Anda di halaman 1dari 5

INFERENSI LOGIKA

A. Argumen Valid dan Invalid


Argumen adlah rangkaian kalimat-kalimat. Semua kalimat-kalimat
tersebut kecuali yang terakhir disebut Hipotesa (atau asumsi/premise).
Kalimat terakhir disebut Kesimpulan.
Secara umum, hipotesa dan kesimpulan dapat digambarkan sebagai
berikut :
p1 
p2 
 hipotesa
... 
pn 
∴q } kesimpulan
(tanda ∴q dibaca “jadi q”)

Suatu argumen dikatakan valid apabila untuk sembarang pernyataan yang


disubstitusikan ke dalam hipotesa, jika semua hipotesa tersebut benar,
maka kesimpulan juga benar. Sebaliknya meskipun semua hipotesa benar
tetapi ada kesimpulan yang salah, maka argumen tersebut dikatakan
Invalid.
Kalau suatu argumen dan semua hipotesanya bernilai benar, maka
kebenaran nilai konklusi dikatakan sebagai “diinferensikan (diturunkan)
dari kebenaran hipotesa”.
Langkah-langkah untuk mengecek apakah suatu argumen merupakan
kalimat valid atau invalid :
1. Tentukan hipotesa dan kesimpulan kalimat
2. Buat tabel yang menunjukan nilai kebenaran untuk semua hipotesa dan
kesimpulan
3. cari baris kritis, yaitu baris dimana semua hipotesa bernilai benar
4. dalam baris kritis tersebut, jika semua nilai kesimpulan benar, maka
argumen itu valid. Jika di antara baris kritis tersebut ada baris dengan
nilai kesimpulan salah, maka argumen tersebut adalah invalid.
Contoh :
Tentukan apakah argumen di bawah ini valid/invalid
a.
p ∨ (q ∨ r )
¬r
∴ p∨ q

b.
p → (q ∨ ¬ r )
q → ( p ∧ r)
∴ p→ r

Penyelesaian : a.

Baris p q r q∨r p ∨ (q ∨ r ) ¬r p∨q

ke
1 T T T T T F T
2 T T F T T T T
3 T F T T T F T
4 T F F F T T T
5 F T T T T F T
6 F T F T T T T
7 F F T T T F F
8 F F F F F T F

Baris kritis adalah 2, 4, dan 6 (baris yang semua hipotesanya bernilai T,


ditandai dengan arsiran). Pada baris- baris tersebut, kesimpulannya juga
bernilai T. Maka argumen tersebut VALID.
B. Metode – metode inferensi merupakan teknik untuk menurunkan
kesimpulan berdasarkan hipotesa yang ada, tanpa harus menggunakan
tabel kebenaran.
Beberapa metode inferensi untuk menentukan kevalidan adalah sebagai
berikut:
Buktikan kevalidan argumen di bawah ini dengan menggunakan prinsip-
prinsip inferensi logika!
p∧q
( p ∨ q) ⇒ r

∴r

ATURAN BENTUK CONTOH


ARGUMEN
p ⇒q
Modus Ponen Jika hari panas, maka dia memakai topi
p
∴q Hari panas
∴Dia memakai topi
p ⇒q
Modus Tollen Jika hari ini malam minggu, maka Fandi
¬q
∴¬p pergi apel.
Fandi tidak pergi apel.
∴Hari ini bukan malam minggu.
Penambahan p q Toto adalah siswa SMU (Sekolah
∴p ∨q ∴p ∨q
Disjungtif
Menengah Umum
∴Toto adalah siswa sekolah menengah
(SMU atau SMP)
Penyederhanaan p ∧q p ∧q Sely pandai menyanyi dan menari
∴p ∴q
Konjungtif ∴Sely pandai menyanyi
Silogisme p∨q p ∨q Kakak pergi ke rumah kakek atau
Disjungtif ¬p ¬q pacarnya
∴q ∴p Kakak tidak pergi ke rumah kakek
∴Kakak pergi ke rumah pacarnya.
p ⇒q
Silogisme Hipotesis Jika 18486 habis bibagi 18, maka 18486
q ⇒r
∴ p ⇒r habis dibagi 9
Jika 18486 habis dibagi 9, maka jumlah
digit-digitnya habis dibagi 9
∴Jika 18486 habis bibagi 18, maka
jumlah digit-digitnya habis dibagi 9
p ∨q
Dilema Besok saya membeli baju atau sepatu
p ⇒r
q ⇒r
Jika saya membeli baju, maka uang
∴r saya akan habis
Jika saya membeli sepatu, maka uang
saya akan habis
∴Besok uang saya akan habis
Konjungsi p Saya suka apel
q Saya suka jeruk
∴p ∧q ∴Saya suka apel dan jeruk
Penyelesaian:
p∧q hipotesa
∴p penyederhanaan konjungtif

p hasil dari (1)


∴p ∨ q penambahan disjungtif

( p ∨ q) ⇒ r hipotesa
( p ∨ q) hasil dari (2)
∴r Modus Ponen

Terbukti bahwa argumen


p∧q
( p ∨ q) ⇒ r

∴r
Merupakan argumen yang valid

Latihan !

Gunakan prinsip inferensi untuk menurunkan ¬s dari hipotesa – hipotesa :


(s ∨ q) → p
¬a
p →a