Anda di halaman 1dari 6

BAB III

BATAS-BATAS ATTERBERG (ATTERBERG LIMIT)


C. BATAS SUSUT (SHRINKAGE LIMIT)
(ASTM D-4318)
IV.1.C TUJUAN
Untuk menentukan kadar air suatu tanah pada keadaan batas plastis dalam satuan
persen (%), dapat mengetahui sifat fisis, plastis, serta kemampatan dari tanah
(perubahan volume yang dapat terjadi) dan untuk mengklasifikasikan tanah, serta
untuk mengetahui apakah tanah itu me-ngandung zat-zat organis atau tidak.
IV.2.C RUANG LINGKUP
Menari batas-batas ! angka-angka "tterberg seperti batas susut (#s ! $%) dari
tanah berbutir halus dan menari sifat fisis, plastis, serta sifat kemampatan dari
tanah dan klasifikasi tanah serta mengetahui apakah tanah itu mengandung zat-zat
organis atau tidak.
IV.3.C TEORI
&anah akan menyusut apabila air yang dikandung seara perlahan-lahan hilang
dari dalam tanah. 'engan hilangnya air seara terus-menerus tanah akan menapai
suatu tingkat keseimbangan dimana penambahan kehilangan air tidak akan
mengakibatkan perubahan volume. (adar air dinyatakan dalam persen dimana
perubahan volume suatu massa tanah berhenti didefinisikan sebagai batas susut.
)atas susut dapat dihitung melalui persamaan berikut *
% +,,
+
x
G W
V
SL
S O
O

=
atau
% +,,
,
,
x
W
V V
w SL


=
'imana * $% * )atas susut tanah (kadar air batas susut)
-, * )erat benda uji setelah kering.
., * .olume benda uji setelah kering.
/s * )erat jenis tanah
# * (adar air tanah basah yang diisi pada ontainer.
. * .olume tanah basah
"ngka susut ($hrinkage 0atio 1 $0) 1
,
,
V
W
"dapun beberapa hubungan nilai-nilai "tterberg dengan sifat-sifat tanah adalah
sebagai berikut *
Pot!"# P$%&'('!
Vo)%*
I!+," P)'"t#"#t'"- IP (.) B't'" S%"%t-
SL (.)
D'$'( K$#!/ D'$'( B'"'(
(eil , 2 +3 , - 4, 5 +6
$edang +3 2 4, 4, 2 3, +, 2 +6
)esar 5 4, 53, 7 +,
K'+'$ A#$ (.) P'"#$ (S'!+) L'!'% (S#)t) L*0%!/ (C)'1)
)atas 8air, %% +3 2 6, 4, 2 9, 9, 2 +3,
)atas :lastis, :% - 6, 2 9, 63 2 3,
;ndeks :lastisitas, ;: , +, 2 63 +, 2 +,,
)atas $usut, $% +6 2 +< +9 2 63 < 2 43
IV.4.C PERALATAN 2ANG DIGUNAKAN
a. =vaporating dish, porselen diameter > 9,3 inh.
b. $patula (supid ! sendok), panjang > 4 inh, lebar > ? inh.
. 8a#an susut, dasar rata, diameter > +? inh, tinggi > @ inh, terbuat
dari porselen ! monel.
d. Mistar logam (straight edge), plat kaa (prong plate), timbangan
ketelitian ,,,+ gram.
e. 8a#an gelas, angkir, permukaan rata, diameter > 6 inh, tinggi > +
inh.
f. /elas ukur, 63 ml, dengan ketelitian ,,6 ml.
IV.3.C BA4AN 2ANG DIGUNAKAN
a. &anah asli lolos saringan no. 9, (kering udara).
b. "ir raksa (merury).
IV.5.C PROSEDUR PENGUJIAN
P$"#'0'! B!+' U6#
+) $iapkan tanah lolos saringan no. 9, (kering udara) 4, gram.
6) "lat-alat dibersihkan, mengkalibrasi timbangan yang akan digunakan.
4) Menyiapkan botol penyemprot dan air suling.
9) 8a#an yang diperlukan disiapkan dan ditimbang.
P)',"'!''! P!/%6#'!
+. %etakan ontoh tanah dalam a#an dan ampur baik-baik dengan air suling
(aAuades) seukupnya untuk mengisi ! seluruh pori-pori tanah menyerupai
pasta, sehingga mudah diisikan kedalam a#an penyusut sampai tanpa
memba#a serta masuk gelembung-gelembung udara. )anyaknya air yang
dibutuhkan kira-kira sama atau sedikit lebih besar dari batas air. :isahkan
segumpal pasta tanah yang ditentukan kadar airnya (-).
6. )agian dari dalam a#an penyusut dilapisi tipis oleh vasilin atau grease
(stempet) yang kental untuk menegah melekatnya tanah pada a#an.
$etelah itu a#an penyusut ditimbang, beratnya 1 -
+
.
4. 8ontoh pasta tanah dimasukan ke dalam a#an susut sampai a#an susut
yang sudah +!4 nya terisi pasta tanah tersebut lalu diketuk-ketuk, kira-kira
+!4 nya diatas permukaan yang kokoh diberi bantalan beberapa lembar
kertas atau bahan lain sampai tanah padat dan semua udara didalamnya
terba#a ke permukaan. &ambah pasta tanah lagi dan terus diketuk-ketukan
sampai a#an terisi penuh dan kelebihan tanah sehingga meluber ke
pinggiran a#an. &anah kelebihan tersebut kemudian dipotong dengan
straight edge. $emua tanah yang melekat diluar a#an dibersihkan.
9. $etelah diratakan dan dibersihkan, ditimbang dengan segera berat a#an
susut B berat tanah basah 1 -
6
gram. :asta tanah dibiarkan mongering di
udara sehingga #arna pasta tanah berubah dari tua menjadi muda lalu
dimasukan ke dalam oven (dikeringkan). $etelah kering betul, ditimbang *
berat a#an B tanah kering 1 -
4
gram. &imbang berat a#an kosong bersih
dan kering 1 -
+
gram.
3. .olume a#an susut 1 volume tanah basah, diukur dengan diisi penuh
sampai meluap dengan air raksa, buang yang kelebihan dengan ara
menekan plat kaa kuat-kuat diatas a#an, ukur dengan gelas ukur
banyaknya air raksa yang tinggal dalam a#an susut 1 volume tanah basah
1 ..
C. .olume tanah kering diukur dengan mengeluarkan tanah kering dari a#an
susut lalu dielupkan ke dalam a#an gelas yang penuh dengan air raksa.
8aranya sebagai berikut *
IV.7.C PER4ITUNGAN
;..<.8 8a#an gelas diisi penuh dengan air raksa dan kelebihan air raksa dibuang dengan
ara menekan plat kaa.
;..D.8 "ir raksa yang tertekan keluar dari a#an gelas dibersihkan.
;..+,.8 %etakan a#an gelas yang berisikan air raksa itu ke dalam a#an gelas yang lebih
besar.
;..++.8 %etakan tanah kering diatas air raksa pada a#an gelas.
;..+6.8 &akan hati-hati tanah kering itu ke dalam air raksa dengan menggunakan Eprong
plateF, sampai rata dengan bibir a#an. :erhatikan betul-betul jangan sampai ada
udara yang terba#a masuk ke dalam air raksa.
;..+4.8 "ir raksa yang tumpah, diukur volumenya dengan gelas ukur 1 volume tanah
kering 1 -s.
+) Menghitung kadar air alami (#).
6) Menghitung berat air raksa
)erat air raksa 1 (berat air raksa B dish kaa) 2 berat dish kaa
1 (-
3
2 -
+
) GGGGGG. gram.
4) Menghitung volume tanah basah
.olume tanah basah 1 volume a#an GGGGGG.m
4
.
9) Menghitung volume tanah kering
.olume berat kering 1
3) Menghitung batas susut ($%)
$% 1 # - H +,,%
1 # -
( )
% +,,
+ 4
x
W W
W V
s

berat air raksa


)I air raksa (+4,C)
(volume tanah basah volume tanah kering)
berat tanah kering
IV.14.C TATA CARA PEMBUATAN LAPORAN
Materi yang harus dilaporkan sehubungan dengan praktikum ini adalah sebagai
berikut *
a. Menentukan Plastic Limit !n"ex Plasticit# Li$ui"it# !n"ex
%onsistenc# !n"ex&
b. Mengambil kesimpulan.
. Jaktor kesalahan.
IV.13.C GAMBAR PERALATAN PENGUJIAN
IV.15.C LAMPIRAN 8ORMULIR PENGUJIAN
"da + (satu) formulir pengujian bersatu dengan pengujian "tterberg yang lain.