Anda di halaman 1dari 18

B3 PADA MAKANAN

By:
Ayu Diah Syafaati
Puji Siswanti
Fahrul Anggara
Sofiatul marati
Pangan
Pangan dan makanan mempunyai fungsi yang sangat amat penting
untuk manusia karena merupakan kebutuhan utama dan menentukan
kelangsungan hidupmanusia.
Hak atas pangan adalah hak asasi yang paling penting setelah hidup.
Oleh karena itu setiap manusia berhak atas pangan yang memadai
baikkualitas dan kuantitasnya.
Makanan yang aman merupakan faktor yang penting untuk
meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.
Menurut undang-Undang RI No 7 tahun 1996, keamanan pangan
didefinisikan sebagai kondisi dan upaya yang diperlukan untuk
mencegah pangan dari dari kemungkinan cemaran biologis, kimia,
benda lain yang dapat mengganggu, merugikan dan
membahayakan kesehatan manusia.

Bahan Tambahan Pangan
Secara umum, BTP adalah bahan-bahan yang ditambahkan kedalam makanan
selama produksi, pengolahan, pengemasan, atau penyimpanan dengan tujuan
tertentu (depkes, 1999).
Jenis-jenis Bahan Tambahan Pangan
Penggolongan BTP menurut Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 033 thn 2012 :
1. Anti buih
2. Anti kempal
3. Antioksidan
4. Bahan pengkarbonasi
5. Garam pengemulsi
6. Gas untuk pengemasan
7. Humektan
8. Pelapis
9. Pemanis
10. Pembawa
11. Pembentuk gel
12. Pembuih
13. Pengatur keasaman
14. Pengawet
15. Pengembang
16. Pengemulsi
17. Pengental
18. Pengeras
19. Penguat rasa
20. Peningkat volume
21. Penstabil
22. Perentensi warna
23. Perisa
24. Perlakuan tepung
25. Pewarna
26. Propelan
27. sekustran
Senyawa yang dilarang
Sumber : Peraturan Menteri Kesehatan
Nomor 033 Tahun 2012
Ttg Bahan Tambahan Pangan
Bahan Pengawet
Bahan Pengawet termasuk bahan tambahan pangan.
Pemakaian bahan pengawet cukup menguntungkan karena dapat membebaskan
pangan dari kehidupan mikroba, baik yang bersifat pathogen maupun tidak.
Menurut peraturan menteri kesehatan RI no 033 thn 2012, asam borat merupakan
salah satu jenis BTP yang dilarang penggunaannya dalam produk makanan. Karena
borat dan senyawanya bersifat karsinogenik.

Asam borat
asam borat merupakan senyawa kimia yang mempunyai sifat
karsinogen. Meskipun boraks berbahaya bagi kesehatan ternyata
masih banyak digunakan oleh masyarakat sebagai bahan tambahan
makanan, karena selain berfungsi sebagai pengawet, boraks juga
dapat memperbaiki tekstur bakso dan kerupuk hingga lebih kenyal
dan lebih disukai konsumen (Mujianto, 2003).
Bahan ini banyak digunakan sebagai bahan tambahan dalam
pembuatan berbagai makanan, misalnya bakso, mi basah, siomay,
dan gendar.
Penggunaan boraks sebagai bahan tambahan pangan selain
bertujuan 20 untuk mengawetkan makanan juga bertujuan agar
makanan menjadi lebih kompak (kenyal) teksturnya dan memperbaiki
penampakan
lanjutan
Boraks atau yang lazim disebut asam borat (boric acid) adalah senyawa kimia turunan
dari logam berat boron (B). Asam borat terdiri atas tiga macam senyawa, yaitu: asam
ortoborat (H3BO3), asam metaborat (HBO2), dan asam piroborat (H2B4O7)
Rumus struktur ketiga asam borat tersebut adalah sebagai berikut
lanjutan
Asam-asam borat adalah asam lemah. Boraks merupakan senyawa hidrat dari garam
natrium tetraborat dengan rumus molekul Na2B4O7 . 10 H2O (Natrium tetraborat
dekahidrat)22,23. Garam natrium tetraborat adalah garam natrium dari asam
piroborat (Na2B4O7)
Perdagangan asam borat
Dalam perdagangan boraks dikenal dengan sebutan borofax
three elephant, hydrogen orthoborate, NCL-C56417, calcium
borate, atau sassolite.
Dalam istilah domestik boraks memiliki nama berbeda-beda.
Di Jawa Tengah boraks disebut dengan nama air bleng atau
garam bleng, di daerah Sunda disebut bubuk gendar; di Jakarta
disebut pijer.
Boraks yang diperdagangkan dalam bentuk balok padat, kristal,
atau tepung berwarna putih kekuningan, atau dalam bentuk
cairan tidak berwarna.
Boraks berasal dari tambang alam dari daerah batuan mineral
yang mengandung boraks, misalnya batuan kernite, batuan
colemanite, atau batuan ulexit
Fungsi dan kegunaan asam borat
Boraks digunakan
orang sudah sejak
lama, yaitu:
zat pembersih
zat pengawet
makanan (additive),
penyamak kulit.

antiseptik dan
pembunuh kuman.
sebagai anti jamur,
bahan pengawet
kayu
bahan antiseptik
pada kosmetik.

Dalam industri tekstil
boraks digunakan ;
mencegah kutu,
lumut, dan jamur.
Boraks juga
digunakan sebagai
insektisida dengan
mencampurkannya
dalam gula untuk
membunuh semut,
kecoa, dan lalat
Pengaruh Asam borat bagi
kesehatan
Boraks dinyatakan sebagai bahan berbahaya bagi kesehatan karena dari hasil
percobaan dengan menggunakan tikus menunjukkan sifat karsinogenik19. Dalam
makanan boraks akan terserap oleh darah dan disimpan di dalam hati. Karena tidak
mudah terlarut dalam air boraks bersifat kumulatif. Boraks di dalam tubuh dapat
menimbulkan bermacam-macam gangguan. Gangguan-gangguan umum yang
ditimbulkan boraks adalah sebagai berikut 10.
1. Dapat menyebabkan gangguan pada pertumbuhan bayi, terutama mata.
2. Menyebabkan gangguan proses reproduksi.
3. Dapat menimbulkan iritasi pada lambung, kulit merah dan mengelupas.
4. Menyebabkan gangguan pada ginjal, hati, dan testes.
lanjutan
Gejala-gejala
gangguan kesehatan yang dapat diamati dalam jangka pendek karena menghisap
atau kontak secara langsung dengan boraks antara lain terjadinya iritasi pada hidung,
saluran pernapasan, dan mata.
Selain itu, adanya pencemaran boron dalam waktu panjang dapat menimbulkan
gangguan reproduksi berupa menurunnya jumlah sperma pada orang laki-laki.
adanya pencemaran boron dalam jangka panjang dapat menyebabkan gangguan
pada jaringan paru-paru dan inhalasi yang lama.
Pencemaran boron dalam kadar tinggi dalam waktu singkat dapat menimbulkan
bahaya pada perut, usus, hati,
ginjal, dan otak.
lanjutan
Konsumsi boraks secara terus menerus dapat mengganggu gerak pencernaan usus
dan dapat mengakibatkan usus tidak mampu mengubah zat makanan sehingga
dapat diserap dan diedarkan ke seluruh tubuh.
Pada dosis 5 gram atau lebih dalam tubuh bayi dan anak kecil dapat menyebabkan
kematian. Pada orang dewasa kematian dapat terjadi pada dosis 10 20 gram atau
lebih
Gejala keracunan
Gejala keracunan borack akut meliputi:
Rasa mual
Muntah-muntah
Suhu tubuh menurun
Lemah
Kepala sakit
Rash erythematous,
Shock.
Kematian trjadi pada dosis 15-25 gram pada dewasa, dan 5-6 gram pada anak-anak.
Asam borat dan senyawanya memberikan dampak kronis mulai dari dosis 0,2 mg/Kg
(USDA, 2006).
absorpsi asam borat
Asam borat diabsorpsi secara cepat oleh saluran cerna, kulit yang terbakar, dan pada
kulit yang terluka.
Boraks tidak diabsorpsi secara baik pada kulit yang utuh.
Boraks didistribusikan ke seluruh tubuh dan memiliki afinitas yang besar terhadap hati,
otak, dan ginjal, sehingga dapat terakumulasi pada organ tersebut (goodman, 1975;
winarno 994; haddad et al, 1990).
Dalam keadaan normal, boraks didalam serum sebesar 7 mg/L, konsentrasi keracunan
pada 20-150 mg/L, dan kematian pada 200-15000 mg/L.
(flanaga et al, 1995)

Terima kasih
Diskusi Tanya Jawab :