Anda di halaman 1dari 20

Artikel 1 : Korupsi Menyapu Bersih Putra Terbaik Bangsa

Anni, 30 January 2014. empatpilarkebangsaan.web.id


Kabar menggemparkan beberapa hari lalu perihal penangkapan ketua
Mahkamah konstitusi masih bergaung hingga hari ini. Boleh jadi gaung yang
menyakitkan hati dan telinga seluruh rakyat ndonesia itu tak akan jua mereda
sebelum hakim mengetuk palu menjatuhkan !onis dengan hukuman yang
seberat"beratnya.
Meski berita tentang penangkapan koruptor sudah bukan barang baru lagi di
negeri ini# namun kabar penangkapan $kil Muhtar sungguh men%engangkan dan
menggun%ang hati masyarakat. Bagaimana tidak# $kil Muhtar bukan sembarang
pejabat. &ia adalah ketua Mahkamah Konstitusi# satu lembaga tinggi negara
yang seharusnya berada di garda terdepan dalam hal penegakkan hukum dan
konstitusi di ndonesia.
Korupsi Menyapu Bersih 'utra (erbaik Bangsa
)etiap saya mengikuti kelanjutan berita tentang kasus $M ini# ada seperti
perasaan sedih# ke%ewa# kesal# yang menyesaki dada saya. Banyangkan saja#
$M ini seorang ahli hukum# yang mengerti betul apa arti pelanggaran hukum#
apa arti tindak pidana# dan apa konsekuensi yang harus ditanggung seorang
pejabat publik yang menyalahgunakan jabatannya.
Melihat latar belakang pendidikannya serta rekam jejak karirnya di dunia
penegakkan hukum# seseorang seperti $M seharusnya menjadi tumpuan
harapan segenap bangsa ndonesia untuk membersihkan negeri ini dari segala
bentuk kejahatan. Baik kejahatan kerah biru yang dilakukan rakyat ke%il# maupun
kejahatan kerah putih yang biasa dilakukan rakyat besar.
(api siapa nyana# $M bukanlah seseorang seperti yang kita harapkan. )egala
kepandaian dan jabatannya malah membuatnya begitu leluasa mengeruk harta
rakyat seolah negeri ini adalah ))gudang harta milik nenek moyangnya yang
dapat leluasa dikuras semau"maunya sendiri.
'erasaan sesak yang sama juga saya rasakan sewaktu mengikuti berita
penangkapan 'ro* +udi +ubiandini terkait kasus korupsi di lembaga yang
dipimpinnya. )ungguh tak terbayangkan# seorang %endekia seperti 'ro* +udi
akan ditangkap dengan status yang sangat nista seperti itu. &itangkap sebagai
koruptor sang pen%uri uang rakyat , men%uri uang negara dengan jumlah yang
membuat perut rakyat ndonesia serasa mual ingin muntah saat mendengar
betapa besar jumlah uang yang telah dia tilap ke kantongnya sendiri.
$kil dan +udi bukan sembarang orang di negeri ini# sebagaimana bukan
sembarang orang pula $ndi Malarangeng# $nas# -uth*i .asan# Miranda# dll# yang
terkena kasus korupsi. Mereka adalah putra"putra terbaik bangsa ini# yang
kemungkinan besar adalah siswa"siswa terbaik di sekolahnya saat bersekolah
dulu# mahasiswa paling akti* dan %emerlang di kampusnya# anak kebanggaan
keluarga. Boleh jadi dahulu mereka adalah anak muda yang selalu dijadikan
teladan di lingkungannya# anak muda yang berjiwa pembaharu yang tak sabar
ingin memperbaiki negeri ini# lalu menjelma menjadi pekerja yang ulet# tangguh
dan berprestasi# hingga karirnya melesat dengan pesat.
/amun apa mau dikata# gelap sudah mata $kil# +udi# dkk# oleh harta dan tahta
sehingga tak lagi mengindahkan etika# moral# sumpah jabatan# dan amanah
yang diembankan rakyat ndonesia ke pundak mereka. +upanya rakyat
ndonesia belum dapat mengharap terlalu banyak dan bermimpi terlalu jauh
tentang kemajuan negerinya# karena kontribusi apa yang bisa diharapkan dari
orang"orang yang akan mendekam dalam waktu lama 0 kalau perlu sampai mati
0 di dalam penjara 1 (idak ada ,. )ungguh pantas jika orang 0 orang yang telah
menghianati keper%ayaan bangsa ndonesia seperti itu diganjar dengan
hukuman yang seberat 0 beratnya ,
)aat perilaku korupsi sudah mengkristal
Masih terbayang jelas dalam ingatan kolekti* bangsa ndonesia suasana e*oria
re*ormasi di tahun 1223 lampau. +atusan ribu mahasiswa dari seluruh penjuru
ndonesia turun ke jalan menuntut )oeharto lengser dari kursi kepresidenannya.
-alu tuntutan mereka berhasil# dan kita memasuki era re*ormasi. /amun
mengapa hingga kini re*ormasi seperti tak mendapatkan bentuknya 1
Kemanakah perginya angkatan 23 yang haru biru itu 1 kemana gerangan
menghilangnya gaung suara mereka yang dulu begitu keras untuk menuntut
perbaikan ndonesia 1 apakah setelah mereka kini mengisi kursi trias politika di
seluruh negeri# segala idealisme perjuangan telah mereka lupakan begitu saja 1
Mungkinkah setelah mereka menduduki jabatan penting justru mereka telah
menjelma menjadi koruptor generasi baru yang modus operandinya lebih
%anggih dari koruptor generasi lama 1
)aya sampai berpikir# 4K# selesai sudah masa depan ndonesia. .abis sudah
anak"anak terbaik bangsa ini terlibas oleh kasus korupsi. )ungguh dahsyat dua
(a merusak moral bangsa kita 5 harta dan tahta. )aya tak mau
menambahkannya dengan (a yang ketiga yaitu wanita. Bukan karena saya
wanita# namun lebih karena saya ingin masyarakat tahu menghargai kaum
wanita sebagai kaum ibu# kaum saudara"saudara# dan anak"anak perempuan
kita. )angat tak pantas jika kita menempatkan kaum orang"orang yang sangat
kita hormati dan %intai itu sebagai ra%un atau kuman penyebab sakitnya bangsa
ini.
Banyak sudah teori yang dikemukakan para sosiolog# para kriminolog# ahli
hukum# budayawan# dll# tentang akar masalah mewabahnya perilaku korupsi di
negeri kita. (eori dan pendapatnya beragam sesuai dengan bidang kajian
mereka. /amun satu hal mengeru%ut menjadi satu 5 ada yang salah dengan
kultur bangsa ini. Jiwa *eodal yang berakar kuat# kemuna*ikan# senang dipuji#
hilangnya rasa malu# ajaran agama yang hanya dipakai di rumah ibadah# hukum
yang bisa dibeli# dan menjadikan kekayaan sebagai standar kesuksesan yang
membuat manusia menjadi materialistik. tulah akar dari segala perbuatan
korupsi di ndonesia.
(erbayang sudah bagaimana besar dan rumitnya kesulitan yang dihadapi dalam
upaya pemberantasan korupsi di ndonesia# sebab yang harus dilawan adalah
sebuah 6budaya7 yang sudah sudah mengkristal di alam bawah sadar sebagian
besar masyarakat ndonesia. 8ntah harus memulai mengurai dari mana.
Meski sedikit# namun masih ada harapan yang tersisa.
)ebagai seorang ibu dari dua gadis remaja yang sangat kritis menilai orang
dewasa# dan seorang ibu guru dari anak"anak )M$ yang juga sangat kritis
dalam menilai segala kejadian yang berlangsung di sekitarnya# sangat# sangat
sulit bagi saya untuk menjawab pertanyaan krusial anak"anak muda masa kini
yang sangat %erdas dan selalu penuh rasa ingin tahu itu 5 masih adakah
man*aatnya# masih adakah gunanya tinggal di ndonesia# negeri yang sebagian
besar pemimpinnya berhati %ulas 1
Bagaimana saya harus bersilat lidah menjawab pertanyaan sema%am itu 1
'ertanyaan yang sesungguhnya juga berke%amuk di hati saya dan saya
benarkan 1. )angat tidak mungkin saya menjawab tak ada gunanya lagi#
bukan 1 sebab hilang sudah *ungsi saya sebagai seorang ibu dan pendidik yang
harus menanamkan ke%intaan terhadap kampung halaman kepada anak"
anaknya# jika saya menjawab seperti itu.
)aya hanya dapat mengatakan kepada anak"anak yang menjadi harapan
terakhir kita ini# 7 /egeri kita masih dapat diperbaiki# jika kalian nanti yang
memimpin negeri ini# dan menjadi warga negara dengan akhlak yang mulia#
perilaku yang jujur dan terhormat. 9ang berani mengatakan tidak terhadap
godaan harta dan tahta. 9ang menjadikan $llah sebagai (uhanmu# alih"alih
segala harta yang ada di seatero langit dan bumi ini . (untutlah ilmu setinggi"
tingginya# dan kalian akan tahu# mana yang baik dan mana yang buruk. &an ilmu
itu# tak hanya bisa kalian dapatkan di bangku sekolah. :arilah juga di tengah"
tengah rakyat miskin , 6
-alu kulihat mata mereka berpendar# berbinar. )aya masih melihat ada harapan
bagi masa depan bangsa kita melalui pijar mata anak"anak muda yang masih
bersih ini. Bagaimanapun# bangsa ndonesia harus terus berjalan# dan tak boleh
mati hanya karena perilaku buruk sebagian warga negaranya. Masih banyak
orang ndonesia yang jujur# baik# dan sanggup bekerja keras untuk memperbaiki
bangsa ini dari keterpurukan moral. )ekian %atatan saya# semoga berman*aat.
)elamat mendidik anak"anak ter%inta teman"teman.
Artikel 2 : Intelektual Berwawasan Kebangsaan Berani Berantas Korupsi
4leh5 mam $bd +ohman# 'ublish on5 1 $pril 2014 00500 wib
)ebentar lagi masa depan bangsa ndonesia akan dipertaruhkan dalam
pemilihan umum# dimana rakyat akan memilih langsung presiden untuk periode
berikutnya. 'ertanyaan yang kemudian mun%ul adalah siapakah presiden kita
selanjutnya1# dalam sistem demokrasi rakyat berhak menentukan pilihannya
sendiri.
.arapan yang kemudian mun%ul dalam benak saya dengan tanpa maksud
menggurui pemba%a# yang layak untuk untuk memimpin kita ia yang mengerti
dan memahami empat pilar kebangsaan# serta mampu menerapkannya dalam
memimpin ndonesia kedepannya.
Keragaman budaya# suku# dan agama di ndonesia adalah suatu %iri khas
tersendiri bagi ndonesia. Maka dari itu dibutuhkan sosok pemimpin yang
humanis dan toleran. Bijaksana dalam menyikapi perbedaan# agar segala
perbedaan dan keragaman tak lagi menjadi sasaran yang dijadikan isu untuk
meme%ah belah persatuan dan kesatuan.
Mampu memandang sejarah bangsa ndonesia sebagai suatu nilai# sehingga
tertanam dalam jiwanya perjuangan yang dilakukannnya benar adanya untuk
rakyat. Ketika ia memahami bahwa ia memiliki tanggung jawab yang besar
terhadap rakyat# maka jabatan yang akan di embannya nanti di lakukan dengan
penuh rasa tanggung jawab# serta memiliki loyalitas yang tinggi kepada rakyat.
Jika saya boleh mengutip sedikit u%apan dari salah satu bapak bangsa kita yaitu
Bung Hatta beliau mengatakan 6 'erjuanganku melawan penjajah lebih mudah#
tidak seperti kalian nanti. 'erjuangan kalian akan lebih berat karena melawan
bangsa sendiri 6. ;ngkapan itu sepertinya sudah menjadi ebuah kenyataan saat
ini# dikarenakan sudah maraknya kasus korupsi yang menimpa negeri ini.
Jujur dan adil tak luput dari modal utama untuk menjadi orang nomor satu di
negeri ini# serta kedekatan terhadap masyarakatlah yang akan membangun
integritas. $manah dalam menjalankan tugas dan menegakan hukum apalagi
terhadap berbagai kasus korupsi yang membuat rakyat semakin terpuruk.
Kasus korupsi yang hampir setiap hari di tayangkan oleh media# semakin
mengikis keper%ayaan masyarakat kepada pemerintah. Korupsi di berbagai
sektor mulai dari tingkat daerah# pro!insi# sampai tingkat nasional )eperti sudah
hal biasa yang masyarakat saksikan sehari"hari.
Mayarakat butuh pemimpin yang bisa dengan gagah berani memberantas
kasus korupsi. Bukan perkara mudah memang# apalagi korupsi saat ini sudah
seperti mata rantai# dan sepertinya bisa dengan mudah dilakukan. Janji"janji
kampanye dan kontrak politik untuk memberantas tuntas korupsi pun dilakukan
oleh %alon"%alon pemimpin di negeri ini. )emoga saja ini bukanlah hal yang akan
menjadi isapan jempol belaka.
'enuntasan atas kasus"kasus korupsi yang terjadi di ndonesia masih menjadi
harapan utama masyarakat kepada presiden periode 2014"2012. .asil dari
sebuah lembaga sur!ey pada bulan <ebruari lalu menunjukan harapan prioritas
masyarakat pada presiden terpilih adalah pemberantasan korupsi sebanyak
20#=>. &ata dari situs resmi K'K pada tahun 2013 ter%atat ?@ kegiatan
penyelidikan# 102 penyidikan# dan @@ kasus penuntutan. )edangkan data dari
sebuah lembaga sur!ey potensi kerugian negara sepanjang tahun 2013 akibat
korupsi men%apai +p ?#3 triliun. .al ini menunjukan bahwa banyaknya kasus
korupsi yang terjadi menjadi sorotan tajam masyarakat.
Kekayaan alam yang berlimpah# seutuhnya untuk kemakmuran rakyat# dan tak
membela pihak asing yang akan mengeksploitasi sumber daya alam. Mampu
melihat persaingan pasar bebas di kan%ah internasional sebagai peluang untuk
meningkatkan perekonomian nasional# mampu menjadikan ndonesia sebagai
/egara produsen# setidaknya di kawasan asia# dan tak lagi menjadi /egara
konsumen dari hari ke hari.
Mampu mendorong industri rumahan dalam bidang apapun sehingga mampu
mengurangi angka kemiskinan dan pengangguran.Menguatkan harapan para
petani dan peternak sehingga tak perlu lagi mengimpor kebutuhan pokok dari
luar negeri. B.J Habibie pernah berkata 6 Kalau anda mengimpor gelas#
mengimpor meja# dan mengimpor mi%. Maka anda membayar jam kerja orang
sana. Bayarlah jam kerja rakyat agar semua bisa mandiri7. )elain mampu
menuntaskan kasus korupsi# sudah sepatutnya kita juga berharap presiden yang
akan mendatang juga mampu membangun kemandirian perekonomian
masyarakat.
Maka dari itu ndonesia butuh pemimpin yang mempunyai wawasan
kebangsaan# dan menghayati sejarah perjuangan bangsa. )ehingga ia benar"
benar berani menuntaskan kasus korupsi seperti yang di harapkan masyarakat.
(idak memandang siapa yang melakukannya# karena ia memahami betul korupsi
dapat menyengsarakan rakyat.
)emoga presiden yang akan terpilih mendatang bisa mewujudkan keinginan dan
harapan masyarakat# sehingga kedaulatan rakyat benar"benar ter%apai. Mampu
menurunkan kemiskinan# mampu menyingkirkan kelaparan dan kekurangan
pangan dari masyarakat
Artikel : Korupsi !an Masalah Agraria Mengan"a# Kekokohan Pilar
Kebangsaan In!onesia
$leh:Benardo)inambela
Ketua 'K AMK <( ;/M8&
)emarak peningkatan pemahaman empat pilar kehidupan bernegara yang
di%anangkan oleh M'+"+ bekerja sama dengan ;ni!ersitas ternama di
ndonesia akhir"akhir ini sangat disambut positi* oleh masyarakat luas.
Kalau kita boleh memandang luas tentang 4 pilar kebangsaan ini sebenarnya
men%akup sangat luas# sepintas gambarannya itu men%akup seluruh teotorial#
sosial# politik# ekonomi# pendidikan# dan termasuk juga hubungan -uar dan
&alam /egeri bangsa kita# jadi boleh kita tarik kesimpulan bahwa 4 pilar
kebangsaan ini merupakan na*as kehidupan Bangsa dan /egara.
$da beberapa hal yang menurut penulis sangat penting disoroti terkait masalah"
masalah yang bisa mengan%am kekokohan 4 pilar kebangsaan ini# yang se%ara
tidak langsung akan membawa erosi dalam realitas imlementasi pemahaman 4
pilar tersebut# yang pertama adalah masalah B1C Korupsi# pada akhir"akhir ini
boleh kita lihat semangat pemerintah dalam memberantas korupsi# tetapi pada
kenyataannya korupsi makin meraja lela# dan para koruptor makin lebih pintar
dan tersistematis dalam menjalankan aksinya# tidak tanggung"tanggung kita lihat
bahwa pelakunya adalah orang"orang dan tokoh"tokoh yang sangat dikenal dan
posisinya sangat strategis di struktur pemerintahan bangsa kita ini. Masalah B2C
$graria juga merupakan masalah yang sangat penting disoroti# karna ndonesia
memiliki tanah yang luas dan subur yang se%ara otomatis bahwa masyarakat
juga sebagian besar berpro*esi sebagai petani# maka dari situ bisa kita lihat
bahwa sebagian besar mata pen%aharian masyarakat ke%il di ndonesia adalah
bertani# dalam ;;&/+ (ahun 124= pasal 33 ayat 3 dikatakan dengan jelas
bahwa 6 bumi# air# ruang angkasa dan kekayaan yang terkandung didalamnya#
dikuasai /egara dan digunakan untuk sebesar"besarnya kemakmuran rakyat 6
maka seharusnya /egara memberikan kebebasan kepada rakyatnya untuk
mengelola tanah kita ini# tetapi yang terjadi bukanlah seperti yang diharapkan#
melainkan kebalikan dari yang seharusnya terjadi setelah diatur dalam ;;&/+
(ahun 124= pasal 33 ayat 3# karena yang menguasai tanah kita hari ini adalah
mereka yang memiliki modal yang banyak# terlepas itu D/ atau D/$# tanah
masyarakat dirampas oleh mereka yang memiliki uang dan kekuasaan. $langkah
ironisnya jika /egara membiarkan hal ini terus"menerus terjadi# masyarakat
banyak yang telah meninggal dunia hanya karena memperjuangkan tanah
mereka# tanak nenek moyang mereka yang dirampas. (erkesan jelas bahwa
/egara seakan akan melindungi ma*ia"ma*ia tanah di negeri ini.
Kedua hal di atas merupakan bukti real bahwa /egara kita semakin
ka%au"balau# penegakan hukum tidak lagi diberlakukan bagi mereka yang
berkuasa# hukum di berlakukan hanya bagi mereka yang lemah dan masyarakat
ke%il yang tidak bisa melawan.
Jika kita melihat kembali dari awal# timbul pertanyaan 6 $pasih output
target M'+"+ dalam menggalakkan sosialisasi 4 pilar kebangsaan ini1 $pakah
hanya sekedar memberitahukan atau hanya sekedar pen%itraan supaya M'+"+
itu dianggap peduli dengan kesatuan bangsa1
Kembali kita meliahat realiatas yang ada pada tingkah laku berpolitik dan
pola tingkah laku bermasyarakat para pejabat kita sekarang sangat
mengkhawatirkan bagi masyarakat sendiri# karna kepedulian# keterbukaan itu
sudah sangat sulit kita dapatkan dari para pejabat yang diper%ayakan oleh
masyarakat ke%il.
Banyak pejabat yang tau tentang 4 pilar kebangsaan itu# tetapi mereka
tidak mengerti dan tidak mau melakukannya# mereka hanya bisa
mengatakannya# seandainyalah pemerintah kita lebih berpihak kepada rakyat
ke%il# penulis merasa tidak akan ada lagi yang perlu kita khawatirkan.
Artikel % : Proble# Kebangsaan Kita
+abu# 0=E03E2014 " 11534542 DB
4leh. Muhammad 9asir $ra*at# )8
'endahuluan
ndonesia yang kini telah melalui lebih kurang @3 tahun terlepas dari belenggu
penjajahan# perlahan membangun kekuatan bangsanya. Berbagai bidang dan
se%tor telah di ran%ang dan diproyeksikan pen%apaiannya guna menata
kehidupan yang lebih baik untuk sebesar"besarnya bagi kemakmuran dan
kesejahteraan rakyat. /amun demikian sebegitu baiknya %ita"%ita dan ren%ana
yang telah di tuangkan the *ounding *athers dalam ;;& 124= belumlah memberi
jaminan untuk semuanya dapat terwujud se%ara utuh# karena perjuangan untuk
mewujudkannya mengalami berbagai ma%am kendala dan hambatan.
+angkaian 'roblema Kebangsaan Kita .ari ini
)e%ara sederhana dan kasat mata penulis menguraikan beberapa problematika
yang kita hadapi hari ini# di antaranya5 'ertama# Mewabahnya Budaya Korupsi.
&alam kurun waktu 1= tahun setelah ndonesia melalui *ase re*ormasi#
permasalahan korupsi tak kunjung hilang dari panggung kehidupan politik dan
pemerintahan. mpian kelompok re*ormis sepertinya harus dikubur dalam"dalam
karena keterlibatan para pejabat negara sebagai pelaku korupsi ternyata
semakin banyak jumlahnya# baik itu pejabat di daerah maupun pejabat
pemerintah pusat.
&ari beberapa %atatan data dan in*ormasi yang dihimpun sudah ?2> terjerat
tindak pidana korupsi dari total permasalahan hukum yang di hadapi kepala
daerah dan wakil kepala daerah. (erakhir Kementerian dalam /egeri merilis
sudah ada 302 kepala daerah dan wakil kepala daerah yang terjerat kasus
hukum terkait korupsi# baik yang berstatus tersangka# terdakwa dan terpidana.
&apat kita bayangkan betapa banyaknya pemimpin di negeri ini dililit oleh
persoalan desintegritas pribadi# sehingga sudah tidak patut lagi menjadi panutan
rakyat karena gagal dalam memberikan %ontoh kebaikan. Kalaulah para
pemimpin banyak yang tidak bisa di jadikan tauladan lagi bagaimana dengan
pengikutnya# tentu situasi akan menjadi amat pelik. (ragisnya lagi kita sudah
tidak bisa lagi membedakan siapa koruptor dan siapa yang seharusnya
memberantas koruptor.
Kedua# 'otensi &isintegrasi Kebangsaan. Berbagai kon*lik !erti%al dan
horiFontal berke%enderungan meningkat dan dalam skala yang lebih luas.
Kon*lik wilayah perbatasan antar daerah# kon*lik etnis# perang warga antar
kampung# bentrok aparat dengan warga masyarakat# bentrok antar aparat dan
kelompok separatis yang semuanya membawa konsekuensi negati* terhadap
stabilitas keamanan dan keutuhan negara. )emakin beragam GperbedaanH maka
semakin menambah ragam kon*lik dan intensitas kon*lik yang terjadi di tengah
masyarakat.
Ketiga# &egradasi Moral. 'rilaku masyarakat yang semakin menjauh dari norma
agama dan nilai"nilai keluhuran budaya semakin meningkat. 'erampokan#
pen%urian# pemerkosaan# penganiayaan dan kebrutalan serta kekerasan sosial
lainya menjadi suatu hal yang amat sangat men%emaskan kehidupan
masyarakat. Kemauan dan keberanian pemerintah dalam menegakan nilai"nilai
dan norma sosial yang bersumber dari kemuliaan ajaran agama dan budaya
nyaris tak terlihat lagi dalam konsep peren%anaan pembangunan.
$rtikel @ 5 Bahaya& Korupsi 'uga Ter'a!i pa!a (#pat Pilar Kebangsaan
4leh59udi
Kamis# 03 &esember 2011 # 12542500 DB
+M4-. 'eringatan .ari $nti Korupsi )edunia jatuh esok hari# 2 &esember 2011.
/amun beberapa organ gerakan sudah turun pada hari ini. )alah satunya
adalah Komite $ksi +akyat (eritorial BKaratC. Massa yang berasal dari berbagai
kampus di Jakarta ini akan menggeruduk stana /egara sore ini.
Koordinator .umas Karat# 9udi +ijali Muslim mengatakan korupsi yang terjadi di
ndonesia sudah sangat massi*. &an yang lebih memprihatinkan adalah# korupsi
terjadi pada empat pilar kebangsaan# yakni 'roklamasi# 'an%asila# 'embukaan
;;&124=dan(risakti.
I)angat disayangkan# kita terjebak pada kasuistis korupsi saja. )ementara
kondisi dimana empat pilar kebangsaan dikorupsi tak pernah diangkat ke
permukaan#I kata 9udi ketika dihubungi +akyat Merdeka 4nline# Kamis B3E12C.
'adahal# kasus"kasus korupsi# mulai dari kasus B-B hingga kasus :entury
hanya dijadikan bargainning antar elit politik. tu hanya menjadikan senjata untuk
salingmenyandera.
IJangan sampai gerakan ikut tersandera pada kasus"kasus korupsi saja. Kita
terjebak di permukaan# tidak pernah sampai ke dalam. Korupsi terjadi karena
pengkhianatan terhadap empat pilar#I lanjut 9udi
Artikel ): Ti#sos MP* : Berantas Korupsi +engan (#pat Pilar Kebangsaan
Kamis# 4 4ktober 2012 13510
A8/:$+/9$ sosialisasi 8mpat pilar Kebangsaan ke daerah"daerah# selain
untuk mengetahui penyebab dan men%ari %ara untuk kembali membumikan
dasar"dasar negara. )osialisasi empat pilar Kebangsaan5 'an%asila# ;;& 124=#
/K+# dan Bhineka (unggal ka# diharapkan berna*askan pemberantasan
korupsi# karenanya praktik korupsi sangat bertentangan dengan empat pilar
tersebut.
.al itu diungkapkan atas pelaksanaan kunjungan (im = M'+ di $ula )erba
Auna Aereja 'ola Kalabahi Kabupaten $lor# /usa (enggara (imur. )osialisasi
disambut oleh Bupati $lor# )imeon Mt 'ally dan diikuti oleh 300an peserta yang
terdiri dari anggota 'A+ Kabupaten $lor# mulai dari guru (K hingga )M$#
ormas"ormas pemuda# serta 'ersatuan (ata ;saha sekolah"sekolah.
(im = M'+ dipimpin oleh M. JaJ*ar .a*sah dari 'artai &emokrat dengan anggota"
anggotanya# Jose* $. /ae )oi 'A# 8!a )undari dari '&' serta 'aul $braham
-iyanto dari &'&.
8!a menjelaskan# perspekti* pemberantasan korupsi dalam sosialisasi empat
pilar Kebangsaan tersebut# ditemui dari hasil aspirasi masyarakat.
IKelompok pemuda yang diwakili oleh rwan $bdullah menitipkan aspirasi agar
&'+ tidak melemahkan K'K. )elain korupsi menghalagi pen%apain keadilan
sosial# korupsi juga melanggar keempat sila yang lain. )ehingga# pemberantasan
korupsi harus menjadi bagian utama sosialisasi empat pilar#I ujar 8!a# Kamis
B4E10E2012C.
" )ee more at5 http5EEpolitik.pelitaonline.%omEnewsE2012E10E04Etimsos"mpr"
berantas"korupsi"dengan"empat"pilar"kebangsaanK.;2h9n.bw$wo
Aryikel ,: Pen!i!ikan Kebangsaan !an Bu!i Pekerti #elawan Korupsi
'osted by $nda )uliyono ? &e%ember 2011
Korupsi"Korupsi"Korupsi
.ampir semua media di minggu ini memberitakan tentang rekening gendut para
pegawai negeri sipil# yang berusia muda Bdibawah 30 tahunC. Banyak mun%ul
Aayus"Aayus baru yang mempunyai rekening milyaran# baik di rekening pribadi
ataupun di rekening anggota keluarga. )eperti biasa# banyaklah mun%ul
komentar ataupun pendapat. $da yang bilang bahwa itu dana titipan# dana
proyek# dana di simpan di rekening pribadi dengan mengaharapkan bunga#
sedangkan uang pokok nanti dikembalikan# keterikatan '/) muda dengan
proyek"proyek# sehingga dana mengalir ke rekeningnya# dan banyak pendapat
yang mun%ul di media. $pakah ada tindakan1 $pakah hanya ramai di media1
$taukah hanya sekedar trending topi%s yang ditiupkan untuk mengaburkan
pokok permasalahan yang ada1 $pa langkah selanjutnya1
.ampir bersamaan dengan berita tentang rekening gendut '/)# mun%ul juga di
media tentang perlu hiruk pikuknya pemilihan ketua K'K BKomisi
'emberantasan KorupsiC. $roma politik# pembentukan opini publi% dan
banyaknya orang 6pinter7 yang bi%ara tentang korupsi walaupun yang berbi%ara
juga mempunyai kekayaan yang melimpah dan menduduki posisi penting di
lembaga negara.
)elain itu# mun%ul juga topi%s tentang pro dan kontra )atgas pemberantasan
ma*ia hukum. -engkap sudah. )emua yang berhubungan dengan
pemberantasan korupsi hanya sekedar wa%ana# upaya# debat# adu pendapat
ataupun hanya sekedar komentar. Belum ada tindakan nyata yang menyeluruh
untuk berupaya memberantas korupsi. Belum adanya 6komitem7 dari semua
elemen bangsa Bdari berbagai lembaga atau departemen serta dari pu%uk
pimpinan atas hingga pimpinan di daerah# mulai dari atasan hingga bawahanC
untuk se%ara bersama"sama memberantas korupsi.
:oba perhatikan sekeliling kita# tetangga kita atau temanEkolega kita# terutama
yang ber"pro*esi sebagai '/) atau aparat pemerintahan. )aya yakin %ukup
beragam# mulai yang bergaya mewah hingga kehidupan yang sederhana.
)eorang polisi yang mempunyai jabatan di daerah Btingkat kabupatenC# bahkan
bisa memiliki mobil .ammer ataupun $lphard. $da juga yang sedang
membangun rumah dua ka!ling di komplek perumahan bergengsi lengkap
dengan kolam renang. (etapi ada juga yang pola hidup sederhana dengan
kendaraan motor roda dua untuk bertugas. Kita hanya bisa mengamati# tetapi
tidak punya %ukup bukti untuk mengatakan bahwa harta tersebut hasil korupsi
atau tidak. Bahkan# atasan dan bawahan"pun tidak bisa berbuat banyak untuk
6berkomentar7 terhadap pola hidup mewah tersebut.
)ebenarnya# banyak praktek"praktek korupsi dalam kehidupan masyarakat kita#
tetapi tidak ada tindakan tegas untuk memberantasnya. Mulai dari korupsi yang
sederhana hingga korupsi tingkat tinggi. 'engurusan ijin yang biasanya
dilakukan perusahaan# pengurusan )M# paspor# surat"surat dengan aparat tidak
bisa lepas dari 6biaya7 yang tidak jelas dasar hukumnya. Bahkan# pengurusan
sekolah"pun tidak bisa lepas dari unsure biaya yang tidak diketahui
pertanggungjawabannya. Bisakah kita mengatakan tidak dan menolak praktek"
praktek tersebut1 &iperlukan koitmen dari semua pihak# mulai dari masyarakat
hingga aparat pemerintah. Masyarakat harus bisa mengatakan tidak# bila ada
upaya permintaan 6uang7 diluar prosedur resmi.
)elain dari komitmen# kita harus mulai hidupkan lagi pembelajaran budi pekerti#
pendidikan kebangsaan# %inta tanah air dan selalu menjunjung tinggi kejujuran#
berjiwa patrioti% selalu bela negara Bbela negara tidak selalu dengan berperang#
tetapi bela negara untuk memberantas korupsiC# pendidikan agama yang
dikembangkan dengan praktik"praktik dosa yang harus dihindari# semisal korupsi
dan banyak hal yang bernilai dan bisa diberikan dan diajarkan kepada siswa"
siswa di sekolah hingga mahasiswa di 'erguruan (inggi
$rtikel 2 5 Koruptor Ti!ak Punya Kebangsaan
11 May 2013 L 1451= 4leh 5 MiMdam )hidMi
)epertinya beberapa hari ini rasa sakit dan ke%ewa saya terlampau tinggi bagi
mereka para B8-$; yang K4+;'). (erlebih setelah menulusuri sudut"sudut
Kota -umpia# dimana tawa dan derita silih berganti hanya berbataskan skat"skat
bilik bambu yang reot. )iapa yang salah dengan adanya koruptor1 Mereka
terpelajar# jelas terpelajar. (ak mungkin memiliki jabatan tinggi tanpa ada
beberapa gelar di depan dan belakang namanya.
-antas# apakah hanya sebatas oknum"oknum nakal1 Jika oknum kenapa hampir
semua lembaga dan instansi elite memiliki oknum nakal# bukan hanya satu dua
orang saja pula. Beberapa oknum parpol justru ikut %ampur# ambil bagian dalam
ban%aan duit negara. )aya bukan orang politik# dan tak begitu paham politik.
/amun saya hanya senang memperhatikan saja. )eorang anggota dewan senior
di daerah pernah saya tanyai# apa sebenarnya tujuan politik1 'erlukan1
Jawabnya masih teringat jelas di benak saya# 6untuk men%apai kesejahteraan
rakyat dekN7 'olitik# dalam dunianya# bukan yang benar dan logis yang menang#
namun yang memiliki suara terbanyak. Mulia# sebenarnya tujuan politik# namun
sayang dan sayang# oknum"oknumnya men%oreng keindahan disiplin
keilmuannya.
Berangkat dari pelaku korupsi# pejabat pemerintahan maupun politisi. Mari
berhenti sejenak# ada sesuatu yang mungkin bisa menampar muka para koruptor
di sini. &i sudut kampung kumuh# Kota -umpia# seorang tua dan serba pas"
pasan. ;ntuk makan saja# masih berpikir# apakah hari ini ada yang bisa disantap.
Jika tidak ada# apakah besok sudah ada yang bisa disantap. Jika masih belum
ada# kapan ada sesuap nasi untuk istri dan anak"anak saya. )eorang bapak tua#
yang selalu merendah dalam kesehariannya# karena memang seseorang yang
tak berpunya. &engan pekerjaan serabutan yang penghasilannya tak mengenal
;M+# tak ada aliansi buruh dan lainnya yang memperjuangkan penghasilnnya#
karena memang beliau tak beerja di pabrik. 9a sudahlah# beberapa tetangga
juga terkadang memberi sedikit makanan# untuk berbagi kebahagiaan walau
sedikit. tu# sudah lebih dari %ukup# itulah surga baginya yang ia dapatkan sehari"
hari# tanpa harus menunggu berpulang ke +ahmatullah untuk mendapatkan
surga sesungguhnya.
Dalaupun ia memiliki sejuta kerendahan dan keterbatasan# saya sempat kaget
dengan hiasan rumahnya berupa *oto proklamator dan beberapa kalimat agamis.
/ampaknya benar# ia juga selalu berapi"api jika berbi%ara kebangsaan. (erlihat
dari suara lantang yang ia keluarkan dan wajah penuh semangat diimbangi pula
dengan otot leher yang tiba"tiba mengen%ang. )eolah ia ingin berteriak. /egara
yang ia bela selama ini# negara yang ia perjuangkan selama masa penjajahan#
lagi"lagi# hingga saat ini justru tak berpihak kepadanya. Mereka yang hanya
tumbuh dan hidup pas%a kemerdekaan# dengan kebebasan hingga dapat
bersekolah tinggi tanpa harus mengangkat senjata justru mengambil hak"hak
kaum papa.
&4)$,,, Muna*ik,, tulah koruptor, Mana sumpahmu ketika dilantik jabatanmu1
Mana sumpahmu semasa bersekolah1 Mana dan mana1 Kurangkah pendidikan
agama dan kewarganegaraan yang kau dapatkan mulai dari (K hingga
perguruan tinggi1 )aya tak yakin# yang ada di sana# para B8-$; seluruhnya
ingat# semua sila dalam 'an%asila. Kalu lupa# bisa bubar negeri ini ditangan
orang"orang yang kehilangan nilai kebangsaan, Mungkin apel tiap pagi bagi para
B8-$;# perlu dan sangat perlu untuk diu%apkan 'an%asila bersama. $gar
beliau teringat# dan kembali menanam rasa kebangsaan yang hilang ditelan oleh
lamanya kekuasaan.
Artikel 1- : Korupsi yang Menggurita Ja!i An"a#an Pluralis#e
$lbertus Oin%entius
2 Mar 2014 1450251@
Kupang# $ktual.%o P Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi# Mah*ud M&
mengatakan tantangan terbesar yang sedang dihadapi pluralisme dan
kebangsaan yakni persoalan korupsi yang terus menggurita.
'emerintahan yang korup disebut sebagai an%aman terbesar bagi pluralisme
dan kebangsaan.
Mah*ud M& menyampaikan hal itu menjawab wartawan di Maumere# Minggu
B2E3C sebelum kembali ke Jakarta. Kehadiran Mah*ud di Maumere dalam rangka
)eminar nasional yang diselenggarakan ;ni!ersitas /usa /ipa B;nipaC.
I)ebenarnya konsep pluralisme dan kebangsaan sudah selesai dan tidak perlu
dipersoalkan. Masalah yang mun%ul adalah soal implementasi. &alam persoalan
implementasi inilah yang kemudian melahirkan banyak sentimen terhadap
pluralisme dan kebangsaan#I terangnya.
)entimen"sentimen itu# menurutnya# berangkat dari rasa ketidakadilan dan
kesenjangan yang dialami sebagian besar masyarakat. Masalah ketidakadilan
dan kesenjangan ini# timbul akibat perilaku korupti*
yang terus tumbuh subur.
;ntuk itu# menurut dia# untuk terus menghidupkan pluralisme dan kebangsaan#
dengan pola implementasi yang mendukung konsep"konsep tersebut# harus
dengan membasmi perilaku korupsi.
(indakan ini menjadi sangat sulit karena korupsi terkesan sudah berurat akar.
$palagi terkesan selalu dikaitkan dengan perilaku"perilaku korupsi pada masa
lalu.
&ia mengajak untuk berani memutuskan matarantai korupsi dengan hubungan
masa lalu. &ia pun menawarkan dua %ara yakni dengan model -at!ia dan model
$*rika )elatan.
Menurutnya# model -at!ia yakni dengan menerapkan aturan bagi pejabat
pemerintahan dan politisi untuk tidak diberikan keper%ayaan sebagai pimpinan.
Model ini mengalami kendala karena yang terlibat menandatangani aturan
adalah pejabat pemerintahan dan politisi itu sendiri.
I)ementara model $*rika )elatan# yakni menggunakan pola rekonsiliasi# dimana
memaa*kan perbuatan"perbuatan masa lalu. Model ini juga akan mengalami
kelemahan#I imbuhnya.
)aat menjadi Menteri Kehakiman pada era 'residen Aus &ur# dia mengaku
sudah menyusun dua model ini dalam ran%angan undang"undang.
I&ra*t"nya sudah ada. Kami sudah susun. (api saat itu tidak bisa dilanjutkan#
karena tidak lama kemudian Aus &ur jatuh#I paparnya.
&ia %enderung menerapkan hukuman mati bagi pelaku korupsi sebagaimana
yang dilakukan di :hina. )ejak menjadi anggota &'+# dia mengaku sudah
mewa%anakan hukuman mati bagi koruptor.
+a.tar Pustaka
http5EEwww.rakyatmerdekaonline.%omEnews.php1idQ432=1
http5EEwww.empatpilarkebangsaan.web.idEberitaEkorupsi"menyapu"bersih"putra"
terbaik"bangsa.html
http5EEbenardosinambela.blogspot.%omE2013E03Ekorupsi"dan"masalah"agraria"
mengan%am.html
http5EEwww.jambiekspres.%o.idEberita"1334="problem"kebangsaan"kita.html
http5EEpolitik.pelitaonline.%omEnewsE2012E10E04Etimsos"mpr"berantas"korupsi"
dengan"empat"pilar"kebangsaanK.;2h9n.bw$wo
http5EE!isi4anda.wordpress.%omE2011E12E0?Ependidikan"kebangsaan"dan"budi"
pekerti"melawan"korupsiE
http5EEmuda.kompasiana.%omE2013E0=E11Ekoruptor"tidak"punya"kebangsaan"
==424?.html
http5EEm.aktual.%oEnusantaraE132140korupsi"yang"menggurita"jadi"an%aman"
pluralisme