Anda di halaman 1dari 1

Kapal yang ditumpangi Tommy saat berlibur ke korea tenggelam terkena ombak di cuaca yang tidak bersahabat.

Setelah
terombang-ambing selama beberapa hari akhirnya ia terdampar di sebuah pulau kecil antah berantah. Setelah cukup sadar
tommy melihat ke jam tangannya, tanggal 22 dan masih di bulan desember ingatnya. Ketika berangkat ke korea, Tommy
tidak mengubah waktu di jam tangannya, sehingga ia masih menggunakan waktu Indonesia bagian barat (WIB).
Di tepi pantai, ia menemukan banyak sampah botol kaca kosong. Ia mendapatkan ide agar bisa ditemukan. Syukurlah ia
masih sempat membawa tas berisi makanan dan air putih saat menyelamatkan diri yang di dalamnya terdapat catatan les
dan pulpen pemberian pak Eddy-guru les tercinta. Tommy adalah anak yang rajin, jadi walau berlibur ke korea, ia tetap
membawa catatan untuk belajar di waktu senggang.
Dengan bermodalkan kertas, pulpen, dan botol kosong, Tommy berencana menuliskan koordinat tempat ia berada
kemudian memasukkannya ke botol-botol di tepi pantai untuk kemudian dihanyutnya. Semoga ada yang menemukannya
dan membaca pesan di dalam botol, pikirnya.
Tommy teringat dengan materi astronomi yang pernah diperolehnya saat mengikuti ekskul astronomi yang dibimbing pak
Eddy. Bermodalkan pengetahuan tersebut, ia segera mencari ranting kayu yang cukup lurus dan menancapkannya ke area
yang cukup datar di pantai tersebut. Dari hasil pengamatannya, ia mendapatkan panjang bayangan terpendek dari ranting
sama dengan panjang ranting itu sendiri. Kejadian tersebut diamati tepat saat jam tangannya menunjukkan pukul 11.00.
Saatnya menentukan koordinat lokasi ia berada. Pada bagian ini, Tommy lupa langkah-langkah menentukan koordinat
karena saat diajarkan bagian ini, ia kurang berkonsentrasi (curi-curi main COC). Berapakah koordinat lokasi Tommy? Semoga
ia berhasil ditemukan oleh tim penyelamat. Amin.