Anda di halaman 1dari 8

EBM

CRITICAL APPRAISAL
Prognostic factors affecting the outcome of early cervical cancer
treated with radical hysterectomy and post-operative adjuvant therapy



Disusun oleh :
Nama : Prasaundra Triantoni
NPM : 1102011207

DOSEN PEMBIMBING :
dr. Aditarahma Imaningdiyah, Sp.PK


FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS YARSI
2014/2015
TUGAS EVIDENCE BASED MEDICINE
1. SKENARIO
Seorang wanita berumur 40 tahun berobat ke poliklinik dengan keluhan keluar darah dari vagina
dan berbau. Pasien sudah mempunyai anak 2 dan menikah pada waktu berumur 20 tahun. Pada
pemeriksaan vital sign normal, namun pada wajah dan telapak tangan terlihat pucat. Tidak ada
kelainan pada waktu haid. Pada pemeriksaan lanjutan didapatkan servix membesar, berbenjol,
contact bleeding (+), mobile, terdapat cairan berwarna putih kekuningan, pinggul terasa sakit,
dan sudah metastasis ke arah 2/3 proximal. Dokter mendiagnosis pasien menderita kanker servix
stadium IIA. Dokter menyarankan pengobatan dengan kemoradioterapi setelah dilakukan
pembedahan. Pasien menanyakan bagaimana prognosis dari penyakitnya.
2. PERTANYAAN KLINIS
Bagaimana prognosis penyakit pasien yang dilakukan pengobatan secara kemoradioterapi setelah
pembedahan ?
KOMPONEN PICO
Patient/Population/Problem : Wanita berumur 40 tahun menderita kanker servix
Intervention/Indicator : Terapi kemoradioterapi setelah pembedahan
Comparison/Control : Kanker servix stadium IB dan IIA
Objective/Outcome : Prognosis pada kanker servix dengan menggunakan terapi
kemoradioterapi menunjukan hasil prognosis yang lebih baik untuk kesembuhan pasien
3. KATA KUNCI
cervical cancer AND prognosis AND surgical AND chemotherapy

4. PEMILIHAN SITUS
http://web.a.ebscohost.com/ehost/pdfviewer/pdfviewer?sid=5fe9f61e-b087-48bb-8e6a-
4254a2d4100b%40sessionmgr4005&vid=2&hid=4104
5. HASIL PENCARIAN
31 artikel
6. ARTIKEL YANG DIPILIH
Prognostic factors affecting the outcome of early cervical cancer treated with radical
hysterectomy and post-operative adjuvant therapy

Metode
The purpose of this study is to investigate the clinical and histological features that may
affect the survival of the patients and to evaluate the impact of post-operative adjuvant
therapy on the outcomes of patients with stage IB and IIA carcinoma of the cervix.
Hasil
The 5-year overall survival (OAS) and disease-free survival were 83% and 72%
respectively. In the log rank test, tumour size (P = 0.0235), pararmetrial invasion (P =
0.0121), pelvic lymph node metastasis (P < 0.0001) and adjuvant chemotherapy +
radiotherapy (P = 0.0119) were signicant prognostic factors for OAS, favouring tumour
size <4 cm, absence of parametrial invasion and pelvic lymph node metastasis, and those
who received adjuvant chemoradiotherapy. The patients who received radiation with
concomitant chemotherapy had a 5-year OAS rate of 90% versus those who received
radiotherapy alone, with a rate of 76%.
Kesimpulan
For patients with high-risk early stage cervical cancer who underwent a radical
hysterectomy and pelvic lymphadenectomy, adjuvant chemoradiotherapy resulted in
better survival than radiotherapy alone. The addition of weekly cisplatin to radiotherapy
is recommended. The treatment-related morbidity is tolerable.













CRITICAL APPRAISAL
PRIMER
1. Apakah terdapat sampel yang representative, terdefinisi jelas, dan berada pada kondisi
yang sama dalam perjalanan penyakitnya ?



2. Apakah follow-up cukup lama dan lengkap ?

SEKUNDER
1. Apakah digunakan kriteria oucome yang objektif dan tidak berbias ?












2. Bila ditemukan subgrup dengan prognosis yang beda, apakah dilakukan adjustment untuk
faktor faktor prognostik yang penting ?














HASIL

1. Bagaimana gambaran outcome menurut waktu ?



2. Seberapa tepat perkiraan diagnosis ?


APAKAH HASIL PENELITIAN INI DAPAT DIAPLIKASIKAN ?

1. Apakah pasien dalam penelitian tersebut serupa dengan pasien saya ?
YA

2. Apakah hasil tersebut membantu memilih atau menghindari terapi tertentu ?
YA

3. Apakah hasilnya membantu dalam memberikan konseling kepada pasien saya ?
YA