Anda di halaman 1dari 1

17

LATAR BELAKANG

TUJUAN PENELITIAN
1. Membuat karbon aktif dari arang tempurung kelapa sesuai dengan
Standar Industri Indonesia No.0258 79.
2. Mengetahui karakteristik kadar air, kadar abu, iodine number dan
surface area karbon aktif dari arang tempurung kelapa.
3. Mempelajari pengaruh konsentrasi dan jenis aktivator terhadap efisiensi
penurunan konsentrasi fenol (persen removal) menggunakan karbon
aktif dari arang tempurung kelapa.
4. Menentukan kapasitas optimum penyerapan fenol dengan karbon aktif
dari arang tempurung kelapa.


METODOLOGI PENELITIAN








































HASIL YANG TELAH DICAPAI
Surface area raw material 11 m
2

Variabel Suhu Aktivasi,
o
Celcius
Waktu Aktivasi,
menit
Surface Area,
m
2
/gram
Aktivator ZnCl2 2,5% Aktivasi I: 600 60 20
Aktivasi II: 700 120 101
Aktivator ZnCl2 7,5% Aktivasi I: 600 60 70
Aktivasi II: 700 120


KESIMPULAN SEMENTARA
1. Semakin tinggi suhu aktivasi (600-700
o
C) dan semakin lama waktu
aktivasi (1-2 jam), semakin besar nilai surface area.
2. Kondisi pada saat analisa BET mempengaruhi hasil surface area yang
dihasilkan, terutama suhu keluaran analisa.


KENDALA-KENDALA PENELITIAN
1. Elemen pemanas mudah putus setelah digunakan pada suhu tinggi
2. Suhu pirolisis tidak tepat sesuai yang diinginkan (berupa range suhu)


DAFTAR PUSTAKA
Dhidan, K. Samar. 2012. Removal of Phenolic Compounds from Aqueous
Solution by Adsorption on to Activated Carbons Prepared from Date
Stones by Chemical Activation with FeCl
3
. Chemical Engineering
Department-College Of Engineering-University Of Baghdad-Iraq.
Gratuito, M. K. B., dkk. 2008. Production of Activated Carbon from Coconut
Shell: Optimization Using Response Surface Methodology. Thailand
Hameed, B.H. and Rahman A.A. 2008. Removal of Phenol From Aqueous
Solutions by Adsorption onto Activated Carbon Prepared From Biomass
Material. Malaysia.
Kermani, M., dkk. 2006. Removal Of Phenol From Aqueous Solutions By
Rice Husk Ash And Activated Carbon. Iran.
Mozammel, M. Hoque, Masahiro, O., dan Bhattacharya, S. C. 2001.
Activated charcoal from coconut shell using ZnCl
2
activation. Tokyo.



Adsorpsi
Industri tekstil,
cat, farmasi, dll
menghasilkan
limbah yang
mengandung
fenol
Tempurung
kelapa diproses
menjadi karbon
aktif dengan
aktivasi kimia-
fisika
Air limbah
dengan
kandungan
fenol yang
telah
berkurang
Pemanfaatan
tempurung
kelapa kurang
maksimal
Arang tempurung
kelapa yang telah
diseragamkan
ukurannya (+10-20
mesh) direndam di
dalam larutan aktivator
sesuai variabel
konsentrasi baik ZnCl
2

atau Na
2
CO
3
perendaman dilakukan
selama 24 jam
Aktivasi kimia
Arang dipisahkan
dari larutan
rendamannya,
dan dikeringkan
selama 24 jam
Pengeringan
Arang dipirolisis
pada suhu 600 C,
dengan aliran
Nitrogen selama
1 jam.
arang diaktivasi
lagi pada suhu
700
o
C, dengan
aliran Nitrogen
selama 2 jam
Aktivasi fisika
Pencucian arang
aktif dengan
aquadest sampai pH
netral, dan
dikeringkan dalam
oven 110
o
C 2jam
Analisa surface area
dan kadar air serta
abu, sebelumya
diseragamkan
ukuran 80 mesh
Pencucian dan
analisa
arang aktif dengan
surface area
terbesar, digunakan
untuk adsorbsi fenol
(konsentrasi
100ppm, 200ppm ,
300ppm, 400 ppm
500 ppm, sebanyak
100 ml dengan 1
gram arang aktif),
selama 5 jam
dengan kecepatan
pengadukan konstan
Adsorbsi fenol
Memisahkan fenol
dari arang aktif
dengan kertas saring
halus
Analisa kadar fenol
akhir

Pemisahan
campuran dan
analisa akhir
PEMBUATAN KARBON AKTIF DARI ARANG TEMPURUNG KELAPA DENGAN
AKTIVATOR ZnCl
2
DAN Na
2
CO
3
SEBAGAI ADSORBEN UNTUK MENGURANGI
KADAR FENOL DALAM AIR LIMBAH
DOSEN PEMBIMBING : Prof. Dr. Ir. H. M. Rachimoellah, Dipl. EST
LABORATORIUM BIOMASSA DAN KONVERSI ENERGI
TEKNIK KIMIA INSTITUT TEKNOLOGI SEPULUH NOPEMBER
SURABAYA
GILAR SUKMA PAMBAYUN (2308.100.095)
REMIGIUS YUDHA EKO YULIANTO (2308.100.145)
A
A