Anda di halaman 1dari 1

Kesalahan pengukuran adalah selisih antara ukuran sebenarnya dengan ukuran yang

diperoleh dari hasil pengukuran disebut kesalahan.


1. Salah Mutlak (SM)
Salah Mutlak yaitu kesalahan terbesar yang terjadi terhadap hasil pengukuran den
gan menggunakan alat ukur tertentu.
Salah Mutlak= 1/2 x Satuan Ukur Terkecil
contoh:
Tentukan salah mutlak dari hasil pengukuran berikut:
a. 3kg: SM= 1/2 x 1 = 0,5
b. 1,2g: SM= 1/2 x 0,1 = 0,05
c. 4,17lt: SM= 1/2 x 0,01 = 0,005
2. Salah Relatif (SR)
Salah Relatif yaitu salah mutlak dibanding hasil pengukuran.
Salah Relatif= Salah Mutlak : Hasil Pengukuran
Kesalahan Relatif suatu pengukuran menunjukkan seberapa besar persentase kesalah
an (PK).
Persentase Kesalahan= Salah Relatif x 100%
contoh:
Tentukan salah relatif dan persentase kesalahan dari pengukuran berikut:
a. 2,0m -> SM= 1/2 x 0,1= 0,05
SR= 0,05 : 2,0= 0,025
PK= 0,025 x 100%= 2,5%
b. 1,20cm-> SM= 1/2 x 0,01= 0,005
SR= 0,005 : 1,20= 0,0042
PK= 0,0042 x 100%= 0,42%
3. Toleransi Pengukuran
Toleransi pengukuran yaitu batas-batas pengukuran yang masih dapat diterima.
Batas Atas (BA)= Hasil Pengukuran + Salah Mutlak
Batas Bawah (BB) = Hasil Pengukuran - Salah Mutlak
contoh:
a. 2,5-> SM= 1/2 x 0,1= 0,05
BA= 2,5 + 0,05= 2,55
BB= 2,5 - 0,05= 2,45
b. 1,25-> SM= 1/2 x 0,01= 0,005
BA= 1,25 + 0,005= 1,255
BB= 1,25 - 0,005= 1,245
Diposkan 27th October 2012 oleh Zahra Asri Septia