jajan Pasar. Gambang semarang telah ada sejak
tahun 1930 dengan bentuk paguyuban yang anggotanya terdiri dari
pribumi dan peranakan Cina dengan mengambil tempat pertunjukan di Gedung
Pertemuan Bian Hian Tiong di Gang
Tari Semarangan
Tari Semarangan ini merupakan tari khas dari Semarangan
yang ditarikan oleh dua orang putrid berpasangan. Tari yang sering
ditampilkan dalam event-event seperti dugderan dan festival jajan
tradisional ini sekarang dikembangkan oleh Fakultas Sastra
Universitas Diponegoro Semarang.
Kethoprak
Kethoprak merupakan kesenian tradisional yang mengangkat
cerita tentang babad Tanah Jawa. Sejarah yang dijadikan landasan
cerita sering dibumbui dengan berbagai pemanis sehingga menjadi
cerita yang enak dinikmati. Saat ini ketoprak sering ditampilkan di
Taman Budaya Raden Saleh setiap malam Selasa Kliwon
Wayang Orang
Semarang memiliki kelompok wayang orang yang terkenal sejak tahun 70-an. Pada
waktu itu setiap malam kelompok ini menggung di Gedung Ngesti Pandowo yang berada
satu komplek dengan GRIS. Setelah Gedung Ngesti Pandowo diambil oleh Pemerintah,
kelompok wayang orang yang biasa manggung disana diberi tempat lain yaitu gedung
kesenian di komplek Taman Majapahit dan manggung setiap malam dari pukul 20.00
WIB.
Wayang Kulit
Wayang kulit adalah wayang yang menggunakan wayang-
wayang dari kulit dimainkan oleh seorang dalang dengan cerita
yang sudah pakem sebagai mana dimainkan oleh wayang orang.
Wayang kulit dimainkan setiap malam Jumat Kliwon di Taman
Budaya Raden Saleh.

MAKANAN
Bandeng Presto Makanan ini dibuat dari ikan bandeng (Chanos chanos) yang
dibumbui dengan bawang putih, kunyit dan garam. Asal mulanya ditemukan oleh Hanna
Budimulya yang lahir di kota pati, Jawa Tengah dan akhirnya menjadi ikon besar Kota
Semarang.
Ikan bandeng ini kemudian dimasak pada alas daun pisang dengan cara presto. Presto
adalah cara memasak dengan uap air yang bertekanan tinggi. Makanan yang dimasak
dengan cara ini diletakkan dalam panci yang dapat dikunci dengan rapat. Air yang berada di
dalam panci ini kemudian dipanaskan hingga mendidih. Uap air yang timbul akan memasak
makanan yang berada di dalam panci ini. Karena ikan bandeng terkenal memiliki banyak
duri, bandeng presto adalah makanan yang digemari karena dengan cara masak presto duri-
duri ini menjadi sangat lunak.
Mie kopyok adalah hidangan berbahan dasar mie yang dari Semarang. Dengan ciri
khas irisan tetelan daging dan tambahan tahu dan kerupuk gendar diatasnya. Mie kopyok ini
merupakan salah satu makanan khas kota Semarang yang susah ditemukan di tempat lain.
Mie kopyok kebanyakan dijajakan dengan gerobak keliling dari kampung ke kampung.
Mie kopyok atau mie lontong ini juga disebut menyebutnya sebagai Mie Teng-teng
karena penjualnya suka memukul piring dan berbunyi "Teng-teng-teng" sebagai tanda untuk
memasarkan dagangannya.
Lumpia semarang adalah makanan semacam rollade yang berisi rebung, telur, dan
daging ayam atau udang. Cita rasa lumpia semarang adalah perpaduan rasa antara Tionghoa
dan Indonesia karena pertama kali dibuat oleh seorang keturunan Tionghoa yang menikah
dengan orang Indonesia dan menetap di Semarang, Jawa Tengah.
[rujukan?]
Makanan ini mulai
dijajakan dan dikenal di Semarang ketika pesta olahraga GANEFO diselenggarakan pada
masa pemerintahan Presiden Soekarno.
Wingko atau sering disebut juga Wingko babat adalah makanan tradisional khas
Indonesia. Wingko adalah sejenis kue yang terbuat dari kelapa dan bahan-bahan lainnya.
Wingko sangatlah terkenal di pantai utara pulau Jawa. Kue ini sering dijual di stasiun kereta
api, stasiun bus atau juga di toko-toko kue. Di pulau Jawa, Wingko juga sering menjadi
oleh-oleh untuk keluarga, yang menjadikan kue ini terkenal.
Wingko biasanya berbentuk bundar dan agak keras serta biasa disajikan dalam
keadaan hangat dan dipotong kecil-kecil. Wingko dapat dijual dalam bentuk bundar yang
besar atau juga berupa kue-kue kecil yang dibungkus kertas. Kombinasi gula dan kelapa
menjadikan kue ini nikmat. Harga kue ini dapat bervariasi tergantung tempat menjualnya
dan merek wingko ini.
Wingko yang paling terkenal dibuat di Semarang. Ini menyebabkan banyak orang
yang mengira bahwa wingko juga berasal dari kota ini. Meskipun demikian, wingko babat
sebenarnya berasal dari Babat. Ini adalah daerah kecil di Lamongan, Jawa Timur. Babat
terletak di dekat Bojonegoro, Jawa Timur yang terkenal akan kayunya dan karena baru saja
ditemukan sumber minyak di daerah ini.
Gandos adalah jajanan khas yang dapat ditemukan di Jawa. Gandos terbuat dari
adonan tepung beras dicampur santan kelapa ditambah garam secukupnya. Gandos dibuat di
dalam cetakan loyang dengan api superpanas di bawahnya. Pengaruh garam membuat
dominasi rasa gurih jajanan tradisional ini. Bagi penyuka rasa manis biasanya cukup
meminta sedikit taburan gula tebu di permukaanya.
Kue Gandos ada yang menyebutnya kue rangin ataupun pancong. orang Surabaya
menamakannya rangin, orang Jakarta mengistilahkan kue pancong, orang Bandung
menyebutnya bandros, orang Bojonegoro mengatakan tratak jaran, dan orang Bali memberi
nama daluman.
Tahu Gimbal adalah makanan khas Kota Semarang. Makanan ini terdiri dari tahu
goreng, rajangan kol mentah, lontong, taoge, telur, dan gimbal (udang yang digoreng dengan
tepung) dan dicampur dengan bumbu kacang yang khas karena menggunakan petis udang.
Beda dengan saus kacang untuk pecel Madiun yang agak kental. Saus bumbu kacang untuk
tahu gimbal agak sedikit encer.
Adapun yang khas dari tahu gimbal adalah gimbal itu sendiri. Gimbal adalah semacam
bakwan goreng yang berisi udang. Gimbal digoreng garing dengan perpaduan rasa yang pas
antara gurih, manis dan pedas. Sama seperti tahu atau lontong, gimbal dipotong-potong
kecil-kecil dengan gunting khusus. Di kota Semarang banyak sekali penjual tahu gimbal
kalau malam di sepanjang Jalan Pahlawan, sekitar Taman KB, dan depan Masjid
Baiturrahman Semarang . Harga seporsi untuk tahu gimbal lengkap sekitar Rp10.000.

BAB III
PENUTUP

3.1. Kesimpulan
Kota Semarang telah menjadi kota metropolitan. Kota Semarang telah menjadi maju
dalam berbagai bidang. Meskipun begitu, Kota Semarang masih memiliki kearifan lokal.
Kota Semarang terbukti memiliki ciri khas. Makanan khas, dan juga kesenian khas Kota
Semarang telah membuktikan begitu kayanya Kota Semarang akan kebudayaan. Demikian
makalah ini saya buat untuk dapat dipergunakan sebaik-baiknya.