Anda di halaman 1dari 12

HENDY SEPTIANTO_TE - 3BC_10

LAPORAN PRAKTEK
VTP (Vlan Trunking Protokol)
MATA KULIAH
TEKNIK JARINGAN KOMPUTER III


NAMA : HENDY SEPTIANTO
KELAS : TE-3BC

PROGRAM STUDI D4 TEKNIK TELEKOMUNIKASI
POLITEKNIK NEGERI SEMARANG (POLINES)
2014


HENDY SEPTIANTO_TE - 3BC_10
A. TUJUAN
1. Mahasiswa dapat melakukan konfigurasi VTP pada jaringan computer.
2. Mahasiswa dapat menjelaskan bagaimana cara kerja jaringan menggunakan
konfigurasi VTP.

B. DASAR TEORI
VTP adalah suatu metode dalam hubungan jaringan LAN dengan Ethernet untuk
menyambungkan komunikasi dengan menggunakan informasi VLAn, khususnya ke VLAN.
VLAN Trunking Protovol (VTP) merupakan fitur layer 2 yang terdapat pada jajaran switch
Cisco Catalyst, yang sangat berguna terutama dalam lingkungan switch skala besar yang
meliputi beberapa Virtual Local Area Network (VLAN).
VLAN merupakan suatu broadcast domain, sekumpulan port atau user yang kita
kelompokkan. VLAN dapat mencakup beberapa switch, hal ini dapat dilakukan dengan
mengonfigurasi VLAN pada bebarapa switch dan kemudian menghubungkan switch tersebut,
dengan satu pasang port per VLAN. Kelemahan cara ini adalah banyaknya port switch yang
menghubungkan switch tersebut. Cara ini juga lebih manual, membutuhkan lebih banyak
waktu, dan sulit untuk dikelola. Oleh karena itu, muncullah VLAN trunking yang bertujuan
untuk menghubungkan switch dengan interlink (uplink) kecepatan tinggi, dan beberapa
VLAN dapat berbagi satu kabel. Trunk link tidak dibuat untuk satu VLAN tertentu. beberapa,
atau semua VLAN aktif dapat dilewati antar-switch dengan menggunakan satu trunk link.
Adalah mungkin untuk menghubungkan dua switch dengan link fisik terpisah untuk setiap
VLAN. Namun dengan semakin banyaknya VLAN yang dibuat, maka jumlah link dapat
bertambah dengan cepat. Cara yang lebih efisien adalah dengan menggunakan trunking.
Untuk membedakan kepemilikan traffic pada trunk link, switch harus mempunyai metode
untuk mengidentifikasi frame setiap LAN.
Tujuan utama VTP adalah untuk menyediakan fasilitas sehingga switch Cisco dapat diatur
sebagai sebagai suatu grup. Sebagai contoh, jika VTP satu switch akan menyebabkan VLAN
tersebut tersedia pada semua switch yang terdapat VTP management domain yang sama.
VTP management domain merupakan sekelompok switch yang berbagi informasi VTP.
Suatu switch hanya dapat menjadi bagian dari satu VTP management domain, dan secara
default tidak menjadi bagian dari VTP management domain manapun. Dari sini dapat kita
lihat mengapa VTP sangat menguntungkan. Bayangkanlah suatu lingkungan di mana
administrator jaringan harus mengatur 20 switch atau lebih. Tanpa VTP, untuk membuat
VLAN baru administrator harus melakukannya pada semuanya switch yang diperlukan
secara individu. Namun dengan VTP, administrator dapat membuat VLAN tersebut sekali dan
VTP secara otomatis akan menyebarkan (advertise) informasi tersebut ke semua switch yang
berada di dalam domain yang sama. Keuntungan VTP yang utama adalah efisiensi yang
diberikan dalam menambah dan menghapus VLAN dan juga dalam mengubah konfigurasi
HENDY SEPTIANTO_TE - 3BC_10
VLAN dalam lingkungan yang besar. Secara umum, mengonfigurasi VTP pada switch Cisco
Catalyst bukanlah pekerjaan yang sulit. Pada kenyataannya, begitu nama VTP management
domain dibuat pada setiap switch, proses pertukaran informasi VTP antar-switch akan
dilakukan secara otomatis dan tidak memerlukan konfigurasi lebih lanjut atau pengaturan
setiap hari. Namun, untuk mendapatkan gambaran lengkap bagaimana VTP bekerja dalam
suatu VTP domain, pertama Anda harus mengetahui mode VTP.
C. ALAT DAN BAHAN
1. Seperangkat PC (Personal Komputer).
2. Software cisco packet tricer.

D. LANGKAH & HASIL PERCOBAAN
1. Pertama siapkan beberapa perangkat yang akan digunakan seperti pada gambar dibawah
ini : 20 buah PC, 5 buah Laptop, 5 buah Access Point PT-N, 5 buah Switch 2960-24TT,
dan 1 buah server. Lalu hubungkan masing-masing perangkat tersebut menggunakan
kabel Copper Straight-Through.


2. Dari gambar diatas konfigurasi antara AccessPoint dengan Laptop belum terhubung.
Agar terhubung caranya dengan mengganti modul pada Laptop dengan Linksys-
WPC300N.
HENDY SEPTIANTO_TE - 3BC_10

3. Kemudian klik pada laptop pilih Config > Interface > Wireless lalu pada SSID beri nama
Lt1 (sesuai dengan lantai). Begitu juga dengan AccessPointnya pilih Config > Interface >
Port 1 beri nama SSID Lt1 sesuai dengan pada laptop.


4. Maka hasilnya akan seperti pada gambar dibawah ini :
HENDY SEPTIANTO_TE - 3BC_10

5. Setting IP PC pada masing-masing ditiap lantai seperti pada data tabel dibawah ini :
PC Lantai IP Address Subnet Mask Default Gateway
1
1 192.168.1.2 255.255.255.0 192.168.1.254
2 192.168.1.3 255.255.255.0 192.168.1.254
3 192.168.1.4 255.255.255.0 192.168.1.254
4 192.168.1.5 255.255.255.0 192.168.1.254
5 192.168.1.6 255.255.255.0 192.168.1.254
2
1 192.168.2.2 255.255.255.0 192.168.2.254
2 192.168.2.3 255.255.255.0 192.168.2.254
3 192.168.2.4 255.255.255.0 192.168.2.254
4 192.168.2.5 255.255.255.0 192.168.2.254
5 192.168.2.6 255.255.255.0 192.168.2.254
3
1 192.168.3.2 255.255.255.0 192.168.3.254
2 192.168.3.3 255.255.255.0 192.168.3.254
3 192.168.3.4 255.255.255.0 192.168.3.254
4 192.168.3.5 255.255.255.0 192.168.3.254
5 192.168.3.6 255.255.255.0 192.168.3.254
4
1 192.168.4.2 255.255.255.0 192.168.4.254
2 192.168.4.3 255.255.255.0 192.168.4.254
HENDY SEPTIANTO_TE - 3BC_10
3 192.168.4.4 255.255.255.0 192.168.4.254
4 192.168.4.5 255.255.255.0 192.168.4.254
5 192.168.4.6 255.255.255.0 192.168.4.254

6. Langkah selanjutnya masuk pada penyettingan pada switch. Karena ada 5 lantai jadi pada
penyettingan VTP lantai 1 (switch 1) dijadikan Server, kemudian pada lantai 2 sampai 5
VTP jaringannya dibuat menjadi Client.

Pada PC Lt1



Pada PC Lt2

HENDY SEPTIANTO_TE - 3BC_10


Lakukan juga pada Switch 3,4 dan 5. Dengan VTP mode Client.

7. Buatlah VLAN pada jaringan VTP yang telah disetting, tetapi untuk pembuatan /
konfigurasi VLAN cukup hanya pada Switch yang telah dijadikan server saja (Switch 1).
S1(config-if)#int gig1/1
S1(config-if)#switchport mode trunk
S1(config-if)#int gig1/2
S1(config-if)#switchport mode trunk
S1(config-if)#ex
S1(config)#vlan 501
S1(config-vlan)#name HRD
S1(config-vlan)#ex
S1(config)#vlan 502
S1(config-vlan)#name Marketing
S1(config-vlan)#ex
S1(config)#vlan 503
S1(config-vlan)#name Keuangan
S1(config-vlan)#ex
S1(config)#vlan 504
S1(config-vlan)#name Produksi
S1(config-vlan)#ex
S1(config)#vlan 505
S1(config-vlan)#name Wifi
HENDY SEPTIANTO_TE - 3BC_10
Lalu ketikkan perintah Do Show VLAN untuk melihat VLAN sudah dibuat atau
belum.

8. Kemudian pindahkan port-port pada VLAN yang sudah dibuat tadi. Caranya dapat dilihat
dibawah ini :

S1(config)#int range fa0/1-5
S1(config-if-range)#switchport access vlan 501
S1(config-if-range)#int range fa0/6-10
S1(config-if-range)#switchport access vlan 502
S1(config-if-range)#int range fa0/11-15
S1(config-if-range)#switchport access vlan 503
S1(config-if-range)#int range fa0/16-20
S1(config-if-range)#switchport access vlan 504
S1(config-if-range)#int fa0/21-22

Lalu ketikkan perintah Do Show VLAN untuk melihat port-port VLAN sudah
dibuat atau belum.



HENDY SEPTIANTO_TE - 3BC_10


9. Lakukan seperti langkah percobaan no 8 pada switch 2,3,4, dan 5.

10. Cek ping untuk mengetes apakah antara jaringan satu VLAN dengan yang lainnya sudah
terhubung.


HENDY SEPTIANTO_TE - 3BC_10

11. Pada server (DHCP) setting juga IP static nya agar laptop dapat merequest IP secara
otomatis.

12. Masih di DHCP klik Config > DHCP > lalu pada opsi service pilih On isilah juga
pada kolom default dan DNS server lalu klik Save seperti gambar dibawah ini :

13. Lalu cek ping antar laptop. Jika berhasil maka hasilnya akan tampak seperti gambar
dibawah ini :
HENDY SEPTIANTO_TE - 3BC_10

14. Langkah selanjutnya tambahkan 1 perangkat yaitu Router 2811 dan hubungkan
menggunakan kabel copper Straight-Through.

15. Kemudian lakukan proses Trunking antara Router dengan Switch 1 berdasarkan jalur
interfacenya. Perintahnya dapat dilihat dibawah ini.

S1>enable
S1#config t
S1(config)#interface nama_jalur
S1(config-if)#switchport mode trunk
S1(config-if)#ex
S1(config)#

16. Pada router lakukan konfigurasi jaringan menggunakan metode encapsulation agar semua
jaringan antara VLAN dengan WIFI dapat terhubung atau saling mengirim/menerima
data.

Router>enable
Router#config t
Enter configuration commands, one per line. End with CNTL/Z.
Router(config)#int fa0/0.1
Router(config-subif)#encapsulation dot1Q 501
Router(config-subif)#ip add 192.168.1.254 255.255.255.0
HENDY SEPTIANTO_TE - 3BC_10
Router(config-subif)#ex
Router(config)#int fa0/0.2
Router(config-subif)#encapsulation dot1Q 502
Router(config-subif)#ip add 192.168.2.254 255.255.255.0
Router(config-subif)#ex
Router(config)#int fa0/0.3
Router(config-subif)#encapsulation dot1Q 503
Router(config-subif)#ip add 192.168.3.254 255.255.255.0
Router(config-subif)#ex
Router(config)#int fa0/0.4
Router(config-subif)#encapsulation dot1Q 504
Router(config-subif)#ip add 192.168.4.254 255.255.255.0
Router(config-subif)#ex
Router(config)#int fa0/0.5
Router(config-subif)#encapsulation dot1Q 505
Router(config-subif)#ip add 192.168.5.254 255.255.255.0
Router(config-subif)#ex

17. Test ping antar VLAN dan wifi. Jika berhasil hasilnya akan seperti pada gambar dibawah
ini :

Nb : setelah melakukan beberapa konfigurasi antar Switch atau Router jangan lupa untuk
menge-savenya dengan cara mengetikkan perintah : Copy r s .