P. 1
MODUL 2 MASYARAKAT PEDESAAN 1

MODUL 2 MASYARAKAT PEDESAAN 1

|Views: 5,067|Likes:
Dipublikasikan oleh manajemen agribisnis
ambil manfaatnya
ambil manfaatnya

More info:

Published by: manajemen agribisnis on Nov 06, 2009
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPT, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/23/2013

pdf

text

original

……jika definisi masyarakat di atas kita

jika definisi masyarakat di atas kita
kaitkan dengan tugas 1 (perbedaan

kaitkan dengan tugas 1 (perbedaan
pedesaan dengan perkotaan) pada modul

pedesaan dengan perkotaan) pada modul
1, maka apa perbedaan masyarakat

1, maka apa perbedaan masyarakat
pedesaan dengan masyarakat perkotaan?

pedesaan dengan masyarakat perkotaan?

……masyarakat

masyarakat

……kebudayaan

kebudayaan

….struktur
kebudayaan

….struktur
kebudayaan

tujuan
(goal)

tujuan
(goal)

tata nilai
(value system)

tata nilai
(value system)

norma
(norm)

norma
(norm)

sanksi
(sanction)

sanksi
(sanction)

- pranata (pattern behaviour)
- hasil karya, cipta, rasa

karsa

- pranata (pattern behaviour)
- hasil karya, cipta, rasa

karsa

sesuatu yang
hendak dicapai
masyarakat
(integrasi sosial)
dan keseimbangan

sesuatu yang
hendak dicapai
masyarakat
(integrasi sosial)
dan keseimbangan

segala sesuatu yg
oleh masyarakat
dipandang: baik-
buruk, mulia-hina,
dsb

segala sesuatu yg
oleh masyarakat
dipandang: baik-
buruk, mulia-hina,
dsb

aturan sosial yang
dikenakan pada
perilaku di
masyarakat: mana
yang boleh-dilarang

aturan sosial yang
dikenakan pada
perilaku di
masyarakat: mana
yang boleh-dilarang

suatu stimuli tuk
melakukan atau
tidak suatu tingkah
laku sesuai dgn
norma-norma

suatu stimuli tuk
melakukan atau
tidak suatu tingkah
laku sesuai dgn
norma-norma

internalisasi

internalisasi

overt culture

overt culture

covert culture

covert culture

……kebudayaan

kebudayaan

………………

………………kebudayaan (
kebudayaan (culture

culture) ----

) ----buddhayah
buddhayah
(budi atau akal)…….
(budi atau akal)…….
……menurut Tylor (1871): Suatu keseluruhan kompleks yang meliputi

menurut Tylor (1871): Suatu keseluruhan kompleks yang meliputi
pengetahuan, kepercayaan, seni, kesusilaan, hukum, adat istiadat,

pengetahuan, kepercayaan, seni, kesusilaan, hukum, adat istiadat,
serta kesanggupan dan kebiasaan lainnya yang dipelajari oleh manusia

serta kesanggupan dan kebiasaan lainnya yang dipelajari oleh manusia
sebagai anggota masyarakat.

sebagai anggota masyarakat.

……menurut Ralph Linton (1940) :

menurut Ralph Linton (1940) : The patterns of learned behaviour and
The patterns of learned behaviour and
products of behaviour shared by the members of a society and

products of behaviour shared by the members of a society and
transmitted among them

transmitted among them

…….menurut Herskovits (1955) : Bagian dari lingkungan hidup yang

.menurut Herskovits (1955) : Bagian dari lingkungan hidup yang
diciptakan oleh manusia.

diciptakan oleh manusia.
…….menurut Kroeber dan Kluckhohn (1952) : Pola, eksplisit dan implisit,

.menurut Kroeber dan Kluckhohn (1952) : Pola, eksplisit dan implisit,
tentang dan untuk perilaku yang dipelajari dan diwariskan melalui

tentang dan untuk perilaku yang dipelajari dan diwariskan melalui
simbol-simbol yang merupakan prestasi khas manusia, termasuk

simbol-simbol yang merupakan prestasi khas manusia, termasuk
perwujudannya dalam benda-benda budaya.

perwujudannya dalam benda-benda budaya.
…….menurut Selo Soemardjan : Hasil cipta karya dan rasa manusia.

.menurut Selo Soemardjan : Hasil cipta karya dan rasa manusia.

...menurut Rusidi: Kebudayaan adalah setiap tingkah laku, setiap

...menurut Rusidi: Kebudayaan adalah setiap tingkah laku, setiap
perbuatan dan hasil perbuatan, setiap yang dirasakan dan dipikirkan

perbuatan dan hasil perbuatan, setiap yang dirasakan dan dipikirkan
orang sebagai mahluk sosial.

orang sebagai mahluk sosial.
...menurut Koentjaraningrat (1990): Adalah keseluruhan system

...menurut Koentjaraningrat (1990): Adalah keseluruhan system
gagasan, tindakan dan hasil karya manusia dalam rangka kehidupan

gagasan, tindakan dan hasil karya manusia dalam rangka kehidupan
masyarakat yang dijadikan milik diri manusia dengan belajar.

masyarakat yang dijadikan milik diri manusia dengan belajar.

.....dari ungkapan definisi diatas hampir seluruh tindakan manusia

.....dari ungkapan definisi diatas hampir seluruh tindakan manusia
adalah kebudayaan, karena hanya sedikit tindakan manusia yang

adalah kebudayaan, karena hanya sedikit tindakan manusia yang
tidak perlu dibiasakan dengan belajar, yaitu tindakan naluri, reflek,

tidak perlu dibiasakan dengan belajar, yaitu tindakan naluri, reflek,
proses psikologi atau tindakan sedang membabi buta.

proses psikologi atau tindakan sedang membabi buta.

...manusia tidak lepas dari kebutuhan dan keinginan, untuk

...manusia tidak lepas dari kebutuhan dan keinginan, untuk
memenuhinya memerlukan pemecahan dan penyelesaian

memenuhinya memerlukan pemecahan dan penyelesaian
terbentuklah kebudayaan, dengan lain perkataan kebudayaan

terbentuklah kebudayaan, dengan lain perkataan kebudayaan
merupakan alat pemuasan kebutuhan manusia, baik jasmaniah

merupakan alat pemuasan kebutuhan manusia, baik jasmaniah
ataupun rohaniah.

ataupun rohaniah.

...Honigman: Membedakan adanya 3 gejala kebudayaan yaitu :

...Honigman: Membedakan adanya 3 gejala kebudayaan yaitu : (1) Ideas,
(1) Ideas,
(2) Activities dan (3) Artifacts

(2) Activities dan (3) Artifacts

……kebudayaan

kebudayaan

CIPTA

Kemampuan mental/
berpikir ; menganalisis
ilmu pengetahuan

RASA

Nilai-nilai
kemasyarakatan/ niliai-
nilai soaial, falsafah
hidup, paradigma

KARYA

Menciptakan teknologi
yang diperlukan manusia
untuk menguasai dan
memanfaatkannya

Covert/
Immaterial
Culture

Karsa/
Kegunaan
Culture

Overt/
Material
Culture

……kebudayaan

kebudayaan

….tujuh (7) unsur kebudayaan yang universal:
(1) Bahasa; (2) Sistem pengetahuan; (3) Organisasi sosial;
(4) Sistem peralatan hidup dan teknologi; (5) Sistem mata
pencaharian;
(6) Sistem religi; dan (7) Kesenian

Gambar:

Gambar:
kerangka

kerangka
kebudayaan

kebudayaan

……kebudayaan

kebudayaan

Keterangan:
…sistem
budaya..
…sistem
sosial..
…kebudayaan
fisik..

..organisasi
sosial

..sistem
pengetahuan

..siste

m

e
k
o
n
o
m
i

ke

se

h

a

ta

n

..sistem
teknologi

bahasa

…religi

unsur-unsur
kebudayaan…

……kebudayaan

kebudayaan

……sistem norma atau kontrol sosial…

sistem norma atau kontrol sosial…

Usage/Cara:

Usage/Cara:

…….bersifat individual

.bersifat individual
…….mendominasi hubungan antar

.mendominasi hubungan antar
individu dalam masyarakat

individu dalam masyarakat
……..contoh : cara makan

..contoh : cara makan
…….sanksi ringan

.sanksi ringan

Custom/Adat Istiadat:

Custom/Adat Istiadat:

......tata kelakuan yang relatif

......tata kelakuan yang relatif
mapan karena terintegrasi secara

mapan karena terintegrasi secara
kuat dengan pola-pola interaksi

kuat dengan pola-pola interaksi
(integrasi dan solidaritas)

(integrasi dan solidaritas)
......contoh : adat orang Bugis,

......contoh : adat orang Bugis,
Bali, Batak, Sunda dsb

Bali, Batak, Sunda dsb

Folkways/Kebiasaan:

Folkways/Kebiasaan:

……..cara berperilaku yang diakui dan

..cara berperilaku yang diakui dan
diterima di masyarakat

diterima di masyarakat
…….perbuatan yang diulang-ulang

.perbuatan yang diulang-ulang
dalam bentuk yang sama sebagai

dalam bentuk yang sama sebagai
konsekuensi logis dari relatif

konsekuensi logis dari relatif
banyaknya orang yang

banyaknya orang yang
menerima/mengakuinya

menerima/mengakuinya
……..contoh : Memberi hormat kepada

..contoh : Memberi hormat kepada
orang yang lebih tua

orang yang lebih tua

Mores/Tata

Mores/Tata
laku/Kelakuan:

laku/Kelakuan:

……..perilaku yang berorientasi

..perilaku yang berorientasi
kepada tuntunan ajaran moral dan

kepada tuntunan ajaran moral dan
etika

etika
......memberi batasan salah dan

......memberi batasan salah dan
benar, moral dan amoral tanpa

benar, moral dan amoral tanpa
harus bertanya kenapa

harus bertanya kenapa
……..contoh : loyal pada negara,

..contoh : loyal pada negara,
monogami, incest dsb

monogami, incest dsb

….tingkatan-tingkatan pola tingkah laku….

masyarakat

masyarakat

komunitas

komunitas

kelompok

kelompok

individu

individu

mores

(hukum formal)

mores

(hukum formal)

komunitas

komunitas

kelompok

kelompok

individu

individu

custom

(adat istiadat)

custom

(adat istiadat)

kelompok

kelompok

individu

individu

habit

(kebiasaan)

habit

(kebiasaan)

individu

individu

usage

(tata cara)

usage

(tata cara)

……kebudayaan

kebudayaan

……kebudayaan

kebudayaan

...masalah dasar

...masalah dasar
dalam hidup…

dalam hidup…

…….orientasi nilai budaya….

.orientasi nilai budaya….

……hakekat hidup…

hakekat hidup…
(HK)

(HK)

……hidup itu buruk

hidup itu buruk

……hidup itu baik

hidup itu baik

……hidup itu buruk,

hidup itu buruk,
tetapi manusia

tetapi manusia
wajib beriktiar

wajib beriktiar
supaya baik

supaya baik

……hakekat karya…

hakekat karya…
(MK)

(MK)

……karya itu untuk nafkah

karya itu untuk nafkah
hidup

hidup

……karya itu untuk

karya itu untuk
kedudukan,

kedudukan,
kehormatan

kehormatan

……karya itu untuk

karya itu untuk
menambah karya

menambah karya

……persepsi manusia

persepsi manusia
tentang waktu…

tentang waktu…
(MW)

(MW)

……orientasi ke masa kini

orientasi ke masa kini…….orientasi ke masa
.orientasi ke masa
lalu

lalu

……orientasi ke

orientasi ke
masa depan

masa depan

……pandangan

pandangan
manusia terhadap

manusia terhadap
alam…

alam…
(MA)

(MA)

…….manusia tunduk

.manusia tunduk
kepada alam yang

kepada alam yang
dahsyat

dahsyat

……manusia berusaha

manusia berusaha
menjaga

menjaga
keselarasan dengan

keselarasan dengan
alam

alam

……manusia

manusia
berhasrat

berhasrat
menguasai alam

menguasai alam

……hakekat

hakekat
hubungan antara

hubungan antara
manusia dengan

manusia dengan
sesamanya..

sesamanya..
(MM)

(MM)

..orientasi kolatoral

..orientasi kolatoral
(horizontal), rasa

(horizontal), rasa
ketergantungan kepada

ketergantungan kepada
sesamanya (gotong

sesamanya (gotong
royong)

royong)

……orientasi vertikal,

orientasi vertikal,
rasa ketergantungan

rasa ketergantungan
kepada tokoh-tokoh

kepada tokoh-tokoh
atasan dan

atasan dan
berpangkat

berpangkat

……individualisme

individualisme
menilai tinggi

menilai tinggi
usaha atas

usaha atas
kekuatan sendiri

kekuatan sendiri

…lima masalah dasar dalam hidup yang menentukan orientasi nilai
budaya manusia
(C. Kluckhohn, 1961)…

……pertanyaan 3:

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->