Anda di halaman 1dari 19

I.

Cara Membuat Larutan Oralit


dengan metode yang sederhana mampu mencegah timbulnya dehidrasi. Oralit merupakan cairan yang
mudah dikerjakan oleh orang tua pada bayi maupun balita yang terkena dehidrasi misalnya pada penderita
diare (mencret). Sebelum dilakukan pemberian oralit ada baiknya anda mengerti benar akan definisi dari
diare sendiri sehingga penggunaannya tepat pada penderita.
Diare adalah suatu penyakit yang di tandai dengan berubahnya kondisi tinja dari lembek sampai mencair
disertai dengan bertambahnya frekuensi buang air besar (lebih dari 3 kali dalam satu hari). Seriusnya
buang air besar disertai dengan kondisi tinja yang lembek merupakan tolok ukur bagi keparahan diare.
Istilah Diare dibagi menjadi berbagai macam bentuk diantaranya:
Diare akut : kurang dari 2 minggu
Diare Persisten : lebih dari 2 minggu
Disentri : diare disertai darah dengan ataupun tanpa lendir
Kholera : diare dimana tinjanya terdapat bakteri Cholera
CIRI CIRI PENYAKIT DIARE
Kadang kadang desertai panas
Anak cengeng, tidak makan dan haus
Berak encer terus menerus kadang disertai muntah
Badan lemah dan lesu.
Infeksi oleh agen penyebab terjadi bila makanan / air minum yang terkontaminasi tinja / muntahan
penderita diare. Penularan langsung juga dapat terjadi bila tangan tercemar dipergunakan untuk menyuap
makanan.
PENYEBAB DIARE
Makan tanpa cuci tangan terlebih dahulu
Meminum air yang masih mentah
Memakan makanan yang dihinggapi lalat/ makanan yang tercemari bakteri
Keracunan makanan/minuman yang disebabkan oleh bakteri maupun bahan kimia
Alergi terhadap susu
Buang air besar di sembarang tempat
Tidak menjaga kebersihan sarana mandi, cuci dan jamban
Hewan peliharaan dibiarkan berkeliaran
Lingkungan yagn kumuh dan kotor
Lingkungan yang kumuh dan kotor menjadi tempat berkembangbiaknya agen pembawa penyakit diare
seperti bakteri (E.coli), virus dan parasit (jamur, cacing, protozoa). Lalat sebagai vector pembawa turut
membantu penyebaran kuman penyakit diare.
CARA MEMBUAT ORALIT (SEDIAAN JADI)
1. Siapkan 1 gelas (200 ml) air yang telah dimasak / air teh
2. kemudian masukan 1 bungkus bubuk oralit kedalam gelas
3. aduk sampai larut benar

CARA MEMBUAT LARUTAN GULA GARAM SENDIRI:
1. gula satu sendok teh penuh
2. garam sendok teh
3. air masak 1 gelas
4. campuran diaduk sampai larut benar
Pada bayi selain oralit juga berikan ASI, air putih setara dengan 150-200 ml minuman (1 gelas) per kg
berat badan selam sehari sebagai pengganti cairan yang keluar bersama tinja
II.Cara Membuat Larutan Oralit. Ketika mencret yang terjadi beberapa kali dalam sehari alias
mengalami diare, tubuh bisa mengalami kekurangan cairan alias dehidrasi. Oleh karena itu saat diare
terjadi, hal yang paling penting adalah tubuh jangan sampai kehilangan terlalu banyak cairan. Cara untuk
mengatasi dehidrasi tersebut bila anda di rumah sakit tentu saja bisa melalui cairan infus, tetapi bila di
rumah maka anda harus memberikan kepada penderita diare untuk meminum larutan oralit.
Untuk membuat larutan oralit siap jadi anda tinggal lakukan langkah berikut :
1. Siapkan satu gelas air yang telah dimasak (200 ml), lebih baik air hangat agar enak meminumnya
2. Masukan 1 bungkus bubuk oralit ke dalam gelas
3. Aduk sampai larut benar
4. Berikan pada penderita diare untuk di minum
Bila anda tidak memiliki persediaan larutan oralit siap pakai anda dapat membuat larutan pengganti
oralit dengan menggunakan gula dan garam dapur. caranya sebagai berikut :
1. Siapkan satu gelas air yang telah dimasak (200 ml), lebih baik air hangat agar enak meminumnya
2. Tambahkan gula satu sendok teh penuh
3. Tambahkan garam sendok teh
4. Aduk sampai larut benar
5. Berikan pada penderita diare untuk di minum
Tips Larutan Oralit
Sebaiknya anda selalu memiliki persediaan larutan oralit yang siap pakai/seduh. Selain memiliki rasa
(jeruk, dll) juga memiliki takaran kandungan yang lebih tepat bila dibandingkan membuat sendiri larutan
oralit
Bila penderita diare tidak kunjung sembuh atau tambah lebih parah, sebaiknya segera di bawa ke rumah
sakit terdeka


Dehidrasi adalah ancaman kematian yang menyebabkan lebih dari satu juta anak di dunia meninggal
dunia tiap tahunnya. Penyebab paling umum adalah diare yang kabarnya menyebabkan lebih dari 1,5 juta
anak kecil di negara berkembang meninggal dunia setiap tahunnya. Lebih dari tubuh kita adalah cairan.
Kehilangan 10% saja akan menyebabkan organ-organ vital tidak berfungsi, yang diikuti dengan kematian.

Jika kejadiannya parah, seperti pada kolera, kematian dapat terjadi hanya dalam waktu 8 jam.Untuk
mencegah dehidrasi cukup sederhana, berikan saja oralit. Kematian dapat dihindari dengan pengetahuan
sederhana ini.Bagaimana cara membuat oralit? (bayangkan Anda di dusun kecil yang sulit menemukan
oralit sachet seperti halnya di kota )

James Grant, yang pernah menjabat sebagai direktur UNICEF selama beberapa tahun, selalu membawa
bungkusan paket dalam kantongnya : satu sendok teh garam dan delapan sendok teh gula - bahan
membuat oralit bila dicampurkan dengan satu liter air. Ketika ia bertemu dengan para perdana menteri
negara-negara berkembang, ia akan mengeluarkan paket garam dan gula tersebut, lalu berkata, ' Apakah
Anda mengetahui bahwa paket ini harganya kurang dari satu cangkir teh dan dapat menyelamatkan
ratusan ribu nyawa anak-anak di negara Anda?'.

Resep Oralit adalah :ORALIT = 1 sendok TEH GARAM + 8 sendok TEH GULA + 1 liter AIR.

Lalu berapa banyak 1 LITER AIR itu?1 LITER AIR = 5 GELAS NORMAL
Oralit adalah larutan untuk merawat diare. Larutan ini sering disebut rehidrasi oral. Larutan ini
mempunyai komposisi campuran Natrium klorida, kalium klorida, glukosa anhidrat dan natrium
bikarbonat. Larutan rehidrasi oral ini mempunyai nama generik oralit dan larutan ini sekarang dijual
dengan berbagai merek dagang seperti Alphatrolit, Aqualyte, Bioralit dan Corsalit.
Tujuannya adalah untuk mencegah dehidrasi. Terdapat dua jenis oralit, yaitu oralit dengan basa sitrat
(LGOS) dan oralit basa bikarbonat (LGOB).
Cara penggunaan
Oralit tersedia dalam bentuk serbuk untuk dilarutkan dan dalam bentuk larutan diminum perlahan-lahan.
Takaran pemberian oralit untuk mengatasi diare (1 jam pertama)
umur < 1 tahun 1 - 4 tahun 5 - 12 tahun dewasa
300 ml dalam 1,5 gelas 600 ml dalam 3 gelas 1,2 l dalam 6 gelas 2,4 l dalam 12 gelas
Takaran pemberian oralit untuk mengatasi diare (setiap habis buang air)
umur < 1 tahun 1 - 4 tahun 5 - 12 tahun dewasa
100 ml dalam 0,5 gelas 200 ml dalam 1 gelas 300 ml dalam 1,5 gelas 400 ml dalam 5 gelas
Pengganti oralit
Bila tidak ada oralit, dapat juga digunakan larutan gula-garam, yaitu dua sendok teh gula dan setengah
sendok teh garam dapur dilarutkan ke dalam satu gelas air matang.

ASAM AMINO
Asam amino adalah sembarang senyawa organik yang memiliki gugus fungsional karboksil (-COOH)
dan amina (biasanya -NH
2
). Dalam biokimia seringkali pengertiannya dipersempit: keduanya terikat pada
satu atom karbon (C) yang sama (disebut atom C "alfa" atau ). Gugus karboksil memberikan sifat asam
dan gugus amina memberikan sifat basa. Dalam bentuk larutan, asam amino bersifat amfoterik:
cenderung menjadi asam pada larutan basa dan menjadi basa pada larutan asam. Perilaku ini terjadi
karena asam amino mampu menjadi zwitter-ion. Asam amino termasuk golongan senyawa yang paling
banyak dipelajari karena salah satu fungsinya sangat penting dalam organisme, yaitu sebagai penyusun
protein.

Struktur asam amino


Struktur asam -amino, dengan gugus amina di sebelah kiri dan gugus karboksil di sebelah kanan.
Struktur asam amino secara umum adalah satu atom C yang mengikat empat gugus: gugus amina (NH
2
),
gugus karboksil (COOH), atom hidrogen (H), dan satu gugus sisa (R, dari residue) atau disebut juga
gugus atau rantai samping yang membedakan satu asam amino dengan asam amino lainnya.
Atom C pusat tersebut dinamai atom C

("C-alfa") sesuai dengan penamaan senyawa bergugus karboksil,


yaitu atom C yang berikatan langsung dengan gugus karboksil. Oleh karena gugus amina juga terikat pada
atom C

ini, senyawa tersebut merupakan asam -amino.


Asam amino biasanya diklasifikasikan berdasarkan sifat kimia rantai samping tersebut menjadi empat
kelompok. Rantai samping dapat membuat asam amino bersifat asam lemah, basa lemah, hidrofilik jika
polar, dan hidrofobik jika nonpolar.
Isomerisme pada asam amino


Dua model molekul isomer optis asam amino alanina
Karena atom C pusat mengikat empat gugus yang berbeda, maka asam aminokecuali glisinamemiliki
isomer optik: L dan D. Cara sederhana untuk mengidentifikasi isomeri ini dari gambaran dua dimensi
adalah dengan "mendorong" atom H ke belakang pembaca (menjauhi pembaca). Jika searah putaran
jarum jam (putaran ke kanan) terjadi urutan karboksil-residu-amina maka ini adalah tipe D. Jika urutan ini
terjadi dengan arah putaran berlawanan jarum jam, maka itu adalah tipe L. (Aturan ini dikenal dalam
bahasa Inggris dengan nama CORN, dari singkatan COOH - R - NH
2
).
Pada umumnya, asam amino alami yang dihasilkan eukariota merupakan tipe L meskipun beberapa siput
laut menghasilkan tipe D. Dinding sel bakteri banyak mengandung asam amino tipe D.
Polimerisasi asam amino
Lihat juga artikel tentang ekspresi genetik.


Reaksi kondensasi dua asam amino membentuk ikatan peptida
Protein merupakan polimer yang tersusun dari asam amino sebagai monomernya. Monomer-monomer ini
tersambung dengan ikatan peptida, yang mengikat gugus karboksil milik satu monomer dengan gugus
amina milik monomer di sebelahnya. Reaksi penyambungan ini (disebut translasi) secara alami terjadi di
sitoplasma dengan bantuan ribosom dan tRNA.
Pada polimerisasi asam amino, gugus -OH yang merupakan bagian gugus karboksil satu asam amino dan
gugus -H yang merupakan bagian gugus amina asam amino lainnya akan terlepas dan membentuk air.
Oleh sebab itu, reaksi ini termasuk dalam reaksi dehidrasi. Molekul asam amino yang telah melepaskan
molekul air dikatakan disebut dalam bentuk residu asam amino.
Zwitter-ion


Asam amino dalam bentuk tidak terion (kiri) dan dalam bentuk zwitter-ion.
Karena asam amino memiliki gugus aktif amina dan karboksil sekaligus, zat ini dapat dianggap sebagai
sekaligus asam dan basa (walaupun pH alaminya biasanya dipengaruhi oleh gugus-R yang dimiliki). Pada
pH tertentu yang disebut titik isolistrik, gugus amina pada asam amino menjadi bermuatan positif
(terprotonasi, NH
3
+
), sedangkan gugus karboksilnya menjadi bermuatan negatif (terdeprotonasi, COO
-
).
Titik isolistrik ini spesifik bergantung pada jenis asam aminonya. Dalam keadaan demikian, asam amino
tersebut dikatakan berbentuk zwitter-ion. Zwitter-ion dapat diekstrak dari larutan asam amino sebagai
struktur kristal putih yang bertitik lebur tinggi karena sifat dipolarnya. Kebanyakan asam amino bebas
berada dalam bentuk zwitter-ion pada pH netral maupun pH fisiologis yang dekat netral.
Asam amino dasar (standar)
Protein tersusun dari berbagai asam amino yang masing-masing dihubungkan dengan ikatan peptida.
Meskipun demikian, pada awal pembentukannya protein hanya tersusun dari 20 asam amino yang dikenal
sebagai asam amino dasar atau asam amino baku atau asam amino penyusun protein
(proteinogenik). Asam-asam amino inilah yang disandi oleh DNA/RNA sebagai kode genetik.
Berikut adalah ke-20 asam amino penyusun protein (singkatan dalam kurung menunjukkan singkatan tiga
huruf dan satu huruf yang sering digunakan dalam kajian protein), dikelompokkan menurut sifat atau
struktur kimiawinya:
Asam amino alifatik sederhana
Glisina (Gly, G)
Alanina (Ala, A)
Valina (Val, V)
Leusina (Leu, L)
Isoleusina (Ile, I)
Asam amino hidroksi-alifatik
Serina (Ser, S)
Treonina (Thr, T)
Asam amino dikarboksilat (asam)
Asam aspartat (Asp, D)
Asam glutamat (Glu, E)
Amida
Asparagina (Asn, N)
Glutamina (Gln, Q)
Asam amino basa
Lisina (Lys, K)
Arginina (Arg, R)
Histidina (His, H) (memiliki gugus siklik)
Asam amino dengan sulfur
Sisteina (Cys, C)
Metionina (Met, M)
Prolin
Prolina (Pro, P) (memiliki gugus siklik)
Asam amino aromatik
Fenilalanina (Phe, F)
Tirosina (Tyr, Y)
Triptofan (Trp, W)
Kelompok ini memiliki cincin benzena dan menjadi bahan baku metabolit sekunder aromatik.
Fungsi biologi asam amino
1. Penyusun protein, termasuk enzim.
2. Kerangka dasar sejumlah senyawa penting dalam metabolisme (terutama vitamin, hormon dan
asam nukleat).
3. Pengikat ion logam penting yang diperlukan dalam dalam reaksi enzimatik (kofaktor).
Asam amino esensial
Asam amino diperlukan oleh makhluk hidup sebagai penyusun protein atau sebagai kerangka molekul-
molekul penting. Ia disebut esensial bagi suatu spesies organisme apabila spesies tersebut memerlukannya
tetapi tidak mampu memproduksi sendiri atau selalu kekurangan asam amino yang bersangkutan. Untuk
memenuhi kebutuhan ini, spesies itu harus memasoknya dari luar (lewat makanan). Istilah "asam amino
esensial" berlaku hanya bagi organisme heterotrof.
Bagi manusia, ada delapan (ada yang menyebut sembilan) asam amino esensial yang harus dipenuhi dari
diet sehari-hari, yaitu isoleusina, leusina, lisina, metionina, fenilalanina, treonina, triptofan, dan valina.
Histidina dan arginina disebut sebagai "setengah esensial" karena tubuh manusia dewasa sehat mampu
memenuhi kebutuhannya. Asam amino karnitina juga bersifat "setengah esensial" dan sering diberikan
untuk kepentingan pengobatan.
Asam amino adalah unsur2 yang membentuk protein. Kumpulan asam amino di sebut sebagai protein.
Sebagai contoh sederhana pengandaian : sebuah bangunan bisa diartikan sebagai protein, sedangkan
semen, batu-bata, atap, jendela, pintu, kayu dan bahan2 yang membentuk bangunan tersebut bisa
diibaratkan sebagai asam amino.

Asam Amino sendiri di bagi menjadi 3 jenis :
1. Asam amino essensial.
2. Asam amino nonessendial.
3. Asam amino essensial bersyarat.

Asam amino esensial adalah asam amino yang tidak bisa diproduksi sendiri oleh tubuh, sehingga harus
didapat dari konsumsi makanan. Asam amino non-esensial adalah asam amino yang bisa diprosuksi
sendiri oleh tubuh, sehingga memiliki prioritas konsumsi yang lebih rendah dibandingkan dengan asam
amino esensial. Asam amino esensial bersyarat adalah kelompok asam amino non-esensial, namun pada
saat tertentu, seperti setelah latihan beban yang keras, produksi dalam tubuh tidak secepat dan tidak
sebanyak yang diperlukan sehingga harus didapat dari makanan maupun suplemen protein.

Jenis2 asam amino essensial :
1. Leucine (BCAA = Branched-Chain Amino Acids = Asam amino dengan rantai bercabang)
- Membantu mencegah penyusutan otot
- Membantu pemulihan pada kulit dan tulang

2. Isoleucine (BCAA = Branched-Chain Amino Acids = Asam amino dengan rantai bercabang)
- Membantu mencegah penyusutan otot
- Membantu dalam pembentukan sel darah merah

3. Valine (BCAA = Branched-Chain Amino Acids = Asam amino dengan rantai bercabang)
- Tidak diproses di organ hati, dan lebih langsung diserap oleh otot
- Membantu dalam mengirimkan asam amino lain (tryptophan, phenylalanine, tyrosine) ke otak

4. Lycine
- Kekurangan lycine akan mempengaruhi pembuatan protein pada otot dan jaringan penghubugn lainnya
- Bersama dengan Vitamin C membentuk L-Carnitine
- Membantu dalam pembentukan kolagen maupun jaringan penghubung tubuh lainnya (cartilage dan
persendian)

5. Tyyptophan
- Pemicu serotonin (hormon yang memiliki efek relaksasi)
- Merangsang pelepasan hormon pertumbuhan

6. Methionine
- Prekusor dari cysteine dan creatine
- Menurunkan kadar kolestrol darah
- Membantu membuang zat racun pada organ hati dan membantuk regenerasi jaringan baru pada hati dan
ginjal

7. Threonine
- Salah satu asam amino yang membantu detoksifikasi
- Membantu pencegahan penumpukan lemak pada organ hati
- Komponen penting dari kolagen
- Biasanya kekurangannya diderita oleh vegetarian

8. Phenylalanine
- Prekursor untuk tyrosine
- Meningkatkan daya ingat, mood, fokus mental
- Digunakan dalam terapi depresi
- Membantuk menekan nafsu makan

Jenis2 asam amino non-essensial :
1. Aspartic Acid
- Membantu mengubah karbohidrat menjadi energy
- Membangun daya tahan tubuh melalui immunoglobulin dan antibodi
- Meredakan tingkat ammonia dalam darah setelah latihan

2. Glyicine
- Membantu tubuh membentuk asam amino lain
- Merupakan bagian dari sel darah merah dan cytochrome (enzim yang terlibat dalam produksi energi)
- Memproduksi glucagon yang mengaktifkan glikogen
- Berpotensi menghambat keinginan akan gula

3. Alanine
- Membantu tubuh mengembangkan daya tahan
- Merupakan salah satu kunci dari siklus glukosa alanine yang memungkinkan otot dan jaringan lain
untuk mendapatkan energi dari asam amino

4. Serine
- Diperlukan untuk memproduksi energi pada tingkat sel
- Membantuk dalam fungsi otak (daya ingat) dan syaraf

Jenis2 asam amino essensial bersyarat :
1. Arginine (asam amino essensial untuk anak2)
- Diyakini merangsang produksi hormon pertumbuhan
- Diyakini sebagai pemicu Nitric Oxide (suatu senyawa yang melegakan pembuluh darah untuk aliran
darah dan pengantaran nutrisi yang lebih baik) dan GABA
- Bersama glycine dan methionine membentuk creatine

2. Histidine (asam amino essensial pada beberapa individu)
- Salah satu zat yang menyerah ultraviolet dalam tubuh
- Diperlukan untuk pembentukan sel darah merah dan sel darah putih
- Banyak digunakan untuk terapi rematik dan alergi

3. Cystine
- Mengurangi efek kerusakan dari alkohol dan asap rokok
- Merangsang aktivitas sel darah putih dalam peranannya meningkatkan daya tahan tubuh
- Bersama L-Aspartic Acid dan L-Citruline menetralkan radikal bebas
- Salah satu komponen yang membentuk otot jantung dan jaringan penyambung (persendian, ligamen,
dan lain-lain)
- Siap diubah menjadi energi
- Salah satu elemen besar dari kolagen

4. Glutamic Acid (Asam Glutamic)
- Pemicu dasar untuk glutamine, proline, ornithine, arginine, glutathine, dan GABA
- Diperlukan untuk kinerja otak dan metabolisme asam amino lain

5. Tyrosine
- Pemicu hormon dopamine, epinephrine, norepinephrine, melanin (pigmen kulit), hormon thyroid
- Meningkatkan mood dan fokus mental

6. Glutamine
- Asam amino yang paling banyak ditemukan dalam otot manusia
- Dosis 2 gram cukup untuk memicu produksi hormon pertumbuhan
- Membantu dalam membentuk daya tahan tubuh
- Sumber energi penting pada organ tubuh pada saat kekurangan kalori
- Salah satu nutrisi untuk otak dan kesehatan pencernaan
- Mengingkatkan volume sel otot

7. Taurine
- Membantu dalam penyerapan dan pelepasan lemak
- Membantu dalam meningkatkan volume sel otot

8. Ornithine
- Dalam dosis besar bisa membantu produksi hormon pertumbuhan
- Membantu dalam penyembuhan dari penyakit
- Membantu daya tahan tubuh dan fungsi organ hati

Asam amino berfungsi untuk meningkatkan kewaspadaan, mengurangi kesalahan, dan memacu kegesitan
pikiran.
Terdapat 20 asam amino yang terbagi menjadi dua kelompok, asam amino non-enensial dan asam
amino esensial. 12 jenis asam amino non-enensial di produksi oleh tubuh. Sedangkan 8 sisanya, berupa
asam amino esensial yang harus didapatkan melalui makanan.
Fungsi Asam Amino antra lain :
1. Penyusun protein, termasuk enzim.
2. kerangka dasar sejumlah senyawa penting dalam metabolisme (terutama vitamin, hormon, dan
asam nukleat)
3. pengikat logam penting yang di perlukan dalam reaksi enzimatik (kofaktor).
Asam amino di dapatkan dari sumber-sumber protein. Protein adalah senyawa organik yang terdiri dari
satu atau lebih asam amino. Protein yang di dapatkan melalui makanan sehari-hari di urai dalam
pencernaan dalam bentuk asam amino.
Setiap sel hidup mengandung protein. Protein senyawa organik essensial bagi mahluk hidup dan
konsentrasinya paling tinggi di dalam jaringan otot hewan. Protein merupakan bahan essensial yang
menunjang kehidupan. Kulit, tulang, otot, darah, hormon, enzim dan organ-organ dalam semuanya
tersusun dari protein.
Asam Amino non-essensial yang diproduksi tubuh antara lain:
1. Tirosin; pertama kali di temukan dalam keju. Pada manusia, asam amino ini tidak bersifat
esencial, tapi pembentukanya menggunakan bahan baku fenilalanin oleh enzim phehidroksilase.
Menurut penelitian yang dilakukan oleh institut penelitian kesehatan Lingkungan Amerika
Serikat tahun 1988, tirosin berfungsi pula sebagia obat stimulan dan penenang yang eektif untuk
meningkatkan kinerja mental dan fisik di bawah tekanan, tanpa efek samping. Tirosin
terkandung dalam hati ayam, keju, alpukat, pisang, ragi, ikan dan daging.
2. Sistein; sekalipun asam amino bukan esensial kandungan atom sistein hampir sama dengan
metionin. Sistein juga di temukan pada bahan pangan seperti cabai, bawang putih, bawang
bombai, brokoli, haver, dan inti bulis gandum.
3. Serin; pertama kali di isolasi dari protein serat sutra pada tahun 1865.
4. Prolin; fungsi terpentingnya di ketahui sebagai komponen protein.
5. Glisin; secara umu, protein itu sendiri tidak banyak mengandung glisin (kecuali pada kolagen
yang mengandung glisin dari dua per tiga kandungannya). Tubuh manusia memproduksi glisin
dalam jumlah yang mencukupi.
6. Asam glutamat; karena ion glutamat yang dapat merangsang beberapa type saraf yang ada
pada lidah manusia, glutamat di manfaatkan dalam industri penyedap rasa. Dalam keseharian di
dapati dalam bentuk garam turunan yang di sebut sebagai monosodium glutamat atau MSG.
7. Asam aspartat; sering pula di sebut aspartat. Fungsinya di ketahui sebagia pembangkit
neurotransmiter di otak dan saraf otot. Aspartat juga dimungkinkan berperan dalam daya tahan
terhadap kepenatan.
8. Ariginin; sekalipun bersifat non-esensial bagi manusia dan mamalia lain, tetapi ariginin dapat di
katakan sebagai asam amino setengah esensial karena produksinya sangat bergantung pada
tingkat perkembangan dan kondisi kesehatan. Pada anak-anak, ariginin sangatlah penting.
Pangan sumber utama ariginin ditemukan pada produk-produk peternakan seperti daging, susu,
telur, dan berbagai olahannya. Sedangkan dari produk tumbuhan, ariginin banyak ditemukan
pada cokelat dan biji kacang tanah.
9. Alanin; ditemukan dalam bahan pangan bentuk lain seperti daging, ikan, susu, telur, dan kacang-
kacangan.
10. Histidin; bagi manusia, histidin merupakan asam amino yang esensial bagi anak-anak.
11. Glutamin; merupakan asam amino yang dikenal pula dengan sebutan asam glumatik. Asam
amino ini berfungsi sebagai bahan bakar otak yang mengontrol kelebihan amonia yang
terbentuk dalam tubuh akibat proses biokimia. Secara alami, glutamin di temukan dalam
gandum dan kedelai.
12. Asparagin; di perlukan oleh sistem saraf untuk menjaga kesetimbangan dan di perlukan pula
dalam transformasi asam amino. Asparagin di temukan pula pada daging (segala macam
sumber), telur dan susu (serta produk turunanya).
Asam Amino esensial yang tidak di produksi oleh tubuh, antara lain sebagai berikut:
1. Triptofan; merupakan asam amino esensial, ini merupakan beberapa sumber di dapatkan dari
karbonhidrat. Triptofan terdapat pada telur, daging, susu skim,pisang, susu, dan keju.
2. Treonin: terdapat pada bahan pangan berupa susu, daging, ikan ,dan bici wijen.
3. Metionin: bersifat esencial. Oleh sebab itu, harus di ambil dari bahan pangan. Sumber utama
metionin hdala buah-buahan, daging (ayam, sapi, ikan,susu (susu murni, beberapa jenis keju),
saturan (bayam, bawang putih, jagung), serta kacang-kacangan (kapri, pistacio, kacang mete,
kacang merah, tahu tempe).
4. Lisin; terdapat dalam protein kedelai,bici polong-polongan, dan ikan. Rata-rata kebutuhan lisin
per hari adalah 1-1,5 g.
5. Leusin; banyak tersedia pada makanan yang tinggi protein, seperti daging, susu, beras merah
dan kacang kedelai. Pada produk-produk susu kedelai juga banyak di temui kandungan leusin.
6. Isoleusin;
7. Fenilalanin; merupakan asm amino esensial yang menjadi bahan baku bagi pembentukan
katekolamin. Katekolamin ini di kenal sebagai peningkat kewaspadaan penting bagi tranmisi
impuls saraf. Fenilalamin terdapat pada daging ayam, sapai, ikan, telur, dan kedelai.
8. Valin; terdapat pada produk-produk peternakan seperti daging, telar, susu dan keju. Selain itu,
asam amino esensial ini terdapat pada bici-bijian yang mengandung minyak seperti kacang
tanah, wijen, dan gentil).
WHO (World Health Organization) mengungkapkan bahwa protein yang berasal dari hewan seperti susu,
daging, telur, keju, dan unggas mengandung asam amino dalam kadar yang cukup. Sedangkan protein
yang berada dalam kandungan sayur-sayuran memiliki kadar yang terbatas.
Ikan sebagai salah satu bahan pangan yang sangat di butuhkan memiliki daya cerna protein yang cukup
tinggi yaitu sekitar 90%.
Protein yang dikandung ikan ternyata sudah dapat memenuhi dua pertiga kebutuhan manusia.
Kandungan protein pada ikan relatif cukup besar, sekitar 15-25% setiap 100 gram. Selain itu, kandungan
protein ikan terdiri dari berbagai asam amino yang hampir seluruhnya di butuhkan oleh manusia.
Sehari-hari individu biasa mengonsumsi berbagai jenis protein. Protein yang di dapatkan melalui
makanan terkadang masuk bersamaan dengan karbohidrat dan nutrisi lainnya. Banyaka ahli gizi yang
menyarankan jika anda menginginkan kondisi mental puncak, maka ada baiknya mengkonsumsi sepertiga
protein terlebih dahulu sebelum memakan yang lain
Protein
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Segelas susu sapi. Susu sapi merupakan salah satu sumber protein.
Protein (asal kata protos dari bahasa Yunani yang berarti "yang paling utama") adalah senyawa organik
kompleks berbobot molekul tinggi yang merupakan polimer dari monomer-monomer asam amino yang
dihubungkan satu sama lain dengan ikatan peptida. Molekul protein mengandung karbon, hidrogen,
oksigen, nitrogen dan kadang kala sulfur serta fosfor. Protein berperan penting dalam struktur dan fungsi
semua sel makhluk hidup dan virus.
Kebanyakan protein merupakan enzim atau subunit enzim. Jenis protein lain berperan dalam fungsi
struktural atau mekanis, seperti misalnya protein yang membentuk batang dan sendi sitoskeleton. Protein
terlibat dalam sistem kekebalan (imun) sebagai antibodi, sistem kendali dalam bentuk hormon, sebagai
komponen penyimpanan (dalam biji) dan juga dalam transportasi hara. Sebagai salah satu sumber gizi,
protein berperan sebagai sumber asam amino bagi organisme yang tidak mampu membentuk asam amino
tersebut (heterotrof).
Protein merupakan salah satu dari biomolekul raksasa, selain polisakarida, lipid, dan polinukleotida, yang
merupakan penyusun utama makhluk hidup. Selain itu, protein merupakan salah satu molekul yang paling
banyak diteliti dalam biokimia. Protein ditemukan oleh Jns Jakob Berzelius pada tahun 1838.
Biosintesis protein alami sama dengan ekspresi genetik. Kode genetik yang dibawa DNA ditranskripsi
menjadi RNA, yang berperan sebagai cetakan bagi translasi yang dilakukan ribosom.
[1]
Sampai tahap ini,
protein masih "mentah", hanya tersusun dari asam amino proteinogenik. Melalui mekanisme
pascatranslasi, terbentuklah protein yang memiliki fungsi penuh secara biologi.
[2][3]






Struktur tersier protein. Protein ini memiliki banyak struktur sekunder beta-sheet dan alpha-helix yang
sangat pendek. Model dibuat dengan menggunakan koordinat dari Bank Data Protein (nomor 1EDH).
Struktur protein dapat dilihat sebagai hirarki, yaitu berupa struktur primer (tingkat satu), sekunder (tingkat
dua), tersier (tingkat tiga), dan kuartener (tingkat empat):
[4][5]

struktur primer protein merupakan urutan asam amino penyusun protein yang dihubungkan
melalui ikatan peptida (amida). Frederick Sanger merupakan ilmuwan yang berjasa dengan
temuan metode penentuan deret asam amino pada protein, dengan penggunaan beberapa
enzim protease yang mengiris ikatan antara asam amino tertentu, menjadi fragmen peptida
yang lebih pendek untuk dipisahkan lebih lanjut dengan bantuan kertas kromatografik. Urutan
asam amino menentukan fungsi protein, pada tahun 1957, Vernon Ingram menemukan bahwa
translokasi asam amino akan mengubah fungsi protein, dan lebih lanjut memicu mutasi genetik.
struktur sekunder protein adalah struktur tiga dimensi lokal dari berbagai rangkaian asam amino
pada protein yang distabilkan oleh ikatan hidrogen. Berbagai bentuk struktur sekunder misalnya
ialah sebagai berikut:
o alpha helix (-helix, "puntiran-alfa"), berupa pilinan rantai asam-asam amino berbentuk
seperti spiral;
o beta-sheet (-sheet, "lempeng-beta"), berupa lembaran-lembaran lebar yang tersusun
dari sejumlah rantai asam amino yang saling terikat melalui ikatan hidrogen atau ikatan
tiol (S-H);
o beta-turn, (-turn, "lekukan-beta"); dan
o gamma-turn, (-turn, "lekukan-gamma").
[4]

struktur tersier yang merupakan gabungan dari aneka ragam dari struktur sekunder. Struktur
tersier biasanya berupa gumpalan. Beberapa molekul protein dapat berinteraksi secara fisik
tanpa ikatan kovalen membentuk oligomer yang stabil (misalnya dimer, trimer, atau kuartomer)
dan membentuk struktur kuartener.
contoh struktur kuartener yang terkenal adalah enzim Rubisco dan insulin.
Struktur primer protein bisa ditentukan dengan beberapa metode: (1) hidrolisis protein dengan asam kuat
(misalnya, 6N HCl) dan kemudian komposisi asam amino ditentukan dengan instrumen amino acid
analyzer, (2) analisis sekuens dari ujung-N dengan menggunakan degradasi Edman, (3) kombinasi dari
digesti dengan tripsin dan spektrometri massa, dan (4) penentuan massa molekular dengan spektrometri
massa.
Struktur sekunder bisa ditentukan dengan menggunakan spektroskopi circular dichroism (CD) dan
Fourier Transform Infra Red (FTIR).
[6]
Spektrum CD dari puntiran-alfa menunjukkan dua absorbans
negatif pada 208 dan 220 nm dan lempeng-beta menunjukkan satu puncak negatif sekitar 210-216 nm.
Estimasi dari komposisi struktur sekunder dari protein bisa dikalkulasi dari spektrum CD. Pada spektrum
FTIR, pita amida-I dari puntiran-alfa berbeda dibandingkan dengan pita amida-I dari lempeng-beta. Jadi,
komposisi struktur sekunder dari protein juga bisa diestimasi dari spektrum inframerah.
Struktur protein lainnya yang juga dikenal adalah domain. Struktur ini terdiri dari 40-350 asam amino.
Protein sederhana umumnya hanya memiliki satu domain. Pada protein yang lebih kompleks, ada
beberapa domain yang terlibat di dalamnya. Hubungan rantai polipeptida yang berperan di dalamnya akan
menimbulkan sebuah fungsi baru berbeda dengan komponen penyusunnya. Bila struktur domain pada
struktur kompleks ini berpisah, maka fungsi biologis masing-masing komponen domain penyusunnya
tidak hilang. Inilah yang membedakan struktur domain dengan struktur kuartener. Pada struktur
kuartener, setelah struktur kompleksnya berpisah, protein tersebut tidak fungsional.
Kekurangan Protein
Protein sendiri mempunyai banyak sekali fungsi di tubuh kita. Pada dasarnya protein menunjang
keberadaan setiap sel tubuh, proses kekebalan tubuh. Setiap orang dewasa harus sedikitnya mengonsumsi
1 g protein per kg berat tubuhnya. Kebutuhan akan protein bertambah pada perempuan yang mengandung
dan atlet-atlet.

Kekurangan Protein bisa berakibat fatal:
Kerontokan rambut (Rambut terdiri dari 97-100% dari Protein -Keratin)
Yang paling buruk ada yang disebut dengan Kwasiorkor, penyakit kekurangan protein.
[7]

Biasanya pada anak-anak kecil yang menderitanya, dapat dilihat dari yang namanya busung
lapar, yang disebabkan oleh filtrasi air di dalam pembuluh darah sehingga menimbulkan
odem.Simptom yang lain dapat dikenali adalah:
o hipotonus
o gangguan pertumbuhan
o hati lemak
Kekurangan yang terus menerus menyebabkan marasmus dan berkibat kematian.
Sintese protein
Artikel utama: Proteinbiosynthese
Dari makanan kita memperoleh Protein. Di sistem pencernaan protein akan diuraikan menjadi peptid
peptid yang strukturnya lebih sederhana terdiri dari asam amino. Hal ini dilakukan dengan bantuan enzim.
Tubuh manusia memerlukan 9 asam amino. Artinya kesembilan asam amino ini tidak dapat disintesa
sendiri oleh tubuh esensiil, sedangkan sebagian asam amino dapat disintesa sendiri atau tidak esensiil oleh
tubuh. Keseluruhan berjumlah 21 asam amino. Setelah penyerapan di usus maka akan diberikan ke darah.
Darah membawa asam amino itu ke setiap sel tubuh. Kode untuk asam amino tidak esensiil dapat
disintesa oleh DNA. Ini disebut dengan DNAtranskripsi. Kemudian karena hasil transkripsi di proses
lebih lanjut di ribosom atau retikulum endoplasma, disebut sebagai translasi.
Sumber Protein
Daging dan ikan
Telur
Susu, dan produk sejenis Quark
Tumbuhan berbji
Suku polong-polongan
Kentang
Studi dari Biokimiawan USA Thomas Osborne Lafayete Mendel, Profesor untuk biokimia di Yale, 1914,
mengujicobakan protein konsumsi dari daging dan tumbuhan kepada kelinci. Satu grup kelinci-kelinci
tersebut diberikan makanan protein hewani, sedangkan grup yang lain diberikan protein nabati. Dari
eksperimennya didapati bahwa kelinci yang memperoleh protein hewani lebih cepat bertambah beratnya
dari kelinci yang memperoleh protein nabati. Kemudian studi selanjutnya, oleh McCay dari Universitas
Berkeley menunjukkan bahwa kelinci yang memperoleh protein nabati, lebih sehat dan hidup dua kali
lebih lama.
Keuntungan Protein
Sumber energi
Pembetukan dan perbaikan sel dan jaringan
Sebagai sintesis hormon,enzim, dan antibodi
Pengatur keseimbangan kadar asam basa dalam sel
SATUAN INTERNASIONAL

Kaki (bahasa Inggris: foot, jamak: feet) adalah satuan panjang non-SI yang umum digunakan di Britania
Raya dan Amerika Serikat. 1 kaki adalah sekitar sepertiga meter atau tepatnya 0,3048 m. 1 kaki juga sama
dengan 12 inci. 3 kaki sama dengan 1 yard. Simbol internasional untuk kaki adalah ft.
Meski dewasa ini kaki terutama hanya digunakan di Britania Raya dan (bekas) jajahannya seperti
Amerika Serikat, satuan ini konon asalnya dari Sumeria kuno. Di Indonesia dan di dunia umumnya,
satuan kaki lebih banyak digunakan untuk mengukur ketinggian terbang pesawat terbang (umumnya
pesawat buatan AS, pesawat buatan Soviet dan Rusia menggunakan satuan metrik).
Kaki persegi merupakan satuan luas untuk kaki. 1 ft (dibaca: 1 kaki persegi) adalah setara dengan
sebuah wilayah berbentuk bujursangkar yang panjang sisinya 1 kaki.
Untuk fisikawan Blaise Pascal, lihat Blaise Pascal.
pascal disimbolkan dengan Pa satuan turunan SI untuk tekanan atau tegangan. Satu pascal setara dengan
satu newton per meter persegi. Dalam kehidupan sehari-hari, pascal dikenal karena penggunaannya untuk
menyatakan laporan tekanan udara yang umumnya dilaporkan dalam hektopascal (1 hPa = 100 Pa).
Satuan ini dinamakan menurut nama Blaise Pascal, seorang matematikawan, fisikawan dan filsuf
Perancis.
Definisi 1 Pa
[1]

= 0,01 milibar
= 0,00001 bar
Keterangan: N adalah newton, m: meter, kg: kilogram, dan s: detik/sekon.
Newton adalah satuan SI turunan dengan lambang N, yang merupakan satuan dari gaya, dinamai dari Sir
Isaac Newton. Satu newton adalah besarnya gaya yang diperlukan untuk membuat benda bermassa satu
kilogram mengalami percepatan sebesar satu meter per detik per detik. Seratus kilogram sama dengan 980
newton
Definisi
1 N = 1 kg.m.s
-

Dalam ilmu fisika, weber (simbol: Wb; ejaan Inggris: [vebr], ejaan Inggris: [wbr], or ejaan Inggris:
[wibr]) adalah satuan Satuan Internasional untuk fluks magnetik. Kerapatan fluks dalam satu Wb/m
2

(satu weber per meter persegi) adalah satu tesla.
Nama weber diambil dari nama fisikawan Jerman Wilhelm Eduard Weber (1804-1891).
Derajat (secara lengkap, derajat busur), biasanya disimbolkan dengan , adalah ukuran sudut yang
dapat dibentuk pada sebuah bidang datar, menggambarkan 1360 dari sebuah putaran penuh. Artinya,
besar 1 derajat adalah satu juring pada lingkaran yang dibagi menjadi 360 buah juring yang besarnya
sama. Jika sudut tersebut dinyatakan terhadap sebuah meridian referensi, sudut tersebut menunjukkan
sebuah lokasi pada sebuah lingkaran besar sebuah bola (seperti Bumi, Mars, atau bola langit).
[1]

Awal mula lingkaran dibagi atas 360 berasal dari kerajaan Babilonia Kuno karena sistem bilangan
Babilonia Kuno menggunakan bilangan yang berbasis 60. Sedangkan kita saat ini terbiasa menggunakan
sistem bilangan berbasis 10.
1 sama dengan 60 menit (ditulis 60') dan 1' sama dengan 60 detik (ditulis 60"). Derajat dan satuan-satuan
pembaginya adalah satu-satunya satuan yang penulisan angka dan simbol satuannya tidak dipisah (contoh
15 30', bukan 15 30 ').
Derajat bukanlah satu-satunya pengukur besarnya sudut yang dibentuk. Selain derajat, terdapat satuan lain
yaitu radian. Satu radian setara dengan 57.2957795131. Satu putaran penuh besarnya 2*pi yang
merupakan keliling lingkaran yang berjari-jari 1.

Langsung ke: navigasi, cari
Bar (simbol bar), desibar (simbol dbar) dan millibar (simbol mbar, juga mb) adalah sebuah satuan
tekanan. Bar bukanlah satuan SI, tetapi satuan tersebut digunakan (walaupun dikecilkan kesempatannya)
untuk digunakan dengan SI. Bar masih digunakan untuk mendeskripsikan tekanan.
Bar, desibar dan millibar diketahui sebagai:
1 bar = 100.000 pascal (Pa) = 1.000.000 dyne per sentimeter persegi (barye)
1 dbar = 0.1 bar = 10.000 Pa = 100.000 dyn/cm
1 mbar = 0.001 bar = 100 Pa = 1.000 dyn/cm
Bar berasal dari bahasa Yunani, (baros), yang berarti massa. Bar dan milibar diperkenalkan oleh
Napier Shaw tahun 1909 dan Raipeza tahun 1910 dan digunakan secara internasional tahun 1929
Untuk fisikawan Joseph Henry, lihat Joseph Henry.
Henry (dilambangkan dengan H) adalah satuan SI dari induktansi. Jika laju perubahan arus listrik pada
suatu rangkaian listrik adalah satu ampere per detik dan hasil tegangan elektromotifnya adalah satu volt,
maka induktansi dari rangkaian tersebut adalah satu henry
Einstein adalah satuan ukur yang dipakai untuk radiasi cahaya dan fotokimia. Satu einstein sama dengan
satu mol foton, yang mengandung semua komponen frequensi cahaya. Dalam hal ini, jumlah foton dalam
satu satuan einstein merupakan bilangan Avogadro. Radiasi cahaya ini bisa dinyatakan dalam einstein per
meter pesegi per detik, jika frequensi cahayanya diketahui, dan sumber cahayanya monokromatis. Jika
frequensi optis cahayanya tidak diketahui maka satuan yang dipakai adalah daya per satuan luas.
Satuan ini dinamakan berdasarkan nama tokoh fisika terbesar abad 20, Albert Einstein, yang telah
berhasil memperkenalkan prinsip efek fotoelektrik dan cahaya sebagai quanta/kuantum (foton) lewat
paper ilmiahnya pada tahun 1905.
Satuan einstein ini sering dipakai dalam bidang studi/riset mengenai fotosintesis, untuk menyatakan
kebutuhan jumlah cahaya dalam proses pembuatan oksigen yang memerlukan sejumlah foton aktif. Satu
mol oksigen dibentuk akibat dari 9 einstein foton aktif secara fotosintesis.
Satuan lain yang lebih kecil disebut PAR (Photosynthetically Active Radiation) yang menyatakan 1
microeinstein per detik per meter pesegi ( 1 microeinstein = 1/juta einstein).
Acre ialah satuan luas dalam sejumlah sistem yang berbeda, termasuk satuan imperial dan Amerika
Serikat. Acre yang biasa digunakan pada saat ini ialah acre internasional dan Amerika Serikat, acre
survei.
1 acre setara dengan 4.840 yard persegi atau 43.560 kaki persegi. Disebabkan oleh beragamnya penentuan
yard dan kaki, ukuran acre yang tepat juga berbeda tipis. Satuan panjang yang berhubungan dengan acre
ialah furlong (220 yard) dan rantai (4 rod atau 66 kaki).
Acre sering dipergunakan untuk mengukur luas tanah. Dalam sistem metrik, hektar biasanya digunakan
untuk tujuan yang sama. 1 acre berukuran kurang lebih 0,4 hektar. 1 acre juga sedikit pendek
dibandingkan dengan 91 yard di lapangan sepak bola Amerika yang lebarnya 53,33 yard. Luas seluruh
lapangan tersebut, termasuk kedua zona ujung, adalah 1,32 acre
Troy adalah sebuah sistem satuan fisik massa yang biasanya digunakan untuk logam berharga, bubuk
hitam, dan batu mulia.
Watt (simbol: W) adalah satuan turunan SI untuk daya. 1 Watt didefinisikan sebagai 1 joule dibagi 1
detik (1 J/d), atau dalam satuan listrik , satu volt ampere (1 V A).
Dia merupakan rating ("rate") dari joule per detik di mana energi diubah, digunakan atau habis.
Persamaan

Namun, rating V-A hanya sama dengan watt bila dia digunakan untuk alat yang menyerap seluruh energi,
seperti "coil" pemanas listrik atau lampu "incandescent". Dengan penyedia tenaga komputer, rating watt
nyata hanya 60% sampai 70% rating V-A.
Satuan watt ini dinamakan untuk mengenang James Watt untuk sumbangannya bagi pengembangan
mesin uap, dan diadopsi oleh "Second Congress" "British Association for the Advancement of Science"
pada 1889 dan oleh Confrence Gnrale des Poids et Mesures ke-11 pada 1960
Volt (V) adalah satuan turunan di dalam Standar Internasional (SI) untuk mengukur perbedaan tegangan
listrik. 1 Volt berarti beda tegangan yang diperlukan untuk membuat arus tepat sebesar 1 ampere di dalam
suatu rangkaian dengan resistensi 1 ohmSatuan volt adalah penghargaan untuk Alessandro Volta yang
menemukan baterai elemen cair.
Dalam fisika, ampere dilambangkan dengan A, adalah satuan SI untuk arus listrikyang sering
dipendekkan menjadi amp. Satu ampere adalah suatu arus listrik yang mengalir dari kutup positif ke
kutup negatif, sedemikian sehingga di antara dua penghantar lurus dengan panjang tak terhingga, dengan
penampang yang dapat diabaikan, dan ditempatkan terpisah dengan jarak satu meter dalam vakum,
menghasilkan gaya sebesar 2 10
-7
newton per meter.
Satuan ini diambil dari nama Andr-Marie Ampre, salah satu penemu elektromagnetisme
Joule diambil dari satuan unit yang didefinisikan sebagai besarnya energi yang dibutuhkan untuk
memberi gaya sebesar satu Newton sejauh satu meter. Oleh sebab itu, 1 joule sama dengan 1 newton
meter (simbol: N.m).
Selain itu, satu joule juga adalah energi absolut terkecil yang dibutuhkan (pada permukaan bumi) untuk
mengangkat suatu benda seberat satu kilogram setinggi sepuluh sentimeter.
ngstrm (dari bahasa Swedia, dibaca /-strm/) dengan simbol adalah satuan panjang. Walaupun
bukan merupakan satuan SI tetapi sering digunakan dengan satuan SI. Karena kesulitan ortografi, satuan
ini boleh ditulis sebagai angstrom.
1 ngstrm () = 10
10
meter (m) = 0.1 nanometer (nm)
Satuan ini biasa digunakan sebagai ukuran partikel atomik dan panjang senyawa kimia menggunakan
spektrum optik. Satuan angstrom juga umum dipakai dalam pengukuran panjang gelombang cahaya.