Anda di halaman 1dari 12

A.

SCENARIO
SCENARIO
Oh Balitaku Sayang
Defisiensi Zinc pada balita di wilyah NTT merupakan salah satu masalah yang belum dapat
diselesaikan hingga saat ini. Selain merivew kembali kebijakan dan program pemeritahan
tentang gizi, NGO A membuat proposal program formulasi makanan (food formulation) tinggi
Zinc menggunakan bahan makanan local sesuai standar PMT dan sosio budaya masyarakat
dengan harga terjangkau. Produk dikemas menarik sesuai dengan peraturan pelabelan
makanan (food labeling) disertai informasi gizi (nutritional fact), claims, dan sertifikasi halal.
NGO juga mengedukasi masyarakat tentang membaca pesan dalam label makanan. Dalam
proposal juga direncakan alokasi sumberdaya yang dibutuhkan dna phak terkait.

B. UNCLEAR TERM
NO TERM DEFINITION
1 Food labelling Setiap keterangan mengenai pangan yang berbentuk gambar
tulisan atau kombinasi keduanya atau bentuk lain yang
disertakan pada pangan dan merupakan bagian dari
kemasan pangan. ( kamus Gizi)
2 NGO Sebuah organisasi yang didirikan perorangan atau kelompok
yang secara sukarela memberikan pelayanan kepada
masyarakat umum tanpa bertujuan untuk memperoleh
keuntungan dari kegiatannya ( natapraja, 2009).Serta
diorganisir berdasarkan isu-isu tertentu seperi hak manusia,
lingkuangan atau kesehatan ( suharko, 2002).Berbasisis nilai
yang bergantuang terhadap baik, sebagian terhadap
bantuan amal dan pelayanan sukarela ( sinaga ,2008)
3 Nutritiona fact Daftar kandungan zat gizi pangan pada label pangan sesuai
dengan format yang dibakukan ( kamus Gizi)
4 Food formulation Proses pembuatan produk makanan baru untuk suatu tujuan
tertentu
Kegiataan merumuskan kebutuhan gizi spesifik penderita
masalah gizi, memeilih bahan-bahan berkualitas,
menentukan proses pengolahan, distribusi serta penyajan
yang tepat ( christianto, 2010)
5 Proposal Suatu program atau rencana tertulis yang diuraikan secara
mendetail dan sistematis ( KBBI)
Zinc Salah satu mineral penting dengan bermacam fungsi di
dalam tubuh manusia antara lain untuk pertumbuhan anak-
anak, menyumbuhkan luka, kesuburan orang dewasa, sitesis
protein, dan reproduksi sel dan melindungi tubuh dari
radikal bebas ( kamus Gizi )
Claims Segala bentuk uraian yang menyatakan, menyarankan atau
secara tidak langsung menyatakan perihal karakteristik
tertentu suatau pangan yang berkenanan terhadapa asal
usul, kandungan gizi, sifat produksi, pengolahan dan sifat
produksi ( BPOM,2013) dan juga alam, komposisi, dan
kualitas lainnya ( WHO FAO, 2007).
PMT Pemberian tambahan makanan disamping makanan yang
dimakan sehari-hari dengan tujuan memulihkan keadaan gizi
dan kesehatan. Dilihat dari tujuan programnya dibedakan
menjadi PMT pemulihan dan PMT penyuluhan. PMT bisa
berupa makanan local atau makanan pabrik ( kamus gizi)
Alokasi Pembagian pengeluaran dan pendapatan baik dalam hal
keuangan, waktu dan sumberdaya secara sistematis
perencanaan maupun pelaksanaan suatu kegiatan ( KBBI)
Sertifikat halal Surat tanda/ keteranagn atas sesuatu barang yang boleh
dimakan atau dipergunakan menurut aturan agama yang
disahkan / diberikan oleh MUI
Suatu fatwa tertulis dari MUI yang menyatakan kehalalan
suatu produk sesuai dengan syariat Islam merupakan syarata
untuk mendapatkan izin mencantumkan label halal (
kementrian agama, 2010)
Defisiensi Istilah yang menunjukan kekurangan/ ketidakcukupan misal
: kekuranagn unsur-unsur esensial bagi kesehatan ( kamus
Gizi)

C. CUES
CUES
ahli gizi mamapu merivew kebijakan program pemerintah, membuat proposal program
formulasi makanan menggunakan BM local sesuai standar PMT dan sosio budaya disertai
dengan food labeling( informasi gizi, claims dan sertifikat halal), serta mampu mengedukasi
msyarakat dalam pembacaan label makanan.
D. PROBLEM IDENTIFICATION
1. Apa saja penyebab, tanda, gejala dan dampak difesiensi zinc pada balita ?
2. Bagaimana sosio budaya secara umum di NTT dikaitkan dengan defisiensi zinc ?
3. Apa saja kebijakan pemerintah terkait Gizi pada balita ?
4. Apa syarat dan tujuan dilakukan food formulation bedasarkan standar PMT? (jelaskan
juga standar PMT seperti apa )
5. Bahan makanan local apa saja yang tersedia di NTT dan tinggi zinc ? Bagaimana
formulasi makanan tinggi zinc yang tepat d NTT pada balita ?
6. Apa saja sumber daya yang dibutuhkan dan pihak yang terkait dalam food formulation
?
7. Bagaiaman prinsip dan syarat food labeling? ( termasuk komponen-komponennya)
8. Bagaimana tata cara dan tahapan memperoleh pelabelan makanan (nutritional fact,
claims, dan serifikat halal) ? ( prosedur )
9. Bagaimana prinsip kemasan produk yang baik ? Kemasan apa yang sebaiknya digunakan
pada produk ?
10. Apa Tahapan,metode, Media dan indikator yang dapat digunakan untuk edukasi terkait
pembacaan food labeling ?
11. Bagaimana konten dan cara membaca dari nutritional fact pada kemasan makanan ?
12. : Apa saja jenis-jenis claim dan bagaimana cara menuliskannya ?
DK 2
1. Apa saja penyebab, tanda, gejala dan dampak difesiensi zinc pada balita ?
Penyebab :
Kekurangan intake zinc : kekuranagn makana lauk hewani, kehialangan zinc zaat
proses pemasakan, terapi intravena dalam waktu lama
Gangguan absorbsi : congenital ( penyakit bawaan), pencernaan ataua absorbs
dari inhibitornya sendiri seperti asam fitat, penyakit radang usus, obat-batan
yang menghambat
Terjadi kerusakan organ
Meningkatnya kebutuhan zinc : hamil dan bayi prematur ( hidayah, 2011) (
yanagisawa, 2004)
Konsumsi vegetarian
Penggunanan zinc yang meningkat pada diare
Kemiskinana pada daerah tersebut
BM yg mengandug zinc terbatas
Pilihan makanan sangat jarang
Konsumsi tergantung pada tepung. Tepung mengandung fitat sehingga zinc
tidak dapat diabsorbsi
Sosio, budaya, ekonomi dan food taboo di daerah
Tanda dan gejala :
Penurunan nafsu makan
Pertumbuhan terhambat
Daya tahan tubuh turun ( widhyari, 2010)
Kehilangan daya kecap
Rambut berwarna kusam ( Lipoeto, 2010)
Bintik puti pada kuku
Kelenjar kelamin mengecil ( pada laki-laki)
Gangguaan tidur
Dampak
Retardasi pertumbuhan
Bayi BBLR
Imunitas menurun
Cacat bawaan
Penurunan aktifitas dan motorik
Menyebabkan memori yang buruk ( agustian , 2009) ( widodo,
2010) ( black , 200..)
Infertilitas ( lipoeto, 2011)
hipogeusia anorexia malnutrisi
mengganggu fungsi kelenjar tiroid
memperlambat penyembuhan luka
dapat terjadi diare atau fungsi kekebalan
kekuranagn yang kronis dapat mengganggu sistem saraf pusat
fungsi otak
terlihat gejala kekurangan vitamin a ( almatsier, 2010)
kehilangan indra penciuman anorexia
imunitas menurun karena aktivitas limfosit menurun
gangguan keseimbangan produksi dan radika bebas di dalm tubu (
agustian , 2009)


2. Bagaimana sosio budaya secara umum di NTT dikaitkan dengan defisiensi zinc ?
Memanfaatkan ternak jika mengadakan pesta
Sering mengalami kekeringan dan kelangkaan sumber daya air bersih yang
memadai
Masyarakat mengkonsumsi sayur dan njagung tanpa sumber protein hewani
Food taboo untuk bayi ( ubi jaar dan babi)
Masih buruknya kualitas dan kuantitas pangan
Pola asuh buruk
Fasilitas kesehatan buruk
Rata-rata tingkat pengetahuan ibuu rendah ( angka buta huruf sebanyak 14%
pada 2008)
Masih banyak anaka status gizi rendah ( lebih dari 40% dan tertinggi di
Indonesia)
Sistem pertanian masih bergantung pada alam
Rata-rata penghasilan rendah ( setiyowati, 2010)
Ketersediaan panagn bergantung pada masa panen
Makanan utama : jagung ( panen disimpen 1 tahun dlm bentuk tongkol kering) (
farah)
Sayuran tidak beragam dan terbatas yang diberikan pada balita
Strategi yang dilakukan pertama kali yaitu mengalihkan bm pokok dari beras
menjadi jagung dan ubi elmo
Konsumsi bubur nasi / jagung tanpa lauk
Makanan sumber proteinnya jarang
Penggunaan lumbung masihh dipegang dengan oleh adat istiadat. Sehingga ibu
tidak bisa menggunakan secara mendadak harus diatur oleh kepala adat rani b
Pangan hewani paling sering dagng babi pada acara khusus
Telur dan ayam bukan untuk dikonsumsi tapi ditukar bahan makanan pokok
Setiap desa belum tentu punyak pasar dan bukanya 1 minggu sekali
Wanita setelah melahrkan hanya boleh makan jagung bose
Ibu hamil dilarang makan : ikan dll .. rani
Kategori daerah yang miskin totalnya 20,2 %
Banyak kepala keluarga mempunyai pekerjaan yang tidak tetap
Kondisi alam gersang dan tandus
Konsumsi sehari-hari sayur tinggi serat ( ebagai inhibitor zinc)
3. Apa saja kebijakan dan program pemerintah terkait Gizi pada balita ?
Kebijakan : ( yang ada peraturan perundang-undangan dipisah nasional dan khusu NTT)
Pendekaatn gizi msyarakat
Akses pangan
Mutu dan keamanan pangan
PHBS
Penguatan kelembagaan pangan dan gizi
Penguata dari sector pertanian, inustri dan keamanan pangan ( kementrian
pembangunan nasional 2010)
Melibatkan peran masyrakat melalui posyandu, poliklinik desa
Meningkatkan askes pelayanan kesehatan
Advokasi ( bekerjasam dengan kemenkes dalam mengatur akses kebutuhn gizi)
MMP ( mikronutrient powder) membuat bubuk giz yang kandungan
mikronutrient saat PMT
Rencana aksi nasional pangan dan gizi 2011-2015 disusun berdasarkan
sebelumnya ditandai sengan peningkatan status gizi, ketersediaan pangandll
RADPG ( rencana aksi daerah pangan dan gizi) lebih spesifik di daerah masing-
masing
Gerakan sadar gizi 1000 hari kehidupan Intervensi spesifik lebih kea rah gizi ada
huku pidana menurut PP no 3 intervensi sensitive : gizi dari sector lain
Program : ( kegiatan
Scalling up nutrition ( gerakan percepatan perbaikan gizi ) dibwah koordinasi
sekjend PBB . status pangan dan gizi di Negara berkembanng
Pengembangan regulasi ttg ASI ekskulisig dan mikronutrient
WASH ( air bersih, sanitasi dan kebersihan lingkungan )( unicef 2013)
Revitalisasi posyandu
Revitalisasi puskesmas
Intervensi kesehatan ( pengobtan gratis di RS dan puskesmas, pemberian PMT <
PMT ASI dan PMT pemulihan, pemberian suplementasi gizi vitamin A, tablet FE
Promosi keluarga sadar gizi
Pemberdayaan keluarga
Advokasi
Pendampingan
Revitalisasi SKPG ( kemenkes 2012)
PMT sebagai pemulhan gizi kurang
Meningkatkan kapasitas pelayanan masyrakat
Pelayanan gizi pada ibu hamil dengan tablet FE
Peningkatan garam beryodium
Meningkatkan surveillance gizi di kabupaten atau kota (peraturan gubernur NTT
, 2012)
Strategi : ditulis sendiri
4. Apa syarat dan tujuan dilakukan food formulation bedasarkan standar PMT? (jelaskan
juga standar PMT seperti apa )
Standar PMT
Berabasis BM local diutamakan dari sumber protein hewani dan nabati
Sebgaai mknana tambahan yg dikonsumsi balita
Ememnuhi kebutuhan gizi balita
90 hari berturu-turut
Tujuan :
Memenuhi kebutuhan
Meningkatkan imunitats
Menyediakan PMT menggunakan BM dan sumber daya local sesuai dengan
legislasi pemerintah
Syarat :
Bahan makanan local NTT
Berasal dari protein hewani dan nabati
Terjangkau
Terhindar dari kontaminasi ( kemenkes 2011) ( codex ali)
Protein diutamakan BCAA
Mengandung lemak yang penting terutama as. lemak essensial
Kh boleh menggunakan tepung tatapi harus diragikan agar fitat terpecah
5. Bahan makanan local apa saja yang tersedia di NTT dan tinggi zinc ? Bagaimana
formulasi makanan tinggi zinc yang tepat d NTT pada balita ?
Bm : jagung dan ikan ( paperek, merah, kerapu, kakap, dan ekor kuning), ubi
jalar dan ubi kayu, pisang luwan , ayam dan itik manila, babi, kambing domba
sapi kerbau kuda , kacang-kacangan ( kacang merah ), beras , kelapa
Jenis-jenis :
o FBF contoh : corn soy blend
o Complementary food supelement
o RUTF
o Local diet ( dear dan farah)
Formula yang tepat :FBF ( who, 2008)
6. Apa saja sumber daya yang dibutuhkan dan pihak yang terkait dalam food formulation
?
Sumber daya : financial , manusia dan organisasi / institusi ,media massa, analis kimia,
biologi dan farmasi , hasil perikanan dan pertanian
Pihak : keluarga balita, perangkat desa dan tokoh agama, NGO,Pemerintah untuk
kebijakan , kemenkes ( patform 2009), kelompok petani, penyandang dana
7. Bagaiaman prinsip dan syarat food labeling? ( termasuk komponen-komponennya)
Prinsip :
o Harus berbentuk gmbr / tulisan atau keduanya ( bagaimana caranya)
o Dikemasan yang mudah dilihat
o Tidak mudah lepas
o Tidak mudah luntur atau rusak ( sandjaya, 2010)
o Dicetak secara tegas dan mudah dimengerti
o Tidak boleh mengkontaminasi bahan makanan
o Tidak boleh menyesatkan atau menipu
o Menggunakan bahas Indonesia, angak arab dan huruf latin
o Primery panel dan .. : nutrition fact, claims, food allergen , warning notice
o Ukuran 1/6 dr tinggi kemasan
Syarat :
o Wajb memuat indikasi dan dampak bagi kesehatan ( UU
o Ketentuan label bagi pangan yang dtidak dibungkus dighapasan pembeli
o Cara penyimpanan
o Kode makanan , claim ( keunggulan produk)
Komponen : sekurang-kurangnya memuat nama produk BB bersih , dftr bahan yang
digunakan, tanggal bulan tahun kadaluwarsa, nama alamata pihak yang memproduksi (
PP 69. Nama produk ( harsu bhs ndonesia ) BM yg paling banyak dipakai, BPT harus
dicantumkan, bb bersih dalam stauan matrix , nama dan alamat pihak produsen dank
ode asal bila diimpor, pernyataan khusu, kode produksi ( jens susu, makanan bayi,
komersial mudah dilihat dan dibaca, mencantumkan gambar dan logo perusahaan

8. Bagaimana tata cara dan tahapan memperoleh pelabelan makanan (nutritional fact,
claims, dan serifikat halal) ? ( prosedur )
Pelabelan makanan : rachel
Sertifikat haal : : yuchita, elma
Klaim : farah
9. Bagaimana prinsip kemasan produk yang baik ? Kemasan apa yang sebaiknya digunakan
pada produk ?
Prinsip :
harus melindungi produk dari kotoran sehingga tetap bersih
Harus dapat melindungi dari kerusakan fisik
Mudah dibuka dan ditutup dan mudah dalam pengangkutan dan distribusi
Efisien dan ekonomis selama proses pengisian produk terhadap kemasan
Harus memiliki ukuran, bentuk yang sesuai
Mudah dibuang dan dibentuk dicetak
Dapat menunjukkan identitas informasi produk yang jelas
Tidak menyulitkan dalm peletakkan
Mudah dipegang dan dibawa
Harus tahan lama dan layak pada kondisi penyimbanan
Dilarang menggunakan bahan yang dpt merugikan atau membahayakan ( UU 7
Kemasan yang sebaiknya digunakan :
o Kemasan film untuk makanan bahan spesifiknya alumunium foil dengan cara
kemasan aseptik
10. Apa Tahapan,metode, Media dan indikator yang dapat digunakan untuk edukasi terkait
pembacaan food labeling ?
Tahapan :
Mengenal masalah, masyarakat dan wilayah
Menentukan prioritas masalah
Menentukan tujuan
Menentukan sasasrna
Menentukan materi, metode dan alat peraga
Menyusun rencana penilaian dan pelaksanaa
Metode : demonstrasi
Media : leaflet dan nutri fact, poster, dan fip cart
Indicator : niala proses 80% , kedatangn responden 90%
11. Bagaimana konten dan cara membaca dari nutritional fact pada kemasan makanan ?
Format : yuchita dan elma dijelaskan dan dirinci
Konten : takaran saji , jumlah sjian per kemasan , catatan kaki , zat gizi ( energy total,
lemak, KH, protein, Na) icha
Tahapan :
o Melihat ukuran
o Mengecek ttal kalori
o Mengurangi jumlah zat gizi yang tercatat dalam ..
o Membaca % daily value
o Melihat beberapa zat gizi spesifik
o Membaca catatan kaki ( us, 201 tika, dear , citra
12. : Apa saja jenis-jenis claim dan bagaimana cara menuliskannya ?
Jenis claim : rachel jelaskan dan rinci
Cara :
tidak boleh terlihat 2x lebih besar dari nama produk
Kontras dengan background
Tulisan sebsar tulisan netto
Health claim harus berdasarkan penyakit dan claim yang berhubungan
Tidak boleh smapai menyembhakan atau diagnosis dalam penulisan
Rani I

Skill lab
Formulasi makanan yang sesuai dengan kondisi sosio budaya masyarakat di ntt
Sebutkan komposisi bm lokalnya apa saja cara pembuatanny, takaran, hasil
produknya seperti apa berupa foto / gambar , mendesignnya , melist harga
kebutuhan
Pelabelan makanan nya bagaimana yang benar mendesignnya
Bagaimana cara mengajari masyarakat tentang membaca pelabelan makanan (
lewat artikel 1 lembar )