Anda di halaman 1dari 30

Kode FIS.

21
Listrik Dinamis
BAGIAN PROYEK PENGEMBANGAN KRIKLM
DIREK!ORA! PENDIDIKAN MENENGA" KE#RAN
DIREK!ORA! #ENDERAL PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGA"
DEPAR!EMEN PENDIDIKAN NASIONAL
2$$%
Kode FIS.21
Listrik Dinamis
Pen&'s'n
TIM MGMP FISIKA
SMK NEGERI 2 PALEMBANG
Editor
Drs. Munasir, MSi.
BAGIAN PROYEK PENGEMBANGAN KRIKLM
DIREK!ORA! PENDIDIKAN MENENGA" KE#RAN
DIREK!ORA! #ENDERAL PENDIDIKAN DASAR DAN MENEGA"
DEPAR!EMEN PENDIDIKAN NASIONAL
2$$%
Kata Pen(antar
Puji syukur kami panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa
atas karunia dan hidayah-Nya, kami dapat menyusun bahan ajar modul
manual untuk SM !idang "dapti#, yakni mata-pelajaran $isika, imia
dan Matematika% Modul yang disusun ini menggunakan pendekatan
pembelajaran berdasarkan kompetensi, sebagai konsekuensi logis dari
urikulum SM Edisi &''( yang menggunakan pendekatan kompetensi
)*!T+ *ompeten,y !ased Training-%
Sumber dan bahan ajar pokok urikulum SM Edisi &''( adalah
modul, baik modul manual maupun interakti# dengan menga,u pada
Standar ompetensi Nasional )SN- atau standarisasi pada dunia kerja
dan industri% Dengan modul ini, diharapkan digunakan sebagai sumber
belajar pokok oleh peserta diklat untuk men,apai kompetensi kerja
standar yang diharapkan dunia kerja dan industri%
Modul ini disusun melalui beberapa tahapan proses, yakni mulai
dari penyiapan materi modul, penyusunan naskah se,ara tertulis,
kemudian disetting dengan bantuan alat-alat komputer, serta di.alidasi
dan diuji,obakan empirik se,ara terbatas% /alidasi dilakukan dengan
teknik telaah ahli )e0pertjudgment-, sementara uji,oba empirik
dilakukan pada beberapa peserta diklat SM% 1arapannya, modul yang
telah disusun ini merupakan bahan dan sumber belajar yang berbobot
untuk membekali peserta diklat kompetensi kerja yang diharapkan%
Namun demikian, karena dinamika perubahan sain dan teknologi di
industri begitu ,epat terjadi, maka modul ini masih akan selalu
dimintakan masukan untuk bahan perbaikan atau dire.isi agar supaya
selalu rele.an dengan kondisi lapangan%
Pekerjaan berat ini dapat terselesaikan, tentu dengan banyaknya
dukungan dan bantuan dari berbagai pihak yang perlu diberikan
penghargaan dan u,apan terima kasih% 2leh karena itu, dalam
kesempatan ini tidak berlebihan bilamana disampaikan rasa terima
kasih dan penghargaan yang sebesar-besarnya kepada berbagai pihak,
terutama tim penyusun modul )penulis, editor, tenaga komputerisasi
modul, tenaga ahli desain gra#is- atas dedikasi, pengorbanan 3aktu,
tenaga, dan pikiran untuk menyelesaikan penyusunan modul ini%
ami mengharapkan saran dan kritik dari para pakar di bidang
psikologi, praktisi dunia usaha dan industri, dan pakar akademik
sebagai bahan untuk melakukan peningkatan kualitas modul%
Diharapkan para pemakai berpegang pada a4as keterlaksanaan,
kesesuaian dan #leksibilitas, dengan menga,u pada perkembangan
5PTE pada dunia usaha dan industri dan potensi SM dan dukungan
dunia usaha industri dalam rangka membekali kompetensi yang
terstandar pada peserta diklat%
Demikian, semoga modul ini dapat berman#aat bagi kita semua,
khususnya peserta diklat SM !idang "dapti# untuk mata-pelajaran
Matematika, $isika, imia, atau praktisi yang sedang mengembangkan
modul pembelajaran untuk SM%
6akarta, Desember &''(
a%n% Direktur 6enderal Pendidikan
Dasar dan Menengah
Direktur Pendidikan Menengah ejuruan,
Dr% 5r% 7atot 1ari Prio3irjanto, M%S,%
N5P 89' :;< =8(
Kata Pen(antar
Modul listrik dinamis merupakan salah satu diantara modul
modul pembelajaran di Sekolah Menengah ejuruan% Modul ini
diharapkan dapat menjadi sumber belajar serta dapat dijadikan
pedoman dalam melakukan kegiatan pembelajaran%
!agi Sekolah Menengah ejuruan modul pembelajaran dapat
dianggap sebagai media in#ormasi yang sangat e#ekti#, karena isi yang
,ukup padat, singkat , lengkap dan diusahakan ,ukup mudah dipahami
oleh sis3a, sehingga dapat menunjang proses pembelajaran yang tepat
guna dan dapat men,apai tujuan yang diharapkan%
Dalam modul ini akan dipelajari konsep arus listrik searah,
tegangan listrik searah, 1ukum 2hm, 1ukum ir,hho## 5 dan 55, daya
listrik, energi listrik, alat-alat ukur listrik dan sumber arus searah% Dan
bebarapa tambahan materi pengayaan dalam menerapkan 1ukum 2hm
dan ir,hho## dalam kehidupan sehari-hari% Dalam modul ini juga
dilengkapi soal-soal sebagai alat untuk mengukur tingkat pemahaman
anda terhadap konsep yang disajikan dalam modul%
Penulis menyadari bah3a penyajian materi dalam modul ini
masih jauh dari sempurna, baik dari segi kualitas isi dan tampilannya%
2leh karenanya penulis berharap masukan-masukan yang konstrukti#
dari para pemba,a demi kesempurnaan modul ini% Dan atas
perhatiannya disampaikan banyak terimakasih% Dan akhirnya mudah-
mudahan tulisan ini berman#aat%
Surabaya, Desember &''(
Penyusun ,
1ainur >asjid ",hmadi
!udi 6atmiko
DAF!AR ISI
1alaman Sampul%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%% i
1alaman $ran,is %%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%% ii
ata Pengantar %%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%% iii
ata Pengantar %%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%% .
Da#tar 5si%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%% .i
Peta edudukan Modul %%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%% .iii
Da#tar 6udul Modul %%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%% i0
7losary %%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%% 0
I. PENDA"LAN
a% Deskripsi%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%% 8
b% Prasarat %%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%% 8
,% Petunjuk Penggunaan Modul%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%% 8
d% Tujuan "khir %%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%% &
e% ompetensi%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%% 9
#% *ek emampuan %%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%% (
II. PEMELA#ARAN
A. Ren)ana Be*a+ar Peserta Dik*at %%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%% :
B. Ke(iatan Be*a+ar
8% egiatan !elajar %%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%% ;
a% Tujuan egiatan Pemelajaran %%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%% ;
b% ?raian Materi %%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%% ;
,% >angkuman%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%% 8@
d% Tugas %%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%% &'
e% Tes $ormati# %%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%% &&
#% un,i 6a3aban%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%% &(
g% Lembar erja %%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%% &<
& egiatan !elajar %%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%% &=
a% Tujuan egiatan Pemelajaran %%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%% &=
b% ?raian Materi %%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%% &=
,% >angkuman%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%% 9<
d% Tugas %%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%% 9:
e% Tes $ormati# %%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%% 9=
#% un,i 6a3aban%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%% (8
g% Lembar erja %%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%% (9
III. E,ALASI
"% Tes Tertulis%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%% (8
!% Tes Praktik %%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%% ((
KN-I #A.ABAN
"% Tes Tertulis%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%% (<
!% Lembar Penilaian Tes Praktik %%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%% (:
I,. PEN!P %%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%% <'
DAF!AR PS!AKA %%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%% <8
Peta Ked'd'kan Mod'*
FIS. $1
FIS. $2
FIS. $/
FIS. $% FIS. 1$ FIS. $0
Da1tar #'d'* Mod'*
NO Kode Modul Judul Modul
1 FIS. 01 Sistem Satuan dan Pengukuran
2 FIS. 02 Pemba,aan Masalah Mekanik
3 FIS. 03 Pemba,aan !esaran Listrik
4 FIS. 04 Pengukuran 7aya dan Tekanan
5 FIS. 05 7erak Lurus
6 FIS. 06 7erak Melingkar
7 FIS. 07 1ukum Ne3ton
8 FIS. 08 Momentum dan Tumbukan
9 FIS. 09 ?saha, Energi, dan Daya
10 FIS. 10 Energi inetik dan Energi Potensial
11 FIS. 11 Si#at Mekanik Aat
12 FIS. 12 >otasi dan esetimbangan !enda Tegar
13 FIS. 13 $luida Statis
14 FIS. 14 $luida Dinamis
FIS. $2
FIS. $3
FIS. 11
FIS. 12 FIS. $4
FIS. $5
FIS. 12
FIS. 1%
FIS. 1/
FIS. 14
FIS. 15
FIS. 10
FIS. 13
FIS. 2$
FIS. 21
FIS. 2/
FIS. 22
FIS. 2%
FIS. 22
FIS. 23
FIS. 20 FIS. 25
15 FIS. 15 7etaran dan 7elombang
16 FIS. 16 Suhu dan alor
17 FIS. 17 Termodinamika
18 FIS. 18 Lensa dan *ermin
19 FIS. 19 2ptik dan "plikasinya
20 FIS. 20 Listrik Statis
21 FIS. 21 Listrik Dinamis
22 FIS. 22 "rus !olak-!alik
23 FIS. 23 Trans#ormator
24 FIS. 24 emagnetan dan 5nduksi Elektromagnetik
25 FIS. 25 Semikonduktor
26 FIS. 26 Piranti semikonduktor )Dioda dan Transistor-
27 FIS. 27 >adioakti# dan Sinar atoda
28 FIS. 28 Pengertian dan *ara erja !ahan
G*ossar&
BAB I. PENDA"LAN
A. Deskri6si
IS!ILA" KE!ERANGAN
"rus listrik !anyaknya muatan yang mengalir per satuan
3aktu yang mempunyai satuan "mpere%
Tegangan Perbedaan potensial dua titik pada kutub kutub
rangkaian listrik%
Loop >angkaian listrik tertutup, biasanya pada
rangkaian listrik terdiri dari satu atau lebih
loop%
Daya listrik Merupakan perkalian antara tegangan dan arus
listrik dan mempunyai satuan Batt%
Energi listrik Merupakan bentuk energi yang berasal dari
sumber arus listrik yang besarnya sama
dengan perkalian antara tegangan, kuat arus
dan lamanya arus mengalir%
Elemen Sumber arus listrik searah, misalnya baterai,
a,,u dan elemen /olta%
/oltmeter "lat yang dipergunakan untuk mengukur beda
potensial atau tegangan%
"mperemeter "lat yang digunakan untuk mengukur kuat arus
listrik%
6oule Satuan energi, satuan usaha % 8 6oule C 8 N%
sekon%
Dalam modul ini anda akan mempelajari konsep dasar listrik
searah yang meliputi "rus listrik, tegangan listrik, 1ukum 2hm, 1ukum
ir,hho##, daya listrik, energi listrik dan alat D alat ukur serta beberapa
penerapannya dalam kehidupan sehari-hari%
B. Pras&arat
Sebagai prasyarat atau bekal dasar agar bisa mempelajari modul
ini dengan baik, maka anda diharapkan sudah mempelajari listrik
dinamis dan sumbersumber arus searah%
-. Pet'n+'k Pen(('naan Mod'*
a% Pelajari da#tar isi serta skema kedudukan modul dengan ,ermat
dan teliti karena dalam skema anda dapat melihat posisi modul
yang akan anda pelajari terhadap modul-modul yang lain% "nda
juga akan tahu keterkaitan dan kesinambungan antara modul yang
satu dengan modul yang lain%
b% Perhatikan langkah-langkah dalam melakukan pekerjaan dengan
benar untuk mempermudah dalam memahami suatu proses
pekerjaan, agar diperoleh hasil yang maksimum%
,% Pahami setiap konsep yang disajikan pada uraian materi yang
disajikan pada tiap kegiatan belajar dengan baik, dan ikuti ,ontoh-
,ontoh soal dengan ,ermat%
d% 6a3ablah pertanyaan yang disediakan pada setiap kegiatan belajar
dengan baik dan benar%
e% 6a3ablah dengan benar soal tes #ormati# yang disediakan pada tiap
kegiatan belajar%
#% 6ika terdapat tugas untuk melakukan kegiatan praktek, maka
lakukanlah dengan memba,a petunjuk terlebih dahulu, dan bila
terdapat kesulitan tanyakan pada instrukturEguru%
g% *atatlah semua kesulitan yang anda alami dalam mempelajari
modul ini, dan tanyakan kepada instrukturEguru pada saat kegiatan
tatap muka% !ila perlu ba,alah re#erensi lain yang dapat membantu
anda dalam penguasaan materi yang disajikan dalam modul ini%
D. !'+'an Ak7ir
Setelah mempelajari modul ini diharapkan anda dapat +
Memahami konsep kuat arus listrik searah dalam rangkaian
tertutup%
1ukum 2hm%
Memahami konsep tegangan listrik searah%
Memahami konsep daya listrik searah%
1ukum 5 ir,hho##%
1ukum 55 ir,hho##%
Memahami konsep mengukur dan menghitung arus dan daya
listrik%
Memahami konsep rangkaian hambatan seri dan paralel%
Memahami konsep rangkaian 6embatan Bheatstone%
E. Kom6etensi
ompetensi + MEN6EL"S"N 2NSEP L5ST>5 D5N"M5S
Program eahlian + Program "dapti#
Mata Diklat-ode + $5S5"-$5S%&8
Durasi Pembelajaran + 8( jam F (< menit
S'8
Kom6etensi
Kriteria
Kiner+a
Lin(k'6
Be*a+ar
Materi Pokok Pem8e*a+aran
Sika6 Pen(eta7'an Keteram6i*an
8% Menjelaskan
konsep listrik
dinamis
Mampu
memahami
kuat arus
dan tegangan
listrik diukur
dengan
tegangan
"mpermerter
dan .oltmeter%
Mampu
memahami kuat
arus
dan daya listrik
dihitung sesuai
dengan
persamaan +
P C /%5
P C DayaListrik%
/ C Tegangan%
5 C uat arus%
"rus
listrik
Daya
listrik%
Teliti
dalam
Mengu
kur arus
Dan
tega
ngan%
Pngertian
arus
listrik%
"rus listrik
dan
daya listrik%
Mengukur
dan
menghitung
arus listrik
serta daya
listrik%
F. -ek Kemam6'an
erjakanlah soal-soal berikut ini, jika anda dapat mengerjakan
sebagian atau semua soal berikut ini, maka anda dapat meminta
langsung kepada instruktur atau guru untuk mengerjakan soal-soal
e.aluasi untuk materi yang telah anda kuasai pada !"! 555%
8% Sebuah lampu dilalui arus listrik ',< "% 1itung jumlah elektron yang
mengalir dalam 8 jam% )muatan satu elektron C -8,: 0 8'-8@ *-
&% Sepotong ka3at tembaga mempunyai hambatan jenis 8,;& 0 8'
-=
ohm meter panjangnya 8'' m penampangnya 9 mm
&
% 1itung
hambatan ka3atG
9% a 5C &" b c d
>
8
C : >
&
C 8' >9 C8<
1itung+
a% 1ambatan pengganti antara titik a dan d
b% /ab dan /ba
,% /ad dan /da
(% Sebuah rangkaian listrik mempunyai sumber tegangan 8& /olt dan
hambatan < . Tentukan kuat arus yang mengalir pada
rangkaian G
<% Suatu amperemeter dapat mengukur kuat arus sampai 8 "% 6ika
amperemeter itu dihubungkan pada baterai 8& /olt yang melalui
lampu yang berhambatan (< dan berdaya ',< 3att% !erapa kuat
arus yang ditunjuk amperemeterH
:% Sebuah hambatan &',' dan sebuah hambatan 9','
dihubungkan seri dan diberikan beda potensial atau tegangan
sebesar &&' /%
a% !erapa hambatan pengganti rangkaianH
b% !erapa arus yang mengalir dalam rangkaianH
,% !erapa tegangan pada tiap-tiap resistorH
d% !erapa tegangan dari dua resistor bersama-samaH
;% Suatu ka3at tembaga panjangnya 8& m dan diameternya 8,< mm,
mempunyai hambatan jenis (,= 0 8'
-=
%m% 1itung hambatan
ka3at tembagaG
=% Tentukan kuat arus pada masing masing ,abang G
E
&
C 8& /
>
8
C (
E
8
C8' /
>& C &
@% Sebuah termometer hambatan yang dibuat dari platina memiliki
hambatan <' pada 8<
'
*% etika di,elup ke dalam suatu bejana
yang mengandung indium yang sedang lebur, hambatannya
bertambah menjadi ;; % Dari in#ormasi ini, tentukan titik lebur
indium% ? C 9,@& 0 8'
-9
)
o
*-
-8
untuk platina%
8'% 7ambarlah diagram rangkaian seri yang memuat baterai (,< /,
resistor, dan ammeter yang menunjuk @' m"% Tulislah besar
resistor% Pilih arah untuk arus kon.ensional dan tunjukkan kutub
positi# baterai%
BAB II. PEMBELA#ARAN
A. Ren)ana Be*a+ar Sis9a
ompetensi + Menginterpretasikan listrik statis dan dinamis
Sub ompetensi + Menjelaskan konsep listrik statis
Tulislah semua jenis kegiatan yang anda lakukan di dalam tabel
kegiatan di ba3ah ini% 6ika ada perubahan dari ren,ana semula, berilah
alasannya kemudian mintalah tanda tangan kepada guru atau instruktur
anda%
#enis
Ke(iatan
!an((a* .akt' !em6at
8e*a+ar
A*asan
Per'8a7an
!anda
!an(an
G'r'
B. Ke(iatan Be*a+ar
1. Ke(iatan Be*a+ar 1
a. !'+'an Ke(iatan Pem8e*a+aran
Memahami konsep arus listrik searah
Memahami konsep tegangan listrik searah
Memahami konsep 1ukum 2hm
Memahami 1ukum 5 ir,hho##
Memahami 1ukum 55 ir,hho##
8. raian Materi
Konse6 ar's *istrik seara7
Pada Modul Listrik Statis yang telah kita pelajari sebelumnya,
dijelaskan bah3a elektron-elektron bergerak atau berpindah dari rambut
ke penggaris plastik sehingga penggaris tersebut bermuatan negatip%
Dapatkah "nda menyalakan lampu pijar dengan menempelkan
penggaris itu ke lampu pijarH Tentunya tidak dapat, karena lampu itu
untuk dapat menyala memerlukan aliran elektron se,ara terus menerus%
?ntuk mengalir dari satu tempat ke tempat lain, elektron membutuhkan
jalan yang tidak putus%
Listrik sangat berpengaruh dalam kehidupan manusia sehari-hari di
seluruh dunia% Sebagian besar dari kita bergantung pada peralatan
listrik untuk membuat hidup kita lebih aman, lebih sehat, lebih mudah,
dan lebih nyaman% Lampu lalu lintas, penerangan listrik, /*D player,
pesa3at T/, tape re,order, dan alat-alat rumah tangga yang lain seperti
ri,e ,ooker, seterika listrik, mesin ,u,i, dan lain sebagainya, merupakan
sebagian ke,il dari peralatan listrik tersebut% Pada modul ini "nda akan
belajar tentang sumber arus listrik dan arus yang ditimbulkannya,
rangkaian listrik, energi dan daya listrik, serta peman#aatan energi listrik
pada kehidupan sehari-hari%
"rus listrik dide#inisikan sebagai jumlah muatan elektron yang
mengalir suatu penghantar per satuan 3aktu%
t
Q
I =
atau I C 5% t JJJJJJJJJJJJJJ%)8%8-
dengan I C jumlah muatan elektron yang mengalir )*oulomb-
t C 3aktu )sekon-
5 C kuat arus )ampere-
Konse6 Resistansi dan "'k'm O7m
Seandainya dua buah konduktor memiliki beda potensial diantara
keduanya, dan "nda menghubungkan konduktor-konduktor tersebut
dengan batang tembaga, maka akan menimbulkan arus yang besar,
namun jika "nda menghubungkannya dengan batang ka,a, maka
hampir tidak ada arus mengalir% Si#at-si#at yang menentukan berapa
arus yang akan mengalir disebut Resistansi. >esistansi )hambatan-
ditentukan dengan jalan memberikan beda potensial diantara dua titik
pada konduktor dan mengukur arusnya% 1ambatan >, dide#inisikan
sebagai rasio atau perbandingan antara beda potensial /, dengan
arus 5,
I
V
R =
JJJJJJJJJJJJJJJJJJJ%% )8%&-
"rus listrik 5 dalam satuan amper, beda potensial / dalam satuan
.olt, dan hambatan > dalam satuan ohm% 1 o7m )atau 8 - adalah
hambatan yang diberikan oleh arus 8 " untuk mengalir, ketika beda
potensial 8 / diberikan diantara ujung-ujung hambatan tersebut%
>angkaian sederhana yang berhubungan dengan hambatan, arus, dan
beda potensial atau te(an(an tampak pada Gam8ar 1% Sebuah baterai
8& / dihubungkan pada lampu pijar yang memiliki hambatan ;,&' %
>angkaian dilengkapi dengan memasang ammeter, dan arus terukur
8,:; "%
5lmu3an 6erman Geor(e Simon O7m menemukan bah3a rasio
atau perbandingan antara beda potensial dengan arus pada konduktor
selalu tetap% 2leh karena itu, hambatan kebanyakan konduktor tidak
berubah ketika besar atau arah potensial yang diberikan pada
konduktor tersebut berubah% "lat yang mempunyai hambatan konstan
dan tidak bergantung pada beda potensial dikatakan taat hukum 2hm%

abel
Gambar 1 Dalam suatu rangkaian yang mempunyai hambatan 3 dan baterai
9 V, mengalir arus sebesar 3 A.
Sebagian besar konduktor logam taat pada 1ukum 2hm, namun
ada beberapa alat penting tidak taat% >adio transistor atau kalkulator
mengandung beberapa piranti seperti transistor dan diode, yang tidak
taat pada hukum 2hm% Lampu pijar memiliki hambatan yang
bergantung pada tegangan dan tidak taat pada hukum 2hm%
abel yang digunakan untuk menghubungkan alat-alat listrik
memiliki hambatan yang ke,il% Satu meter kabel yang khas )typi,al-
digunakan pada laboratorium #isika biasanya memiliki hambatan sekitar
','9 % abel yang digunakan untuk sambungan listrik pada rumah
tangga, biasanya memiliki hambatan yang ke,il yakni ',''( pada
setiap meternya% arena kabel memiliki hambatan ke,il, maka
sepanjang kabel tersebut hampir tidak ada penurunan potensial% ?ntuk
menghasilkan beda potensial, memerlukan resistansi yang besar%
Resistor adalah piranti yang disusun untuk mendapatkan
hambatan yang dikehendaki% >esistor dibuat dari ka3at tipis dan
panjangK gra#itK atau semikonduktor% Selain itu suatu penghantar juga
mempunyai nilai resistansi )hambatan-, resistensi pada penghantar
sebanding dengan panjang ka3at ) L-, sebanding dengan hambat jenis
ka3at )

-, dan berbanding terbalik dengn luas penampang )"-% Se,ara


sistematis dapat dituliskan+
A
L
R =
JJJJJJJJJJJJ% )8%9-
Dengan > C hambatan penghantar )2hm-

C hambatan jenis )ohm meter-


LC panjang penghantar )meter-
" C luas penampang penghantar )m
&
-
Nilai hambatan pada suatu ka3at penghantar juga dipengaruhi suhu%
enaikan suhu mengakibatkan hambatan penghantar se,ara umum
bertambah, hal ini disebabkan bertambahnya suhu mengakibatkan
bertambah besarnya hambatan jenis suatu penghantar%
( ) T
t
+ = . 1
0

JJJJJJJJJJJJJ )8%(-
0
t t T =
JJJJJJJJJJJJJJJJ )8%(-
Dengan t

C hambatan jenis pada suhu t )ohm% Meter-


0

C hambatan jenis pada suhu t


'
)ohm% meter-

C koe#isien suhu )
'
*
-8
-
T C perubahan suhu )
'
*-
Tabel 1
HAMBATAN JENIS DAN KOEFISIEN SUHU (pada 20
0
C)
!ahan 1ambatan 6enis ) m
-
oe#isien Suhu )
'
*
-8
-
Konduktor
Perak
Tembaga
Emas
"luminium
Tungsten
!esi
Platina
>aksa
8,<@ L 8'
-=
8,:= L 8'
-=
&,(( L 8'
-=
&,:< L 8'
-=
<,: L 8'
-=
@,; L 8'
-=
8',: L 8'
-=
@= L 8'
-=
','':8
','':=
',''9(
',''(&@
',''(<
','':<8
',''9@&;
','''@
arena hambatan penghantar berbanding lurus dengan hambatan jenis
sesuai dengan persamaan )9-, maka hambatan ka3at karena
perubahan suhu dapat ditulis sebagai
( ) T R R
t
+ = . 1
0

JJJJJJJJJJJJJ )8%;-
-onto7 Soa* 1
uat arus 8 " mengalir melalui ka3at penghantar% !erapa ,oulomb
banyak muatan listrik yang mengalir pada ka3at dalam 3aktu 8 menit H
Pen&e*esaian
Diketahui + 5 C 8 "
t C :' sekon
Ditanya + I C J H
6a3ab +
I C 5% t
C 8 "% :' sekon
C :' *
-onto7 Soa* 2
Sebuah termometer hambatan yang dibuat dari platina memilikii
hambatan <' pada &'
'
*% etika di,elup ke dalam suatu bejana
yang mengandung indium yang sedang lebur, hambatannya bertambah
menjadi ;:,= % Dari in#ormasi ini, tentukan titik lebur indium%

C
9,@& 0 8'
-9
)
'
*-
-8
untuk platina%
Pen&e*esaian
Diketahui + >o C <' m
to C &'
'
*
>t C ;:,= m

C 9,@& 0 8'
-9
)
'
*-
-8
Ditanyakan+ titik lebur indiumH
6a3ab +
7unakan pesamaan );- dan hitung t, kita dapat
( ) T R R
t
+ = . 1
0

R
t
= R
0
+ R
0
. T .
.
0
0
R
R R
T
t

=
( )
3
10 92 . 3 . 50
50 8 , 76

=
x
T
C
C
x
0
3
137
10 196
8 , 26
=

Sesuai dengan persamaan )8%(-, yakni


0
t t T =
dengan t
'
C &'
'
*
maka
89; C t D &'
t C 89; M &' C 8<;
'
*
Konse6 "'k'm Kir)77o11
Dengan menggunakan hukum 2hm kita dapat menemukan
besarnya arus yang mengalir pada suatu rangkaian gabungan seri-
paralel% Meskipun demikian, kadang-kadang kita menjumpai rangkaian
yang sulit untuk dianalisis% Sebagai suatu ,ontoh, kita tidak dapat
menemukan aliran arus pada setiap bagian rangkaian sederhana
dengan kombinasi hambatan seri dan paralel%
Menghadapi rangkaian yang sulit seperti ini, kita menggunakan
hukum-hukum yang ditemukan oleh 7% >% ir,hho## )8=&(-8==;- pada
pertengahan abad 8@% Terdapat dua hukum ir,hoo##, dan hukum-
hukum ini adalah aplikasi sederhana yang baik sekali dari hukum-
hukum kekekalan muatan dan energi% "'k'm 6ertama Kir)77o11 atau
7'k'm 6ersam8'n(an )jun,tion rule- didasarkan atas hukum
kekekalan muatan, dan kita telah menggunakannya pada kaidah untuk
hambatan hambatan paralel% 1ukum pertama ir,hho## berbunyi+
Pada st!a" t!t!k "rsa#bun$an% &u#'a( s'uru( arus )an$
#asuk "rsa#bun$an (arus sa#a dn$an &u#'a( s'uru( arus )an$
#n!n$$a'kan "rsa#bun$an.
5
&
5
9
5
8
5
(
5
<
Pada titik persambungan dalam 7ambar di atas,
i8 M i& C i9 M i( M i<% JJJJJJJJJJJJJJ%)8%=-
1ukum persambungan ir,hho## didasarkan atas kekekalan muatan%
Muatan-muatan yang masuk persambungan harus sama dengan yang
meninggalkan D tidak ada muatan yang hilang% "'k'm II Kir)77o11
atau kaeda7 *oo6 )loop rule- didasarkan atas kekekalan energi, dan
berbunyi +
*u#'a( t$an$an s"an&an$ &a'ur trtutu" dar! suatu ran$ka!an
(arus sa#a dn$an no'.
?mpamakan kuat arus 5 berasal dari elemen E8, di titik ,abang kuat
arus ini terbagi menjadi i8 dan )i D i8-
Tinjau persamaan hukum 55 ir,hho## pada masing-masing loop%
Loo6 I :*i7at ara7 *oo6 &an( kita 8'at;
E M 5 > C 'JJJJJJJJJJJJJJJJJJJJ%)8%@-
E8 M E& D 5 )r8 M >8- D i8 )>& M r&- C '%JJJJ%%JJ%)8%8'-
Loo6 II :*i7at ara7 *oo6 &an( kita 8'at;
E M 5 > C '
-E& D E9 M i8 )>& M r&- D )i D i8- )r9 M >9- C '%%%%%%%%%%%%%)8%88-
Dari kedua persamaan di atas, kuat arus pada masing-masing ,abang
dapat di,ari%
-onto7 soa* /
1itunglah arus 58, 5&, dan 59 dalam setiap ,abang dari rangkaian pada
7ambar di ba3ah ini%
Pen&e*esaian
ita pilih arah arus sebagaimana ditunjukkan pada gambar di atas. "rus
,enderung untuk bergerak sepanjang jalan dari kutub positip baterai,
kita harapkan 5& dan 59 memiliki arah sebagaimana gambar tersebut%
ita mempunyai tiga harga arus yang tidak kita ketahui, karena itu kita
membutuhkan tiga buah persamaan% Pertama kita aplikasikan hukum
persambungan ir,hho## untuk arus pada titik a, dengan 59 masuk dan 58
dan 5& meninggalkan+
59 C 58 M 5&JJJJJJJJJJJJJJJJJJJJJJJJ)a-
edua, kita aplikasikan hukum kedua ir,hho## pada dua loop, ahd,ba%
Dari a ke h kita mempunyai penurunan potensial /ha C - )58- )9' -%
Dari h ke d tidak ada perubahan potensial, tetapi dari d ke , potensial
meningkat dengan (< /K yaitu /,d C (< /% Dari , ke a potensial menurun
melalui dua hambatan, dengan /a, C - )59- )(' M 8 -% 6adi kita
memiliki +
/ha M /,d M /a, C ' atau
- 9' 58 D (8 59 M (< C 'JJJJJJJJJJJJJJJJJJJ)b-
etiga, kita aplikasikan hukum kedua ir,hho## pada loop ahde#ga )atau
kita juga dapat mengambil loop ab,de#ga-% Sebagaimana ,ara di atas,
maka di sini kita dapatkan /ha C - )58- )9' -, /dh C '% Tetapi ketika kita
mengambil muatan penguji positip dari d ke e sebenarnya ini bergerak
ke atas, berla3anan dengan aliran arus, atau berla3anan dengan arah
arus yang diasumsikan% 6adi /ed C )5&- )&' - memilikii tanda positip%
Dengan ,ara yang sama, /#e C )5&- )8 -% Dari # ke g ada penurunan
potensial sebesar =' / karena muatan penguji positip bergerak dari
kutub baterai berpotensial tinggi ke rendah% 6adi /g# C - =' /%
"khirnya, /ag C ', dan jumlah potensial mengelilingi loop adalah+
- 9' 58 M &8 5& - =' C 'JJJJJJJJJJJJJJJJJJJJJ),-
Dari ketiga persamaan )a-, )b-, dan ),- di atas, dapat kita selesaikan
sebagai berikut%
Dari persamaan ),- kita peroleh+
1
1
2
4 , 1 8 , 3
21
30 80
I
I
I + =
+
= JJJJJJJJJJJJJ%% )d-
Dari persamaan )b- kita dapatkan+
1
1
3
73 , 0 1 , 1
41
30 45
I
I
I =
+
= JJJJJJJJJJJJJ%% )e-
Persamaan-persamaan tersebut kita substitusikan ke dalam persamaan
)a-, kita dapatkan+
58 C 59 - 5& C 8,8 D ',;9 58 D 9,= D 8,( 58
58 C - &,; D &,8 58%
6adi 9,8 58 C - &,;
58 C - ',=; "%
58 sebesar ',=; ", tanda negatip berarti bah3a arah arus sebenarnya
berla3anan dengan arah yang diasumsikan di atas dan ditunjukkan
pada 7ambar di atas% Selanjutnya dari persamaan )d- kita dapatkan+
5& C 9,= M 8,( 58 C &,: ",
Dan dari persamaan )e- kita peroleh+
59 C 8,8 D ',;9 58 C 8,; "%
!andingkan besarnya arus sebelum memasuki rangkaian, jumlah arus
yang mele3ati resistor 8 dan resistor &, dan besarnya arus yang keluar
rangkaian%
-onto7 soa* /
Dari rangkaian ini, tentukan kuat arus yang mengalir pada masing
masing ,abang%
Pen&e*esaian <
1ambatan dalam baterai nol )r C '-
Loop 5 + E8 D i8 % >8 M )i D i8- % ' C '
: D i8 % ( M ' C '
i8 C 8,< "
Loop 55 + -E& M 5 % >& M i8 % >8 C '
-8& M 5 % & M 8,< % ( C '
-8& M &i M : C '
5 C 9 "
6adi )i D i8- C 9" D 8,< "
C 8,<
-onto7 soa* %
Perubahan hambatan listrik karena suhu dapat digunakan untuk
mengukur suhu se,ara tepat% Platina, biasanya digunakan untuk
mengukur suhu dengan tepat karena platina bebas dari pengaruh korosi
dan memiliki titik lebur tinggi% Misalkan, pada suhu &'
o
* hambatan
Nthermometer hambatan platinaO adalah 8:(,& % etika diaplikasikan
pada larutan tertentu, hambatannya adalah 8=;,( % !erapakah suhu
larutan tersebutH
Pen&e*esaian <
arena hambatan > berbanding lurus dengan hambatan jenis

, maka
kombinasi dari kedua persamaan terakhir diperoleh+
> C >' P8 M

)T -T'-Q
dengan >' adalah hambatan pada suhu T' C &'
o
* yang dinyatakan
dalam persamaan >' C
0

LE" dan

adalah tetapan% Dengan


demikian,
( )
C
x
x
C
R
R R
T T
0
3
3
0
0
0
0
36 , 35
8 , 644
10 8 , 22
2 , 164 . 10 927 , 3
2 , 164 4 , 187
20
.
= =

+ =

+ =

Penera6an "'k'm O7m dan Kir)77o11 da*am ke7id'6an


se7ari7ari.
"da tiga buah lampu dengan daya berbeda masing-masing < 3att,
:' 3att, dan 8'' 3att yang dihubungkan dengan sumber daya yang
sama seperti gambar di ba3ah ini. Ternyata lampu < 3att nyalanya
paling terang dibandingkan nyala lampu :' 3att dan 8'' 3att% Mengapa
demikian H Sedangkan apabila lampu dihubungkan paralel, maka nyala
lampu 8'' 3att paling terang dibandingkan keduan lampu lainnya%
Gambar Rangkaian Lampu Seri
Di sini peran 1ukum 2hm dan 1ukum ir,hho## dalam rangkaian seri
dan paralel pada pemasangan lampu% 6aringan lampu dengan
pemasangan paralel digunakan pada jaringan listrik PLN di rumah-
rumah% Mengapa demikianH
). Ran(k'man
8% "rus listrik dide#inisikan sebagai jumlah muatan elektron yang
mengalir suatu penghantar per satuan 3aktu%
t
Q
I =
atau I C 5% t
dengan I C jumlah muatan elektron yang mengalir )*oulomb-
t C 3aktu )sekon-, 5 C kuat arus )ampere-
&% >esistansi )hambatan- ditentukan dengan jalan memberikan beda
potensial diantara dua titik pada konduktor dan mengukur arusnya%
1ambatan >, dide#inisikan sebagai rasio atau perbandingan antara
beda potensial /, dengan arus 5%
9% Pada setiap titik persambungan, jumlah seluruh arus yang masuk
persambungan harus sama dengan jumlah seluruh arus yang
meninggalkan persambungan dikenal dengan 1ukum Pertama
ir,hho##%
(% 6umlah tegangan sepanjang jalur tertutup dari suatu rangkaian harus
sama dengan nol dikenal dengan 1ukum edua ir,hoo##%
<% Suatu penghantar juga mempunyai nilai resistansi )hambatan-,
resistansi pada penghantar sebanding dengan panjang ka3at )l-,
sebanding dengan hambat jenis ka3at )

-, dan berbanding terbalik


dengan luas penampang )"-% Se,ara sistematis dapat dituliskan
A
L
R =
d. !'(as
8% !ayangkan sebuah baterai 8& / dalam sebuah rangkaian yang
dihubungkan dengan dua buah hambatan masing-masing : dan
( yang disusun se,ara seri dan kedua hambatan tersebut
dihubungkan paralel dengan sebuah hambatan 8' %
a% !erapakah besarnya arus yang mele3ati rangkaian tersebutH%
b% !erapakah besarnya arus yang mele3ati hambatan : dan
( H, dan berapa pula yang mele3ati hambatan 8' H
,% !erapakah besarnya beda potensial yang mele3ati hambatan :
H dan berapa pula yang mele3ati hambatan ( H
&% 7ambarlah diagram rangkaian seri, yang di dalamnya memuat
baterai 8& /, ammeter, dan hambatan &' % Tunjukkan nilai yang
diperlihatkan dalam ammeter%
9% 7ambarlah diagram rangkaian seri yang memuat baterai (,< /,
resistor, dan ammeter yang menunjuk @' m"% Tulislah besar resistor%
Pilih arah untuk arus kon.ensional dan tunjukkan kutub positi#
baterai%
(% Tambahkan .oltmeter yang mengukur beda potensial diantara
ujungujung resistor pada soal 8 dan & dan ulangi perintah-
perintahnya%
<% Pada rangkaian di ba3ah ini mempunyai sebuah baterai @,' /
dihubungkan
dengan dua buah resistor, ('' ? dan <'' ? yang disusun se,ara seri,
dengan sebuah pembagi tegangan% !erapakah tegangan pada
hambatan <'' H
:% Perubahan hambatan listrik karena suhu dapat digunakan untuk
mengukur suhu se,ara tepat% Platina, biasanya digunakan untuk
mengukur suhu dengan tepat karena platina bebas dari pengaruh
korosi dan memiliki titik lebur tinggi% Misalkan, pada suhu &8 o*
hambatan Ntermometer hambatan platinaO adalah 8:(? % etika
diaplikasikan pada larutan tertentu, hambatannya adalah 8=; ? %
!erapakah suhu larutan tersebutH
;% "ndaikata anda ingin menghubungkan ampli#ier anda ke speaker
sebagaimana 7ambar di ba3ah ini%
)a- 6ika setiap kabel panjangnya harus &' m, berapakah diameter
kabel tembaga akan anda gunakan agar hambatan setiap
kabelnya kurang dari ',8' ? H
)b- 6ika arus yang mengalir pada setiap speaker adalah (,' ",
berapakah penurunan tegangan dari ujung ke ujung setiap
kabelH
Gambar Hubungan amplifier ke speaker-speaker
e. !es Formati1
8% Dari rangkaian di ba3ah berapa beda potensial antara a dengan bH
&% Tegangan jepit suatu baterai adalah @/ jika mensuplai arus ( " dan
=,< / jika mensuplai arus :"% Tentukan hambatan dalam dan 77L
bateraiG
9% 6ika selama 8 menit terjadi perpindahan muatan listrik sebesar 9'
*, berapakah kuat arus listriknyaH
(% Suatu ka3at tembaga panjangnya 8' m dan diameternya & mm,
mempunyai hambatan jenis (,= 0 8'-= %m% 1itung hambatan
ka3at tembagaG
<% Dua buah penghantar berhambatan &' dan (' disusun
pararel% 6ika ujung-ujung susunan hambatan mempunyai beda
potensial 8& .olt,
Tentukanlah%
a% 1ambatan penggantinya
b% uat arus totalnya
,% uat arus pada masing-masing hambatan
:% 7ambarlah diagram rangkaian seri, yang di dalamnya memuat
baterai 8' /, ammeter, dan hambatan &< % Tunjukkan nilai yang
diperlihatkan dalam ammeter%
;% Pada rangkaian di samping ini mempunyai sebuah baterai 8& /
dihubungkan dengan dua buah resistor, >" C 9'' dan >!C <''
yang disusun se,ara seri, dengan sebuah pembagi tegangan%
!erapakah tegangan pada hambatan <'' H
=% uat arus yang mengalir pada ka3at sebuah lampu pijar ',< "% 6ika
beda potensial pada ujung-ujung ka3at lampu 8' .olt, berapakah
hambatan ka3at lampu H
@% Sebuah baterai dengan 77L 8& .olt akan diberi muatan oleh jala-
jala 88' .olt% !ila hambatan dalam baterai ',:? , maka berapa
banyak resistor ',9? yang harus diserikan dengan baterai agar arus
pengisian baterai <"H
8'% Lampu L8 dan L& masing-masing hambatannya :' ? % Pada saat
saklar S ditutup, berapakah pemba,aan amperemeter " dan
/oltmeter /H
1. K'n)i #a9a8an
8% )6a3aban+ ',<( /olt-
&% )6a3aban+ r C ',&< ? dan E C 8' /olt-
9% )6a3aban+ ',< "-
(% )6a3aban+ ',8&8 ? -
<% )6a3aban+ )a- ('E9 ? )b- ',@ " ),- ( .olt dan = .olt-
:% )6a3aban+ ',( "-
;% )6a3aabn+ ;,< .olt-
=% )6a3aban+ &' ? -
@% )6a3aban+ ( buah resistor-
8'% )6a3aban+ ',8 "K 8' .olt-
G. Lem8ar Ker+a
Ke(iatan 1
Mema7ami tentan( ar's *istrik
Pembuktian adanya arus listrik pada suatu rangkaian
A*at dan Ba7an
Dua buah senter, masing-masing lengkap dengan 9 buah baterai%
Lan(ka7 ker+a
8% Masukkan 9 buah baterai se,ara bergantian pada senter 8
dengan susunan tiap-tiap kepala baterai dimasukkan lebih
dahulu%
&% Masukkan 9 buah baterai lain pada senter &, dengan susunan
sebagaimana pada prosedur 8, namun 8 buah baterai yang
terakhir dimasukkan NdibalikO%
9% 1idupkan kedua senter tersebut se,ara bergantian dengan
menggerakkan saklar pada posisi hidup )on-%
-atatan< disarankan menggunakan baterai yang di sekitar
bagian positi#nya terbuat dari isolator%
Ana*isis
8% Mengapa senter 8 hidup, tetapi senter & tidak hidupH
&% "pabila ketiga baterai pada senter & sekarang dikeluarkan dan
disusun sebagaimana susunan pada prosedur &, kemudian
ujung-ujungnya dihubungkan pada sebuah lampu melalui
kabel, apakah lampu menyalaH Mengapa demikianH