Anda di halaman 1dari 13

Spons Aaptos sp.

sebagai
Alternatif Obat dari Biota Laut
Presented By :
1. Kibtiyah Sri Rahayu
2. Yuliartika Nur Sadiyah
3. Nais Pinta Adetya
4. Uma Fadzilia Arifin
5. Siti Nur Suwaibah
Sumber Obat Maritim
Laut merupakan bagian terbesar dari seluruh permukaan
bumi,sekitar tiga perempat bagian bumi merupakan kawasan
laut yang menyimpan potensi yang luar biasa, tidak hanya
potensi wisata, ekonomi, perikanan,perminyakan, dll, namun,
laut juga menyimpan potensi sebagai sumber obat-obatan

Penelitian bahan bioaktif dari organisme laut beberapa tahun
terakhir sangat gencar dilakukan, baik di dalam maupun di luar
negeri. Substansi bioaktif, terutama terdapat pada biota laut
yang tidak bertulang belakang (avertebrae)seperti spons, koral
dan tunicate.

Biota-biota tersebut mengandung senyawa aktif yang lebih
banyak dibanding algae dan tumbuhan darat. Diantara biota laut
tak bertulang belakang tersebut, spons menduduki tempat
teratas sebagai sumber substansi aktif

Sponge dan Klasifikasinya

Data Taksonomi
Domain : Eukariota
Kingdom : Animalia
Filum : Porifera
Kelas : Demospongiae
Ordo : Hadromerida
Famili : Tethyidae
Genus : Aaptos
Spesies : Aaptos sp
Klasifikasi sponge menjadi 4 kelas:
Demospongiae
Calcarea / Calcispongiae
Hexactinellida / Hyalospongiae
Sclerospongiae
Aaptos sp.
Metabolit Sekunder Aaptos sp
Secara umum pada spons ditemukan
kelompok senyawa pada fraksi non polar
seperti senyawa terpenoid, senyawa steroid
dan asam lemak
Beberapa penelitian menyebutkan spons Aaptos sp
pada fraksi polar banyak mengandung senyawa
alkaloid yang memiliki aktivitas biologi diantaranya,
antimikroba, antioksidan,anti tumor, dan antivirus dan
lain-lain
Contoh Alkaloid dari sponge Aaptos sp

NH
N
RO
OMe
N
OMe
OMe
Aaptamin : R = Me
Demethylaaptamine : R = H
Aaptosin
Aaptamine mengandung senyawa alkaloid yang
mempunyai keaktifan menghambat
pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus
(menyerang saluran pernapasan), Bacillus
subtilis (pembusuk daging) dan Vibrio eltor
(penyebab penyakit kolera).
Steroid dari sponge
Steroid merupakan kelompok senyawa bahan alam yang
dibiosintesis melalui jalur asam mevalonat sebagai hasil
modifikasi senyawa triterpen
Contoh steroid dari sponge Aaptos sp, sebagai insulator
O H
stigmast-5-en-3-ol
C
29
H
50
O
Avarol dan avaron
Avarol dan avaron , senyawa ini mempunyai
keaktifan menghambat virus HIV. Senyawa ini
dapat menghambat replikasi virus-HIV dan
melindungi T-lymphoocytes dari infeksi virus

Bistratamide D
Bistratamide D diisolasi dari senyawa
Lissoclinum bistratum. Senyawa ini aktif
menghambat sel tumor HCT (Human Colon
Tumor).


Senyawa-senyawa dari Aaptos sp.

Bagan Prosedur
Kerja

Sampel spons
Ekstrak metanol

Fraksi
metanol

Fraksi
n-Heksan
Residu spons
Ekstrak kental metanol
Isolat - isolat

Dianalisis
MS dan H-NMR
Isolat

- dimaserasi dengan metanol
- disaring
- dievaporasi

- dipartisi dalam n-Heksan


- diidentifikasi komponen
senyawanya
- ditelusuri komposisi eluennya
- difraksinasi menggunakan
kromatografi flash column
- diuji dengan KLT
- diuji titik leleh
- dipurifikasi
Identifikasi kandungan kimia dalam
ekstrak dilakukan terhadap senyawa-
senyawa:

1. Steroid/ triterpenoid
Sebanyak 1 ml larutan ekstrak diuapkan sampai kering,
kemudian ditambah dengan pereaksi Lieberman-Burchard.
Warna biru-ungu yang timbul menunjukkan adanya
senyawa terpenoid atau steroid.
2. Alkaloid
Larutan ekstrak sebanyak 3 ml ditambah dengan 1 ml HCl 2
N, dan 6 ml air suling, kemudian panaskan selama 2 menit,
dinginkan kemudian disaring. Filtrat diperiksa adanya
senyawa alkaloid dengan pereaksi Dragendorff (endapan
orange), wagner (endapan coklat) dan Mayer (endapan
putih)