Anda di halaman 1dari 23

LAPORAN PRAKTIKUM FISIKA DASAR I

PENDINGINAN AIR

KURNIAWAN PRATAMA ARIFIN


GEOFISIKA UGM 2012
12 / 331447 / PA /14701

LABORATORIUM FISIKA DASAR


JURUSAN FISIKA FMIPA
UNIVERSITAS GADJAH MADA

LAPORAN PRAKTIKUM

PENDINGINAN AIR

I.

PENDAHULUAN

Dalam menjalani kehidupan ini, kita akan selalu membutuhkan air. Air
adalah sesuatu yang tidak bisa lepas dari kehidupan kita, karena air adalah hal
yang sangat penting bagi kehidupan ini. Tanpa air kita tidak akan bisa
bertahan hidup.
Air juga berhubungan dengan penerapan dari ilmu fisika. Salah
satunya adalah proses pendinginan air. Air yang mula-mula memiliki suhu
yang tinggi, lama-lama suhunya akan menurun.
Pada praktikum kali ini, praktikan akan mencoba untuk mengetahui
proses pendinginan pada air, dan akan mencari tahu tentang faktor-faktor apa
saja yang mempengaruhi pendinginan air tersebut.

II.

TUJUAN

1. Belajar menerapkan dan mengartikan (meng-interpretasi-kan) grafik.


2. Menentukan konstanta pendinginan air.
3. Mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi proses pendinginan air.

III.

DASAR TEORI

Pendinginan air merupakan peristiwa penurunan suhu pada air. Air


yang mula-mula panas, lama kelamaan akan dingin. Zat atau benda yang lebih
panas dari pada suhu lingkungannya, akan mengalamani penurunan suhu atau
pendinginan karena adanya perpindahan kalor.
Suatu hipotesa kerja menyatakan bahwa kecepatan mendingin
(turunnya suhu tiap satuan waktu), akan berbanding langsung dengan selisih
suhu antara cairannya dan lingkungannya.

Hal itu dinyatakan dengan rumus :


= (T-To)

dimana = suatu konstanta


T = suhu cairan
To = suhu lingkungan

Faktor-faktor yang mempengaruhi proses pendinginan air adalah


volume dan luas penampang wadah air.

IV.

METODE EKSPERIMEN

1. Alat dan Bahan


a) 3 buah gelas beker (100, 250, dan 600 ml dengan tutup)
b) 3 termometer
c) Jam tangan atau stopwatch
d) Termos dengan air panas

2. Skema prcobaan
a) Gelas ukur berbeda dengan volume sama

b) Gelas ukur sama dengan volume berbeda

3. Tata laksana percobaan


a) Alat dan bahan disiapkan
b) Pada percobaan pertama digunakan gelas ukur dengan ukuran
berbeda
c) Air panas dimasukkan ke dalam 3 gelas tersebut dengan volume
yang sama, yaitu sebanyak 100ml
d) Lalu gelas-gelas tersebut ditutup dengan penutup yang terpasang
thermometer pada penutup tersebut
e) Suhu awal air pada masing-masing gelas diukur dan dicatat
f) Penurunan suhu setiap 1 menit dicatat sampai didapat 20 data
g) Pada percobaan kedua dilakukan dengan gelas ukur dengan ukuran
sama.
h) Air panas dimasukkan ke dalam 3 gelas tersebut dengan volume
masing-masing 100ml, 200ml, dan 300ml
i) Langkah-langkah pada point d sampai f diulangi.

4. Metode analisa data


a) Grafik
Sumbu X adalah waktu (t), dan sumbu Y adalah ln(T-To).

ln (T-To)

b) Analisa data
= (T-To)

t (menit)

= .dt

ln (Tt-To) ln(Tto-To) = (t-to)


ln (Tt-To) = .t +ln(Tto-To)
y

= m.x + c

nilai m dicari dengan menggunakan metode regresi linear

V.

HASIL EKSPERIMEN

1. Data
1.1)

Luas permukaan berbeda, volume sama

a. Gelas beker 100ml, volume 100ml


t (menit)

Tt (C)

T (C)

Tt-T (C)

ln(Tt-T)

66

29

37

3.610918

65

29

36

3.583519

64

29

35

3.555348

63

29

34

3.526361

62

29

33

3.496508

61

29

32

3.465736

60

29

31

3.433987

59

29

30

3.401197

58

29

29

3.367296

10

57

29

28

3.332205

11

57

29

28

3.332205

12

56

29

27

3.295837

13

55.5

29

26.5

3.277145

14

55

29

26

3.258097

15

54

29

25

3.218876

16

53.5

29

24.5

3.198673

17

53

29

24

3.178054

18

52

29

23

3.135494

19

52

29

23

3.135494

20

51

29

22

3.091042

b. Gelas beker 250ml, volume 100ml


t (menit)

Tt (C)

T (C)

Tt-T (C)

ln(Tt-T)

69

29

40

3.688879

68

29

39

3.663562

66

29

37

3.610918

64

29

35

3.555348

63

29

34

3.526361

62

29

33

3.496508

61

29

32

3.465736

60

29

31

3.433987

59

29

30

3.401197

10

58

29

29

3.367296

11

57

29

28

3.332205

12

56.5

29

27.5

3.314186

13

56

29

27

3.295837

14

55

29

26

3.258097

15

54.5

29

25.5

3.238678

16

53.5

29

24.5

3.198673

17

53

29

24

3.178054

18

52

29

23

3.135494

19

52

29

23

3.135494

20

51.5

29

22.5

3.113515

c. Gelas beker 600ml, volume 100ml


t (menit)

Tt (C)

T (C)

Tt-T (C)

ln(Tt-T)

58

29

29

3.367296

56

29

27

3.295837

55

29

26

3.258097

54

29

25

3.218876

53

29

24

3.178054

52

29

23

3.135494

51

29

22

3.091042

50

29

21

3.044522

49

29

20

2.995732

10

48

29

19

2.944439

11

47.5

29

18.5

2.917771

12

47

29

18

2.890372

13

46

29

17

2.833213

14

45.5

29

16.5

2.80336

15

45

29

16

2.772589

16

44

29

15

2.70805

17

43.5

29

14.5

2.674149

18

43

29

14

2.639057

19

43

29

14

2.639057

20

42

29

13

2.564949

1.2)

Luas permukaan sama, volume berbeda

a. Gelas beker 600ml, volume 100ml


t (menit)

Tt (C)

T (C)

Tt-T (C)

ln(Tt-T)

61

29

32

3.465736

59

29

30

3.401197

58

29

29

3.367296

57

29

28

3.332205

55.5

29

26.5

3.277145

54

29

25

3.218876

53

29

24

3.178054

53

29

24

3.178054

51.5

29

22.5

3.113515

10

51

29

22

3.091042

11

50

29

21

3.044522

12

49

29

20

2.995732

13

48.5

29

19.5

2.970414

14

48

29

19

2.944439

15

47

29

18

2.890372

16

47

29

18

2.890372

17

46

29

17

2.833213

18

46

29

17

2.833213

19

45

29

16

2.772589

20

45

29

16

2.772589

b. Gelas beker 600ml, volume 200ml


t (menit)

Tt (C)

T (C)

Tt-T (C)

ln(Tt-T)

68

29

39

3.663562

67

29

38

3.637586

66

29

37

3.610918

65

29

36

3.583519

63.5

29

34.5

3.540959

62.5

29

33.5

3.511545

62

29

33

3.496508

61

29

32

3.465736

60

29

31

3.433987

10

59.5

29

30.5

3.417727

11

59

29

30

3.401197

12

58

29

29

3.367296

13

57

29

28

3.332205

14

57

29

28

3.332205

15

56

29

27

3.295837

16

55.5

29

26.5

3.277145

17

55

29

26

3.258097

18

54

29

25

3.218876

19

54

29

25

3.218876

20

53

29

24

3.178054

c. Gelas beker 600ml, volume 300ml


t (menit)

Tt (C)

T (C)

Tt-T (C)

ln(Tt-T)

71

29

42

3.73767

70

29

41

3.713572

68.5

29

39.5

3.676301

68

29

39

3.663562

67

29

38

3.637586

66.5

29

37.5

3.624341

65.5

29

36.5

3.597312

65

29

36

3.583519

64

29

35

3.555348

10

63.5

29

34.5

3.540959

11

63

29

34

3.526361

12

62

29

33

3.496508

13

61.5

29

32.5

3.48124

14

61

29

32

3.465736

15

60.5

29

31.5

3.449988

16

60

29

31

3.433987

17

59.5

29

30.5

3.417727

18

59

29

30

3.401197

19

58

29

29

3.367296

20

58

29

29

3.367296

2. Grafik
2.1)

Grafik percobaan dengan gelas ukur berbeda, volume sama

2.2)

Grafik percobaan dengan gelas ukur sama, volume berbeda

3. Perhitungan
3.1)

Percobaan dengan gelas beker 100ml, volume 100ml


Suhu awal = 69C

No

t (menit) (x)

ln(T-T) (y)

3.610917913

13.03873 3.610918

3.583518938

12.84161 7.167038

3.555348061

12.6405

3.526360525

16

12.43522 14.10544

3.496507561

25

12.22557 17.48254

3.465735903

36

12.01133 20.79442

3.433987204

49

11.79227 24.03791

3.401197382

64

11.56814 27.20958

3.36729583

81

11.33868 30.30566

10

10

3.33220451

100

11.10359 33.32205

11

11

3.33220451

121

11.10359 36.65425

12

12

3.295836866

144

10.86254 39.55004

13

13

3.277144733

169

10.73968 42.60288

14

14

3.258096538

196

10.61519 45.61335

15

15

3.218875825

225

10.36116 48.28314

16

16

3.198673118

256

10.23151 51.17877

17

17

3.17805383

289

10.10003 54.02692

18

18

3.135494216

324

9.831324 56.4389

19

19

3.135494216

361

9.831324 59.57439

20

20

3.091042453

400

9.554543 61.82085

210

66.89399013

2870

224.2265 684.4451

Mencari m
=
= -0.02698

XY

10.66604

=
Sy = 0.01091
= 0.01091

= 0.000423

m m = (-0.026980.000423)
= (-0.026980.000423)/menit

3.2)

Percobaan dengan gelas beker 250ml, volume 100ml


Suhu awal = 72C

No

t (menit) (x)

ln(T-T) (y)

XY

3.688879454

13.60783 3.688879

3.663561646

13.42168 7.327123

3.610917913

13.03873 10.83275

3.555348061

16

12.6405

3.526360525

25

12.43522 17.6318

3.496507561

36

12.22557 20.97905

3.465735903

49

12.01133 24.26015

3.433987204

64

11.79227 27.4719

3.401197382

81

11.56814 30.61078

10

10

3.36729583

100

11.33868 33.67296

11

11

3.33220451

121

11.10359 36.65425

12

12

3.314186005

144

10.98383 39.77023

13

13

3.295836866

169

10.86254 42.84588

14.22139

14

14

3.258096538

196

10.61519 45.61335

15

15

3.238678452

225

10.48904 48.58018

16

16

3.198673118

256

10.23151 51.17877

17

17

3.17805383

289

10.10003 54.02692

18

18

3.135494216

324

9.831324 56.4389

19

19

3.135494216

361

9.831324 59.57439

20

20

3.113515309

400

9.693978 62.27031

210

67.41002454

2870

227.8223 687.6499

Mencari m
=

= -0.030309

=
Sy = 0.0180155

= 0.0007
m m = (-0.0303090.0007)
= (-0.0303090.0007)/menit

3.3)

Percobaan dengan gelas beker 600ml, volume 100ml


Suhu awal = 60C

No

t (menit) (x)

ln(T-T) (y)

XY

3.36729583

11.33868 3.367296

3.295836866

10.86254 6.591674

3.258096538

10.61519 9.77429

3.218875825

16

10.36116 12.8755

3.17805383

25

10.10003 15.89027

3.135494216

36

9.831324 18.81297

3.091042453

49

9.554543 21.6373

3.044522438

64

9.269117 24.35618

2.995732274

81

8.974412 26.96159

10

10

2.944438979

100

8.669721 29.44439

11

11

2.917770732

121

8.513386 32.09548

12

12

2.890371758

144

8.354249 34.68446

13

13

2.833213344

169

8.027098 36.83177

14

14

2.803360381

196

7.858829 39.24705

15

15

2.772588722

225

7.687248 41.58883

16

16

2.708050201

256

7.333536 43.3288

17

17

2.674148649

289

7.151071 45.46053

18

18

2.63905733

324

6.964624 47.50303

19

19

2.63905733

361

6.964624 50.14209

20

20

2.564949357

400

6.578965 51.29899

210

58.97195705

2870

175.0103 591.8925

Mencari m
=

= -0.041072

=
Sy = 0.0148201

= 0.000575
m m = (-0.0410720.000575)
= (-0.0410720.000575)/menit
3.4)

Percobaan dengan gelas beker 600ml, volume 100ml


Suhu awal = 63C

No

t (menit) (x)

ln(T-T) (y)

XY

3.465735903

12.01133 3.465736

3.401197382

11.56814 6.802395

3.36729583

11.33868 10.10189

3.33220451

16

11.10359 13.32882

3.277144733

25

10.73968 16.38572

3.218875825

36

10.36116 19.31325

3.17805383

49

10.10003 22.24638

3.17805383

64

10.10003 25.42443

3.113515309

81

9.693978 28.02164

10

10

3.091042453

100

9.554543 30.91042

11

11

3.044522438

121

9.269117 33.48975

12

12

2.995732274

144

8.974412 35.94879

13

13

2.970414466

169

8.823362 38.61539

14

14

2.944438979

196

8.669721 41.22215

15

15

2.890371758

225

8.354249 43.35558

16

16

2.890371758

256

8.354249 46.24595

17

17

2.833213344

289

8.027098 48.16463

18

18

2.833213344

324

8.027098 50.99784

19

19

2.772588722

361

7.687248 52.67919

20

20

2.772588722

400

7.687248 55.45177

210

61.57057541

2870

190.445

622.1717

Mencari m
=

= -0.03657

=
Sy = 0.0221042

= 0.000857
m m = (-0.03657= 0.000857)
= (-0.03657= 0.000857)/menit
3.5)

Percobaan dengan gelas beker 600ml, volume 200ml


Suhu awal = 70C

No

t (menit) (x)

ln(T-T) (y)

XY

3.663561646

13.421684 3.663562

3.63758616

13.232033 7.275172

3.610917913

13.038728 10.83275

3.583518938

16

12.841608 14.33408

3.540959324

25

12.538393 17.7048

3.511545439

36

12.330951 21.06927

3.496507561

49

12.225565 24.47555

3.465735903

64

12.011325 27.72589

3.433987204

81

11.792268 30.90588

10

10

3.417726684

100

11.680856 34.17727

11

11

3.401197382

121

11.568144 37.41317

12

12

3.36729583

144

11.338681 40.40755

13

13

3.33220451

169

11.103587 43.31866

14

14

3.33220451

196

11.103587 46.65086

15

15

3.295836866

225

10.862541 49.43755

16

16

3.277144733

256

10.739678 52.43432

17

17

3.258096538

289

10.615193 55.38764

18

18

3.218875825

324

10.361162 57.93976

19

19

3.218875825

361

10.361162 61.15864

20

20

3.17805383

400

10.100026 63.56108

210

68.24183262

2870

233.26717 699.8735

Mencari m
=

= -0.025061

=
Sy = 0.0108483

= 0.000421

m m = (-0.0250610.000421)
= (-0.0250610.000421)/menit
3.6)

Percobaan dengan gelas beker 600ml, volume 300ml


Suhu awal =73C

No

t (menit) (x)

ln(T-T) (y)

3.737669618

13.97017 3.73767

3.713572067

13.79062 7.427144

3.676300672

13.51519 11.0289

3.663561646

16

13.42168 14.65425

3.63758616

25

13.23203 18.18793

3.624340933

36

13.13585 21.74605

3.597312261

49

12.94066 25.18119

3.583518938

64

12.84161 28.66815

3.555348061

81

12.6405

10

10

3.540959324

100

12.53839 35.40959

11

11

3.526360525

121

12.43522 38.78997

12

12

3.496507561

144

12.22557 41.95809

13

13

3.481240089

169

12.11903 45.25612

14

14

3.465735903

196

12.01133 48.5203

15

15

3.449987546

225

11.90241 51.74981

16

16

3.433987204

256

11.79227 54.9438

17

17

3.417726684

289

11.68086 58.10135

18

18

3.401197382

324

11.56814 61.22155

19

19

3.36729583

361

11.33868 63.97862

20

20

3.36729583

400

11.33868 67.34592

210

70.73750423

2870

250.4389 729.9045

Mencari m
=
= -0.019307

XY

31.99813

=
Sy = 0.008397667

= 0.000326
m m = (-0.0193070.000326)
= (-0.0193070.000326)/menit

VI.

PEMBAHASAN
Pada praktikum pendinginan air ini, praktikan melakukan 2 macam
percobaan. Percobaan pertama adalah pendinginan air pada 3 buah gelas
dengan ukuran berbeda, volume air sama. Percobaan kedua adalah
pendinginan air pada 3 buah gelas dengan ukuran sama, volume air berbeda.
Percobaan dilakukan dengan mengukur dan mencatat penurunan suhu setiap
menit selama 20 menit (20 kali pengambilan data).
Metode yang dipakai dalam praktikum ini adalah metode grafik dan
metode regresi linear. Pada metode grafik sumbu X adalah waktu (t) dalam
satuan menit, dan pada sumbu Y adalah ln (Tt To) (Tt adalah suhu air tiap
menit, sedangkan To adalah suhu lingkungan).
Pada metode regresi linear akan dicari konstanta pendinginan air, yakni
= m m.
Dan dari perhitungan yang telah dilakukan, diperoleh hasil konstanta
pendinginan air sebagai berikut :
Percobaan dengan gelas ukur berbeda, volume sama
1. Percobaan dengan gelas beker 100ml, volume 100ml

= (-0.026980.000423)/menit
2. Percobaan dengan gelas beker 250ml, volume 100ml
= (-0.0303090.0007)/menit
3. Percobaan dengan gelas beker 600ml, volume 100ml
= (-0.0410720.000575)/menit
Percobaan dengan gelas ukur sama, volume berbeda
4. Percobaan dengan gelas beker 600ml, volume 100ml
= (-0.03657= 0.000857)/menit
5. Percobaan dengan gelas beker 600ml, volume 200ml
= (-0.0250610.000421)/menit
6. Percobaan dengan gelas beker 600ml, volume 300ml
= (-0.0193070.000326)/menit
Dari nilai tersebut, kita bisa mengetahui bahwa apabila luas
permukaan wadah semakin besar, maka konstanta pendinginan air juga
akan semakin besar. Dan sebaliknya apabila luas permukaan wadah
semakin kecil, maka konstanta pendinginan air juga akan semakin kecil.
Semakin besar volume air, maka konstanta pendinginan akan semakin
kecil. Dan semakin kecil volume air, maka konstanta pendinginan akan
semakin besar.
Jadi dapat disimpulkan bahwa semakin luas permukaan wadah, maka
penurunan suhu akan semakin cepat. Dan semakin kecil luas permukaan
wadah, maka penurunan suhu akan semakin lama.
Semakin besar volume air yang dimasukkan, maka penurunan suhu
akan semakin lama. Dan semakin kecil volume air, maka penurunan suhu
akan semakin cepat.
Dan dari hal-hal itu dapat diketahui bahwa factor-faktor yang
mempengaruhi proses pendinginan air adalah volume air dan luas
permukaan wadah. Selain itu suhu lingkungan juga turut berpengaruh
dalam proses pendinginan air.
Dalam grafik yang praktikan sajikan, terdapat ketidakcocokan dengan
dasar teori yang ada pada grafik no I. Seharusnya grafik b berada di
bawah grafik a. Hal itu mungkin disebabkan oleh beberapa hal, yakni
diantaranya karena tidak telitinya praktikan dalam mengamati suhu di
thermometer, sehingga data yang diperoleh kurang akurat. Selain itu

mungkin juga dikarenakan ketika menutup wadah, suhu tidak segera


diamati, sehingga Tto atau suhu awal tidak akurat.
VII.

KESIMPULAN
1. Konstanta pendinginan air pada tiap percobaan adalah :
Percobaan dengan gelas ukur berbeda, volume sama
a. Percobaan dengan gelas beker 100ml, volume 100ml
= (-0.026980.000423)/menit
b. Percobaan dengan gelas beker 250ml, volume 100ml
= (-0.0303090.0007)/menit
c. Percobaan dengan gelas beker 600ml, volume 100ml
= (-0.0410720.000575)/menit
Percobaan dengan gelas ukur sama, volume berbeda
d. Percobaan dengan gelas beker 600ml, volume 100ml
= (-0.03657= 0.000857)/menit
e. Percobaan dengan gelas beker 600ml, volume 200ml
= (-0.0250610.000421)/menit
f. Percobaan dengan gelas beker 600ml, volume 300ml
= (-0.0193070.000326)/menit
2. Luas permukaan berbanding lurus dengan konstanta pendinginan air.
(Semakin besar luas permukaan wadah, maka konstanta pendinginan juga
akan semakin besar).
3. Volume berbanding terbalik dengan konstanta pendinginan. (Semakin
besar volume air dalam wadah, maka konstanta pendinginan air akan
semakin kecil).
4. Semakin besar luas permukaan wadah, maka penurunan suhu akan
semakin cepat.
5. Semakin besar volume air dalam wadah, maka penurunan suhu akan
semakin lama.
6. Faktor-faktor yang mempengaruhi proses pendinginan air adalah volume
air, luas permukaan wadah, dan juga suhu lingkungan.

VIII.

REFERENSI
Staf Laboratorium Fisika Dasar 2012. Panduan Praktikum Fisika
Dasar. Yogyakarta : Laboratorium Fisika Dasar UGM.

Yogyakarta, 26 November 2012


Asisten

Praktikan,

Kurniawan Pratama A