Anda di halaman 1dari 14

BAB IV

METODE PENELITIAN
4.1 Rancangan Penelitian
Rancangan penelitian ini bersifat eksperimental murni (true
experiment), memakai kelompok kontrol dengan menggunakan rancangan
Post test only control group design (Marczyk dkk., 2005). Bagan rancangan
penelitian sebagai berikut
P
0
O
0
P
1i
O
1i
P
2 j
O
2j
P
3k
O
3k
!ambar ".# Rancangan $enelitian
%eterangan
& ' &ampel Streptococcus mutans ()** +5,,-
R ( ' Random (lokasi
$
0
' $erlakuan yang diberi a.uadest steril
/
0
' /bser0asi $
0
$
#i
' %elompok perlakuan yang diberi larutan garam dapur bermerk
(i' "1, ,1, dan -1)
/
#i
' /bser0asi $
#i
(i' "1, ,1, dan -1)
$
22
' %lompok perlakuan yang diberi larutan garam dapur tidak bermerk
(2' "1, ,1, dan -1)
/
22
' /bser0asi klompok $
22
(2' "1, ,1, dan -1)
$
+k
' %lompok perlakuan yang diberi larutan iodium yang konsentrasinya
dibuat setara dengan konsentrasi garam beriodium bermerk (k' "1,
,1, dan -1)
/
+k
' /bser0asi klompok $
+k
(k' "1, ,1, dan -1)
1
S RA
2
4.2 Lka!i "an #akt$ Penelitian
$enelitian ini dilakukan di 3aboratorium Mikrobiologi 4akultas
%edokteran 5ni0ersitas 5dayana. 6aktu yang diperlukan adala7 2 bulan, yaitu
(pril 8 Mei 20##.
4.3 Penent$an P%$la!i "an Sa&%el
$enelitian ini menggunakan bakteri, se7ingga penentuan besar sampel
ditetapkan sesuai dengan penetapan baku u2i bakteri yaitu menggunakan #0
-
bakteri.
5ntuk mendapatkan data yang 0alid dilakukan pengulangan sesuai rumus
4ederer (#9::)
(n8#) (t8#) ; #5
n ' banyak pengulangan
t ' perlakuan, dalam 7al ini ada #0 perlakuan $
0,
(

$
#i,
$
22
, $
+k
masing8
masing dengan + konsentrasi), se7ingga
(n8#) (#08#) ' #5
(n8#) (9) ' #5
n8# ' 159 ' #,,,:
3
n' #,,,: < #' 2.,,: = +
>adi banyaknya pengulangan yang dilakukan pada penelitian ini adala7
sebanyak + kali.
4.4 Va'ia(el Penelitian
4.4.1 Va'ia(el (e(a!
3arutan garam dapur beriodium (bermerk dan tidak bermerk) dan larutan
iodium yang konsentrasinya dibuat setara dengan konsentrasi garam beriodium
bermerk.
4.4.2 Va'ia(el te'gant$ng
?ona 7ambatan Streptococcus mutans.
4.4.3 Va'ia(el te'ken"ali
a. &u7u dan @aktu pengeraman Streptococcus mutans.
b. Media pengeraman dan pembuatan Streptococcus mutans.
c. *ara peng7itungan zona 7ambat ter7adap Streptococcus mutans.
d. &terilisasi alat dan ba7an.
4.) De*ini!i O%e'a!inal Va'ia(el
a. 3arutan garam dapur tidak bermerk dan bermerk dengan konsentrasi "1,
,1, dan -1 adala7 larutan yang dibuat dengan menimbang masing8
masing ", ,, dan - g garamnya dilarutkan masing8masing ke dalam #00 ml
4
akuades. 5ntuk lebi7 mendapatkan data yang 0alid masing8masing garam
yang dibuat dianalisis kandungan iodiumnya secara iodatometri.
b. 3arutan iodium adala7 larutan iodium murni yang konsentrasi iodiumnya
dibuat setara dengan iodium pada garam dapur bermerk konsentrasi "1,
,1, dan -1
c. ?ona 7ambatan Streptococcus mutans adala7 zona bening yang terbentuk
karena kemampuan larutan dalam meng7ambat pertumbu7an
Streptococcus mutans.
d. *ara peng7itungan zona 7ambatan ter7adap Streptococcus mutans adala7
mengukur zona 7ambat yang tampak dengan menggunakan 2angka sorong
dengan tingkat ketelitian 0,02 mm.
1) Aiameter zona bening 20mm atau lebi7 berarti
mempunyai daya 7ambat yang sangat kuat
2) Aiameter zona bening #0mm820mm berarti
mempunyai daya 7ambat kuat
3) Aiameter zona bening 5mm8#0mm berarti
mempunyai daya 7ambat sedang
4) Aiameter zona bening B 5mm berarti mempunyai
daya 7ambat lema7 (Ae@i, 20#0).
e. Media pengeraman adala7 media yang dipakai untuk menumbu7kan
Streptococcus mutans dalam 7al ini berbentuk agar, yang dipakai adala7
Mueller8Cinton (MC) agar < dara7 kambing.
5
f. &terilisasi alat dan ba7an adala7 suatu usa7a untuk membebaskan alat8alat
atau ba7an8ba7an dari segala macam ke7idupan, terutama ke7idupan
mikroorganisme
4.+ Ba,an Penelitian.
a. 3arutan garam dapur beriodium "1, ,1, dan -1 (bermerk dan tidak
bermerk).
b. 3arutan Dodium yang konsentrasi iodiumnya dibuat setara dengan iodium
pada garam dapur bermerk konsentrasi "1, ,1, dan -1.
c. (kuades steril.
d. Streptococcus mutans ()** +5,,-.
e. Mueller8Cinton (MC) agar, kode E3 #2"0+: 00, dengan merek dagang
MFR*%.
f. Aara7 %ambing.
g. Streptococcal grouping kit.
h. Media untuk test biokimia Mannitol brot7, &orbitol brot7, dan Eoges
proskauer.
i. Reagen %o0aGc.
j. 3arutan Ha*l 0,91.
k. 3arutan amilum.
6
4.- In!t'$&en Penelitian
a. 3abu erlenmeyer untuk pembuatan media, larutan garam dapur beriodium
(bermerk dan tidak bermerk) dan larutan iodium.
b. *a@an petri untuk tempat media padat datar atau agar.
c. )abung reaksi untuk tempat media.
d. )abung durham untuk menangkap gas yang di7asilkan ole7 bakteri.
e. Dnkubator untuk suasana pertumbu7an optimal bakteri.
f. /seIsengkelit untuk mengambil koloni bakteri.
g. Autoclaf untuk sterilisasi alat8alat dan media.
h. 3ampu spiritusIBunsen untuk flamber ba7an dan sterilkan ose.
i. 3idi kapas steril.
j. Stop watch merk *itizen buatan >epang untuk mengukur @aktu
perendaman.
k. >angka sorong merk Eernier *aliper buatan )ricle Brand, &7ang7ai8*7ina
untuk mengukur diameter zona bening.
l. %amera merk &ony buatan >epang untuk mendokumentasikan kegiatan
yang berkaitan dengan penelitian ini.
4.. P'!e"$' "an Al$' Penelitian
4...1 Pe&($atan &e"ia M/ aga' "a'a,
$embuatan media MC agar dara7 dilakukan dengan menimbang ,,- gram
bubuk media MC agar, dimasukkan ke dalam erlenmeyer yang suda7 berisi 200
ml akuades lalu diaduk, kemudian di autoclave pada tekanan #2# atm selama #5
7
menit. &elan2utnya media ditaru7 dalamwater bath 7ingga su7u J 50
0
* dan
ditamba7kan #0 cc dara7 kambing dan di7omogenkan. Media MC agar yang
suda7 diproses tersebut dituangkan pada ca@an petri steril untuk #0 ca@an petri
lalu didinginkan 7ingga beku. %ita ambil 51 dari 2umla7 total ca@an petri yang
berisi media dalam 7al ini diambil 2 ca@an petri dimasukkan ke dalam inkubator
untuk di inkubasi selama 2" 2am dengan su7u +:
0
*. %eesokkan 7arinya kita
kontrol sterilitas daripada media, 2ika bening berarti steril bisa kita pakai untuk
media penanaman Streptococcus mutans.

4...2 Pe'e&ajaan i!lat Streptococcus mutans
Aari stok Streptococcus mutans kita ambil dengan ose steril beberapa
koloni kemudian kita goreskan ke media MC agar dara7, lalu masukkan ke dalam
inkubator untuk diinkubasi selama 2" 2am dengan su7u +:
0
* keesokan 7arinya
akan terli7at koloni kecil8kecil, lembut ber@arna bening.
4...3 0ji g'$% Streptococcus mutans
Memakai Streptococcal grouping kit, sebelumnya enzim dipipet 0," ml
dimasukkan kedalam tabung reaksi steril, kemudian koloni Streptococcus mutans
pada MC agar dara7 diambil dengan ose steril dan dimasukkan ke dalam tabung
reaksi kemudian di7omogenkan agar tidak menggumpal lalu di inkubasi dalam
inkubator dengan su7u +:
0
* selama #0 menit. Aikeluarkan dari inkubator lalu di
pipet kemudian ditaru7 pada , lubang slide grouping kit masing8masing sebanyak
50 K dan 50 K lagi untuk kontrol positip dimana selan2utnya pada masing8masing
8
lubang ditetesi lubang # serum lateL (, lubang 2 serum lateL B, lubang + serum
lateL *, lubang " serum lateL A, lubang 5 serum lateL 4, lubang , serum lateL !
dan satu lubang untuk kontrol. Masing8masing di7omogenkan dengan batang
pengaduk kayu dan digoyang, 7asil pengamatan ter2adi aglutinasi menun2ukkan
positip (<) sedangkan bila 7omogen berarti negatip (8).
4...4 I"enti*ika!i Streptococcus mutans
$ada penelitian ini dilakukan identifikasi Streptococcus mutans
menggunakan u2i biokimia meliputi
4.8.4.1 $embuatan media Mannitol roth
Aitimbang 2 g bubuk Mannitol roth, dimasukkan kedalam labu
!rlenmeyer yang tela7 berisi #00 ml akuades steril kemudian dilarutkan, lalu
dituang ke dalam tabung reaksi dengan 0olume J 5 ml yang tela7 berisi tabung
Aur7am dengan posisi terbalik dengan tabung reaksi gunanya untuk menangkap
gas yang di7asilkan ole7 bakteri. &elan2utnya di autoklaf. %ita ambil 51 dari
2umla7 total tabung reaksi yang berisi media dalam 7al ini diambil " tabung reaksi
dimasukkan ke dalam inkubator untuk di inkubasi selama 2" 2am dengan su7u
+:
0
*. %eesokkan 7arinya kita kontrol sterilitas daripada media, 2ika bening berarti
steril bisa kita pakai untuk media identifikasi Streptococcus mutans.
4.8.4.2 $embuatan media Sorbitol roth
9
Aitimbang 2 g bubuk &orbitol Brot7 dimasukkan ke dalam labu
!rlenmeyer yang tela7 berisi #00 ml akuades steril kemudian dilarutkan, lalu
dituang ke dalam tabung reaksi dengan 0olume J 5 ml yang tela7 berisi tabung
"urham dengan posisi terbalik dengan tabung reaksi gunanya untuk menangkap
gas yang di7asilkan ole7 bakteri. &elan2utnya di autoklaf, diambil 51 dari 2umla7
total tabung reaksi yang berisi media, dalam 7al ini diambil " tabung reaksi
dimasukkan ke dalam inkubator untuk di inkubasi selama 2" 2am dengan su7u
+:
0
*. %eesokkan 7arinya, dili7at sterilitas media, 2ika bening berarti steril bisa
dipakai untuk media identifikasi Streptococcus mutans.
4.8.4.3 $embuatan media #oges Proskauer
Aitimbang #,: g bubuk #oges Proskauer, dimasukkan ke dalam labu
!rlenmeyer yang tela7 berisi #00 ml akuades steril kemudian dilarutkan, lalu
dituang ke dalam tabung reaksi dengan 0olume J 5 ml. &elan2utnya di autoklaf.
%ita ambil 51 dari 2umla7 total tabung reaksi yang berisi media dalam 7al ini
diambil " tabung reaksi dimasukkan ke dalam inkubator untuk di inkubasi selama
2" 2am dengan su7u +:
0
*. %eesokkan 7arinya kita kontrol sterilitas media, 2ika
bening berarti steril bisa kita pakai untuk media identifikasi Streptococcus
mutans.
Media u2i biokimia di atas siap dipakai untuk media identifikasi Streptococcus
mutans.
%oloni Streptococcus mutans pada MC agar dara7 diambil dengan ose steril
dimasukkan ke masing8masing media di 7omogenkan kemudian di inkubasi pada
10
inkubator dengan su7u +:
0
* selama 2" 2am, 7asil pengamatan menun2ukkan
adanya kekeru7an dan peruba7an @arna (kuning) pada media Mannitol Brot7 dan
&orbitol Brot7, sedangkan pada media Eoges $roskauer ter2adi kekeru7an yang
ditamba7 dengan reagent %o0aGc beruba7 men2adi mera7 anggur. $eruba7an8
peruba7an tersebut menun2ukkan ba7@a koloni tersebut benar Streptococcus
mutans.
4...) Me&($at !$!%en!i Streptococcus mutans
Aari koloni yang tumbu7 pada media MC agar dara7, diambil #82 koloni
dimasukkan ke dalam media Ha*l 0,91, dibuat kekeru7an setara dengan 0,5
Mac$%arland. 3idi kapas steril kita celupkan ke dalam suspensi di atas, lidi kapas
steril yang suda7 dicelupkan tadi diperas pada dinding tabung supaya cairan yang
diambil tidak berlebi7an. %emudian dioleskan secara merata + radian pada media
MC agar dara7.
4...+ Pe&($atan la'$tan ga'a& "a%$' (e'i"i$&
$ada penelitian ini digunakan dua 2enis garam yaituM garam rakyat yang
diproduksi secara tradisional selan2utnya disebut garam tanpa merk dan garam
dapur bermerk serta larutan iodium yang konsentrasi iodiumnya disetarakan
dengan konsentrasi iodium garam bermerk. Masing8masing garam tersebut dibuat
dengan konsentrasi ", ,, dan -1. Cal ini dilakukan dengan menimbang masing8
11
masing ", ,, dan - g garamnya dan dilarutkan masing8masing ke dalam #00 ml
akuades. 5ntuk lebi7 mendapatkan data yang 0alid masing8masing garam yang
dibuat dianalisis kandungan iodiumnya secara iodatometri.
4...- Meng$k$' e*ekti*ita! la'$tan ga'a& "a%$' (e'i"i$& te',a"a%
Streptococcus mutans.
&iapkan 9 ca@an petri yang berisi Mueller8Cinton (MC) agar dara7
kambing dan "0 paper disk dengan diameter 5mm. $ada masing 8 masing larutan
garam dapur beriodium dengan konsentrasi "1, ,1 dan -1 (bermerk dan tidak
bermerk) 2uga larutan iodium dengan konsentrasi yang setara dengan larutan
garam dapur beriodium yang bermerk dimasukkan + paper disk sedangkan untuk
kontrol negatifnya dipakai akuades steril selama ,0 detik, lalu paper disk
dikeluarkan dan dikeringkan pada petri disk steril selama J #0 menit agar 2angan
terlalu kering, kemudian dis7 tersebut kita tempelkan di atas media Mueller8
Cinton (MC) agar dara7 kambing, selan2utnya diinkubasi dalam inkubator dengan
su7u +:
0
* selama 2" 2am. %eesokan 7arinya kita li7at dan ukur zona bening yang
terbentuk.
4.1 Al$' Penelitian
5ntuk lebi7 memuda7kan dalam pelaksanaan penelitian, maka dibuat alur
penelitian, seperti ditun2ukkan dengan !ambar ".-.
12
I!lat Streptococcus
mutans
Pe'e&ajaan Streptococcus
mutans
%lompok 2
3arutan garam
dapur tidak
bermerk "1,
,1, dan -1

%lompok #
3arutan garam
dapur ber8merk
"1, ,1, dan -1
%lompok +
3arutan iodium dg
konsentrasi
iodiumnya setara
dg konsentrasi
iodium garam
dapur bermerk
"1, ,1, dan -1
%ontrol
A2$a"e!t
!te'il
Meng$k$' Dia&ete' 3na /a&(at
Data 3na /a&(at
13
!ambar ".- (lur $enelitian
4.10 Anali!i! Data
5ntuk menganalisis data 7asil penelitian dilakukan langka78langka7
semua data dideskripsikan untuk memberikan gambaran tentang karakteristik data
yang didapatkan dari 7asil penelitian. (nalisis perbedaan perlakuan dilakukan
menggunakan &$&& sesuai dengan berikut ini
4.10.1 0ji n'&alita! "an ,&genita! 4
a. 52i Hormalitas dengan u2i &olmogorov$Smirnov (%&) ole7 karena
sampelnya N +0
b. 52i Comogenitas dengan u2i 'evene(s test.
4.10.2 0ji e*ek %e'lak$an
Aalam penelitian ini didapatkan ba7@a data tidak berdistribusi normal
maka digunakan u2i non parametrik yaitu u2i &ruskal$)allis. Ailakukan untuk
membandingkan rerata data 7asil pengukuran pada post test yaitu antara /
0,
/
#i,
/
22,
dan /
+
(Candoko, 200:M (nonim, 200-).
Anali!i! Data
Si&%$lan Penelitian
14
$ada penelitian ini, 2uga dilakukan analisis regresi linier untuk menentukan
apaka7 peningkatan konsentrasi garam dapat digunakan sebagai prediktor
peningkatan zona 7ambat Streptococcus mutans.