Anda di halaman 1dari 169

P

SKEMA : PHP-PTS
INSTITUSI
AKADE
Direk
Dire
Keme







PROPOSAL
PROGRAM HIBAH
P E M B I N A A N P T S
PTS PENINGKATAN MUTU PENGEL
ITUSI DAN PEMBELAJARAN (PMPB)
Tahun Anggaran 2014










ADEMI KEBIDANAN INDRAGIRI






Direktorat Kelembagaan dan Kerjasama
Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
2013


GELOLAAN
PB)

Halaman Identifikasi dan Pengesahan

1. Nama Perguruan Tinggi : Akademi Kebidanan Indragiri

2. Alamat Perguruan Tinggi : Jl.H. Syarif Desa Rantau Mapesai Seberang
Kecamatan Rengat
Kabupaten Indragiri Hulu- Riau

3. Penanggung Jawab
1
: Venny Rismawanti, SST.,MPH

5. Ketua Pelaksana
2

N a m a : Yulizawati, SST.,M.Keb
Alamat : Jl.Kuantan timur Rengat
Telepon Kantor : -
Telepon Cellular : 081371863752
Fax : -
e-mail : yulizawati@yahoo.co.id

6. Nama Yayasan : Yayasan Pendidikan Indragiri

7. AlamatYayasan : Jl.Raya Rengat-Pematang Reba Indragiri Hulu

8. Skema yang Diusulkan :

PHP-PTS Peningkatan Mutu Pengelolaan
Institusi dan Pembelajaran (PMPB)
9. Pernah mendapat PHP-PTS
tahun
: Belum Pernah mendapat PHP-PTS


Rengat, 07 Nopember 2013
Penanggung Jawab
Direktur

Venny Rismawanti, SST.,MPH




1
Penanggung jawab adalah Pemimpin PTS pengaju proposal.





PERNYATAAN KOMITMEN DANA PENDAMPING
UNTUK PROGRAM HIBAH PEMBINAAN PTS
TAHUN ANGGARAN 2014
Saya sebagai Pimpinan Akademi Kebidanan Indragiri dengan ini menyampaikan Proposal
PHP-PTS. Kami bersedia menyediakan dana pendamping sebesar 10% dari total anggaran
untuk keperluan pengelolaan dan pendukung kegiatan yang diusulkan.
Dalam melaksanakan program pengembangan yang didanai oleh Direktorat Jenderal
Pendidikan Tinggi ini, kami bersedia memenuhi semua persyaratan sebagaimana ditetapkan
dalam panduan dan mengikuti aturan pemerintah yang terkait dengan pengelolaan keuangan
serta pengadaan.
Dengan ini kami juga menyatakan bahwa kami tidak pernah atau sedang dikenakan sanksi
oleh Ditjen Dikti (termasuk yang terkait dengan penyimpangan dalam pelaksanaan hibah
sebelumnya).
Mengetahui Ketua Yayasan Direktur
Materai 6000
() (Venny Rismawanti, SST.,MPH)

























Nomor :
Hal : Surat Pernyataan


Tanggal : 07 Nopember 2013



Bersama ini kami sampaikan bahwa saat ini perguruan tinggi kami, Akademi Kebidanan
Indragiri tidak sedang dan tidak akan pernah :
1. Menyelenggarakan kelas jauh;
2. Mengeluarkan ijazah palsu;
3. Dalam konflik internal dengan yayasan dan tidak dalam sengketa hukum;
4. Dalam proses pengajuan perubahan bentuk perguruan tinggi dan perubahan badan
hukum nirlaba/yayasan;
5. Menjalankan program hibah pengembangan kualitas pendidikan lainnya dari Ditjen
Dikti Kemdikbud.
Demikian surat pernyataan ini kami buat dan apabila dikemudian hari perguruan tinggi kami
melaksanakan program yang bertentangan dengan hal yang tersebut diatas, maka kami
bersedia mengembalikan seluruh dana PHP-PTS yang kami terima dan bersedia menerima
sanksi sesuai ketentuan yang berlaku.



Mengetahui Ketua Yayasan Direktur
Materai 6000
() (Venny Rismawanti, SST.,MPH)


DAFTAR ISI


1. Cover
2. Halaman Identifikasi dan Pengesahan
3. Pernyataan Komitmen Dana Pendamping Untuk Program Hibah Pembinaan PTS
tahun anggaran 2014.
4. Fotocopy pengesahan yayasan dan badan hukum nirlaba pengelola/penyelenggara PT
dari kemkumham.
5. Laporan PDPT semester genap 2012/2013
6. Sertiikat akreditasi program studi atau bukti pengajuan akreditasi BAN-PT
7. Surat Pernyataan Bermaterai yang ditandatangani Direktur Bahwa tidak sedang
menyelenggarakan kelas jauh, tidak mengeluarkan ijazah palsu, tidak sedang dalam
konflik internal maupun eksternal.
8. Daftar isi
9. Ringkasan eksekutif
Memuat intisari Proposal, khususnya kesimpulan hasil evaluasi diri dan strategi
yang dipilih dan diajukan untuk pengembangan institusi, dan kaitannya dengan
rencana pengembangan institusi secara keseluruhan
10. Bab 1 Rencana Strategis Pengembangan Perguruan Tinggi..........................................1
11. Bab 2: Evaluasi Diri di tingkat Institusi........................................................................5
a. Profil Lingkungan Eksternal
b. Evaluasi Tata Kelola dan Organisasi Perguruan Tinggi
c. Evaluasi Kinerja Dan Manajemen Program Akademik
d. Evaluasi Ketersediaan dan Manajemen Sumber daya
e. Evaluasi Sistem Penjaminan Mutu di Tingkat Institusi.
f. Ringkasan Evaluasi Diri
g. Ringkasan Strategi/Solusi Alternatif.
h. Baseline dan target indikator kinerja.
12. Bab 3: Rencana Global Program Pengembangan untuk 3 tahun ke depan..................36
13. Bab 4. Usulan Program Pengembangan tahun 2014....................................................38
14. Bab 5. Mekanisme Pelaksanaan Kegiatan PHP-PTS di institusi.................................48
a. Organisasi Pelaksaan Kegiatan.
b. Mekanisme Pelaksanaan Kegiatan
c. Mekanisme Pengelolaan Keuangan
d. Sistem Pengadaan Barang
e. Mekanisme Monitoring dan evaluasi internal.
15. Bab 6. Rekapitulasi Anggaran.....................................................................................52
16. Lampiran









RINGKASAN EKSEKUTIF


Akademi Kebidanan Indargiri mengajukan proposal hibah pembinaan PTS dengan
menekankan pada seluruh komponen evaluasi diri . Strategi yang dipilih dan diajukan
untuk pengembangan perguruan tinggi, dan kaitannya dengan rencana pengembangan
perguruan tinggi secara keseluruhan adalah dengan konsolidasi.
Evaluasi Diri yang dilakukan oleh Akademi Kebidanan Indragiri sangat berkaitan
dengan rencana pengembangan institusi secara keseluruhan karena dengan berdasarkan
kepada evaluasi diri pelaksanaan seluruh komponen dalam penyelenggaraan institusi
pendidikan akan lebih terarah dan jelas tujuannya sehingga dapat mencapai hasil yang
diinginkan dalam pelaksanaan tri dharma perguruan tingi.

1

BAB I
RENCANA STRATEGIS PENGEMBANGAN INSTITUSI
VISI MISI POLA ILMIAH
POKOK/FOKUS
INSTITUSI
1 2 3
Visi Akademi Kebidanan Indragiri adalah
terwujudnya Akademi yang unggul dan terdepan
dalam penyelenggaraan tridharma perguruan tinggi
untuk menghasilkan bidan yang profesional dan
mampu memberikan pelayan kesehatan di bidang
kebidanan, berdaya saing demi mewujudkan tantangan
kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK)
demi mewujudkan keluarga sejahtera.

1. Menyelenggarakan pendidikan secara profesional sesuai
dengan bidang ilmu kebidanan.
2. Mempersiapkan sumber daya yang memiliki keahlian dan
mampu berkompetisi didalam maupun diluar negeri
3. Mempersiapkan SDM yang mampu mengikuti pendidikan
ke jenjang yang lebih tinggi pada strata 1 (S-1)
4. Melaksanakan pengabdian masyarakat yang sesuai dengan
masalah-masalah kesehatan yang ada.
5. Melaksanakan penelitian yang mendukung pengembangan
pelayanan kesehatan.

Mewujudkan
SDM yang
terampil dan
profesional yang
berlaku bagi
seluruh civitas
akademika.
STRATEGI UTAMA Capaian Program s/d 2013 2013 2014 2015 2016
4 5 8 9 10 11
1. Kesehatan organisasi dan
penguatan manajemen
1. Tata Pamong :
Rapat koordinasi pimpinan dengan seluruh
staf setiap bulan atau setiap saat dibutuhkan
kesepakatan bersama.

2 Kepemimpinan
Sudah terlaksana dengan baik namun perlu
adanya peningkatan Dalam menjalankan
fungsi kepemimpinan operasional,
kepemimpinan organisasi, dan kepemimpinan
publik dengan melibatkan pembantu direktur
I,II dan III dengan mengikuti pelatihan
- Perlu dilaksanakan
pelatihan
kepemimpinan bagi
direktur dan
pembantu direktur.

2

kepemimpinan
3. Sistim pengelolaan
Melaksanakan perencanaan, pelaksanaan dan
evaluasi pada setiap kegiatan.

4. Sistim penjaminan mutu
Sudah terlaksana, perlu peningkatan melalui
pelatihan SPMI dan AMAI
- Perlu dilakukan
pelatihan SPMI dan
AMAI

5. Suasana akademik :
Sudah terlaksana dengan baik namun perlu
adanya peningkatan dan keberlanjutan.
- Perlu
peningkatan
seperti dgn
seminar, outbond,
P3M dosen-mhs.

2. Daya saing lulusan 1. Promosi dan seleksi
Sudah dilaksanakan namun jumlah pendaftar
: yang lulus seleksi sekitar 1: 1,3
Pelu peningkatan
sehingga dapat
mencapai ratio 4:1

2. keberlanjutan penerimaan mahasiswa baru

Terus ditingkatkan
3. kegiatan ekstrakurikuler
- Kegiatan ekstrakurikuler
- Perlombaan Internal kampus





Perlu penambahan
- Perlombaan antar PT

Perlu ditingkatkan
dan perlombaan
tingkat nasional
serta internasional.

4. Layanan mahasiswa

Perlu peningkatan
pemberian
beasiswa,
pembinaan
softskill.

5. Program unggulan Peningkatan
3

kemampuan Bahasa
Inggris
6. Tracer study




7. Kurikulum dan pembelajaran

Pelatiihan peyusunan
GBPP berdasarkan
kurikulum baru,
SAP, modul
pembelajran, buku
dan bahan ajar

8. Kerjasama

MOU dengan RS
malaka dan RS di
Kualalumpur


3. Pengembangan dan
Peningkatan sumber daya
1. peningkatan pendidikan dosen




2. Pelatihan dosen

Pelatihan metlid,
pelatihan penulisan
artikel ilmiah
nasional dan
internasional,pelatiha
n bahasa inggris,
hipnobirthing,
pelatihan
desentrasisasi P2M,
pelatihan tentang
HAKI dan publikasi,
pelatihan
penyusunan angka
kredit dosen dan
jabatan fungsional.
Manajemen laktasi,
IBCLC, pelatihan
evaluasi kinerja
tenaga pendidik.


4


3. Peningkatan pendidikan tenaga kependidikan




4. Pelatihan tenaga kependidikan

Pelatihanperpustakaa
n, pelatihan
manajemen
keuangan, pelatihan
evaluasi kinerja
tenaga kependidikan

5. Pengadaan sarana dan prasarana

Buku pustaka,
peralatan
laboratorium

6. Perawatan sarana dan prasarana

Pembangunan kelas
7. Pembiayaan

Perlu upaya
mendapatkan
pendanaan dari
pemerintah baik
daerah maupun
pusat.

8. Sistim informasi

Penambahan
komputer 15 unit utk
persiapan uji
kompetensi, telfon
dan wi-fi.

9. Penelitian

Pelatihan
10. Pengabdian masyarakat

Pelatihan

Rencana strategis ini dilaksanakan mulai tahun 2012 sampai dengan tahun 2016. Evaluasi terhadap program kegiatan diatas sampai dengan pertengahan 2013
terlaksana dengan baik, untuk pengembangan dan perbaikan dilaksanakan kegiatan sebagaimana dapat dilihat pada kolom tahun 2013-2015.
5

BAB 2
EVALUASI DIRI DI TINGKAT INSTITUSI
a. Profil lingkungan eksternal.

Berikut hasil analisis atas lingkungan eksternal institusi (peluang dan tantangan) yang relevan
dengan program yang diajukan pada standar :
Komponen II.
Tata pamong, Kepemimpinan, Sistim pengelolaan dan Penjaminan Mutu.
Struktur organisasi Akademi Kebidanan Indragiri terdiri dari Direktur yang dibantu oleh
tiga orang pembantu direktur yang masing-masing membawahi masalah akademik (PD I),
administrasi keuangan (PD II) dan kemahasiswaan (PD III). Tugas dan tanggungjawab
masing-masing ditentukan oleh yayasan pendidikan indragiri sesuai bidangnya dalam
membantu direktur melaksanakan tugas sehari-hari. Ketiga pembantu direktur harus
melakukan koordinasi demi kelancaran kegiatan di institusi. Dosen dan staf yang sesuai
dengan garis strukturalnya bertanggung jawab kepada PD yang bersangkutan.
Kepemimpinan Akademi kebidanan memiliki karakteristik yang kuat dalam kepemimpinan
operasional, kepemimpinan organisasi, dan kepemimpinan publik.Gaya kepemimpinan
direktur adalah demokratis, sehingga dalam pengambilan kebijakan dan keputusan
dilaksanakan secara musyawarah mufakat. Penunjukan pimpinan sesuai dengan ketentuan
perundang-undangan yang berlaku dan disyahkan oleh Pembina yayasan. Gaya
kepemimpinan direktur adalah demokratis, sehingga dalam pengambilan kebijakan dan
keputusan dilaksanakan secara musyawarah mufakat. Penunjukan pimpinan sesuai dengan
ketentuan perundang-undangan yang berlaku dan disyahkan oleh Pembina yayasan.
Sistim pengelolaan Kegiatan proses belajar mengajar yang dievaluasi oleh mahasiswa dengan
mengisi lembaran evaluasi dosen setiap mata kuliah yang dilakukan setiap akhir semester.
Hal ini untuk meningkatkan kualitas dosen pengajar dan mengevaluasi apakah proses belajar
telah berlangsung sesuai dengan silabus dan SAP. Berdasarkan hasil evaluasi maka dibentuk
tim dosen yang mampu mengembangkan mata kuliah keilmuan (kebidanan) dan terkait
dengan kompetensi bidan serta mata kuliah penunjang lainnya.
Pelaksanaan evaluasi program dimaksudkan untuk menyiapkan lulusan yang
berkualitas. Salah satu cara untuk mengetahui apakah lulusan program studi mempunyai
kualitas sesuai yang diharapkan maka dilakukan pelacakan lulusan.
6

Keberadaan alumni sangat penting dalam membangun jaringan dan mengukur
kepercayaan masyarakat terhadap lulusan Program studi kebidanan. Pelacakan alumni
menjadi kebutuhan yang terus dilakukan, adapun proses pelacakan lulusan dilakukan melalui
kontak person lewat telepon atau surat menyurat. Beberapa yang dapat terlacak misalnya
telah menduduki jabatan yang cukup baik di instansi pemerintah maupun swasta. Hasil
evaluasi sebagaimana tersebut di atas dijadikan input dalam pengambilan keputusan untuk
pengembangan program studi.
Untuk mencapai tujuan program yang telah ditetapkan, program studi mengadakan
kerjasama dengan sejumlah institusi yang relevan seperti Rumah sakit, Puskesmas, Klinik
bersalin dan instansi lain terkait. Tujuan utama membangun kerjasama ini adalah untuk
pelaksanaan magang (preseptor dan mentor) mahasiswa yang merupakan suatu hal yang
sangat penting dalam mengaplikasikan teori-teori yang telah diperolehnya dan dalam rangka
mengenalkan dunia kerja.
Hasil evaluasi program sangat berdampak positif terhadap pengalaman dan mutu
pembelajaran mahasiswa, dampak positif tersebut antara lain terwujudnya revisi kurikulum,
berkembangnya metode pembelajaran yang sesuai dengan perkembangan teknologi
pembelajaran, bertambahnya sarana dan prasarana, kegiatan mahasiwa yang makin dinamis,
meningkatnya rasa memiliki dari para dosen dan karyawan terhadap program studi.
Proses penjaminan mutu akademi Kebidanan Indragiri Rengat merupakan kegiatan
mandiri, sehingga proses tersebut dirancang, dijalankan dan dikendalikan sendiri oleh
Akademi Kebidanan Indragiri Rengat tanpa campur tangan dari pihak lain.
Penjaminan mutu adalah proses penetapan dan pemenuhan standar mutu pengelolaan
secara konsisten dan berkelanjutan sehingga konsumen, produsen dan pihak lain yang
berkepentingan memperoleh kepuasan. Dengan demikian, penjaminan mutu di Akademi
Kebidanan Indragiri Rengat adalah proses penetapan dan pemenuhan standar mutu
pengelolaan Akademi Kebidanan Indragiri Rengat secara konsisten dan berkelanjutan
sehingga stakeholder memperoleh kepuasan.
7

Sistim penjaminan mutu di Akademi Kebidanan Indragiri berpedoman kepada SPMPT yang
ada, pada saat ini untuk evaluasi diri dan AMAI dilaksanakan sesuai dengan acuan tahun
2008.
Umpan balik yang dilakukan oleh Akademi Kebidanan Indragiri Rengat adalah
sebagai berikut :
Umpan Balik dari Isi Umpan Balik Tindak Lanjut
Dosen Penguasaan materi, sikap, etika,
keterampilan
Rencana perbaikan metode/media
perbaikan kurikulum, pelaksanaan
proses pembelajaran, dan peningkatan
kegiatan program studi
Mahasiswa Perencanaan, pelayanan dan evaluasi Saran perbaikan pengajaran untuk
dosen. perbaikan kurikulum,
pelaksanaan proses pembelajaran, dan
peningkatan kegiatan program studi
Alumni Proses pembelajaran,manajemen Saran untuk perbaikan manajemen dan
pembelajaran dalam persiapan
kompetensi.perbaikan kurikulum,
pelaksanaan proses pembelajaran, dan
peningkatan kegiatan program studi
Pengguna lulusan Kepuasan, keterampilan, etika lulusan. Saran untuk perbaikan pengelolaan di
institusi. perbaikan kurikulum,
pelaksanaan proses pembelajaran, dan
peningkatan kegiatan program studi
Akademi kebidanan Indragiri telah berupaya dalam menjamin keberlanjutan (sustainability)
program studi serta Ada bukti semua usaha dilakukan dengan hasil yang baik. Upaya
tersebut mencakup :
a. Upaya untuk peningkatan animo calon mahasiswa:
Promosi pelaksanaan praktik klinik yang sesuai standart, pelaksanaan program bidan
kecil di seluruh Kecamatan sekabupaten Indragiri Hulu Riau. Diluar provinsi (Jakarta,
Bandung, Batam) dan di luar negeri yaitu di rumah sakit di Malaysia.
b. Upaya peningkatan mutu manajemen:
Pelatihan, peningkatan kemampuan , seminar, rapat rutin, feedback.
c. Upaya untuk peningkatan mutu lulusan:
Ujian praktek setiap mata kuliah inti, muatan lokal komputer, bahasa inggris, keaktifan
kegiatan BEM, muatan lokal etika perilaku.
d. Upaya untuk pelaksanaan dan hasil kerjasama kemitraan:
8

Kerjasama dengan stikes Al-Ansyiroh meningkatkan ke DIV Kebidanan, kerjasama
dengan Astana Anyar Bandung, Harapan Kita Jakarta, RS Batu Aji Batam, RS. Casa
Medica Center Batam, RS Otorita Batam, kerjasama dengan Rumah sakit di Malaysia.
e. Upaya dan prestasi memperoleh dana selain dari mahasiswa:
Dana bantuan APBD , pengajuan proposal tracer study 2012, pengajuan proposal PHP
PTS 2013.
Peluang
Tenaga akademis yang relatif muda menjadi harapan bagi lahirnya berbagai
perubahan untuk melakukan berbagai upaya pengembangan ke depan.
Jalur Birokrasi dengan yayasan yang tidak panjang sehingga direktur dapat hanya
dengan melaporkan permasalahan yang terjadi dan mengambil kebijakan yang sesuai.
Dengan adanya evaluasi program, dosen menjadi lebih terpacu untuk meningkatkan
pengembangan diri dan wawasan yang lebih luas
Menerapkan SPMPT secara terus menerus untuk meningkatkan mutu akademi
kebidanan Indragiri rengat dibandingkan institusi yang lain karena akbid Indragiri
rengat berkesempatan mengikuti pelatihan SPMPT di lingkungan kopertis X
Tantangan
Membuat sistim yang membuat dosen dan staf memiliki komitmen terhadap kemajuan
akbid, merasa memiliki dan berkewajiban memajukannya.
Penunjukan direktur dengan disyahkan oleh Pembina yayasan dalam hal ini Bupati
dapat dipengaruhi oleh faktor eksternal lainnya yang ingin mengganggu sistim yang
ada.
Evaluasi program diharapkan menjadi lebih baik dari tahun ketahun.
Meningkatkan manajemen kepegawaian dengan kepemimpinan yang dapat
memotivasi dan di bantu oleh pembantu direktur.
Perubahan/perkembangan peraturan perundang-undangan di masa yang akan datang
sehingga perlu penyesuaian terus menerus dari SPMPT akademi kebidanan Indragiri
Rengat.
Komponen III. Mahasiswa dan lulusan
Rasio pendaftar dan yang lulus seleksi 1 : 1,2. Sehingga perlu adanya promosi yang lebih
baik lagi. Rasio transfer dengan jumlah mahasiswa keseluruhan <1%. Rata-rata IPK dalam 5
9

tahun terakhir adalah 75%-93% pada angka 2,75-3,5 sehingga perlu adanya upaya
peningkatan dalam proses pembelajaran dengan pembuatan modul-modul perkuliahan yang
mudah dimengerti mahasiswa. Prestasi mahasiswa dalam bidang akademik dan non akademik
perlu ditingkatkan pada tingkat antar perguruan tinggi, nasional dan ointernasional.
Evaluasi kinerja lulusan oleh pihak pengguna/tracer study masih secara manual perlu
dilakukan dengan sistim komputerisasi. Rata-rata waktu tunggu lulusan untuk bekerja adalah
1 (satu) bulan dan 93% bekerja sesuai bidang keahliannya sedangkan yang 7% melanjutkan
pendidikan ke tingkat yang lebih tinggi.
Peluang
Antusiasme mahasiswa mengikuti kegiatan ekstrakurikuler sangat tinggi ditandai
dengan keaktifan dalam mengikuti semua kegiatan dan bantuan dalam bentuk
sumbangan materi (iuran)
Kepmenkes no 1464 tahun 2010 serta Kepmenkes no 1796 tentang registrasi tenaga
kesehatan. Hal ini ditunjang dengan jumlah penduduk Indonesia yang sanga besar
dan masing-masing desa minimal harus memiliki 1 orang bidan.
Dana PHP-dari dana Pendamping dalam pembuatan modul perkuliahan.
Adanya software QTAFI dalam upaya tracer study.
Meningkatkan jumlah lembaga yang memesan lulusan dengan memberikan
kesempatan lebih besar kepada lembaga tersebut untuk memnatau perkembangan
mahasiswa sejak mahasiswa mulai masuk perkuliahan
Meningkatakn promosi dan pengembangan institusi melalui himpunan alumni.
Tantangan
Asal daerah mahasiswa yang mayoritas berasal dari daerah lokal memberi peluang
bagi orangtua banyak mengintervensi terhadap persoalan mahasiswa.
Meningkatkan promosi institusi.
Jumlah lulusan bidan sudah sangat banyak
Lahan kerja yang terbatas, harusada unggulan dalam memberikan asuhan pada pasien
dengan memberikan pelatihan badi dosen dan mahasiswa.
Tercapainya Millenium development goals 2015 (MDGs 2015).
Belum adanya prestasi mahasiswa dalam bidan akademik dan non akademik yang
berskala nasional dan internasional.


10

Komponen IV. Sumber Daya Manusia
Seleksi dan pengembangan yang lebih baik perlu dilakukan baik bagi tenaga pendidik
maupun tenaga kependidikan. Monitoring dan evaluasi kinerja tenaga pendidik dan
kependidikanperlu ditingkatkan, namun perlu didukung dengan manajemen kepegawaian
yang baik. Kualifikasi pendidikan dosen tetap 25% S2, sedangkan 75% masih DIV
Kebidanan. Dosen tetap yang memiliki jabatan fungsional adalah 25% namun baru asisten
ahli. Dosen tetap yang memiliki sertifikat pendidik/telah sertifikasi belum ada. Aktivitas
dosen tetap dalam bidang keahliannya : pembelajaran,penelitian dan pengabdian masyarakat.
Persentase dosen tidak tetap terhadap dosen tetap >40%. Upaya peningkatan SDM
dengan mengundang tenaga ahli/pakar sebagai pembicara dalam seminar dari luar perguruan
tinggi. Peningkatan kemampuan dosen tetap melalui program tugas belajar dalam bidang
yang sesuai dengan program studi. Kegiatan dosen tetap yang bidang keahliannya sesuai
dengan program studi dalam seminar
ilmiah/lokakarya/penataran/workshop/pagelaran/pameran/peragaan yang tidak hanya
melibatkan dosen Akademi kebidanan Indragiri sendiri. Pencapaian prestasi atau reputasi
dosen dalam bidang pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat secara internasional
belum ada. Dosen ikut serta dalam organisasi keilmuan dan profesi yaitu IBI. Pustakawan
belum dengan latar belakang pendidikan perpustakaan. Kinerja tenaga kependidikan perlu
ditingkatkan karena sangat banyak berkaitan dengan Perpu yang berlaku seperti manajemen
keuangan, pengadaan barang dan jasa, manajemen kepegawaian serta administrasi.
Peluang :
Peningkatan ilmu teknologi dan informasi dengan mengikuti kegiatan seperti
seminar, pelatihan, workshop dan lain-lain. Selain itu, tingginya minat dan
terbukanya kesempatan bagi dosen muda untuk mengikuti pendidikan kejenjang
yang lebih tinggi.
Beasiswa bagi dosen yang akan melanjutkan pendidikan ke jenjang S2 dan S3
yang didanai oleh pemerintah.
Meningkatkan kompetensi dengan mengundang dosen pakar/tamu dengan jadwal
yang rutin dan lebih terrencana.
Meningkatkan keterlibatan dalam organisasi nasional


11

Tantangan :
meningkatnya tuntutan dari masyarakat terhadap kualitas dan pengalaman tenaga
pengajar dalam jangka waktu yang pendek.
Meningkatkan manajemen kepegawaian pada Akademi Kebidanan Indragiri
Memiliki pustakawan dengan latar belakang pendidikan pustaka// mengikuti
pelatihan pustaka yang terstandarisasi.
Meningkatkan jabatan fungsional dosen yang sudah ada serta pengurusan jabatan
fungsional dosen bagi dosen yang ada karena baru 25% dosen yang memiliki
jabatan fungsional dengan pangkat asisten ahli, perlu adanya pelatihan penyusunan
angka kredit dosen.
Belum adanya dosen yang disertifikasi.
Meningkatkan kualifikasi pendidikan dosen ke jenjang S2. Meningkatakan
kompetensi yang up date sebagai syarat penguji ujian kompetensi bagi dosen
dengan pengalaman kerja minimal 5 tahu.
Menjadi pembicara pada seminar-seminar/workshop.
Meningkatkan keterlibatan dosen dalam pembelajaran dalam hal pembuatan buku
dan bahan ajar, penelitian dan pengabdian masyarakat yang dapat dipublikasikan
dalam jurnal ilmiah nasional dan internasional.
Mengurangi persentase dosen tidak tetap hingga <40% dari total dosen
keseluruhan.
Terlibat dalam kepengurusan organisasi internasional.
Meningkatkan kinerja tenaga kependidikan melalui pelatihan-pelatihan.
Komponen V. Kurikulum, pembelajaran dan Suasana akademik
Kurikulum DIII Kebidanan yang digunakan oleh Akademi Kebidanan Indragiri sudah
mengalami peninjauan dari kurikulum 2002 menjadi kurikulum 2011. Dalam kurikulum
tersebut tercakup kurikulum utama, kurikulum pendukung dan kurikulum tambahan yang
merupakan muatan lokal.Struktur kurikulum yang digunakan terdiri dari praktek 60% dan
teori 40%. Peninjauan kurikulum ini dilakukan untuk meng-up date pengetahuan kebidanan
yang sesuai dengan perkembangan IPTEK, sesuai dengan masukan dari stakeholder sehingga
dapat lebih meningkatkan mutu lulusan. Peninjauan yang dilakukan tetap berpedoman pada
visi, misi, tujuan dan sasaran yang telah ditetapkan. Namun dengan dilakukannya peninjauan
kurikulum tersebut yang mulai diberlakukan pada bulan September 2012, belum semua mata
kuliah yang GBPP dan SAP nya disesuaikan. Kurikulum yang diberlakukan tersebut
12

diharapkan dapat memberikan Peluang bagi mahasiswa untuk mengembangkan diri sehingga
misi pembelajaran yakni untuk pengembangan/pelatihan kompetensi yang diharapkan serta
efisiensi internal dan eksternal dapat tercapai.
Dalam mengajar, terdapat kesesuaian strategi dan metode dengan tujuan, kesesuaian
materi pembelajaran dengan tujuan mata kuliah, Efisiensi dan produktivitas. Struktur dan
rentang kegiatan mengajar sudah sesuai namun perlu adanya peningkatan. Penggunaan
teknologi informasi masih terbatas karena jaringan internet di lingkungan kampus belum
tersedia, hanya bisa dengan menggunakan modem.
Peraturan mengenai penilaian kemajuan dan penyelesaian studi mahasiswa terdapat
dalam pedoman akademik yang juga mencakup strategi dan metode penilaian kemajuan dan
keberhasilan mahasiswa, Penentuan yudisium serta Penelaahan mengenai kepuasan
mahasiswa.
Tersedia sarana untuk memelihara interaksi dosenmahasiswa, baik di dalam maupun di
luar kampus, dan untuk menciptakan iklim yang mendorong perkembangan dan kegiatan
akademik/profesional. Namun perlu peningkatan terhadap Mutu dan kuantitas interaksi
kegiatan akademik dosen, mahasiswa dan civitas academica lainnya yang dapat dilakukan
melalui workshop, pelatihan ataupun seminar. Perlu dibuat suatu Rancangan menyeluruh
untuk mengembangkan suasana akademik yang kondusif untuk pembelajaran, penelitian, dan
pengabdian kepada masyarakat. Keikutsertaan civitas academica dalam kegiatan akademik
(seminar, simposium, diskusi, eksibisi) di kampus perlu ditingkatkan untuk pengembangan
kepribadian ilmiah.
Dalam pencapaian hasil pembelajaran Kompetensi yang dicapai dibandingkan dengan
yang diharapkan. Kesesuaian kompetensi yang dicapai dengan tuntutan dan kebutuhan
pemanfaat lulusan, perlu adanya peningkatan dan perbaikan dengan memperhatikan hasil
survei terhadap kepuasan pengguna lulusan sehingga terjadi keberlanjutan dalam penyerapan
lulusan. Tersedia data yang memadai tentang kemajuan, keberhasilan, dan kurun waktu
penyelesaian studi mahasiswa (termasuk IPK dan yudisium lulusan). Produk program studi
berupa model-model, karya inovatif, hak paten, hasil pengembangan prosedur kerja, produk
fisik sebagai hasil penelitian belum ada.
Dengan diberlakukannya uji kompetensi bagi lulusan DIII Kebidanan mulai tahun
2014 dengan sistim computer based maka perlu adanya penambahan 15 unit komputer.


13

Peluang
Kurikulum yang digunakan menjadi acuan bagi seluruh institusi kebidanan sehingga
dapat dikembangkan oleh setiap perguruan tinggi kebidanan sesuai dengan
kondisinya.
Komitmen institusi untuk selalu mengembangkan peralatan laboratorium, pustaka dan
IT
Adanya sarana menyampaikan aspirasi oleh dosen melalui senat akademik dan oleh
mahasiswa melalui Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM)
Tantangan
Terdapatnya perubahan kurikulum sehingga perlu adanya penyesuaian baik dalam
penyusunan GBPP, SAP, Modul dan bahan ajar.
Kurang motivasi mahasiswa dalam proses perkuliahan.
Perubahan kurikulum yang memerlukan adaptasi dari dosen dan mahasiswa.
Untuk membangun suasana akademik memerlukan waktu dan kerja keras, karena
adanya paradigma klasik yang berkembang di perguruan tinggi di Indonesia bahwa
dosen mendominasi hubungan antara mahasiswa dan dosen.
Perlu penambahan 15 unit komputer, mengingat jumlah komputer yang ada di
laboratorium komputer saat ini baru ada 15 unit.
Komponen VI. Pembiayaan, sarana dan prasarana serta sistim informasi.
Sumber pembiayaan berasal dari mahasiswa dan pemerintah daerah dalam bentuk hibah.
Namun untuk tahun 2014 dana hibah kemungkinan besar dihapuskan karena sudah dua kali
berturut-turut mendapatkannya, sehingga perlu upaya kreatif dan maksimal dari pengelola.
Selama ini biaya per mahasiswa yang dibebankan kepada mahasiswa yang bersangkutan per
tahun sekitar 8 jt/mhs/smtr, sehingga pada tahun 2014 biaya per mhs per tahun nya akan
meningkat. Sistem alokasi dana dilakukan sesuai dengan kebutuhan pendanaan baik untuk
biaya pendidikan, penelitian, pengabdian masyarakat dan operasional lainnya. Pengelolaan
dan akuntabilitas penggunaan dana sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan
yang berlaku. Keberlanjutan pengadaan dan pemanfaatannya sesuai dengan sumber
pendanaan dan penggunaannya.
Pengelolaan, pemanfaatan, dan pemeliharaan sarana dan prasarana sudah dilakukan
dengan baik, namun jaringan internet yang bisa diakses dengan baik dengan menggunakan
wifi belum tersedia di lingkungan kampus disebabkan karena kondisi geografis kampus yang
14

berada diseberang kota sehingga belum ada jaringan telkom yang menunjang, namun untuk
lingkungan asrama sudah ada wi-fi dan dapat diakses dengan baik. Pada persiapan uji
kompetensi bidan yang akan dilakukan pada tahun 2014 yang menggunakan sistim computer
based, setiap institusi DIII Kebidanan harus memiliki 30 unit komputer, sedangkan komputer
yang dimiliki akademi kebidanan Indragiri Rengat di laboratorium komputernya hanya 15
unit sehingga perlu penambahan sebanyak 15 unit lagi. Perlu adanya ruang auditorium untuk
kegiatan-kegiatan kampus. Ruang laboratorium perlu di perluas, demikian juga dengan
perpustakaan. Fasilitas pendukung pembelajaran yang dibutuhkan adanlah mesin genset.
Penelitian perlu didukung dengan penguasaan metode penelitian dan pengolahan data yang
baik sehingga perlu ditunjang dengan pembiayaan pelatihan yang memadai. Kesesuaian dan
kecukupan sarana dan prasarana sesuai dengan jumlah mahasiswa, namun perlu di tambah
jumlah dan jenis peralatan laboratorium demi peremajaan peralatan yang ada. Rancangan
pengembangan sistem informasi di rencanakan menggunakan LAN dan WAN. Kecukupan
dan kesesuaian sumber daya, sarana dan prasarana pendukung untuk pemberdayaan sistem
informasi belum memadai. Sistim informasi yang dilakukan dengan menggunakan komputer
yang tidak terhubung dengan jaringan internet.
Ruangan dosen perlu ditambah karena ruangan dosen yang saat ini ada, untuk 3-4
orang dosen dan satu ruangan lebih dari 4 orang dosen. Perlu di bangun sebuah ruangan
dosen yang luas dan bisa disekat dengan partisi, dan satu ruangan yang bisa dimanfaatkan
untuk laboratorium. Proses pembelajaran sering mati lampu oleh karena sering mati lampu,
sehingga perlu adanya sebuah mesin genset untuk mengantisipasi jika sewaktu-waktu mati
lampu dan proses pembelajaran tidak terganggu. Sarana akademik untuk perpustakaan terdiri
dari buku teks dan praktikum yang memadai, namun untuk jurnal ilmiah terakreditasi
nasional maupun internasional masih terbatas sehingga perlu ditingkatkan, begitu juga
dengan majalah ilmiah populer dan prosiding perlu adanya penambahan. Penambahan jumlah
buku perpustakaan sangat diperlukan karena jumlah mahasiswa yang bertambah banyak dan
terdapatnya buku-buku yang sudah rusak. Perlu adanya kerjasama dengan instansi lain untuk
pemanfaatan perpustakaan yang pada saat ini adalah perpustakaan daerah di Kabupaten
Indragiri Hulu. Penambahan ruangan kelas dibutuhkan agar dapat mengakomodir jumlah
mahasiswa yang ada.



15

Peluang
Karena keterbatasan sumber dana perlu diusahakan sumber dana lain baik dari hibah
pemerintah daerah maupun dari dana dikti.
Meskipun bangunan kampus dengan luas terbatas, namun dengan pengaturan dan
pemanfaatan yang maksimal, seluruh area dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya,
dan lokasi yang mudah dijangkau.
Fasilitas yang ada membuat SDM lebih tertarik untuk mengembangkan diri
Tantangan
Pengalokasian dana harus sesuai dengan kebutuhan akademik dan seluruh program
kegiatan harus terencana sebelum dana dialokasikan.
Tuntutan di dunia kerja untuk menghasilkan bidan yang profesional sesuai dengan
bidangnya, sementara sarana prasarana sebagian masih belum maksimal.
Lokasi kampus yang dipindahkan namun belum terdapat lahan yang sesuai.
Sistem informasi menggunakan komputer lebih cepat berkembang.
Memenuhi sarana dan prasarana yang dibutuhkan untuk menunjang kelancaran proses
pembelajaran seperti ruangan kelas, mesin genset, wi-fi, telepon dan mesin fax.

Komponen VII. Penelitian, pelayanan/pengabdian kepada masyarakat dan kerjasama.
Setiap dosen sudah ada melakukan penelitian setiap tahunnya yang di biayai oleh
Akademi Kebidanan Indragiri, baru 2 penelitian dosen yang dibiayai oleh dikti melalui skim
dosen pemula. Publikasi ilmiah baru pada jurnal lokal belum ada pada jurnal nasional
terakreditasi dan jurnal internasional, perlu peningkatan kemampuan dosen dalam hal ini.
Karya dosen ataupun mahasiswa yang memperoleh HAKI belum ada.
Kualitas, produktivitas, relevansi sasaran, dan efisiensi pemanfaatan dana penelitian dan
pelayanan/pengabdian kepada masyarakat perlu ditingkatkan. Perlu dibuat agenda,
keberlanjutan, diseminasi hasil penelitian dan pelayanan/ pengabdian kepada masyarakat
yanglebih baik. Kerjasama dengan instansi yang relevan yakni dengan rumah sakit,
puskesmas, dan bidan praktek swasta telah dilakukan, namun kerjasama internasional baru
mulai dilaksanakan pada tahun 2013. Perlu dilakukan monitoring dan evaluasi pelaksanaan
16

kerjasama dan Hasil kerjasama yang harus saling menguntungkan Perlu di kaji kepuasan
fihak-fihak yang bekerjasama dengan Akademi Kebidanan Indragiri Rengat.
Peluang
Tingginya AKI merupakan kondisi yang sangat memungkinkan untuk melakukan
penelitian yang berkaitan dengan masalah kebidanan dan media elektronik yang
cukup komplit.
Banyaknya desa yang membutuhkan pelayanan kesehatan terutama kebidanan,
pemerintah daerah yang sangat perhatian dengan kegiatan pengabdian masyarakat.
Tantangan
Salah satu aspek dari Tri Dharma Perguruan Tinggi adalah Penelitian.
Salah satu aspek Tri Dharma Perguruan Tinggi adalah Pengabdian Masyarakat.
Adanya publikasi nasional dan internasional dari hasil penelitian dan pengabdian
masyarakat dosen dan mahasiswa.
Perlu adanya diseminasi hasil penelitian dan pengabdian masyarakat dosen dan
mahasiwa.
Adanya hasil penelitian dan pengabdian masyarakat yang mendapat HAKI dan
dipatenkan.
b. Evaluasi Tata Kelola dan Organisasi Perguruan Tinggi
Berdasarkan evaluasi diri Akademi Kebidanan Indragiri yang dilakukan pada tahun
2013, rencana strategis Akademi Kebidanan Indragiri taun 2012-2016, cukup terlaksana
dengan baik, namun perlu terus ditunjang dengan keberlanjutan dan komitmen yang baik dari
seluruh pihak yang terkait pada Akademi Kebidanan Indragiri. Komitmen institusi dalam
melaksanakan rencana strategis yang telah di susun pada tahun 2012 sudah baik, hanya saja
pelaksanaaan nya sampai dengan tahun 2016 harus dibantu dengan dukungan dari luar
terutama dalam hal pembiayaan. Sebagai Satu-satunya Akademi Kebidanan di Kabupaten
Indragiri Hulu, Akademi Kebidanan Indragiri sangat menjadi sorotan seluruh pihak maka
rencana strategis yang ada harus terlaksana dengan baik pada 3 tahun yang akan datang.





17

c. Evaluasi Kinerja Dan Manajemen Program Akademik
Sistem penerimaan mahasiswa baru Akademi Kebidanan Indragiri dilaksanakan setiap
tahun sesuai dengan jadwal seluruh Institusi pendidikan tinggi yang ada. Proses seleksi
terhadap pendaftar dilakukan dengan ujian tulis dan uji kesehatan. Pelaksanaan proses belajar
mengajar sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Akreditasi Akademi kebidanan Indragiri
yang pernah diperoleh dari BAN-PT adalah C dengan nilai 293 pada tahun 2009. Pada tahun
2013 ini Akademi Kebidanan Indragiri sudah melakukan re-akreditasi dan sudah dilakukan
visitasi, saat ini menunggu hasil dari BAN-PT.
Untuk bidang penelitian setiap dosen baru melakukan satu kali dalam satu tahun.
Layanan bimbingan akademik yang diberikan kepada mahasiswa dilakukan minimal 2 kali
sebulan atau sesuai dengan kebutuhan mahasiawa. Publikasi ilmiah dosen baru ada pada
tingkat lokal belum ada yang publikasi secara nasional dan internasional. paten/HAKI juga
belum ada. Layanan pada masyarakat yang diberikan adalah ANC gratis, Pengobatan massal,
Penyuluhan dan kegiatan lainnya yang dilaksanakan pada kegiatan pengabdian masyarakat.
Kurikulum kebidanan yang sudah disusun sedemikian rupa dapat menggambarkan
semua kompetensi yang harus dicapai seorang bidan sebagai tenaga profesional dan mampu
memberikan pelayanan sesuai dengan tuntutan masyarakat, serta dilakukan adanya
penyesuaian dengan Kepmen Diknas No. 232/U/ 2000 tentang Pedoman Pengembangan
Kurikulum dan Evaluasi Perguruan tinggi dan Kepmen Diknas No. 045/U/2002 tentang
Kurikulum Inti (60%) dan Institusional (40%) pendidikan Tinggi. Mata kuliah
pendukung(kurikulum institusional) terdiri dari 10 sks yang dirumuskan kedalam muatan
lokal. Muatan lokal ini disusun berdasarkan hasil evaluasi untuk menghasilkan lulusan bidan
yang mampu memenuhi tuntutan masyarakat.
Pelaksanaan kurikulum dengan visi, misi, sasaran, dan tujuan telah sesuai, namun
perlu ada penyesuaian dengan Relevansi serta tuntutan dan kebutuhan stakeholders
sehubungan dengan adanya perubahan kurikulum DIII Kebidanan pada tahun 2012 dari
kementerian kesehatan. Hal ini terkait dengan penekanan kepada Kompetensi dan etika
lulusan yang diharapkan yaitu etika legal dan keselamatan klien, komunikasi efektif, promosi
kesehatan, asuhan kebidanan, manajerial dan leadership serta pengembangan diri dan
profesionalisme. Derajat integrasi materi pembelajaran (intra dan antar disiplin) pada
kurikulum yang akan diberlakukan sangat sesuai karena relevan dengan 6 area kompetensi
yang harus dimiliki sehingga lulusan akademi kebidanan Indragiri nanti siap menghadapi uji
kompetensi profesi setelah menyelesaikan pendidikan. Kurikulum lokal terdiri dari Aplikasi
18

Komputer 2 sks, Bahasa Inggris 2 sks, Ilmu Penyakit 2 sks,Etika Perilaku 2 sks dan Praktek
Klinik kebidanan 2 sks.Mata kuliah pilihan tidak disediakan pada kurikulum Akademi
Kebidanan Indragiri. Dalam rangka penyelesaian pendidikan setiap mahasiswa diwajibkan
membuat karya tulis ilmiah. Distribusi kurikulum selama mengikuti perkuliahan adalah
sebagai berikut : \
Semester I
No Kode MK Nama Mata Kuliah Sks
1 MPK 0100 Pendidikan Agama 2
2 MPK 0102 Pendidikan Kewarganegaraan 2
3 MPK 0104 Bahasa Indonesia dan Penulisan Ilmiah 2
4 MPB 0100 Konsep Kebidanan 4
5 MKK 0100 Anatomi 2
6 MKK 0101 Fisiologi 2
7 MKK 0102 Biologi Reproduksi 3
8 MKK 0103 Mikrobiologi 2
9 MKK 0104 Keterampilan Dasar Praktik Kebidanan (KDPK) 3
10 MPK 0103 Bahasa Inggris 2
Jumlah total sks 24
Semester II
No Kode MK Nama Mata Kuliah Sks
1 MBB 0200 Ilmu Sosial Budaya Dasar 2
2 MKK 0206 Fisika Medik 2
3 MKK 0205 Biokimia 2
4 MKK 0209 Kesehatan Reproduksi 2
5 MKB 0201 Asuhan Kebidanan I (Kehamilan) 4
6 MKK 0207 Obstetri 3
7 MPB 0201 Komunikasi dan Konseling Kebidanan 2
8 MKK 0210 Farmakologi Kebidanan 2
19

9 MKK 0208 Psikologi 2
10 MKB 0200 Praktik KDPK 2
Jumlah total sks 23
Semester III
No Kode MK Nama Mata Kuliah Sks
1 MKB 0305 Dokumentasi Kebidanan 2
2 MPB 0302 Etika Profesi dan Hukum Kesehatan 2
3 MKB 0302 Asuhan Kebidanan II (Persalinan) 5
4 MKB 0303 Asuhan Kebidanan III (Nifas) 2
5 MKB 0304 Asuhan Neonatus, Bayi dan Balita 4
6 MKK 0312 Ilmu Kesehatan Anak 2
7 MKK 0311 Ginekologi 2
8 MKK 0313 Gizi dalam Kesehatan Reproduksi 2
9 MKK 0314 Teknologi Informasi Kesehatan 2
Jumlah total sks 23
Semester IV
No Kode MK Nama Mata Kuliah Sks
1 MBB 0402 Promosi Kesehatan 2
2 MKB 0406 Asuhan Kebidanan IV (Patologi Kebidanan) 5
3 MKB 0408 Pelayanan KB 3
4 MBB 0401 Ilmu Kesehatan Masyarakat 2
5 MKB 0407 Asuhan Kebidanan V (Komunitas) 5
6 MKB 0409 Praktik Klinik Kebidanan I 4
7 MKK 0415 Epidemiologi 2
Jumlah total sks 23

20

Semester V
No Kode MK Nama Mata Kuliah Sks
1 MPB 0503 Mutu Layanan Kebidanan 2
2 MPB 0504 Metodologi Penelitian 2
3 MBB 0503 Organisasi Manajemen Pelayanan Kebidanan 2
4 MKB 0512 Kegawatdaruratan Kebidanan 2
5 MKK 0516 Biostatistik 2
6 MKB 0516 Praktik Klinik Kebidanan II 5
Jumlah total sks 15
Semester VI
No Kode MK Nama Mata Kuliah Sks
1 MKB 0611 Praktik Klinik Kebidanan III 6
2 MPB 0605 Karya Tulis Ilmiah 3
Jumlah total sks 9

Peluang mahasiswa untuk melanjutkan studi sangat besar karena sudah adanya D4
Kebidanan dan S1 Kesehatan masyarakat di propinsi Riau dan S1 Kebidanan di propinsi
tetangga yaitu sumatera Barat. Mahasiswa mengembangkan pribadi melalui kegiatan
kemahasiswaan yang dikelola oleh badan eksekutif mahasiswa dengan arahan pembantu
direktur III. Mahasiswa dapat memperoleh pengetahuan dan memahami materi khusus sesuai
dengan bidang studinya, mengembangkan keterampilan yang dapat ditransfer dengan
adanya praktek pada setiap mata kuliah dan bimbingan praktek dengan dosen pembimbing
akademik masing-masing, sehingga keterampilan yang dimiliki mahasiswa terorientasikan ke
arah karir dan pemerolehan pekerjaan sesuai dengan pendidikan vokasi yang dilaluinya.
Misi pembelajaran agar sesuai dengan kurikulum baru ini perlu dilakukan
pengembangan/pelatihan kompetensi yang diharapkan sehingga dapat tercapai Efisiensi
pelaksanaan kurikulum baik internal dan eksternal. Kesesuaian strategi dan metode dengan
tujuan ditentukan oleh dosen pengampu mata kuliah masing-masing namun dievaluasi pada
21

setiap akhir semester. Relevansi dengan GBPP cukup Efektif. Penggunaan teknologi
informasi terdapat pada setiap mata kuliah.
Mahasiswa terlibat secara aktif dalam perkuliahan baik melalui Tanya jawab maupun
melalui diskusi kelompok yang ditugaskan oleh dosen pengampu mata kuliah. Peraturan dan
data mengenai kemajuan dan penyelesaian studi mahasiswa setiap tahun di dokumentasikan
oleh bagian akademik. Strategi dan metode penilaian kemajuan dan keberhasilan mahasiswa
mengacu pada penilaian acuan norma (PAN). Penentuan yudisium dilaksanakan setiap akhir
semester. Penelaahan mengenai kepuasan mahasiswa dan pengguna lulusan dilakukan dengan
menggunakan kuesioner yang dibuat oleh institusi.
Terdapat Sarana yang tersedia untuk memelihara interaksi dosen mahasiswa, baik di
dalam maupun di luar kampus dan untuk menciptakan iklim yang mendorong perkembangan
dan kegiatan akademik/professional namun belum sesuai dengan kapasitas sivitas akademik
yang ada. Mutu dan kuantitas kegiatan interaksi akademik dosen, mahasiswa, dan civitas
academica lainnya m dan pertandingan melalui kegiatan keagaamaan dan olahraga yang
dikoordinir oleh badan eksekutif mahasiswa. Rancangan menyeluruh untuk mengembangkan
suasana akademik yang kondusif untuk pembelajaran, penelitian dan pengabdian kepada
masyarakat terdapat pada rencana induk pengembangan. Keikutsertaan civitas academica
dalam kegiatan akademik (seminar, simposium, diskusi, ekshibisi) di kampus sudah ada
namun belum mencapai 50%. Pengembangan kepribadian ilmiah dilakukan melalui
penugasan-penugasan, pengabdian masyarakat dan penelitian namun belum menjadi
kebiasaan pada setiap diri individu sivitas akademika. Manajemen perpustakaan kurang baik
sehingga sulit dalam mencari buku yang dibutuhkan karena tidak di susun berdasarkan
persepuluhan Dewey sehingga buku-buku yang ada tidak teridentifikasi dengan baik, terdapat
buku yang hilang, rusak dan ditambah dengan jumlah mahasiswa yang meningkat perlu
adanya penambahan buku-buku perpustakaan. Sarana dan prasarana yang memadai
merupakan faktor penunjang dalam pelaksanaan kegiatan akademik. Fasilitas yang
menunjang kegiatan belajar mengajar selain ruang kelas adalah laboratorium yang terdiri dari
Laboratorium kedokteran dasar,Laboratorium Kebidanan dan laboratorium komputer.
Masing-masing laboratorium dikelola oleh penanggungjawab labor yang bertugas mengelola
laboratorium sesuai dengan standar yang ditetapkan. Selain laboratoium prasarana penunjang
yang dimiliki adalah perpustakaan yang memiliki jadwal buka sebanyak 2 shif yaitu shif pagi
dari jam 8
00

s.d. 14.
30
dan shif malam dari jam 19.
00
s.d. 21.
00
WIB sehingga diharapkan
mahasiswa dapat lebih memaksimalkan penggunaan perpustakaan.
22

Seluruh mahasiswa jalur umum mulai dari tingkat I hingga tingkat III diwajibkan
tinggal didalam asrama kecuali mahasiswa program khusus, hal ini selain untuk melatih
kedisiplinan juga untuk memudahkan proses belajar mengajar. Fasilitas gedung asrama
dibangun disekitar kampus sejumlah 8 bangunan yang dihuni 234 mahasiswa dengan total
luas bangunan 931,5m
2
. Rasio luas asrama terhadap jumlah mahasiswa adalah 1 : 4 m
2
DAFTAR BANGUNAN SARANA FISIK DI LINGKUNGAN AKBID INDRAGIRI RENGAT
No Nama Ruangan Panjang Lebar Luas TOTAL
1 Ruang Direktur 5 m 5 m 25 m
2

2 Ruang staf administrasi 5 m 4 m 20 m
2

3 Ruang bendahara 3 m 2 m 6 m
2

4 Ruang Dosen 10 m 4 m 40 m
2

5 Ruang Pudir 5 m 5 m 25 m
2

6 Ruang Lab. Kebidanan 17 m 4 m 68 m
2

115 m
2


7 Ruang Lab Kedokteran dasar 6 m 4,5 m 27 m
2

8 Ruang Lab. Komputer 10 m 2 m 20 m
2

9 Perpustakaan 13 m 4,5 m 58,5 m
2

10 Ruang Kelas IA 9,5 m 5,5 m 52,25 m
2

357.25 m
2


11 Ruang Kelas IB 9,5 m 5,5 m 52,25 m
2

12 Ruang kelas IIA 9,5 m 5,5 m 52,25 m
2

13 Ruang Kelas IIB 13 m 4 m 52 m
2

14 Ruang Kelas IIIA 10 m 5 m 50 m
2

15 Ruang Kelas IIIB 10,5 m 4,6m 48,3 m
2

16 Ruang Kelas Progsus 10 m 5 m 50 m
2

17 Ruang pertemuan 10 m 10 m 100 m
2

18 Gudang 4 m 4 m 16 m
2

19 Asrama 1 17 m 10 m 170 m
2

931.5 m
2


20 Asrama 2 17 m 10 m 170 m
2

21 Asrama 3 17 m 16 m 272 m
2

22 Asrama 4 12,5 m 6 m 75 m
2

23 Asrama 5 8,5 m 6 m 51 m
2

24 Asrama 6 8 m 8 m 64 m
2

23

25 Asrama 7 12,5 m 7 m 87,5 m
2

26 Asrama 8 7 m 6 m 42 m
2

27 Mushallah 6 m 5 m 30 m
2

28 Ruang Dapur 14,5m 10 m 145 m
2

29 Pos Satpam 2,5 m 1,5 m 3,75 m
2

30 Rumah Dosen 9,5 m 7 m 66.5 m
2

150,5 m
2


31 Asrama 9 14 m 6 m 84 m
2

Selain bangunan fisik tersedia pula sarana transportasi yang terdiri dari 4 (empat) unit kendaraan
roda empat dan 1 (satu) unit kendaraan roda dua.
d. Evaluasi Ketersediaan Dan Manajemen Sumberdaya
Seleksi dan pengembangan yang lebih baik perlu dilakukan baik bagi tenaga pendidik
maupun tenaga kependidikan. Monitoring dan evaluasi kinerja tenaga pendidik dan
kependidikanperlu ditingkatkan, namun perlu didukung dengan manajemen kepegawaian
yang baik. Kualifikasi pendidikan dosen tetap 25% S2, sedangkan 75% masih DIV
Kebidanan. Dosen tetap yang memiliki jabatan fungsional adalah 25% namun baru asisten
ahli. Dosen tetap yang memiliki sertifikat pendidik/telah sertifikasi belum ada. Aktivitas
dosen tetap dalam bidang keahliannya : pembelajaran,penelitian dan pengabdian masyarakat.
Persentase dosen tidak tetap terhadap dosen tetap >40%. Upaya peningkatan SDM
dengan mengundang tenaga ahli/pakar sebagai pembicara dalam seminar dari luar perguruan
tinggi. Peningkatan kemampuan dosen tetap melalui program tugas belajar dalam bidang
yang sesuai dengan program studi. Kegiatan dosen tetap yang bidang keahliannya sesuai
dengan program studi dalam seminar
ilmiah/lokakarya/penataran/workshop/pagelaran/pameran/peragaan yang tidak hanya
melibatkan dosen Akademi kebidanan Indragiri sendiri. Pencapaian prestasi atau reputasi
dosen dalam bidang pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat secara internasional
belum ada. Dosen ikut serta dalam organisasi keilmuan dan profesi yaitu IBI. Pustakawan
belum dengan latar belakang pendidikan perpustakaan.
Sumber pembiayaan berasal dari mahasiswa dan pemerintah daerah dalam bentuk hibah.
Namun untuk tahun 2013 dana hibah kemungkinan besar dihapuskan karena sudah dua kali
berturut-turut mendapatkannya, sehingga perlu upaya kreatif dan maksimal dari pengelola.
Selama ini biaya per mahasiswa yang dibebankan kepada mahasiswa yang bersangkutan per
tahun sekitar 8 jt/mhs/smtr, sehingga pada tahun 2013 biaya per mhs per tahun nya akan
meningkat. Sistem alokasi dana dilakukan sesuai dengan kebutuhan pendanaan baik untuk
24

biaya pendidikan, penelitian, pengabdian masyarakat dan operasional lainnya. Pengelolaan
dan akuntabilitas penggunaan dana sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan
yang berlaku. Keberlanjutan pengadaan dan pemanfaatannya sesuai dengan sumber
pendanaan dan penggunaannya.
Pengelolaan, pemanfaatan, dan pemeliharaan sarana dan prasarana sudah dilakukan
dengan baik, namun jaringan internet yang bisa diakses dengan baik dengan menggunakan
wifi belum tersedia di lingkungan kampus disebabkan karena kondisi geografis kampus yang
berada diseberang kota sehingga belum ada jaringan telkom yang menunjang, namun untuk
lingkungan asrama sudah ada wi-fi dan dapat diakses dengan baik. Pada persiapan uji
kompetensi bidan yang akan dilakukan pada tahun 2014 yang menggunakan sistim coputer
based, setiap institusi DIII Kebidanan harus memiliki 30 unit komputer, sedangkan komputer
yang dimiliki akademi kebidanan Indragiri Rengat di laboratorium komputernya hanya 15
unit sehingga perlu penambahan sebanyak 15 unit lagi. Perlu adanya ruang auditorium untuk
kegiatan-kegiatan kampus. Ruang laboratorium perlu di perluas, demikian juga dengan
perpustakaan. Fasilitas pendukung pembelajaran yang dibutuhkan adanlah mesin genset.
Penelitian perlu didukung dengan penguasaan metode penelitian dan pengolahan data yang
baik sehingga perlu ditunjang dengan pembiayaan pelatihan yang memadai. Kesesuaian dan
kecukupan sarana dan prasarana sesuai dengan jumlah mahasiswa, namun perlu di tambah
jumlah dan jenis peralatan laboratorium demi peremajaan peralatan yang ada. Rancangan
pengembangan sistem informasi di rencanakan menggunakan LAN dan WAN. Kecukupan
dan kesesuaian sumber daya, sarana dan prasarana pendukung untuk pemberdayaan sistem
informasi belum memadai. Sistim informasi yang dilakukan dengan menggunakan komputer
yang tidak terhubung dengan jaringan internet. Promosi dan pemberian informasi yang ud-
date belum dapat dilakukan secara on-line.
Ruangan dosen perlu ditambah karena ruangan dosen yang saat ini ada, untuk 3-4
orang dosen dan satu ruangan lebih dari 4 orang dosen. Sarana akademik untuk perpustakaan
terdiri dari buku teks dan praktikum yang memadai, namun untuk jurnal ilmiah terakreditasi
nasional maupun internasional masih terbatas sehingga perlu ditingkatkan, begitu juga
dengan majalah ilmiah populer dan prosiding perlu adanya penambahan. Perlu adanya
kerjasama dengan instansi lain untuk pemanfaatan perpustakaan yang pada saat ini adalah
perpustakaan daerah di Kabupaten Indragiri Hulu.



25

e. Evaluasi sistem penjaminan mutu di tingkat institusi.
Sistim penjaminan mutu pada Akademi Kebidanan Indragiri sudah ada namun belum
terlaksana dengan baik dalam hal audit mutu akademik internalnya karena belum dilakukan
secara rutin baru pada tahap sesuai kebutuhan saja sehingga QA pada Akademi Kebidanan
Indragiri perlu ditingkatkan.

f. Ringkasan evaluasi diri.
Kelemahan dan permasalahan :
Kebijakan pimpinan terhadap dosen dan staf yang ikut PNS sehingga SDM
mengundurkan diri dari institusi jika lulus pegawai negeri.
Beberapa dosen tidak siap menerima hasil evaluasi
Pemimpin sewaktu-waktu perlu mengambil tindakan segera dalam keadaan darurat
dengan pertimbangan pembantu direktur, sehingga harus di moordinasikan kembali
dengan seluruh bawahan terhadap kebijakan yang diambil.
Belum lengkapnya secara detil dokumen mutu yang dimiliki.
Fasilitas yang menunjang kegiatan kemahasiswaan masih sangat terbatas sehingga
kegiatan ekstra kurikuler tidak dapat dilaksanakan dengan sempurna.
Raw input mahasiswa tergolong kategori menengah (sedang) karena alasan negeri-
minded
Animo mahasiswa terhadap kegiatan kemahasiswaan/ekstrakurikuler relatif tidak
merata
Pengalaman mahasiswa dalam mengorganisir suatu kegiatan relatif masih kurang
Organisasi kemahasiswaa yang ada masih belum berperan optimal
Pemanfaatan sarana pendukung UKM yang masih kurang.
Kemampuan mahasiswa dalam penguasaan bahasa inggris, meskipun dalam
kurikulum institusi sudah dimasukkan adanya mata kuliah bahasa inggris
Baru 25% yang berpendidikan S2.
tenaga pengajar yang baru kurang berpengalaman serta masih memerlukan
bimbingan.
Kurang optimalnya para praktisi dalam pengembangan kurikulum.
Belum tersedia tim yang secara spesifik bertugas untuk melakukan pengembangan
kurikulum dalam upaya menyesuaikan dengan tuntutan globalisasi dan kebutuhan
pasar.
26

Kurangnya minat mahasiswa untuk memanpaatkan fasilitas pembelajaran yang
tersedia .
Banyak dosen tidak tetap yang belum melaksanakan pembelajaran dengan metode
yang variatif dan berorientasi pada pencapaian kompetensi
Tingkat kenyamanan ruang belajar belum optimal
Tingkat kedisiplinan dosen baik dosen tetap maupun tidak tetap terhadap jadwal yang
telah ditetapkan masih kurang
Kemampuan komunikasi interpersonal dosen, khususnya dosen tetap masih kurang
Proses pembimbingan akademik masih belum optimal.
Volume kegiatan ilmiah baik yang dilaksanakan oleh program studi maupun melalui
organisasi kemahasiswaan masih kurang
Lawenforcement terhadap pelanggaran tata tertib dan kode etik dosen dan mahasiswa
belum optimal
Motivasi mahasiswa untuk terlibat dalam kegiatan-kegiatan ilmiah masih rendah
Distribusi Anggaran untuk kegiatan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang masih kecil
dari yang seharusnya oleh karena dana untuk operasional rutin lebih besar.
Pemasukan dari mahasiswa lambat, tidak sesuai jadwal akademik yang telah
ditetapkan
Dana APBD di urus langsung oleh institusi sehingga mengurangi waktu untuk
akademik.
Bangunan kampus merupakan bekas bangunan rumah sakit sehingga luas ruangan
sangat terbatas dan lokasi yang berada di pinggir jalan yang ramai sehingga
menimbulkan gangguan oleh karena suara lalu lintas yang cukup mengganggu.
Sarana penunjang manajemen program studi masih terbatas.
Koleksi textbook berbahasa Inggris dan jurnal sangat terbatas.
Perlu peremajaan buku-buku yang digunakan sebagai referensi.
Ruang pertemuan yang tidak memadai.
Penggunan jaringan intranet di laboratorium komputer kurang maksimal karena
kurangnya teknisi. Paket wi-fi yang digunakan masih minimal sehingga belum
optimal dalam memenuhi kebutuhan sivitas akademika terhadap penggunaan internet.
Pengalaman penelitian yang masih kurang, karena semua dosen masih dosen muda,
dana yang terbatas, institusi tidak berlangganan jurnal, informasi tentang penelitian
27

sering tidak sampai, tingkat kesibukan dosen yang sangat tinggi dan rendah nya minat
dosen untuk melakukan penelitian.
Waktu yang tidak teralokasi untuk pengabdian masyarakat, tidak diprogrmakan secara
teraratur, dana yang sangat terbatas, PKL hanya dilakukan 1 kali setahun, dosen yang
belum rutin melakukan penelitian.
Kondisi Geografis dalam upaya mendapatkan lahan praktek yang bermutu sehingga
memerlukan biaya yang besar.
Kekuatan atau potensi yang ada di institusi :
Koordinasi dan kerjasama yang baik antara PD I, II dan III dan komitmen pimpinan
untuk memajukan program studi.
Sistem evaluasi yang baik dapat memberikan gambaran yang tepat bagi
pengembangan program studi.
Gaya kepemimpinan demokratis dapat menyelesaikan permaslahan dengan baik.
SPMPT Akademi Kebidanan Indragiri Rengat dilaksanakan sesuai dengan ketentuan
yang berlaku dan adanya kerjasama dari semua pihak untuk melaksanakannya.
Sistem seleksi yang dititikberatkan pada penapisan mahasiswa yang memiliki
kemampuan akademis yang baik. Kegiatan kurikuler yang memenuhi standar
kurikulum dan kegiatan ekstra kurikuler yang mendorong perubahan sikap mahasiswa
menjadi dewasa khususnya dibidang keilmuan, tingkah laku dan manajemen hidup.
Ketersediaan sarana pendukung UKM yang sesuai.
Output yang dihasilkan merupakan lulusan yang berkualitas, tenaga kesehatan yang
profesional yang meliputi : peran, fungsi dan kompetensi (knowledge, program
studiikomotor dan atitut) yang dipersiapkan melalui kurikulum yang terstandar,
tenaga pengajar yang optimal dan lahan praktek baik di lapangan yang efektif dan
efesien maupun dimasyarakat.
Dosen dan tenaga penunjang akademik memiliki kualifikasi yang sesuai dengan
bidang terkait
Kurikulum yang di gunakan, kurikulum yang berbasis kompetensi, dan sesuai dengan
kebutuhan dan tuntutan pasar, struktur dan isi kurikulum sesuai dengan pusdiknakes
kurikulum berbasis kompetensi yang didukung oleh berbagai penunjang proses
pembelajaran seperti : media, pustaka, laboratorium dan internet, sehingga proses
pembelajaran berlangsung sinergis.
Ketersedian ruang kelas dan laboratorium yang memadai untuk kegiatan belajar
mengajar dan praktikum, disetiap ruang kelas dilengkapi dengan alat penunjang
28

pembelajaran seperti; multimedia, infokus, Screen, OHP, whiteboard, kipas angin dan
pendingin udara.
Dengan dana operasional yang terpusat di Institusi maka pelaporan keuangan relatif
lebih efektif.
Fasilitas sarana fisik dan transportasi yang ada saat ini walaupun belum maksimal
namun telah dapat menciptakan proses belajar mengajar yang kondusif.
Penggunaan sistem informasi dapat dilakukan untuk efisiensi kerja.
Yang menjadi kekuatan pada aspek ini adalah dosen denganlatar belakang pendidikan
yang memiliki kemampuan untuk melaksanakan penelitian, adanya pelatihan bagi
dosen tentang penelitian, kemudian tersedianya dana dan ada nya dukungan dari
institusi untuk penelitian dan mengikuti seminar atau pelatihan, kemudian setiap
mahasiswa harus melakukan penelitian sebelum menyelesaikan pendidikan.
Adanya program prkatek kerja lapangan bagi mahasiswa pada tingkat terakkhir,
tersedianya dana untuk kegiatan pengabdian masyarakat, dapat disesuaikan dengan
program di Puskesmas, Institusi yang berada di tingkat II dekat dengan desa yang
memiliki masalah yang berkaitan dengan KIA / KB.
Kepercayaan mitra sehingga memungkinkan keberlanjutan kerjasama pada masa yang
akan datang.
Peluang
Tenaga akademis yang relatif muda menjadi harapan bagi lahirnya berbagai
perubahan untuk melakukan berbagai upaya pengembangan ke depan.
Jalur Birokrasi dengan yayasan yang tidak panjang sehingga direktur dapat hanya
dengan melaporkan permasalahan yang terjadi dan mengambil kebijakan yang sesuai.
Dengan adanya evaluasi program, dosen menjadi lebih terpacu untuk meningkatkan
pengembangan diri dan wawasan yang lebih luas
Menerapkan SPMPT secara terus menerus untuk meningkatkan mutu akademi
kebidanan Indragiri rengat dibandingkan institusi yang lain karena akbid Indragiri
rengat berkesempatan mengikuti pelatihan SPMPT di lingkungan kopertis X
Antusiasme mahasiswa mengikuti kegiatan ekstrakurikuler sangat tinggi ditandai
dengan keaktifan dalam mengikuti semua kegiatan dan bantuan dalam bentuk
sumbangan materi (iuran)
Profesi bidan dapat melakukan praktek mandiri sesuai dengan Kepmenkes no 1464
tahun 2010 serta Kepmenkes no 1796 tentang registrasi tenaga kesehatan. Hal ini
29

ditunjang dengan jumlah penduduk Indonesia yang sanga besar dan masing-masing
desa minimal harus memiliki 1 orang bidan.
Dana PHP-dari dana Pendamping dalam pembuatan modul perkuliahan.
Adanya software QTAFI dalam upaya tracer study.
Meningkatkan jumlah lembaga yang memesan lulusan dengan memberikan
kesempatan lebih besar kepada lembaga tersebut untuk memnatau perkembangan
mahasiswa sejak mahasiswa mulai masuk perkuliahan
Meningkatakn promosi dan pengembangan institusi melalui himpunan alumni.
Peningkatan ilmu teknologi dan informasi dengan mengikuti kegiatan seperti
seminar, pelatihan, workshop dan lain-lain. Selain itu, tingginya minat dan
terbukanya kesempatan bagi dosen muda untuk mengikuti pendidikan kejenjang
yang lebih tinggi.
Beasiswa bagi dosen yang akan melanjutkan pendidikan ke jenjang S2 dan S3 yang
didanai oleh pemerintah.
Meningkatkan kompetensi dengan mengundang dosen pakar/tamu dengan jadwal
yang rutin dan lebih terrencana.
Meningkatkan keterlibatan dalam organisasi nasional
Kurikulum yang digunakan menjadi acuan bagi seluruh institusi kebidanan sehingga
dapat dikembangkan oleh setiap perguruan tinggi kebidanan sesuai dengan
kondisinya.
Komitmen institusi untuk selalu mengembangkan peralatan laboratorium, pustaka
dan IT
Adanya sarana menyampaikan aspirasi oleh dosen melalui senat akademik dan oleh
mahasiswa melalui Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM)
Karena keterbatasan sumber dana perlu diusahakan sumber dana lain baik dari hibah
pemerintah daerah maupun dari dana dikti.
Meskipun bangunan kampus dengan luas terbatas, namun dengan pengaturan dan
pemanfaatan yang maksimal, seluruh area dapat dimanfaatkan dengan sebaik-
baiknya, dan lokasi yang mudah dijangkau.
Fasilitas yang ada membuat SDM lebih tertarik untuk mengembangkan diri
30

Tingginya AKI merupakan kondisi yang sangat memungkinkan untuk melakukan
penelitian yang berkaitan dengan masalah kebidanan dan media elektronik yang
cukup komplit.
Banyaknya desa yang membutuhkan pelayanan kesehatan terutama kebidanan,
pemerintah daerah yang sangat perhatian dengan kegiatan pengabdian masyarakat.
Tantangan
Membuat sistim yang membuat dosen dan staf memiliki komitmen terhadap kemajuan
akbid, merasa memiliki dan berkewajiban memajukannya.
Penunjukan direktur dengan disyahkan oleh Pembina yayasan dalam hal ini Bupati
dapat dipengaruhi oleh faktor eksternal lainnya yang ingin mengganggu sistim yang
ada.
Evaluasi program diharapkan menjadi lebih baik dari tahun ketahun.
Perubahan/perkembangan peraturan perundang-undangan di masa yang akan datang
sehingga perlu penyesuaian terus menerus dari SPMPT akademi kebidanan Indragiri
Rengat.
Asal daerah mahasiswa yang mayoritas berasal dari daerah lokal memberi peluang
bagi orangtua banyak mengintervensi terhadap persoalan mahasiswa.
Meningkatkan promosi institusi.
Jumlah lulusan bidan sudah sangat banyak
Lahan kerja yang terbatas
Tercapainya Millenium development goals 2015 (MDGs 2015).
Belum adanya prestasi mahasiswa dalam bidan akademik dan non akademik yang
berskala nasional dan internasional.
meningkatnya tuntutan dari masyarakat terhadap kualitas dan pengalaman tenaga
pengajar dalam jangka waktu yang pendek.
Meningkatkan manajemen kepegawaian pada Akademi Kebidanan Indragiri
Memiliki pustakawan dengan latar belakang pendidikan pustaka// mengikuti pelatihan
pustaka yang terstandarisasi.
Meningkatkan jabatan fungsional dosen yang sudah ada serta pengurusan jabatan
fungsional dosen bagi dosen yang ada karena baru 25% dosen yang memiliki jabatan
fungsional dengan pangkat asisten ahli.
Adanya dosen yang disertifikasi.
Meningkatkan kualifikasi pendidikan dosen ke jenjang S2.
31

Menjadi pembicara pada seminar-seminar/workshop.
Meningkatkan keterlibatan dosen dalam pembelajaran dalam hal pembuatan buku dan
bahan ajar, penelitian dan pengabdian masyarakat yang dapat dipublikasikan dalam
jurnal ilmiah nasional dan internasional.
Mengurangi persentase dosen tidak tetap hingga <40% dari total dosen keseluruhan.
Terlibat dalam kepengurusan organisasi internasional.
Terdapatnya perubahan kurikulum sehingga perlu adanya penyesuaian baik dalam
penyusunan GBPP, SAP, Modul dan bahan ajar.
Kurang motivasi mahasiswa dalam proses perkuliahan.
Perubahan kurikulum yang memerlukan adaptasi dari dosen dan mahasiswa.
Untuk membangun suasana akademik memerlukan waktu dan kerja keras, karena
adanya paradigma klasik yang berkembang di perguruan tinggi di Indonesia bahwa
dosen mendominasi hubungan antara mahasiswa dan dosen.
Perlu penambahan 15 unit komputer, mengingat jumlah komputer yang ada di
laboratorium komputer saat ini baru ada 15 unit.
Pengalokasian dana harus sesuai dengan kebutuhan akademik dan seluruh program
kegiatan harus terencana sebelum dana dialokasikan.
Tuntutan di dunia kerja untuk menghasilkan bidan yang profesional sesuai dengan
bidangnya, sementara sarana prasarana sebagian masih belum maksimal.
Lokasi kampus yang dipindahkan namun belum terdapat lahan yang sesuai.
Sistem informasi menggunakan komputer lebih cepat berkembang.
Salah satu aspek dari Tri Dharma Perguruan Tinggi adalah Penelitian.
Salah satu aspek Tri Dharma Perguruan Tinggi adalah Pengabdian Masyarakat.
Adanya publikasi nasional dan internasional dari hasil penelitian dan pengabdian
masyarakat dosen dan mahasiswa.
Perlu adanya diseminasi hasil penelitian dan pengabdian masyarakat dosen dan
mahasiwa.
Adanya hasil penelitian dan pengabdian masyarakat yang mendapat HAKI dan
dipatenkan.


32

g. Ringkasan Strategi/Solusi Alternatif
Gejala/Fenomena Masalah, Akar Permasalahan yang berhasil diidentifikasi, Solusi
alternatif dan Solusi Terbaik melalui PHP-PTS
Tabel 2.1 Ringkasan Evaluasi Diri dan Solusi Alternatif
Gejala/fenomena masalah Akar Permasalahan Solusi Alternatif Solusi Terbaik
Melalui PHP-PTS No Uraian Hal Uraian Hal
1 2 3 4 5 6 7
1 Pemantauan lulusan
masih manual
9 Belum lengkap dalam
pemantauan lulusan
9 Program
software QTAFI,
Follow study
Pengadaan software
QTAFI
2 Kepuasan pengguna
lulusan yang masih
dengan manual
9
3 Manajemen
kepegawaian yang
lebih baik
9 Pengetahuan dan
wawasan kasubbag
kepegawaian yang
belum memadai
9 Pelatihan
administrasi dan
kepegawaian
Pelatihan
administrasi dan
kepegawaian
4 Monitoring kinerja
tenaga pendidik dan
kependidikan perlu
diperbaiki
9
5 Perpustakaan belum
tersusun baik seperti
dengan adanya
persepuluhan
Dewey
20 Pustakawan belum
berlatar pendidikan
pustaka/mengikuti
pelatihan pustaka
10 Pustakawan
dengan latar
belakang
pendidikan S1
Pustaka atau staf
perpustakaan
yang ada
mengikuti
pelatihan
perpustakaan.
Pelatihan
perpustakaan
6 Baru 25 % dosen
yang memiliki
jabatan fungsional,
75% dosen belum
memiliki jabatan
fungsional
11 Dosen belum S2,
75% dosen belum
memahami tentang
angka kredit dosen
dan jabatan
fungsional
11 Melanjutkan ke
S2, pelatihan
penyusunan
angka kredit
dosen
pelatihan penyusunan
angka kredit dosen
7 GBPP, SAP dan
bahan ajar yang
belum sesuai dengan
kurikulum 20111
11 Perubahan kurikulum
2002 menjadi
kurikulum 2011
Untuk meningkatkan
kompetensi bidan,
permenkes 1464
tahun 2010 tentang
registrasi dan praktek
bidan
11
12
13
Pelatihan
penyusunan
GBPP dan SAP
dan bahan ajar.
Pelatihan penyusunan
GBPP dan SAP dan
bahan ajar.
8 Uji kompetensi
dengan sistim
computer based
perlu 30 unit
komputer, Akbid
baru punya 15
13 Pengadaan
tambahan 15 unit
komputer
Pengadaan tambahan
15 unit komputer
9 Proses pembelajaran
terganggu karena
sering mati lampu
14 Tidak ada genset di
kampus

Ruangan kelas yang
kurang dengan
bertambahnya jumlah
mahasiswa.


14



14
21
Pengadaan
genset
Pengadaan genset
10 Suasana perkuliahan
kurang kondusif
14 Pembangunan
ruangan kelas (2
ruangan), disekat
dengan partisi
Pembangunan
ruangan dosen (2
ruangan), disekat
partisi, sehingga
sewaktu2 diperlukan
untuk pertemuan
33


Tidak ada telepon dan
fax karena kondisi
geografis yang
letaknya di seberang
sungai, jauh dari
telkom
dapat digunakan.
11 Sarana
komunikasi tidak
lancar
14 Pengadaan
genset dan
mesin fax
Pengadaan genset
dan mesin fax
12 Buku pustaka yang
ada kurang
jumlahnya



14 Jumlah mahasiswa
bertambah, buku-
buku perlu
peremajaan.

Phantom,model yang
ada di lab sudah lama
sehingga kondisinya
juga sudah kurang
baik, jumlah
mahasiswa
bertambah.


Sistim informasi yang
tidak terhubung
dengan jaringan
internet.

Penelitian dosen yang
belum memenuhi
persyaratan, jumlah
penelitian masih
sedikit.


Penelitian dosen yang
belum memenuhi
persyaratan, jumlah
penelitian masih
sedikit.
14



20





23


14-
15



15

Pengadaan buku
pustaka
Pengadaan buku
pustaka
13 Phantom,model
laboratorium yang
sudah rusak, dan
kurang jumlahnya




20 Pengadaan alat
lab
Pengadaan alat lab
14 Promosi, update
informasi belum on-
line
23 Website Website
15 Belum ada
penelitian yang di
publikasikan baik
secara nasional
maupun
internasional

14-15 Pelatihan
penulisan artikel
ilmiah nasional
Pelatihan penulisan
artikel ilmiah
nasional
16 Belum ada
penelitian yang di
publikasikan baik
secara nasional
maupun
internasional
14-15 Pelatihan
penulisan artikel
ilmiah
internasional
Pelatihan penulisan
artikel ilmiah
internasional
17 Sistim manajemen
kepegawaian dan
komitmen pegawai
dalam memajukan
akbid Indragiri
8 Kepemimpinan yang
dapat lebih
meningkatkan
motovasi
8 Pelatihan
kepemimpinan
bagi direktur
Pelatihan
kepemimpinan bagi
direktur
18 Sistim manajemen
kepegawaian dan
komitmen pegawai
dalam memajukan
akbid Indragiri
Pelatihan
kepemimpinan
bagi pembantu
direktur

19 Up date kompetensi
dosen sesuai dengan
yang terbaru untuk
syarat sebagai
penguji uji
kompetensi bagi
dosen dengan
pengalaman kerja
min 5 th.
11 Perubahan kurikulum
dan uji kompetensi
nasional
11 Pelatihan APN Pelatihan APN
20 Kinerja tenaga
kependidikan perlu
10-11 Pelatihan tenaga
kependidikan sangat
10- Pelatihan
Pengadaan
Pelatihan Pengadaan
barang dan jasa
34

ditingkatkan agara
sesuai dengan Perpu
yang berlaku
kurang.


Pelatihan tenaga
kependidikan sangat
kurang.



Dosen belum
memahami tentang
HAKI dan paten.
11


10-
11


10-
11
barang dan jasa
21 Kinerja tenaga
kependidikan perlu
ditingkatkan agara
sesuai dengan Perpu
yang berlaku.

10-11 Pelatihan
manajemen
keuangan
Pelatihan manajemen
keuangan
22 Belum ada hasil
penelitian dosen
yang dipatenkan

14-15 Pelatihan tentang
Paten dan HAKI
Pelatihan tentang
Paten dan HAKI
23 Belum ada
penelitian yang di
publikasikan baik
secara nasional
maupun
internasional
14-15 Pengalaman dan
kemampuan dosen
yang perlu
ditingkatkan


sda





Up date materi dalam
memberikan asuhan
unggulan kepada
pasien


Pengalaman dan
kemampuan dosen
yang perlu
ditingkatkan



14-
15


14-
15


9



14-
15
Pelatihan
pengelolaan
jurnal ilmiah
Pelatihan
pengelolaan jurnal
ilmiah
24 Belum ada
penelitian yang di
publikasikan baik
secara nasional
maupun
internasional
14-15 In house training
metode
penelitian dan
pengolahan data
Pelatihan
pengelolaan jurnal
ilmiah
25 Materi unggulan
lulusan




9 In house training
Hipnobirthing
In house training
Hipnobirthing
26 Belum ada
penelitian yang di
publikasikan baik
secara nasional
maupun
internasional
14-15 In house training
Diseminasi
penelitian
In house training
Diseminasi penelitian
Keterangan:
- Kolom 2 diisi dengan gejala/fenomena masalah yang berhasil diidentifikasi
- Kolom 3 diisi dengan nomor halaman dimana gejala/fenomena masalah tersebut dijelaskan/ diuraikan atau
nomor halaman dimana data pendukung (tabel) dari masalah tersebut berada.
- Kolom 4 diisi dengan akar permasalahan yang berhasil diidentifikasi berdasarkan masalah-masalah yang
ada di kolom 2.
- Kolom 5 diisi dengan nomor halaman dimana akar masalah tersebut dijelaskan/diuraikan.
- Kolom 6 diisi dengan solusi alternatif untuk menyelesaikan akar masalah yang ada pada Kolom 5.
- Kolom 7 diisi dengan solusi terbaik dari solusi alternatif yang akan dipilih untuk diusulkan ke PHPPTSyang
selanjutnya dirinci pada Bab 3.







35

h. Baseline dan Target Indikator Kinerja.
Proposal harus menyebutkan indikator kinerja selama tiga tahun usulan kegiatan.
Tabel 2.2 Nilai Baseline Indikator Kinerja dan Target Tahun 2014-2016
Indikator Kinerja Baseline (2013) 2014 2015 2016
Kesesuaian Renstra Sesuai Sesuai Sesuai Sesuai
Kesesuaian Statuta Sesuai Sesuai Sesuai Sesuai
Sistem Pangkalan Data Baik Baik Baik Baik
Kunjungan Perpustakaan Kurang Kurang Kurang Kurang
Pemanfaatan Lab Bahasa Tidak tersedia Tidak
tersedia
Tidak
tersedia
Tidak
tersedia
Kunjungan ke Lab Komputer Sesuai mata kuliah Sesuai mata
kuliah
Sesuai mata
kuliah
Sesuai
mata
kuliah
Waktu Penyelesaian KRS dan
KHS
Cukup Dapat
meningkat
Baik Baik
Status Akreditasi C Jadi B Jadi B Jadi B
Rata-Rata Studi Lulusan 6 Semester 6 Semester 6 Semester 6 Semester
Rasio Jumlah Lulusan Terhadap
Input
1 : 1,2 Meningkat Meningkat Meningkat
Rata-Rata IPK Lulusan 3,06 Meningkat Meningkat Meningkat
Rata-Rata Penyelesaian Tugas
Akhir
6 Bulan 6 Bulan 6 Bula 6 Bulan


36

BAB III
RENCANA GLOBAL PROGRAM PENGEMBANGAN
UNTUK 3 TAHUN KEDEPAN
Tabel 3.3. Rencana Global Program Pengembangan Tahun 2014-2016
No Judul Kegiatan Tujuan Luaran Yang
diharapkan
Langkah-
Langkah
Yang
Diperlukan
Sumberdaya
(Komponen Biaya)
yang diperlukan
Unit
Terkait

2014

2015

2016
Indikator Kinerja
A. Peningkatan Mutu Pembelajaran

1
Pengadaan buku
pustaka
Menambah
referensi
Meningkatnya
kunjungan
pustaka dan
IPK mhs
Inventarisir
kebutuhan
Pengadaan
Rp. 37.604.500,- Pustaka v v v Meningkatnya
akreditasi,
bertambahnya
katalog pustaka
2
Pengadaan alat
lab
Meningkatka
n
keterampilan
Meningkatnya
kunjungan
pustaka dan
IPK mhs
Inventarisir
kebutuhan
Pengadaan
Rp. 198.000.000,- Laborat
orium
v v v Meningkatnya
akreditasi, dan
meningkatnya
kunjungan
laboratorium


B Peningkatan Relevansi

1
Pengadaan
peralatan
pendidikan dan
TIK
Penunjang
pendidikan
Kenyamanan
dan kelancaran
operasional
Inventarisir
kebutuhan
Pengadaan
Rp. 244.500.000,- Bagian
Perleng
kapan
v v v Sarana yang
dibutuhkan tersedia
baik di institusi
2
Pembangunan
ruangan kelas
Ruang kuliah Bertambah nya
tempat kuliah
mhs
Inventarisir
kebutuhan
Pengadaan
Rp. 169.946.726,- Bagian
Umum
dan
Perleng
kapan
v v v
37

3
Pengadaan
sofftware dan
website
Meningkatka
n efektifitas,
kinerja dan
pengumpulan
data yang
baik
Meningkat nya
layanan dan
data yang
lengkap
Inventarisir
kebutuhan
Pengadaan
Rp. 65.000.000,- Bagian
kemaha
siswaan
dan
Bagian
umum
v v v

38



BAB IV
USULAN PROGRAM PENGEMBANGAN TAHUN 2014

1. PENGADAAN BUKU PUSTAKA
1. Latar belakang
Meningkatnya minat masyarakat terhadap Akademi Kebidanana Indragiri, sehingga jumlah
mahasiswa pun meningkat. Hal ini perlu memperluas sarana dan prasarana yang ada di Akademi
Kebidanan Indragiri yang nantinya akan menunjang proses pembelajaran. Salah satu sarana
tersebut adalah perpustakaan. Perpustakaan diharapkan dapat menunjan proses belajar belajar
apabila mahasiswa memerlukan buku sumber atau referensi, dengan jumlah mahasiswa yang
bertambah perlu adanya penambhan buku perpustakaan.
2. Rasional
Dengan bertambahnya buku perpustakaan, mahasiswa dapat lebih mudah mendapatkan buku
sumber dan referensi yang mendukung pembelajaran yang diberikan dosen pengajar.
3. Tujuan
Untuk menambah jumlah buku yang ada di perpustakaan sesuai kebutuhan mahasiswa dan
dengan bertambahnya jumlah mahasiswa Akademi Kebidanan Indragiri
4. Mekanisme dan rancangan
Diawali dengan mendata jumlah buku yang ada kemudian mendata buku apa yang perlu di
tambah sesuai kebutuhan jumlah mahasiswa sehingga dapat dimanfaatkan dalam proses
perkuliahan sesuai dengan mata kuliah terkait.
5. Sumber daya yang dibutuhkan

No

Sub aktivitas
Komponen
Biaya*)

Ditjen Dikti
(Rp)

Dana
Pendamping
(Rp)
1. Pengadaan buku pustaka Buku pustaka Rp. 37.604.500,-
2. Honorarium tim pengadaan Rp. 2.300.000,-
3. Honorarium penerima barang Rp. 500.000,-
4. Monitoring dan evaluasi
internal PT
Rp. 750.000,-
5. Biaya proses pengadaan Rp. 100.000,-
6. ATK Rp. 250.000,-
7. Akomodasi dan transportasi Rp. 200.000,-
8 Transpotasi lokal Rp. 90.000,-
9. Konsumsi rapat pengadaan Rp. 248.000,-
10. Komponen manajemen Rp. 200.000,-

6. Jadwal pelaksanaan
Rencana aktivitas Bln
01
Bln
02
Bln
03
Bln
04
Bln
05
Bln
06
Bln
07
Bln
08
Bln
09
Bln
10
Bln
11
Bln
12
Pengadaan buku pustaka
39



Honorarium tim
pengadaan

Honorarium penerima
barang

Monitoring dan evaluasi
internal PT

Biaya proses pengadaan
ATK
Akomodasi dan
transportasi

Transpotasi lokal
Konsumsi rapat
pengadaan

Komponen manajemen
7. Indicator keberhasilan aktivitas
Indikator Kinerja

Base line Akhir tahun
2014
Cara Pengukuran
Indikator Kinerja
Perbaikan layanan
pendidikan untuk menuju
peningkatan status
akreditasi program studi
Akreditasi
sebelumnya C
Peringkat
akreditasi
meningkat
Dari hasil akreditasi
Peningkatan mutu dan
relevansi program studi
Mahasiswa
memanfaatkan
buku yang ada
diperpustakaan
Jumlah dan jenis
buku pustaka
bertambah
Dari katalog
perpustakaan
terdapat
penambahan
Peningkatan daya tampung - - -

8. Keberlanjutan
Kegiatan ini bisa tetap dilaksanakan dengan menggunakan dana dari Akademi Kebidanan
Indragiri sendiri dan pemberdayaan dari mahasiswa.
9. Unit terkait dan penanggung jawab
Perpustakaan, penanggung jawab pengadaan : Yopi Wulandari, SST









40



2. PENGADAAN ALAT LABORATORIUM
1. Latar belakang
Meningkatnya minat masyarakat terhadap Akademi Kebidanana Indragiri, sehingga jumlah
mahasiswa pun meningkat. Hal ini perlu menambah saarana dan prasarana yang ada di Akademi
Kebidanan Indragiri yang nantinya akan menunjang proses pembelajaran. salah satu sarana
tersebut adalah laboratorium. Laboratorium diharapkan memiliki alat-alat phantom yang
kondisinya baik dan dapat di pergunakan untuk menunjang proses pembelajaran. Di sini alat-alat
lab yang ada jumlah kurang sehubungan dengan adanya penambahan jumlah mahasiswa dan
kondisinya pun sudah kurang baik.

2. Rasional
Dengan bertambahnya mahasiswa dan kondisi alat-alat lab yang sudah lama sehingga sulit untuk
dipergunakan maka perlu pengadaan alat-alat lab yang baru.

3. Tujuan
Untuk menambah alat-alat lab dan mengganti phantom-phantom yang sudah rusak.
4. Mekanisme dan rancangan
Diawali dengan mendata alat-alat lab yang ada kemudian mendata apa yang perlu di tambah
sesuai kebutuhan jumlah mahasiswa sehingga dapat dimanfaatkan sesuai kebutuhan pada praktek
dilaboratorium oleh mahasiswa sesuai dengan mata kuliah yang terkait.

5. Sumber daya yang dibutuhkan

No

Sub aktivitas
Komponen
Biaya*)

Ditjen Dikti
(Rp)

Dana
Pendamping
(Rp)
1. Pengadaan alat lab Rp. 198.000.000,-
2. Honorarium tim pengadaan Rp. 2.300.000,-
3. Honorarium penerima barang Rp. 500.000,-
4. Monitoring dan evaluasi
internal PT
Rp. 750.000,-
5. Biaya proses pengadaan Rp. 100.000,-
6. ATK Rp. 250.000,-
7. Akomodasi dan transportasi Rp. 200.000,-
8 Transpotasi lokal Rp. 90.000,-
9 Konsumsi rapat pengadaan Rp. 248.000,-
10 Komponen manajemen Rp. 200.000,-





41



6. Jadwal pelaksanaan
Rencana aktivitas Bln
01
Bln
02
Bln
03
Bln
04
Bln
05
Bln
06
Bln
07
Bln
08
Bln
09
Bln
10
Bln
11
Bln
12
Pengadaan alat lab
Honorarium tim
pengadaan

Honorarium penerima
barang

Monitoring dan evaluasi
internal PT

Biaya proses pengadaan
ATK
Akomodasi dan
transportasi

Transpotasi lokal
Konsumsi rapat
pengadaan

Komponen manajemen

7. Indicator keberhasilan aktivitas
Indikator
Kinerja

Base line Akhir tahun 2014 Cara Pengukuran
Indikator Kinerja
Perbaikan
layanan
pendidikan
untuk menuju
peningkatan
status
akreditasi
program studi
Akreditasi
sebelumnya C
Peringkat
akreditasi
meningkat
Dari hasil
akreditasi
Peningkatan
mutu dan
relevansi
program studi
Mahasiswa
memanfaatkan alat
laboratorium yang
ada
Jumlah dan jenis
alat lab
bertambah
Dari manfaat
penggunaan
terdapat
penambahan
Peningkatan
daya tampung
- - -

8. Keberlanjutan
Kegiatan ini bisa tetap dilaksanakan dengan menggunakan dana dari Akademi Kebidanan
Indragiri sendiri dan pemberdayaan dari mahasiswa.

9. Unit terkait dan penanggung jawab
Andrean susilo, S.Sos

42



3. PENGADAAN PERALATAN PENDIDIKAN DAN TIK
1. Latar belakang
Dalam proses pendidikan khususnya pembelajaran, sarana dan prasarana serta saran a
komunikasi sangat di perlukan. Akademi Kebidanan Indragiri saat ini berada di seberang sungai,
oleh karena itu untuk menunjang sarana dan prasarana perlu pengadaan genset dan mesin fax
serta telepon. untuk persiapan uji kompetensi mahasiswa pada tahun 2013 dengan sistim
computer based diperlukan 30 unit komputer, sementara akbid Indragiri baru memiliki 15 unit di
lab komputer sehingga perlu adanya penambahan.
2. Rasional
Sarana dan prasarana sangat di perlukan seperti genset karena sering mati lampu dan mesin fax
untuk kelancaran komunikasi, dengan jumlah komputer yang mencukupi Akademi Kebidanan
Indragiri diizinkan oleh MTKI untuk menyelenggarakan uji kompetensi sendiri tanpa hatus ke
tempat lain.
3. Tujuan
Untuk melengkapi sarana dan prasarana Akademi Kebidanan Indragiri
4. Mekanisme dan rancangan
Diawali dengan menanyakan harga kemudian pemesanan dan pemasangan.
5. Sumber daya yang dibutuhkan

No

Sub aktivitas
Komponen
Biaya*)

Ditjen Dikti
(Rp)

Dana
Pendamping
(Rp)
1. Pengadaan peralatan
pendidikan dan TIK (komputer,
telepon, fax)
Rp. 192.500.000,-
2. Pengadaan peralatan
pendukung(genset)
Rp. 52.000.000,-
3 Honorarium tim pengadaan Rp. 4.600.000,-
4 Honorarium penerima barang Rp. 1.000.000,-
5. Monitoring dan evaluasi
internal PT
Rp. 1.500.000,-
6. Biaya proses pengadaan Rp. 200.000,-
7. ATK Rp. 500.000,-
8. Akomodasi dan transportasi Rp. 400.000,-
9 Transpotasi lokal Rp. 180.000,-
10 Konsumsi rapat pengadaan Rp. 496.000,-
11 Komponen manajemen Rp. 400.000,-




43



6. Jadwal pelaksanaan
Rencana aktivitas Bln
01
Bln
02
Bln
03
Bln
04
Bln
05
Bln
06
Bln
07
Bln
08
Bln
09
Bln
10
Bln
11
Bln
12
Pengadaan peralatan
pendidikan dan TIK
(komputer, telepon, fax)

Pengadaan peralatan
pendukung(genset)

Honorarium tim
pengadaan

Honorarium penerima
barang

Monitoring dan evaluasi
internal PT

Biaya proses pengadaan
ATK
Akomodasi dan
transportasi

Transpotasi lokal
Konsumsi rapat
pengadaan

Komponen manajemen

7. Indicator keberhasilan aktivitas
Indikator Kinerja

Base line Akhir tahun 2013 Cara Pengukuran
Indikator Kinerja
Perbaikan layanan
pendidikan untuk
menuju peningkatan
status akreditasi
program studi
Sarana komputer
sebelumnya belum
mencukupi untuk
uji kompetensi dan
sarana komunikasi
dengantelepon dan
fax belum bisa
karena kondisi
geografis akbid,
saat mati lampu
proses
pembelajaran
terganggu.
Komputer
mencukupi untuk
uji kompetensi,
komunikasi lancar,
saat mati lampu
pembelajaran tetap
berjalan.
Sarana yang
dibutuhkan
tersedia dengan
baik di institusi.
Peningkatan mutu
dan relevansi
program studi
- - -
Peningkatan daya
tampung
- - -




44



8. Keberlanjutan
Kegiatan ini bisa tetap dilaksanakan dengan menggunakan dana dari Akademi Kebidanan
Indragiri sendiri dan pemberdayaan dari mahasiswa.
9. Unit terkait dan penanggung jawab
Bambang Hermanto, S.Sos

4. PEMBANGUNAN RUANGAN KELAS
1. Latar belakang
Dalam proses pembelajaran diperlukan adanya ruangan yang nyaman baik bagi mahasiswa
maupun dosen. Ruangan kelas yang ada saat ini belum sesuai dengan kapasitas jumlah
mahasiswa pada tahun 2013, sehingga perlu adanya penambahan ruang kelas baru.
2. Rasional
Dengan ditambahnya ruangan kelas maka proses pembelajaran akan lebih kondusif.
3. Tujuan
Untuk menambah ruangan kelas agar lebih efektif
4. Mekanisme dan rancangan
Diawali dengan perencanaan lokasi, mencatat kebutuhan, pengadaan langsung dan kontrak
dengan CV, pengerjaan, monitoring dan evaluasi.
5. Sumber daya yang dibutuhkan

No

Sub aktivitas
Komponen
Biaya*)

Ditjen Dikti
(Rp)

Dana
Pendamping
(Rp)
1. Pembangunan ruang kelas baru Rp.169.946.726
2. Honorarium tim pengadaan Rp. 2.300.000,-
3. Honorarium penerima barang Rp. 500.000,-
4. Monitoring dan evaluasi
internal PT
Rp. 750.000,-
5. Biaya proses pengadaan Rp. 100.000,-
6. ATK Rp. 250.000,-
7 Akomodasi dan transportasi Rp. 200.000,-
8 Transpotasi lokal Rp. 90.000,-
9 Konsumsi rapat pengadaan Rp. 248.000,-
10 Komponen manajemen Rp. 200.000,-






45



6. Jadwal pelaksanaan
Rencana aktivitas Bln
01
Bln
02
Bln
03
Bln
04
Bln
05
Bln
06
Bln
07
Bln
08
Bln
09
Bln
10
Bln
11
Bln
12
Pembangunan ruang
kelas baru

Honorarium tim
pengadaan

Honorarium penerima
barang

Monitoring dan evaluasi
internal PT

Biaya proses pengadaan
ATK
Akomodasi dan
transportasi

Transpotasi lokal
Konsumsi rapat
pengadaan

Komponen manajemen

7. Indicator keberhasilan aktivitas
Indikator
Kinerja

Base line Akhir tahun 2014 Cara Pengukuran
Indikator Kinerja
Perbaikan
layanan
pendidikan
untuk menuju
peningkatan
status
akreditasi
program studi
Dengan kelas yang
ada saat ini sesuai
dengan kapasitas
maksimal
mahasiswa
Kelas yang
digunakan sesuai
dengan standar
kapasitas
mahasiswa
Kenyamanan
dalam proses
pembelajaran
semakin baik dan
lebih efektif.
Peningkatan
mutu dan
relevansi
program studi
Dengan kelas yang
ada saat ini sesuai
dengan kapasitas
maksimal
mahasiswa
Kelas yang
digunakan sesuai
dengan standar
kapasitas
mahasiswa
Kenyamanan
dalam proses
pembelajaran
semakin baik dan
lebih efektif.
Peningkatan
daya tampung
Dengan kelas yang
ada saat ini sesuai
dengan kapasitas
maksimal
mahasiswa
Kelas yang
digunakan sesuai
dengan standar
kapasitas
mahasiswa
Kenyamanan
dalam proses
pembelajaran
semakin baik dan
lebih efektif.



46



8. Keberlanjutan
Kegiatan ini bisa tetap dilaksanakan dengan menggunakan dana dari Akademi Kebidanan
Indragiri sendiri
9. Unit terkait dan penanggung jawab
Andrean Susilo, S.Sos

5. PENGADAAN SOFTWARE QTAFI DAN WEBSITE
1. Latar belakang
Meningkatnya minat masyarakat terhadap Akademi Kebidanana Indragiri, sehingga jumlah
mahasiswa pun meningkat. Hal ini merupakan tantangan bagi Akademi kebidanan Indragiri
dalam meningkatkan lulusan nantinya. Untuk dapat memantau lulusan Akademi Kebidanan
Indragiri masih melakukan secara manual, untuk itu perlu adanya software QTAFI. Keberadaan
website akbid Indragiri juga sangat diperlukan kelancaran proses manajemen dan promosi.
2. Rasional
Dapat memantau lulusan akbid Indragiri dengan cepat dan di jadikan evaluasi untuk program
pendidikan ke depannya dan memperbaiki manajemen institusi.
3. Tujuan
Untuk menyediakan software agar pemantauan lulusan semakin lengkap
4. Mekanisme dan rancangan
Diawali dengan mencari informasi tentang sortware tersebut, biaya, penawaran harga,
pelaksanaan, evaluasi dan pemanfaatan software untuk peningkatan mutu dan manajemen
layanan
5. Sumber daya yang dibutuhkan

No

Sub aktivitas
Komponen
Biaya*)

Ditjen Dikti
(Rp)

Dana
Pendamping
(Rp)
1. Website dan program QTAFI Rp. 65.000.000,-
2. Honorarium tim pengadaan Rp. 2.300.000,-
3. Honorarium penerima barang Rp. 500.000,-
4. Monitoring dan evaluasi
internal PT
Rp. 750.000,-
5. Biaya proses pengadaan Rp. 100.000,-
6. ATK Rp. 250.000,-
7. Akomodasi dan transportasi Rp. 200.000,-
8 Transpotasi lokal Rp. 90.000,-
9 Konsumsi rapat pengadaan Rp. 248.000,-
10 Komponen manajemen Rp. 200.000,-


47



6. Jadwal pelaksanaan
Rencana aktivitas Bln
01
Bln
02
Bln
03
Bln
04
Bln
05
Bln
06
Bln
07
Bln
08
Bln
09
Bln
10
Bln
11
Bln
12
Pengadaan software
Honorarium tim
pengadaan

Honorarium penerima
barang

Monitoring dan evaluasi
internal PT

Biaya proses pengadaan
ATK
Akomodasi dan
transportasi

Transpotasi lokal
Konsumsi rapat
pengadaan

Komponen manajemen

7. Indicator keberhasilan aktivitas
Indikator
Kinerja

Base line Akhir tahun 2013 Cara Pengukuran
Indikator Kinerja
Perbaikan
layanan
pendidikan
untuk menuju
peningkatan
status
akreditasi
program studi
Direktori program
studi baru bisa
diketahui secara
manual,
pemantauan
lulusan juga belum
online
Direktori program
studi dapat
diakses melalui
internet,
pemantauan
lulusan juga lebih
baik
Terdapat
software yang
dimaksud.
Peningkatan
mutu dan
relevansi
program studi

Peningkatan
daya tampung


8. Keberlanjutan
Kegiatan ini bisa tetap dilaksanakan dengan menggunakan dana dari Akademi Kebidanan
Indragiri sendiri dan pemberdayaan dari mahasiswa.
9. Unit terkait dan penanggung jawab
Eka mailina sari, SE dan Novy ramini harahap,SST
48

BAB V
MEKANISME PELAKSANAAN KEGIATAN PHP-PTS DI INSTITUSI


a. Organisasi pelaksanaan kegiatan





























Penanggung Jawab Program
Direktur
Venny rismawanti, SST.,MPH
Koordinator Keuangan
Helviza
Koordinator Program Pengembangan
Bambang Hermanto, SE
Tim Monitoring dan Evaluasi
Internal
Yopi Wulandari, SST
Titik, SE
Ketua Pelaksana
Yulizawati, SST.,M.Keb
Koordinator Pengadaan Barang
dan Jasa
Andrean Susilo, S.Sos
Penanggung Jawab Pelatihan
dan in house training
Novy Ramini, SST
Elsie Anggreni, SST
49

Tugas dan Tanggung Jawab :
1. Penanggung Jawab Program
Bertanggung jawab terhadap pelaksanaan program sampai dengan laporan hibah.
2. Ketua Pelaksana
Merencanakan, membuat proposal, mengkoordinir pelaksanaan, mengkoordinir
monitoring dan evaluasi dan membuat laporan.
3. Koordinator Keuangan
Mengkoordinir pengelolaan keuangan dan membuat laporan keuangan.
4. Koordinator Program Pengembangan
Mengkoordinir dalam terlaksananya seluruh kegiatan program.
5. Koordinator Pengadaan Barang dan Jasa
Mengkoordinir terhadap pengadaan barang dan jasa.
6. Penanggung Jawab Pelatihan dan in house training
Bertanggung jawab terhadap pelaksanaan kegiatan pelatihan dan in house training.
7. Tim Monitoring dan Evaluasi Internal
Memantau dan mengevaluasi kegiatan hibah.

b. Mekanisme pelaksanaan kegiatan
Sistem koordinasi yang akan dilaksanakan oleh ketua pelaksana dan koordinator
program pengembangan dilakukan dengan rapat setiap kegiatan akan dilaksanakan sehingga
seluruh rencana kegiatan berikut kebutuhan sumberdayanya dapat terlaksana dengan baik,
termasuk ketepatan waktu pelaksanaan dan ketercapaian tujuan program sesuai dengan target
indikator kinerja.

c. Mekanisme pengelolaan keuangan
Sistem pengelolaan keuangan yang akan diterapkan adalah merencanakan dari tim
pelaksana kegiatan, pemasukan dana ke rekening akbid Indragiri, pengeluaran dilakukan oleh
bendahara dengan adanya bukti kwitansi kebutuhan implementasi program yang
direncanakan. Tata cara pengeloaan keuangan dijamin keselarasannya dengan peraturan
keuangan negara dengan memperhatikan peraturan pengelolaan dana hibah.

d. Sistem pengadaan barang
Pengadaan barang dengan pengadaan langsung (PL) dengan menunjuk CV yang
sesuai. Kapasitas personalia sesuai dengan struktur pelaksanaan kegiatan diatas yaitu ada
50

KPA,PA,PP,ULP,Panitia penerima barang dan jasa, serta bendahara dan bendahara
pembantu, belum terdapat personalia yang telah tersertifikasi, yang akan dilibatkan pada
kegiatan pengadaan barang juga harus diuraikan. Pelaksanaan koordinasi dengan koordinator
pelaksana program dan koordinator keuangan dilaksanakan dengan rapat dan kooridinasi
secara langsung. Disamping itu, bagian ini juga memuat mekanisme penerimaan barang dan
jasa yang telah diadakan yaitu barang diterima, diinventarisir, di bukukan, dibuat label PHP-
PTS 2013 dan diserahkan kepada unit yang sesuai dengan adanya tanda terima. Penunjukan
Langsung adalah metode pemilihan Penyedia Barang/Jasa dengan cara menunjuk langsung 1
(satu) Penyedia Barang/Jasa.
PPK memiliki tugas pokok dan kewenangan sebagai berikut:
a. Menetapkan rencana pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa yang meliputi:
1) spesifikasi teknis Barang/Jasa;
2) Harga Perkiraan Sendiri (HPS); dan
3) rancangan Kontrak.
b. Menerbitkan Surat Penunjukan Penyedia Barang/Jasa;
c.Menyetujui bukti pembelian atau menandatangani Kuitansi/Surat Perintah Kerja
(SPK)/surat perjanjian:
d. Melaksanakan Kontrak dengan Penyedia Barang/Jasa;
e. Mengendalikan pelaksanaan Kontrak;
f. Melaporkan pelaksanaan/penyelesaian Pengadaan Barang/Jasa kepada PA/KPA;
g. Menyerahkan hasil pekerjaan Pengadaan Barang/ Jasa kepada PA/KPA dengan Berita
Acara Penyerahan;
h. Melaporkan kemajuan pekerjaan termasuk penyerapan anggaran dan hambatan
pelaksanaan pekerjaan kepada PA/KPA setiap triwulan; dan i. menyimpan dan menjaga
keutuhan seluruh dokumen pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa.
Selain tugas pokok dan kewenangan sebagaimana dimaksud pada ayat (1), dalam hal
diperlukan, PPK dapat:
a. Mengusulkan kepada PA/KPA:
1) Perubahan paket pekerjaan; dan/atau
2) Perubahan jadwal kegiatan pengadaan;
b. Menetapkan tim pendukung;
c. Menetapkan tim atau tenaga ahli pemberi penjelasan teknis untuk membantu pelaksanaan
tugas ULP; dan d. menetapkan besaran Uang Muka yang akan
dibayarkan kepada Penyedia Barang/Jasa.
51

e. Mekanisme monitoring dan evaluasi internal
Tata kerja tim monitoring dan evaluasi internal dalam mengawal pelaksanaan program PHP-
PTS adalah selalu mengawal semua kegiatan yang dilakukan oleh tim pengadaan barang dan
jasa dan seluruh pelaksaan kegiatan sesuai dengan program yang dibuat.

Tabel 2.4 Rencana Anggaran Belanja PHP-PTS tahun Anggaran 2014
Institusi : Akademi Kebidanan Indragiri-Rengat-Riau
Lokasi : Rengat-Riau
HARGA SATUAN
(Rp.) JUMLAH BIAYA (Rp.)
-4 -5
1 Pengadaan Barang Rp605.104.500
A Pengadaan bahan pustaka 1 Paket 37604500 Rp37.604.500
B Pengadaan alat laboratorium 1 Paket 198000000 Rp198.000.000
C Pengadaan peralatan TIK dan Pendidikan
(komputer, LCD, server, laptop, dll) 1 Paket 192500000 Rp192.500.000
D Pengadaan Software aplikasi 1 Paket 65000000 Rp65.000.000
E Pengadaan Funiture kelas/laboratorium 1 Paket 60000000 Rp60.000.000
F Pengadaan Peralatan Pendukung 1 Paket 52000000 Rp52.000.000
2 Pekerjaan Sipil (Civil Work) Rp169.946.726
G Renovasi Kelas/laboratorium ............. 1 Paket 169946726 Rp169.946.726
3 Pengembangan Staf Non Gelar Rp169.680.000
A Pelatihan/Magang di luar institusi 1 Paket 100960000 Rp119.680.000
B Biaya in house training 1 Paket 50000000 Rp50.000.000
TOTAL DANA PHP-PTS PMBR DIKTI Rp944.731.226
4 Dana Pendamping(Dana DRK) Rp94.479.000
A. Pengembangan Modul 1 Paket 1500000 Rp3.000.000
B Lokakarya 1 Paket 7000000 Rp7.363.000
C Manajemen Program
- Honorarium Pengelola 1 Paket 44400000 Rp44.400.000
- Honorairum Tim Pengadaan 1 Paket 16100000 Rp16.100.000
- Honorarium Tim Penerima Barang 1 Paket 3500000 Rp3.500.000
- Monitoring dan Evaluasi Internal PT 1 Paket 9000000 Rp9.000.000
- Biaya Proses Pengadaan (Iklan) 1 Paket 700000 Rp700.000
- ATK 1 Paket 3000000 Rp3.000.000
Komponen manajemen 7 1 Paket 2400000 Rp2.400.000
- Konsumsi Rapat 1 Paket 2976000 Rp3.000.000
- Akomodasi dan Transportasi 1 Paket 1400000 Rp1.400.000
- Transport lokal 1 Paket 630000 Rp616.000
-2 -3
NO KOMPONEN BIAYA /RINCIAN BELANJA
PERHITUNGAN TAHUN 2014
VOLUME
TOTAL DANA DRK Rp94.479.000
TOTAL DANA PHP-PTS PMBR dan DRK 1039210226
ta enam ratus tujuh belas ribu dua ratus dua puluh enam rupiah.
Tabel RAB Dana Pendamping
Formulir Keuangan 2 : Rekapitulasi Dana Pendamping Tahun 2014
Nama Hibah : Program Hibah Pembinaan PTS
Nama PT Pengusul Hibah : Akademi Kebidanan Indragiri-Rengat
Volume
a Penyusunan modul 3 1 1000000 3000000 modul askeb I,Askeb II, askeb KB
b Lokakarya 1 1 7363000 7363000 softskill(ESQ dan etika)
c Manajemen Program
Honorarium Pengelola
12 1 3700000 44400000
honor perbulan : KPA 830rb, PPK 700rb
penandatangan SPM 660rb,Bendahara
570rb,bendahara pengeluaran pembantu 430rb,
pejabat pengadaan barang/jasa510rb
Honorairum Tim Pengadaan
7 1 2300000 16100000
Pengarah 500rb, pj 450rb, ketua 400rb, wakil
350rb, sekretaris 300rb, anggota 300rb.
Honorarium Tim Penerima Barang 7 1 500000 3500000 7 kegiatan pengadaan barang
Monitoring dan Evaluasi Internal PT 12 1 750000 9000000
Biaya Proses Pengadaan (Iklan) 7 1 100000 700000
ATK 12 1 250000 3000000
Komponen Manajemen 7 12 1 200000 2400000
Konsumsi Rapat 12 1 250000 3000000
Akomodasi dan Transportasi 7 1 200000 1400000
Transport lokal 7 1 88000 616000
94479000
Keterangan
Total Usulan Anggaran
N
o
Kegiatan Satuan
Harga Satuan
(Ribuan rupiah)
Jumlah (Ribuan
rupiah)
Tabel 3.4 Rekapitulasi Usulan Anggaran Belanja PHP-PTS PMBR dan Dana Pendamping
HARGA SATUAN (Rp.) JUMLAH BIAYA (Rp.)
-4 -5
1 Pengadaan Barang Rp605.104.500
A Pengadaan bahan pustaka 1 Paket 37604500 Rp37.604.500
B Pengadaan alat laboratorium non TIK 1 Paket 198000000 Rp198.000.000
C
Pengadaan peralatan TIK dan Pendidikan (komputer, LCD,
server, laptop, dll) 1 Paket 192500000 Rp192.500.000
D Pengadaan Software pembelajaran 1 Paket 65000000 Rp65.000.000
E Pengadaan Funiture kelas/laboratorium/Perpustakaan 1 Paket 60000000 Rp60.000.000
F Pengadaan Peralatan Pendukung 1 Paket 52000000 Rp52.000.000
2 Pekerjaan Sipil (Civil Work) Rp169.946.726
G Renovasi Kelas/laboratorium ............./Perpustakaan 1 Paket 169946726 Rp169.946.726
H Pembangunan Kelas/Laboratorium.../Perpustakaan
3 Pengembangan Staf Non Gelar Rp169.680.000
A Pelatihan/Magang di luar institusi 1 Paket 100960000 Rp119.680.000
B Biaya in house training 1 Paket 50000000 Rp50.000.000
TOTAL DANA PHP-PTS PMBR DIKTI Rp944.731.226
4 Dana Pendamping(Dana DRK) Rp94.479.000
A. Pengembangan Modul 1 Paket 1500000 Rp3.000.000
B Lokakarya 1 Paket 7000000 Rp7.363.000
C Manajemen Program
- Honorarium Pengelola 1 Paket 44400000 Rp44.400.000
- Honorairum Tim Pengadaan 1 Paket 16100000 Rp16.100.000
- Honorarium Tim Penerima Barang 1 Paket 3500000 Rp3.500.000
- Monitoring dan Evaluasi Internal PT 1 Paket 9000000 Rp9.000.000
- Biaya Proses Pengadaan (Iklan) 1 Paket 700000 Rp700.000
- ATK 1 Paket 3000000 Rp3.000.000
Komponen manajemen 7 1 Paket 2400000 Rp2.400.000
- Konsumsi Rapat 1 Paket 2976000 Rp3.000.000
NO KOMPONEN BIAYA /RINCIAN BELANJA
PERHITUNGAN TAHUN 2014
VOLUME
-2 -3
- Akomodasi dan Transportasi 1 Paket 1400000 Rp1.400.000
- Transport lokal 1 Paket 630000 Rp616.000
TOTAL DANA DRK Rp94.479.000
TOTAL DANA PHP-PTS PMBR dan DRK 1039210226
enam ratus tujuh belas ribu dua ratus dua puluh enam rupiah.
Tabel Sumber Daya yang dibutuhkan berdasarkan aktivitas
Formulir Keuangan 1 : Rekapitulasi Rencana Anggaran Biaya Tahun 2014
Nama Hibah : Program Hibah Pembinaan PTS
Nama PT Pengusul Hibah : Akademi Kebidanan Indragiri-Rengat
Peralatan Lab-
Non TIK
Peralatan
Pendidikan dan
TIK Software Furniture
Peralatan
Pendukung Pekerjaan sipil
Pengembangan
Staf tidak
bergelar
Penge
mban
gan
Progr
am Total Ribu Rp
-4 -5
1 2013/pengadaan Rp37.604.500 Rp198.000.000 Rp192.500.000 Rp65.000.000 Rp60.000.000 Rp52.000.000 Rp169.946.726 Rp169.680.000 Rp944.731.226
TOTAL USULAN ANGGARAN
Persentase usulan anggaran 3,98 20,96 20,38 6,88 6,35 5,50 17,99 17,96 100,00
NO Tahun/Aktivitas
Komponen Biaya (Ribu Rp)
Bahan Pustaka
-2 -3
Spesifikasi Rinci untuk Pengadaan Bahan Pustaka Tahun 2014
Metode Pengadaan : Pengadaan langsung (PL)
PERKIRAAN TOTA MATA KULIAH
Jumlah BIAYA
(RIBUAN RP)
1 Asuhan persalinan normal depkes JNPKKR 4 Rp 30.000,00 120000 Askeb II
2 Ilmu kesehatan anak 1-3 FKUI UI 5 Rp 85000 425000 IKA
3 Asuhan keperawatan pada anak Suriadi, Rita Yuliani Sugeng Seto 10 Rp 62500,00 625000 Askeb Neonatus
4 Prinsip-prinsip penyakit dalam vol 4 Isselbacher, Braunwald, EGC 3 Rp 264000,00 792000 Ilmu penyakit Dalam
Wilson, Martin, Fauci, Kasper
5 Prinsip-prinsip penyakit dalam vol 5 Isselbacher, Braunwald, EGC 3 Rp 261000,00 783000 Ilmu penyakit Dalam
Wilson, Martin, Fauci, Kasper
6 Perawatan pranatal dan pascapartum linda Wheeler EGC 10 Rp 70000,00 700000 Askeb I
7
Sobota anatomi manusia sobotta (jilid 1, 2, 3) edisi 13 F. Paulsen, J. Waschke
EGC 2
Rp 1600000,00 3200000
Anatomi fisiologi
8 Perkembangan anak (jilid 2) edisi 13 John W. Santrock erlangga 10 Rp 125.000 1250000 Askeb Neonatus
9 obstetri dan ginekologi William F. Rayburn, J. Christopher Carey EGC 10 Rp 97.000 970000 Obstetri
10 Etika kebidanan dan hukum kesehatan Hj. Suryani Soepardan, Dadi Anwar Hadi EGC 10 Rp 39.000 390000 Atika profesi dan hukum
Kesehatan
11 Keperawatan maternitas, kesehatan wanita, bayi Reeder, Martin, Koniak-Griffin EGC 5 Rp 135.000 675000 Askeb V
dan keluarga vol 1 edisi 13
12 Keperawatan maternitas, kesehatan wanita, bayi Reeder, Martin, Koniak-Griffin EGC 5 Rp 135.000 675000 Askeb V
dan keluarga vol 2 edisi 13
13 Asuhan keperawatan pada anak Suriadi, Rita Yuliani sagung seto 5 Rp 62.500 312500 Askeb Neonatus
14 Pedoman lengkap perawatan bayi Frances Williams erlangga 5 Rp 82.500 412500 Askeb Neonatus
15 Besar sampel dan cara perhitungan sampel M. Sopiyudin Dahlan
salemba medika 5
Rp 64.900 324500 Metode penelitian
dalam penelitian kesehatan dan kedokteran
16 Ilmu Kebidanan Prof. Dr. Hanifah Wiknjosastro, S979-8150-01-5 10 Rp 47.500 475000 Obstetri
17 ilmu kandungan Prof. Dr. Hanifah Wiknjosastro, SpOG 10 Rp 42.500 425000 Ginekologi
18 Myles Texs Book For Midwifery V. Ruth Benet, linda K. Brown 0-443-04581-x 5 Rp 300000 1500000 Askeb I,II,III,IV
20 Ethics dan midwifery Lucy Frith 0-7506-3056-6 5 Rp. 500000 2500000 Atika profesi dan hukum
Kesehatan
22 Basicc Maternal dan Newborn Care : A Guide For Skilled Provi Barbara Kinzie, Particia Gomez 0-929817-82-6 5 Rp. 300000 1500000 Askeb Neonatus
29 Asuhan Keperawatan pada anak Suriadi, Rita yuliana 979-448-465-2 salemba medika 10 Rp. 62.500 625000 Askeb Neonatus
32 Perhitungan sampel dan besar sampel Sopiyudin M Dahlan 978-979-3027-90-6 10 Rp. 50000 500000 Statistik
33 Midwifery Pauline McCall Sellers 3 Rp. 500000 1500000 Askeb I,II,III,IV
34 Mayes Midwifery A Texs Book For Midwifery Betty R Sweet 0-702017574 3 Rp. 450000 1350000 Askeb I,II,III,IV
TERKAIT
ISBN NO JUDUL BUKU PENGARANG PENERBIT
PERKIRAAN BIAYA
PER UNIT
35 ILMU KEBIDANAN Hanifa Wiknjosastro 979-8150-01-5 Yayasan Bina Pustaka 5 Rp. 47.500,00 237500 Askeb I,II,III,IV
36 ILMU KANDUNGAN Hanifa Wiknjosastro 979-8150-03-1 Yayasan Bina Pustaka 5 Rp. 42.500,00 212500 Askeb I,II,III,IV
37 ILMU BEDAH KEBIDANAN Hanifa Wiknjosastro Yayasan Bina Pustaka 10 Rp. 30.000,00 300000 Obstetri
38 MATERNAL NEONATAL Hanifa Wiknjosastro 979-8150-05-8 Yayasan Bina Pustaka 10 Rp. 30.000,00 300000 Askeb I,II,III,IV
39 KEPERAWATAN MATERNITAS BOBACK 979-448-587-x EGC 3 Rp. 250.000,00 750000 Askeb V
40 ASUHAN PERSALINAN NORMAL 2008 POGI, IBI DEPKES DEPKES,JNPKKR 10 Rp. 30.000,00 300000 Askeb II
41 KAMUS ISTILAH KEBIDANAN SITI MAEMUNAH EGC 10 Rp. 15.000,00 150000 Anatomi fisiologi
42 KAMUS KEDOKTERAN DORLAN DYAH NUSWANTARI 979-448-410-5 EGC 10 Rp. 45.000,00 450000 Anatomi fisiologi
43 ILMU KESEHATAN ANAK 1-3 FKUI 979-496-036-5 UI 5 Rp. 85.000,00 425000 IKA
44 MEMAHAMI KESPRO WANITA Prof. Ida Bagus ARCAN 10 Rp. 22.500,00 225000 Kesehatan Reproduksi
45 SINOPSIS OBSTETRI 1,2 Prof. De Rusatam Mochtar 979-448-400-8 EGC 10 Rp. 50.000,00 500000 Obstetri
46 BUKU SAKU BIDAN HELEN VARNEY 979-448-554-3 EGC 10 Rp. 22.500,00 225000 Askeb II
47 KETRAMPILAN DASAR PRAKTEK KLINIK KEBIDANAMA'RIFATUL ULLIYAH 978-979-3027-55-5 10 Rp. 32.500,00 325000 KDPK
48 OBAT OBAT PENTING BESAR 10 Rp. 55.000,00 550000 Farmakologi
49 KAMUS INGGRIS INDONESIA HASAN SHADILY 979-686-452-5 GRAMEDIA 10 Rp. 35.000,00 350000 Bahasa Inggris
50 KAMUS INDONESIA INGGRIS HASAN SHADILY 979-408-756-7 GRAMEDIA 10 Rp. 35.000,00 350000 Bahasa Inggris
51 PELAYANAN KONTRASEPSI 10 Rp. 22.500,00 225000 Askeb KB
52 50 TAHUN IBI 10 Rp. 27.500,00 275000 Konsep Kebidanan
53 PETUNJUK KONSULTASI MIMS 10 Rp. 35.000,00 350000 Farmakologi
54 ASUHAN KEBIDANAN, PERSALINAN DAN KELAHIRAN EGC 10 Rp. 27.500,00 275000 Askeb II
55 TUMBUH KEMBANG ANAK 10 Rp. 37.500,00 375000 IKA
56 ASUHAN KEBIDANAN NIFAS 10 Rp. 30.000,00 300000 Askeb III
57 ILMU KEBIDANAN, PENYAKIT KANDUNGAN, KB DEPKES,JNPKKR 10 Rp. 25.000,00 250000 Askeb KB
58 ANATOMI FISIOLOGI BIDAN EGC 10 Rp. 22.500,00 225000 Anatomi fisiologi
59 FARMAKOLOGI KEBIDANAN 979-448-634-5 EGC 10 Rp. 27.500,00 275000 Farmakologi
60 DOKUMENTASI KEBIDANAN SALEMBA UI 10 Rp. 30.000,00 300000 Dokumnetasi kebidanan
61 OBSTETRI PATOLOGI UNPAD UNPAD 10 Rp. 22.500,00 225000 Obstetri
62 OBSTETRI FISIOLOGI UNPAD UNPAD BANDUNG 10 Rp. 22.500,00 225000 Obstetri
63 PIJAT BAYI + CD 10 Rp. 32.500,00 325000 Askeb Neonatus
64 OBSTETRI WILLIAM 5 Rp. 500.000,00 2500000 Askeb I,II,III,IV
65 ILMU KEBIDANAN VARNEY 5 Rp. 450.000,00 2250000 Askeb I,II,III,IV
66 Statistik untuk Kedokteran dan Kesehatan: , Sopiyudin M Dahlan 978-602-8570-15-2; 272 Salemba Medika, 10 Rp. 80.000,00 800000 Statistik
Deskriptif, Bivariat, dan Multivariat, Edisi 4 Jakarta, 2009
67 Besar Sampel dan Cara Pengambilan Sampel Sopiyudin M Dahlan 978-602-8570-36-7 Salemba Medika, 10 Rp 75.000,00 750000
dalam Penelitian Kedokteran dan Kesehatan
TOTAL 37604500
Spesifikasi Rinci untuk Peralatan Laboratorium non TIK Tahun 2014
Paket 1 * :
Metode pengadaan : Pengadaan langsung (PL)
Harga PerkiraanBiaya Laboratorium
Satuan (ribuan rupiah)* terkait
1 CPR TRAINING
simulasi, resusitasi, CPR 2 52.000.000 104000000 Kebidanan dan keperawatan
MANIKIN - GD/ CPR10500
2
Intermediate Ready-or-Not perawatan bayi, dengan respon yang 2 11.000.000 22000000 Kebidanan
Tot - White ( WA21377) bisa ditimbulkan seperti menangis
3 Cervix Examination
untuk vaginal toucher dgn pembukaan 2 16.000.000 32000000 Kebidanan
Simulator Set ( ESPZKK488C)
2 cm,5,cm,7cm,9 cm dan eff 50%, eff100%
4 Fetal Doppler BF-
untuk mendengar denyut jantung bayi 6 1.000.000 6000000 Kebidanan(mekanisme persalinan)
500B - BestMan
5
IV training leg praktek Inj.intravena, trans darah 4 7.000.000 28000000 Keperawatan/Dasar
6
Model Episiotomi untuk praktek tindakan episiotomi dan heacting 4 1.500.000 6000000 Kebidanan
198000000
*termasuk PPn,PPH dan fee CV
Paket 2* :
Metode Pengadaan :
Harga PerkiraanBiaya Laboratorium
Satuan (ribuan rupiah) terkait
1. ...
2. ...
n . ...
Total
Keterangan:
* Jika jenis peralalatannya berbeda (misalnya peralatan laboratorium Biologi dengan Teknik arsitektur)

NO
Nama Peralatan Laboratorium non-
TIK
Spesifikasi Teknis Jumlah
Nama Peralatan Laboratorium non-
TIK
Spesifikasi Teknis Jumlah
Total
Spesifikasi Rinci untuk Peralatan TIK dan Pendidikan Tahun 2014
Paket3 : Paket peralatan TIK dan atau pembelajaran yang sejenis
Metode Pengadaan : Pengadaan Langsung (PL)
Harga PerkiraanBiaya Peruntukan
Satuan (ribuan rp) (ribuan rupiah)*
1
Komputer
Acer 23 Inch GR235H 3D Ready I
15 unit
6.300.000
94500000
Laboratorium
nclude Kacamata 3D Size 23 inch dan pembelajaran
Buffalo 4 TB Duo USB 3.0 Raid Drive
15 unit
5900000
88500000
Laboratorium
Station HD-WL4TU3R1 dan pembelajaran
2
Mesin fax dan telepon
langsung dari telkom sekaligus jaringan
1 pkt 9500000 9500000
Layanan administrasi
akademik
Total 192500000
* termasuk PPN,PPH dan fee
Spesifikasi Rinci untuk Peralatan Pendukung Tahun 2014
Paket4 : paket peralatan pendukung yang sejenis
Metode Pengadaan : Pengadaan Langsung (PL)
Harga PerkiraanBiaya Peruntukan
Satuan (ribuan
rupiah)
(ribuan rupiah)*
Genset 15 kg
Genset 15kva genset hardgear
1 52000000 52000000 Pendukung
pembelajaran
Kapasitas : 15kva/ 12kw
3pha/ 220V-380V/ 50Hz. Elektric starter
Total 52000000
NO Nama Peralatan Spesifikasi Teknis Jumlah
Nama Peralatan Spesifikasi Teknis Jumlah
Spesifikasi Rinci untuk Aplikasi Software Tahun 2014
Paket 1* :
Metode Pengadaan : PL
Peruntukan Harga PerkiraanBiaya
(Manajemen/Pendidikan) Satuan(ribuan rupiah) (ribuan rupiah)
Web site Akbid Manajemen portal 1 50000000
Q-TAFI Manajemen software 1 15000000
Total 65000000
Paket 2* :
Metode Pengadaan :
Peruntukan Harga PerkiraanBiaya
(Manajemen/Pendidikan) Satuan(ribuan rupiah) (ribuan rupiah)
1. ...
2. ...
n . ...
Total
Keterangan
* Jika jenis aplikasi software tidak serumpun
Jenis Aplikasi Software Spesifikasi Teknis Jumlah
Jenis Aplikasi Software Spesifikasi Teknis Jumlah
Spesifikasi Rinci pengadaan furniture
Metode Pengadaan : Pengadaan langsung (PL)
Peruntukan Harga PerkiraanBiaya
(Kelas/laboratorium/perpustaka
an/ruang layanan administrasi
akademik)
Satuan (ribuan rupiah)
Partisi ruangan ruang dosen dan workstation 1 pkt 60000000
ruangan auditorium
Total 60000000
Jenis Furniture Spesifikasi Teknis Jumlah
wc
Perlengkapan
wc
Genset
R.Fotocopy
wc
wc
Gudang
DENAH KANTOR DAN KAMPUS AKBID INDRAGIRI
RuangTK.IA
danLab.Kebidanan,
Pos
Kantin
Ruang
BEM
Pustaka
Gudang
Ruang
Dosen
Ruang
TataUsaha
RuangTK.III
Keperawatan
R. Progsus
Rumah Dinas
R.Bendahara
R. DIREKTUR R. PUDIR
wc Dapur
TERAS
RENCANA PEMBANGUNAN
T
e
m
p
a
t
P
a
r
k
i
r
J
l
.
H
.

S
y
a
h
r
i
e
f
R. Labor
Ruang TK. II B
Ruang TK. II A
Ruang TK. I B
R. Labor
Mikro Biologi
TERAS
Lapangan Futsal
J
l
.
H
.

S
k.mandi wc
k.mandi wc
k.mandi wc
wc wc
Tower Tenis meja
Bak
air
K.mandi /
WC
K.mandi /
WC
Dapur
Rumah Ibu Asrama
dan Asrama
Asrama
Gudang
k. mandi
k. mandi k. mandi
Asrama
Asrama Asrama
Pendopo
Asrama Asrama
Asrama
Lap. Badminton
K.mandi /
WC
K.mandi /
WC
K.mandi /
WC
K.mandi /
WC
DENAH ASRAMA AKADEMI KEBIDANAN INDRAGIRI
Pos
Asrama
Asrama
Asrama
dan Asrama
Garasi mobil
Lap. Volly Ball
Jl. D.I. Penjaitan
DENAH ASRAMA AKADEMI KEBIDANAN INDRAGIRI
RENGAT - RIAU
KEGIATAN :PENAMBAHANRUANGKELASAKADEMIKEBIDANANINDRAGIRIRENGAT
DARIPHPPTSPMPBT.A2014
PEKERJAAN : PENAMBAHAN RUANGAN DOSEN DAN AUDITORIUM (2 RUANG)
LOKASI : KECAMATAN RENGAT-SEBERANG
HARGA SATUAN JUMLAH HARGA
(Rp.) (Rp.)
1 3 4 5 6
I PEKERJAAN PERSIAPAN
1 Pek. Pas. Bouwplank / pengukuran 61,00 M' 30.000,00 1.830.000,00
2 Pek. Pas. Papan nama proyek 1,00 Ls 500.000,00 500.000,00
Sub Jumlah 2.330.000,00
II PEKERJAAN TANAH DAN PONDASI
1 Pek. Galian tanah pondasi 24,26 M3 31.000,00 752.060,00
2 Pek. Urugan pasir bawah pondasi 0,23 M3 98.700,00 22.701,00
3 Pek. Pas. Cerocok kayu dia. 10-12 cm 281,00 Btg 38.250,00 10.748.250,00
4 Pek. Cor lantai kerja 1:3:5 0,23 M3 590,00 135,70
5 Pek. Cor pondasi beton 1:3:5 7,71 M3 850.500,00 6.557.355,00
6 Pek. Urugan kembali bekas galian 12,97 M3 12.930,00 167.702,10
Sub Jumlah 18.248.203,80
III PEKERJAAN STRUKTUR
1 Pek. Pondasi tapak 70 x 70 cm beton bertulang 1:2:3 0,86 M3 3.932.650,00 3.382.079,00
2 Pek. Pondasi tapak 60 x 60 cm beton bertulang 1:2:3 0,21 M3 2.795.450,00 587.044,50
3 Pek. Balok sloof 15/20 beton bertulang 1:2:3 1,52 M3 2.467.605,00 3.750.759,60
4 Pek. Cor kolom 15/20 beton bertulang 1:2:3 1,07 M3 3.084.665,00 3.300.591,55
5 Pek. Cor kolom praktis 11/11 beton bertulang 1:2:3 0,13 M3 4.590.000,00 596.700,00
6 Pek. Cor ring balok 11/15 beton bertulang 1:2:3 0,84 M3 4.700.000,00 3.948.000,00
Sub Jumlah 15.565.174,65
RENCANA ANGGARAN BIAYA
2
NO URAIAN PEKERJAAN VOLUME SATUAN
IV PEKERJAAN DINDING DAN PLESTERAN
1 Pek. Pas. Dinding 1/2 bata camp. 1 : 4 137,28 M2 98.095,00 13.466.481,60
2 Pek. Plesteran dinding bata 1 : 4 274,56 M2 29.595,00 8.125.603,20
3 Pek. Plesteran beton 1 : 3 17,06 M2 40.770,00 695.536,20
Sub Jumlah 22.287.621,00
V PEKERJAAN KUDA-KUDA DAN PENUTUP ATAP
1 Pek. Pas. Kuda-kuda kayu kelas II 3,63 M3 3.670.700,00 13.324.641,00
2 Pek. Pas. Gording/nok kayu kelas II 2,24 M3 3.354.000,00 7.512.960,00
3 Pek. Pas. Skor angin kayu kelas II 0,19 M3 3.254.000,00 618.260,00
4 Pek. Pas. Baut dan mor 40,00 Bh 15.500,00 620.000,00
5 Pek. Pas. Plat strip 10,00 Psg 25.800,00 258.000,00
6 Pek. Residu kuda-kuda dan gording 295,40 M2 15.420,00 4.555.068,00
7 Pek. Pas. Atap seng BJLS 20K 199,16 M2 53.320,00 10.619.211,20
8 Pek. Pas. Listplank papan 2x2.5/25 65,59 M' 59.890,00 3.928.185,10
9 Pek. Pas. Perabung dan jurai atap 26,81 M' 29.110,00 780.439,10
10 Pek. Pas. Bola-bola atap 10,59 M' 87.475,00 926.360,25
11 Pek. Pas. Papan singap Biasa papan 2/10 2,00 Unit 500.000,00 1.000.000,00
Sub Jumlah 44.143.124,65
VI PEKERJAAN PINTU DAN JENDELA
1 Pek. Pas. Kozen pintu dan jendela kayu kelas I 0,82 M3 4.541.000,00 3.723.620,00
2 Pek. Pas. Angkur kozen 1,00 Ls 300.000,00 300.000,00
3 Pek. Menie kozen 12,22 M2 17.425,00 212.933,50
4 Pek. Pas. Pintu panel kayu kelas II 3,36 M2 299.950,00 1.007.832,00
5 Pek. Pas. Jendela kaca 5 mm kayu kelas II 16,70 M2 332.565,00 5.553.835,50
6 Pek. Pas. Kayu jalusi kayu kelas II 10,98 M2 332.565,00 3.651.563,70
SubJumlah 14.449.784,70
VII PEKERJAAN PLAFOND
1 Pek. Pas. Rangka plafond kayu kelas II 108,43 M2 68.550,00 7.432.876,50
2 Pek. Pas. Plafond plywood 108,43 M2 35.600,00 3.860.108,00
3 Pek. Pas. Rangka piri-piri kayu kelas II 51,39 M2 66.550,00 3.420.004,50
4 Pek. Pas. Plafond piri-piri papan kelas II 51,39 M2 100.030,00 5.140.541,70
5 Pek. Pas. List plafond 59,04 M' 11.200,00 661.248,00
Sub Jumlah 20.514.778,70
1 3 4 5 6
VIII PEKERJAAN LANTAI
1 Pek. Urugan tanah bawah lantai + dipadatkan 38,29 M3 64.550,00 2.471.619,50
2 Pek. Urugan pasir bawah lantai 6,57 M3 98.700,00 648.459,00
3 Pek. Cor lantai kerja Camp. 1 : 3 : 5 6,62 M3 580.270,00 3.841.387,40
4 Pek. Plesteran lantai 1 : 4 132,43 M2 35.500,00 4.701.265,00
Sub Jumlah 11.662.730,90
IX PEKERJAAN ALAT PENGGANTUNG
1 Pek. Pas. Kunci tanam 2 x slaag 2,00 Bh 121.550,00 243.100,00
2 Pek. Pas. Engsel pintu 4" 6,00 Bh 22.850,00 137.100,00
3 Pek. Pas. Grendel pintu 4" 4,00 Bh 24.235,00 96.940,00
4 Pek. Pas. Engsel jendela 3" 60,00 Bh 18.735,00 1.124.100,00
5 Pek. Pas. Grendel jendela 3" 60,00 Bh 25.750,00 1.545.000,00
6 Pek. Pas. Hak angin jendela 60,00 Bh 27.850,00 1.671.000,00
7 Pek. Pas. Tangan-tangan jendela 30,00 Bh 15.270,00 458.100,00
Sub Jumlah 5.275.340,00
X PEKERJAAN PENGECATAN
1 Pek. Cat air dinding dan kolom 291,62 M2 13.645,00 3.979.154,90
2
1 Pek. Cat air dinding dan kolom 291,62 M2 13.645,00 3.979.154,90
2 Pek. Cat air plafond plywood 108,43 M2 12.645,00 1.371.097,35
3 Pek. Cat minya kozen kayu, pintu dan jendela 35,26 M2 30.130,00 1.062.383,80
4 Pek. Cat minyak pintu panil 6,72 M2 32.150,00 216.048,00
5 Pek. Cat minyak listplank papan 19,68 M2 35.130,00 691.358,40
6 Pek. Cat minyak jalusi papan 41,20 M2 28.130,00 1.158.956,00
7 Pek. Cat minyak ram jendela 12,88 M2 28.130,00 362.314,40
8 Pek. Cat minyak list profil kayu 2,95 M2 28.130,00 82.983,50
9 Pek. Cat minyak piri-piri papan kelas II 51,39 M2 32.130,00 1.651.160,70
Sub Jumlah 10.575.457,05
XI PEKERJAAN LUAR BANGUNAN
1 Pek. Tembok penahan tanah 57,00 M' 78.155,00 4.454.835,00
2 Pek. Urugan tanah dibawah rabat 3,63 M3 10.930,00 39.675,90
3 Pembersihan akhir 1,00 Ls 400.000,00 400.000,00
Sub Jumlah 4.894.510,90
169.946.726,35
Rengat, 08 Nopember 2013
Penawar
CV. WIJAYA KUSUMA
FAISAL RISA, ST
Direktur
Jumlah
1,077
0,294
0,443
0,013
6,324
0,000
0,099
1,990
0,345
2,207
1,942
0,351
2,323
7,924
4,781
0,409
7,840
4,421
0,459
0,545
0,588
2,191
0,177
0,125
3,268
2,149
4,374
2,271
2,012
3,025
0,389
1,454
0,382
2,260
2,766
0,143
0,983
0,270
2,341 2,341
0,807
0,682
0,213
0,049
0,972
2,621
80,302
KEGIATAN : PENAMBAHAN RUANG KELAS AKADEMI KEBIDANAN INDRAGIRI RENGAT
PEKERJAAN : PENAMBAHAN RUANGAN DOSEN DAN AUDITORIUM (2 RUANG)
LOKASI : KECAMATAN RENGAT-SEBERANG
NO.
1 1 M' Pengukuran dan pemasangan bowplank
Bahan 0,0040
M
3
Kayu 5/7 / kayu klas III Rp. 1.550.000,00 Rp. 6.200,00
0,0200 Kg Paku biasa 2" - 5" Rp. 19.000,00 Rp. 380,00
0,0050
M
3
Kayu papan 3/20 / klas III Rp. 1.550.000,00 Rp. 7.750,00
Tenaga 0,1000 Oh Pekerja Rp. 50.000,00 Rp. 5.000,00
0,1000 Oh Tukang kayu Rp. 60.000,00 Rp. 6.000,00
0,0100 Oh Kepala tukang Rp. 70.000,00 Rp. 700,00
0,0050 Oh Mandor Rp. 70.000,00 Rp. 350,00
Rp. 14.330,00 Rp. 12.050,00 Rp. 26.380,00
Dibulatkan Rp. 26.380,00
2 1 M2 Pembersihan lokasi
Tenaga 0,1000 Oh Pekerja Rp. 50.000,00 Rp. 5.000,00
0,0500 Oh Mandor Rp. 70.000,00 Rp. 3.500,00
Rp. Rp. 8.500,00 Rp. 8.500,00
Dibulatkan Rp. 8.500,00
3
1 M
3
Galian tanah biasa sedalam 1 meter
Tenaga 0,4000 Oh Pekerja Rp. 50.000,00 Rp. 20.000,00
0,0400 Oh Mandor Rp. 70.000,00 Rp. 2.800,00
Rp. Rp. 22.800,00 Rp. 22.800,00
Dibulatkan Rp. 22.800,00
4 1 M
3
Urugan tanah kembali
Tenaga 0,1920 Oh Pekerja Rp. 50.000,00 Rp. 9.600,00
0,0190 Oh Mandor Rp. 70.000,00 Rp. 1.330,00
Rp. - Rp. 10.930,00 Rp. 10.930,00
Dibulatkan Rp. 10.930,00
5 1 M
3
Urugan tanah
Bahan 1,3000
M
3
Tanah timbunan Rp. 34.500,00 Rp. 44.850,00
Tenaga 0,3000 Oh Pekerja Rp. 50.000,00 Rp. 15.000,00
0,0100 Oh Mandor Rp. 70.000,00 Rp. 700,00
Rp. 44.850,00 Rp. 15.700,00 Rp. 60.550,00
Dibulatkan Rp. 60.550,00
6 1 M
3
Urugan pasir
Bahan 1,2000
M
3
Pasir urug Rp. 65.000,00 Rp. 78.000,00
Tenaga 0,3000 Oh Pekerja Rp. 50.000,00 Rp. 15.000,00
0,0100 Oh Mandor Rp. 70.000,00 Rp. 700,00
Rp. 78.000,00 Rp. 15.700,00 Rp. 93.700,00
Dibulatkan Rp. 93.700,00
7
1 M
3
Membuat beton tumbuk, 1 Pc : 3 Ps : 5 Kr
Bahan 218,0000 Kg Semen portland Rp. 1.290,00 Rp. 281.220,00
0,5000
M
3
Pasir beton Rp. 70.000,00 Rp. 35.000,00
0,8700
M
3
Kerikil Rp. 160.000,00 Rp. 139.200,00
Tenaga 1,6500 Oh Pekerja Rp. 50.000,00 Rp. 82.500,00
0,2500 Oh Tukang batu Rp. 60.000,00 Rp. 15.000,00
0,0250 Oh Kepala tukang Rp. 70.000,00 Rp. 1.750,00
0,0800 Oh Mandor Rp. 70.000,00 Rp. 5.600,00
Rp. 455.420,00 Rp. 104.850,00 Rp. 560.270,00
Dibulatkan Rp. 560.270,00
8 1 M
3
Membuat beton tumbuk, 1 Pc : 3 Ps : 5 Kr, + bekisting
Bahan 218,0000 Kg Semen portland Rp. 1.290,00 Rp. 281.220,00
0,5000
M
3
Pasir beton Rp. 70.000,00 Rp. 35.000,00
0,8700
M
3
Kerikil Rp. 160.000,00 Rp. 139.200,00
0,1300
M
3
Kayu kelas II Rp. 1.950.000,00 Rp. 253.500,00
1,0000 Kg Paku Rp. 19.000,00 Rp. 19.000,00
Tenaga 1,6500 Oh Pekerja Rp. 50.000,00 Rp. 82.500,00
0,2500 Oh Tukang batu Rp. 60.000,00 Rp. 15.000,00
0,0250 Oh Kepala tukang Rp. 70.000,00 Rp. 1.750,00
0,0800 Oh Mandor Rp. 70.000,00 Rp. 5.600,00
Rp. 727.920,00 Rp. 104.850,00 Rp. 832.770,00
Dibulatkan Rp. 832.770,00
ANALISA HARGA SATUAN PEKERJAAN
TENAGA TOTAL BAHAN U R A I A N HARGA SATUAN
9 1 M2 Cor beton 1:3:5 diplester
0,0520 M3 Corbeton1:3:5 Rp. 560.270,00 Rp. 29.134,04
1,0000 M2 Plesteran1:4 Rp. 27.595,00 Rp. 27.595,00
Rp. - Rp. 56.729,04 Rp. 56.729,04
Dibulatkan Rp. 56.725,00
10 1 Batang Cerocok kayu Diameter 10-12 cm
Bahan 1,0000 Btg kayucerocokkayudia.10-12 Rp. 9.000,00 Rp. 9.000,00
Tenaga 0,1000 Oh Pekerja Rp. 50.000,00 Rp. 5.000,00
0,2500 Oh Tukangkayu Rp. 60.000,00 Rp. 15.000,00
0,0250 Oh Kepala tukang Rp. 70.000,00 Rp. 1.750,00
0,0500 Oh Mandor Rp. 70.000,00 Rp. 3.500,00
Rp. 9.000,00 Rp. 25.250,00 Rp. 34.250,00
Dibulatkan Rp. 34.250,00
11
1 M
3
Membuat cor beton, 1 Pc : 2 Ps : 3 Kr
Bahan 336,0000 Kg Semen portland Rp. 1.290,00 Rp. 433.440,00
0,5400
M
3
Pasir beton Rp. 70.000,00 Rp. 37.800,00
0,8100
M
3
Koral beton Rp. 160.000,00 Rp. 129.600,00
Tenaga 2,0000 Oh Pekerja Rp. 50.000,00 Rp. 100.000,00
0,3500 Oh Tukang batu Rp. 60.000,00 Rp. 21.000,00
0,0350 Oh Kepala tukang Rp. 70.000,00 Rp. 2.450,00
1,0000 Oh Mandor Rp. 70.000,00 Rp. 70.000,00
Rp. 167.400,00 Rp. 193.450,00 Rp. 360.850,00
Dibulatkan Rp. 360.850,00
12 1 Kg Pembesian dengan besi polos atau besi ulir
Bahan 1,0500 Kg Besi beton (polos/ulir) Rp. 10.500,00 Rp. 11.025,00
0,0150 Kg Kawat beton Rp. 20.000,00 Rp. 300,00
Tenaga 0,0070 Oh Pekerja Rp. 50.000,00 Rp. 350,00
0,0070 Oh Tukang besi Rp. 60.000,00 Rp. 420,00
0,0070 Oh Kepala tukang Rp. 70.000,00 Rp. 490,00
0,0030 Oh Mandor Rp. 70.000,00 Rp. 210,00
Rp. 11.325,00 Rp. 1.470,00 Rp. 12.795,00
Dibulatkan Rp. 12.795,00
13
1 M3

Pasang bekisting untuk pondasi
Bahan 0,0200
M
3
Kayu terentang/ kayu klas III Rp. 1.550.000,00 Rp. 31.000,00
0,3000 Kg Paku biasa 2" - 5" Rp. 19.000,00 Rp. 5.700,00
0,1000 Ltr Minyak bekisting Rp. 8.000,00 Rp. 800,00
Tenaga 0,3000 Oh Pekerja Rp. 50.000,00 Rp. 15.000,00
0,2600 Oh Tukang kayu Rp. 60.000,00 Rp. 15.600,00
0,0260 Oh Kepala tukang Rp. 70.000,00 Rp. 1.820,00
0,0050 Oh Mandor Rp. 70.000,00 Rp. 350,00
Rp. 37.500,00 Rp. 32.770,00 Rp. 70.270,00
Dibulatkan Rp. 70.270,00
14
1 M3

Pasang bekisting untuk sloof
Bahan 0,0200
M
3
Kayu terentang/ kayu klas III Rp. 1.550.000,00 Rp. 31.000,00
0,3000 Kg Paku biasa 2" - 5" Rp. 19.000,00 Rp. 5.700,00
0,1000 Ltr Minyak bekisting Rp. 8.000,00 Rp. 800,00
Tenaga 0,3000 Oh Pekerja Rp. 50.000,00 Rp. 15.000,00
0,2600 Oh Tukang kayu Rp. 60.000,00 Rp. 15.600,00
0,0260 Oh Kepala tukang Rp. 70.000,00 Rp. 1.820,00
0,0050 Oh Mandor Rp. 70.000,00 Rp. 350,00
Rp. 37.500,00 Rp. 32.770,00 Rp. 70.270,00
Dibulatkan Rp. 70.270,00
15
1 M3

Pasang bekisting untuk kolom
Bahan 0,0200
M
3
Kayu terentang/ kayu klas III Rp. 1.550.000,00 Rp. 31.000,00
0,4000 Kg Paku biasa 2" - 5" Rp. 19.000,00 Rp. 7.600,00
0,2000 Ltr Minyak bekisting Rp. 8.000,00 Rp. 1.600,00
0,0150
M
3
Balok kayu meranti/ kayu klasII Rp. 1.950.000,00 Rp. 29.250,00
0,3500 Lbr Plywood tebal 9 mm Rp. 115.000,00 Rp. 40.250,00
2,0000 Btg Dolken kayu galam 8 - 10/4 mRp. 6.000,00 Rp. 12.000,00
Tenaga 0,3000 Oh Pekerja Rp. 50.000,00 Rp. 15.000,00
0,3300 Oh Tukang kayu Rp. 60.000,00 Rp. 19.800,00
0,0330 Oh Kepala tukang Rp. 70.000,00 Rp. 2.310,00
0,0060 Oh Mandor Rp. 70.000,00 Rp. 420,00
Rp. 121.700,00 Rp. 37.530,00 Rp. 159.230,00
Dibulatkan Rp. 159.230,00
16
1 M3

Pasang bekisting untuk balok
Bahan 0,0200
M
3
Kayu terentang/ kayu klas III Rp. 1.550.000,00 Rp. 31.000,00
0,4000 Kg Paku biasa 2" - 5" Rp. 19.000,00 Rp. 7.600,00
0,2000 Ltr Minyak bekisting Rp. 8.000,00 Rp. 1.600,00
0,0180
M
3
Balok kayu meranti/ kayu klasII Rp. 1.950.000,00 Rp. 35.100,00
0,3500 Lbr Plywood tebal 9 mm Rp. 115.000,00 Rp. 40.250,00
2,0000 Btg Dolken kayu galam 8 - 10/4 mRp. 6.000,00 Rp. 12.000,00
Tenaga 0,3200 Oh Pekerja Rp. 50.000,00 Rp. 16.000,00
0,3300 Oh Tukang kayu Rp. 60.000,00 Rp. 19.800,00
0,0330 Oh Kepala tukang Rp. 70.000,00 Rp. 2.310,00
0,0060 Oh Mandor Rp. 70.000,00 Rp. 420,00
Rp. 127.550,00 Rp. 38.530,00 Rp. 166.080,00
Dibulatkan Rp. 166.080,00
17
1 M3

Pasang bekisting untuk lantai
Bahan 0,0200
M
3
Kayu terentang/ kayu klas III Rp. 1.550.000,00 Rp. 31.000,00
0,4000 Kg Paku biasa 2" - 5" Rp. 19.000,00 Rp. 7.600,00
0,2000 Ltr Minyak bekisting Rp. 8.000,00 Rp. 1.600,00
0,0150
M
3
Balok kayu/ kayu klasII Rp. 1.950.000,00 Rp. 29.250,00
0,3500 Lbr Plywood tebal 9 mm Rp. 115.000,00 Rp. 40.250,00
6,0000 Btg Dolken kayu galam 8 - 10/4 mRp. 6.000,00 Rp. 36.000,00
Tenaga 0,3200 Oh Pekerja Rp. 50.000,00 Rp. 16.000,00
0,3300 Oh Tukang kayu Rp. 60.000,00 Rp. 19.800,00
0,0330 Oh Kepala tukang Rp. 70.000,00 Rp. 2.310,00
0,0060 Oh Mandor Rp. 70.000,00 Rp. 420,00
Rp. 145.700,00 Rp. 38.530,00 Rp. 184.230,00
Dibulatkan Rp. 184.230,00
18 Pondasi tapak 70 x 70 cm (263,50 Kg)
1,0000
M
3
Beton cor 1 : 2 : 3 Rp. 360.850,00 Rp. 360.850,00
263,5000 Kg Besi Beton Rp. 12.795,00 Rp. 3.371.482,50
1,4280
M
2
Bekisting Rp. 70.270,00 Rp. 100.345,56
3.832.678,06 Rp. 3.832.678,06
Dibulatkan Rp. 3.832.675,00
19 Pondasi tapak 60 x 60 cm (157,68 Kg)
1,0000
M
3
Beton cor 1 : 2 : 3 Rp. 360.850,00 Rp. 360.850,00
157,6800 Kg Besi beton Rp. 12.795,00 Rp. 2.017.515,60
1,6660
M
2
Bekisting Rp. 70.270,00 Rp. 117.069,82
2.495.435,42 Rp. 2.495.435,42
Dibulatkan Rp. 2.495.435,00
20 Kolom Pondasi 18/20 (183,90 Kg)
1,0000
M
3
Beton cor 1 : 2 : 3 Rp. 360.850,00 Rp. 360.850,00
183,9000 Kg Besi beton Rp. 12.795,00 Rp. 2.353.000,50
5,2770
M
2
Bekisting Rp. 70.270,00 Rp. 370.814,79
3.084.665,29 Rp. 3.084.665,29
Dibulatkan Rp. 3.084.665,00
21 Balok Sloof 15/25 cm 1:2:3 (146,35 Kg)
1,0000
M
3
Beton cor 1 : 2 : 3 Rp. 360.850,00 Rp. 360.850,00
146,3500 Kg Besi beton Rp. 12.795,00 Rp. 1.872.548,25
3,3330
M
2
Bekisting Rp. 70.270,00 Rp. 234.209,91
2.467.608,16 Rp. 2.467.608,16
Dibulatkan Rp. 2.467.605,00
22 Kolom 18/20 cm 1:2:3 (183,90 Kg)
1,0000
M
3
Beton cor 1 : 2 : 3 Rp. 360.850,00 Rp. 360.850,00
183,9000 Kg Besi beton Rp. 12.795,00 Rp. 2.353.000,50
5,2770
M
2
Bekisting Rp. 159.230,00 Rp. 840.256,71
Rp. 3.554.107,21 Rp. 3.554.107,21
Dibulatkan Rp. 3.554.105,00
23 Kolom praktis 11/11 1:2:3 (260,10 Kg)
1,0000
M
3
Beton cor 1 : 2 : 3 Rp. 360.850,00 Rp. 360.850,00
260,1000 Kg Besi beton Rp. 12.795,00 Rp. 3.327.979,50
2,2700
M
2
Bekisting Rp. 159.230,00 Rp. 361.452,10
4.050.281,60 Rp. 4.050.281,60
Dibulatkan Rp. 4.050.280,00
24 Reng balok 11/15 cm 1:2:3 (280,70 Kg)
1,0000
M
3
Beton cor 1 : 2 : 3 Rp. 360.850,00 Rp. 360.850,00
280,7000 Kg Besi beton Rp. 12.795,00 Rp. 3.591.556,50
3,6350
M
2
Bekisting Rp. 166.080,00 Rp. 603.700,80
4.556.107,30 Rp. 4.556.107,30
Dibulatkan Rp. 4.556.105,00
25
1 M
2
Pasangan bata merah tebal 1 bata, 1 Pc : 4 Ps
Bahan 140,0000 Bh Batabata Rp. 750,00 Rp. 105.000,00
26,5500 Kg Semen portland Rp. 1.290,00 Rp. 34.249,50
0,0930
M
3
Pasir pasang Rp. 70.000,00 Rp. 6.510,00
Tenaga 0,6500 Oh Pekerja Rp. 50.000,00 Rp. 32.500,00
0,2000 Oh Tukang batu Rp. 60.000,00 Rp. 12.000,00
0,0200 Oh Kepala tukang Rp. 70.000,00 Rp. 1.400,00
0,0300 Oh Mandor Rp. 70.000,00 Rp. 2.100,00
Rp. 145.759,50 Rp. 48.000,00 Rp. 193.759,50
Dibulatkan Rp. 193.755,00
26
1 M
2
Pasangan bata merah tebal 1/2 bata, 1 Pc : 4 Ps
Bahan 70,0000 Bh Bata bata Rp. 750,00 Rp. 52.500,00
11,5000 Kg Semen portland Rp. 1.290,00 Rp. 14.835,00
0,0430
M
3
Pasir pasang Rp. 70.000,00 Rp. 3.010,00
Tenaga 0,3200 Oh Pekerja Rp. 50.000,00 Rp. 16.000,00
0,1000 Oh Tukang batu Rp. 60.000,00 Rp. 6.000,00
0,0100 Oh Kepala tukang Rp. 70.000,00 Rp. 700,00
0,0150 Oh Mandor Rp. 70.000,00 Rp. 1.050,00
Rp. 70.345,00 Rp. 23.750,00 Rp. 94.095,00
Dibulatkan Rp. 94.095,00
27
1 M
2
Plesteran beton 1 Pc : 3 Ps, tebal 15 mm
Bahan 7,0700 Kg Semen portland Rp. 1.290,00 Rp. 9.120,30
0,0210
M
3
Pasir pasang Rp. 70.000,00 Rp. 1.470,00
Tenaga 0,2600 Oh Pekerja Rp. 50.000,00 Rp. 13.000,00
0,0130 Oh Tukang batu Rp. 60.000,00 Rp. 780,00
0,2000 Oh Kepala tukang Rp. 70.000,00 Rp. 14.000,00
0,0200 Oh Mandor Rp. 70.000,00 Rp. 1.400,00
Rp. 10.590,30 Rp. 29.180,00 Rp. 39.770,30
Dibulatkan Rp. 39.770,00
28
1 M
2
Plesteran 1 Pc : 4 Ps, tebal 15 mm
Bahan 5,2000 Kg Semen portland Rp. 1.290,00 Rp. 6.708,00
0,0020
M
3
Pasir pasang Rp. 70.000,00 Rp. 140,00
Tenaga 0,2000 Oh Pekerja Rp. 50.000,00 Rp. 10.000,00
0,1500 Oh Tukang batu Rp. 60.000,00 Rp. 9.000,00
0,0150 Oh Kepala tukang Rp. 70.000,00 Rp. 1.050,00
0,0100 Oh Mandor Rp. 70.000,00 Rp. 700,00
Rp. 6.848,00 Rp. 20.750,00 Rp. 27.598,00
Dibulatkan Rp. 27.595,00
29 1 M
3
Pasang kusen pintu dan jendela kayu klas I
Bahan 1,2000
M
3
kayu klas I, balok Rp. 2.500.000,00 Rp. 3.000.000,00
Tenaga 6,0000 Oh Pekerja Rp. 50.000,00 Rp. 300.000,00
18,0000 Oh Tukang kayu Rp. 60.000,00 Rp. 1.080.000,00
2,0000 Oh Kepala tukang Rp. 70.000,00 Rp. 140.000,00
0,3000 Oh Mandor Rp. 70.000,00 Rp. 21.000,00
Rp. 3.000.000,00 Rp. 1.541.000,00 Rp. 4.541.000,00
Dibulatkan Rp. 4.541.000,00
30 1 M2 Pasng pintu panil kayu
Bahan 0,0400
M
3
Kayu klas II, papan Rp. 1.950.000,00 Rp. 78.000,00
0,0500 Kg Paku biasa 2' - 5" Rp. 19.000,00 Rp. 950,00
Tenaga 1,0000 Oh Pekerja Rp. 50.000,00 Rp. 50.000,00
2,5000 Oh Tukang kayu Rp. 60.000,00 Rp. 150.000,00
0,2500 Oh Kepala tukang Rp. 70.000,00 Rp. 17.500,00
0,0500 Oh Mandor Rp. 70.000,00 Rp. 3.500,00
Rp. 78.950,00 Rp. 221.000,00 Rp. 299.950,00
Dibulatkan Rp. 299.950,00
31
1 M
2
Pasang jelusi mati kusen kayu klas II
Bahan 0,0600 M3 Kayu klas II, papan Rp. 1.950.000,00 Rp. 117.000,00
0,1500 Kg Paku biasa 2"-5" Rp. 19.000,00 Rp. 2.850,00
Tenaga 0,5000 Oh Pekerja Rp. 50.000,00 Rp. 25.000,00
2,0000 Oh Tukang kayu Rp. 60.000,00 Rp. 120.000,00
0,2000 Oh Kepala tukang Rp. 70.000,00 Rp. 14.000,00
0,0250 Oh Mandor Rp. 70.000,00 Rp. 1.750,00
Rp. 119.850,00 Rp. 160.750,00 Rp. 280.600,00
Dibulatkan Rp. 280.600,00
32 1 M
3
Pasang kostruksi kuda-kuda / rangka atap kayu klas II
Bahan 1,1000
M
3
kayuklasII,balok Rp. 1.950.000,00 Rp. 2.145.000,00
15,0000 Kg Besi strip Rp. 19.500,00 Rp. 292.500,00
0,8000 Kg Paku biasa 2" - 5" Rp. 19.000,00 Rp. 15.200,00
Tenaga 4,0000 Oh Pekerja Rp. 50.000,00 Rp. 200.000,00
12,0000 Oh Tukang kayu Rp. 60.000,00 Rp. 720.000,00
1,2000 Oh Kepala tukang Rp. 70.000,00 Rp. 84.000,00
0,2000 Oh Mandor Rp. 70.000,00 Rp. 14.000,00
Rp. 2.452.700,00 Rp. 1.018.000,00 Rp. 3.470.700,00
Dibulatkan Rp. 3.470.700,00
33 1 M
3
Mengerjakan kayu gording/ skor kayu kelas II
Bahan 1,1000
M
3
kayu klas II, balok Rp. 1.950.000,00 Rp. 2.145.000,00
15,0000 Kg Besi strip Rp. 19.500,00 Rp. 292.500,00
0,3000 Kg Paku biasa 2" - 5" Rp. 19.000,00 Rp. 5.700,00
Tenaga 2,4000 Oh Pekerja Rp. 50.000,00 Rp. 120.000,00
7,2000 Oh Tukang kayu Rp. 60.000,00 Rp. 432.000,00
0,7200 Oh Kepala tukang Rp. 70.000,00 Rp. 50.400,00
0,1200 Oh Mandor Rp. 70.000,00 Rp. 8.400,00
Rp. 2.443.200,00 Rp. 610.800,00 Rp. 3.054.000,00
Dibulatkan Rp. 3.054.000,00
34 1 M
2
Pasang kaso + Reng genteng kayu kelas II
Bahan 0,0120
M
3
Kayu klas II Rp. 1.950.000,00 Rp. 23.400,00
0,1500 Kg Paku biasa 2" - 5" Rp. 19.000,00 Rp. 2.850,00
Tenaga 0,1000 Oh Pekerja Rp. 50.000,00 Rp. 5.000,00
0,1000 Oh Tukang kayu Rp. 60.000,00 Rp. 6.000,00
0,0100 Oh Kepala tukang Rp. 70.000,00 Rp. 700,00
0,0050 Oh Mandor Rp. 70.000,00 Rp. 350,00
Rp. 26.250,00 Rp. 12.050,00 Rp. 38.300,00
Dibulatkan Rp. 38.300,00
35
1 M'

Pasang lisplank papan
Bahan 0,0150
M
3
kayu klas II, papan Rp. 1.950.000,00 Rp. 29.250,00
0,0600 Kg Paku biasa 2" - 5" Rp. 19.000,00 Rp. 1.140,00
Tenaga 0,1500 Oh Pekerja Rp. 50.000,00 Rp. 7.500,00
0,2500 Oh Tukang kayu Rp. 60.000,00 Rp. 15.000,00
0,0250 Oh Kepala tukang Rp. 70.000,00 Rp. 1.750,00
0,0750 Oh Mandor Rp. 70.000,00 Rp. 5.250,00
Rp. 30.390,00 Rp. 29.500,00 Rp. 59.890,00
Dibulatkan Rp. 59.890,00
36 1 M
2
Pasang atap seng BJLS 20 K
Bahan 0,8400 Lbr Seng gelombang bjls 20 k Rp. 50.500,00 Rp. 42.420,00
0,0200 Kg Paku atap Rp. 23.000,00 Rp. 460,00
Tenaga 0,1200 Oh Pekerja Rp. 50.000,00 Rp. 6.000,00
0,0600 Oh Tukang kayu Rp. 60.000,00 Rp. 3.600,00
0,0060 Oh Kepala tukang Rp. 70.000,00 Rp. 420,00
0,0060 Oh Mandor Rp. 70.000,00 Rp. 420,00
Rp. 42.880,00 Rp. 10.440,00 Rp. 53.320,00
Dibulatkan Rp. 53.320,00
37 1 M'

Pasang atap nok/ Perabung
Bahan 0,3000 Lbr Seng plat Rp. 52.500,00 Rp. 15.750,00
0,0400 Kg Paku atap Rp. 23.000,00 Rp. 920,00
Tenaga 0,1200 Oh Pekerja Rp. 50.000,00 Rp. 6.000,00
0,0600 Oh Tukang kayu Rp. 60.000,00 Rp. 3.600,00
0,0060 Oh Kepala tukang Rp. 70.000,00 Rp. 420,00
0,0060 Oh Mandor Rp. 70.000,00 Rp. 420,00
Rp. 16.670,00 Rp. 10.440,00 Rp. 27.110,00
Dibulatkan Rp. 27.110,00
38 1 M' Talang Seng plat
Bahan 0,3000 Lbr Seng plat 3" x 6" bjls 28 Rp. 52.500,00 Rp. 15.750,00
0,0080 M3 Papan klas II Rp. 1.950.000,00 Rp. 15.600,00
0,0250 Kg Paku atap Rp. 23.000,00 Rp. 575,00
Tenaga 0,3000 Oh Pekerja Rp. 50.000,00 Rp. 15.000,00
0,5000 Oh Tukang Rp. 60.000,00 Rp. 30.000,00
0,0500 Oh Kepala Tukang Rp. 70.000,00 Rp. 3.500,00
0,0150 Oh Mandor Rp. 70.000,00 Rp. 1.050,00
Rp. 31.925,00 Rp. 49.550,00 Rp. 81.475,00
Dibulatkan Rp. 81.475,00
39 1 M
2
Pasang rangka plafond kayu klas II
Bahan 0,0150
M
3
kayuklasII,balok Rp. 1.950.000,00 Rp. 29.250,00
0,2000 Kg Paku biasa 2" - 5" Rp. 19.000,00 Rp. 3.800,00
Tenaga 0,1500 Oh Pekerja Rp. 50.000,00 Rp. 7.500,00
0,2500 Oh Tukang kayu Rp. 60.000,00 Rp. 15.000,00
0,0250 Oh Kepala tukang Rp. 70.000,00 Rp. 1.750,00
0,0750 Oh Mandor Rp. 70.000,00 Rp. 5.250,00
Rp. 33.050,00 Rp. 29.500,00 Rp. 62.550,00
Dibulatkan Rp. 62.550,00
40 1 M
2
Langit-langit plywood tebal 4 mm
Bahan 0,3750 Lbr plywood tebal 4" x 8" x 4 " Rp. 55.000,00 Rp. 20.625,00
0,0300 Kg Paku triplek Rp. 22.000,00 Rp. 660,00
Tenaga 0,0700 Oh Pekerja Rp. 50.000,00 Rp. 3.500,00
0,1000 Oh Tukang kayu Rp. 60.000,00 Rp. 6.000,00
0,0100 Oh Kepala tukang Rp. 70.000,00 Rp. 700,00
0,0040 Oh Mandor Rp. 70.000,00 Rp. 280,00
Rp. 21.285,00 Rp. 10.480,00 Rp. 31.765,00
Dibulatkan Rp. 31.765,00
41 1 M
2
Memasang Plafond piri-piri
Bahan 0,0200
M
3
Kayu klas II, papan Rp. 1.950.000,00 Rp. 39.000,00
0,2000 Kg Paku 2"-5" Rp. 19.000,00 Rp. 3.800,00
Tenaga 0,2300 Oh Pekerja Rp. 50.000,00 Rp. 11.500,00
0,6700 Oh Tukang kayu Rp. 60.000,00 Rp. 40.200,00
0,0670 Oh Kepala tukang Rp. 70.000,00 Rp. 4.690,00
0,0120 Oh Mandor Rp. 70.000,00 Rp. 840,00
Rp. 42.800,00 Rp. 57.230,00 Rp. 100.030,00
Dibulatkan Rp. 100.030,00
42 1 M'

Memasang list profil
Bahan 1,1000 M' List kayu profil Rp. 4.500,00 Rp. 4.950,00
0,0100 Kg Paku Rp. 19.000,00 Rp. 190,00
Tenaga 0,0500 Oh Pekerja Rp. 50.000,00 Rp. 2.500,00
0,0500 Oh Tukang kayu Rp. 60.000,00 Rp. 3.000,00
0,0050 Oh Kepala tukang Rp. 70.000,00 Rp. 350,00
0,0030 Oh Mandor Rp. 70.000,00 Rp. 210,00
Rp. 5.140,00 Rp. 6.060,00 Rp. 11.200,00
Dibulatkan Rp. 11.200,00
43 1 M
2
Pasang pintu panil kayu
Bahan 0,0400
M
3
kayu klas II, papan Rp. 1.950.000,00 Rp. 78.000,00
0,0500 Kg Paku biasa 2"-5" Rp. 19.000,00 Rp. 950,00
Tenaga 1,0000 Oh Pekerja Rp. 50.000,00 Rp. 50.000,00
2,5000 Oh Tukang kayu Rp. 60.000,00 Rp. 150.000,00
0,2500 Oh Kepala tukang Rp. 70.000,00 Rp. 17.500,00
0,0500 Oh Mandor Rp. 70.000,00 Rp. 3.500,00
Rp. 78.950,00 Rp. 221.000,00 Rp. 299.950,00
Dibulatkan Rp. 299.950,00
44
1 M
2
Rangka jendela dan Ventilasi Bingkai + kaca
Bahan 0,0350
M
3
kayu klas II, papan Rp. 1.950.000,00 Rp. 68.250,00
0,6800 M2 Kaca Tebal 5 mm Rp. 128.000,00 Rp. 87.040,00
0,0250 Kg Paku biasa Rp. 19.000,00 Rp. 475,00
Tenaga 0,8000 Oh Pekerja Rp. 50.000,00 Rp. 40.000,00
2,0000 Oh Tukang kayu Rp. 60.000,00 Rp. 120.000,00
0,2000 Oh Kepala tukang Rp. 70.000,00 Rp. 14.000,00
0,0400 Oh Mandor Rp. 70.000,00 Rp. 2.800,00
Rp. 155.765,00 Rp. 176.800,00 Rp. 332.565,00
Dibulatkan Rp. 332.565,00
45 1 buah pasang kunci tanam 2 slaag
Bahan 1,0000 Bh Kunci tanam Rp. 90.000,00 Rp. 90.000,00
Tenaga 0,0100 Oh Pekerja Rp. 50.000,00 Rp. 500,00
0,5000 Oh Tukang kayu Rp. 60.000,00 Rp. 30.000,00
0,0100 Oh Kepala tukang Rp. 70.000,00 Rp. 700,00
0,0050 Oh Mandor Rp. 70.000,00 Rp. 350,00
Rp. 90.000,00 Rp. 31.550,00 Rp. 121.550,00
Dibulatkan Rp. 121.550,00
46 1 buah pasang engsel pintu
Bahan 1,0000 Bh Engsel pintu Rp. 12.000,00 Rp. 12.000,00
Tenaga 0,0150 Oh Pekerja Rp. 50.000,00 Rp. 750,00
0,1500 Oh Tukang kayu Rp. 60.000,00 Rp. 9.000,00
0,0150 Oh Kepala tukang Rp. 70.000,00 Rp. 1.050,00
0,00075 Oh Mandor Rp. 70.000,00 Rp. 52,50
Rp. 12.000,00 Rp. 10.852,50 Rp. 22.852,50
Dibulatkan Rp. 22.850,00
47 1 buah pasang engsel jendela
Bahan 1,0000 Bh Engsel jendela Rp. 8.500,00 Rp. 8.500,00
Tenaga 0,0100 Oh Pekerja Rp. 50.000,00 Rp. 500,00
0,1000 Oh Tukang kayu Rp. 60.000,00 Rp. 6.000,00
0,0100 Oh Kepala tukang Rp. 70.000,00 Rp. 700,00
0,0005 Oh Mandor Rp. 70.000,00 Rp. 35,00
Rp. 8.500,00 Rp. 7.235,00 Rp. 15.735,00
Dibulatkan Rp. 15.735,00
48 1 buah pasang grendel pintu
Bahan 1,000 Bh Grendel pintu Rp. 17.000,00 Rp. 17.000,00
Tenaga 0,010 Oh Pekerja Rp. 50.000,00 Rp. 500,00
0,100 Oh Tukang kayu Rp. 60.000,00 Rp. 6.000,00
0,010 Oh Kepala tukang Rp. 70.000,00 Rp. 700,00
0,0005 Oh Mandor Rp. 70.000,00 Rp. 35,00
Rp. 17.000,00 Rp. 7.235,00 Rp. 24.235,00
Dibulatkan Rp. 24.235,00
49 1 buah pasang grendel jendela
Bahan 1,000 Bh Grendel jendela Rp. 7.250,00 Rp. 7.250,00
Tenaga 0,020 Oh Pekerja Rp. 50.000,00 Rp. 1.000,00
0,200 Oh Tukang kayu Rp. 60.000,00 Rp. 12.000,00
0,020 Oh Kepala tukang Rp. 70.000,00 Rp. 1.400,00
0,0010 Oh Mandor Rp. 70.000,00 Rp. 70,00
Rp. 7.250,00 Rp. 14.470,00 Rp. 21.720,00
Dibulatkan Rp. 21.720,00
50 1 buah pasang kait angin jendela
Bahan 1,0000 Bh Kait angin Rp. 10.000,00 Rp. 10.000,00
Tenaga 0,0150 Oh Pekerja Rp. 50.000,00 Rp. 750,00
0,1500 Oh Tukang kayu Rp. 60.000,00 Rp. 9.000,00
0,0150 Oh Kepala tukang Rp. 70.000,00 Rp. 1.050,00
0,00075 Oh Mandor Rp. 70.000,00 Rp. 52,50
Rp. 10.000,00 Rp. 10.852,50 Rp. 20.852,50
Dibulatkan Rp. 20.850,00
51 1 buah pasang tangan-tangan
Bahan 1,0000 Bh Pegangan jendela Rp. 5.000,00 Rp. 5.000,00
Tenaga 0,0100 Oh Pekerja Rp. 50.000,00 Rp. 500,00
0,1000 Oh Tukang kayu Rp. 60.000,00 Rp. 6.000,00
0,0100 Oh Kepala tukang Rp. 70.000,00 Rp. 700,00
0,0010 Oh Mandor Rp. 70.000,00 Rp. 70,00
Rp. 5.000,00 Rp. 7.270,00 Rp. 12.270,00
Dibulatkan Rp. 12.270,00
52
1 M
2
Pelaburan bidang kayu dengan cat residu atau ter
Bahan 0,3500 Ltr Residu atau ter Rp. 20.000,00 Rp. 7.000,00
Tenaga 0,1000 Oh Pekerja Rp. 50.000,00 Rp. 5.000,00
0,0060 Oh Mandor Rp. 70.000,00 Rp. 420,00
Rp. 7.000,00 Rp. 5.420,00 Rp. 12.420,00
Dibulatkan Rp. 12.420,00
53 1 M
2
Pengecatan permukaan kayu dengan menie kayu
Bahan 0,1000 Kg Menie kayu Rp. 22.500,00 Rp. 2.250,00
0,0100 Bh Kuas Rp. 7.500,00 Rp. 75,00
Tenaga 0,0200 Oh Pekerja Rp. 50.000,00 Rp. 1.000,00
0,2000 Oh Tukang cat Rp. 60.000,00 Rp. 12.000,00
0,0200 Oh Kepala tukang Rp. 70.000,00 Rp. 1.400,00
0,0100 Oh Mandor Rp. 70.000,00 Rp. 700,00
Rp. 2.325,00 Rp. 15.100,00 Rp. 17.425,00
Dibulatkan Rp. 17.425,00
54 1 M
2
Pengecatan tembok baru dengan cata air(1 lapis plamir, 1 lapis cat dasar, 2 lapis cat penutup)
Bahan 0,1000 Kg Plamir Rp. 19.850,00 Rp. 1.985,00
0,1000 Kg Cat dasar Rp. 11.850,00 Rp. 1.185,00
0,2600 Kg Cat penutup 2 kali Rp. 11.850,00 Rp. 3.081,00
Tenaga 0,0200 Oh Pekerja Rp. 50.000,00 Rp. 1.000,00
0,0630 Oh Tukang cat Rp. 60.000,00 Rp. 3.780,00
0,0063 Oh Kepala tukang Rp. 70.000,00 Rp. 441,00
0,0025 Oh Mandor Rp. 70.000,00 Rp. 175,00
Rp. 6.251,00 Rp. 5.396,00 Rp. 11.647,00
Dibulatkan Rp. 11.645,00
55 1 M
2
Pengecatan bidang kayu baru dengan cat minyak(1 lapis plamir, 1 lapis cat dasar, 3 lapis cat penutup)
Bahan 0,2000 Kg Cat meni Rp. 22.500,00 Rp. 4.500,00
0,1500 Kg Plamir Rp. 19.850,00 Rp. 2.977,50
0,1700 Kg Cat dasar Rp. 37.250,00 Rp. 6.332,50
0,2600 Kg Cat penutup 2 kali Rp. 37.250,00 Rp. 9.685,00
Tenaga 0,0700 Oh Pekerja Rp. 50.000,00 Rp. 3.500,00
0,0090 Oh Tukang cat Rp. 60.000,00 Rp. 540,00
0,0060 Oh Kepala tukang Rp. 70.000,00 Rp. 420,00
0,0025 Oh Mandor Rp. 70.000,00 Rp. 175,00
Rp. 23.495,00 Rp. 4.635,00 Rp. 28.130,00
Dibulatkan Rp. 28.130,00
56
1 M
1
Membuat saluran keliling Banguann
0,0800 M3 Galian tanah Rp. 22.800,00 Rp. 1.824,00
0,2400 M3 Pasir Urug Rp. 93.700,00 Rp. 22.488,00
0,0600 M2 Pas. Bata 1/2 batu camp. 1:4 Rp. 94.095,00 Rp. 5.645,70
0,0200 M3 Lantai cor 1:3:5 Rp. 560.270,00 Rp. 11.205,40
1,1000 M2 Plesteran 1:4 Rp. 27.595,00 Rp. 30.354,50
0,1000 M' Pas. Boywplank Rp. 26.380,00 Rp. 2.638,00
Rp. - Rp. 74.155,60 Rp. 74.155,60
Dibulatkan Rp. 74.155,00
Rengat, 08 Nopember 2013
Penawar
CV. RICHI ROSADY
RICHI ROSADI
Direktur
Spesifikasi Rinci untuk Pekerjaan Sipil Tahun 2014
Paket 1 : Renovasi Ruang Kelas dan Laboratorium
Metode Pengadaan : Pengadaan langsung(PL)
Fungsi Ruang (Ruang
Kelas/
Laboratorium)
Luas Ruang (m2) Jenis Pekerjaan
(Renovasi)
Perkiraan Biaya
per unit luasan
(m
2
), ribuan rupiah
Perkiraan Total
Biaya (ribuan
rupiah)*
* Lampirkan gambar perencanaan, rencana anggaran biaya dan syarat-syarat teknis
Paket 2 : Renovasi Ruang Kelas dan Laboratorium
Metode Pengadaan :
Fungsi Ruang (Ruang
Kelas/
Laboratorium)
Luas Ruang (m2) Jenis Pekerjaan
(Pembangunan
Baru)
Perkiraan Biaya
per unit luasan
(m
2
), ribuan rupiah
Perkiraan Total
Biaya (ribuan
rupiah)*
Ruang 20m2 Penambahan ruangan
dosen
2832445 169946726
Auditorium 40m2 Penambahan ruangan
auditorium
169946726
* Lampirkan gambar perencanaan, rencana anggaran biaya dan syarat-syarat teknis
TOTAL
TOTAL
Spesifikasi Rinci untuk Pengembangan Staf Tahun 2014
Pendidikan Tidak Bergelar Dalam Negeri
a. Pelatihan di luar institusi
Institusi Perkiraan lama Jumlah orang harga
/Instansi yang studi satuan
dituju (hari/minggu/bln)
1
Pelatihan penulisan artikel
ilmiah nasional
1. Venny Rismawanti, SST.,MPH 2.
Yulizawati, SST.,M.Keb
3. Yopi Wulandari, SST 4.
Nofi Ramini Harahap, SST
Kebidanan Dikti/AIPKIND/
APTISI
lembaga independent
3 4 3080000 Rp12.320.000 perorangan : transportasi
Rengat-jkt PP Rp.
2.000.000,- uang saku
sesyai SBU 2014 Rp.
360.000,-
2
Pelatihan penulisan artikel
ilmiah internasional
1. Venny Rismawanti, SST.,MPH 2.
Yulizawati, SST.,M.Keb
3. Yopi Wulandari, SST 4.
Nofi Ramini Harahap, SST
Kebidanan Dikti/AIPKIND/
APTISI
lembaga independent
3 4 3080000 Rp12.320.000
3
Pelatihan Kepemimpinan
bagi Direktur
Venny Rismawanti, SST.,MPH Kebidanan Dikti/AIPKIND/
APTISI
lembaga independent
3 1 3080000 Rp3.080.000
4
Pelatihan Kepemimpinan bag
Pembantu Direktur
1. Yulizawati, SST.,M.Keb
2. Ruspanora, SST.,MPH
3. Bambang Hermanto, SE
Kebidanan Dikti/AIPKIND/
APTISI
lembaga independent
3 3 3080000 Rp9.240.000
5
Pelatihan APN 1. Venny Rismawanti, SST.,MPH 2.
Yulizawati, SST.,M.Keb 3.
Ruspanora, SST.,MPH
Kebidanan P2KS jkt/bdg 10 3 5600000 Rp16.800.000
6
Pelatihan perpustakaan Hariantoni, SE Kebidanan Dikti/AIPKIND/
APTISI
lembaga independent
3 1 3080000 Rp3.080.000
7
pelatihan manajemen
keuangan
1. Bambang Hermanto, SE
2. Helviza 3.
Titik
Kebidanan
Pusat Diklat BPK RI
5 3 3800000 Rp11.400.000
8
Pelatihan pengadaan barang
dan jasa
1. Bambang Hermanto, SE
2. Helviza 3.
Andrean Susilo
Kebidanan
Pusat Diklat BPK RI
5 3 3800000 Rp11.400.000
9
Pelatihan penyusunan GBPP Yopi Wulandhari, SST Kebidanan Dikti/AIPKIND/
APTISI
lembaga independent
3 1 3080000 Rp3.080.000
10
Pelatihan pembuatan bahan
ajar dan buku
1. Venny Rismawanti, SST.,MPH 2.
Yulizawati, SST.,M.Keb
Kebidanan Dikti/AIPKIND/
APTISI
lembaga independent
3 2 3080000 Rp6.160.000
11
Pelatihan Penyusunan
angka kredit dosen
1. Elsie Anggraini, SST 2.
Sri wahyuni, SST 3.
Febrina, SST
Kebidanan Dikti/AIPKIND/
APTISI
lembaga independent
3 3 3080000 Rp9.240.000
12
Pelatihan tentang paten
danHAKI
1. Venny Rismawanti, SST.,MPH 2.
Yulizawati, SST.,M.Keb
Kebidanan Dikti/AIPKIND/
APTISI
lembaga independent
3 2 3080000 Rp6.160.000
13
Pelatihan pengelolaan
jurnal ilmiah
1. Venny Rismawanti, SST.,MPH 2.
Yulizawati, SST.,M.Keb
3. Eka Mailina sari,SE
Kebidanan Dikti/AIPKIND/
APTISI
lembaga independent
3 3 3080000 Rp9.240.000
NO
Keterangan Judul pelatihan Nama Calon Bidang Studi Perkiraan Biaya
(ribuan rupiah)
14
Pelatihan manajemen
kepegawaian dan
administrasi
1. Eka mailinasari, SE
2. Pridean Azmi, S.sos
Kebidanan Dikti/AIPKIND/
APTISI
lembaga independent
3 2 3080000 Rp6.160.000
Rp119.680.000
b. In-house Training
PerkiraanBiaya
(ribuan rupiah)
Metode penelitian dan
pengolahan data(10 topik)
15 orang
dr. Sopiyudin
M.Dahlan (UI-
Jakarta)
Rp. 20.000.000,- Rp. 20.000.000
Hipnobirthing
20 orang
Lanny(Provital-
Jakarta)
Rp. 20.000.000 Rp. 20.000.000,-
Diseminasi Penelitian
11 orang
Prof. Saryono
(UNRI-
Pekanbaru)
Rp. 10.000.000,- Rp. 10.000.000,-
Total Rp.50.000.000,-
TOTAL
Nama Pelatihan Jumlah Peserta
Nara Sumber
(Asal)
Harga Satuan
FORMAT TOR

TOR PELATIHAN/ MAGANG STAF DI LUAR INSTITUSI

1. Nama Pelatihan : Pelatihan Penyusunan GBPP,SAP dan Bahan Ajar
1. Latar belakang
Meningkatnya ilmu dan teknologi serta tuntutan dari masyarakat terhadap kualitas dan mutu
lulusan maka dibutuhkan tenaga pengajar yang berpengalaman dalam bidangnya serta kurikulum
yang benar-benar sesuai dengan kebutuhan dan kemajuan Iimu pengetahuan serta kemajuan
teknologi, seperti GBPP, SAP dan bahan ajar yang secara langsung terkait dengan pemeblajaran
yang diberikan dosen pengajar kepada mahasiswa

2. Tujuan
Tujuan pelatihan ini agar para dosen pengajar dapat menyusun GBPP, SAP dan Bahan ajar
sesuai dengan kebutuhan dunia pendidikan khususnya kebidanan sesuai dengan kurikulum baru
tahun 2011 yang telah ditetapkan.

3. Lingkup kegiatan
Penyusuanan GBPP dan SAP berdasarkan kurikulum yang baru sehingga layanan pembelajaran
kepada mahasiswa lebih terarah dengan adanya GBPP dan SAP yang tersusun dan mahasiswa
dapat memahami dengan baik pembelajaran yang diberikan.

4. Keluaran
Rencana pemanfaatan kompetensi yang diperoleh adalah untuk membuat GBPP dan SAP
berdasarkan kurikulum baru yang telah ditetapkan dan menyebarluaskannya kepada dosen yang
lain untuk dapat mendukung pelaksanaan tugas dosen sehari-hari. Ukuran keberhasilan dari
kegiatan magang ini adalah tersusunnya GBPP dan SAP dari setiap mata kuliah dari kurikulum
yang telah ditetapkan.
5. Penyelenggara pelatihan/magang
Akademi kebidanan Indragiri bermaksud mengikuti pelatihan yang diselenggarakan oleh Ditjen
Dikti melalui kopertis, namun jika tidak terdapat agenda kegiatan tersebut Akademi Kebidanan
Indragiri akan mengikuti pelatihan melalui AIPKIND (Asosiasi institusi pendidikan kebidanan
Indonesia) karena kredibilitas institusi tersebut sangat baik.

6. Peserta
Kualifikasi peserta adalah dosen Akademi Kebidanan Indargiri dengan masa kerja minimal 3
tahun. Hal sesuai dengan pelatihan yang akan diikuti yaitu untuk dosen.

7. Jadwal Kegiatan
Judul pelatihan Nama Calon Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Agust Sept Okt Nop
Des
Pelatihan
penulisan
artikel ilmiah
nasional
1. Venny Rismawanti, SST.,MPH
2. Yulizawati, SST.,M.Keb
3. Yopi Wulandari, SST
4. Nofi Ramini Harahap, SST


Pelatihan
penulisan
artikel ilmiah
internasional
1. Venny Rismawanti, SST.,MPH
2.Yulizawati, SST.,M.Keb
3.Yopi Wulandari, SST
4. Nofi Ramini Harahap, SST


Pelatihan
Kepemimpinan
bagi Direktur
Venny Rismawanti, SST.,MPH

Pelatihan
Kepemimpinan
bag Pembantu
Direktur
1. Yulizawati, SST.,M.Keb
2. Ruspanora, SST.,MPH
3. Bambang Hermanto, SE


Pelatihan APN 1. Venny Rismawanti, SST.,MPH
2.Yulizawati, SST.,M.Keb
3. Ruspanora, SST.,MPH


Pelatihan
perpustakaan
Hariantoni, SE

pelatihan
manajemen
keuangan
1. Bambang Hermanto, SE
2. Helviza
3. Titik


Pelatihan
pengadaan
barang dan jasa
1. Bambang Hermanto, SE
2. Helviza
3. Andrean Susilo


Pelatihan
penyusunan
GBPP
Yopi Wulandhari, SST

Pelatihan
pembuatan
bahan ajar dan
buku
1. Venny Rismawanti, SST.,MPH
2. Yulizawati, SST.,M.Keb


Pelatihan
Penyusunan
angka kredit
dosen
1. Elsie Anggraini, SST
2. Sri wahyuni, SST
3. Febrina, SST



Pelatihan
tentang paten
danHAKI
1. Venny Rismawanti, SST.,MPH
2. Yulizawati, SST.,M.Keb



Pelatihan
pengelolaan
jurnal ilmiah
1. Venny Rismawanti, SST.,MPH
2.Yulizawati,SST.,M.Keb
3.Eka Mailina sari,SE



Pelatihan
manajemen
kepegawaian
dan administrasi
1.Eka mailinasari, SE
2. Pridean Azmi, S.sos




8. Anggaran

No

Komponen Pembiayaan Volume Biaya satuan

Total Biaya
1. Biaya pelatihan*
2. Biaya Hidup 3 hrX 3 org Rp. 360.000,- Rp. 3.240.000,-
3. Biaya perjalanan (Rgt-Jkt PP) 3 org Rp. 2.000.000 Rp. 6.000.000,-
Total Biaya Rp. 9.240.000,-
Dibiayai oleh institusi pendidikan












PELATIHAN PENULISAN ATIKEL ILMIAH NASIONAL DAN INTERNASIONAL

1. Nama Pelatihan : Pelatihan penulisan atikel ilmiah Nasional dan Internasional

1. Latar belakang
Salah satu aspek Tri Dharma Perguruan Tinggi adalah penelitian, dengan adanya penelitian
dosen maupun mahasiswa dapat mempublikasi hasil penelitian baik nasional maupun
internasional. Dalam publikasi tersebut ada beberapa tata cara yang harus dosen serta mahasiwa
ketahui untuk itu perlu dilakukannya pelatihan tentang publikasi penulisan artikel ilmiah nasional
dan internasional.

2. Tujuan
Tujuan pelatihan ini agar para dosen maupun mahasiswa dapat mempublikasikan hasil penelitian
yang berupa punulisan artikel ilmiah nasional maupun internasional.

3. Lingkup kegiatan
Pelatihan penulisan atikel ilmiah Nasional dan Internasional bertujuan untuk meningkatkan
publikasi dosen maupun mahasiswa dalam jurnal ilmiah nasional terakreditasi maupun
internasional sehingga dapat meningkatkan kompetensi dosen dalam hal penelitian dan publikasi
ilmiah.

4. Keluaran
Rencana pemanfaatan kompetensi yang diperoleh adalah untuk meningkatkan jumlah penelitian
dosen dan publikasi ilmiah. Ukuran keberhasilan dari kegiatan magang ini adalah tersusunnya
artikel ilmiah dosen yang siap untuk dikirimkan ke jurnal nasional maupun internasional.

5. Penyelenggara pelatihan/magang
Akademi kebidanan Indragiri bermaksud mengikuti pelatihan yang diselenggarakan oleh Ditjen
Dikti melalui kopertis, namun jika tidak terdapat agenda kegiatan tersebut Akademi Kebidanan
Indragiri akan mengikuti pelatihan melalui AIPKIND (Asosiasi institusi pendidikan kebidanan
Indonesia) karena kredibilitas institusi tersebut sangat baik.

6. Peserta
Kualifikasi peserta adalah dosen Akademi Kebidanan Indargiri dengan masa kerja minimal 5
tahun sesuai dengan memiliki publikasi ilmiah di tingkat lokal dan memiliki draft artikel Hal
sesuai dengan jurnal yang dituju .pelatihan yang akan diikuti yaitu untuk dosen.

7. Jadwal Kegiatan
Judul pelatihan Nama Calon Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Agust Sept Okt Nop
Des
Pelatihan
penulisan
artikel ilmiah
nasional
1. Venny Rismawanti, SST.,MPH
2. Yulizawati, SST.,M.Keb
3. Yopi Wulandari, SST
4. Nofi Ramini Harahap, SST


Pelatihan
penulisan
artikel ilmiah
internasional
1. Venny Rismawanti, SST.,MPH
2.Yulizawati, SST.,M.Keb
3.Yopi Wulandari, SST
4. Nofi Ramini Harahap, SST


Pelatihan
Kepemimpinan
bagi Direktur
Venny Rismawanti, SST.,MPH

Pelatihan
Kepemimpinan
bag Pembantu
Direktur
1. Yulizawati, SST.,M.Keb
2. Ruspanora, SST.,MPH
3. Bambang Hermanto, SE


Pelatihan APN 1. Venny Rismawanti, SST.,MPH
2.Yulizawati, SST.,M.Keb
3. Ruspanora, SST.,MPH


Pelatihan
perpustakaan
Hariantoni, SE

pelatihan
manajemen
keuangan
1. Bambang Hermanto, SE
2. Helviza
3. Titik


Pelatihan
pengadaan
barang dan jasa
1. Bambang Hermanto, SE
2. Helviza
3. Andrean Susilo


Pelatihan
penyusunan
GBPP
Yopi Wulandhari, SST

Pelatihan
pembuatan
bahan ajar dan
buku
1. Venny Rismawanti, SST.,MPH
2. Yulizawati, SST.,M.Keb


Pelatihan
Penyusunan
angka kredit
dosen
1. Elsie Anggraini, SST
2. Sri wahyuni, SST
3. Febrina, SST



Pelatihan
tentang paten
danHAKI
1. Venny Rismawanti, SST.,MPH
2. Yulizawati, SST.,M.Keb



Pelatihan
pengelolaan
jurnal ilmiah
1. Venny Rismawanti, SST.,MPH
2.Yulizawati,SST.,M.Keb
3.Eka Mailina sari,SE



Pelatihan
manajemen
kepegawaian
dan administrasi
1.Eka mailinasari, SE
2. Pridean Azmi, S.sos




8. Anggaran

No

Komponen Pembiayaan Volume Biaya satuan

Total Biaya
3. Biaya pelatihan*
4. Biaya Hidup 2 pkt x 4 org Rp. 1.080.000,- Rp. 8.640.000,-
3. Biaya perjalanan (Rgt-Jkt PP) 2 pkt x 4 org Rp. 2.000.000 Rp. 16.000.000,-
Total Biaya Rp. 24.640.000,-
Dibiayai oleh institusi pendidikan








3. Pelatihan asuhan persalinan normal (APN)
1. Latar belakang
Meningkatnya tuntutan masyarakat terhadap kualitas lulusan, maka secara tidak langsung dosen
juga di tuntut agar dapat meningkatkan profesionalisme nya yaitu salah satunya dengan
mengikuti pelatihan-pelatihan yang mendukung keilmuannya. Salah satu pelatihan yang
terpenting itu adalah pelatihan asuhan Persalinan Normal (APN). Selain itu pelatihan APN
merupakan salah satu syarat dosenyang berpengalaman kerja 5 tahun agar bisa menjadi penguji
uji kompetensi pada tahun 2014.
2. Tujuan
Tujuan pelatihan ini agar menambah pemahaman dosen dan mampu mengaplikasikan APN serta
dapat memenuhi syarat penguji uji kompetensi
3. Lingkup kegiatan
Pelatihan APN bertujuan untuk meningkatkan dan menyegarkan kembali kompetesnidosen dan
sebagai persiapan untuk dapat sebagai penguji pada uji kompetensi bidan tahun 2013.

4. Keluaran
Rencana pemanfaatan kompetensi yang diperoleh adalah untuk meningkatkan kompetensi dan
memenuhi salah satu persyaratan sebagai penguji APN. Ukuran keberhasilan dari kegiatan ini
adalah diperolehnya sertifikat APN bagi dosen.

5. Penyelenggara pelatihan/magang
Akademi kebidanan Indragiri bermaksud mengikuti pelatihan yang diselenggarakan oleh
P2KS(pusat pelatihan klinik sekunder) Jakarta atau Bandung karena kredibilitas institusi tersebut
sangat baik.

6. Peserta
Kualifikasi peserta adalah dosen Akademi Kebidanan Indargiri dengan masa kerja minimal 5
tahun dan pernah mengikuti pelatihan APN yang berlaku sebelumnya.pelatihan yang akan diikuti
yaitu untuk dosen.

7. Jadwal Kegiatan
Judul pelatihan Nama Calon Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Agust Sept Okt Nop
Des
Pelatihan
penulisan
artikel ilmiah
nasional
1. Venny Rismawanti, SST.,MPH
2. Yulizawati, SST.,M.Keb
3. Yopi Wulandari, SST
4. Nofi Ramini Harahap, SST


Pelatihan
penulisan
artikel ilmiah
internasional
1. Venny Rismawanti, SST.,MPH
2.Yulizawati, SST.,M.Keb
3.Yopi Wulandari, SST
4. Nofi Ramini Harahap, SST


Pelatihan
Kepemimpinan
bagi Direktur
Venny Rismawanti, SST.,MPH

Pelatihan
Kepemimpinan
bag Pembantu
Direktur
1. Yulizawati, SST.,M.Keb
2. Ruspanora, SST.,MPH
3. Bambang Hermanto, SE


Pelatihan APN 1. Venny Rismawanti, SST.,MPH
2.Yulizawati, SST.,M.Keb
3. Ruspanora, SST.,MPH


Pelatihan
perpustakaan
Hariantoni, SE

pelatihan
manajemen
keuangan
1. Bambang Hermanto, SE
2. Helviza
3. Titik


Pelatihan
pengadaan
barang dan jasa
1. Bambang Hermanto, SE
2. Helviza
3. Andrean Susilo


Pelatihan
penyusunan
GBPP
Yopi Wulandhari, SST

Pelatihan
pembuatan
bahan ajar dan
buku
1. Venny Rismawanti, SST.,MPH
2. Yulizawati, SST.,M.Keb


Pelatihan
Penyusunan
angka kredit
dosen
1. Elsie Anggraini, SST
2. Sri wahyuni, SST
3. Febrina, SST



Pelatihan
tentang paten
danHAKI
1. Venny Rismawanti, SST.,MPH
2. Yulizawati, SST.,M.Keb



Pelatihan
pengelolaan
jurnal ilmiah
1. Venny Rismawanti, SST.,MPH
2.Yulizawati,SST.,M.Keb
3.Eka Mailina sari,SE



Pelatihan
manajemen
kepegawaian
dan administrasi
1.Eka mailinasari, SE
2. Pridean Azmi, S.sos




8. Anggaran

No

Komponen Pembiayaan Volume Biaya satuan

Total Biaya
1 Biaya pelatihan*
2 Biaya Hidup 3 org Rp. 3.600.000,-
(10 hari)
Rp. 10.800.000,-
3. Biaya perjalanan (Rgt-Jkt PP) 3 org Rp. 2.000.000 Rp. 6.000.000,-
Total Biaya Rp. 16.800.000,-
Dibiayai oleh institusi pendidikan








4. Pelatihan pengelolaan jurnal ilmiah
1. Latar belakang
Mengingat masih belum adanya jurnal ilmiah yang dimiliki oleh Akademi Kebidanan Indragiri,
maka perlu peningkatan pengalaman dan kemampuan dosen dalam pengelolaan jurnal ilmiah.
2. Tujuan
Tujuan pelatihan ini agar dosen mampu melakukan pengelolaan jurnal ilmiah
3. Lingkup kegiatan
Pelatihan APN bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dan pemahaman dosen dalam
pengelolaan jurnal ilmiah.

4. Keluaran
Rencana pemanfaatan kompetensi yang diperoleh adalah untuk pengelolan jurnal ilmiah dan
meningkatkan partisipasi dosen dan mahasiswa dalam publikasi ilmiah.

5. Penyelenggara pelatihan/magang
Akademi kebidanan Indragiri bermaksud mengikuti pelatihan yang diselenggarakan oleh Ditjen
Dikti melalui kopertis, namun jika tidak terdapat agenda kegiatan tersebut Akademi Kebidanan
Indragiri akan mengikuti pelatihan melalui AIPKIND (Asosiasi institusi pendidikan kebidanan
Indonesia) karena kredibilitas institusi tersebut sangat baik atau melalui lembaga independent
yang menyelenggarakan kegiatan tersebut.

6. Peserta
Kualifikasi peserta adalah dosen Akademi Kebidanan Indargiri dengan masa kerja minimal 5
tahun dan pernah memiliki publikasi ilmiah minimal di jurnal lokal dan staf tata usaha dengan
pengalamam kerja minimal 5 tahun. Pelatihan yang akan diikuti yaitu untuk dosen dengan
melibatkan staf tata usaha untuk bagian administrasi.

7. Jadwal Kegiatan
Judul pelatihan Nama Calon Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Agust Sept Okt Nop
Des
Pelatihan
penulisan
artikel ilmiah
nasional
1. Venny Rismawanti, SST.,MPH
2. Yulizawati, SST.,M.Keb
3. Yopi Wulandari, SST
4. Nofi Ramini Harahap, SST


Pelatihan
penulisan
artikel ilmiah
internasional
1. Venny Rismawanti, SST.,MPH
2.Yulizawati, SST.,M.Keb
3.Yopi Wulandari, SST
4. Nofi Ramini Harahap, SST


Pelatihan
Kepemimpinan
bagi Direktur
Venny Rismawanti, SST.,MPH

Pelatihan
Kepemimpinan
bag Pembantu
Direktur
1. Yulizawati, SST.,M.Keb
2. Ruspanora, SST.,MPH
3. Bambang Hermanto, SE


Pelatihan APN 1. Venny Rismawanti, SST.,MPH
2.Yulizawati, SST.,M.Keb
3. Ruspanora, SST.,MPH


Pelatihan
perpustakaan
Hariantoni, SE

pelatihan
manajemen
keuangan
1. Bambang Hermanto, SE
2. Helviza
3. Titik


Pelatihan
pengadaan
barang dan jasa
1. Bambang Hermanto, SE
2. Helviza
3. Andrean Susilo


Pelatihan
penyusunan
GBPP
Yopi Wulandhari, SST

Pelatihan
pembuatan
bahan ajar dan
buku
1. Venny Rismawanti, SST.,MPH
2. Yulizawati, SST.,M.Keb


Pelatihan
Penyusunan
angka kredit
dosen
1. Elsie Anggraini, SST
2. Sri wahyuni, SST
3. Febrina, SST



Pelatihan
tentang paten
danHAKI
1. Venny Rismawanti, SST.,MPH
2. Yulizawati, SST.,M.Keb



Pelatihan
pengelolaan
jurnal ilmiah
1. Venny Rismawanti, SST.,MPH
2.Yulizawati,SST.,M.Keb
3.Eka Mailina sari,SE



Pelatihan
manajemen
kepegawaian
dan administrasi
1.Eka mailinasari, SE
2. Pridean Azmi, S.sos




8. Anggaran

No

Komponen Pembiayaan Volume Biaya satuan

Total Biaya
1 Biaya pelatihan*
2 Biaya Hidup 3 org Rp. 1.080.000,- Rp. 3.240.000,-
3. Biaya perjalanan (Rgt-Jkt PP) 3 org Rp. 2.000.000 Rp. 6.000.000,-
Total Biaya Rp. 7.080.000,-
Dibiayai oleh institusi pendidikan











5. Pelatihan kepemimpinan bagi direktur dan pembantu direktur
1. Latar belakang
Dalam suatu institusi tidak terlepas dari manajemen kepemimpinan. Untuk perlu di lakukannya
pelatihan kepemimpinan bagi direktur agar dapat meningkatkan motivasi dan sistim manajemen.
2. Tujuan
Dengan adanya pelatihan ini, manajemen yang ada di akbid dapat dimajukan lagi
3. Lingkup kegiatan
Pelatihan kepemimpinan untuk direktur dan pembantu direktur ini bertujuan untuk meningkatkan
kemampuan dan pemahaman Direktur dan Pudir dalam pengelolaan institusi pendidikan.

4. Keluaran
Rencana pemanfaatan kompetensi yang diperoleh adalah untuk pengelolan dan maanjemen
pendidikan yang lebih baik.

5. Penyelenggara pelatihan/magang
Akademi kebidanan Indragiri bermaksud mengikuti pelatihan yang diselenggarakan oleh Ditjen
Dikti melalui kopertis, namun jika tidak terdapat agenda kegiatan tersebut Akademi Kebidanan
Indragiri akan mengikuti pelatihan melalui AIPKIND (Asosiasi institusi pendidikan kebidanan
Indonesia) karena kredibilitas institusi tersebut sangat baik atau melalui lembaga independent
yang menyelenggarakan kegiatan tersebut.

6. Peserta
Kualifikasi peserta adalah Direktur dan pembantu Direktur Akademi Kebidanan Indargiri.

7. Jadwal Kegiatan
Judul pelatihan Nama Calon Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Agust Sept Okt Nop
Des
Pelatihan
penulisan
artikel ilmiah
nasional
1. Venny Rismawanti, SST.,MPH
2. Yulizawati, SST.,M.Keb
3. Yopi Wulandari, SST
4. Nofi Ramini Harahap, SST


Pelatihan
penulisan
artikel ilmiah
internasional
1. Venny Rismawanti, SST.,MPH
2.Yulizawati, SST.,M.Keb
3.Yopi Wulandari, SST
4. Nofi Ramini Harahap, SST


Pelatihan
Kepemimpinan
bagi Direktur
Venny Rismawanti, SST.,MPH

Pelatihan
Kepemimpinan
bag Pembantu
Direktur
1. Yulizawati, SST.,M.Keb
2. Ruspanora, SST.,MPH
3. Bambang Hermanto, SE
4.

Pelatihan APN 1. Venny Rismawanti, SST.,MPH
2.Yulizawati, SST.,M.Keb
3. Ruspanora, SST.,MPH


Pelatihan
perpustakaan
Hariantoni, SE

pelatihan
manajemen
keuangan
1. Bambang Hermanto, SE
2. Helviza
3. Titik


Pelatihan
pengadaan
barang dan jasa
1. Bambang Hermanto, SE
2. Helviza
3. Andrean Susilo


Pelatihan
penyusunan
GBPP
Yopi Wulandhari, SST

Pelatihan
pembuatan bahan
ajar dan buku
1. Venny Rismawanti, SST.,MPH
2. Yulizawati, SST.,M.Keb


Pelatihan
Penyusunan
angka kredit
dosen
1. Elsie Anggraini, SST
2. Sri wahyuni, SST
3. Febrina, SST



Pelatihan tentang
paten danHAKI
1. Venny Rismawanti, SST.,MPH
2. Yulizawati, SST.,M.Keb



Pelatihan
pengelolaan
jurnal ilmiah
1. Venny Rismawanti, SST.,MPH
2.Yulizawati,SST.,M.Keb
3.Eka Mailina sari,SE



Pelatihan
manajemen
kepegawaian dan
administrasi
1.Eka mailinasari, SE
2. Pridean Azmi, S.sos




8. Anggaran

No

Komponen Pembiayaan Volume Biaya satuan

Total Biaya
1 Biaya pelatihan*
2 Biaya Hidup 4 org Rp. 1.080.000,- Rp. 4.320.000,-
3 Biaya perjalanan (Rgt-Jkt PP) 4 org Rp. 2.000.000 Rp. 8.000.000,-
Total Biaya Rp. 12.320.000,-
Dibiayai oleh institusi pendidikan














6. Pelatihan perpustakaan
1. Latar belakang
Perpustakaan merupakan salah satu sarana untuk menunjang proses pembelajaran. Di akbid
Indragiri pustakawan yang ada belum S1 atau mengikutikan pelatihan tentang yang
perpustakaan.
2. Tujuan
Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan sistim manajemen di perpustakaan akan lebih baik.
5. Lingkup kegiatan
Pelatihan perpustakaan yang diikuti meliputi manajemen perpustakaan serta softskill petugas
perpustakaan dalam memberikan pelayanan yang terbaik kepada mahasiswa.
6. Keluaran
Rencana pemanfaatan kompetensi yang diperoleh adalah untuk dapat menlaksanakan manajemen
perpustakaan dengan baik.. Ukuran keberhasilan dari kegiatan magang ini adalah .pengelolaan
perpustakaan meningkat
5. Penyelenggara pelatihan/magang
Akademi kebidanan Indragiri bermaksud mengikuti pelatihan yang diselenggarakan oleh pusat
diklat BPK RI karena kredibilitas institusi tersebut sangat baik dadan belum pernah mengikuti
pelatihan tersbeut.n terakreditasi A atau melalui lembaga independent lainnya.
6. Peserta
Kualifikasi peserta adalah staf perpustakaan dengan pendidikan S1 . Hal sesuai dengan pelatihan
yang akan diikuti yaitu untuk staf perpustakaan.

7. Jadwal Kegiatan
Judul pelatihan Nama Calon Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Agust Sept Okt Nop
Des
Pelatihan
penulisan
artikel ilmiah
nasional
1. Venny Rismawanti, SST.,MPH
2. Yulizawati, SST.,M.Keb
3. Yopi Wulandari, SST
4. Nofi Ramini Harahap, SST


Pelatihan
penulisan
artikel ilmiah
internasional
1. Venny Rismawanti, SST.,MPH
2.Yulizawati, SST.,M.Keb
3.Yopi Wulandari, SST
4. Nofi Ramini Harahap, SST


Pelatihan
Kepemimpinan
bagi Direktur
Venny Rismawanti, SST.,MPH

Pelatihan
Kepemimpinan
bag Pembantu
Direktur
1. Yulizawati, SST.,M.Keb
2. Ruspanora, SST.,MPH
3. Bambang Hermanto, SE


Pelatihan APN 1. Venny Rismawanti, SST.,MPH
2.Yulizawati, SST.,M.Keb
3. Ruspanora, SST.,MPH


Pelatihan
perpustakaan
Hariantoni, SE

pelatihan
manajemen
keuangan
1. Bambang Hermanto, SE
2. Helviza
3. Titik


Pelatihan
pengadaan
barang dan jasa
1. Bambang Hermanto, SE
2. Helviza
3. Andrean Susilo


Pelatihan
penyusunan
GBPP
Yopi Wulandhari, SST

Pelatihan
pembuatan
bahan ajar dan
buku
1. Venny Rismawanti, SST.,MPH
2. Yulizawati, SST.,M.Keb


Pelatihan
Penyusunan
angka kredit
dosen
1. Elsie Anggraini, SST
2. Sri wahyuni, SST
3. Febrina, SST



Pelatihan
tentang paten
danHAKI
1. Venny Rismawanti, SST.,MPH
2. Yulizawati, SST.,M.Keb



Pelatihan
pengelolaan
jurnal ilmiah
1. Venny Rismawanti, SST.,MPH
2.Yulizawati,SST.,M.Keb
3.Eka Mailina sari,SE



Pelatihan
manajemen
kepegawaian
dan administrasi
1.Eka mailinasari, SE
2. Pridean Azmi, S.sos




8. Anggaran

No

Komponen Pembiayaan Volume Biaya satuan

Total Biaya
1 Biaya pelatihan*
2 Biaya Hidup 1 org Rp. 1.080.000,- Rp. 1.080.000,-
3. Biaya perjalanan (Rgt-Jkt PP) 1 org Rp. 2.000.000 Rp. 2.000.000,-
Total Biaya Rp. 3.080.000,-
Dibiayai oleh institusi pendidikan

7. Pelatihan administrasi dan kepegawaian
1. Latar belakang
Dalam system disuatu institusi bagian administrasi dan kepegawaian merupakan unsur penunjang
yang sangat penting. Untuk menambah wawasan dan pengalaman serta manajemen kepegawaian
yang lebih baik, perlu diadakannya pelatihan tentang administrasi dan kepegawaian bagi Ka Tu
dan Kasubbag kepegawaian.
2. Tujuan
Dengan adanya pelatihan ini, manajemen kepegawaian dan administrasi akan lebih baik.

3. Lingkup kegiatan
Pelatihan yang akan diikuti adalah manajemen kepegawaian dan administrasi pada Akademi
Kebidanan Indragiri, adapun kompetensi yang diharapkan dikuasai oleh peserta adalah sistim
pengelolaan kepegawaian dan sistim pengelolaan administrasi.

4. Keluaran
Rencana pemanfaatan kompetensi yang diperoleh adalah untuk memperbaiki dan meningkatkan
sistim administrasi dan kepegawaian pada Akademi Kebidanan Indragiri. Ukuran keberhasilan
dari kegiatan magang ini adalah tersusunnya pedoman kepegawaian dan pedoman administrasi
yang baru dan lebih efektif dalam melakukan manajemen.
5. Penyelenggara pelatihan/magang
Akademi kebidanan Indragiri bermaksud mengikuti pelatihan yang diselenggarakan oleh Ditjen
Dikti melalui kopertis, namun jika tidak terdapat agenda kegiatan tersebut Akademi Kebidanan
Indragiri akan mengikuti pelatihan melalui lembaga independent lainnya yang memiliki
kredibilitas institusi yang baik.
6. Peserta
Kualifikasi peserta adalah Ka TU dan kasubbag kepegawaian Akademi Kebidanan Indargiri
dengan masa kerja minimal 5 tahun. Hal sesuai dengan pelatihan yang akan diikuti yaitu untuk
tenaga kependidikan.

7. Jadwal Kegiatan
Judul pelatihan Nama Calon Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Agust Sept Okt Nop
Des
Pelatihan
penulisan
artikel ilmiah
nasional
1. Venny Rismawanti, SST.,MPH
2. Yulizawati, SST.,M.Keb
3. Yopi Wulandari, SST
4. Nofi Ramini Harahap, SST


Pelatihan
penulisan
artikel ilmiah
internasional
1. Venny Rismawanti, SST.,MPH
2.Yulizawati, SST.,M.Keb
3.Yopi Wulandari, SST
4. Nofi Ramini Harahap, SST


Pelatihan
Kepemimpinan
bagi Direktur
Venny Rismawanti, SST.,MPH

Pelatihan
Kepemimpinan
bag Pembantu
Direktur
1. Yulizawati, SST.,M.Keb
2. Ruspanora, SST.,MPH
3. Bambang Hermanto, SE


Pelatihan APN 1. Venny Rismawanti, SST.,MPH
2.Yulizawati, SST.,M.Keb
3. Ruspanora, SST.,MPH


Pelatihan
perpustakaan
Hariantoni, SE

pelatihan
manajemen
keuangan
1. Bambang Hermanto, SE
2. Helviza
3. Titik


Pelatihan
pengadaan
barang dan jasa
1. Bambang Hermanto, SE
2. Helviza
3. Andrean Susilo


Pelatihan
penyusunan
GBPP
Yopi Wulandhari, SST

Pelatihan
pembuatan
bahan ajar dan
buku
1. Venny Rismawanti, SST.,MPH
2. Yulizawati, SST.,M.Keb


Pelatihan
Penyusunan
angka kredit
dosen
1. Elsie Anggraini, SST
2. Sri wahyuni, SST
3. Febrina, SST



Pelatihan
tentang paten
danHAKI
1. Venny Rismawanti, SST.,MPH
2. Yulizawati, SST.,M.Keb



Pelatihan
pengelolaan
jurnal ilmiah
1. Venny Rismawanti, SST.,MPH
2.Yulizawati,SST.,M.Keb
3.Eka Mailina sari,SE



Pelatihan
manajemen
kepegawaian
dan
administrasi
1.Eka mailinasari, SE
2. Pridean Azmi, S.sos




8. Anggaran

No

Komponen Pembiayaan Volume Biaya satuan

Total Biaya
1 Biaya pelatihan*
2 Biaya Hidup 2 org Rp. 1.080.000,- Rp. 2.160.000,-
3. Biaya perjalanan (Rgt-Jkt PP) 2 org Rp. 2.000.000 Rp. 4.000.000,-
Total Biaya Rp. 6.160.000,-
Dibiayai oleh institusi pendidikan

8. Pelatihan pengadaan barang dan jasa
1. Latar belakang
Pengadaan barang dan jasa pada Akademi Kebidanan Indragiri Selama ini dilakukan dengan
pengadaan langsung ataupun dengan melakukan pembelanjaan dengan bukti kwitansi. Institusi
merasa perlu untuk meningkatkan tim pengadaan barang jasa agar selalu sesuai dengan peraturan
perundang-undangan yang berlaku.

2. Tujuan
Untuk menambah wawasan dan pengalaman tenaga kependidikan maka diperlukan pelatihan
mengenai pengadaan barang dan jasa tersebut

3. Lingkup kegiatan
Pelatihan pengadaan barang dan jasa yang akan diikuti adalah sesuai dengan ketentuan
bermacam-macam pagu dalam pengelolaan barang dan jasanya serta sumber dana, baik APBN,
APBD, hibah maupun sumber lainnya.

4. Keluaran
Rencana pemanfaatan kompetensi yang diperoleh adalah untuk memberikan kemampuan dan
sertifikasi bagi peserta.
Ukuran keberhasilan dari kegiatan magang ini adalah meningkatnya wawasan dan kemampuan
peserta dalam pengadaan barang dan jasa.

5. Penyelenggara pelatihan/magang
Peserta pelatihan direncanakan akan mengikuti pelatihan di Pusdiklat BPK RI karena institusi
tersebut telah terakreditasi A dalam penyelenggaran pelatihan pengadaan barang dan jasa atau
pada lembaga independent lainnya.
6. Peserta
Kualifikasi peserta adalah Pudir II, Kasubbag perlengkapan dan Kabag administrasi dan keuangan
dengan masa kerja minimal 3 tahun. Hal sesuai dengan pelatihan yang akan diikuti yaitu untuk
tenaga kependidikan..

7. Jadwal Kegiatan
Judul pelatihan Nama Calon Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Agust Sept Okt Nop
Des
Pelatihan
penulisan
artikel ilmiah
nasional
1. Venny Rismawanti, SST.,MPH
2. Yulizawati, SST.,M.Keb
3. Yopi Wulandari, SST
4. Nofi Ramini Harahap, SST


Pelatihan
penulisan
artikel ilmiah
internasional
1. Venny Rismawanti, SST.,MPH
2.Yulizawati, SST.,M.Keb
3.Yopi Wulandari, SST
4. Nofi Ramini Harahap, SST


Pelatihan
Kepemimpinan
bagi Direktur
Venny Rismawanti, SST.,MPH

Pelatihan
Kepemimpinan
bag Pembantu
Direktur
1. Yulizawati, SST.,M.Keb
2. Ruspanora, SST.,MPH
3. Bambang Hermanto, SE


Pelatihan APN 1. Venny Rismawanti, SST.,MPH
2.Yulizawati, SST.,M.Keb
3. Ruspanora, SST.,MPH


Pelatihan
perpustakaan
Hariantoni, SE

pelatihan
manajemen
keuangan
1. Bambang Hermanto, SE
2. Helviza
3. Titik


Pelatihan
pengadaan
barang dan jasa
1. Bambang Hermanto, SE
2. Helviza
3. Andrean Susilo


Pelatihan
penyusunan
GBPP
Yopi Wulandhari, SST

Pelatihan
pembuatan
bahan ajar dan
buku
1. Venny Rismawanti, SST.,MPH
2. Yulizawati, SST.,M.Keb


Pelatihan
Penyusunan
angka kredit
dosen
1. Elsie Anggraini, SST
2. Sri wahyuni, SST
3. Febrina, SST



Pelatihan
tentang paten
danHAKI
1. Venny Rismawanti, SST.,MPH
2. Yulizawati, SST.,M.Keb



Pelatihan
pengelolaan
jurnal ilmiah
1. Venny Rismawanti, SST.,MPH
2.Yulizawati,SST.,M.Keb
3.Eka Mailina sari,SE



Pelatihan
manajemen
kepegawaian
dan administrasi
1.Eka mailinasari, SE
2. Pridean Azmi, S.sos




8. Anggaran

No

Komponen Pembiayaan Volume Biaya satuan

Total Biaya
1. Biaya pelatihan*
2. Biaya Hidup 3 org Rp. 1.800.000,- Rp. 5.400.000,-
3. Biaya perjalanan (Rgt-Jkt PP) 3 org Rp. 2.000.000 Rp. 6.000.000,-
Total Biaya Rp. 11.400.000,-
Dibiayai oleh institusi pendidikan
9. Pelatihan mnajemen keuangan
1. Latar belakang
Manajemen keuangan institusi pendidikan yang baik akan sangat mendukung lancaranya
kegiatan operasional pada setiap bidang sehingga perlu adanya peningkatan wawasan dan
kemampuan personalia dalam bidang keuangan.

2. Tujuan
Dapat mengikuti pelatihan tentang manajemen keuangan sehingga sistim keuangan dapat
berjalan lancar.

3. Lingkup kegiatan
Pelatihan ini menekankan pada kompetensi pengelolaan keuangan yang baik dan benar.
4. Keluaran
Meningkatkan akuntabilitas manajemen keuangan pada Akademi Kebidanan Indragiri.
5. Penyelenggara pelatihan/magang
Peserta pelatihan direncanakan akan mengikuti pelatihan di Pusdiklat BPK RI karena institusi
tersebut telah terakreditasi A dalam penyelenggaran pelatihan pengadaan barang dan jasa atau
pada lembaga independent lainnya.

6. Peserta
Kualifikasi peserta adalah Pudir II, Kabag keuangan dan bendahara pengeluaran Akademi
Kebidanan Indargiri dengan masa kerja minimal 5 tahun. Hal sesuai dengan pelatihan yang akan
diikuti yaitu untuk tenaga kependidikan.

7. Jadwal Kegiatan
Judul pelatihan Nama Calon Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Agust Sept Okt Nop
Des
Pelatihan
penulisan
artikel ilmiah
nasional
1. Venny Rismawanti, SST.,MPH
2. Yulizawati, SST.,M.Keb
3. Yopi Wulandari, SST
4. Nofi Ramini Harahap, SST


Pelatihan
penulisan
artikel ilmiah
internasional
1. Venny Rismawanti, SST.,MPH
2.Yulizawati, SST.,M.Keb
3.Yopi Wulandari, SST
4. Nofi Ramini Harahap, SST


Pelatihan
Kepemimpinan
bagi Direktur
Venny Rismawanti, SST.,MPH

Pelatihan
Kepemimpinan
bag Pembantu
Direktur
1. Yulizawati, SST.,M.Keb
2. Ruspanora, SST.,MPH
3. Bambang Hermanto, SE


Pelatihan APN 1. Venny Rismawanti, SST.,MPH
2.Yulizawati, SST.,M.Keb
3. Ruspanora, SST.,MPH


Pelatihan
perpustakaan
Hariantoni, SE

pelatihan
manajemen
keuangan
1. Bambang Hermanto, SE
2. Helviza
3. Titik


Pelatihan
pengadaan
barang dan jasa
1. Bambang Hermanto, SE
2. Helviza
3. Andrean Susilo


Pelatihan
penyusunan
GBPP
Yopi Wulandhari, SST

Pelatihan
pembuatan
bahan ajar dan
buku
1. Venny Rismawanti, SST.,MPH
2. Yulizawati, SST.,M.Keb


Pelatihan
Penyusunan
angka kredit
dosen
1. Elsie Anggraini, SST
2. Sri wahyuni, SST
3. Febrina, SST



Pelatihan
tentang paten
danHAKI
1. Venny Rismawanti, SST.,MPH
2. Yulizawati, SST.,M.Keb



Pelatihan
pengelolaan
jurnal ilmiah
1. Venny Rismawanti, SST.,MPH
2.Yulizawati,SST.,M.Keb
3.Eka Mailina sari,SE



Pelatihan
manajemen
kepegawaian
dan administrasi
1.Eka mailinasari, SE
2. Pridean Azmi, S.sos




8. Anggaran

No

Komponen Pembiayaan Volume Biaya satuan

Total Biaya
1 Biaya pelatihan*
2 Biaya Hidup 3 org Rp. 1.800.000,- Rp. 5.400.000,-
3 Biaya perjalanan (Rgt-Jkt PP) 3 org Rp. 2.000.000 Rp. 6.000.000,-
Total Biaya Rp. 11.400.000,-
Dibiayai oleh institusi pendidikan

10. Pelatihan penyusunan angka kredit dosen
1. Latar belakang
Mengingat jumlah dosen yang memiliki jabatan fungsional di Akademi Kebidanan Indragiri
hanya 25 %, dan masih banyak dosen yang belum S2 maka perlu dilakukan pelatihan tentang
angka kredit dosen dan jabatan fungsional.
2. Tujuan
Tujuan pelatihan ini agar para dosen memiliki motivasi untuk mengurus jabatan ungsional dosen
dan menginternalisasikan profesi dosen ke dalam diri dosen yang ada pada Akademi Kebidanan
Indragiri.

3. Lingkup kegiatan
Penyusuanan GBPP dan SAP berdasarkan kurikulum yang baru sehingga layanan pembelajaran
kepada mahasiswa lebih terarah dengan adanya GBPP dan SAP yang tersusun dan mahasiswa
dapat memahami dengan baik pembelajaran yang diberikan.

4. Keluaran
Meningkatkan pemahaman dosen tentang jabatan fungsional.

5. Penyelenggara pelatihan/magang
Akademi kebidanan Indragiri bermaksud mengikuti pelatihan yang diselenggarakan oleh Ditjen
Dikti melalui kopertis, namun jika tidak terdapat agenda kegiatan tersebut Akademi Kebidanan
Indragiri akan mengikuti pelatihan melalui AIPKIND (Asosiasi institusi pendidikan kebidanan
Indonesia) karena kredibilitas institusi tersebut sangat baik atau melalui APTISI.
6. Peserta
Kualifikasi peserta adalah dosen Akademi Kebidanan Indargiri dengan masa kerja minimal 3
tahun. Hal sesuai dengan pelatihan yang akan diikuti yaitu untuk dosen.

7. Jadwal Kegiatan
Judul pelatihan Nama Calon Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Agust Sept Okt Nop
Des
Pelatihan
penulisan
artikel ilmiah
nasional
1. Venny Rismawanti, SST.,MPH
2. Yulizawati, SST.,M.Keb
3. Yopi Wulandari, SST
4. Nofi Ramini Harahap, SST


Pelatihan
penulisan
artikel ilmiah
internasional
1. Venny Rismawanti, SST.,MPH
2.Yulizawati, SST.,M.Keb
3.Yopi Wulandari, SST
4. Nofi Ramini Harahap, SST


Pelatihan
Kepemimpinan
bagi Direktur
Venny Rismawanti, SST.,MPH

Pelatihan
Kepemimpinan
bag Pembantu
Direktur
1. Yulizawati, SST.,M.Keb
2. Ruspanora, SST.,MPH
3. Bambang Hermanto, SE


Pelatihan APN 1. Venny Rismawanti, SST.,MPH
2.Yulizawati, SST.,M.Keb
3. Ruspanora, SST.,MPH


Pelatihan
perpustakaan
Hariantoni, SE

pelatihan
manajemen
keuangan
1. Bambang Hermanto, SE
2. Helviza
3. Titik


Pelatihan
pengadaan
barang dan jasa
1. Bambang Hermanto, SE
2. Helviza
3. Andrean Susilo


Pelatihan
penyusunan
GBPP
Yopi Wulandhari, SST

Pelatihan
pembuatan
bahan ajar dan
buku
1. Venny Rismawanti, SST.,MPH
2. Yulizawati, SST.,M.Keb


Pelatihan
Penyusunan
angka kredit
dosen
1. Elsie Anggraini, SST
2. Sri wahyuni, SST
3. Febrina, SST



Pelatihan
tentang paten
danHAKI
1. Venny Rismawanti, SST.,MPH
2. Yulizawati, SST.,M.Keb



Pelatihan
pengelolaan
jurnal ilmiah
1. Venny Rismawanti, SST.,MPH
2.Yulizawati,SST.,M.Keb
3.Eka Mailina sari,SE



Pelatihan
manajemen
kepegawaian
dan administrasi
1.Eka mailinasari, SE
2. Pridean Azmi, S.sos



8. Anggaran

No

Komponen Pembiayaan Volume Biaya satuan

Total Biaya
1 Biaya pelatihan*
2 Biaya Hidup 3 org Rp. 1.080.000,- Rp. 3.240.000,-
3 Biaya perjalanan 3 org Rp. 2.000.000 Rp. 6.000.000,-
Total Biaya Rp. 9.240.000,-
Dibiayai oleh institusi pendidikan

TOR in House Training
1. In HouseTraining Metode penelitian dan Analisis statistik
1. Latar belakang
Agar dosen dapat menambah pengalaman mengadakan workshop di dalam kampus maka perlu
diadakan seperti hipnobrithing yang melibatkan seluruh civitas akademik
2. Tujuan
Menambah wawasan dan pengalaman bagi civitas akademik
3. Lingkup kegiatan
pengembangan staf yang akan diselenggarakan untuk mendukung tujuan yang ingin
diperoleh yaitu meningkatkan kemampuan dosen dalam bidang metode penelitian dan
pengolahan data sehingga layanan akademik kepada mahasiswa berupa pemberian materi
dan bimbingan juga lebih baik.
4. Keluaran
Hasil (peningkatan kompetensi) yang akan diperoleh dari kegiatan inhouse training untuk
mendukung pelaksanaan tugas akademik atau non-akademik dosen sehari-hari yakni
dalam bidang penelitian dan pembimbingan mahasiswa. Ukuran keberhasilan dari
kegiatan yang diusulkan adalah seluruh dosen meningkatkan kemempuannya dalam
bidang penelitian dan pengolahan data.
5. Nara Sumber
Kompetensi dan persyaratan nara sumber untuk in-house training yang dimaksud adalah
konsultan dalan bidang metode penelitian dan justifikasi yang digunakan untuk memilih
nara sumber adalah berdasarkan lembaga yang ia miliki, pengalaman dalam memberikan
in hose training. Narasumber dalam hal ini adalah dr.Sopiyudin M.Dahlan, M.Epid
6. Peserta
Jumlah peserta diutamakan dosen tetap Akademi kebidanan Indragiri yang berjumlah 15
orang dan kualifikasi/persyaratan peserta disesuaikan dengan tujuan pengembangan dosen.
Jumlah peserta 15 orang.
7. Jadwal kegiatan
Judul pelatihan Nama Calon Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Agust Sept Okt Nop
Des
Metode penelitian dan
pengolahan data(10
topik)
15 orang dosen akbid
Indragiri


Hipnobirthing


Diseminasi penelitian












8. Anggaran
Komponen Pembiayaaan Volume Biaya satuan Total Biaya
Honorarirum Nara sumber
20 OJ Rp. 750.000,- Rp. 15.000.000,-
Konsumsi in-house training (
16 org x 3 hari)
48 OH Rp. 25.000.-
(2 kali snack dan 1 kali
makan siang/hari)
Rp. 1.200.000,-
Penggandaan materi
16 Paket Rp. 50.000,- Rp. 800.000,-
Biaya perjalanan nara sumber
1 OK Rp. 2.200.000,- Rp. 2.200.000,-
Penyusunan laporan

1 paket Rp. 800.000.- Rp. 800.000,-
Total
Rp. 20.000.000,-

2. In HouseTraining Hipnobirthing
1. Latar belakang
Agar dosen dapat menambah pengalaman mengadakan workshop di dalam kampus maka perlu
diadakan seperti hipnobrithing yang melibatkan seluruh civitas akademik
2. Tujuan
Menambah wawasan dan pengalaman bagi civitas akademik
3. Lingkup kegiatan
pengembangan staf yang akan diselenggarakan untuk mendukung tujuan yang ingin
diperoleh yaitu meningkatkan kemampuan dosen dalam bidang hipnobirthing sehingga
dapat meningkatkan layanan akademik kepada mahasiswa berupa pemberian materi dan
bimbingan tentang hipnobirthing dalam rangka persiapan unggulan lulusan.

4. Keluaran
Hasil (peningkatan kompetensi) yang akan diperoleh dari kegiatan inhouse training untuk
mendukung pelaksanaan tugas akademik atau non-akademik dosen sehari-hari yakni
dalam bidang persiapan kualitas unggulan mahasiswa. Ukuran keberhasilan dari kegiatan
yang diusulkan adalah seluruh dosen meningkatkan kemempuannya dalam bidang
hipnobirthing.

5. Nara Sumber
Kompetensi dan persyaratan nara sumber untuk in-house training yang dimaksud adalah
ahli dan spesialis dan bidang hipnobirthing dari Lembaga Provital dan justifikasi yang
digunakan untuk memilih nara sumber adalah berdasarkan lembaga yang ia miliki,
pengalaman dalam memberikan in hose training. Narasumber dalam hal ini adalah Ibu
Lanny.

6. Peserta
Jumlah peserta diutamakan dosen tetap Akademi kebidanan Indragiri yang berjumlah 15
orang dan kualifikasi/persyaratan peserta disesuaikan dengan tujuan pengembangan dosen.
Jumlah peserta 15 orang dan Bidan mentor mitra Akademi Kebidanan Indragiri yang
berjumlah 5 orang.
7. Jadwal kegiatan
Judul pelatihan Nama Calon Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Agust Sept Okt Nop
Des
Metode penelitian dan
pengolahan data(10
topik)

15 orang dosen akbid
Indragiri


Hipnobirthing



Diseminasi penelitian



8. Anggaran
Komponen Pembiayaaan Volume Biaya satuan Total Biaya
Honorarirum Nara sumber
20 OJ Rp. 750.000,- Rp. 15.000.000,-
Konsumsi in-house training (
20 org x 3 hari)

60 OH Rp. 25.000.-
(2 kali snack dan 1 kali
makan siang/hari)
Rp. 1.500.000,-
Penggandaan materi

20 Paket Rp. 50.000,- Rp. 1.000.000,-
Biaya perjalanan nara sumber
1 OK Rp. 2.200.000,- Rp. 2.200.000,-
Penyusunan laporan

1 paket Rp. 300.000.- Rp. 300.000,-
Total
Rp. 20.000.000,-

3. In House training diseminasi penelitian
1. Latar belakang
Agar dosen dapat menambah pengalaman mengadakan workshop di dalam kampus maka perlu
diadakan seperti diseminasi penelitian yang melibatkan seluruh civitas akademik dan hal ini
dianggap perlu karena tidak banyak penelitian yang belum terpublikasi dan pemahaman dosen
dan mahasiswa tentang penelitian perlu ditingkatkan.

2. Tujuan
Menambah wawasan dan pengalaman bagi civitas akademik dan memotivasi untuk melakukan
penelitian serta di publikasikan
3. Lingkup kegiatan
Pengembangan staf yang akan diselenggarakan untuk mendukung tujuan yang ingin
diperoleh yaitu meningkatkan kemampuan dosen dan mahasiswa dalam bidang metode
penelitian sehingga layanan akademik kepada mahasiswa berupa pemberian materi dan
bimbingan juga lebih baik.

4. Keluaran
Hasil (peningkatan kompetensi) yang akan diperoleh dari kegiatan inhouse training
untuk mendukung pelaksanaan tugas akademik atau non-akademik dosen sehari-hari
yakni dalam bidang penelitian dan pembimbingan mahasiswa. Ukuran keberhasilan dari
kegiatan yang diusulkan adalah seluruh dosen meningkatkan kemampuannya dalam
bidang penelitian dan pengolahan data.

5. Nara Sumber
Kompetensi dan persyaratan nara sumber untuk diseminasi penelitian yang dimaksud
adalah dosen senior dan berpengalaman dalam bidang metode penelitian dan justifikasi
yang digunakan untuk memilih nara sumber adalah berdasarkan institusi pendidikan
tempat bekerja, pengalaman dalam memberikan in house training. Narasumber dalam hal
ini adalah Prof. Saryono dari UNRI.
6. Peserta
Jumlah peserta diutamakan dosen tetap Akademi kebidanan Indragiri yang berjumlah 15
orang dan kualifikasi/persyaratan peserta disesuaikan dengan tujuan pengembangan dosen.
Jumlah peserta 15 orang.
7. Jadwal kegiatan
Judul pelatihan Nama Calon Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Agust Sept Okt Nop
Des
Metode penelitian dan
pengolahan data(10
topik)

15 orang dosen akbid
Indragiri


Hipnobirthing

20 orang

Diseminasi penelitian
15 orang


8. Anggaran
Komponen Pembiayaaan Volume Biaya satuan Total Biaya
Honorarirum Nara sumber
10 OJ Rp. 750.000,- Rp. 7.500.000,-
Konsumsi in-house training (
16 org x 3 hari)

48 OH Rp. 25.000.-
(2 kali snack dan 1 kali
makan siang/hari)
Rp. 1.200.000,-
Penggandaan materi

16 Paket Rp. 20.000,- Rp. 320.000,-
Biaya perjalanan nara sumber
(Pekanbaru-Rengat) PP
1 OK Rp. 250.000,- Rp. 250.000,-
Penyusunan laporan

1 paket Rp. 730.000.- Rp. 730.000,-
Total
Rp. 10.000.000,-






Tabel 3. Rekapitulasi Mahasiswa Mengundurkan Diri dan DO 3 tahun terakhir

NO Program studi Tahun Akademik
2010/2011 2011/2012 2012/1013
Undur diri DO Undur Diri DO Undur Diri DO
1 DIII Kebidanan 2 - 3 - 2 -
Rerata kehadiran

LAMPIRAN G. FORMAT EVALUASI DIRI
A. Mahasiswa

Tabel 1. Profil Penerimaan Mahasiswa Baru 3 haun Terakhir
No Prodi
2010/2011 2011/2012 2012/2013
Rerata Keketatan
Pendaftar Diterima keketatan Pendaftaran Diterima keketatan Pendaftar Diterima keketatan
1 2 3=1/2 4 5 6=4/5 7 8 9=7/8 10
1
DIII
Kebidanan 130 71 1,83 125 86 1,45 120 87 1,38

1,55
B. AKADEMIK

TABEL 2. Profil Mahasiswa Aktif Tahun 2013
No Program studi
Jumlah Mahasiswa Aktif Tahun 2013
D3 D4 S1 Profesi
1 DIII Kebidanan

273

-

- -


TOTAL 273




Tabel 4. Rekapitulasi kehadiran dosen dalam pembelajaran 3 tahun terakhir

Kehadiran Dosen
NO Program StudI 2010/2011 2011/2012 2012/2013
1 DIII Kebidanan 90% 95% 95%
2
3
dst
Rerata Kehadiran







Tabel 5. Daftar Petunjuk Prktikum/Diktat/Hand-out/Modul yang dihasilkan Staf Akademik

No Judul Prodi Penulis Tahun Penerbit
1 2 3 4

Petunjuk Praktikum



1
Askeb I :
a. Pemeriksaan Inspekulo
b. Senam Hamil
c. Pemeriksaan Ibu Hamil
DIII Kebidanan Venny Rismawanti, SST.,MPH 2010

2
Askeb II :
Episiotomi
Pemeriksaan Dalam Kala I
Pemeriksaan Kala II Persalinan Normal
Penjahitan Perineum
Pemantauan Kala IV
Manajemen Aktif Kala III DIII Kebidanan Yulizawati, SST.,M.Keb 2010

3
Tehnik mengeluarkan ASI secara manual
Perawatan Payudara
DIII Kebidanan Ruspa nora, SST.,MPH 2010

Diktat/Hand Out/Modul


1 Askeb I DIII Kebidanan Venny Rismawanti, SST.,MPH 2010
2 Askeb II DIII Kebidanan Yulizawati, SST.,M.Keb 2010
3 Askeb III DIII Kebidanan Ruspa nora, SST.,MPH 2010









Tabel 6. Rerata Penyelenggaraan Praktikum/Praktek

No Prodi Jumlah Topik Praktikum direncanakan
Jumlah Topik Praktikum
Terselenggara
1

DIII Kebidanan 24 24
Rerata

Tabel 7. Profil distribusi Nilai Mata Kuliah Perodi Tahun 2010/2011 s/d 2012/2013

Prodi
2010/2011 2011/2012 2012/2013
%Distribusi ratarata nilai
kuliah dan praktikum
%Distribusi rarata nilai kuliah
dan praktikum
%Distribusi rarata nilai kuliah
dan praktikum
A

B

C

D E

A B C D E

A B C D E
1
DIII Kebidanan
75 70 73 72 75 76 72 74 74 76 77 77 76 75 76
2


dst









Tabel 9. Data Akreditasi Program Studi

No program Studi Peringkat Akreditasi SK Akreditasi Masa berlaku Akreditasi

1 DIII Kebidanan C
009/BAN-PT/Ak-
IX/Dpl III-VI/2009 26 Juni 2014

2 DIII Kebidananan Menunggu hasil

3






Tabel 8. Profil IPK Mahasiswa Aktif Tahun 2012/2013
No

program Studi

Rerata IPK Mahasiswa Aktif tahun 2012/2013
D3 D4 S1 Profesi
1 DIII Kebidanan 3,02 - - -
2
3
dst


TOTAL



C. LULUSAN
Tabel 10.Jumlah Lulusan Tiga tahun Terakhir

Tahun Lulus
Jumlah Lulusan
D3 D4 S1 Profesi TOTAL
2010/2011 89
- - -

2011/2012 85
- - -
2012/2013 70
- - -

TOTAL 244


Tabel 11. Profil Lulusan berdasarkan IPK dan tahun lulus


No Prodi
2010/2011 2011/2012
<2,5 2,5 IPK<3.0 3.0 Jml Rerata <2,5 2,5 IPK<3.0 3.0 Jml Rerata
Jml % Jml % Jml % Lulusan IPK Jml % Jml % Jml % Lulusan IPK
1 10 11% 50 56% 39 43,8% 89 3,01 7 10% 28 40% 35 50% 70 3,02
2
3
dst






Tabel 12. Rerata Masa Studi Lulusan S1 tiga tahun terakhir

No PROGRAM STUDI
Rerata Masa Studi
Jumlah Lulusan
Rerata Masa
Studi(tahun)
2009/2010 2010/2011 2011/2012



1 DIII Kebidanan 3 tahun 3 tahun 3 tahun 253 3 tahun

dst

TOTAL Lulusan

Tabel 13. Rerata Penyelesaian tugas akhir/skripsi lulusan tiga tahun terakhir

No PROGRAM STUDI
Rerata Masa Studi
Jumlah Lulusan Rerata Lama pemyelesaian tugas akhir/skripsi ( bulan )
2009/2010 2010/2011 2011/2013
1 DIII Kebidanan 6 Bulan 6 Bulan 6 Bulan 253 6 Bulan
dst
TOTAL Lulusan










Tabel 14. Profil Waktu Tunggu Lulusan Mendapatkan Pekerjaan Pertama (bulan)

No Program Studi
Rerata Waktu Tunggu Lulusan
Jumlah Lulusan Rerata Waktu Tunggu (bulan)
2009/2010 2010/2011 2011/2012
1 DIII Kebidanan 1-3 Bulan 1-3 Bulan 1-3 Bulan 253 1-3 Bulan
dst
Total Lulusan



Tabel 15. Hasil Penelusuran bidang Pekerjaan lulusan sampai dengan tahun 2013

No Prodi
Sampel
Total Lulusan

Studi
Lanjut
Bidang kerja

jml % Jml %
Industri jasa pendidikan perbankan Wirausaha lainnya

jml % jml % jml % jml % jml % jml %

1
DIII
Kebidanan 228 50 505 35 7 - - 470 43 35 7 - - - - - -

2

3

Dst





Tabel 16. Profil Produktivitas program studi selama 3 tahun terakhir

No program Studi
2010/2011 2011/2012 2012/2013
Jumlah
Mahasiswa
baru
Total
lulusan
Poduktivitas
(%)
Jumlah
Mahasiswa
baru
Total
lulusan
Poduktivitas
(%)
Jumlah
Mahasiswa
baru
Total
lulusan Poduktivitas (%)
1 2 3=2/1 4 5 6=5/4 7 8 9=8/7
1 DIII Kebidanan 86 89 1,034% 85 85 1% 107 70 0,65%
dst
PERGURUAN TINGGI
D. Sumber Daya Manusia

Tabel 17. Profil Dosen Tetap berdasarkan jenjang pendidikan,usia dan jabatan fungsional

Profil Jabatan
Kelompok
Umur
(Tahun)
<31 31-40 41-50 51-60 >60 Jumlah
S1 S2 S3 S1 S2 S3 S1 S2 S3 S1 S2 S3 S1 S2 S3
Priodi 1
Belum punya jabatan 10 10
Ass. Ahli 2 2
Lektor 1 1
L. Kepala
Guru Besar
TOTAL 10 3 13





Tabel 18. Profil Dosen Tidak Tetap berdasarkan jenjang pendidikan,usia dan jabatan fungsional

Jabatan
Kelompok Umur (Tahun)
<31 31-40 41-50 51-60 >60 Jumlah
S1 S2 S3 S1 S2 S3 S1 S2 S3 S1 S2 S3 S1 S2 S3
Belum punya jabatan 6 9 14
Ass. Ahli

Lektor

L. Kepala

Guru Besar

TOTAL 14








E. PENELITIAN DAN PENGABDIAN MASYARAKAT
Tabel 20. kegiatan penelitian tiga tahun terakhir
No PROGRAM STUDI
Kegiatan penelitian Dosen Tetap 3 Tahun Terakhir
2011 2012 2013
Jml Jml Dosen Rerata per Jml Jml Dosen Rerata per Jml
Jml
Dosen
Rerata
per
Penelitian Aktif Dosen Penelitian Aktif Dosen Penelitian Aktif Dosen
1 DIII Kebidanan 13 13 1 15 13 1,15 14 13 1,07
dst
TOTAL






Tabel 19. Kegiatan peningkatan kompetensi dosen
No

Kegiatan Peningkatan Kompetensi dosen

Jumlah yang di tugaskan
pada
Jumlah
2011 2012 2013
1 Tanpa gelar 3 3 2 8
2 S-2/Sp-1
3 S-3/Sp-2
TOTAL 8



Tabel 21. Dana Penelitian tiga tahun terakhir


No SUMBER DANA
Tahun
2011 2012 2013
judul Dana judul Dana judul Dana
I Dana Perguruan Tinggi 13 28.600.000 13 28.600.000 13 28.600.000
II Dana Nasional Kompetitif
a. Dosen Pemula - - 2 15.000.000 1 14.500
b.
c.
Dst
III Dana Kerja Sama
a.Nasional
b.Internasional
JUMLAH
Tabel 22. Kegiatan Pengabdian kepada masyarakat tiga tahun Terakhir

No PROGRAM STUDI
Kegiatan Pengabdian Dosen Tetap 3 tahun Terakhir



2011 2012 2013
Jml
Pengabdian
Jml
Dosen
Rerata/Dosen
Jml
Pengabdian
Jml
Dosen
Rerata/Dosen
Jml
Pengabdian
Jml
Dosen
Rerata/Dosen


1 DIII Kebidanan 13 13 1 13 13 1 13 13 1
TOTAL






F.FASILITAS
Profil 24. Koleksi Referensi Perpustakaan
No Jenis Referensi
>2010 2000-2010 1991-1999 <1990 Total

Judul Copies Judul Copies Judul Copies Judul Copies Judul
Copie
s

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12

1 Buku - - 189 644 108 279 18 66 315 989

2 Jurnal 2 4 2 4 - - - - 4 8

3
Skripsi dan Tugas
Akhir 268 268 237 237 505 505

JUMLAH 270 272 428 885 108 279 18 66 824 1502

Tabel 23. Dana pengabdian kepada masyarakat tiga tahun terakhir
No
Sumber Sarana
Tahun
2011 2012 2013
Judul Dana (Rp) Judul Dana (Rp) Judul Dana (Rp)
I Dana Perguruan Tinggi 13 26.000.000 13 26.000.000 13 26.000.000
II Dana Nasional Kompetitif
a.
b.
c.
III Dana Kerjasama
a. Nasional
b. Internasional
JUMLAH 13 26.000.000 13 26.000.000 13 26.000.000




Tabel 25. Profil Sarana Ruang Kelas

No
Program
Studi
Jumlah Ruang kelas
Jumlah Penggunaan Fasilitas Pengajaran
yang terdapat pada ruang tersebut*
Shift/ha
ri
Waktu/s
hift hari/min
ggu
Nama/Jenis Fasilitas
Jumla
h
Kondisi
(menit)
Bai
k
Rus
ak
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10
1
DIII
Kebidanan 7 Ruangan 1 8 Jam 5 Infokus,laptop 7 5 2
2
3
dst














Tabel 26. Profil Sarana Ruang Laboraturium
No
Program
Studi
Jumlah Ruang kelas
Jumlah Penggunaan Fasilitas Pengajaran
yang terdapat pada ruang tersebut*
Shift/ha
ri
Waktu/shi
ft hari/ming
gu
Nama/Jenis
Fasilitas
Juml
ah
Kondisi
(menit)
bai
k
Rusa
k
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10
1
DIII
Kebidanan 7 Ruangan 4 120 menit 5 Alat Lab
2
3
dst

EVALUASI DIRI
AKADEMI KEBIDANAN INDRAGIRI








AKADEMI KEBIDANAN INDRAGIRI
2013
SUSUNAN TIM


1. Venny Rismawanti, SST.,MPH Jabatan : Direktur Td tgn :
2. Yulizawati, SST.,M.Keb Jabatan : Pudir III Td tgn :
3. Melisa Mahasiswa Td tgn :
4. Sunarseh Alumni Td tgn :
5. User Klinik bersalin Permata Bunda Rengat Td tgn :

DAFTAR ISI


I. VISI, MISI, TUJUAN, DAN SASARAN, SERTA STRATEGI PENCAPAIAN........................................1
II. TATAPAMONG, KEPEMIMPINAN, SISTEM PENGELOLAAN, DAN PENJAMINAN MUTU..............5
III. MAHASISWA DAN LULUSAN.....................................................................................................9
IV. SUMBER DAYA MANUSIA.......................................................................................................13
V. KURIKULUM, PEMBELAJARAN & SUASANA AKADEMIK.............................................................14
VI. PEMBIAYAAN, SARANA & PRASARANA, SERTA SISTEM INFORMASI........................................22
VII. PENELITIAN, PELAYANAN/PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT, & KERJA SAMA..................27






I. VISI, MISI, TUJUAN, DAN SASARAN, SERTA
STRATEGI PENCAPAIAN

1.1 Visi
Visi Akademi Kebidanan Indragiri adalah terwujudnya Akademi yang unggul
dan terdepan dalam penyelenggaraan tridharma perguruan tinggi untuk menghasilkan
bidan yang profesional dan mampu memberikan pelayanan kesehatan di bidang
kebidanan, berdaya saing demi mewujudkan tantangan kemajuan ilmu pengetahuan
dan teknologi (IPTEK) demi mewujudkan keluarga sejahtera.
Analisis SWOT
1. Kekuatan
Adanya komitmen dari pihak pengelola terhadap kualitas pendidikan dengan
melaksanakan sistim penjaminan mutu akademik baik internal maupun
eksternal.
Dukungan pemerintah daerah terhadap institusi baik materi maupun moril.
Merupakan satu-satunya akademi kebidanan di Kabupaten Indragiri Hulu
Riau.
Akademi Kebidanan indragiri telah melaksanakan proses pendidikan dan
pembelajaran dengan baik, dengan di dukung oleh sarana dan prasarana yang
85% sesuai dengan standar yang ditetapkan namu perlu peremajaan dan
pemeliharaan sarana dan prasarana yang baik.
Kegiatan pengabdian masyarakat telah dilaksanakan pada tiap semesternya.
2. Kelemahan
Sebagai institusi pendidikan yang berada di bawah naungan yayasan milik
pemerintah daerah, harus ada koordinasi yang intensif kepada pemegang
kebijakan di pemerintah daerah sehubungan adanya mutasi pegawai dan
penggantian pejabat.
Dalam pelaksanaan tri dharma perguruan tinggi, kegiatan penelitian telah
dilaksanakan oleh 13 dosen tetap, namun belum ada publikasi di jurnal
nasional terakreditasi.
3. Peluang
Tenaga kesehatan yang profesional masih sangat dibutuhkan demi
mewujudkan keluarga sejahtera dan dapat di wujudkan dengan proses
pembelajaran yang berkualitas yang diberikan.
2




Sebagai satu-satunya institusi pendidikan kebidanan di Indragiri Hulu,
merupakan tujuan masyarakat yang terbesar untuk melanjutkan pendidikan
kebidanan ke Akademi Kebidanan Indragiri.
4. Tantangan
Memperoleh kepercayaan masyarakat dalam menghasilkan lulusan yang
berkualitas sesuai dengan visi jurusan kebidanan dengan selalu melakukan
pengembangan dalam bidang kebidanan dengan harus terus menerus berupaya
melakukan penelitian dan pengabdian masyarakat.
Sesuai dengan pedoman pendidikan berkelanjutan bidan, pada tahun 2020
bidan minimal harus S1 sehingga harus dilakukan pengembangan institusi.

1.2 Misi
Misi Akademi Kebidanan Indragiri adalah
1. Menyelenggarakan pendidikan secara profesional sesuai dengan bidang ilmu
kebidanan.
2. Mempersiapkan sumber daya yang memiliki keahlian dan mampu
berkompetisi di dalam maupun di luar negeri
3. Mempersiapkan SDM yang mampu mengikuti pendidikan ke jenjang yang
lebih tinggi pada strata 1 (S-1)
4. Melaksanakan pengabdian masyarakat yang sesuai dengan masalah-masalah
kesehatan yang ada.
5. Melaksanakan penelitian yang mendukung pengembangan pelayanan
kesehatan.
Analisis SWOT
1. Kekuatan
Manajemen pengelolaan yang terencana dan terlaksana dengan baik serta adanya
kerjasama antar semua unsur yang ada di Akademi Kebidanan Indragiri.
2. Kelemahan
Fasilitas dan lokasi kampus yang kurang mendukung.
3. Peluang
Animo masyarakat yang tinggi untuk mengikuti pendidikan kebidanan serta
adanya dukungan penuh dari pemerintah daerah terhadap Akademi Kebidanan
Indragiri.
3




4. Tantangan
Mempertahankan kualitas demi menjaga kepercayaan masyarakat terhadap
institusi.

1.3 Tujuan
1. Menghasilkan bidan yang memiliki keahlian profesional dalam bidang
pelayanan kebidanan serta sanggup bekerja sesuai dengan standar pelayanan
2. Mengaplikasikan ilmu kebidanan untuk meningkatkan kesehatan masyarakat.
3. Menghasilkan bidan diploma III yang mampu berkompetisi didalam maupun
luar negeri.

Analisis SWOT
1. Kekuatan
Program pendidikan yang menekankan pada penguasaan kompetensi
kebidanan dengan pelaksanaan kurikulum 60% praktek dan 40% teori
sehingga lulusan mampu bekerja sesuai dengan bidang keilmuannya.
2. Kelemahan
Masih sedikit lulusan yang tertarik untuk mengabdi di daerah terpencil
sehingga perlu dukungan berbagai pihak untuk mencapai hal tersebut.
3. Peluang
Tenaga bidan masih banyak dibutuhkan untuk meningkatkan pelayanan
kesehatan di masyarakat
4. Tantangan
Persaingan dengan lulusan akademi kebidanan yang berasal dari luar daerah
kabupaten Indragiri hulu.
1.4 Sasaran
Sasaran jurusan kebidanan adalah :
1. Mendidik siswi lulusan sekolah menengah umum atau sederajat menjadi bidan
yang mampu memberikan layanan kebidanan yang profesional kepada
masyarakat.
2. Mempersiapkan output lulusan yang dapat memegang teguh profesi bidan
sehingga dapat diterima sebagai anggota masyarakat yang memiliki
kemampuan, kecakapan dan keterampilan yang sesuai dengan bidang keilmuan.
4




Analisis SWOT
1. Kekuatan
Bidan merupakan profesi seumur hidup yang masih menjadi harapan dalam
era global saat ini.
2. Kelemahan
Motivasi ekstrinsik yang lebih besar dibandingkan motivasi instrinsik
mahasiswa dalam mengikuti pendidikan.
3. Peluang
Lulusan sekolah menengah umum atau sederajat di Indragiri Hulu dapat
melanjutkan ke Akademi Kebidanan Indragiri sebagai satu-satunya Akademi
Kebidanan di Indragiri Hulu.
4. Tantangan
Masyarakat yang semakin kritis dalam pelayanan kesehatan yang diberikan
oleh petugas kesehatan.

1.5 STRATEGI PENCAPAIAN
Dalam upaya pencapaian visi, misi, tujuan dan sasaran Akademi Kebidanan Indragiri
tersebut diatas, diperlukan strategi sebagai berikut :
1. Melaksanakan sistim penjaminan mutu sebagai komitmen dari pengelola
Akademi Kebidanan
2. Meningkatkan pelaksanaan penelitian dengan memberikan motivasi dan
mengikuti pelatihan-pelatihan dalam hal penelitian.
3. Meningkatkan pelaksanaan penelitian dan publikasi ilmiah.
4. Membuat jurnal penelitian Akademi Kebidanan Indragiri.
5. Melakukan pemantauan lulusan, kepuasan pengguna lulusan serta kepuasan
orang tua lulusan dalam hal penyelenggaraan pendidikan yang telah dilalui
oleh mahasiswa.
6. Melakukan pengembangan ke Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan.
7. Memaksimalkan lahan yang ada sesuai dengan standar yang ditetapkan pada
kepmendiknas no 234 tahun 2000.
8. Menghasilkan bidan yang profesional dan mampu mengabdi di Kabupaten
Indragiri Hulu dalam upaya meningkatkan kesehatan ibu dan anak sehingga
5




100% desa memiliki bidan serta sanggup bekerja sesuai dengan standar
pelayanan kebidanan.
9. Mengaplikasikan ilmu kebidanan untuk meningkatkan kesehatan masyarakat.
10. Menghasilkan bidan diploma III yang sesuai dengan standar pendidikan di
Indonesia sesuai dengan permenkes no. 1464 pasal 2 bahwa bidan yang
berpraktek harus minimal DIII.
11. Meningkatkan motivasi instrinsik mahasiswa melalui bimbingan karir dan
konseling.

II. TATAPAMONG, KEPEMIMPINAN, SISTEM PENGELOLAAN,
DAN PENJAMINAN MUTU

2.1. Tata Pamong
Struktur organisasi Akademi Kebidanan Indragiri terdiri dari Direktur yang
dibantu oleh tiga orang pembantu direktur yang masing-masing membawahi masalah
akademi(PD I), administrasi keuangan (PD II) dan kemahasiswaan (PD III). Tugas
dan tanggungjawab masing-masing ditentukan oleh yayasan pendidikan indragiri
sesuai bidangnya dalam membantu direktur melaksanakan tugas sehari-hari. Ketiga
pembantu direktur harus melakukan koordinasi demi kelancaran kegiatan di institusi.
Dosen dan staf yang sesuai dengan garis strukturalnya bertanggung jawab kepada PD
yang bersangkutan.
Analisis SWOT :
1. Kekuatan
Koordinasi dan kerjasama yang baik antara PD I, II dan III dan komitmen
pimpinan untuk memajukan program studi.
2. Kelemahan
Kebijakan pimpinan terhadap dosen dan staf yang ikut PNS sehingga SDM
mengundurkan diri dari institusi jika lulus pegawai negeri.
3. Peluang
Tenaga akademis yang relatif muda menjadi harapan bagi lahirnya berbagai
perubahan untuk melakukan berbagai upaya pengembangan ke depan.


6




4. Tantangan
Membuat sistim yang membuat dosen dan staf memiliki komitmen terhadap
kemajuan akbid, merasa memiliki dan berkewajiban memajukannya.

1.2 Kepemimpinan
Kepemimpinan Akademi kebidanan memiliki karakteristik yang kuat dalam
kepemimpinan operasional, kepemimpinan organisasi, dan kepemimpinan publik.
Gaya kepemimpinan direktur adalah demokratis, sehingga dalam pengambilan
kebijakan dan keputusan dilaksanakan secara musyawarah mufakat. Penunjukan
pimpinan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku dan disyahkan
oleh Pembina yayasan.
1. Kekuatan :
Gaya kepemimpinan demokratis dapat menyelesaikan permaslahan dengan
baik.
2. Kelemahan :
Pemimpin sewaktu-waktu perlu mengambil tindakan segera dalam keadaan
darurat dengan pertimbangan pembantu direktur, sehingga harus di
koordinasikan kembali dengan seluruh bawahan terhadap kebijakan yang
diambil.
3. Peluang :
Jalur Birokrasi dengan yayasan yang tidak panjang sehingga direktur dapat
hanya dengan melaporkan permasalahan yang terjadi dan mengambil
kebijakan yang sesuai.
4. Tantangan :
Penunjukan direktur dengan disyahkan oleh Pembina yayasan dalam hal ini
Bupati dapat dipengaruhi oleh faktor eksternal lainnya yang ingin
mengganggu sistim yang ada.

1.3 Sistim Pengelolaan
Kegiatan proses belajar mengajar yang dievaluasi oleh mahasiswa dengan
mengisi lembaran evaluasi dosen setiap mata kuliah yang dilakukan setiap akhir
semester. Hal ini untuk meningkatkan kualitas dosen pengajar dan mengevaluasi
apakah proses belajar telah berlangsung sesuai dengan silabus dan SAP. Berdasarkan
7




hasil evaluasi maka dibentuk tim dosen yang mampu mengembangkan mata kuliah
keilmuan (kebidanan) dan terkait dengan kompetensi bidan serta mata kuliah
penunjang lainnya.
Pelaksanaan evaluasi program dimaksudkan untuk menyiapkan lulusan yang
berkualitas. Salah satu cara untuk mengetahui apakah lulusan program studi
mempunyai kualitas sesuai yang diharapkan maka dilakukan pelacakan lulusan.
Keberadaan alumni sangat penting dalam membangun jaringan dan mengukur
kepercayaan masyarakat terhadap lulusan Program studi kebidanan. Pelacakan alumni
menjadi kebutuhan yang terus dilakukan, adapun proses pelacakan lulusan dilakukan
melalui kontak person lewat telepon atau surat menyurat. Beberapa yang dapat
terlacak misalnya telah menduduki jabatan yang cukup baik di instansi pemerintah
maupun swasta. Hasil evaluasi sebagaimana tersebut di atas dijadikan input dalam
pengambilan keputusan untuk pengembangan program studi.
Untuk mencapai tujuan program yang telah ditetapkan, program studi
mengadakan kerjasama dengan sejumlah institusi yang relevan seperti Rumah sakit,
Puskesmas, Klinik bersalin dan instansi lain terkait. Tujuan utama membangun
kerjasama ini adalah untuk pelaksanaan magang (preseptor dan mentor) mahasiswa
yang merupakan suatu hal yang sangat penting dalam mengaplikasikan teori-teori
yang telah diperolehnya dan dalam rangka mengenalkan dunia kerja.
Hasil evaluasi program sangat berdampak positif terhadap pengalaman dan
mutu pembelajaran mahasiswa, dampak positif tersebut antara lain terwujudnya revisi
kurikulum, berkembangnya metode pembelajaran yang sesuai dengan perkembangan
teknologi pembelajaran, bertambahnya sarana dan prasarana, kegiatan mahasiwa yang
makin dinamis, meningkatnya rasa memiliki dari para dosen dan karyawan terhadap
program studi.

Analisis SWOT :
1. Kekuatan
Sistem evaluasi yang baik dapat memberikan gambaran yang tepat bagi
pengembangan program studi.
2. Kelemahan
Beberapa dosen tidak siap menerima hasil evaluasi.
3. Peluang
8




Dengan adanya evaluasi program, dosen menjadi lebih terpacu untuk
meningkatkan pengembangan diri dan wawasan yang lebih luas
4. Tantangan
Evaluasi program diharapkan menjadi lebih baik dari tahun ketahun.

1.4 Sistim Penjaminan Mutu
Proses penjaminan mutu akademi Kebidanan Indragiri Rengat merupakan
kegiatan mandiri, sehingga proses tersebut dirancang, dijalankan dan dikendalikan
sendiri oleh Akademi Kebidanan Indragiri Rengat tanpa campur tangan dari pihak
lain.
Penjaminan mutu adalah proses penetapan dan pemenuhan standar mutu
pengelolaan secara konsisten dan berkelanjutan sehingga konsumen, produsen dan
pihak lain yang berkepentingan memperoleh kepuasan. Dengan demikian, penjaminan
mutu di Akademi Kebidanan Indragiri Rengat adalah proses penetapan dan
pemenuhan standar mutu pengelolaan Akademi Kebidanan Indragiri Rengat secara
konsisten dan berkelanjutan sehingga stakeholder memperoleh kepuasan.
Sistim penjaminan mutu di Akademi Kebidanan Indragiri berpedoman kepada
SPMPT yang ada, pada saat ini untuk evaluasi diri dan AMAI dilaksanakan sesuai
dengan acuan tahun 2008.

Analisis SWOT
1. Kelebihan
SPMPT Akademi Kebidanan Indragiri Rengat dilaksanakan sesuai dengan
ketentuan yang berlaku dan adanya kerjasama dari semua pihak untuk
melaksanakannya.
2. Kekurangan
Belum lengkapnya secara detil dokumen mutu yang dimiliki.
3. Peluang
Menerapkan SPMPT secara terus menerus untuk meningkatkan mutu akademi
kebidanan Indragiri rengat dibandingkan institusi yang lain karena akbid Indragiri
rengat berkesempatan mengikuti pelatihan SPMPT di lingkungan kopertis X


9




4. Tantangan
Perubahan/perkembangan peraturan perundang-undangan di masa yang akan
datang sehingga perlu penyesuaian terus menerus dari SPMPT akademi
kebidanan Indragiri Rengat.

III. MAHASISWA DAN LULUSAN

3.1 Mahasiswa

3.1.1 Sistem rekruitmen dan seleksi
Penjaringan terhadap calon mahasiswa yang berpotensi merupakan salah satu
langkah awal guna mendukung tujuan pendidikan kesehatan. Calon mahasiswa
kebidanan berasal dari Sekolah Menengah Atas /Umum (SMA/MA) dan sederajat,
sekolah menengah Kejuruan (SMK) dan dari lulusan pendidikan tenaga kesehatan
jenjang menengah (SPK). Penapisan dilakukan melalui seleksi penerimaan mahasiswa
baru pendidikan tenaga kesehatan oleh panitia tingkat institusi.
Tahap seleksi meliputi seleksi tertulis yang terdiri dari tahap administrasi dan
ujian tulis. Penilaian hasil ujian menggunakan sistem penilaian acuan normatif (PAN)
dan penilaian acuan patokan (PAK).
Rincian kondisi mahasiswa Akademi Kebidanan Indragiri angkatan I IX
ANGKATAN /TAHUN AKADEMIK JUMLAH YANG
MENDAFTAR
JUMLAH YANG DITERIMA
Angkatan I T.A 2003/2004 169 61
Angkatan II T.A 2004/2005 147 62
Angkatan III T.A 2005/2006 98 57
Angkatan IV T.A 2006/2007 89 57
Angkatan V T.A 2007/2008 106 80
Angkatan VI T.A 2008/2009 153 100
Angkatan VII T.A 2009/2010 150 94
Angkatan VIII T.A 2010/2011 130 71
Angkatan IX T.A 2011/2012 125 86
Angkatan X T.A 2012/2013 120 109
Angkatan XI TA 2013/2014 120 87
10





3.2.2 Profil Mahasiswa
Profil mahasiswa dapat diamati dari beberapa aspek. Dari aspek daerah asal
mahasiswa akademi kebidanan berasal dari berbagai daerah khususnya Kabupaten
Indragiri Hulu dan Kabupaten Indragiri Hilir ditambah Kabupaten Kuantan Singingi
yang memiliki aspek sosial budaya yang hampir sama yaitu akar budaya suku melayu.
Dari aspek usia berada pada rentang usia produktif (17-23 th). Hal ini sangat
mendukung dalam pembelajaran orang dewasa. Berdasarkan latar belakang
pendidikan mayoritas berasal dari Sekolah Menengah Atas sehingga memudahkan
dalam penerimaan materi pembelajaran yang berkaitan dengan ilmu kebidanan.
Sedangkan dari segi ekonomi mayoritas mahasiswa berasal dari keluarga dengan
strata ekonomi yang cukup baik.

3.3.3 Kegiatan Ekstrakurikuler
Kegiatan mahasiswa dibagi menjadi beberapa bidang kegiatan, yaitu bidang
penalaran berupa kegiatan ilmiah diluar kegiatan akademik yang dapat
diselenggarakan satu kali dalam satu tahun baik didalam maupun di luar kampus.
Bidang minat bakat dan kegemaran, bidang organisasi baik sifatnya kepanitiaan
maupun kelembagaan intra dan ekstra kampus. Terakhir bidang kesejahteraan dan
bakti sosial dapat dalam bentuk kegiatan terprogram maupun yang insidentil.

3.3.4 Keberlanjutan Penerimaan Mahasiswa
Jurusan kebidanan masih menjadi tujuan favorit lulusan SMA. Minat lulusan
SMA untuk melanjutkan studi ke akademi Kebidanan saat ini masih terus mengalami
aselerasi, yang dapat dilihat dari jumlah pendaftaran setiap tahunnya semakin
meningkat.
Lulusan Akademi Kebidanan sampai saat ini masih sangat dibutuhkan oleh
masyarakat terutama dengan adanya program desa siaga yang bertujuan untuk
menurunkan angka kematian ibu dan bayi.
3.3.5 Pelayanan Mahasiswa
Untuk menunjang keahlian akademisi mahasiswa, institusi memberikan
pelayanan berupa bantuan tutorial akademik, kegiatan pengabdian masyarakat,
11




bimbingan karier konseling pribadi, laboratorium komputer, perpustakaan, jaringan
internet di kampus.

Analisis SWOT
1. Kekuatan
Sistem seleksi yang dititikberatkan pada penapisan mahasiswa yang memiliki
kemampuan akademis yang baik. Kegiatan kurikuler yang memenuhi standar
kurikulum dan kegiatan ekstra kurikuler yang mendorong perubahan sikap
mahasiswa menjadi dewasa khususnya dibidang keilmuan, tingkah laku dan
manajemen hidup.
Ketersediaan sarana pendukung UKM yang sesuai.
2. Kelemahan
Fasilitas yang menunjang kegiatan kemahasiswaan masih sangat terbatas
sehingga kegiatan ekstra kurikuler tidak dapat dilaksanakan dengan
sempurna.
Row input mahasiswa tergolong kategori menengah (sedang) karena alasan
negeri-minded
Animo mahasiswa terhadap kegiatan kemahasiswaan/ekstrakurikuler relatif
tidak merata
Pengalaman mahasiswa dalam mengorganisir suatu kegiatan relatif masih
kurang.
Organisasi kemahasiswaan yang ada masih belum berperan optimal
Pemanfaatan sarana pendukung UKM yang masih kurang.
3. Peluang
Antusiasme mahasiswa mengikuti kegiatan ekstrakurikuler cukup tinggi
ditandai dengan keaktifan dalam mengikuti semua kegiatan dan bantuan dalam
bentuk sumbangan materi (iuran)
4. Tantangan
Asal daerah mahasiswa yang mayoritas berasal dari daerah lokal memberi
peluang bagi orangtua banyak mengintervensi terhadap persoalan mahasiswa.



12




3.2 Lulusan
Program DIII Kebidanan bertujuan untuk menghasilkan tenaga bidan yang
berkualitas, mandiri dan berdaya saing. Untuk itu proses pembelajaran dilaksanakan
secara interaktif, inspiratif, dalam memotivasi peserta didik untuk berpartisipasi, serta
memberikan ruang yang cukup bagi prakarsa, kreatifitas dan kemandirian minat
dengan bakat, minat dan perkembangan serta program psikologis mahasiswa.
Analisis SWOT :
1. Kekuatan
Output yang dihasilkan merupakan lulusan yang berkualitas, tenaga kesehatan
yang profesional yang meliputi : peran, fungsi dan kompetensi (knowledge,
program psikomotor dan atitutude) yang dipersiapkan melalui kurikulum yang
terstandar, tenaga pengajar yang optimal dan lahan praktek baik di lapangan
yang efektif dan efesien maupun dimasyarakat.
2. Kelemahan
Kemampuan mahasiswa dalam penguasaan bahasa inggris, meskipun dalam
kurikulum institusi sudah dimasukkan adanya mata kuliah bahasa inggris
3. Peluang
Profesi bidan dapat melakukan praktek mandiri sesuai dengan Kepmenkes No
1464 tahun 2010 serta Kepmenkes No 1796 tentang registrasi tenaga
kesehatan. Hal ini ditunjang dengan jumlah penduduk Indonesia yang sangat
besar dan masing-masing desa minimal harus memiliki 1 orang bidan.
4. Tantangan
Jumlah lulusan bidan sudah sangat banyak
Lahan kerja yang terbatas
Tercapainya Millenium development goals 2015 (MDGs 2015).








13




IV. SUMBER DAYA MANUSIA

Sumber daya manusia terdiri dari tenaga kependidikan dan tenaga penunjang
akademik atau administrasi .
1. Tenaga Dosen yang memiliki keahlian di bidang kebidanan, terdiri dari dosen
tetap, dosen luar biasa, dosen penanggung jawab keilmuan (Sp.OG dan Sp.A).
2. Tenaga administrasi : pengelolaan tenaga administasi dilaksanakan oleh
kepala tata usaha dengan mendelegasikan tugas kepada bagian administrasi,
perlengkapan dan kepegawaian. Rasio tenaga administrasi 1: 26 .
3. Tenaga pendukung : terdiri dari tenaga laboratorium dan klinikal instruktur
lapangan yang diangkat berdasarkan tingkat pendidikan dan pengalaman kerja.
Sistem rekrutmen dan seleksi dosen dan tenaga pendukung berdasarkan lamaran
yang masuk dan kebutuhan ratio dengan mahasiswa, namun sewaktu-waktu dapat
dipublikasikan melalui media cetak sesuai dengan kebutuhan yang ada, bagi setiap
pegawai pada Akademi Kebidanan Indragiri belum diberlakukan seleksi melalui
psikotest.
Pengelolaan dosen dan tenaga pendukung dilakukan dengan membuat peraturan
kepegawaian yang berlaku bagi setiap orang sesuai dengan kebijakan institusi.
Karya akademik dosen berupa hasil penelitian belum banyak dilakukan, namun
untuk kegiatan pengabdian masyarakat 70% dosen sudah melakukannya pada tiap
semester. Ratio dosen dan mahasiswa yang ada saat ini adalah 1: 20, namun dosen
yang S2 baru 25%.
Peraturan kerja dan kode etik dibuat sesuai dengan ketentuan perundang-
undangan yang berlaku dan kebijakan akademik. Pengembangan staf dilakukan
dengan terencana dan berkelanjutan dengan memberikan kesempatan kepada dosen
dan staf untuk melanjutkan pendidikan 2 orang setiap tahun dan mengikuti setiap
pelatihan yanga ada.
Keberlanjutan pengadaan dosen dan staf dilaksanakan sesuai dengan kebutuhan
ratio mahasiswa yang ada. Setiap dosen dan staf dimanfaatkan sesuai dengan
kualifikasi akademik dan kemampuan yang dimiliki.
Analisis SWOT
1. Kekuatan
14




Dosen dan tenaga penunjang akademik memiliki kualifikasi yang sesuai dengan
bidang terkait
2. Kelemahan :
Baru 25% yang berpendidikan S2. Tenaga pengajar yang baru kurang
berpengalaman serta masih memerlukan bimbingan.
3. Peluang :
Peningkatan ilmu teknologi dan informasi dengan mengikuti kegiatan seperti
seminar, pelatihan, workshop dan lain-lain. Selain itu, tingginya minat dan
terbukanya kesempatan bagi dosen muda untuk mengikuti pendidikan kejenjang
yang lebih tinggi. Namun terkendala dengan keterbatasan dana yang ada.
4. Tantangan :
Meningkatnya tuntutan dari masyarakat terhadap kualitas dan pengalaman tenaga
pengajar dalam jangka waktu yang pendek.


V. KURIKULUM, PEMBELAJARAN & SUASANA AKADEMIK

5.1 Kurikulum
Kurikulum kebidanan dikeluarkan oleh pusat pendidikan tenaga kesehatan
sebagai kurikulum nasional yang sudah disusun sedemikian rupa sehingga dapat
menggambarkan semua kompetensi yang harus dicapai seorang bidan sebagai tenaga
profesional dan mampu memberikan pelayanan sesuai dengan tuntutan masyarakat,
serta dilakukan adanya penyesuaian dengan Kepmen Diknas No. 232/U/ 2000 tentang
Pedoman Pengembangan Kurikulum dan Evaluasi Perguruan tinggi dan Kepmen
Diknas No. 045/U/2002 tentang Kurikulum Inti(60%) dan Institusional (40%)
pendidikan Tinggi. Mata kuliah pendukung (kurikulum institusional) terdiri dari 10
SKS yang dirumuskan kedalam muatan lokal. Muatan lokal ini disusun berdasarkan
hasil evaluasi untuk menghasilkan lulusan bidan yang mampu memenuhi tuntutan
masyarakat.
Pelaksanaan kurikulum dengan visi, misi, sasaran, dan tujuan telah sesuai,
namun perlu ada penyesuaian dengan Relevansi serta tuntutan dan kebutuhan
stakeholders sehubungan dengan adanya perubahan kurikulum DIII Kebidanan pada
tahun 2012 dari kementerian kesehatan. Hal ini terkait dengan penekanan kepada
15




Kompetensi dan etika lulusan yang diharapkan yaitu etika legal dan keselamatan
klien, komunikasi efektif, promosi kesehatan, asuhan kebidanan, manajerial dan
leadership serta pengembangan diri dan profesionalisme. Derajat integrasi materi
pembelajaran (intra dan antar disiplin) pada kurikulum yang akan diberlakukan sangat
sesuai karena relevan dengan 6 area kompetensi yang harus dimiliki sehingga lulusan
akademi kebidanan Indragiri nanti siap menghadapi uji kompetensi profesi setelah
menyelesaikan pendidikan.
Kurikulum lokal terdiri dari Aplikasi Komputer 2 sks, Bahasa Inggris 2 sks,
Ilmu Penyakit 2 sks,Etika Perilaku 2 sks dan Praktek Klinik kebidanan 2 sks.Mata
kuliah pilihan tidak disediakan pada kurikulum Akademi Kebidanan Indragiri.
Dalam rangka penyelesaian pendidikan setiap mahasiswa diwajibkan membuat karya
tulis ilmiah.
Diberlakukannya uji kompetensi bagi lulusan pendidikan bidan yang
diberlakukan mulai tahun 2013 perlu peningkatan persiapan kemampuan mahasiswa
oleh institusi.
Distribusi kurikulum selama mengikuti perkuliahan adalah sebagai berikut : \
Semester I
No Kode MK Nama Mata Kuliah SKS
1 MPK 0100 Pendidikan Agama 2
2 MPK 0102 Pendidikan Kewarganegaraan 2
3 MPK 0104 Bahasa Indonesia dan Penulisan Ilmiah 2
4 MPB 0100 Konsep Kebidanan 4
5 MKK 0100 Anatomi 2
6 MKK 0101 Fisiologi 2
7 MKK 0102 Biologi Reproduksi 3
8 MKK 0103 Mikrobiologi 2
9 MKK 0104 Keterampilan Dasar Praktik Kebidanan (KDPK) 3
10 MPK 0103 Bahasa Inggris 2
Jumlah total sks 24


16




Semester II
No Kode MK Nama Mata Kuliah Sks
1 MBB 0200 Ilmu Sosial Budaya Dasar 2
2 MKK 0206 Fisika Medik 2
3 MKK 0205 Biokimia 2
4 MKK 0209 Kesehatan Reproduksi 2
5 MKB 0201 Asuhan Kebidanan I (Kehamilan) 4
6 MKK 0207 Obstetri 3
7 MPB 0201 Komunikasi dan Konseling Kebidanan 2
8 MKK 0210 Farmakologi Kebidanan 2
9 MKK 0208 Psikologi 2
10 MKB 0200 Praktik KDPK 2
Jumlah total sks 23
Semester III
No Kode MK Nama Mata Kuliah Sks
1 MKB 0305 Dokumentasi Kebidanan 2
2 MPB 0302 Etika Profesi dan Hukum Kesehatan 2
3 MKB 0302 Asuhan Kebidanan II (Persalinan) 5
4 MKB 0303 Asuhan Kebidanan III (Nifas) 2
5 MKB 0304 Asuhan Neonatus, Bayi dan Balita 4
6 MKK 0312 Ilmu Kesehatan Anak 2
7 MKK 0311 Ginekologi 2
8 MKK 0313 Gizi dalam Kesehatan Reproduksi 2
9 MKK 0314 Teknologi Informasi Kesehatan 2
Jumlah total sks 23


17




Semester IV
No Kode MK Nama Mata Kuliah Sks
1 MBB 0402 Promosi Kesehatan 2
2 MKB 0406 Asuhan Kebidanan IV (Patologi Kebidanan) 5
3 MKB 0408 Pelayanan KB 3
4 MBB 0401 Ilmu Kesehatan Masyarakat 2
5 MKB 0407 Asuhan Kebidanan V (Komunitas) 5
6 MKB 0409 Praktik Klinik Kebidanan I 4
7 MKK 0415 Epidemiologi 2
Jumlah total sks 23
Semester V
No Kode MK Nama Mata Kuliah Sks
1 MPB 0503 Mutu Layanan Kebidanan 2
2 MPB 0504 Metodologi Penelitian 2
3 MBB 0503 Organisasi Manajemen Pelayanan Kebidanan 2
4 MKB 0512 Kegawatdaruratan Kebidanan 2
5 MKK 0516 Biostatistik 2
6 MKB 0516 Praktik Klinik Kebidanan II 5
Jumlah total sks 15
Semester VI
No Kode MK Nama Mata Kuliah Sks
1 MKB 0611 Praktik Klinik Kebidanan III 6
2 MPB 0605 Karya Tulis Ilmiah 3
Jumlah total sks 9



18




Peluang mahasiswa untuk melanjutkan studi sangat besar karena sudah adanya
D4 Kebidanan dan S1 Kesehatan masyarakat di propinsi Riau dan S1 Kebidanan di
propinsi tetangga yaitu sumatera Barat. Mahasiswa mengembangkan pribadi melalui
kegiatan kemahasiswaan yang dikelola oleh badan eksekutif mahasiswa dengan
arahan Pembantu Direktur III. Mahasiswa dapat memperoleh pengetahuan dan
memahami materi khusus sesuai dengan bidang studinya, mengembangkan
keterampilan yang dapat ditransfer dengan adanya praktek pada setiap mata kuliah
dan bimbingan praktek dengan dosen pembimbing akademik masing-masing,
sehingga keterampilan yang dimiliki mahasiswa terorientasikan ke arah karir dan
pemerolehan pekerjaan sesuai dengan pendidikan vokasi yang dilaluinya.
Misi pembelajaran agar sesuai dengan kurikulum baru ini perlu dilakukan
pengembangan/pelatihan kompetensi yang diharapkan sehingga dapat tercapai
Efisiensi pelaksanaan kurikulum baik internal dan eksternal. Kesesuaian strategi dan
metode dengan tujuan ditentukan oleh dosen pengampu mata kuliah masing-masing
namun dievaluasi pada setiap akhir semester. Relevansi dengan GBPP cukup Efektif.
Penggunaan teknologi informasi terdapat pada setiap mata kuliah.
Mahasiswa terlibat secara aktif dalam perkuliahan baik melalui Tanya jawab
maupun melalui diskusi kelompok yang ditugaskan oleh dosen pengampu mata
kuliah. Peraturan dan data mengenai kemajuan dan penyelesaian studi mahasiswa
setiap tahun di dokumentasikan oleh bagian akademik. Strategi dan metode penilaian
kemajuan dan keberhasilan mahasiswa mengacu pada penilaian acuan norma (PAN).
Penentuan yudisium dilaksanakan setiap akhir semester. Penelaahan mengenai
kepuasan mahasiswa dan pengguna lulusan dilakukan dengan menggunakan
kuesioner yang dibuat oleh institusi.
Terdapat Sarana yang tersedia untuk memelihara interaksi dosen mahasiswa,
baik di dalam maupun di luar kampus dan untuk menciptakan iklim yang mendorong
perkembangan dan kegiatan akademik/professional namun belum sesuai dengan
kapasitas sivitas akademik yang ada.
Mutu dan kuantitas kegiatan interaksi akademik dosen, mahasiswa, dan civitas
academica lainnya m dan pertandingan melalui kegiatan keagaamaan dan olahraga
yang dikoordinir oleh badan eksekutif mahasiswa.
19




Rancangan menyeluruh untuk mengembangkan suasana akademik yang
kondusif untuk pembelajaran, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat terdapat
pada rencana induk pengembangan.
Keikutsertaan civitas academica dalam kegiatan akademik (seminar,
simposium, diskusi, ekshibisi) di kampus sudah ada namun belum mencapai 50%
Pengembangan kepribadian ilmiah dilakukan melalui penugasan-penugasan,
pengabdian masyarakat dan penelitian namun belum menjadi kebiasaan pada setiap
diri individu sivitas akademika.

Analisis SWOT
1 Kekuatan :
Kurikulum yang di gunakan, kurikulum yang berbasis kompetensi, dan sesuai
dengan kebutuhan dan tuntutan pasar, struktur dan isi kurikulum sesuai dengan
pusdiknakes
2 . Kelemahan
Kurang optimalnya para praktisi dalam pengembangan kurikulum.
Belum tersedia tim yang secara spesifik bertugas untuk melakukan pengembangan
kurikulum dalam upaya menyesuaikan dengan tuntutan globalisasi dan kebutuhan
pasar.
3. Peluang
Kurikulum yang digunakan menjadi acuan bagi seluruh institusi kebidanan
sehingga dapat dikembangkan oleh setiap perguruan tinggi kebidanan sesuai
dengan kondisinya.
4. Tantangan
Terdapatnya perubahan kurikulum secara nasional sehingga perlu adanya
penyesuaian.

5.2 Pembelajaran
Kegiatan pembelajaran pada program Diploma III kebidanan terdiri dari 110
SKS ditambah muatan lokal maksimal 10 sks yang dilaksanakan dalam 6 semester
sampai maksimal 10 semester. Pelaksanaan proses pembelajaran sudah diterapkan
berbagai metode pembelajaran khususnya yang mendukung partisipasi aktif
mahasiswa untuk memaksimalkan proses penerimaan mahasiswa terhadap setiap
20




materi yang disampaikan. Proses pembelajaran ditunjang oleh media pembelajaran
yang interaktif seperti multi media, laptop, infokus, OHP, flipchart dan alat peraga,
serta didukung oleh referensi buku- buku di perpustakan, laboratorium dan
tersedianya jaringan internet.
Kegiatan pratikum menjadi kegiatan yang utama, karena 60 % dari proses
pembelajaran adalah praktik. Pratikum dapat dilakukan di laboratorium kebidanan,
dan kedokteran dasar (mikrobiologi dan anatomi ), lapangan dan klinik .
Dalam kegiatan pratikum mahasiswa dibagi dalam beberapa kelompok
sehingga memaksimalkan penerimaan mahasiswa terhadap keterampilan yang ingin
dicapai. Kurikulum penyelenggaraan DIII Kebidanan telaah mengalami perubahan,
dari kurikulum nasional 2002 menjadi kurikulum nasional 2011. Perubahan ini
merupakan komitmen pendidikan DIII Kebidanan secara nasional untuk mengevaluasi
sejauh mana keberhasilan dari kurikulum sebelumnya. Pada kurikulum 2011 terjadi
perubahan dalam hal pengintegrasian mata kuliah yang sesuai, sehingga lebih efektif
dan tidak tumpang tindih dengan mata kuliah yang lain.

Analisis SWOT :
1. Kekuatan
kurikulum berbasis kompetensi yang didukung oleh berbagai penunjang proses
pembelajaran seperti : media, pustaka, laboratorium dan internet, sehingga proses
pembelajaran berlangsung sinergis.
2. Kelemahan :
Kurangnya minat mahasiswa untuk memanpaatkan fasilitas pembelajaran
yang tersedia .
Banyak dosen tidak tetap yang belum melaksanakan pembelajaran dengan
metode yang variatif dan berorientasi pada pencapaian kompetensi
Tingkat kenyamanan ruang belajar belum optimal
Tingkat kedisiplinan dosen baik dosen tetap maupun tidak tetap terhadap
jadwal yang telah ditetapkan masih kurang
Kemampuan komunikasi interpersonal dosen, khususnya dosen tetap masih
kurang.


21




3. Peluang :
Komitmen institusi untuk selalu mengembangkan peralatan laboratorium, pustaka
dan IT
4. Tantangan :
Kurang motivasi mahasiswa dalam proses perkuliahan.
Perubahan kurikulum yang memerlukan adaptasi dari dosen dan mahasiswa.

5.3 Suasana Akademik
Suasana akademik dibangun melalui interaksi antara dosen dan mahasiswa
yang membentuk simbiosis mutualisme dalam pengembangan ilmu dan keterampilan.
Dosen hendaknya menempatkan diri sebagai rekan dalam memberikan wawasan,
melibatkan mahasiswa dalam memecahkan masalah dan mengambil keputusan dalam
setiap permasalahan akademik dan menampung aspirasi semua pihak.
Interaksi antara dosen dan mahasiswa terjadi melalui kegiatan tatap muka
dikelas, kegiatan praktikum, kegiatan bimbingan akademik dan kegiatan pengabdian
di masyarakat.
Analisis SWOT
1. Kekuatan
Ketersedian ruang kelas dan laboratorium yang memadai untuk kegiatan
belajar mengajar dan praktikum, disetiap ruang kelas dilengkapi dengan alat
penunjang pembelajaran seperti; multimedia, infokus, Screen, OHP,
whiteboard, kipas angin dan pendingin udara.
2. Kelemahan
Proses pembimbingan akademik masih belum optimal.
Volume kegiatan ilmiah baik yang dilaksanakan oleh program studi
maupun melalui organisasi kemahasiswaan masih kurang
Law enforcement terhadap pelanggaran tata tertib dan kode etik dosen dan
mahasiswa belum optimal
Motivasi mahasiswa untuk terlibat dalam kegiatan-kegiatan ilmiah masih
rendah
3. Peluang
Adanya sarana menyampaikan aspirasi oleh dosen melalui senat akademik dan
oleh mahasiswa melalui Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM)
22




4. Tantangan
Untuk membangun suasana akademik memerlukan waktu dan kerja keras,
karena adanya paradigma klasik yang berkembang di perguruan tinggi di
Indonesia bahwa dosen mendominasi hubungan antara mahasiswa dan dosen.


VI. PEMBIAYAAN, SARANA & PRASARANA, SERTA SISTEM
INFORMASI

6.1 PEMBIAYAAN
Sumber dana dan pembiayaan berasal dari dana rutin APBD Kabupaten
Indragiri Hulu dan Swadana mahasiswa. Sistem alokasi dana disesuaikan dengan
kebutuhan yang ada dengan tetap mengalokasikan dana untuk pendidikan dan
pengajaran, pengabdian masyarakat serta penelitian. Pengelolaan dilakukan secara
terpusat pada bagian keuangan institusi. Akuntabilitas pengelolaan keuangan dapat
dipertanggungjawabkan baik secara internal maupun eksternal.
Keberlanjutan pendanaan tergantung kepada pemerintah daerah dan
mahasiswa. Pengelolaan, pemanfaatan, dan pemeliharaan sarana dan prasarana
merupakan tanggung jawab bagian perlengkapan.Ketersediaan dan kualitas gedung,
ruang kuliah, laboratorium, perpustakaan, direncanakan oleh direktur dan pembantu
direktur II dengan tetap berkoordinasi dengan pembantu direktur I dan III. Fasilitas
komputer dan pendukung pembelajaran tersedia bagi setiap kelas. Kesesuaian dan
kecukupan sarana belum sesuai dengan standard yang ada namun prasarana sudah
85%.
Keuangan dikelola secara terpusat dengan menganut azas akuntabilitas,
transparansi dan auditabilitas. Pemasukan dana berasal dari mahasiswa maupun dari
pemerintah daerah. Komponen keuangan meliputi aspek-aspek : pola pengelolaan
keuangan sumber dana dan pembiayaan, akuntabilitas dan kecukupan. Pola pengelola
keuangan masih bersifak sentralistik, berpusat pada Direktur / Pembantu Direktur II.
Sumber dana dan pembiayaan mengacu pada anggaran institusi yang berupa dana
rutin/ hibah APBD Kabupaten Indragiri Hulu sebesar 42%, swadana 48%. Namun
pada tahun 2012 dana APBD akan diturunkan menjadi 25% dan pada tahun 2013
seluruh pendanaan bersumber dari mahasiswa. Dana-dana tersebut pada dasarnya
23




digunakan untuk pembiayaan kepegawaian, belanja barang, infrastuktur
(sarana/prasarana), kegiatan Tri Dharma dan kegiatan penunjang Tri Dharma
Perguruan Tinggi. Pola akuntabilitas keuangan pada intinya harus disetujui yayasan.
Dari aspek kecukupan, keuangan mencapai rasio yang wajar.
Pemeriksaan penggunaan keuangan dilakukan oleh Badan Pengawas Daerah ,
Yayasan dan (BPK). Dalam sistem seperti itu, maka pembiayaan institusi beserta
pengembangannya diatur oleh Pusat (Pembantu Direktur II).
ANALISIS SWOT
1. Kekuatan
Dengan dana operasional yang terpusat di Institusi maka pelaporan keuangan
relatif lebih efektif.
2. Kelemahan
Distribusi Anggaran untuk kegiatan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang masih
kecil dari yang seharusnya oleh karena dana untuk operasional rutin lebih
besar.
Pemasukan dari mahasiswa lambat, tidak sesuai jadwal akademik yang telah
ditetapkan
Dana APBD di urus langsung oleh institusi sehingga mengurangi waktu untuk
akademik.
Bantuan dana APBD mulai tahun 2014 akan berkurang sangat signifikan
karena keterbatasan PAD.
3. Peluang
Karena keterbatasan sumber dana perlu diusahakan sumber dana lain baik dari
hibah pemerintah daerah maupun dari dana dikti.
4. Tantangan
Pengalokasian dana harus sesuai dengan kebutuhan akademik dan seluruh
program kegiatan harus terencana sebelum dana dialokasikan.

6.2 Sarana dan Prasarana
Sarana dan prasarana yang memadai merupakan faktor penunjang dalam
pelaksanaan kegiatan akademik. Fasilitas yang menunjang kegiatan belajar mengajar
selain ruang kelas adalah laboratorium yang terdiri dari Laboratorium kedokteran
dasar,Laboratorium Kebidanan dan laboratorium komputer.
24




Masing-masing laboratorium dikelola oleh penanggungjawab labor yang
bertugas mengelola laboratorium sesuai dengan standar yang ditetapkan. Selain
laboratoium prasarana penunjang yang dimiliki adalah perpustakaan yang memiliki
jadwal buka sebanyak 2 shif yaitu shif pagi dari jam 8
00

s.d. 14.
30
dan shif malam dari
jam 19.
00
s.d. 21.
00
WIB sehingga diharapkan mahasiswa dapat lebih memaksimalkan
penggunaan perpustakaan.
Seluruh mahasiswa jalur umum mulai dari tingkat I hingga tingkat III
diwajibkan tinggal didalam asrama kecuali mahasiswa program khusus, hal ini selain
untuk melatih kedisiplinan juga untuk memudahkan proses belajar mengajar. Fasilitas
gedung asrama dibangun disekitar kampus sejumlah 8 bangunan yang dihuni 234
mahasiswa dengan total luas bangunan 931,5m
2
. Rasio luas asrama terhadap jumlah
mahasiswa adalah 1 : 4 m
2
DAFTAR BANGUNAN SARANA FISIK DI LINGKUNGAN AKBID INDRAGIRI RENGAT
No Nama Ruangan Panjang Lebar Luas TOTAL
1 Ruang Direktur 5 m 5 m 25 m
2

2 Ruang staf administrasi 5 m 4 m 20 m
2

3 Ruang bendahara 3 m 2 m 6 m
2

4 Ruang Dosen 10 m 4 m 40 m
2

5 Ruang Pudir 5 m 5 m 25 m
2

6 Ruang Lab. Kebidanan 17 m 4 m 68 m
2

115 m
2


7 Ruang Lab Kedokteran dasar 6 m 4,5 m 27 m
2

8 Ruang Lab. Komputer 10 m 2 m 20 m
2

9 Perpustakaan 13 m 4,5 m 58,5 m
2

10 Ruang Kelas IA 9,5 m 5,5 m 52,25 m
2

357.25
m
2


11 Ruang Kelas IB 9,5 m 5,5 m 52,25 m
2

12 Ruang kelas IIA 9,5 m 5,5 m 52,25 m
2

13 Ruang Kelas IIB 13 m 4 m 52 m
2

14 Ruang Kelas IIIA 10 m 5 m 50 m
2

15 Ruang Kelas IIIB 10,5 m 4,6m 48,3 m
2

16 Ruang Kelas Progsus 10 m 5 m 50 m
2

17 Ruang pertemuan 10 m 10 m 100 m
2

18 Gudang 4 m 4 m 16 m
2

25




19 Asrama 1 17 m 10 m 170 m
2

931.5 m
2


20 Asrama 2 17 m 10 m 170 m
2

21 Asrama 3 17 m 16 m 272 m
2

22 Asrama 4 12,5 m 6 m 75 m
2

23 Asrama 5 8,5 m 6 m 51 m
2

24 Asrama 6 8 m 8 m 64 m
2

25 Asrama 7 12,5 m 7 m 87,5 m
2

26 Asrama 8 7 m 6 m 42 m
2

27 Mushallah 6 m 5 m 30 m
2

28 Ruang Dapur 14,5m 10 m 145 m
2

29 Pos Satpam 2,5 m 1,5 m 3,75 m
2

30 Rumah Dosen 9,5 m 7 m 66.5 m
2

150,5 m
2


31 Asrama 9 14 m 6 m 84 m
2

Selain bangunan fisik tersedia pula sarana transportasi yang terdiri dari 4
(empat) unit kendaraan roda empat dan 1 (satu) unit kendaraan roda dua.
Analisis SWOT
1. Kekuatan
Fasilitas sarana fisik dan transportasi yang ada saat ini walaupun belum maksimal
namun telah dapat menciptakan proses belajar mengajar yang kondusif.
2. Kelemahan
Bangunan kampus merupakan bekas bangunan rumah sakit sehingga luas ruangan
sangat terbatas dan lokasi yang berada di pinggir jalan yang ramai sehingga
menimbulkan gangguan oleh karena suara lalu lintas yang cukup mengganggu.
Sarana penunjang manajemen program studi masih terbatas. Koleksi textbook
berbahasa Inggris dan jurnal sangat terbatas. Ruang pertemuan yang tidak
memadai.
3. Peluang
Meskipun bangunan kampus dengan luas terbatas, namun dengan pengaturan dan
pemanfaatan yang maksimal, seluruh area dapat dimanfaatkan dengan sebaik-
baiknya, dan lokasi yang mudah dijangkau.
4. Tantangan
Tuntutan di dunia kerja untuk menghasilkan bidan yang profesional sesuai dengan
bidangnya, sementara sarana prasarana sebagian masih belum maksimal.
26




Lokasi kampus yang akan dipindahkan namun belum terdapat lahan yang sesuai.


6.3 Sistim Informasi
Sistem informasi yang baik apabila dapat ekonomis, efisien dan akurat serta
dapat dipercaya (reliable). Informasi yang digunakan ada yang tersimpan dalam
bentuk fisik berupa dokumen maupun dalam bentuk digital (komputer). Untuk
keamanan dan keawetan dokumen disimpan dalam almari arsip sedangkan media
digital tersimpan dalam hard-disk komputer maupun back-up dalam bentuk flashdisk
maupun CD-ROM. Penggunaan media komputer yang lebih efisien lebih banyak
digunakan dalam sistem informasi serta lebih mudah dalam mengakses informasi
melalui media website. Sudah terdapat wi-fi sehingga seluruh sivitas akademika dapat
mengakses internet.
Informasi tentang prestasi akademik mahasiswa diberikan dalam bentuk Kartu
Hasil Studi (KHS) yang diberikan setiap awal semester setelah Ujian Akhir Semester.
Proses pengolahan data dan nilai dilakukan dengan komputerisasi untuk menghindari
kesalahan.
Secara keseluruhan gambaran sistem informasi dilaporkan setiap semester
dalam Evaluasi Program studi Berbasis Evaluasi Diri (EPSBED).
Analisis SWOT
1. Kelebihan
Penggunaan sistem informasi dapat dilakukan untuk efisiensi kerja.
2. Kekurangan
Penggunan jaringan intranet di laboratorium komputer kurang maksimal karena
kurangnya teknisi. Paket wi-fi yang digunakan masih minimal sehingga belum
optimal dalam memenuhi kebutuhan sivitas akademika terhadap penggunaan
internet.
3. Peluang
Fasilitas yang ada membuat SDM lebih tertarik untuk mengembangkan diri
4. Tantangan
Sistem informasi menggunakan komputer lebih cepat berkembang

27






VII. PENELITIAN, PELAYANAN/PENGABDIAN KEPADA
MASYARAKAT, & KERJA SAMA

7.1 Penelitian
Akbid Indragiri mempunyai tugas menyelenggarakan pendidikan dan pengajaran,
penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.
Penelitian dilaksanakan oleh dosen dan mahasiswa yang diselenggarakan sebagai
bagian dari kegiatan akademik.

Analisis SWOT
1. Kekuatan
Yang menjadi kekuatan pada aspek ini adalah dosen denganlatar belakang
pendidikan yang memiliki kemampuan untuk melaksanakan penelitian, adanya
pelatihan bagi dosen tentang penelitian, kemudian tersedianya dana dan ada nya
dukungan dari institusi untuk penelitian dan mengikuti seminar atau pelatihan,
kemudian setiap mahasiswa harus melakukan penelitian sebelum menyelesaikan
pendidikan.

2. Kelemahan
Pengalaman penelitian yang masih kurang, karena semua dosen masih dosen
muda, dana yang terbatas, institusi tidak berlangganan jurnal, informasi tentang
penelitian sering tidak sampai, tingkat kesibukan dosen yang sangat tinggi dan
rendah nya minat dosen untuk melakukan penelitian.

3. Peluang
Tingginya AKI merupakan kondisi yang sangat memungkinkan untuk melakukan
penelitian yang berkaitan dengan masalah kebidanan dan media elektronik yang
cukup komplit.
4. Tantangan
Wajib melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi sehingga kompetensi dosen
perlu ditingkatkan.
28







7.2 Pelayanan/Pengabdian pada Masyarakat
Program pengabdian masyarakat lebih diarahkan pada pemanfaatan dan penerapan
hasil penelitian maupun pendidikan. Dalam pelaksanaan dilapangan yang dapat
menjadi Stake Holder adalah perorangan, kelompok, komunitas dan lembaga.
Cakupannya meliputi masyarakat kota terutama masyarakat desa. Adapun
kegiatan nta disesuaikan denga peran fungsi dan otonomi bidan yaitu kesehatan
Ibu dan Anak, Keluarga Berencana dan Kesehatan Masyarakat dengan ruang
lingkup pelayanan yang konfrehensif yaitu prefentif, promotif, kuratif dan
rehabilitatif.

Analisis SWOT
1. Kekuatan
Adanya program prkatek kerja lapangan bagi mahasiswa pada tingkat terakkhir,
tersedianya dana untuk kegiatan pengabdian masyarakat, dapat disesuaikan
dengan program di Puskesmas, Institusi yang berada di tingkat II dekat dengan
desa yang memiliki masalah yang berkaitan dengan KIA / KB.

2. Kelemahan
Waktu yang tidak teralokasi untuk pengabdian masyarakat, tidak diprogrmakan
secara teraratur, dana yang sangat terbatas, PKL hanya dilakukan 1 kali setahun,
dosen yang belum rutin melakukan penelitian.

3. Peluang
Banyaknya desa yang membutuhkan pelayanan kesehatan terutama kebidanan,
pemerintah daerah yang sangat perhatian dengan kegiatan pengabdian masyarakat.

4. Tantangan
Salah satu aspek Tri Dharma Perguruan Tinggi adalah Pengabdian Masyarakat.


29







C. KERJASAMA
Akademi kebidanan indragiri melakukan kerjasama dengan pemerintah daerah
dalam pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat pada daerah-daerah yang
dibutuhkan pemerintah dalam meningkatkan pelayanan kesehatannya. Dalam
pelaksanaan praktek klinik Akademi Kebidanan Indragiri bekerjasama dengan Rumah
sakit Otorita Batam, Rumah sakit Casa Medical Batam, Puskesmas Batu Aji
Batam,Rumah sakit Astana Anyar Bandung, Puskesmas Puter Bandung, Puskesmas
Garuda Bandung, serta Rumah Sakit Harapan Kita Jakarta. Saat ini Akademi
kebidanan Indragiri telah melaksanakan kerjasama dengan 4 rumah sakit di Malaysia.
Analisis SWOT
1. Kekuatan :
Kepercayaan mitra sehingga memungkinkan keberlanjutan kerjasama pada
masa yang akan datang.
2. Kelemahan :
Kondisi Geografis dalam upaya mendapatkan lahan praktek yang bermutu sehingga
memerlukan biaya yang besar.
3. Peluang :
Dengan keterampilan yang didapatkan oleh mahasiswa pada lembaga mitra kerjasama
memungkinkan mahasiswa dapat menguasai kompetensi yang diharapkan.
4. Tantangan :
MoU yang terbatas dan perlu perbaharuan sehingga tercipta kerjasama yang
berkelanjutan.








30