Anda di halaman 1dari 5

Dasar Teori :

Operasional Amplifier (Op-amp) sebagai Komparator


Operational Amplifier atau disingkat op-amp merupakan salah satu komponen analog
yang populer digunakan dalam berbagai aplikasi rangkaian elektronika. Aplikasi op-amp
populer yang paling sering dibuat antara lain adalah rangkaian inverter, non-inverter,
integrator dan differensiator. Pada pokok bahasan kali ini akan dijelaskan aplikasi op-amp
yang paling dasar, yaitu sebagai pembanding tegangan (komparator).
Komparator digunakan sebagai pembanding dua buah tegangan. Pada perancangan ini,
tegangan yang dibandingkan adalah tegangan dari sensor dengan tegangan referensi.
Tegangan referensinya dilakukan dengan mengatur variabel resistor sebagai pembanding.
angkaian dasar komparator dengan catu tegangan tungggal ditunjukkan pada !ambar ".#.
!ambar ".# angkaian $asar Komparator
Prinsip kerja rangkaian adalah membandingkan amplitudo dua buah sinyal, jika %&in dan
'&in masing(masing menyatakan amplitudo sinyal input tak membalik dan input membalik,
&o dan &sat masing(masing menyatakan tegangan output dan tegangan saturasi,
maka prinsip dasar dari komparator adalah
%&in ) '&in maka &o * &sat%
%&in + '&in maka &o * &sat'
Keterangan,
%&in * Amplitudo sinyal input tak membalik (&)
'&in * Amplitudo sinyal input membalik (&)
&sat% * Tegangan saturasi % (&)
&sat' * Tegangan saturasi ( (&)
&o * Tegangan output (&)
Tabel pengamatan :
&in % &in ( output Kondisi -.$
#/v (putar potensio #//0) 1v 2,1v nyala
".1v(putar potensio "10) 1v 2,1v nyala
1v(putar potensio 1/0) 1v 2,1v nyala
3,1v(putar potensio 310) 1v /v 4ati
/v(putar potensio /0) 1v /v 4ati

Scrib matlab
T=500;
t=0:1/T:5;
vin=10;
vin2=5;
vof1=1.5;
vof2=2.2;
vr1=50;
vr21=100;
vr23=50;
vr25=0;
vo1=vin-vof1;
vo2=0;
vl1=vin-vof2;
vl2=0;
subplot(4,2,1)
plot(t,vin)
ylabel(v input)
subplot(4,2,2)
plot(t,vin2)
ylabel(v referensi)
if(vr21"=vr1)
subplot(4,2,3)
plot(t,vo1)
ylabel(#out 1)
title(#input " # referensi)
subplot(4,2,4)
plot(t,vl1)
ylabel(#le$ 1)
title(#output %&')
en$;
if(vr23"=vr1)
subplot(4,2,5)
plot(t,vo1)
ylabel(#out 3)
title(#input = # referensi)
subplot(4,2,()
plot(t,vl1)
ylabel(#le$ 3)
title(#output %&')
en$;
if(vr25)vr1)
subplot(4,2,*)
plot(t,vo2)
ylabel(#out 5)
title(#input ) # referensi)
subplot(4,2,+)
plot(t,vl2)
ylabel(#le$ 5)
title(#output %&')
en$;
Hasil gelombang di matlab
Analisis
berdasarkan datasheet OP-AMP tipe LM 324 memiliki toleransi 10% dari input
maksimal, maka Vout OP-AMP tersebut adalah 10 - 1, ! ", Volt# $erta transistor
tipe %&P 41 berdasarkan datasheet memilliki V'( sebesar 0,) *olt dan V+( sebesar
1, *olt ,an- men-akibatkan *out dari transistor tidak sepenuhn,a 10 *olt melainkan
dikuran-i 0,) . 1, ! 2,2 *olt sehin--a input L(/ adalah sebesar )," *olt#
prinsip dasar dari komparator adalah
.Vin 0 1Vin maka Vo ! Vsat.
.Vin 2 1Vin maka Vo ! Vsat1
No
Teori V out Vin LED
1
+Vin Vin Vo = Vsat+
10 V 0 V 3 Vo ! , 4 10
V
",* ),"*
2
+Vin Vin Vo = Vsat+
), V 0 V 3 Vo ! , 4 10
V
",* ),"*
3
+Vin Vin Vo = Vsat+
V 0 V 3 Vo ! , 4 10 V
",* ),"*
4
+Vin Vin Vo = Vsat+
2, V 0 V 3 Vo !0V
0* 0*
5
+Vin Vin Vo = Vsat+
0V 0 V 3 Vo ! 0 V
0* 0*
Kesimpulan
5P(A4P memiliki beberapa fungsi dalam aplikasinya antara lain penguat, filter dan
komparator.
5P(A4P sebagai komparator memiliki prinsip kerja sebagai berikut ,
6ika &input + &referensi maka &outputnya adalah mendekati / volt.
6ika &input 7* &referensi maka &outputnya adalah mendekati tegangan &88 5P(A4P.
5P(A4P juga mempunyai toleransi tegangan dalam yakni #/ 0 dari &88 maksimal 5P(
A4P. 9ehingga outputnya tidak akan mencapai nilai maksimuum &88.
:ilter adalah adalah sebuah rangkaian yang dirancang agar mele;atkan suatu pitra frekuensi
tertentu seraya memperlemah semua isyarat di luar pita ini. Pengertian lain dari filter adalah