Anda di halaman 1dari 14

BAB VI

MASALAH PENJADWALAN
Aktivitas penjadwalan dalam proses produksi, berkaitan dengan
pertanyaan:
- kapan sebuah aktivitas akan/harus dimulai dan diselesaikan ?
- dimana sebuah aktivitas akan dikerjakan ?
- Siapa/bagian apa yang akan mengerjakan aktivitas tersebut ?
Penjadwalan merupakan masalah alokasi sumber daya:
- Waktu
- esin
- S!
- "ahan, dll
A. UNTUK PRODUKSI MASSA
#eknik penjadwalannya : penyeimbang lini $line balan%hing&
'ontoh :
Pekerjaan Pek( Pendahulu Waktu
$menit&
A - )
" A *
' " +
! - ,
- ! +
. - *
/ ',. 01
2 / 3
4 2 5
5*
$#&
2ari kerja 6 +11 hari
7 jam / 571 menit / hari $W8&(
8utput 6 51 unit / hari $9&(
Waktu siklus 6 W8 6 571 6 0* menit /unit
9 51
Bahan Ajar MO_Bab 6 Aris Budi Setyawan 93
Stasiun kerja min 6 9 : # 6 51 : 5* 6 5 $dibulatkan&
W8 571
S#AS4;< 9-=>A 0
S#AS4;< 9-=>A * S9(+ S#A(9-=>A 5
B. UNTUK PRODUKSI ATAS DASAR BATCH
#eknik penjadwalan yang digunakan : =;< 8;# #4- / =8#
#k Persediaan
ROT 6 --------------------------------
=ata? Permintaan
=8# menunjukkan berapa lama suatu produk tertentu akan habis dari
persediaan( Prioritas produksi diberikan kepada item yang memiliki =8# yang
paling ke%il, karena =8# yang ke%il menunjukkan bahwa item tersebut dalam
waktu dekat akan habis paling awal, sehingga perlu segera ditambah(
Produk Persediaan Permint
/mgu
uk( @8# rata? prod
/mgu
Waktu
prod
A
"
'
!
-
511
0(*11
*(011
0(011
0(*11
011
031
+11
*11
*11
311
,31
0(*11
)11
711
0(111
,31
)11
511
711
1,3
0
*
0,3
0
Bahan Ajar MO_Bab 6 Aris Budi Setyawan 94
A
B C
D E F
G H I
Awal periode Akhir mgu ke-1,3 Akhir mgu ke-*
Produk Persed =8# Persed =8# Persed =8#
A
"
'
!
-
511
0(*11
*(011
0(011
0(*11
5
7
,
3,3
)
731
0(0*3
0(A31
0(+11
0(011
7,3
,,3
),3
3
3,3
,11
A11
0(311
0()11
711
,
)
3
7
5
Akhir mgu ke-+ Akhir mgu ke-3 Akhir mgu ke-)
Produk Persed =8# Persed =8# Persed =8#
A
"
'
!
-
)11
,31
0(*11
0(511
0(511
)
3
5
3,3
,
511
531
0(711
,11
0(111
5
+
)
+,3
3
+11
0(131
0(311
311
711
+
,
3
*,3
5
!an seterusnya(
>adi urutannya :
inggu ke
PEMBEBANAN
erupakan penugasan se%ara terpadu, pusat-pusat kerja agar biaya,
waktu kosong, pemenuhan waktu dapat BoptimalC(
Alat bantunya : /A<## '2A=#
'aranya :
a( Penjadwalan maju :
Pekerjaan dimulai seawal mungkin, begitu order diterima
b( Penjadwalan mundur
Pekerjaan / aktivitas akhir dijadwal dulu $kebalikan penjadwalan maju&(
Contoh :
Sebuah perusahaan yang proses produksinya hanya menggunakan satu buah
mesin untuk setiap prosesnya, mendapatkan dua buah order dengan rin%ian
sebagai berikut :
Bahan Ajar MO_Bab 6 Aris Budi Setyawan
1 1,3 * + 3 )
A ! - ' "
95
;rutan
proses
Pekerjan A Pekerjaan "
esin Waktu esin Waktu
0
*
+
A
"
'
*
+
0
A
'
"
+
0
*
AS;S4 : peralatan hanya 0 dengan disiplin .'.S $Dirst %ome Dirst serve& harus
selesai maE( 01 hari(
A. DENGAN PENJADWALAN MAJU
2ari ke 0 * + 5 3 ) , 7 A 01
esin 0 : : : : :
esin * : : : : :
esin + : :
B. DENGAN PENJADWALAN MUNDUR
2ari ke 0 * + 5 3 ) , 7 A 01
esin 0 : : : : :
esin * : : : : :
esin + : :
Apa kesimpulannya ? %oba diskusikan FFFF
PENGURUTAN
asalah pengurutan, berkaitan dengan pertanyaan bagaimana urutan order atau
aktivitas harus mulai dikerjakan(
"eberapa metode pengurutan yang bisa digunakan antara lain adalah:
1. FCFS $.irst 'ome .irst Serve&, siapa yang datang/order duluan akan
dikerjakan terlebih dahulu
2. SPT $Shortest Pro%essing #ime&, Aktivitas atau order yang waktu
pengerjaannya paling pendek akan dikerjakan lebih dahulu
3. EDD $ -arliest !ue !ate&, Aktivitas atau order yang memiliki waktu jatuh
tempo paling dekat/pendek akan dikerjakan lebih dahulu
Bahan Ajar MO_Bab 6 Aris Budi Setyawan 96
Contoh :
Pekerjaan @ama Proses >adwal Selesai / !!
A 01 03
" ) 01
' 00 *0
! 0* 07
- A 0)
1. Den!n FCFS
Pekerjaan @ama proses Selesai !! 9eterlambatan
A
"
'
!
-
01
)
00
0*
A
01
0)
*,
+A
57
03
01
*0
07
0)
1
)
)
*0
+*
57 051 )3
=ata G rata penyelesaian : 051 / 3 6 *7 hari
=ata G rata keterlambatan : )3 / 3 6 0+ hari
". Den!n Meto#e SPT
Pekerjaan @ama proses Selesai !! 9eterlambatan
A
"
'
!
-
)
A
01
00
0*
)
03
*3
+)
57
01
0)
03
*0
07
1
1
01
03
+1
57 0+1 33
=ata G rata penyelesaian : 0+1 / 3 6 *) hari
=ata G rata keterlambatan : 33 / 3 6 00 hari
Bahan Ajar MO_Bab 6 Aris Budi Setyawan 97
$. Den!n Meto#e EDD
Pekerjaan @ama proses Selesai !! 9eterlambatan
A
"
'
!
-
)
01
A
0*
00
)
0)
*3
+,
57
01
03
0)
07
*0
1
0
A
0A
*,
57 0+* 3)
=ata G rata penyelesaian : 0+* / 3 6 *),5 hari
=ata G rata keterlambatan : 3) / 3 6 00,* hari
Pen%&%t!n P!#! D%! De'!&te(en Ke&)!
etode yang digunakan adalah etode >ohnson, dengan prosedur :
0( Susun daDtar pekerjaan dan waktu prosesnya untuk setiap departemen
*( Pilih pekerjaan dengan waktu proses terpendek( >ika waktu terpendek
tersebut berada di departemen kerja 0, urutkan di awal, dan jika berada di
departemen *, urutkan di paling belakang
+( @anjutkan pen%arian waktu proses terpendek berikutnya
Contoh :
Pekerjaan
Waktu Proses
!epartemen 0 !epartemen *
A
"
'
!
-
.
3
5
05
*
7
00
3
+
A
)
00
0*
9arena waktu proses terpendek adalah * jam $pekerjaan !&, dan waktu tersebut
terletak di departemen 0, maka pekerjaan ! diurutkan di palng depan(
Bahan Ajar MO_Bab 6 Aris Budi Setyawan 98
Waktu terpendek berikutnya adalah + $pekerjaan "&, dan waktu tersebut di
departemen *, maka pekerjaan " diurutkan paling belakang( Sampai tahap ini,
bila dilihat pengurutanny adalah :
!engan %ara yang sama urutannya menjadi :
!an akhirnya se%ara keseluruhan urutan dari keenam pekerjaan tersebut adalah:
Setelah urutan dari keenampekerjaan tersebut diketahui, penjadwalan se%ara
lengkapnya dapat dilihat pada gambar berikut ini :
!ari visualisai di atas dapat disimpulkan bahwa :
0( Pada departemen 0, semua pekerjaaan akan selesai pada hari ke-55
*( Pada departemen * atau se%ara keseluruhan, semua pekerjaan akan
selesai pada hari ke 3*
+( >umlah hari BkosongC/menganggur pada departemen * terjadi sebanyak )
hari dan terjadi pada hari ke- 0-*, hari ke-A-01, dan hari ke +5-+3
5( Sehingga misalnya, karyawan departemen 0 ingin ijin libur, hanya bisa
dilakukan setelah hari ke 55( dan di di departemen * hanya boleh ijin pada
hari ke- 0-*, hari ke-A-01, dan hari ke +5-+3(
Bahan Ajar MO_Bab 6 Aris Budi Setyawan 99
D B
D B A
D E B A C F
Pen%&%t!n P!#! Le*+h #!&+ D%! De'!&te(en Ke&)!
etode tetap dengan metode >ohnson, namun dengan sedikit modiDikasi dan
memenuhi salah satu dari kondisi berikut ini :
0( Waktu proses terpendek dari departemen 0 harus lebih lama dari waktu
proses terpanjang pada departemen *
2. Waktu proses terpendek dari departemen + harus lebih lama dari waktu
proses terpanjang pada departemen *
'ontoh :
Pekerjaan
Waktu Proses
!epartemen
0
!epartemen
*
!epartemen
+
!
-
.
7
0*
,
5
)
3
3
01
A
'ontoh di atas telah memenuhi salah satu kondisi dimana, waktu terpendek di
departemen 0 $,&, ternyata lebih lama dari waktu trpanjang di departemen * $)&(
Selanjutnya tabel di atas perlu dimodiDikasi, dimana tiga departemen yang ada
BdiubahC menjadi dua departemen bayangan, sehingga menjadi :
!epartemen bayangan 0 6 merupakan penjumlahan nilai di departemen 0 dan *
!epartemen bayangan * 6 merupakan penjumlahan nilai di departemen * dan +
Pekerjaan
Waktu Proses
!ep( bayangan 0 !e( bayangan *
!
-
.
7 H 5 6 0*
0* H ) 6 07
, H 3 6 0*
5 H 3 6 A
) H 01 6 0)
3 H A 6 05
Selanjutnya proses pengurutannya adalah sama seperti ketika proses produksi
dilakukan pada dua departemen saja(
Bahan Ajar MO_Bab 6 Aris Budi Setyawan 100
!engan demikian hasil pengurutannya adalah sebagai berikut :
!an penjadwalan lengkapnya adalah sebagai berikut :
PENJADWALAN #!n Meto#e PERT ,P&o&!( E-!.%!t+n !n# Re-+e/
Te0hn+1%e2
;ntuk proyek-proyek khusus yang se%ara terus menerus diren%anakan dan di
produksi
M!n3!!t :
0( eneren%anakan proyek yang kompleks/rumit
*( Penjadwalan pekerjaan, shg memiliki urutan yang praktis dan eDisien
+( Alokasi sumber daya tang tersedia se%ara optimal
5( engatasi hambatan dan keterlabatan
3( menentukan kemungkinan pertukaran $trade-oDD& antara waktu dan biaya
)( enentukan probabiltas/kemungkinan penyelesaian suatu proyek tertentu

Bahan Ajar MO_Bab 6 Aris Budi Setyawan 101
F E D
Be*e&!'! 'ene&t+!n Pent+n :
1. Ke+!t!n : merupakan bagian dari keseluruhan pekerjaan yang
mengkonsumsi waktu dan sumber daya, serta ada waktu mulai dan waktu
selesainya( "iasanya disimbolkan dengan anak panah( $ &
2. Pe&+4t+/! : Sesuatu yang menandai dimulainya dan diakhirinya suatu
kegiatan biasanya disimbolkan dengan tanda lingkaran $ o &
3. J!.%& K&+t+4 : adalah jalur terpanjang dalam keseluruhan pekerjaan, dan
waktunya menjadi waktu penyelesaian minimum yang diharapkan,
sehingga :
a( Penundaan kegiatan pada jalur ini akan mengakibatkan
keterlambatan penyelesaian proyek
b( Penyelesaian proyek dapat diper%epat bila dapat memperpendek
waktu penyelesaian kegiatan-kegiatan yang ada di jalur kritis ini,
dengan memanDaatkan sumber daya yang longgar pada kegiatan-
kegiatan yang tidak termasukjalur kritis(
4. W!5t% Ke+!t!n : Waktu yang diperlukan untuk menyelesaiakan suatu
kegiatan( !alam P-=# digunakan eEpe%ted time, yang merupakan
kombinasi dari ketiga waktu sebagai berikut :
a. W!5t% o't+(+4t+5 ,!2 : adalah waktu kegiata apabila semua berjalan
dengan lan%ar tanpa hambatan atau penundaan-penundaan
b. W!5t% &e!.+4t+5 ,(2 : waktu kegiatan yang akan terjadi apabila suatu
kegiatan berjalan dengan normal, dengan hambatan atau penundaan
yang wajar dan dapat diterima
c. W!5t% 'e4+(+4t+5 ,*2 : Waktu yang diperlukan untuk menyeleasaikan
suatu pkerjaan, apabila terjadi hambatan atau penundaan yang
melebihi semestinya(
!ari ketiga waktu tersebut, waktu yang digunakan adalah waktu yang
diharapkan atau eEpe%ted time, yang diperoleh dari rumusan :
Bahan Ajar MO_Bab 6 Aris Budi Setyawan 102
A H 5$m& H b
-Epe%ted #ime $-#& 6 ---------------------
)
Contoh 6
Sebuah perusahaan memiliki pekerjaan khusus dengan rin%ian sebagai berikut :
9egiatan
9egiatan yg
mendahului
Waktu
optimistik
$a&
Waktu
realistik
$m&
Waktu
psmistik
$b&
Waktu yang
diharapkan
$-#&
ulai Akhir
A - 0 * 0 + 3 +
" A * + + 5 00 3
' A * 5 * ) 01 )
! " + 3 * ) 0+ )(3
- ' 5 3 - - - -
. ' 5 ) + ) A )
/ !, - 3 , * 5 ) 5
h . ) , 0 5 , 5
4 /, 2 , 7 * + 01 5
-: 6 9egiatan !ummy $Semu&
Peristiwa
9olom -# $terakhir& nilainya i%ari dengan Dormulasi di atas( Waktu dalam hari(
!ari tabel di tas, bagaimanakan penjadwalan yang harus dilakukan agar
diperoleh waktu penyelesaian yang optimal, dana bagaimana probabilitas
penyelesaian keseluruhan pekerjaan tersebut ?
"erkaitan dengan dimuali dan diakhirinya suatu kegiatan, beberapa istilah
penting adalah :
a. Earliest Start Time $-S& : adalah waktu ter%epat suatu kegiatan
dapat dimulai
b. Latest Star Time $@S& : adalah waktu paling lambat untuk
memmulai suatu kegiatan tanpa penundaan keseluruhan pekerjaan
c. Earliest Finish Time $-.& : adalah waktu ter%epat suatu pekerjaan
dapat diselesaikan $-S H -#&
d. Latest Finish Time $@.& : adalah waktu painglambat untuk
menyelesaikan suatu pekerjaan tanpa penundaan pekerjaan
se%ara keseluruhan $@S H -#&
Bahan Ajar MO_Bab 6 Aris Budi Setyawan 103
@angkah untuk menyelesaikan masalah di atas adalah :
L!n5!h 17 mengambarkan keseluruhan pekerjaan menurut urutan pekerjaan,
seperti gambar berikut ini :
L!n5!h " : enentukan jalur kritis( !ari gmabar di atas, jalur kritisnya adalah
kegiatan-kegiatan A, ', ., 2, dan 4 atau pada peristiwa 0, *, 5, ), ,, dan 7,
dengan waktu terpanjang sebesar +H)H)H5H5 6 *+ hari(
>alur lain bukan merupakan jalur kritis, karena waktu yang diperlukan lebih ke%il
dari *+ hari(
>alur kritis dapat juga di%ari dengan bantuan algoritma -. $-arliest .inish #ime &
dan @. $@atest .inish #ime&, khususnya untuk proyek-proyek yang semakin
kompleks atau rumit(
!engan algoritma -. dan @., hasilnya adalah :
Bahan Ajar MO_Bab 6 Aris Budi Setyawan 104
A
H
I
4
4
6.5
0
6
3
C
B
1 2
3
4
5
6
7 8
D
E
F
G 5
6
4
EF 14!5
"F 15
A
H
I
4
4
6.5
0
6
3
C
B
1 2
3
4
5
6
7 8
D
E
F
G 5
6
4
EF 0
"F 0
EF 3
"F 3
EF 8
"F 8!5
EF 9
"F 9 EF 15
"F 15
EF 19
"F 19
EF 23
"F 23
>alur kritis dapat ditentukan atau diketahui dengan melihat mana algoritma -.
dan @.-nya yang memiliki nilai yang sama, dan dar gambar di atas, jalur 0, *, 5,
3, ,, dan 7 lah yang memiliki nilai yang sama(
Probabilitas selesainya keseluruhan pekerjaan dalam %ontoh di atas dalam
waktu *+ hari adalah 31 I( <amun demikian biasanya perusahaan
menjadwalkan selesainya lebih dari *+ hari, misal *3 hari $mengapa((?&( !engan
jadwal *3 hari tersebut, kita dapat mengetahui kemungkinan/probabilitas
pekerjaan tersebut akan benar selesai dalam *3 hari, yakni dengan
menggunakan bantuan rumusan variasi standar normal $J& berikut ini:
#
!
- #
-
J 6 ----------------
K #
-
!i mana :
#
!
6 Waktu penyelesaian yang dijadwalkan atau ditargetkan
#
-
6 Waktu penyelesaian yang diharapkan untuk keseluruhan proyek
K #
-
6 !eviasi standar untuk #
-
<ilai K #
-
ini diperoleh dengan menjumlahkan seluruh varian%e dari masing-
masing kegiatan pada jalur kritisnya( Se%ara metematis K #
-
di%ari dengan %ara :
b G a
K #
-
6 L M $ ---------- &
*
pada semua kegiatan jalur kritis
)
3 - 0
Bahan Ajar MO_Bab 6 Aris Budi Setyawan 105
;ntuk kegiatan A 6 $ -------- &
*
6 1,55

)
01 - *
;ntuk kegiatan ' 6 $ -------- &
*
6 0,,7

)
A - +
;ntuk kegiatan . 6 $ -------- &
*
6 0

)
, - 0
;ntuk kegiatan 2 6 $ -------- &
*
6 0

)
01 - *
;ntuk kegiatan 4 6 $ -------- &
*
6 0,,7
)
Sehingga nilai K #
-
6 L 1,55 H 0,,7 H 0 H 0 H 0,,7 6 L ) 6 *,53
#
!
- #
-
*3 - *+
J 6 ---------------- 6 ------------- 8 97:"
K #
-
*,53
*+ hr *3 hr
<ilai 1,7* ini apabila dilihat pada tebel kurva normal akan memiliki nilai 1,*A+A,
sehingga besarnya kemungkinan proyek se%ara keseluruhan akan selesai dalam
*3 hari adalah sebesar 1,31 H 1,*A+A 6 1,,A+A atau sekitar ,A,+A I(
Bahan Ajar MO_Bab 6 Aris Budi Setyawan 106
De#.
$%d.
0! 82
"&'a ke(&a%an ja)*r kr&%&+