Anda di halaman 1dari 5

KASUS A

Perawat Raden sedang menggantikan Pratek dokter di Ruang BP Puskesmas Mlati.


Kemudian ada seorang klien (Ibu Tite, 45 th) datang dengan keluhan: pusing, mata agak
kabur sdh lebih dari 4 mgg, sering kencing baik malam dan siang. Klien mengatakan saya
sudah 1 tahun ini menderita gula dan 2 mgg yang lalu gula saya 300 mg/dl.
1. Daftar pertanyaan pengkajian:
Siapa nama ibu?
Berapa usia ibu?
Ibu tinggal dimana?
Lingkungan tempat tinggal ibu seperti apa?
Berapa jumlah keluarga di rumah? Jelaskan?
Ceritakan tentang anak-anak ibu.
Apa saja bekal pendidikan yang diberikan orang tua pada anak-anak?
Bagaimana cara keluarga mengatasi masalah:
Sejak kapan ibu sakit diabetes?
Keluhan apa yang dirasakan saat ini?
Pengobatan apa saja yang telah dilakukan?
Tindakan apa saja yang sudah ibu lakukan untuk menjaga kondisi kesehatan?
2. Data yang masuk tahap penjajakan I:
Demografi
Lingkungan
Struktur dan fungsi keluarga
Stress dan koping keluarga
Perkembangan keluarga
3. Data yang masuk tahap penjajakan II : berkaitan dengan individu sebagai anggota
Fisik
Mental
Sosial
Spiritual
Emosi
PEDOMAN PENGKAJIAN KEPERAWATAN KELUARGA
PENGKAJIAN
1. Data Keluarga
1. Identitas Keluarga
a. Nama kepala keluarga : Slamet
b. Jenis kelamin : L
c. Umur : 46 th
d. Pendidikan : S2
e. Agama : Islam
f. Alamat : jalan Abimanyu
g. Jumlah anggota keluarga : 5
2. Susunan keluarga
No Nama Umur Sex Hub
dg KK
Pendidikan Pekerjaan Ket
1.
2.
3.
4.
5.
Slamet
Tite
Toni
Yeni
Rizal
46
45
24
20
18
L
P
L
P
L
KK
Istri
Anak
Anak
Anak
S2
S1
S1
SMA
SMP
PNS
PNS
Swasta
Mahasiswa
Pelajar


Tipe keluarga : Nuclear family
Genogram
Suku bangsa dan agama :WNI dan Islam
Status sosial ekonomi keluarga: Keluarga ini sudah berada pada kelompok
ekonomi menengah keatas. Kehidupan sosialnya juga bagus karena anggota
keluarga terlibat aktif dalam organisasi kemasyarakatan di lingkungan tempat
tinggal maupun di tempat kerja.
Aktivitas kreasi:
3. Riwayat dan tahap perkembangan keluarga:
Tahap perkembangan keluarga saat ini:
Keluarga mulai melepas anak sebagai dewasa
Tahap perkembangan keluarga yang belum terpenuhi:
Memperluas jaringan keluarga dari keluarga inti ke extended, membantu
anak untuk mandiri sebagai keluarga baru, penataan kembali peran orang
tua.
Riwayat keluarga inti:
Keluarga inti terdiri dari ayah, ibu, dan 3 orang anak yang sudah mulai
mmenginjak usia dewasa. Memiliki riwayat kehilangan, pada kematian
anak kedua pada usia 1 bulan karena sakit.
Riwayat keluarga sebelumnya (pihak suami dan istri):
Pihak suami: Suami merupakan anak pertama dari 3 bersaudara, bapak
dari suami memiliki riwayat sakit stroke dan sekarang menderita
hipertensi, sedangkan ibu dari suami sekarang menderita diabetes, mereka
tinggal bersama anak kedua.
Pihak istri: Istri merupakan anak pertama dari 5 bersaudara, bapak dari
istri sudah meninggal karena komplikasi penyakit diabetes, ibu dari istri
setelah pensiun menjalankan usaha dagang dan tinggal bersama anak
ketiga.
4. Lingkungan
Karakteristik rumah
Luas tanah 150 m
2
dengan bangunan 125 m
2
, rumah 2 lantai dengan 5
kamar tidur dan garasi. Terdapat ventilasi dan sanitasi yang cukup.
Karakteristik tetangga dan komunitas RW
Keluarga ini tinggal di lingkungan masyarakat desa (bukan perumahan).
Tetangga berasal dari latar belakang masyarakat yang berbeda dengan
tingkat sosial ekonomi yang beragam. Kegiatan RT berjalan dengan baik,
ada pertemuan rutin tiap bulan.
Mobilitas geografis keluarga
Suami-istri bekerja dengan jarak 2 km dari rumah, anak pertama sudah
bekerja di luar kota, anak kedua kuliah di luar kota, anak ketiga masih
tinggal serumah dengan orang tua dan bersekolah di SMA dekat rumah
Perkumpulan keluarga dan interaksi dengan masyarakat
Sistem pendukung keluarga
5. Struktur keluarga
Pola komunikasi keluarga
Struktur kekuatan keluarga
Struktur peran (peran dan informasi)
Nilai atau norma keluarga
6. Fungsi keluarga
Fungsi afektif
Fungsi sosialisasi
Keluarga ini membiasakan anak-anaknya untuk ikut serta dalam kegiatan
kemasyarakatan di lingkungannya.
Fungsi perawatan keluarga
Suami rutin berolahraga dengan anak-anak laki-lakinya setiap hari
minggu.
7. Stress dan koping keluarga
Stressor jangka pendek dan panjang serta kekuatan keluarga
Kemampuan keluarga berespon terhadap situasi/stressor
Strategi koping yang digunakan
Strategi adaptasi disfungsional
8. Pemeriksaan fisik
Ibu Tite (45 thn):
Keluhan: pusing, mata agak kabur lebih dari 4 minggu, sering kencing baik
malam dan siang. Sudah 1 tahun menderita diabetes, kadar gula darah 2
minggu yll 300 mg/dl.
9. Harapan keluarga
Keluarga berharap Ibu Tite dapat mempertahankan status kesehatannya, orang
tua dapat menyiapkan anaknya untuk membentuk keluarga baru.

NOC:. Blood glucose level
definisi : kadar gula di dalam plasma dan urin kembali ke kadar normal.
Indikator : gula darah
NIC : Hyperglycemia management
definisi : mencegah dan mengobati kadar glukosa darah diatas normal
aktivitas :
a. memonitor kadar glukosa darah, seperti yg ditunjukkan
b. memonitor tanda dan gejala dari hiperglikemia seperti : poliuria, polidipsia, polifagia,
lemah, lesu, malaise, penglihatan kabur, atau sakit kepala.
c. memonitor keton urin
d. memonitor tekanan darah dan denyut nadi ortostatik sesuai indikasi.
e. berikan insulin yg diresepkan
f. memonitor status cairan
g. Konsultasikan dengan dokter jika tanda dan gejala hiperglikemia menetap atau
memburuk.
h. Mengidentifikasi kemungkinan penyebab hiperglikemia
i. Mengantisipasi situasi di mana kebutuhan insulin akan meningkat
j. Batasi latihan ketika kadar glukosa darah > 250 mg/dl terutama jika keton urine yang
ada.
k. Anjurkan pasien dan hal signifikan lainnya pada pencegahan, pengenalan, dan
manajemen hiperglikemia.
l. Membantu pasien untuk menafsirkan kadar glukosa darah.
m. Mengulas catatan glukosa darah dengan pasien dan /atau keluarganya
n. Instruksikan pengujian keton urin, yang sesuai.
o. instruksikan indikasi, dan pentingnya, pengujian keton urine, jika sesuai.
p. tes kadar glukosa darah dari anggota keluarga
NOC : Diabetes self management
Definisi : tindakan personal untuk mengelola diabrtes mellitus, meliputi treatment dan
pencegahan penyakit, dan juga perkembangannya.
Indikator :
a. Monitor gula darah
b. Mengikuti diet yang dianjurkan
NIC : Teaching Disease Process
definisi : Membantu pasien untuk memahami informasi yang berhubungan dengan proses
penyakit tertentu.
Aktivitas :
a. Menilai tingkat pengetahuan pasien yg berhubungan dengan proses penyakit tertentu.
b. Menjelaskan patofisiologi penyakit dan bagaimana kaitannya dengan anatomi dan
fisiologi, yang sesuai.
c. Meninjau pengetahuan pasien tentang kondisi
d. Menjelaskan tanda dan gejala penyakit umum, yang sesuai.
e. Mengidentifikasi kemungkinan etiologi, yang sesuai.
f. Mengidentifikasi perubahan kondisi fisik pasien.
g. Memberikan informasi tentang langkah-langkah diagnostik yang tersedia, yang
sesuai.
h. Diskusikan perubahan gaya hidup yang mungkin diperlukan untuk mencegah
komplikasi di masa mendatang dan / atau mengontrol proses penyakit.
i. Diskusikan terapi atau pilihan pengobatan.
j. Anjurkan pasien tentang langkah-langkah untuk mencegah atau meminimalkan efek
samping dari pengobatan untuk penyakit ini.
k. Anjurkan pasien untuk melaporkan tanda dan gejala yang ada kepada penyedia
layanan kesehatan.
NIC : Teaching : Prescribed Diet
definisi : Mempersiapkan pasien untuk dengan benar mengikuti diet yang ditentukan
aktivitas :
a. Menilai tingkat pengetahuan pasien tentang diet yang ditentukan
b. Anjurkan pasien pada nama yang tepat dari diet yang ditentukan.
c. Jelaskan tujuan diet.
d. informasikan pasien tentang berapa lama diet harus diikuti.
e. Anjurkan pasien tentang bagaimana menjaga buku harian makanan, yang sesuai.
f. Instruksikan pasien tentang makanan yang diperbolehkan dan dilarang.
g. Menginformasikan pasien dari kemungkinan interaksi obat / makanan, yang sesuai.
h. Membantu pasien untuk mengakomodasi preferensi makanan ke dalam diet yang
ditentukan.
i. membantu pasien dalam mengganti bahan untuk menyesuaikan resep favorit untuk
diet yang ditentukan.
j. Anjurkan pasien tentang bagaimana membaca label dan memilih makanan yang
sesuai.
k. anjurkan pasien tentang bagaimana merencanakan makanan yang tepat.
l. Menyediakan rencana makan tertulis, yang sesuai.
m. Merujuk pasien ke ahli gizi / gizi, yang sesuai.