Anda di halaman 1dari 11

PPh Pasal 21 atas Penghasilan yang diterima Tenaga Ahli

Dengan diterbitkannya PER-31/PJ./2009 tanggal 25 Mei 2009 besarnya PPh pasal 21 yang
tertang atas penghasilan yang dibayarkan kepada !a"ib Pa"ak #rang Pribadi $%!P#P&'(
selak tenaga )hli yang *elakkan peker"aan bebas $%+enaga )hli&' dirbah. ,esarnya tari--
PPh pasal 21 atas i*balan yang dibayarkan kepada tenaga ahli yang berlak sebel* tahn
2009( sebagai*ana diatr dala* .EP-5/5/PJ./2000 J0 PER-15/PJ./2001 adalah sebesar 152
3 Perkiraan Penghasilan 4et0 $502' 3 J*lah 5*balan ,rt0 ( ata tari- e-ekti- sebesar 6(52
3 J*lah 5*balan ,rt0.
7e"ak berlaknya 8ndang-ndang 40 31 tahn 2009 tentang Perbahan 88 PPh terhitng
*lai 1 Janari 2009 tari-- PPh #rang Pribadi yang berlak adalah sebagai berikt :
;apisan Penghasilan kena Pa"ak $Rp' +ari-
Rp 0 s/d 50 Jta 52
<Rp 50 Jta s/d Rp 250 Jta 152
<Rp 250 Jta s/d Rp 500 Jta 252
<500 Jta 302
$+ari- tersebt diatas diatr dala* Pasal 16 88 PPh( sehingga lebih dikenal dengan istilah
%tari-- pasal 16& ata %tari- pr0gresi-& karena si-atnya yang pregresi- '
Dengan perbahan tari-- PPh #rang Pribadi tersebt( tent "ga diikti dengan perbahan
tari-- pe*0t0ngan Pa"ak atas penghasilan yang dibayarkan kepada !P #rang Pribadi(
sebagai*ana diatr dala* pasal 21 88 PPh. Petn"k pelaksanaan tentang Pe*0t0ngan PPh
Pasal 21(khssnya yang terkait dengan i*balan yang dibayarkan kepada +enaga )hli diatr
dala* PM.-252/PM..03/2009 J0 PER-31/PJ./2009.
Definisi Tenaga Ahli
Dala* PPh Pasal 21( yang di*aksd dengan tenaga ahli adalah tenaga ahli yang *elakkan
peker"aan bebas( yang terdiri dari : 1' penga=ara( 2' akntan( 3' arsitek( /' d0kter( 5'
k0nsltan( 1' n0taris( 6' penilai( dan 9.' aktaris.
Disini( kata kn=inya adalah >*elakkan peker"aan bebas?. Dala* hal tenaga ahli tersebt
tidak *elakkan peker"aan bebas( *isalnya beker"a sebagai pega@ai di institsi/ persahaan
tertent( *eskipn pr0-esinya sebagai tenaga ahli( na*n dala* *enghitng PPh pasal 21
yang tertang atas penghasilan yang diteri*a ata diper0leh sehbngan dengan
peker"aannya *engikti ketentan PPh Pasal 21 ntk pega@ai.
Tarif yang berlaku
,esarnya PPh Pasal 21 atas penghasilan yang dibayarkan kepada tenaga ahli yang *elakkan
peker"aan bebas dihitng dengan =ara *enerapkan tari- Pasal 16 atas "*lah k*lati-
"*lah k*lati- 502 $li*a plh persen' dari "*lah penghasilan brt0 yang dibayarkan
ata tertang dala* 1 $sat' tahn kalender.
Jika kita bandingkan dengan ketentan sebel* tahn 2009( di*ana besarnya tari-- e-ekti-
PPh pasal 21 atas penghasilan yang dibayarkan kepada tenaga ahli adalah sebesar 6(52 dari
Penghasilan ,rt0( terlihat bah@a perhitngan PPh pasal 21 atas i*balan tenaga ahli sebel*
tahn 2009 "ah lebih sederhana dibandingkan dengan yang saat ini berlak. Dala*
*enghitng besarnya PPh21 yang tertang dan hars dip0t0ng( Pihak Pe*beri Penghasilan
selak pe*0t0ng pa"ak tidak perl *enghitng berapa "*lah k*lati- penghasilan yang
telah dibayarkan kepada tenaga ahli yang bersangktan dala* sat tahn kalender.
Perhitngan k*lati- hanya diperlkan pada saat pe*0t0ng pa"ak *elap0rkan 7P+ +ahnan
PPh pasal 21. Dala* pengisian 7P+ 1621( "*lah k*lati- penghasilan yang dibayarkan
kepada tenaga ahli dala* sat tahn kalender dilap0rkan $diin-0r*asikan ke*bali' dala*
-0r*lir 1621-, dan "ga dirin=i ntk *asing-*asing tenaga ahli peneri*a penghasilan
dala* -0r*lir 1621-A
8ntk tahn 2009( Pada saat *enghitng PPh 21 yang tertang( ntk dapat *enerapkan
tari-- yang benar( pe*0t0ng pa"ak hars *engetahi "*lah k*lati- penghasilan yang telah
dibayarkan kepada tenaga ahli tersebt sa*pai dengan saat pe*0t0ngan. Dala* lapisan tari--
terendah telah dignakan penh( *aka pe*0t0ngan akan *enggnakan lapisan tari--
beriktnya seperti =0nt0h sebagai*ana tertera dala* la*piran PER-31 berikt ini :
5r. Barda 7ganda( adalah se0rang arsitek( pada blan Maret 2009 *eneri*a -ee sebesar Rp
100.000.000(00 dari P+ 7elaras Pr0pertind0 sebagai i*balan pe*berian "asa yang
dilakkannya. Pada blan Jli 2009 *enri*a pelnasan sisa -ee sebesar Rp 50.000.000.
Penghitngan PPh Pasal 21 yang tertang dan hars dip0t0ng atas penghasilan 5r Barda
7ganda adalah sbb :
,lan Penghasilan
,rt0
$Rpiah'
Dasar
Pe*0t0ngan
PPh Pasal 21
$Rpiah'
Dasar
Pe*0t0ngan
PPh Pasal 21
.*lati-
$Rpiah'
+ari-
Pasal
16
ayat $1'
hr- a
88
PPh
PPh
Pasal 21
tertang
$Rpiah'
$1' $2' $3'C 502 3 $2'$/' $5' $1' C $3' 3 $5'
Maret 100.000.000(0050.000.000(00 50.000.000(0052 2.500.000(00
Jli 50.000.000(00 25.000.000(00 65.000.000(00152 3.650.000(00
J*lah150.000.000(0065.000.000(00 1.250.000(00
Penjelasan Perhitungan :
Pada blan Maret 2009( "*lah k*lati- 502 dari penghasilan brt0 yang dibayarkan
kepada 5r Barda 7ganda sebesar Rp 50.000.000 $bel* lebih dari 50"ta'(sehingga atas
penghasilan yang dibayarkan kepada 5r Barda 7ganda hars dip0t0ng PPh pasal 21 sebesar
52 dari 502 J*lah penghasilan brt0 yang diteri*a. 7e*entara it( Pada blan Jli 2009(
"*lah k*lati- 502 dari penghasilan brt0 yang dibayarkan kepadan 5r Barda 7ganda
telah *elebihi Rp 50.000.000( sehingga tari-- yang berlak adalah 152 dari 502 J*lah
penghasilan brt0.
)pabila pada blan-blan beriktnya P+ 7elaras Pr0pertind0 *e*bayar i*balan Jasa )rsitek
kepada 5r Barda 7ganda( besarnya tari-- PPh 21 yang akan dikenakan *engikti besarnya
"*lah k*lati- 502 dari penghasilan brt0. Misalnya :
,lan )gsts 5*balan yang dibayarkan sebesar Rp 200 Jta dan blan 7epte*ber sebesar
Rp 200 Jta( *aka besarnya PPh 21 yang hars dip0t0ng atas i*balan yang dibayarkan
kepada 5r Barda 7ganda pada blan )gsts dan 7epte*ber adalah sbb :
,lan Penghasilan
,rt0
$Rpiah'
Dasar
Pe*0t0ngan
PPh Pasal 21
$Rpiah'
Dasar
Pe*0t0ngan
PPh Pasal 21
.*lati-
$Rpiah'
+ari-
Pasal
16
ayat
$1'
hr-
a
88
PPh
PPh
Pasal 21
tertang
$Rpiah'
$1' $2' $3'C 502 3 $2' $/' $5' $1' C $3' 3 $5'
Maret 100.000.000(0050.000.000(00 50.000.000(00 52 2.500.000(00
Jli 50.000.000(00 25.000.000(00 65.000.000(00 152 3.650.000(00
)gsts 200.000.000(00100.000.000(00165.000.000(00152 15.000.000(00
7epte*ber 200.000.000(00100.000.000(00265.000.000(00152
D
252
16.500.000(00
J*lah 550.000.000(00265.000.000(00 29.650.000(00
J*lah k*lati- 502 Penghasilan ,rt0 yang dibayarkan kepada 5r Barda 7ganda pada
blan )gsts adalah sebesar Rp 165Jta $bel* lebih dari Rp 250Jta'( sehingga atas
penghasilan yang dibayarkan kepada 5r 7ganda tersebt tertang PPh pasal 21 dengan tari--
152 dari 502 3 J*lah i*balan brt0 yang diteri*a. Pada blan 7epte*ber 2009( "*lah
k*lati- penghasilan brt0 yang dibayarkan kepada 5r Barda 7ganda sebesar Rp 265 Jta
$telah *elebihi Rp 250Jta'( 0leh karena it atas "*lah k*lati- 502 penghasilan brt0
diatas 250"ta akan dikenakan tari-- 252.
Dengan perbahan ketentan ini( !a"ib Pa"ak selak Pe*0t0ng pa"ak( hars lebih rapi
*engad*inistrasikan data-data pe*bayaran kepada tenaga ahli. 7ebel* pe*bayaran
dilakkan( pe*beri penghasilan hars terlebih dahl *engetahi berapa "*lah k*lati-
502 penghasilan brt0 yang dibayarkan kepada tenaga ahli tertent( agar dapat *enerapkan
tari-- yang tepat dan terhindar dari sanksi karena krang *e*0t0ng PPh pasal 21.
PPh pasal 21 khusus untuk Dokter
Dala* PER-31( terdapat penegasan khss atas penghasilan yang diteri*a/diper0leh 0leh
d0kter yang *elakkan praktek di r*ah sakit / .linik. ,esarnya penghasilan brt0 yang
*en"adi dasar perhitngan adalah sebesar "asa d0kter yang dibayarkan pasien *elali r*ah
sakit dan/ata klinik sebel* dip0t0ng biaya-biaya ata bagi hasil 0leh r*ah sakit dan/ata
klinik. Dengan de*ikian( penghasilan yang *en"adi dasar perhitngan PPh pasal 21 atas
penghasilan yang diteri*a/diper0leh 0leh d0kter bkan berdasarkan penghasilan yang riil
diteri*a 0leh d0kter.
Kelebihan Pemotongan dan Penyetoran PPh selama periode Januari s/d April 2!"
Dala* PM.-252 yang dignakan sebagai a=an @a"ib pa"ak dala* *elakkan pe*0t0ngan
PPh pasal 21 atas i*balan yang dibayarkan kepada tenaga ahli se"ak Masa Janari s/d )pril
2009 ( tidak terdapat ketentan *engenai 502 dari "*lah k*lati- i*balan brt0 sebagai
dasar pengenaan pa"ak. Pasal 15 ayat $1' PM.-252( antara lain *engatr bah@a :
Tarif berdasarkan Pasal 17 ayat (1) huruf a Undang-Undang Pajak Penghasilan
diterapkan atas::
a. jumlah penghasilan brut untuk setiap pembayaran yang didasarkan pada penyelesaian
suatu pekerjaan atau jasa yang menurut maksudnya tidak bersifat berkesinambungan! yang
diterima leh bukan pega"ai#
b. jumlah brut untuk setiap kali pembayaran yang bersifat utuh dan tidak dipe$ah! yang
diterima leh peserta kegiatan# atau
$. jumlah kumulatif penghasilan brut sebagai imbalan atas pekerjaan atau jasa yang
menurut maksudnya bersifat berkesinambungan! baik berdasarkan kntrak atau perjanjian
tertulis atau berdasarkan keadaan yang sebenarnya! yang diterima leh bukan pega"ai%.
Penghasilan yang diteri*a 0leh tenaga ahli yang *elakkan peker"aan bebas ter*ask dala*
kel0*p0k penghasilan yang diteri*a 0leh bkan pega@ai. #leh karena it( sesai dengan
ketentan pasal 15 ayat 1 PM.-252( PPh pasal 21 yang tertang dan telah dip0t0ng 0leh
pe*beri penghasilan adalah sesai tari- pasal 16 dari "*lah k*lati- penghasilan brt0
yang dibayarkan. 4a*n de*ikian( dala* Per-31 yang diterbitkan tanggal 25 Mei 2009 dan
berlak srt se"ak 1 Janari 2009( terdapat >ketentan bar? yang *engatr bah@a besarnya
PPh 21 yang tertang atas penghasilan yang diteri*a 0leh tenaga ahli adalah tari- pasal 16
atas "*lah k*lati- 502 dari "*lah penghasilan brt0. Dengan adanya %penrnan tari--&
tersebt *aka akan terdapat kelebihan pe*0t0ngan dan penyet0ran PPh pasal 21 atas
penghasilan yang dibayarkan kepada tenaga ahli.
Pindahbuku atau kompensasi
Dengan adanya >ketentan bar? yang *engakibatkan ter"adinya kelebihan pe*0t0ngan dan
penyet0ran PPh pasal 21 se"ak Jan 2009( tent *eni*blkan banyak pertanyaan bagi @a"ib
pa"ak( seperti :
- )pakah bkti p0t0ng yang telah diterbitkan hars direEisi dan dilakkan pe*betlan 7P+
MasaF
- )pakah kelebihan pe*0t0ngan tersebt hars dike*balikan ke tenaga ahli yang
bersangktanF
- )pakah kelebihan penyet0ran tersebt hars dia"kan pe*indahbkan ata
dik0*pensasikan se=ara 0t0*atisF ,agai*ana *ekanis*enyaF
- Dll..
7ayangnya( dala* PER-31 bel* terdapat klasl yang *en"a@ab pertanyaan-pertanyaan
tersebt.
Pasal 22 ayat 6 PER-31 *engatr bah@a &alam hal dalam suatu bulan terjadi kelebihan
penyetran pajak atas PPh Pasal '1 dan(atau PPh Pasal ') yang terutang! leh Pemtng
PPh Pasal '1 dan(atau PPh Pasal ')! kelebihan penyetran tersebut dapat diperhitungkan
dengan PPh Pasal '1 dan(atau PPh Pasal ') yang terutang pada bulan berikutnya melalui
*urat Pemberitahuan +asa PPh Pasal '1 dan(atau PPh Pasal ')%
Mer"k pada pasal 22 tersebt( *aka atas kelebihan pe*0t0ngan dan penyet0ran PPh pasal
21 atas penghasilan yang dibayarkan kepada tenaga ahli peri0de Jan G )pril 2009 dapat
dik0*pensasikan $diperhitngkan dengan pe*bayaran blan selan"tnya'.
Tips # Tri$k
7eperti telah diraikan di atas( perhitngan PPh 21 atas penghasilan yang diteri*a 0leh
tenaga ahli dihitng berdasarkan tari-- pasal 16 atas "*lah k*lati- 502 dari penghasilan
brt0. #leh karena it( pada saat *elakkan pe*bayaran pr0-essi0nal -ee kepada tenaga ahli(
pe*0t0ng pa"ak hars sdah *engetahi "*lah k*lati- penghasilan brt0 yang telah
dibayarkan kepada tenaga ahli yang bersangktan agar dapat *enghitng PPh 21 yang
tertang dan hars dip0t0ng dengan tepat.
,erikt ini ilstrasi table yang bisa *e*bant ntk *e*0nit0r perhitngan PPh pasal 21
atas penghasilan yang dibayarkan kepada tenaga ahli sesai =0nt0h data P+ 7elaras
Pr0pertind0 blan )gsts 2009 :
405dentitas !P
$4a*a(4P!
P( )la*at
dan Jenis
.eahlian
J*lah
k*lati-
penghasila
n brt0 s/d
blan
sebel*ny
a $Rp'
Penghasila
n ,rt0
blan ini
J*lah
k*lati-
penghasila
n brt0 s/d
blan ini
Dasar
pengenaan
pa"ak $502
"*lah
k*lati-
i*balan
brt0'
PPh 21
tertang
sa*pai
dengan
blan ini
PPh 21
tertang
dan telah
dip0t0ng
s/d blan
sebel*ny
a
PPh 21
yang
tertang
dan hars
dip0t0ng
blan ini
1 5r. Barda
7ganda
150.000.00
0
200.000.00
0
350.000.00
0
165.000.00
0
21.250.00
0
1.250.000 15.000.00
0
+erhitng *lai tanggal 1 Janari 2009( perhitngan pa"ak PPh 21 ntk "asa tenaga ahli
$penga=ara( akntan( arsitek( d0kter( k0nsltan( n0taris( penilai( aktaris' sebagai berikt :
Dasar Pengenaan Pa"ak $DPP' : 502 3 Penghasilan ,rt0
PPh 21 : +ari- Pasal 16 3 DPP k*lati-
A0nt0h kass :
,lan Maret 2009( "asa tenaga ahli sebesar 90 "ta.
DPP : 90 "ta 3 502 C /0 "ta
DPP k*lati- : /0 "ta
PPh 21 yang hars dip0t0ng : 52 3 /0 "ta C 2.000.000
,lan Mei 2009( "asa tenaga ahli sebesar 10 "ta.
DPP : 10 "ta 3 502 C 30 "ta
DPP k*lati- : /0 "ta H 30 "ta C 60 "ta
PPh 21 :
52 3 10 "ta C 500.000
152 3 20 "ta C 3.000.000
PPh 21 yang hars dip0t0ng : 3.500.000
Jika si pe*beri "asa tidak pnya 4P!P( *aka akan dip0t0ng sebesar 1202.
Update:
Dir"en Pa"ak pada tanggal 25 Mei 2009 telah *enerbitkan Peratran Direktr Jenderal Pa"ak
40*0r PER-31/PJ/2009 tentang Ped0*an +eknis +ata Aara Pe*0t0ngan( Penyet0ran dan
Pelap0ran PPh Pasal 21 dan/ata PPh Pasal 21 7ehbngan dengan Peker"aan( Jasa( dan
.egiatan #rang Pribadi. Dala* PER-31/PJ/2009 tersebt *engatr *engenai penghitngan
PPh Pasal 21 atas tenaga ahli yang isinya tidak diatr dala* Peratran Menteri .eangan
40*0r 252/PM..03/2009 $%*enyi*pang&'.
Ketentuan %aru PPh Pasal 21 atas Tenaga Ahli &enurut Peraturan Direktur Jenderal
Pajak 'omor P()*+1/PJ/2!

Dasar Pengenaan PPh Pasal 21 Tenaga Ahli
Pasal 9 ayat $1' =:
502 $li*a plh persen' dari "*lah penghasilan brt0( yang berlak bagi tenaga ahli yang
*elakkan peker"aan bebas

Tarif Pemotongan PPh Pasal 21 Tenaga Ahli
Pasal 11 ayat $1' b:
+ari- berdasarkan Pasal 16 ayat $1' hr- a 8ndang-8ndang Pa"ak Penghasilan dari 502
$li*a plh persen' dari "*lah penghasilan brt0( yang berlak bagi tenaga ahli yang
*elakkan peker"aan bebas.

Dengan demikian sesuai dengan Peraturan Direktur Jenderal Pajak 'omor P()*
+1/PJ/2! maka PPh Pasal 21 atas tenaga ahli seperti penga$ara, akuntan, arsitek,
dokter, konsultan, notaris, penilai, dan aktuaris adalah :
Tarif Pasal 1- . /0 . Jumlah Penghasilan %ruto


Sebelum Update:
7aat ini banyak pertanyaan *engenai tari- penghitngan Pa"ak Penghasilan $PPh' Pasal 21
atas tenaga ahli seperti penga=ara( akntan( arsitek( d0kter( k0nsltan( n0taris( penilai( dan
aktaris( karena dala* ketentan yang bar *engenai Petn"k Pelaksanaan Pe*0t0ngan
Pa"ak atas Penghasilan sehbngan dengan Peker"aan( Jasa( dan .egiatan #rang Pribadi yang
diatr 0leh Peratran Menteri .eangan 40*0r 252/PM..03/2009( tidak diatr "elas
bagai*ana *enghitng PPh Pasal 21 atas tenaga ahli. ,erbeda dengan ketentan sebel*nya
yait Peratran Direktr Jenderal Pa"ak n0*0r PER G 15/PJ/2001 "0. .EP-5/5/PJ/2000
*engatr "elas tari- PPh Pasal 21 atas penghasilan tenaga ahli.

Ketentuan 1ama PPh Pasal 21 atas Tenaga Ahli
.etentan *engenai petn"k pe*0t0ngan PPh Pasal 21 sebel* tahn 2009 diatr 0leh
Peratran Direktr Jenderal Pa"ak n0*0r PER G 15/PJ/2001 "0 .EP-5/5/PJ/2000.
Menrt Pasal 9 ayat :
6' )tas penghasilan yang dibayarkan ata tertang kepada tenaga ahli yang *elakkan
peker"aan bebas( yang terdiri dari penga=ara( akntan( arsitek( d0kter( k0nsltan( n0taris(
penilai( dan aktaris dikenakan pe*0t0ngan PPh Pasal 21 berdasarkan perkiraan penghasilan
net0.
$9' Perkiraan penghasilan net0 sebagai*ana di*aksd dala* )yat $6' adalah sebesar 502
$li*a plh persen' dari penghasilan brt0 berpa h0n0rari* ata i*balan lain dengan
na*a dan dala* bentk apapn.&
Menrt Pasal 12:
+ari- sebesar 152 $li*a belas persen' diterapkan atas perkiraan penghasilan net0 yang
dibayarkan ata tertang kepada tenaga ahli sebagai*ana di*aksd dala* Pasal 9 ayat $6'
dan ayat $9'.
7ehingga besarnya PPh Pasal 21 atas tenaga ahli adalah sebesar 6(52 $152 3 502' 3
Penghasilan ,rt0

Ketentuan %aru PPh Pasal 21 atas Tenaga Ahli &enurut Peraturan &enteri
Keuangan 'omor 2/2/P&K"+/22 34udah Tidak %erlaku5
.ententan bar *lai 1 Janari 2009 *engenai PPh Pasal 21 atas tenaga ahli diatr 0leh
Peratran Menteri .eangan 40*0r 252/PM..03/2009 tentang Petn"k Pelaksanaan
Pe*0t0ngan Pa"ak atas Penghasilan sehbngan dengan Peker"aan( Jasa( dan .egiatan #rang
Pribadi.
Menrt Pasal 3 hr- = angka 1 ketentan tersebt tenaga ahli *erpakan salah sat dari
bkan pega@ai yang *eneri*a ata *e*per0leh penghasilan sehbngan dengan peker"aan(
"asa( ata kegiatan yang *elakkan peker"aan bebas( yang terdiri dari penga=ara( akntan(
arsitek( d0kter( k0nsltan( n0taris( penilai( dan aktaris.

Dasar Pengenaan PPh Pasal 21 Tenaga Ahli
Dasar Pengenaan Pa"ak PPh Pasal 21 +enaga )hli dapat berpa Penghasilan .ena Pa"ak
$Penghasilan ,rt0 dikrangi Penghasilan +idak .ena Pa"ak/P+.P'( ata J*lah
Penghasilan ,rt0:
Penghasilan Kena Pajak
Pasal 9 ayat $1' hr- a angka /:
Dasar pengenaan dan pe*0t0ngan PPh Pasal 21 bkan pega@ai peneri*a penghasilan bkan
pega@ai lainnya yang *eneri*a penghasilan dari pe*0t0ng PPh Pasal 21 se=ara
berkesina*bngan dala* 1 $sat' tahn kalender.
Jumlah penghasilan bruto
Pasal 9 ayat $1' hr- =
Dasar pengenaan dan pe*0t0ngan PPh Pasal 21 berpa J*lah penghasilan brt0( yang
berlak bagi peneri*a penghasilan selain peneri*a penghasilan yang Dasar pengenaan dan
pe*0t0ngan PPh Pasal 21 berpa Penghasilan .ena Pa"ak ata "*lah penghasilan yang
*elebihi bagian penghasilan yang tidak dilakkan pe*0t0ngan PPh Pasal 21.

Tarif Pemotongan PPh Pasal 21 Tenaga Ahli
Tarif Pasal 1- dari Jumlah Penghasilan %ruto
Menrt Pasal 15 :
+ari- berdasarkan Pasal 16 ayat $1' hr- a 8ndang-8ndang Pa"ak Penghasilan diterapkan
atas :
ayat 1 $a':
"*lah penghasilan brt0 ntk setiap pe*bayaran yang didasarkan pada penyelesaian sat
peker"aan ata "asa yang *enrt *aksdnya tidak bersi-at berkesina*bngan( yang diteri*a
0leh bkan pega@ai.
ayat 1 $=':
"*lah k*lati- penghasilan brt0 sebagai i*balan atas peker"aan ata "asa yang *enrt
*aksdnya bersi-at berkesina*bngan( baik berdasarkan k0ntrak ata per"an"ian tertlis ata
berdasarkan keadaan yang sebenarnya( yang diteri*a 0leh bkan pega@ai.
Tarif Pasal 1- dari Penghasilan Kena Pajak
Pasal 15 ayat $2' :
+ari- berdasarkan Pasal 16 ayat $1' Ir- a 8ndang-8ndang Pa"ak Penghasilan diterapkan
atas "*lah k*lati- Penghasilan .ena Pa"ak sebesar penghasilan brt0 dikrangi P+.P(
yang diteri*a ata diper0leh bkan pega@ai lainnya $ter*ask tenaga ahli' yang *eneri*a
penghasilan dari pe*0t0ng PPh Pasal 21 se=ara berkesina*bngan dala* 1 $sat' tahn
kalender yang dihitng setiap blan.

Dengan de*ikian se"ak 1 Janari 2009 besarnya tari- PPh Pasal 21 atas penghasilan yang
diteri*a ter*ask 0leh tenaga ahli seperti penga=ara( akntan( arsitek( d0kter( k0nsltan(
n0taris( penilai( dan aktaris berlak tari- ** PPh Pasal 16 ayat $1' hr- a 8ndang-
8ndang Pa"ak Penghasilan yang dikenakan dari Penghasilan ,rt0( ke=ali atas penghasilan
yang diteri*a ter*ask 0leh tenaga ahli yang diteri*a se=ara berkesina*bngan dala* 1
$sat' tahn kalender yang dihitng setiap blan( *aka PPh Pasal 21 dihitng dari
Penghasilan .ena Pa"ak $Penghasilan ,rt0 dikrangi P+.P'.

+ari- berdasarkan Pasal 16 ayat $1' hr- a 8ndang-8ndang Pa"ak Penghasilan ( yait:
Penghasilan s.d Rp 50.000.000( tari- 52
Penghasilan s.d Rp 50.000.000 s.d. Rp 250.000.000( tari- 152
Penghasilan Rp 250.000.000 s.d. Rp 500.000.000( tari- 252
Penghasilan di atas Rp 500.000.000( tari- 302
A0nt0h Penghitngan:
Penga=ara +0ny *e*per0leh i*balan sehbngan dengan "asa yang diberikannya *e*bela
klien P+ DeEil sebesar Rp 50 "ta( *aka atas i*balan "asa yang diberikan P+ DeEil hars
*e*0t0ng PPh Pasal 21 sebesar:
52 3 Rp 50.000.000 C Rp 2.500.000
Jn0teK .etentan di atas sdah dibah dengan Direktr Jenderal Pa"ak 40*0r PER-
31/PJ/2009 J/n0teK
1. Ketentuan Lama PPh Pasal 21 atas Tenaga Ahli
Ketentuan mengenai petunjuk pemotongan PPh Pasal 21 sebelum tahun 2009 diatur
oleh Peraturan Direktur Jenderal Pajak nomor PER - 15PJ200! jo KEP-
5"5PJ2000#
$enurut Pasal 9 a%at &
'() *tas penghasilan %ang diba%arkan atau terutang kepada tenaga ahli %ang
melakukan pekerjaan bebas+ %ang terdiri dari penga,ara+ akuntan+ arsitek+ dokter+
konsultan+ notaris+ penilai+ dan aktuaris dikenakan pemotongan PPh Pasal 21
berdasarkan perkiraan penghasilan neto#
'-) Perkiraan penghasilan neto sebagaimana dimaksud dalam *%at '() adalah
sebesar 50. 'lima puluh persen) dari penghasilan bruto berupa honorarium atau
imbalan lain dengan nama dan dalam bentuk apapun#/
$enurut Pasal 12&
0ari1 sebesar 15. 'lima belas persen) diterapkan atas perkiraan penghasilan neto
%ang diba%arkan atau terutang kepada tenaga ahli sebagaimana dimaksud dalam
Pasal 9 a%at '() dan a%at '-)#
2ehingga besarn%a PPh Pasal 21 atas tenaga ahli adalah sebesar (+5. '15. 3
50.) 3 Penghasilan 4ruto
2" Ketentuan %aru PPh Pasal 21 atas Tenaga Ahli
.etentan bar *enegnai tenaga ahli diatr dala* PER-31/PJ/2009.
Menrt peratran tersebt tenaga ahli *erpakan salah sat dari bkan pega@ai yang
*eneri*a ata *e*per0leh penghasilan sehbngan dengan peker"aan( "asa( ata kegiatan
yang *elakkan peker"aan bebas( yang terdiri dari penga=ara( akntan( arsitek( d0kter(
k0nsltan( n0taris( penilai( dan aktaris.
Peker"aan bebas adalah peker"aan yang dilakkan 0leh 0rang pribadi yang *e*pnyai
keahlian khss sebagai saha ntk *e*per0leh penghasilan yang tidak terikat 0leh sat
hbngan ker"a.
Dala* hal tenaga ahli tersebt tidak *elakkan peker"aan bebas( *isalnya beker"a sebagai
pega@ai di institsi/ persahaan tertent( *eskipn pr0-esinya sebagai tenaga ahli( na*n
dala* *enghitng PPh pasal 21 yang tertang atas penghasilan yang diteri*a ata diper0leh
sehbngan dengan peker"aannya *engikti ketentan PPh Pasal 21 ntk pega@ai.
+" Dasar Pengenaan PPh Pasal 21 Tenaga Ahli
Dasar Pengenaan Pa"ak PPh Pasal 21 +enaga )hli yang *elakkan peker"aan bebas
sebagai*ana di*aksd diatas adalah sebesar 502 $li*a plh persen' dari J*lah
penghasilan brt0 yang diteri*a ata diper0leh.
.hss ntk D0kter yang *elakkan praktik di r*ah sakit dan/ata klinik *aka besarnya
"*lah penghasilan brt0 adalah sebesar "asa d0kter yang dibayar 0leh pasien *elali r*ah
sakit dan/ata klinik sebel* dip0t0ng biaya-biaya ata bagi hasil 0leh r*ah sakit dan/ata
klinik.
6" Tarif Pemotongan PPh Pasal 21 Tenaga Ahli
+ari- berdasarkan Pasal 16 ayat $1' hr- a 8ndang-8ndang Pa"ak Penghasilan atas ,umlah
-umulatif dari ./0 (lima puluh persen) dari ,umlah penghasilan brut yang diteri*a ata
diper0leh tenaga ahli yang *elakkan peker"aan bebas.