Anda di halaman 1dari 4

Round Trip Time (RTT) Test Result Analysis

Randy Marzeind # 1220301405


Praktikum Manajemen Jaringan
Teknik Elektronika Telekomunikasi
Politeknik Caltex Riau
Jln. Umban Sari, Rumbai, Pekanbaru
Riau, Indonesia
marzeind.randy@outlook.com


I. PENDAHULUAN
Pengguna internet di indonesia semakin
meningkat dari tahun ke tahun seiring
berkembangnya muatan informasi dan
bergesernya karakteristik masyarakat Indoensia
menjadi information oriented. Kondisi ini dapat
dengan mudah ditemui di masyarakat perkotaan
dan bahkan di masyarakat pedesaan dengan
ditandai munculnya beberapa tempat akses
internet seperti warnet atau bahkan jaringan
2.5G-3G yang mudah diakses dengan modem
GSM atau CDMA.

Perkembangan yang positif ini bukannya tanpa
masalah, dan yang paling mudah dideteksi
adalah permasalahan di sisi user yaitu perihal
lambatnya kecepatan akses akibat kondisi
jaringan yang kurang baik dengan berbagai
faktor yang mempengaruhinya.

Metode yang dilakukan dalam percobaan ini
adalah melakukan pengukuran round trip time
(RTT) dari PC pengguna ke server web tujuan.
Aplikasi yang digunakan yaitu PING dan Spread
Sheet untuk mengolah data dan membuat grafik.

a. Tujuan
1. Menganalisa secara sederhana tentang
unjuk kerja jaringan akses internet pada
suatu tempat;
2. menggunakan dan memahami output
aplikasi PING;
3. Mengolah data RTT sebagai rowdata
untuk dijadikan ukuran unjuk kerja dari
suatu jaringan akses internet;

b. Peralatan Yang Digunakan

1. PC yang dilengkapi dengan aplikasi
PING dan Spread Sheet;
2. Koneksi internet menggunakan mobile
modem dengan kartu GSM
kartuHALO;



II. METODE

Percobaan ini dilakukan pengukuran unjuk kerja
kecepatan akses internet dengan cara
membebani koneksi menggunakan ping pada
aplikasi Command Prompt. Hasil dari data
masing-masing percobaan (berformat .txt) diolah
pada aplikasi pengolah data (Microsoft Excel).

Topologi jaringan yang digunakan adalah :
- Website tujuan adalah
www.google.com;
- Akses internet menggunakan jaringan
3G Telkomsel (mobile modem dengan
GSM kartuHALO);








a. Pengukuran Pengaruh Ukuran Paket
Terhadap RTT

Pada metode ini setiap paket yang dikirimkan
akan dilakukan secara berulang sebanyak 10 kali
dan besar paket adalah 16 sampai dengan 1408
bytes.

Data yang diambil adalah nilai rata-rata
(average) dari waktu yang dibutuhkan untuk
melakukan pengiriman ke website tujuan. Data
ini kemudian diolah pada aplikasi Microsoft
Excel untuk mendapat grafiknya.


b. Pengukuran Kestabilan Unjuk Kerja
Kecepatan Akses Internet

Dengan metode ini, jalur kase internet ke
website tujuan dibebani dengan besar paket 64,
128, 512, dan 1024 bytes. Setiap paket dikirim
secara berulang-ulang sampai 1100 kali.
Pengiriman yang berjumlah banyak ini ditujukan
agar didapatkan pengiriman yang sukses
sebanyak 1000 kali.

Data yang diperoleh ini kemudian diolah dengan
aplikasi Microsoft Excel untuk mendapat
grafiknya. Dari hasil nilai 1000 RTT tersebut
diurutkan dari terkecil sampai terbesar. Dengan
nilai BIN=25 ms sebagai rentang nilai RTT pada
grafik PDF dan CDF.




III. HASIL DAN ANALISA

a. Pengukuran Pengaruh Ukuran
Paket Terhadap RTT

Tabel 1. Data Pengaruh Ukuran Paket
Terhadap RTT
No. Bytes Time
1 16 720
2 32 682
3 64 691
4 128 806
5 256 583
6 512 759
7 1024 1008
8 1280 1064
9 1408 1165



Grafik 1. Data Pengaruh Ukuran Paket
Terhadap RTT

Dari hasil pengujian tersebut, diketahui
bahwa semakin besar paket yang
dikirimkan, maka akan semakin besar
pula waktu tempuh yang dibutuhkan
agar paket tersebut sampai ke tujuan.
Tetapi hal ini juga bergantung pada load
dan kecepatan jaringan internet yang
digunakan.

Dapat dilihat pada besar paket 256
bytes, waktu yang dibutuhkan hanya
583ms, sementara untuk paket yang
lebih kecil (16, 32, dan 64 bytes)
dibutuhkan waktu yang lebih lama. Hal
ini membuktikan bahwa load dan
kecepatan jaringan internet berubah-
rubah dalam setiap waktunya.













0
500
1000
1500


b. Pengukuran Kestabilan Unjuk
Kerja Kecepatan Akses Internet

- Packet 64 bytes
Tabel 2. Pengukuran Kestabilan Unjuk Kerja
Kecepatan Akses Internet dengan paket 64 bytes

64 bytes
RTT Freq PDF CDF
100-200 57 0.0570 0.057
200-300 40 0.0400 0.0970
300-400 23 0.0230 0.1200
400-500 40 0.0400 0.1600
500-600 158 0.1580 0.3180
600-700 308 0.3080 0.6260
700-800 260 0.2600 0.8860
800-900 114 0.1140 1.0000
900-1000 0 0 1.0000


Grafik 2. Pengukuran Kestabilan Unjuk Kerja
Kecepatan Akses Internet dengan paket 64 bytes


- Packet 128 bytes
Tabel 3. Pengukuran Kestabilan Unjuk Kerja
Kecepatan Akses Internet dengan paket 64 bytes

128 bytes
RTT Freq PDF CDF
100-200 44 0.0440 0.044
200-300 26 0.0260 0.07
300-400 19 0.0190 0.089
400-500 16 0.0160 0.105
500-600 58 0.0580 0.163
600-700 306 0.3060 0.469
700-800 298 0.2980 0.767
800-900 233 0.2330 1
900-1000 0 0 1


Grafik 3. Pengukuran Kestabilan Unjuk Kerja
Kecepatan Akses Internet dengan paket 128
bytes


- Packet 512 bytes
Tabel 4. Pengukuran Kestabilan Unjuk Kerja
Kecepatan Akses Internet dengan paket 64 bytes

512 bytes
RTT Freq PDF CDF
100-200 21 0.0210 0.021
200-300 16 0.0160 0.037
300-400 6 0.0060 0.043
400-500 15 0.0150 0.058
500-600 171 0.1710 0.229
600-700 324 0.3240 0.553
700-800 324 0.3240 0.877
800-900 123 0.1230 1
900-1000 0 0.0000 1

0.0000
0.2000
0.4000
0.6000
0.8000
1.0000
1.2000
64 bytes
PDF
CDF
0.0000
0.2000
0.4000
0.6000
0.8000
1.0000
1.2000
128 bytes
PDF
CDF



Grafik 4. Pengukuran Kestabilan Unjuk Kerja
Kecepatan Akses Internet dengan paket 512
bytes


- Packet 1024 bytes
Tabel 5. Pengukuran Kestabilan Unjuk Kerja
Kecepatan Akses Internet dengan paket 64 bytes

1024 bytes
RTT Freq PDF CDF
100-200 163 0.1630 0.163
200-300 26 0.0260 0.189
300-400 57 0.0570 0.246
400-500 76 0.0760 0.322
500-600 122 0.1220 0.444
600-700 131 0.1310 0.575
700-800 151 0.1510 0.726
800-900 199 0.1990 0.925
900-1000 75 0.0750 1



Grafik 5. Pengukuran Kestabilan Unjuk Kerja
Kecepatan Akses Internet dengan paket 1024
bytes

Dilihat dari hasil penujian, untuk masing-masing
besaran paket, nilai PDF (Probability Density
Function) adalah nilai yang menyatakan
kepadatan probabilitas dari masing-masing
kelompok RTT. Nilai PDF selalu dalam range 0
sampai 1 (0PDF1).

Untuk mencari nilai PDF, dapat digunakan
rumus :



Sedangkan nilai CDF (Cummulative Density
Function) adalah fungsi yang menjumlahkan
nilai kemungkinan sampai suatu nilai tertentu.

Dari masing-masing besar paket yang
dikirimkan, diketahui bahwa kecepatan akses di
jaringan internet umum sangat tidak stabil, tetapi
waktu RTT akan semakin besar setiap kenaikan
ukuran paket.


c. KESIMPULAN

1. Semakin besar paket data, maka
semakin besar juga kebutuhan waktu
untuk pengirimannya.
2. Kecepatan akses internet dengan
menggunakan jaringan public sangat
tidak stabil.
3. Kecepatan akses internet dengan
menggunakan jaringan public
bergantung kepada besarnya load dan
kapan waktu jaringan tersebut
digunakan.


0.0000
0.2000
0.4000
0.6000
0.8000
1.0000
1.2000
512 bytes
PDF
CDF
0.0000
0.2000
0.4000
0.6000
0.8000
1.0000
1.2000
1024 bytes
PDF
CDF