Anda di halaman 1dari 5

TIU1 Memahami Anatomi Makroskopik dan Mikroskopik Organ Limfoid

TIK1.1 Memahami anatomi makroskopik organ limfoid


Sistem Limfa
Sistem limfatik ini terdiri dari atas pembuluh limfatik yang tersebar di seluruh tubuh
nodus limfa yang terdapat di beberapa tempat tertentu pada pebuluh limfatik limfosit yang
diproduksi oleh nodus limfa dan berpatroli di sepan!ang pembuluh limfatik serta "airan
getah bening tempat limfosit berenang di dalamnya dan bersirkulasi dalam pembuluh darah.
Aliran limfa mengandung sel#sel darah putih yanh membantu menghentikan penyebaran
penyakit dengan menghasilkan antibodi. $odus limfa adalah bagian penting dalam sistem
ini. Ia adalah struktur limfa ke"il yang tersebar di sepan!ang !alur sistem limfa. Leher ketiak
dan selangkangan memiliki !umlah nodus limfa yang banyak untuk menangkap bakteri.
$odus !uga mengeluarkan sel darah putih untuk menusnahkan bakteri dan kuman.
%ara ker!a sistem ini adalah sebagai berikut. %airan getah bening dalam pembuluh
limfatik menyebar di seluruh tubuh dan berkontak dengan !aringan yang berada disekitar
pembuluh limfatik kapiler. %airan getah bening yang kembali ke pembuluh limfatik sesaat
setelah melakukan kontak ini diteruskan ke nodus limfatik terdekat pada pembuluh limfatik.
&ika setalah pengamatan atas sifat#sifat musuh ini terfeteksi adanya bahaya di keluarkan
tanda bahaya. 'ada tahap ini di nodus limfa dimulailah produksi limfosit dan sel pra!urit
lainnya dengan sangat "epat. Setelah tahap produksi pra!urit baru di angkut ke garis denpan
medan perang. 'ra!urit baru ini ber!alan dari nodus limfa ke pembuluh limfatik melalui
"airan getah bening.
Mereka berdifusi ke dalam aliran darah dari pembuluh limfatik dan akhirnya sampai di
medan perang. Inilah sebabnya nodus getah limfa pada daerah yang terinfeksi membengkak
terlebih dahulu. (al ini menun!ukkan bah)a produksi limfosit pada daerah tersebut
meningkat.
Limfa
Limfa berasal dari differensiasi !aringan mesenkial mesogastrium dorsale. *erat limfa
rata#rata berkisar antara +,#1-- gr pada de)asa berukuran 1. / + /0 "m biasanya sedikit
menge"il dengan bertambahnya umur sepan!ang tidak disertai adanya patologi lainnya.
Letak organ ini dikuadran kiri atas dorsal di abdomen kira#kira di tutupi oleh iga 1
sampai iga 11 pada permukaan ba)ah diafragma terlindung oleh kubah iga. 2omfa
terpan"ang ditempatnya oleh lipatan peritonium yang diperkuat oleh beberapa ligament
suspensoria. Ligamen gastroplenik berisi semua 3. gastrika bre3is. Ligament yang lainnya
tak berpembuluh ke"uali pada hipertensi portal sangat banyak mengadung 3ena kolateral.
Thymus
timus sangat penting keberadaanya bagi bayi yang baru lahir tanpa timus sistem imun
bayi akan mati. Timus menghasilkan timosin yaitu hormon yang menguatkan reaksi sistem
imun. Menurut pengamatan biologis timus tampak seperti organ biasa tanpa suatu fungsi
khusus. 4i dalam timuslah limfosit 5 sel utama yang berperan dalam sistem imun 5
mendapat sema"am pelatihan. 'elatihan itu adalah transfer informasi yang dapat
dilaksanakan terhadap makhluk hidup yang memiliki tingkat ke"erdasan tertentu.
Limfosit dia!ari mengenali identitas sel#sel didalam tubuh. Mereka mempela!ari "ara
mengenali karakteristik khusus sel tubuh. Lalu sel#sel limfosit tersebut meninggalkan timus
dengan memba)a banyak informasi. 4engan demikian keika limfosit beker!a dalam tubuh
mereka tidak menyerang dan membinasakan sel#sel lainnya yang bersifat asing atau tidak
dikenali dalam pemela!arannya.
Tonsil
Tonsil lingualis
4iba)ah mukosa 167 posterior lidah 8#9 papila permukaannya berben!ol#ben!ol
Tonsila 'alatina
Tonsila palatina adalah suatu massa !aringan limfoid yang terletak di dalam fosa
tonsil pada kedua sudut orofaring dan dibatasi oleh pilat anterior 8otot palatoglosus9
dan pilar posterior 8otot palatofaringeus9. Tonsil berbentuk o3al dengan pan!ang .#,
"m masing#masing tonsil mempunyai 1-#7- kriptus yang meluas ke dalam !aringan
tonsil. Tonsil tidak selalu mengisi seluruh fosa tonsilaris daerah yang kosong
diatasnya dikenal sebagai fosa supratonsilat. Tonsil terletak di lateral orofaring.
4ibatasi oleh:
1. Lateral 5 m. kostriktor faring superior
.. Anterior 5 m. palatoglosus
7. 'osterior 5 m. palatofaringeus
0. Superior 5 m. palatum mole
,. Inferior 5 m. tonsil lingual
Tonsila 'aryngealis 8adenoid9
Adenoid merupakan masa limfoid yang berlobus dan terdiri dari !aringan limfid yang
sama dengan yang terdapat pada tonsil. Lobus atau segmen tersebut tersusun teratur
seperti suatu segmen terpisah dari sebuah "eruk dengan "elah atau kantong
diantaranya.
Adenoid tidak mempunyai kriptus. Adenoid terletak di dinding belakang nasofaring.
&aringan adenoid di nasofaring terutama ditemukan pada dinding atas dan posterior
)alaupun dapat me2uas ke fosa ;osenmuller dan orifisium tuba eusta"hius.
TIK1.. Memahami anatomi mikroskopik organ limfoid
A. Limfa
Limfa dibungkus oleh kapsul fibrosa dan kolagen yang mana dari sini trabekula
menembus parenkim. Trabekula merupakan !aringan konektif padat kaya kolagen dan
elastis. 4iantara trabekula terdapat !aringan reti"ular yang menyusun parenkim limfa
yang mana terdiri dari pulpa merah dan pulpa putih dan dibatasi oleh <ona marginal.
'ulpa putih terdiri atas limfoid periteriolar sheath dan folikel limfoid sementara pulpa
merah 8yang merupakan hampir +,= isi dari limfa9 terdiri atas sinus 3enous dan korda
splenika.
*. Tonsil
Se"ara mikroskopik tonsil terdiri atas 7 komponen yaitu !aringan ikat folikel
germinati3um dan !aringan interfolikel.