Anda di halaman 1dari 30

Kualitas & Kuantitas

20-09-2010
Dr. Ir. Djoko M. Hartono, SE.; M.Eng.
Kebutuhan Air
Kebutuhan air di USA (Lihat Tabel 1)
288 l/c/d 1551 l/c/d, average 580 l/c/d
North America
Domestic (60-265) l/c/d, average 189 l/c/d
Comm.& indus. (40-380), average 246 l/c/d
Public (20-75), average 38 l/c/d
Leakage & waste (40-150), average 95 l/c/d
Average 568/l/c/d
Kebutuhan Air
Indonesia:
Langsung
IKK : 60 l/c/d
Rata-rata: 144 l/c/d 250 l/c/d
Tidak langsung
20 30 l/c/d
Gpm
%
Q Average
waktu
Average Demand 150 gal/cap-day (570 l/cap-day)
Maksimum day (1.2-2.0), average 1.5
Maksimum jam (2.0-3.0), average 2.5
Minimum jam (0.25-0.50), average 0.40
Sampling and Unit
Air tanah, variasi quality dalam tahun
Air permukaan, variasi quality dalam waktu
Beberapa parameter perlu di analisda di
lapangan dan beberapa dianalisa sesegera
mungkin
Unit mg/l atau g/m
3
MPN , the most probable number no colifor.100ml
ppm = mg/l : specific gravity of liquid
Sg 1, ppm = mg/l
Kualitas Air Minum
Physical: warna, rasa, bau, suhu, ss, turbidity
ss: solid yg dapat disaring di lab, silt, clay
apparent collor, true color
threshold odor number (TON), flavour threshold
number (FTN). Lihat Standard Methods for
Examinimg Water and Wastewater
Chemical: ph, alkalinity, acidity, hardness,
conductivity
Biological: coliform
Alkalinity, kemampuan utk menetralkan asam, CO
3
-2
HCO
3
dan OH
Acidity, adanya CO
2
dan asam mineral
Hardness, adanya Ca dan Mg
MO di air permukaan, sedikit di air tanah
Bacteria, protozoa, fungi, algae, virus
Coliform bacteria, e.c sbg indikator
Drinking Water Standard (USA)
Primary standard: coliform (1 coliform/100ml),
turbidity (0,5 turbidity unit), toxic organic chemical ,
radio nucleads (alpha, beta, gama), toxic inorganic
chemical(arsednic, barium, chromium, lead, mercury,
dll.
Secondary standards: warna, bau, ion chloride, iron,
manganese, ph, copper, zinc
Sumber Air
Air permukaan (sungai, danau, reservoir) dan air
tanah (sumur gali, artesis) di USA 50%:50%
Typical ground water: low coli, low bacteria, low
turbidity, low color, low odor dll
Typical surface water kebalikannya
KEPUTUSAN MENTERI KESEHATAN
REPUBLIK INDONESIA
NOMOR 907/MENKES/SK/VII/2002
TENTANG
SYARAT-SYARAT DAN PENGAWASAN
KUALITAS AIR MINUM
MENTERI KESEHATAN REPUBLIK
INDONESIA,
BAB II
RUANG LINGKUP DAN PERSYARATAN
Pasal 2
(1) Jenis air minum meliputi :
a. Air yang didistribusikan melalui pipa untuk keperluan rumah tangga;
b. Air yang didistribusikan melalui tangki air;
c. Air kemasan;
d. Air yang digunakan untuk produksi bahan makanan dan minuman yang
disajikan kepada masyarakat;
harus memenuhi syarat kesehatan air minum.
(2) Persyaratan kesehatan air minum sebagaimana dimaksud pada ayat (1)
meliputi persyaratan bakteriologis, kimiawi, radioaktif dan fisik.
(3) Persyaratan kesehatan air minum sebagaimana dimaksud pada ayat (2)
tercantum dalam Lampiran I Keputusan ini
Pasal 9
Pengelola penyediaan air minum harus:
a. menjamin air minum yang diproduksinya memenuhi syarat kesehatan
dengan melaksanakan pemeriksaan secara berkala memeriksa kualitas
air yang diproduksi mulai dari:
- pemeriksaan instalasi pengolahan air;
- pemeriksaan pada jaringan pipa distribusi;
- pemeriksaan pada pipa sambungan ke konsumen;
- pemeriksaan pada proses isi ulang dan kemasan;
b. melakukan pengamanan terhadap sumber air baku yang dikelolanya dari
segala bentuk pencemaran berdasarkan peraturan perundangan yang
berlaku
Wastewater Quantities and Qualities
Kuantitas (flow rate), ukuran unit operation dan
proses dan hydraulic design
Kualitas, menentukan UO & P yg diperlukan
Sanitary sewer system (pipe. Conduits & peral., oil
and graese trap, manhole, sewer)
Combines sewer, separate sewer
Corroded crown/ crown corrosion (H
2
S dan O
2
)
Periode design (sewer line 25-50 th, treatment
plans 10-25 th)
Kuantities
Lihat Tabel 5.1:
51% - 100% (Practices 60-90%)
Berbeda dari setiap kota, data dari pengamatan
tahun-tahun sebelumnya
Flow variasi lebih kurang sama antara WW dan
WS
Maksimum WS 1.34 x average water demand
Maksimum WW 1.08 x average ww flow
Minimum (0,85 WS dan 0.86 WW)
Flow rate
Minimum velocity 1.0 - 2.0 ft/s (0.3 - 0.6 m/s)
Kualitas Air Limbah
Physical: warna (2-6 jam fresh, bod,
dark/black,sulfida) rasa, bau, suhu, total solid,
turbidity (99,5% air, organic solid-bod)
Chemical: COD, TOC, organic nitrogen, heavy metal
Biological: biochemical oxygen demand (BOD)
Y=Lo(1-e
-kt
)
Nitrogen demand (nitrit-nitrat)
Carbon demand
Waktu, hari
BOD
COD
Perlu waktu lebih cepat antara 4 sampai 5 jam
Tidak mengukur jumlah oksigen hanya mengukur
organik material
COD mg/l
BOD
5
mg/l
Klasifikasi Metode Pengolahan Limbah
Kontaminan dalam air limbah dihilangkan secara
fisik, kimia dan biologis.
Metoda pengolahan diklasifikasikan atas 2
besar,yaitu
1. Unit operasi : pengolahan secara fisik.
2. Unit proses : pengolahan secara kimia
pengolahan secara biologi.
Tingkat Pengolahan.
Primary
Penghilangan kandungan2 yang dapat
menyebabkan masalah dalam pengoperasian dan
pemeliharaan.
Penurunan SS
Screening, Grit Removal, Sedimentation.
Secondary
Penurunan biodegradable organic dan SS
Pengolahan kimia dan biologis atau Fisik dan
biologis.
Tertiary/Advanced
Menghilangkan nutrisi, zat Toxic.
Pengolahan Lumpur.
www.region.durham.on.ca/.../water/watertreat.htm
EPA 816-F-04-034
June 2004
Gpm
%
Q Average
waktu
A1
A2
A3
Clear well =
A2=A1+A3
Baku Mutu
Kualitas Air limbah
Pengolahan Air
Limbah
Peraturan tentang Air Limbah
Tabel 2.5
Effluent
BOD5 30-45 mg/l
SS 30-45 mg/l
Fecal Coliform 200-400 mg/l
pH 6 - 9
Kualitas Air Limbah Domestik
Parameter 1 bar rack
Grit
Chamber Ist Sed Ac.Sludge
BOD (mg/L) 400 nil 400 5% 380 30% 266 85% 40
COD (mg/L) 1,000 nil 1,000 5% 950 30% 665 85% 100
SS (mg/L) 500 nil 500 10% 450 50% 225 85% 34
2
BOD (mg/L) 220 nil 220 5% 209 30% 146 85% 22
COD (mg/L) 550 nil 550 5% 523 30% 366 85% 55
SS (mg/L) 350 nil 350 10% 315 50% 158 85% 24
Typical Plant Layout
SELESAI