Anda di halaman 1dari 22

REPARASI

Kondisi laut yang sangat korosif dan bersifat merusak, membuat kapal yang selalu
berhubungan dengan laut menjadi mudah rusak. Hal tersebut yang menjadikan teknik
reparasi sangat diperlukan bagi dunia perkapalan. Mengingat betapa mahalnya spare
part yang tersedia jika harus mengganti yang baru.
Suatu bagian atau material pada kapal dikatakan rusak apabila kehilangan sebagian
atau keseluruhan mutu awalnya. Kehilangan mutu awalnya tergantung dari
bermacam-macam bentuk keausan serta kerusakan yang disebabkan diantaranya oleh :
geseran, pengkaratan, korosi, material fatigue, pemanasan bagian sampai temperature
tinggi, perubahan structural material, dll.
ntuk mengatasi hal tersebut setiap kapal !"#$%"&K$' untuk menjalani sur(ey.
$da beberapa jenis sur(ey yang dilaksanakan pada kapal yaitu :
Sur(ey tahunan ) annual sur(ey *. Sur(ey ini dilakukan diatas dok ataupun diatas
air, dengan ketentuan pemeriksaan diatas dok tidak boleh melebihi + tahun.
Sur(ey ini mengutamakan bagian kapal yang terendam di bawah garis air, sur(ey
ini meliputi sur(ey konstruksi, instalasi mesin, listrik dan perlengkapan kapal.
Hendaknya saat melakukan annual sur(ey kapal melakukan sur(ey bawah kapal
terlebih dahulu agar kapal cepat keluar dari dok, karena semakin lama kapal
berada di dok biaya yang dikeluarkan juga semakin mahal. ntuk sur(ey bagian
atas air dapat dilakukan diatas air untuk menghemat biaya.
Selain itu juga ada Special Sur(ey dan ,mergency Sur(ey, dimana special sur(ey
dilaksanakan setiap - tahun sekali. Special sur(ey dilakukan saat annual sur(ey
yang keempat. .ada sur(ey ini dilakukan sur(ey secara keseluruhan baik
permesinan, sistem bantunya, sistem per
,mergency sur(ey, sur(ey ini dilakukan sewaktu-waktu pada saat kapal
mengalami bencana baik tabrakan ataupun kandas.
.ada saat kapal menjalani sur(ey, kapal harus memasuki dok untuk keperluan
membersihkan badan kapal dibawah garis air, memeriksa kerusakan, serta mengecat
badan kapal. $da beberapa macam jenis pengedokan :
Graving Dock ( Dok Kolam )
/ra(ing !ock atau sering disebut !ry !ock adalah semacam kolam yang terletak
di pinggir pantai. .intu kolam berhubungan dengan panta, sedangkan dinding
lainya terbuat dari beton bertulang, dasar dari kolam ini juga terbuat dari beton.
.intu kolam bisa digeser dengan pakking-pakking yang menjaga kekedapan air.
Sebelum kapal masuk ke dok, dok dialiri dengan air hingga ketinggian air dalam
dok sama dengan ketinggian air laut. Setelah itu pintu dibuka untuk memasukkan
kapal ke dalam dok, kapal diatur sesuai dengan dudukan yang telah direncanakan.
Saat kapal sudah terletak dalam dudukannya pintu ditutup dan air dipompa keluar.
Keuntungan dari /ra(ing !ock ini adalah :
- Mempunyai tingkat keamanan yang lebih baik daripada 0loating !ock
karena /ra(ing !ock adalah bangunan yang tetap, sedangkan 0loating
!ock adalah bangunan yang terapung.
- mur pemakaianya lebih lama dibandingkan pengedokan lainnya.
- &iaya perawatan rendah
Selain itu gra(ing dock juga mempunyai kerugian yaitu :
- biaya pembuatan mahal
- waktu pembuatanya lama
- gra(ing dok adalah bangunan yang tetap sehingga tidak dapat
dipindahkan.
Floating Dock
0loating !ock atau !ok $pung adalah bangunan konstruksi yang digunakan
untuk pengedokan dengan cara mengapungkan dan menenggelamkan dengan
arah (ertikal. 0loating !ock ini dilengkapi dengan pipa-pipa dan pompa-
pompa serta katup-katup, dimana peralatan tersebut bisa dikendalikan dari
control house. Selain peralatan diatas floating dock juga dilengkapi dengan
peralatan tambat dan peralatan tarik yang berguna untuk mencegah dock
bergeser karena adanya arus dan ombak serta digunakan untuk menarik atau
menggeser kapal yang akan dinaikkan.
0loating !ock dibagi atas :
a. Menurut material badan dok.
- pelat
- beton bertulang
b. Menurut jumlah seksi
- satu seksi ponton
- dua atau lebih seksi ponton
c. Menurut jumlah side wall
- dua side wall ) bentk *
- satu side wall ) bentuk 1 *
- tanpa side wall ) bentuk ponton *
d. Menurut sumber tenaga listrik
- sumber listrik sendiri
- sumber listrik dari darat
!ok apung yang terbuat dari dari beton mempunyai beberapa keuntungan :
- .emakaian material lebih sedikit sekitar 234 dari pemakaian material dok
apung dari pelat.
- Harganya kurang lebih lebih kecil +5 6 dari dok apung pelat
- 7idak akan berkarat dan tidak perlu pengecatan.
Kebaikan dok apung dibandingkan dok kolam adalah :
- dok apung bisa dipindahkan kemanapun
- biaya pembuatan 4-- kali lebih murah dibandingkan dok kolam
- kemampuan dok apung menaikkan kapal dengan kemiringan memanjang
dan melintang sangat besar.
- !ok apung bisa menaikkan kapal dengan panjang 25-+86 dari panjang
dok itu sendiri.
Sisi negatif dari dok apung adalah :
- umur pemakaian lebih rendah dari dok kolam
- memerlukan perairan yang dalam agar dok apung tidak sampai duduk di
lumpur waktu akan menaikkan kapal.
- Memakai tenaga yang lebih besar daripada dok kolam.
LIFTING DOCK (DOK ANGKAT)
/ambar 1ift !ock
$dalah cara pengedokan kapal dengan menggunakan lift. .latform dari dock
tersebut diturunkan dengan pertolongan penghantar dan lift dari beberapa
mesin !erek listrik kanandan kiri. Setelah platform mencapai kedudukan yang
tertentu yang sudah barang tentu telah dipersiapkan balok lunas dan balok
samping yang diperlukan maka kapal dimasukkan. Kemudian platform
diangkat sampai pada permukaan.
.enghantar tetap dari platform itu dapat berupa pipa baja atau beton. %umlah
mesin !erek listrik ini minimum adalah empat, lebih banyak lebih baik. ntuk
mepertinggi efisiensi dari lift tersebut, biasanya digunakan rel penggeser, baik
arah melintang ataupun memanjang. Sehingga dapat memperbaiki beberapa
kapal atau membuat kapal baru
SLEPWA (DOK TARIK)
$dalah peralatan ditepi perairan yang digunakan untuk menaikkan kapal yang
akan digunakan untuk menaikkan kapal yang akan diperbaiki melalui rel dan
pertolongan kereta serta dengan beberapa penggeseran-pengeseran.
Menurut kedudukannya, slipway ada dua, yaitu :
- Slepway melintang.
- Slepway memanjang
/ambar !ok 7arik
Sebelum kapal dinaikkan ke dok maka haruslah dipersiapkan beberapa hal untuk
mempermudah pengedokan :
- gambar rencana garis yang digunakan untuk menentukan titik-titik tumpuan pada
kapal.
- /ambar gading tengah-tengah panjang kapal.
- /ambar konstruksi profil atau gambar potongan memanjang kapal.
- !ok plan
- /ambar tangki-tangki
!isamping itu dok master berhak menentukan ketentuan pada kapal yaitu :
- perbedaan sarat haluan dan buritan diusahakan tidak terlalu besar.
- Kapal diusahakn tidak mempunyai kemiringan melintang.
- Kapal diusahakan bebas dari bahan bakar dan minyak pelumas.
- Kapal diwajibkan bebas dari bahan-bahan yang mudah meledak.
.ekerjaan diatas dok dimulai dengan pembersihan badan kapal dibawah garis air dari
kotoran binatang dan tumbuhan laut ) fouling organism *. $da dua jenis pembersihan
terhadap badan kapal yaitu pembersihan terhadap binatang laut dan pembersihan
terhadap hasil pengkaratan.
2. .embersihan terhadap binatang laut dan tumbuhan laut dengan memakai :
a. Mekanis, dengan menggunakan sekrap yang biasanya disebut penyekrapan
) scraping *.
9ara ini menggunakan scrap baja yaitu semacam besi pipih yang tajam
ujungnya dengan tangkai kayu. Hal ini tentulah sangat kurang cepat dan
efektif, mengingat pekerjaan ini menggunakan tenaga manusia.
b. Hydrojet cleaning
9ara pembersihan yang lebih cepat dan lebih bersih. .ekerjaan ini
mempergunakan air yang disemprotkan melalui nosel, sehingga mempunyai
tekanan yang tinggi. 7ekanan air yang tinggi ini didapat dari pompa
bertekanan :888-28.888 psi. 1ebih tinggi kemampuan pompa, makin bersih
hasilnya. .ompa ini ditempatkan pada tempat beroda agar mudah digerakkan.
$ir yang digunakan bisa air tawar, bisa air laut. $kan tetapi lebih baik
menggunakan air tawar karena baik bagi pompa dan binatang laut mudah lepas
jika menggunakan air tawar.
+. .embersihan terhadap pengkaratan dengan memakai :
a. Mekanis dengan menggunakan :
- .alu ketok, cara ini kurang cepat berkisar antara 2-+ m
+
3jam dan kurang
sempurna karena menggunakan tenaga manusia. #alaupun kurang cepat
tapi dalam prakteknya banyak dijumpai karena paling murah biayanya.
- .neumatic multiple hammer, cara ini menggunakan palu bermata jamak
dan peralatan pneumatis dengan tenaga udara tekanan kompresor. 9ara ini
masih relatif lebih lambat, sekitar --: m
+
3jam.
Kedua pembersihan diatas menimbulkan cacat pada permukaan plat,
akibat dari pemukulan ketok tersebut. 9acat ini juga menimbulkan proses
pengkaratan selanjutnya yang lebih intensif. Sehingga dari segi teknis cara
ini kurang sempurna.
b. Mekanis dengan menggunakan sikat baja
- sikat baja ) wire brush *, ada pembersihan hasil pengkaratan setelah
diadakan pengetokan, berupa kotoran-kotoran halus yang sudah terlepas
dari pelanga, tetapi masih menempel.
- Sikat baja listrik ) electric brush wire *, usaha untuk mempercepat cara
tenaga orang. ntuk cara ini terdapat bermacam-macam bentuk sikat
bajanya.
c. Mekanis menggunakan gerinda listrik
9ara ini adalah usaha pembersihan tanpa pengetokan, dimana batu
gerindanya berbentuk bulat pipih. Hasil ini lebih sempurna karena dapat
membersihkan seluruh karat ) samapi materialnya mengkilat putih *. 7api
cara ini kurang begitu cepat dan juga materialnya akan terkikis aus.
d. Hydro abrasi(e cleaning
Metode ini adalah penyempurnaan dari hydro jet cleaning akan tetapi pada
hydro dum gum ditambahkan hydro sand injector melalui selang karet
dengan udara tekan dari kompresor. Sedangkan pasir yang digunakan
diletakkan di tangki dengan katup dan peralatan-peralatannya. 9ara ini
tidak hanya membersihkan binatang laut tapi juga membersihkan hasil
pengkaratan.
e. $brasi(e blast cleaning, cara ini menggunakan pasir dan udara bertekanan.
.asir yang digunakan dipilih yang mempunyai butiran yang cukup besar
dengan berat jenis yang besar. #alaupun telah dipilih pasir yang
mempunyai butiran besar, tetapi masih menimbulkan debu-debu halus
yang mengandung selekat yang kurang baik bagi orang, sehingga operator
harus menggunakan air fed helmet untuk melindungi debu yang berbahaya
serta terpentalnya pasir dengan cepat. 9ara lain untuk menghindari debu,
sand blasting dilengkapi dengan saluran air dengan tekanan, melingkari
pasir dengan udara tekan berupa water curtaine. 9ara ini biasanya disebut
wet sand blasting.
f. Shot blasting, metode ini adalah dengan menggunakan butiran baja dengan
diameter 8.5 ; 8.<mm dengan bantuan kompresor dengan tekanan :
Kg3mm
+
. pada prinsipnya sama dengan metode sand blasting, biasanya
dipakai diruang tertutup untuk menghindari terpentalnya kembali butir-
butir baja tersebut.
g. 9hemical cleaner, metode ini hasilnya cukup baik dan cepat. Metode ini
terbagi atas :
- pickling
- netralisasi
- pasi(isasi
benda atau plat yang akan dihilangkan hasil pengkaratannya dimasukkan
kedalam larutan asam sulfat atau asam chlorat yang dicampur dengan 58
bagian air tawar. Kemudian plat yang sudah dibersihkan, dibersihkan
dengan air tawar agar larutan asam yang dipakai tidak tertinggal. 7ahap ini
disebut netralisasi. 7ahap pasi(isasi adalah tahap pengecatan yang
dilakukan untuk mencegah timbulnya karat dalam waktu yang lama.
h. ,lectronic cleaning
Metode pembersihan yang dilakukan di dalam air, sebelum dinaikkan ke
dok. Sepanjang lambung dan dasar kapal dipasang anoda, badan kapal
sebagai katoda, dan air sebagai elektrolit. $pabila aliran air mengalir
melalui aliran anode-elektrolit-katoda, maka akan timbul hidrogen bebas
dari badan kapal dari bawah hasil pengkaratan, yang akan memecahkan
hasil pengkaratan dan melepaskan dari badan kapal.
PERAWATAN DAN REPARASI PADA !ADAN KAPAL
Menurut data yang telah dikumpulkan oleh suatu galangan kapal, bahwa reparasi
kapal yang paling besar afalah pengkaratan atau korosi. &erikut ini beberapa
proses pengkaratan yaitu :
2. .engkaratan besi pada air.
.ersoalan ini sebenarnya sudah lama dipelajari dimana dalam proses reaksi
kimianya menghasilkan karat yaitu metal tertutup oleh hasil proses reaksi yang
berupa lapisan karat. $pabila metal berkarat walaupun tidak dilingkungi oleh
air maka proses ini disebut korosi akibat udara.
+. .engkaratan besi pada air laut.
=eaksi-reaksi yang berlangsung pada pengkaratan akibat air akan berubah
diakibatkan adanya ion ;ion 9l serta oksida-oksida lainya, ion Mg dan 9a
yang hasilnya terlihat larutan oksida dan bersamaan terjadinya gas H
+
serta
endapan karat.
4. .engkaratan plat baja pada air laut.
a. plat baja telanjang
pada plat naja yang telah dibersihkan dari mill scale serta dicelupkan pada
air laut, dengan cepat terjadi ketidaksamaan elektrokimia. "ni dapat
dijelaskan bahwa bagian-bagian plat yang terletak dekat dengan
permukaan mempunyai konsentrasi oksigen yang besar. !an bersamaan
dengan itu bagian plat baja yang tercelup dengan konsentrasi oksigen
rendah, dimana reaksinya lambat. .erbedaan inilah yang membuat bagian
yang dekat dengan permukaan besi diliputi lapisan oksida besi. Sehingga
plat bagian bawah menjadi anoda yang potensial terbentuknya karat
menjadi lebih besar.
b. .lat baja yang sebagian masih tertutup mill scale
7elah diketahui bahwa mill scale atau hasil pengkaratan merupakan
katode. ,lektron-elektron berpindah dari plat menuju mill scale.
Sedangkan ion positif pada air laut berpindah ke katode yang bersifat
negatif. Sedangkan ion negatif, dalam hal ini >H
-
akan berpindah ke plat
yang bersifat positif ) anoda *. Sehingga akan mengakibatkan terjadinya
pengkaratan pada plat.
c. .engkaratan plat yang telah dicat
.engkaratan pada plat yang telah dicat tidak akan terjadi sampai
homogenitas antara lapisan cat anti karat dan anti binatang laut rusak. %ika
homogenitas antara lapisan cat rusak maka plat akan berhubungan
langsung dengan air laut, lapisan cat yang melindungi metal menjadi
katode terhadap baja telanjang. Sehingga pada akhirnya tidak hanya
merusak plat baja saja tapi juga merusak lapisan cat yang masih menutup
plat baja.
FAKTOR"FAKTOR PENGKARATAN !ADAN KAPAL
Hal-hal yang berhubungan dengan pengkaratan plat badan kapal adalah :
2. Sifat cair laut, yang mengelilingi badan kapal.
+. Sifat metal, dalam hal ini susunan kimianya serta terdapat atau tidaknya mill scale.
4. .engaruh arus listrik, yang dapat menimbulkan polarisasi anode.
-. ,ffekti(itas perlindungan terhadap karat.
5. ,ffekti(itas dari ? catodic protection@.
&erikut ini penjelasan masing-masing item :
2. Sifat cair laut
- sifat kimia, yang menjadi fokus dari air laut ini adalah kadar garamnya
dengan alasan hal ini menentukan kemampuan penghantaran listrik air
laut. Kemampuan menghantarkan arus listrik tergantung dari tinggi
rendahnya kadar garam dan temperatur. Semakin tingi kadar garam dan
temperatur, maka semakin tinggi pula kemampuan air laut untuk
menghantarkan listrik. %ika air laut semakin mudah menghantarkan listrik,
maka proses pengkaratan akan semakin cepat.
- Sifat biologis, terjadinya pelekatan binatang laut pada badan kapal. 7idak
saja akan memperlambat kecepatan kapal tetapi juga akan memperbesar
pemakaian bahan bakar dan !#7 kapal.
.engaruh langsung dari binatang laut seperti pertukaran Aat agresi(e yaitu,
'H
-
>H, 9>
+
, H
+
S. $kibat dari reaksi elektro kimia terjadilah gas oksigen.
!an selanjutnya akan membentuk sulfid, yang akan mempengaruhi
pengkaratan.
+. Sifat metal, unsur yang terkandung dalam metal sangat berpengaruh terhadap
proses pengkaratan. Semakin positif suatu metal, maka semakin mudah terjadi
proses pengkaratan. Selain itu juga pengaruh mill scale yang bersifat katoda,
sehingga akan mempercepat proses pengkaratan pada plat.
4. .engaruh arus listrik terhadap proses pengkaratan yaitu, perpindahan bagian-
bagian badan kapal atau seluruhnya badan kapal ke anoda.
Karena pengkaratan bersifat merusak, maka perlu dilakukan perlindungan atau
pencegahan terhadap proses pengkaratan :
Menghindari sebab-sebab pengkaratan. !engan cara membersihkan mill scale,
telah dibahas sebelumnya bahwa mill scale adalah penyebab terjadinya
perkaratan. Selain itu garam-garam, debu-debu, harus dibersihkan dengan cara
menyemprotkan air tawar. Selain itu lemak yang mungkin menempel pada plat
juga harus dibersihkan karena akan mengurangi sifat adesi(e dari cat serta
mengurangi daya kering cat.
Memberi perlidungan secara positif, menyukarkan terjadinya pengkaratan tetapi
tidak mempengaruhi penyebab pengkaratan misal melakukan pengecatan.
.erlindungan secara aktif, dengan cara mempengaruhi sebab-sebab perkaratan
misal catodic protection. $da beberapa cara membuat baja sebagai katoda :
- Menghubungkan baja dengan logam mulia misal magnesium, aluminium. !alam
hal ini logam mulia lebih mudah berionisasi daripada besi, sehingga bila logam
mulia breubah menjadi ion. Maka ada sebagian elektronya yang berpindah ke besi
sehingga dalam hal ini logam mulia berfungsi sebagai anoda dan besi berfungsi
sebagai katoda.
- Memindahkan elektron kepermukaan plat baja dengan pertolongan sumber listrik
arus searah. .lat baja dihubungkan dengan kutub negatif dari sumbu arus listrik
searah, sedangkan kutub positifnya dihubungkan dengan anoda. Sehingga
potensial dari baja menjadi lebih negatif.
PENGECATAN
Setelah pembersihan badan kapal selesai, proses berikutnya adalah pengecatan.
$da beberapa jenis cat diantaranya adalah
- 9at $9 ) $nti 9orrosi(e *, cat ini memberikan perlindungan terhadap karat
dengan baik sekali pada baja yang terendam air. $gar baja memperoleh
perlindungan terhadap karat. !iperlukan +-4 lapisan dengan ketebalan
masing-masing 48 mikron.
- 9at $0 ) $nti 0ouling *, cat ini melindungi kapal terhadap binatang laut yang
menempel pada badan kapal. 1apisan yang sesuai adalah setebal B5 mikron.
Seharusnya pengecatan $0 ini harus dilakukan dalam 4-- jam. #alaupun
tenggang waktu ini tidak boleh lebih dari -< jam.
- 9at buttop, cat ini dilapiskan pada badan kapal yang terkadang terkena air
dan terkadang terkena udara.
REPARASI !ENT#K !ADAN KAPAL$
Suatu plat dikatakan sudah aus dan wajib direparasi jika melebihi ketentuan yang
diberikan. &erikut ini tabel keausan maCimum dari plat.
%enis .lat
Keausan maCimum yang diijinkan dari
ketebalan plat yang disetujui klasifikasi
pada keadaan baru.
2. .lat lambung
- plat lunas ) keel plate *, plat dasar
) bottom plate *, dan plat lajur
bilga.
- .lat lambung ) side plate *, diatas
plat bilga dan dibawahplat lajur
atas.
- .lat lajur atas ) sheer strake *
+. .lat alas dalam ) tank top *
- plat tepi ) margin plate *
- plat alas dalam ) tank top *.
4. .lat geladak utama ) main deck *.
+86
486
+86
+86
+86
- plat tepi geladak ) stringer plate *,
dan plat gladak antara lambung
dan ambang palka memanjang.
- .lat geladak antara lubang-lubang
palka.
-. .lat geladak lainnya ) geladak
yang berdekatan sumbu netral
badan kapal, geladak bangunan
atas dan geladak dari rumah
geladak.
5. !inding sekat
+86
486
486
+8-486
$da berbagai macam metode untuk mengetahui tebal tipis dari suatu plat. Kita dapat
memeriksanya dengan sinar D, sinar gamma, ultrasonic, magnit, colour test. 9ara-cara
pemeriksaan ini dapat mengetahui cacat pada logam cor dan keretakan serta keropos
pada sambungan las. .emeriksaan dengan sinar D, sinar gamma serta ultrsonic
biasanya untuk mengetahui cacat dalam pada sebuah plat, sedangkan colour test
digunakan untuk mengetahui cacat permukaan. &erikut ini adalah metode
pemeriksaan tebal tipis plat :
2. Menentukan besarnya keausan dengan alat mikrometer.
.engukuran ini didasarkan pada perbedaan ukuran linier sebelum dan sesudah
keausan. $lat ini lebih peka dibandingkan dengan alat-alat yang dilengkapi
indikator mekanis.
+. Metode yang paling sederhana adalah test hammer. .alu yang digunakan
mempunyai + ujung, pertama ujung runcing digunakan untuk membersihkan
karat dan kotoran yang melekat pada konstruksi. Sedangkan ujung yang
tumpul digunakan untuk memilih tempat dari plat konstruksi yang paling tipis
akibat pengkaratan. Metode ini didasarkan pada getaran yang dihasilkan plat
konstruksi akibat dipukul oleh palu. Semakin tinggi getaran, semakin tipis plat
konstruksi.
4. 9ara pengukuran yang paling mudah adalah dengan ultrasonic thickness test.
.lat yang akan diukur dibasahi terlebih dahulu. Kemudian sensor yang ada di
alat tersebut ditempelkan pada plat. Sensor tersebut mengeluarkan getaran
ultrasonic menembus ketebalan plat sampai sisi plat lain. /etaran ultrasonic
ini kemudian dipantulkan kembali sebagai gema. !engan diketahuinya
kecepatan getaran serta waktu kembalinya getaran. Kita bisa mengetahui
ketebalan plat. $kan tetapi perlu diingat sebelum kita menggunakan alat ini,
kita harus mengkalibrasi alat ini terlebih dahulu. Karena kecepatan getaran
untuk setiap material berbeda.
-. %ika tidak punya peralatan seperti diatas kita dapat megukur ketebalan plat
dengan cara lain. Eaitu dengan cara mengebor plat pada bagian yang dianggap
mengalami penipisan. Setelah plat berlubang kita ukur berapa ketebalan plat.
Setelah selesai kita tutup lubang plat dengan baut pas, kemudian dilas dan
disemen untuk mencegah pengaratan.
Metode yang digunakan untuk mengetahui deformasi pada plat. $da beberapa
macam deformasi plat yaitu gelombang, melenturnya plat diantara dua balok
konstruksinya. 1ekuk merupakan lenturan plat yang disertai dengan balok
konstruksinya. ntuk mengukur deformasi kita menggunakan puller, pada daerah
yang mengalami deformasi kita bentangkan penggaris baja, kemudian kita
masukkan puller dimana puller ini adalah baja tipis yang mempunyai berbagai
macam ukuran. %ika ukuran puller yang dapat masuk masih memenuhi persyaratan
maka kita tidak wajib untuk mereparasinya, tetapi jika sudah melebihi syarat maka
plat wajib untuk direparasi.
Metode yang digunakan untuk mengetahui keretakan permukaan.
2. Metode (isual, metode ini menggunakan mata telanjang atau lup untuk
mengetahui keretakan pada permukaan. Metode ini sederhana tapi tidak dapat
dipertanggungjawabkan karena tidak bisa mengetahui keretakan yang halus.
+. Metode minyak dan kapur, plat yang akan diperiksa diberi kapur di salah satu
sisi dan diberi minyak di sisi yang lain. Selanjutnya daerah yang diperiksa
digetarkan dengan pukulan palu. Maka akan timbul besar dan panjang dari
keretakan yang tergambar pada lapisan kapur. .erlu diingat plat harus bersih
sebelum dilakukan pemeriksaan.
4. Metode Magnit, metode ini menggunakan medan magnit dan serbuk besi.
Magnit ditempelkan secara tegak lurus dengan arah keretakan yang
diperkiraan. %ika sudah terhubung dengan listrik maka serbuk besi akan
berkumpul disekitar retakan karena medan magnit yang terjadi akan terganggu
karena adanya retakan. Magnit digunakan disini adalah elektromagnit.
-. Metode warna, metode ini menggunakan cairan penetrant yang berwarna
merah. 9airan ini mempunyai daya tembus yang kuat. Selain itu juga
menggunakan de(eloper sebagai penarik penetrant dengan bantuan cairan ini
penetrant membentuk warna yang nyata dan terang. 0ungsi lain dari cairan ini
adalah menghilangkan sepenuhnya sisa-sisa dari penetrant dari seluruh
permukaan benda kerja. 9airan ini juga memerikan warna yang kontras antara
keretakan dan permukaan benda kerja yang lain.
5. Metode larutan kapur, cara ini menggunakan kapur yang dicampur dengan
spirtus. Kemudian plat yang akan diperiksa dibasahi dengan larutan ini, bagian
yang mengalami keretakan akan terlihat jelas garis yang terlambat
mengeringnya. 9ara ini tidak dapat dipakai untuk mengetahui keretakan halus
.emeriksaan kekedapan air dari konstruksi dan kontinuitas hubungan antara dua
bagian. .emeriksaan kedap air terbagi menjadi dua kelompok :
2. 7angki ballast dan ruangan yang lain yang terisi air pada awktu pemakainnya.
7angki bahan bakar dan tangki lain yang berisi cairan.
+. Semua ruangan, bangunan atas, rumah geladak, ambang palka, dan lain-lain.
.emeriksaan bagian kapal yang pertama, dilakukan dengan cara mengisinya
dengan air dengan tekanan tertentu. %ika terjadi kebocoran maka tekanan dalam
tangki akan berkurang. Sedangkan untuk kelompok kedua dilakukan dengan cara
menyemprotkan air bertekanan pada permukaanya. $lternatif lain adalah dengan
menggunakan minyak atau menyemprotkan udara tekan padanya. !isamping cara
diatas bisa juga dengan memakai minyak dan kapur. Minya dan kapur dioleskan
pada masing-masing sisi, kemudian dengan daya kapilarisasinya minyak akan
merembes ke sisi yang berlapiskan kapur, menimbulkan bekas berupa garis pada
kebocoranya.
%ika sudah diperiksa dan terdapat kerusakan, maka bagian yang sudah rusak bisa
direparasi ataupun diganti. &erikut ini cara mereparasi beberapa bagian pada
badan kapal :
2. 9ara meluruskan plat kulit yang melengkung.
- !engan cara pemukulan, plat yang dipukul harus dialasi dengan kayu.
Hal ini bertujuan untuk mencegah plat agar tidak rusak. .emukulan
disini dari arah yang berlawanan.
- !engan cara penekanan, cara ini menggunakan bantuan hydrolic jack.
.lat yang akan direparasi dialasi dengan kayu kemudian ditekan
dengan hidrolik. ntuk mempermudah penekanan, pada daerah yang
melentur dipanaskan.
- !engan cara baut penarik, cara ini menggunakan baut yang dilas pada
plat yang melentur tepat ditengah-tengahnya. Selanjutnya kita pasang
balok penahan yang kakinya diletakkan pada frame, dan murnya
dipasang pada baut tersebut. !engan mengerasi murnya secara
otomatis plat yang melentur akan tertarik. 9ara ini kurang baik karena
meninggalkan bekas pengelasan pada plat.
+. 9ara mengganti plat yang rusak ) replating *
.enggantian plat adalah langkah terakhir yang dilakukan jika tidak ada jalan
lain. %ika masih memungkinkan plat yang rusak bisa di doubling untuk
menghemat waktu dan biaya. 9ara melakukannya adalah dengan melapisi plat
yang rusak dengan plat baru yang lebih tipis. &iasanya doubling ini dilakukan
jika kapal tidak mempunyai waktu yang lama untuk melakukan doking. $kan
tetapi jika kapal mempunyai waktu untuk mengganti plat maka sebaiknya
platnya diganti. $dapun cara melakukannya adalah dengan memotong plat
pada bagian tengah, diantara frame. !an untuk bagian yang tersisa, yang
melekat pada frame dibersihkan dengan las. ntuk lebih jelasnya bisa dilihat
pada gambar dibawah.
.1$7
0=$M,
.1$7 E$'/ !".>7>'/
.erlu diingat sebelum plat dilepas, frame harus diberi penegar agar tidak
mengalami deformasi.
REPARASI %ANGKAR
Sebagai pertimbangan dalam melakukan reparasi jangkar adalah dengan
mengetahui berat dari jangkar tersebut. &erat dari jangkar dapat diketahui dengan
penimbangan. $pabila berat dari jangkar tersebut sudah berkurang, maka jangkar
tersebut harus segera direparasi . %ika beratnya berkurang maka dapat ditambahkan
pelat pada jangkar tersebut dengan cara dilas. .emeriksaan jangkar ini dilakukan
setiap tahun.
Macam-macam kerusakan jangkar :
&engkoknya badan jangkar.
&engkok dan patahnya lengan jangkar.
Keausan pena dan longgarnya kedudukan pena pada engsel jangkar.
Keausan jangkar.
%angkar hilang.
1angkah-langkah perbaikannya adalah :
- &engkoknya batang 3 stock dapat diluruskan dengan pengepresan dalam
keadaan dingin. .ada pelat anchor )jangkar tanpa batang* kadang-kadang
terjadi bengkokan 3 puntiran. &engkokan 3 puntiran ini bisa diluruskan juga
dengan pengepresan dalam keadaan dingin pula.
- .ada patent anchor sering teejadi keausan badan terhadap celah kedua telapak
lengannya serta keausan lubang pena pada badan jangkar dan keausan penanya
sendiri.
Keausan ujung badan jangkar dengan celah kedua telapak lengannya dapat
diatasi dengan pemasangan pelat rangkap pada kedua sisi dengan las listrik
dengan kelonggaran secukupnya agar jangkar bebas bergerak.
- ntuk keausan pena jangkar dapat diatasi dengan jalan memperbesar lubang
pada ujung badan jangkar dengan kotter dan membuat pena baru dengan
material yang sesuai.
- Sebelum perbaikan sebaiknya jangkar dibersihkan dulu dengan jalan diketok
atau dibakar 3 dio(en. Segel dan swei(el jangkar perlu diperhatikan pula
keausannya. &ila tidak memenuhi syarat maka sebaiknya diganti dengan yang
baru.
- Keausan jangkar secara keseluruhan perlu diperhatikan pula. Sebab keausan
ini akan mengurangi berat jangkar. .engurangan maksimum +86 dari
perhitungan berat.
REPARASI RANTAI %ANGKAR
Macam kerusakan rantai jangkar :
Keausan dan korosi dari mata rantai jangkar.
&engkoknya mata rantai jangkar.
Kocak 3 hilangnya sengkang mata rantai jangkar.
Kelelahan material dan terjadinya keretakan pada mata rantai jangkar.
1angkah-langkah perawatan 3 perbaikannya adalah :
- ntuk perawatan, rantai beserta jangkarnya diturunkan dari kapal, digelar
diatas geladak kerja dock 3 diatas pontoon kerja dan dibersihkan.
- .embersihan dari karat, 1umpur kering dan sisa cat dengan diketok atau
dibakar. .embakaran dilakukan dio(en dengan temperature <88-B88
8
9 selama
satu jam. Setelah dingin seluruh karat dan kotoran-kotoran yang melekat akan
terlepas dari rantai.
- .engukuran diameter rantai, diukur dengan jangka sorong. Setiap pengukuran
diameter dilakukan pada dua arah )arah (ertical dan arah horiAontal*. .ada
tiap-tiap panjang rantai )+F,5 M* diukur tiga mata rantai yang keausannya
terbesar. $ntara rantai satu dengan yang lainnya dihubungkan segel.
.engurangan luas penampang maksimum +86 dari perhitungan klasifikasi.
- Mata rantai yang bengkok dapat diperbaiki dengan diluruskan dalam keadaan
dingin dengan pengepresan.
- Keretakan pada mata rantai tidak boleh diperbaiki dengan pengelasan, tetapi
harus diganti baru.
- Kocak 3 hilangnya sengkang )stud* dapat diperbaiki dengan jalan pengepresan
dalam keadaan dingin hingga sengkang tidak kocak lagi. 7etapi dalam praktek
lebih mudah dengan pengelasan. Hilangnya sengkang dapat dapat diganti
dengan sengkang yang baru.
- Setelah pembersihan dan perbaikan selesai dilakukan pengecatan dengan cat
?bituminous black@. Segel-segel biasanya dicat putih, dan +-4 rantai sebelah-
menyebelahnya. ntuk tanda yang mudah dilihat waktu turun atau naik
jangkar.
PENENTERAN LETAK S#&!# POROS !ALING"!ALING (S'AFT
ALLIG&ENT)
!alam pemasangan poros baling-baling, masalah letak poros adalah suatu hal
yang perlu sekali diperhatikan. Karena tidak lurusnya letak penempatan poros baling-
baling akan mengakhibatkan hal-hal yang tidak diinginkan, antara lain :
&antalan-bantalan poros akan cepat panas dan cepat rusak )hancur*.
Menimbulkan getaran yang tidak diinginkan.
Sebagian tenaga mesin hilang percuma )sia-sia*.
ntuk penyenteran letak sumbu poros baling-baling dapat dilakukan dengan tiga )4*
cara, yaitu :
!engan memakai sinar lampu.
!engan memakai telescop.
!engan memakai kawat baja yang direntangkan.
Salah satu cara penyenteran poros dapat dilakukan dengan menggunakan kawat baja,
yang cara pelaksanaanya adalah sebagai berikut :
- .ertama kita buatkan flens sementara dari pelat dipotong bentuk bulat yang
ukurannya persis sama dengan flens dari poros mesin, dan tepat pada tengah-
tengah nya dipasangkan kawat.
- 0lens tersebut kita pasangkan pada flens poros mesin dengan mengikat dengan
baut pengikat.
- Kasih penyangga pada tiap-tiap bagian, untuk mengatur kelurusan. ntuk
melihat kelurusannya dapat dilihat pada poros yang ada rumah bearing yang
sudah terbuka.
- jung kawat yang satunya dihubungkan dengan turn-bucle )spanscrew* yang
ditahan oleh stiffener )penguat* dari profil siku diburitan kapal. Spanscrew ini
berfungsi untuk mengencangkan )menarik* posisi kawat, sehingga kawat
tersebut sedikit sekali terjadi lenturan akhibat beratnya.
- !isini ujung kawat yang berada pada flens poros mesin kita ambil sebagai
patokan )pedoman* yang pertama, dan untuk pedoman yang kedua diambil
pada ujung boss stern tube pada buritan.
9ara mencari pedoman yang kedua ini adalah dengan cara mengukur jari-jari
lubang boss yang ada bantalannya )bearingnya* dengan titik tengahnya kawat
tersebut, dengan mengatur kedudukan kawat dengan cara menggeser-geser.
$lat yang dipakai untuk mengukur adalah jangka kaki.
- Selanjutnya dilakukan pengukuran-pengukuran pada tempat-tempat yang ada
pada gambar. .engukuran dilakukan pada posisi mendatar dan (ertical.
- $pabila ternyata hasil pengukuran semua sama setitik pusat, berarti kelurusan
sumbu poros baling-baling dengan sumbu poros mesin dalam keadaan baik
)lurus*.