Anda di halaman 1dari 8

1

UJIAN AKHIR SEMESTER


MATA KULIAH METPEN
PROGRAM STUDI S2 K3 FKM UNIVERSITAS AIRLANGGA


Carilah satu artikel pada sebuah jurnal bidang K3. Lakukan telaah kritis terhadap artikel
tersebut khususnya pada metode penelitiannya. Beberapa hal yang perlu diperhatikan adalah :
1. Pemilihan jenis dan rancangan penelitiannya, sudah tepat atau belum?
Sebutkan alasannya!
2. Populasi dan sampel. Apakah sudah tepat definisi populasi, teknik sampling
dan penentuan besar sampelnya? Sebutkan alasannya!
3. Variabel yang diteliti. Sudah sesuai dengan tujuan penelitian ? Definisi
operasional variabel sudah tepat ? Instrumen yang digunakan sudah tepat ?
Hasil pekerjaan dikumpulkan beserta copy artikel yang ditelaah.

=== Selamat Mengerjakan ===





2

1. Pemilihan jenis dan rancangan penelitian di dalam jurnal yang berjudul PENGARUH
BEBAN KERJA FISIK DAN MENTAL TERHADAP STRES KERJA PADA
PERAWAT DI INSTALASI GAWAT DARURAT (IGD) RSUD CIANJUR adalah
dengan melihat tujuan dari penelitian ini. Dimana di dalam peneleitian ini bertujuan
untuk mengetahui pengaruh antara variabel variabel yang diteliti yaitu beban kerja
fisik dan mental dengan stres kerja pada perawat di IGD RSUD Cianjur. Jenis
penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian explanatory research
/survey analitik dengan desain cross sectional dengan menggunakan uji korelasi Rank
Spearman dan Pearson Product Moment serta regresi linier sederhana. Penelitian ini
menggunakan desain cross sectional karena ingin melihat adanya pengaruh antara
variabel dependen dan variabel independen.
Pada penelitian ini ingin mengukur antara paparan dan outcome nya pada waktu
yang bersamaan. tiap subjek penelitian hanya diobservasi sekali saja dan pengukuran
dilakukan terhadap status karakter atau variabel subjek pada saat pemeriksaan.
Penelitian ini tidak menggunakan desain case control karena pada kasus di dalam
penelitian ini tidak perlu melakukan pengukuran secara retrospektif untuk mengetahui
faktor risiko dan kelompok subjek tidak risiko pada kelompok kasus dengan proporsi
kelompok subjek risiko dan kelompok subjek tidak risiko pada kelompok control.
Namun di dalam penelitian ini telah jelas ingin melihat pengaruh antara variabel yang
akan diteliti dan untuk memperoleh penjelasan tentang suatu keadaan atau situasi yang
dilakukan dengan merumuskan dan menguji hipotesis yang mampu menjelaskan
keadaan dalam penelitian atau hubungan kausal antara variabel pengujian hipotesa.
Jenis penelitian pada jurnal ini menggunakan penelitian explanatory research
/survey analitik/observasional dan bukan merupakan penelitian eksperimen karena
pada penelitian ini tidak ada melakukan intervensi atau perlakuan pada sampel
3

penelitian. Pada penelitian ini hanya ingin mendapat gambaran hubungan antar variabel
secara deskriptif dan tidak ada perlakuan serta di dalam penelitian ini tidak adanya
sampel kasus dan control karena ingin melihat gambaran secara langsung dari sampel
penelitian. Pada penelitian eksperimen biasanya dilakukan 2 kali pengambilan data
yaitu menggunakan pre test dan post test untuk melihat ada tidaknya perubahan setelah
diberikan perlakuan sedangkan pada penelitia pada jurnal ini tidak membutuhkan hal
tersebut.
Jadi Pemilihan jenis dan rancangan penelitiannya sudah tepat yang bisa dilihat
dari tujuan penelitian ini yaitu ingin mengetahui pengaruh antara variabel beban kerja
fisik dan mental dengan stres kerja pada perawat di IGD RSUD Cianjur. Penilaian
pengukurannya dapat dilihat dari hasil uji korelasi Rank Spearman dan Pearson
Product Moment serta regresi linier sederhana. Yang dimana fungsi masing-masing
uji ini bertujuan untuk :

a) Uji korelasi Rank Spearman bertujuan untuk menilai seberapa baik hubungan
antara dua variabel dapat dijelaskan menggunakan monoton fungsi.
b) Uji korelasi pearson product moment adalah untuk mengetahui derajat
hubungan dan kontribusi variabel bebas (independent) dengan variabel terikat
(dependent), Untuk menyatakan ada atau tidaknya hubungan antara variabel X
dengan variabel Y, dan untuk menyatakan besarnya sumbangan variabel satu
terhadap yang lainnya yang dinyatakan dalam persen.
c) Uji regresi linier sederhana bertujuan untuk Analisis Regresi Linear Sederhana
digunakan untuk mengukur pengaruh antara satu variabel prediktor (variabel
bebas) terhadap variabel terikat.

4

2. Populasi dan sampel penelitian di dalam jurnal ini masih kurang lengkap dalam
menentukan besar sampel. Populasi dalam penelitian ini adalah perawat yang bertugas
di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Cianjur pada saat penelitian sedang
berlangsung sebanyak 27 orang. Penelitian ini termasuk jenis penelitian survey,
karena penelitian ini mengambil sampel dari satu populasi menggunakan kuisioner
sebagai alat pengumpulan data yang utama. Pada umumnya yang merupakan unit
analisis dalam penelitian survey adalah individu (Singarimbun dalam Singarimbun
dan Effendi ed, 1995).
Penelitian survei ini digunakan untuk maksud penjelasan (explanatory atau
confirmatory), yaitu menjelaskan hubungan kausal antara variabel-variabel melalui
pengujian hipotesis (Singarimbun dalam Singarimbun dan Effendi ed., 1995).
Melihat jumlah populasi pada penelitian ini sangat sedikit dan pada penelitian
ini menggunakan teknik pengambilan sampel purposive sampling yaitu dengan
criteria tertentu dan sampel yang didapat adalah sebanyak 26 orang.
Populasi adalah wilayah generalisasi yang terdiri atas obyek/subyek yang
mempunyai kualitas dan karakteristik tertentu yang ditetapkan oleh peneliti untuk
dipelajari dan kemudian ditarik kesimpulannya.(Sugiyono, 2012:80). Sugiyono
mengemukakan bahwa populasi bukan hanya sekedar jumlah yang ada obyek atau
subyek yang dipelajari, akan tetapi populasi mencakup keseluruhan dari karakteristik
atau sifat yang dimiliki oleh subyek atau obyek itu. Populasi dalam penelitian ini
adalah perawat yang bertugas di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Cianjur pada
saat penelitian sebanyak 27 orang.

5

Sampel adalah bagian dari jumlah dan karakteristik yang dimiliki oleh
populasi tersebut. Bila populasi besar, dan peneliti tidak mungkin mempelajari semua
yang ada pada populasi, misalnya karena keterbatasan dana, tenaga dan waktu, maka
peneliti dapat menggunakan sampel yang diambil dari populasi itu. Suharsimi
Arikunto juga mengemukakan bahwa Sampel adalah sebagian atau wakil yang
diteliti. Lebih lanjut Suharsimi Arikunto mengemukakan bahwa apabila subyek
penelitian kurang dari 100, maka lebih baik diambil semua sehingga penelitiannya
merupakan penelitian populasi. Namun, apabila subyeknya besar atau lebih dari 100,
maka dapat diambil antara 10-15% atau 20-25% atau lebih.
Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh perawat yang bertugas di Instalasi
Gawat Darurat (IGD) RSUD Cianjur pada saat penelitian sebanyak 27 orang. Teknik
yang bisa dilakukan adalah dengan teknik non random sampling dengan cara Total
Sampling yaitu mengambil seluruh populasi sebagai sampel peneletian. Jika melihat
cara penagmbilan sampel milik peneliti yaitu dengan menggunakan purposive
sampling yaitu penetuan sampel mempertimbangkan kriteria-kriteria tertentu yang
telah dibuat terhadap obyek yang sesuai dengan tujuan penelitian pada populasi yang
kecil terasa sangat disayangkan karena jumlah populasi dalam penelitian ini sangat
kecil dan obyek dalam penelitian ini telah jelas yaitu hanya pada perawat IGD RSUD
Cianjur.
Jadi sebaiknya pada penelitian ini teknik pengambilan sampelnya adalah
dengan menggunakan teknik total sampling karena jumlah populasi penelitian yang
sangat kecil sehingga sebaiknya seluruh populasi digunakan sebagai sampel penelitian
yang berguna untuk memberikan hasil data yang lebih maksimal dan lebih terpercaya.

6

3. Variabel di dalam penelitian ini adalah variabel beban kerja fisik dan mental dengan
variabel stres kerja pada perawat. Variabel bebas di dalam penelitian ini adalah beban
kerja fisik dan mental sedangkan variabel terikatnya adalah stress kerja pada perawat.
Penelitian ini merupakan jenis penelitian cross sectional yang berusaha mempelajari
dinamika hubungan hubungan atau korelasi antara faktor-faktor risiko dengan dampak
atau efeknya. Faktor risiko dan dampak atau efeknya diobservasi pada saat yang sama,
artinya setiap subyek penelitian diobservasi hanya satu kali saja dan faktor risiko serta
dampak diukur menurut keadaan atau status pada saat observasi. Angka rasio
prevalensi memberi gambaran tentang prevalensi suatu penyakit di dalam populasi
yang berkaitan dengan faktor risiko yang dipelajari atau yang timbul akibat faktor-
faktor risiko tertentu.
Faktor risiko atau yang sering disebut dengan variabel bebas di dalam penelitian
ini dibagi menjadi 2 yaitu beban kerja fisik dan beban kerja mental yang dimana
karakteristik dari sampel penelitian dilihat dari segi umur, masa kerja, pendidikan, jenis
kelamin, beban kerja fisik, beban kerja mental, stress kerja. Di dalam jurnal ini telah di
sajikan table distribusi karakteristik perawat IGD RSUD Cianjur secara rinci (Tabel 1).
Namun yang menjadi perhatian di dalam jurnal ini adalah tidak adanya penjelasan yang
merinci mengenai definisi operasional dari masing masing variabel yang diteliti. Jenis
data yang dikumpulkan adalah data primer dan data sekunder, dengan menggunakan
kuesioner NASA-TLX dan GHQ-12 dan pengukuran beban kerja fisik dengan mengukur
denyut nadi menggunakan metode 10 denyut, disini tidak jelaskan secara merinci
denyut nadi yang bagaiaman yang dapat dikatakan beban kerja fisik dan mental yang
ringan, sedang dan berat. Seharusnya peneliti mampu menampilkan definisi operasional
secara lengkap, sebagai contoh:
7

Beban kerja merupakan sesuatu yang muncul dari interaksi antara tuntutan tugas
tugas, lingkungan kerja dimana digunakan sebagai tempat kerja , keterampilan,
perilaku dan persepsi dari pekerja. Beban kerja fisik perawat meliputi mengangkat
pasien, memandikan pasien, membantu pasien ke kamar mandi, mendorong peralatan
kesehatan, merapikan tempat tidur pasien, mendorong brankart pasien.
Ringan : 10 denyut nadi
Sedang : 15 denyut nadi
Berat : > 15 denyut nadi
Di atas merupakan contoh definisi operasional mengenai beban kerja fisik yang
seharusnya didalam jurnal ini disajikan sebagai pelengkap isi artikel di dalam jurnal
penelitian ini. Jika melihat isi artikel ini, peneliti hanya memberikan gambaran definisi
operasional pada poin pendahuluan yang menjelaskan secara umum mengenai definisi-
definisi masing-masing variabel.
Secara garis besar pengamatan yang dilakukan terhadap penelitian ini terutama
dalam pemilihan variabel dapat dilihat bahwa karakteristk populasi di dalam penelitian
ini sangat diperlukan untuk melihat karakter dari populasi tersebut dan untuk
mengetahui lebih detail dan rinci mengenai objek penelitian. Beban kerja fisik dan
beban kerja mental merupakan variabel yang tepat untuk diduga sebagai variabel yang
berpengaruh terhadap stress kerja. Hanya saja pada hasil penelitian walaupun beban
kerja mental berpengaruh (p Value < 0,05) namun nilai r sangat kecil. Tidak adanya
pengaruh beban kerja fisik terhadap stres kerja perawat di IGD RSUD Cianjur dapat
dikarenakan rata rata umur perawat yang sebagian besar masih berkisar antara 25-29
tahun. Umur seseorang dapat menjadi faktor yang mempengaruhi besar beban kerja
fisik yang mampu diselesaikan. Pada variabel sebaiknya dilakukan uji atau pengecekan
8

apakah ada hubungan antara variabel beban kerja fisik terhadap beban kerja mental
sehingga model yang diperoleh tentunya akan berbeda.
Jadi kesimpulan komentra mengenai variabel peneltian dan definisi operasional
terhadap artikel pada jurnal penelitian ini bahwa pemilihan variabel yang diteliti telah
sesuai yaitu ingin melihat pengaruh suatu faktor risiko terhadap terjadinya suatu
penyakit yang dimana faktor risiko di dalam penelitian ini yaitu variabel bebas beban
kerja fisik dan beban kerja mental yang dapat mempengaruhi terjadinya suatu penyakit
yaitu variabel terikat stress kerja. Namun dalam hal definsi operasional penjelasannya
di dalam artikel ini masih sangat kurang dan hasi penelitian ini menunjukkan bahwa
salah satu ariabel bebas tidak mempengaruhi terhadap terjadinya stress kerja yang
diakibat oleh sampel penelitian yang tergolong pada usia yang masih fit di dalam
mengemban beban kekrja fisik. Ada baiknya jika peneliti mampu menambah populasi
penelitiannya tidak hanya pada Perawat IGD saja tetapi populasinya adalah perawat
yang bekerja di RSUD Cianjur sehingga mendapatkan sampel dan data analisis yang
lebih maksimal.
Jadi pemilihan variabel di dalam penelitian ini sudah tepat karena melihat desain
penelitian yang digunakan tujuannya ingin melihat pengaruh suatu faktor risiko
terhadap terjadinya suatu kejadian atau penyakit yaitu pengaruh beban kerja fisik dan
beban kerja mental terhadap stress kerja telah sesuai.