Anda di halaman 1dari 108

Wong Kapetakan's Blog

Ajining diri dumunung ana ing lati, Ajining raga dumunung ana ing busana, Ajining
bangsa dumunung ana ing basa
Pembelajaran Aktif, Kreatif, Efektif, dan Menyenangkan
Posted by Hadi Susanto on ! "uni !#$
Posted in% &n'ategori(ed) Komentar
Penda*uluan
!$!+, peraturan Pemerinta* -omor #. /a*un !!0 tentang Standar nasional
Pendidikan pada pasal #., ayat # mengamanatkan ba*1a% Proses pembelajaran pada
satuan pendidikan diselenggarakan se'ara interaktif, inspiratif, menyenangkan,
menantang, memoti2asi peserta didik untuk berpartisipasi aktif, serta memberikan ruang
yang 'ukup bagi prakarsa, kreati2itas, dan kemandirian sesuai dengan bakat, minat, dan
perkembangan fisik serta psikologis peserta didik) Kemudian dalam pasal 3, ayat #
mengamanatkan ba*1a% 4ang dimaksud dengan pendidik sebagai agen pembelajaran
5learning agent6 pada ketentuan ini adala* peran pendidik sebagai fasilitator, moti2ator,
pema'u, dan pemberi inspirasi belajar bagi peserta didik) Berdasarkan kutipan regulasi
pendidikan tersebut, dapat dipa*ami se'ara jelas ba*1a proses pendidikan dan
pembelajaran pada satuan pendidikan manapun, se'ara yuridis formal dituntut *arus
diselenggarakan se'ara aktif, ino2atif, kreatif, dialogis, demokratis dan dalam suasana
yang mengesankan dan bermakna bagi peserta didik) 7engan kata lain dapat
disimpulkan ba*1a perundangan dan peraturan pendidikan yang berlaku di 8ndonesia,
mengindikasikan pentingnya diterapkan strategi pembelajaran yang memperdayakan
peserta didik) 7alam konteks ini, PAKEM sebagai sala* satu pembelajaran yang tela*
dikembangkan dan sedang gen'ar dipromosikan implementasinya dalam praktik dunia
pendidikan di 8ndonesia, memiliki singgungan dan rele2ansi yang kuat ter*adap apa
yang menjadi tuntutan yuridis formal ini 58smail, !!3% +.90!6)
Proses pembelajaran yang dilakukan ole* banyak guru saat ini 'enderung pada
pen'apaian target materi kurikulum dan lebi* mementingkan pada peng*afalan konsep
bukan pada pema*aman) Hal ini dapat dili*at dari kegiatan pembelajaran di dalam kelas
yang selalu didominasi ole* guru) 7alam penyampaian materi, biasanya guru
menggunakan metode 'erama* yang dalam pelaksanaannya sis1a *anya duduk,
men'atat, dan mendengarkan apa yang disampaikan guru dan sedikit peluang bagi
sis1a untuk bertanya) 7engan demikian, suasana pembelajaran menjadi tidak kondusif
se*ingga sis1a menjadi pasif)
"ika se'ara psikologis sis1a kurang tertarik dengan metode yang digunakan guru, maka
dengan sendirinya sis1a akan memberikan umpan balik psikologis yang kurang
mendukung dalam proses pembelajaran) 8ndikasinya adala* timbul rasa tidak simpati
ter*adap guru, tidak tertarik dengan materi9materi pembelajaran, dan lama9kelamaan
timbul sikap a'u* tak a'u* ter*adap mata pelajaran)
7alam *al peningkatan prestasi belajar sis1a ini diperlukan guru kreatif yang dapat
membuat pembelajaran menjadi lebi* menarik dan disukai ole* peserta didik) Suasana
kelas perlu diren'anakan dan dibangun sedemikian rupa dengan menggunakan model
pembelajaran yang tepat agar sis1a dapat memperole* kesempatan untuk berinteraksi
satu sama lain se*ingga pada gilirannya dapat diperole* prestasi belajar yang optimal)
Proses pembelajaran dalam Kurikulum /ingkat Satuan Pendidikan menuntut adanya
partisipasi aktif dari seluru* sis1a) "adi, kegiatan belajar berpusat pada sis1a, guru
sebagai moti2ator dan fasilitator di dalamnya agar suasana kelas lebi* *idup)
Pembelajaran merupakan suatu kegiatan yang dilakukan ole* guru sedemikian rupa
se*ingga tingka* laku sis1a beruba* ke ara* yang lebi* baik 57arsono, !!!%+6) Aktif
dimaksudkan ba*1a dalam proses pembelajaran guru *arus men'iptakan suasana
sedemikian rupa se*ingga sis1a aktif bertanya, mempertanyakan dan mengemukakan
gagasan) Belajar memang merupakan suatu proses aktif sis1a dalam membangun
pengeta*uannya, bukan proses pasif yang *anya menerima 'erama* guru tentang
pengeta*uan, se*ingga jika pembelajaran tidak memberikan kesempatan pada sis1a
untuk berperan aktif maka pembelajaran tersebut bertentangan dengan *akikat belajar)
Peran aktif sis1a sangat penting dalam rangka pembentukan generasi yang kreatif,
yang mampu meng*asilkan sesuatu untuk kepentingan dirinya dan orang lain)
Seseorang bisa dikatakan kreatif apabila ia se'ara konsisten dan terus menerus
meng*asilkan sesuatu yang kreatif, yaitu *asil yang asli:orisinal dan sesuai dengan
keperluan 5Hassouba*, !!+%0!6) Kreati2itas sis1a bisa dili*at pada kemampuannya
dalam mengajukan pertanyaan maupun menja1ab pertanyaan) Selain itu kreati2itas
sis1a juga bisa dili*at dari ke'ekatannya dalam mengikuti proses belajar mengajar di
dalam kelas) Kreatif juga dimaksudkan guru mampu memili* materi yang akan diberikan
kepada sis1a agar materi yang diberikan bisa sesuai dengan kemampuan sis1a,
memili* metode pembelajaran yang dapat mempermuda* pema*aman sis1a tentang
materi yang diberikan dan memili* media yang tepat untuk memperlan'ar proses
pembelajaran serta mampu menentukan e2aluasi yang tepat untuk mengukur tingkat
penguasaan sis1a ter*adap materi yang diberikan) Menyenangkan adala* suasana
belajar mengajar yang membuat sis1a senang se*ingga sis1a memusatkan
per*atiannya se'ara penu* pada belajar se*ingga 1aktu 'ura* per*atiannya 5time on
task6 tinggi) /ingginya 1aktu 'ura* akan meningkatkan *asil belajar)
Keadaan aktif dan menyenangkan tidakla* 'ukup jika proses pembelajaran tidakla*
efektif, yaitu tidak meng*asilkan apa yang *arus dikuasai sis1a setela* proses
pembelajaran berlangsung, sebab pembelajaran memiliki sejumla* tujuan pembelajaran
yang *arus di'apai) "ika pembelajaran *anya aktif dan menyenangkan tetapi tidak
efektif maka pembelajaran tersebut tidak uba*nya seperti bermain biasa 5Muslim, !!#6)
Muslim 5!!#6 mengemukakan pengertian PAKEM dari dua dimensi yaitu dimensi guru
dan dimensi sis1a)
#) 7ari dimensi guru%
dalam proses belajar mengajar guru aktif dalam memantau kegiatan belajar sis1a,
memberi umpan balik, mengajukan pertanyaan yang menantang, mempertanyakan
gagasan sis1a,
guru *arus kreatif dalam mengembangkan kegiatan yang beragam, membuat alat
bantu atau media pembelajaran,
pembelajaran efektif jika guru dapat men'apai tujuan pembelajaran,
agar pembelajaran menyenangkan guru *arus bisa mengemas materi agar lebi*
muda* dipa*ami sis1a, menggunakan metode pembelajaran yang dapat menarik
per*atian sis1a dalam mengikuti kegiatan belajar mengajar, menggunakan media
pembelajaran yang sesuai dengan materi untuk menarik per*atian sis1a dalam
mengikuti kegiatan belajar mengajar)
) 7ari dimensi sis1a%
sis1a *arus aktif dalam bertanya, mengemukakan gagasan, mempertanyakan
gagasan orang lain dan gagasannya,
sis1a kreatif dalam menulis :merangkum, meran'ang atau membuat sesuatu dan
menemuakan seseatu yang baru bagi diri sis1a,
keefektifan sis1a bisa dili*at dari penguasaan ketrampilan yang dibutu*kan ole*
sis1a,
pembelajaran yang menyenangkan dapat membuat sis1a berani men'oba atau
berbuat, berani bertanya, berani mengemukakan gagasan, berani mempertanyakan
gagasan orang lain)
Pengertian
Menurut Budimansya*, dkk 5!!.%;!6 PAKEM adala* singkatan dari Pembelajaran Aktif,
Kreatif, Efektif dan Menyenangkan) Aktif dimaksutkan ba*1a dalam proses
pembelajaran guru *arus men'iptakan suasana sedemikian rupa se*ingga peserta didik
aktif mengajukan pertanyaan, mengemukakan gagasan, dan men'ari data dan informasi
yang mereka perlukan untuk meme'a*kan masala*) Kreatif dimaksudkan agar guru
men'iptakan kegiatan belajar yang beragam se*ingga memenu*i tingkat kemampuan
sis1a) Efektif yaitu tidak meng*asilkan apa yang *arus dikuasai sis1a setela* proses
pembelajaran berlangsung) Sebab pembelajaran memiliki sejumla* tujuan pembelajaran
yang *arus di'apai) Menyenangkan adala* suasana belajar mengajar yang
menyenangkan se*ingga sis1a memusatkan per*atiannya se'ara penu* pada belajar
se*ingga 1aktu 'ura* per*atiannya tinggi) Selain itu menurut &tami 5!#!%$6 PAKEM
adala* suatu proses pembelajaran yang komunikatif dan interaktif antara sumber
belajar, pendidik dan peserta didik)
Berdasarkan pendapat para a*li di atas maka dapat disimpulkan ba*1a PAKEM adala*
suatu pembelajaran dimana terjadi *ubungan yang komunikatif antar semua komponen
pembelajaran se*ingga mampu menanggapi suatu permasala*an yang terjadi serta
mampu men'ura*kan per*atiannya untuk belajar se'ara optimal)
Menurut &-ES<= dalam 7asim Budimansya*, dkk 5!!.%$39$.6 memeparkan tentang
empat pilar pendidikan yang sesuai denagan pembelajaran PAKEM yakni 5#6 learning to
kno1, 56 learning to do, 5$6 learning to be, dan 5+6 learning *o1 to li2e toget*er) Empat
pilar pendidikan tersebut memberikan indikasi ba*1a *asil pendidikan de1asa ini
diara*kan untuk dapat meng*asilkan manusia yang memiliki 'iri9'iri manusia paripurna
sesuai dengan tujuan pendidikan yang di*arapkan) 5#6 >earning to kno1) 7alam pilar ini,
belajar dimaknai sebagai upaya *anya sebatas untuk mengeta*ui) Belajar ini termasuk
dalam kategori sebagai belajar pada tingkat yang renda*, yakni belajar yang lebi*
menekankan pada rana* kognitif) 56 >earning to do) 7alam pilar ini, belajar dimaknai
sebagai upaya untuk membuat peserta didik bukan *anya mengeta*ui, tetapi lebi*
kepada dapat melakukan atau mengerjakan kegiatan tertentu) ?okus pembelajaran
pada pilar ini lebi* memfokuskan pada rana* psikomotorik) 5$6 >earning to be) 7alam
pilar ketiga ini, belajar dimaknai sebagai upaya untuk menjadikan peserta didik sebagai
dirinya sendiri) Belajar dalam konteks ini bertujuan untuk meningkatkan dan
mengembangkan potensi peserta didik, sesuai dengan minat dan bakatnya atau tipe9
tipe ke'erdasannya 5types of intelligen'e6) 5+6 >earning *o1 to li2e toget*er) Pilar
keempat ini memaknai belajar sebagai upaya agar peserta didik dapat *idup bersama
dengan sesamanya se'ara damai)
7ikaitkan dengan tipe9tipe ke'erdasan, maka pilar keempat ini berupaya untuk
menjadikan peserta didik memiliki ke'erdasan sosial 5so'ial intelligen'e6) 7i samping
didasarkan pada upaya optimalisasi implimentasi konsep pembelajaran, pendekatan
PAKEM menurut K*aerudin dalam *ttp%::111)te@as'ollaborati2e)org 5!!.6 juga
didasarkan pada sejumla* asumsi tentang apa itu belajar) Sejumla* asumsi tentang
belajar yang dimaksud, di antaranya%
Belajar adala* proses indi2idual) Artinya kegiatan belajar tidak bisa di1akilkan kepada
orang lain, *anya orang yang bersangkutanla* yang dapat melakukannya) 8ni berarti
kegiatan belajar menuntut akti2itas orang yang sedang belajar)
Belajar adala* proses sosial) Kegiatan belajar *arus dilakukan melalui interaksi sosial
dengan lingkungan sekitar) 8ni berarti seseorang yang belajar *arus se'ara aktif
berinteraksi dengan lingkungan sosialnya, karena melalui interaksi so'ial inila* akan
diperole* pengalaman sebagai *asil belajar)
Belajar adala* menyenangkan) Apabila kegiatan belajar dilakukan dengan sukarela,
atas kesadaran dan kemauan sendiri, dan tanpa ada paksaan, maka kegiatan belajar
akan menyenangkan) Karena itula*, setiap orang yang belajar *arus melakukannya
dengan penu* kesadaran ba*1a belajar itu yang akan memba1a manfaat bagi
kelangsungan *idupnya) 7engan demikian maka kegiatan belajar benar9benar akan
menyenangkan)
Belajar adala* akti2itas yang tidak perna* ber*enti) Proses belajar akan terus
berlangsung selama manusia berinteraksi dengan lingkungannya) Pada saat seseorang
berinteraksi dengan lingkungan, apaka* itu disadari ataupun tidak dan terjadi peruba*an
perilaku dalam dirinya 5kognitif, afektif, atau psikomotorik6 maka pada dasarkan orang
tersebut tela* belajar) Proses ini tidak akan perna* ber*enti selama seseorang masi*
*idup dan berakti2itas)
Belajar adala* membangun makna) Pada saat seseorang melakukan kegiatan
belajar, pada *akikatnya ia menangkap dan membangun makna dari apa yang
diamatinya) Hal ini sejalan dengan pembelajaran kontekstual 5'onte@tual learning6 yang
mengasumsikan ba*1a otak se'ara alamia* men'ari makna dari suatu permasala*an
yang berkaitan dengan lingkungan dimana seseorang tersebut berinteraksi)
=le* karena itu *al9*al yang *arus diper*atikan dalam pelaksanaan pembelajaran
PAKEM menurut 7asim Budimansya*, dkk 5!!.%;+9;,6 yaitu %
Mema*ami sifat yang dimiliki anak) Pada dasarnya anak memiliki sifat% rasa ingin ta*u
dan berimajinasi) Anak desa, anak kota, anak orang kaya, anak orang miskin, anak
8ndonesia, atau anak bukan 8ndonesia selama mereka normal terla*ir memiliki kedua
sifat itu) Kedua sifat tersebut merupakan modal dasar bagi berkembangnya
sikap:berpikir kritis dan kreatif) Kegiatan pembelajaran merupakan sala* satu la*an
yang *arus kita ola* se*ingga subur bagi berkembangnya kedua sifat, anugera* /u*an,
tersebut) Suasana pembelajaran dimana guru memuji anak karena *asil karyanya, guru
mengajukan pertanyaan yang menantang, dan guru yang mendorong anak untuk
melakukan per'obaan, misalnya, merupakan pembelajaran yang subur seperti yang
dimaksud)
Mengenal anak se'ara perorangan) Para sis1a berasal dari lingkungan keluarga yang
ber2ariasi dan memiliki kemampuan yang berbeda) 7alam PAKEM 5Pembelajaran Aktif,
Menyenangkan, dan Efektif6 perbedaan indi2idual perlu diper*atikan dan *arus
ter'ermin dalam kegiatan pembelajaran) Semua anak dalam kelas tidak selalu
mengerjakan kegiatan yang sama, melainkan berbeda sesuai dengan ke'epatan
belajarnya) Anak9anak yang memiliki kemampuan lebi* dapat dimanfaatkan untuk
membantu temannya yang lema* 5tutor sebaya6) 7engan mengenal kemampuan anak,
kita dapat membantunya bila mendapat kesulitan se*ingga belajar anak tersebut
menjadi optimal)
Memanfaatkan perilaku anak dalam pengorganisasian belajar) Sebagai mak*luk
sosial, anak sejak ke'il se'ara alami bermain berpasangan atau berkelompok dalam
bermain) Perilaku ini dapat dimanfaatkan dalam pengorganisasian belajar) 7alam
melakukan tugas atau memba*as sesuatu, anak dapat bekerja berpasangan atau dalam
kelompok) Berdasarkan pengalaman, anak akan menyelesaikan tugas dengan baik bila
mereka duduk berkelompok) 7uduk seperti ini memuda*kan mereka untuk berinteraksi
dan bertukar pikiran) -amun demikian, anak perlu juga menyelesaikan tugas se'ara
perorangan agar bakat indi2idunya berkembang)
Mengembangkan kemampuan berpikir kritis, kreatif, dan kemampuan meme'a*kan
masala*) Pada dasarnya *idup ini adala* meme'a*kan masala*) Hal ini memerlukan
kemampuan berpikir kritis dan kreatif) Kritis untuk menganalisis masala*A dan kreatif
untuk mela*irkan alternati2e peme'a*an masala*) Kedua jenis berpikir tersebut, kritis
dan kreatif, berasal dari rasa ingin ta*u dan imajinasi yang keduanya ada pada diri anak
sejak la*ir) =le* karena itu, tugas guru adala* mengembangkannya, antara lain dengan
sering9sering memberikan tugas atau mengajukan pertanyaan yang terbuka) Pertanyaan
yang dimulai dengan kata9kata BApa yang terjadi jikaCD lebi* baik daripada yang dimulai
dengan kata9kata BApa, berapa, kapanD, yang umumnya tertutup 5ja1aban betul *anya
satu6)
Mengembangkan ruang kelas sebagai lingkungan belajar yang menarik) Euang kelas
yang menarik merupakan *al yang sangat disarankan dalam PAKEM) Hasil pekerjaan
sis1a sebaiknya dipajangkan untuk memenu*i ruang kelas seperti itu) Selain itu, *asil
pekerjaan yang dipajangkan di*arapkan memoti2asi sis1a untuk bekerja lebi* baik dan
menimbulkan inspirasi bagi sis1a lain) 4ang dipajangkan dapat berupa *asil kerja
perorangan, berpasangan, atau kelompok) Pajangan dapat berupa gambar, peta,
diagram, model, benda asli, puisi, karangan, dan sebagainya) Euang kelas yang penu*
dengan pajangan *asil pekerjaan sis1a, dan ditata dengan baik, dapat membantu guru
dalam pembelajaran karena dapat dijadikan rujukan ketika memba*as suatu masala*)
Memanfaatkan lingkungan sebagai sumber belajar) >ingkungan 5fisik, sosial, atau
budaya6 merupakan sumber yang sangat kaya untuk ba*an belajar anak) >ingkungan
dapat berperan sebagai media belajar, tetapi juga sebagai objek kajian 5sumber belajar6)
Penggunaan lingkungan sebagai sumber belajar sering membuat anak merasa senang
dalam belajar) Belajar dengan menggunakan lingkungan tidak selalu *arus keluar kelas)
Ba*an dari lingkungan dapat diba1a ke ruang kelas untuk meng*emat biaya dan 1aktu)
Pemanfaatan lingkungan dapat men9gembangkan sejumla* keterampilan seperti
mengamati 5dengan seluru* indera6, men'atat, merumuskan pertanyaan, ber*ipotesis,
mengklasifikasi, membuat tulisan, dan membuat gambar:diagram)
Memberikan umpan balik yang baik untuk meningkatkan kegiatan belajar) Mutu *asil
belajar akan meningkat bila terjadi interaksi dalam belajar) Pemberian umpan balik dari
guru kepada sis1a merupakan sala* satu bentuk interaksi antara guru dan sis1a)
&mpan balik *endaknya lebi* mengungkap kekuatan daripada kelema*an sis1a) Selain
itu, 'ara memberikan umpan balik pun *arus se'ara santun) Hal ini dimaksudkan agar
sis1a lebi* per'aya diri dalam meng*adapi tugas9tugas belajar selanjutnya) Furu *arus
konsisten memeriksa *asil pekerjaan sis1a dan memberikan komentar dan 'atatan)
<atatan guru berkaitan dengan pekerjaan sis1a lebi* bermakna bagi pengembangan
diri sis1a daripada *anya sekedar angka)
Membedakan antara aktif fisikal dan aktif mental) Banyak guru yang suda* merasa
puas bila menyaksikan para sis1a keli*atan sibuk bekerja dan bergerak) Apalagi jika
bangku dan meja diatur berkelompok sis1a duduk duduk saling ber*adapan) Keadaan
tersebut bukanla* 'irri dari PAKEM) Aktif mental lebi* diinginkan dari pada aktif fisikal)
Sering bertanya, mempertanyakan gagasan orang lain, dan mengungkapkan gagasan
merupakan tanda9tanda aktif mental)
Syarat perkembangannya aktif mental adala* tumbu*nya perasaan tidak takut % takut
diterta1akan, takut disepelekan, atau takut dimara*i jika sala*) =le* karena itu, guru
*endaknya meng*ilangkan penyebab rasa takut tersebut, baik yang datang dari guru itu
sendiri maupun dari temannya) Berkembangnya rasa takut sangat bertentangan dengan
BPAKEMD Bila ditengok dari sejumla* teori yang tentunya berdasarkan *asil eksperimen,
kemudian dari pengalaman orang, maupun pengalaman dari penulis sendiri) Menurut
&tami 5!#! % +6 manfaat dari penerapan PAKEM ini bagi sis1a, guru dan sekola* di
antaranya sebagai berikut %
Pembelajaran dengan model PAKEM membuat sis1a benar9benar lebi* asyik belajar,
beta* tinggal di kelas, karena guru tidak berperan sebagai orang yang paling ta*u,
melainkan berperan sebagai fasilitator yang dinamik dan kreatif)
Pembelajaran dengan model PAKEM memungkinkan mun'ulnya berbagai potensi
sis1a)
Pembelajaran dengan model PAKEM juga menunjukkan sisi demokratis)
Pembelajaran dengan model PAKEM membuat guru bukanla* satu9satunya sumber
belajar yang mutlak dan benar)
Pembelajaran dengan model PAKEM juga mendorong maksimalnya daya serap para
sis1a ter*adap materi pelajaran)
Pembelajaran dengan model PAKEM akan mendorong perkembangan intelektual
sis1a 5intelle'tual gro1t*6)
Pembelajaran dengan model PAKEM juga membantu perkembangan fisik sis1a
5p*ysi'al de2elopment6)
Pembelajaran dengan model PAKEM juga dapat membangun ketrampilan sosial
sis1a 5building so'ial skills6)
Pembelajaran dengan model PAKEM juga akan membantu perkembangan emosi
sis1a 5emotional de2elopment6)
Pembelajaran dengan model PAKEM juga akan mendorong perkembangan
kemampuan memba'a dan berba*asa sis1a 5language and litera'y de2elopment6)
Pembelajaran dengan model PAKEM akan menumbu*kan daya kreati2itas sis1a
5'reati2ity6)
Pembelajaran dengan model PAKEM juga akan mendorong anak untuk men'intai
belajar sepanjang *idupnya)
Pembelajaran dengan model PAKEM juga akan mendorong kreati2itas dan dedikasi
guru)
Pembelajaran dengan model PAKEM juga mendorong keterlibatan orang tua)

Karakteristik PAKEM
Pembelajaran PAKEM 5Pembelajaran Aktif, Kreatif, Efektif dan Menyenangkan6 adala*
sebua* model pembelajaran yang memungkinkan peserta didik mengerjakan kegiatan
yang beragam untuk mengembangkan keterampilan, sikap, dan pema*aman berbagai
sumber dan alat bantu belajar termasuk pemanfaatan lingkungan supaya pembelajaran
lebi* menarik, menyenangkan, dan efektif) Menurut Suparlan 5!!3% ;!9;#6, karakterisitk
PAKEM, meliputi%
Aktif% pembelajaran ini memungkinkan peserta didik berinteraksi se'ara aktif dengan
lingkungan, memanipulasi obyek9obyek yang ada di dalamnya, dalam *al ini guru
terlibat se'ara aktif, baik dalam meran'ang, melaksanakan, dan menge2aluasi proses
pembelajaran)
Kreatif% Pembelajaran membangun kreati2itas peserta didik dalam berinteraksi
dengan lingkungan, ba*an ajar dan sesama peserta didik, utamanya dalam meng*adapi
tantangan atau tugas9tugas yang *arus diselesaikan dalam pembelajaran) Furu dituntut
untuk kreatif, yaitu meran'ang dan melaksanakan PAKEM)
Efektif% Efektifitas pembelajaran akan mendongkrak kualitas *asil bekajar peseta
didik)
Menyenangkan% Pembelajaran di*arapkan dapat men'iptakan suasana pembelajaran
yang menyenangkan, dengan didukung lingkungan aman, ba*an ajar rele2an, menjamin
ba*1a belajar se'ara emosional adala* positif, yang pada umunya *al itu terjadi ketika
dilakukan bersama dengan orang lain sebagai dorongan dan selingan *umor serta
istira*at dan jeda se'ara teratur) Selain itu, pembelajaran akan menyenangkan
manakala se'ara sadar pikiran otak kiri dan kanan sadar, menantang peserta didik
berekspresi dan berfikir jau* ke depan, serta mengonsolidasikan ba*an yang suda*
dipelajari dengan meninjau ulang dalam periode9periode yang relaks)
Se'ara fisikal, ada beberapa 'iri menonjol yang tampak dalam proses pembelajaran
dengan menggunakan PAKEM adala* sebagai berikut)
Mengandalkan buku sebagai satu9satunya sumber belajar) Hal ini dilakukan dengan
tujuan untuk lebi* memperkaya pengalaman belajar peserta didik) Bukan semata9mata
untuk menafikan sama sekali buku pelajaran sebagai sala* satu sumber belajar peserta
didik)
Sumber belajar yang beraneka ragam tersebut kemudian didesain skenario
pembelajarannya dengan berbagai kegiatan)
Hasil kegiatan belajar mengajar kemudian dipajang di tembok kelas, papan tulis, dan
ba*kan ditamba* dengan tali rapia* di sana9sini) Pajangan tersebut merupakan *asil
diskusi atau *asil karya sis1a)pajangan *asil karya sis1a menjadi satu 'iri fisikal yang
dapat kita amati dalam proses pembelajaran)
Kegiatan belajar mengajar ber2ariasi se'ara aktif, yang biasanya didominasi ole*
kegiatan indi2idual dalam beberapa menit, kegiatan berpasangan, dan kegiatan
kelompok ke'il antara empat sampai lima orang, untuk mengerjakan tugas9tugas yang
tela* disepakati bersama, dan sala* seorang di antaranya menyampaikan 5presentasi6
*asil kegiatan mereka di depan kelas) Hasil kegiatan sis1a itula* yang kemudian
dipajang)
7alam mengerjakan berbagai tugas tersebut, para sis1a, baik se'ara indi2idual
maupun se'ara kelompok, men'oba mengembangkan semaksimal mungkin
kreati2itasnya)
7alam melaksanakan kegiatannya yang beraneka ragam itu, tampakla* antusiasme
dan rasa senang sis1a)
Pada ak*ir proses pembelajaran, semua sis1a melakukan kegiatan dengan apa yang
disebut sebagai refleksi, yakni menyampaikan 5kebanyakan se'ara tertulis6 kesan dan
*arapan mereka ter*adap proses pembelajaran yang baru saja diikutinya 5Suparlan,
!!3% ;$6)
Seperti yang dikemukakan ole* Budimansya*, dkk 5!!.%;$6 Selain 'iri fisik yang ada
dalam PAKEM, ada lima karakteristik utama yang dikemukakan ole* &tami 5!#!%$;6
dalam PAKEM, yaitu %
Sis1a terlibat dalam berbagai kegiatan yang mengembangkan pema*aman dan
kemampuan mereka dengan penekanan belajar melalui berbuat)
Furu menggunakan berbagai alat bantu dan 'ara membangkitkan semangat,
termasuk menggunakan lingkungan sebagai sumber belajar untuk menjadikan
pembelajaran menarik, menyenangkan, dan 'o'ok bagi sis1a)
Furu mengatur kelas dengan memajang buku9buku dan ba*an belajar yang lebi*
menarik dan menyediakan pojok ba'a)
Furu menerapkan 'ara mengajar yang lebi* kooperatif dan interaktif, termasuk 'ara
belajar kelompok)
Furu mendorong sis1a untuk menemukan 'aranya sendiri dalam peme'a*an suatu
masala*, untuk mengungkapkan gagasannya, dan melibatkan sis1a dalam men'iptakan
lingkungan sekola*nya)
Sementara itu 'iri9'iri yang paling menonjol dalam PAKEM menurut Suparlan dalam
&tami 5!#! % $3 6 adala* sebagai berikut %
Adanya sumber belajar yang beraneka ragam)
Sumber belajar yang beragam tersebut kemudian didisain skenario pembelajarannya
dengan berbagai kegiatan)
Hasil kegiatan pembelajaran berupa karyakarya indi2idu atau kelompok sis1a
dipajang di kelas)
Akti2itas pembelajaran ber2ariasi se'ara aktif)
7alam mengerjakan berbagai tugas, para sis1a baik se'ara indi2idual maupun
kelompok, men'oba mengembangkan kreati2itas mereka semaksimal mungkin)
7alam menjalankan akti2itas, terli*at antusiasme dan rasa senang sis1a)

Hal9*al yang Harus 7iper*atikan dalam Melaksanakan PAKEM
7alam pembelajaran PAKEM terdapat empat prinsip utama dalam proses pembelajaran%
Pertama, proses 8nteraksi 5sis1a berinteraksi se'ara aktif dengan guru, rekan sis1a,
multi9media, referensi, lingkungan dsb6) Kedua, proses Komunikasi 5sis1a
mengkomunikasikan pengalaman belajar mereka dengan guru dan rekan sis1a lain
melalui 'erita, dialog atau melalui simulasi role9play6) Ketiga, proses Eefleksi, 5sis1a
memikirkan kembali tentang kebermaknaan apa yang mereka tela* pelajari, dan apa
yang mereka tela* lakukan6) Keempat, proses Eksplorasi 5sis1a mengalami langsung
dengan melibatkan semua indera mereka melalui pengamatan, per'obaan,
penyelidikan) Hal9*al yang *arus diper*atikan dalam melaksanakan PAKEM, yaitu%
Mema*ami sifat yang dimiliki anak) Pada dasarnya anak memiliki sifat% rasa ingin ta*u
dan berimajinasi) Anak desa, anak kota, anak orang kaya, anak orang miskin) Kedua
sifat tersebut merupakan modal dasar bagi berkembangnya sikap kritis dan kreatif)
Suasana pembelajaran yang ditunjukkan dengan guru memuji anak karena *asil
karyanya, guru mengajukan pertanyaan yang menantang, dan guru yang mendorong
anak untuk melakukan per'obaan, misalnya, merupakan pembelajaran yang subur
seperti yang dimaksud)
Mengenal anak se'ara perorangan) Para sis1a berasal dari lingkungan keluarga yang
ber2ariasi dan memiliki kemampuan yang berbeda) 7alam PAKEM, perbedaan
indi2idual perlu diper*atikan dan *arus ter'ermin dalam kegiatan pembelajaran) Semua
anak dalam kelas tidak selalu mengerjakan kegiatan yang sama, melainkan berbeda
sesuai dengan ke'epatan belajarnya) Anak9anak yang memiliki kemampuan lebi* dapat
dimanfaatkan untuk membantu temannya yang lema* 5tutor sebaya6) 7engan mengenal
kemampuan anak, kita dapat membantunya bila mendapat kesulitan se*ingga anak
tersebut belajar se'ara optimal)
Memanfaatkan perilaku anak dalam pengorganisasian belajar) Sebagai mak*luk
sosial, anak sejak ke'il se'ara alami bermain berpasangan atau berkelompok dalam
bermain) Perilaku ini dapat dimanfaatkan dalam pengorganisasian belajar) 7alam
melakukan tugas atau memba*as sesuatu, anak dapat bekerja berpasangan atau dalam
kelompok) Berdasarkan pengalaman, anak akan menyelesaikan tugas dengan baik bila
mereka duduk berkelompok) 7uduk seperti ini memuda*kan mereka untuk berinteraksi
dan bertukar pikiran) -amun demikian, anak perlu juga menyelesaikan tugas se'ara
perorangan agar bakat indi2idunya berkembang)
Mengembangkan kemampuan berpikir kritis, kreatif, dan kemampuan meme'a*kan
masala*) Pada dasarnya *idup ini adala* meme'a*kan masala*) Hal tersebut
memerlukan kemampuan berpikir kritis dan kreatif) Kritis untuk menganalisis masala*A
dan kreatif untuk mela*irkan alternatif peme'a*an masala*) Kedua jenis berpikir
tersebut, kritis dan kreatif, berasal dari rasa ingin ta*u dan imajinasi yang keduanya ada
pada diri anak sejak la*ir) =le* karena itu, tugas guru adala* mengembangkannya,
antara lain dengan sesering9seringnya memberikan tugas atau mengajukan pertanyaan
yang terbuka) Euang kelas yang menarik merupakan *al yang sangat disarankan dalam
PAKEM) Hasil pekerjaan sis1a sebaiknya dipajangkan untuk memenu*i ruang kelas
seperti itu) Selain itu, *asil pekerjaan yang dipajangkan di*arapkan memoti2asi sis1a
untuk bekerja lebi* baik dan menimbulkan inspirasi bagi sis1a lain) 4ang dipajangkan
dapat berupa *asil kerja perorangan, berpasangan, atau kelompok) Pajangan dapat
berupa gambar, peta, diagram, model, benda asli, puisi, karangan, dan sebagainya)
Euang kelas yang penu* dengan pajangan *asil pekerjaan sis1a, dan ditata dengan
baik, dapat membantu guru dalam KBM karena dapat dijadikan rujukan ketika
memba*as suatu masala*)
Memanfaatkan lingkungan sebagai sumber belajar) >ingkungan 5fisik, sosial, atau
budaya6 merupakan sumber yang sangat kaya untuk ba*an belajar anak) >ingkungan
dapat berperan sebagai media belajar, tetapi juga sebagai objek kajian 5sumber belajar6)
Penggunaan lingkungan sebagai sumber belajar sering membuat anak merasa senang
dalam belajar) Belajar dengan menggunakan lingkungan tidak selalu *arus keluar kelas)
Ba*an dari lingkungan dapat diba1a ke ruang kelas untuk meng*emat biaya dan 1aktu)
Pemanfaatan lingkungan dapat mengembangkan sejumla* ketrampilan seperti
mengamati 5dengan seluru* indera6, men'atat, merumuskan pertanyaan, ber*ipotesis,
mengklasifikasikan, membuat tulisan, dan membuat gambar atau diagram)
Memberikan umpan balik yang baik untuk meningkatkan kegiatan belajar) Mutu *asil
belajar akan meningkat bila terjadi interaksi dalam belajar) Pemberian umpan balik dari
guru kepada sis1a merupakan sala* satu bentuk interaksi antara guru dan sis1a)
&mpan balik *endaknya lebi* mengungkap kekuatan daripada kelema*an sis1a) Selain
itu, 'ara memberikan umpan balik pun *arus se'ara santun) Hal ini dimaksudkan agar
sis1a lebi* per'aya diri dalam meng*adapi tugas9tugas belajar selanjutnya) Furu *arus
konsisten memeriksa *asil pekerjaan sis1a dan memberikan komentar dan 'atatan)
<atatan guru berkaitan dengan pekerjaan sis1a lebi* bermakna bagi pengembangan
diri sis1a daripada *anya sekedar angka)
Membedakan antara aktif fisik dan aktif mental) Banyak guru yang suda* merasa
puas bila menyaksikan para sis1a keli*atan sibuk bekerja dan bergerak) Apalagi jika
bangku dan meja diatur berkelompok serta sis1a duduk saling ber9*adapan) Keadaan
tersebut bukanla* 'iri yang sebenarnya dari PAKEM) Aktif mental lebi* diinginkan
daripada aktif fisik) Sering bertanya, mempertanyakan gagasan orang lain, dan
mengungkapkan gagasan merupakan tanda9tanda aktif mental) Syarat berkembangnya
aktif mental adala* tumbu*nya perasaan tidak takut, seperti takut diterta1akan, takut
disepelekan, atau takut dimara*i jika sala*) =le* karena itu, guru *endaknya
meng*ilangkan penyebab rasa takut tersebut, baik yang datang dari guru itu sendiri
maupun dari temannya) Berkembangnya rasa takut sangat bertentangan dengan
PAKEM 5Suparlan, !!3% ;+9;,6)
Sejalan dengan prinsip di atas, yang *arus diper*atikan ketika pendidik:guru
menerapkan PAKEM menurut 8smail 5!!3% +,90,6, adala* sebagai berikut)
Mema*ami sifat peserta didik) Pada dasarnya peserta didik memiliki sifat rasa ingin
ta*u atau berimajinasi) Kedua sifat ini merupakan modal dasar bagi berkembangnya
sikap: berpikir kritis dan kreatif) &ntuk itu kegiatan pembelajaran *arus diran'ang
menjadi la*an yang subur bagi berkembangnya kedua sifat tersebut)
Mengenal peserta didik se'ara perorangan) Peserta didik berasal dari latar belakang
dan kemampuan yang berbeda) Perbedaan indi2idu *arus diper*atikan *arus ter'emin
dalam pembelajaran) Semua peserta didik dalam kelas tidak *arus selalu mengerjakan
kegiatan yang sama, melainkan berbeda sesuai dengan ke'epatannya belajarnya)
Peserta didik yang memiliki kemampuan lebi* dapat dimanfaatkan untuk membantu
temannya yang lema* 5tutor sebaya6
Memanfaatkan perilaku peserta didik dalam mengorganisasi belajar) Peserta didik
se'ara alami bermain se'ara berpasangan atau berkelompok) Perilaku yang demikian
dapat dimanfaatkan ole* guru dalam pengorganisasian kelas) 7engan berkelompok
akan muda* mereka untuk berinteraksi atau bertukar pikiran)
Mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan kreatif serta mampu meme'a*kan
masala*) Pada dasarnya *idup adala* meme'a*kan masala*, untuk itu peserta didik
perlu dibekali kemampuan berpikir kritis dan kreatif untuk menganaliasis masala*, dan
kreatif untuk mela*irkan alternatif peme'a*an masala*) Kedua jenis pemikiran tersebut
suda* ada sejak la*ir, guru di*arapkan dapat mengembangkannya)
Men'iptakan ruangan kelas sebagai lingkungan belajar yang menarik) Euangan kelas
yang menarik sangat disarankandalam PAKEM) Hasil peserta didik sebaiknya dipajang
di dalam kelas, karena dapat memoti2asi peserta didik untuk bekerja lebi* baik dan
menimbulkan inspirasi bagi peserta didik yang lain) Selain itu pajangan dapat juga
dijadikan ba*an ketika memba*as materi pelajaran yang lain)
Memanfaatkan lingkungan sebagai lingkungan belajar) >ingkungan 5fisik, sosial,
budaya6 merupakan sumber sangat kaya untuk ba*an belajar peserta didik) >ingkungan
dapat berfungsi sebagai media belajar serta objek belajar peserta didik)
Memberikan umpan balik yang baik untuk meningkatkan kegiatan) Pemberian umpan
balik dari guru kepada peserta didik merupakan interaksi antara guru dan peserta didik)
&mpan balik *endaknya lebi* mengungkapkan kekuatan dan kelebi*an peserta didik
dari pada kelema*annya) &mpan balik juga *arus dilakukan se'ara santun dan elegan
se*ingga tidak merem1*kan dan menurunkan moti2asi)
Membedakan antara aktif fisik dengan aktif mental) 7alam pembelajaran PAKEM,
aktif se'ara mental lebi* diinginkan dari pada aktif fisik) Karena itu, akti2itas sering
bertanya, mempertanyakan gagasan orang lain, mengemukakan tanda9tanda aktif
mental)
Penataan dan atau pengelolaan kelas dalam PAKEM perlu mempertimbangkan enam
elemen <onstru'ti2ist >earning 7esign 5<7>6 yang dikemukakan ole* Fagnon and
<ollay, yaitu situation, groupings, bridge, Guestions, e@*ibit, and refle'tions 58smail,
!!3% 0,6) Situation, terkait dengan *al9*al berikutA apa tujuan episode pembelajaran
yang akan di'apai, apa yang di*arapkan setela* sis1a keluar ruangan kelas,
bagaimana mengeta*ui ba*1a sis1a tela* men'apai tujuan, tugas apa yang diberikan
kepada sis1a untuk men'apai tujuan, bagaimana deskripsi tugas tersebut 5as a pro'ess
of sol2ing problems, ans1ering Guestion, 'reating metap*ors, making de'isions, dra1ing
'on'lusions, or setting goals6) Frouping, dapat dilakukan berdasarkan karakteristik
sis1a atau didasarkan pada karakteristik materi) Bridge, terkait denganA akti2itas apa
yang dipili* untuk menjembatani atara pengeta*uan yang tela* dimiliki sis1a
sebelumnya dengan pengeta*uan baru yang akan dibangun sis1a) Huestion,
pertanyaan apa yang dapat membangkitkan tiap elemen desain 5panduan pertanyan
apa yang dapat mengintrodusir situasi, menata pengelompokan, dan membangun
jembatan6, pertanyaan klarifikasi apa yang digunakan untuk menengeta*ui 'ara berpikir
dan akti2itas belajar sis1a) E@*ibit, bagaimana sis1a merekan dan memamerkan kreasi
mereka melalui demonstrasi 'ara berpikir mereka dalam menyelesaikan dan atau
memenu*i tugas) Eefle'tions, bagaimana sis1a melakukan refleksi dalam
menyelesaikan tugas mereka, apaka* sis1a ingat tentang 5feeling, images, and
language of t*eir t*oug*t6, apa sikap, proses, dan konsep yang akan diba1a sis1a
setela* keluar kelas 58smail, !!3% 0;9036)

Prinsip9prinsip PAKEM
<iri9'iri atau karakteristik PAKEM adala*% Pembelajarannya mengaktifkan peserta didik,
mendorong kreati2itas peserta didik dan guru, pembelajarannya efektif,
pembelajarannya menyenangkan utamanya bagi peserta didik) 7an prinsip PAKEM
antara lain%
mengalami% peserta didik terlibat se'ara aktif baik fisik, mental maupun emosional
komunikasi% kegiatan pembelajaran memungkinkan terjadinya komunikasi antara guru
dan peserta diidik
interaksi% kegiatan pembelajarannyaa memungkinkan terjadinya interaksi multi ara*
refleksi% kegiatan pembelajarannya memungkinkan peserta didik memikirkan kembali
apa yang tela* dilakukan 58smail, !!3% +,9+;6)
Menurut "o*n B) Biggs and Eoss /elfer, dalam bukunya B/*e Pro'ess of >earningD,
#.3;, edisi kedua, menyebutkan paling tidak ada # aspek dari sebua* pembelajaran
kreatif, yang *arus dipa*ami dan dilakukan ole* seorang guru yang baik dalam proses
pembelajaran ter*adap sis1a, yaitu%
mema*ami potensi sis1a yang tersembunyi dan mendorongnya untuk berkembang
sesuai dengan ke'enderungan bakat dan minat mereka)
memberikan kesempatan kepada sis1a untuk belajar meningkatkan rasa tanggung
ja1ab dalam melaksanakan tugas dan bantuan jika mereka membutu*kan)
meng*argai potensi sis1a yang lema* atau lamban dan memperli*atkan entuisme
ter*adap ide serta gagasan mereka)
mendorong sis1a untuk terus maju men'apai sukses dalam bidang yang diminati dan
peng*argaan atas prestasi mereka)
mengakui pekerjaan sis1a dalam satu bidang untuk memberikan semangat pada
pekerjaan lain berikutnya)
menggunakan kemampuan fantasi dalam proses pembelajaran untuk membangun
*ubungan dengan realitas dan ke*idupan nyata)
memuji keinda*an perbedaan potensi, karakter, bakat dan minat serta modalitas gaya
belajar indi2idu sis1a)
mendorong dan meng*argai keterlibatan indi2idu sis1a se'ara penu* dalam proyek9
proyek pembelajaran mandiri)
menyatakan kapada para sis1a ba*1a guru9guru merupakan mitra mereka dan
perannya sebagai moti2ator dan fasilitator bagi sis1a)
men'iptakan suasana belajar yang kondusif dan bebas dari tekanan dan intimidasi
dalam usa*a meyakinkan minat belajar sis1a)
mendorong terjadinya proses pembelajaran interaktif, kolaboratif, inkuiri dan diska2eri
agar terbentuk budaya belajar yang bermakna 5meaningful learning6 pada sis1a)
memberikan tes atau ujian yang bisa mendorong terjadinya umpan balik dan
semangat pada sis1a untuk ingin mempelajari materi lebi* dalam)
Menurut 5Hadi Mustofa, #..36 lima metode kun'i untuk meran'ang seting kelas yang
konstruktif , yaitu%
melindungi pemelajar dari kerusakan praktik instruksional dengan mengembangkan
otonomi dan kontrol pemelajar, mendorong pengaturan diri dan membuat instruksi
se'ara pribadi yang rele2an dengan pemelajar)
men'iptakan konteks belajar yang mendorong pengembangan otonomi pribadi)
mengkondisikan pemelajar dengan alasan9alasan belajar dalam akti2itas belajar)
mendorong pengaturan diri dengan pengembangan keterampilan dan tingka* laku
yang memungkinkan pemelajar meningkatkan tanggung ja1ab dalam belajarnya)
mendorong kesadaran belajar dan pengujian kesala*an

/eknik Penyajian
Program belajar mandiri adala* peren'anaan yang disusun se'ara runtut sebagai
kegiatan pokok dala PAKEM untuk memoti2asi dan membelajarkan sis1a senang
belajar dan berprestasi) Beberapa aplikasi dari model PAKEM yaitu%
E2eryone is a tea'*er *ere 5Setiap Murid sebagai guru6 yaitu strategi PAKEM yang
bertujuan untuk membiasakan peserta didik untuk belajar se'ara aktif dan
membudayakan sikap berani bertanya, tidak minder dan tidak takut sala*)
Penerapannya yaitu dengan meminta peserta didik untuk membuat pertanyaan yang
nantinya akan dija1ab ole* teman9temannya yang lain 58smail, !!3% ;+6)
8ndeks 'ard mat'* 5Men'ari "odo* Kartu /anya ja1ab6 yaitu strategi PAKEM yang
bertujuan untuk melati* pesrta didik agar lebi* 'ermat dan lebi* kuat pema*annya
ter*adap suatu materi pokok) Penerapannya yaitu guru membuat dua kartu yang sesuai
dengan jumla* sis1a kemudian kartu tersebut dibagi dua, dikartu tersebut ditulis
pertanyaan, dan kartu yang lain ditulis ja1aban) Setela* itu kartu dibagikan kepada
sis1a) Sis1a men'ari pasangan kartu yang tepat antara pertanyaan dan ja1aban58smail,
!!3% 3#936)


Hal9*al yang Harus diper*atikan dalam PAKEM
Melaksanakan PAKEM artinya guru dan murid se'ara bersama9sama mengembangkan
fisik dan mental se*ingga terbiasa bertindak aktif, kreatif, dan menyenangkan) Keadaan
aktif dan menyenangkan tidakla* 'ukup jika proses pembelajaran tidak efektif, sebab
pembelajaran memiliki sejumla* tujuan pembelajaran yang *arus di'apai dengan baik)
Hal9*al yang perlu diper*atikan dalam melaksanakan PAKEM sebagai berikut%
Mema*ami sifat yang dimiliki anak
Mengenal anak se'ara perorangan
Memanfaatkan perilaku anak dalam pengorganisasian belajar
Mengembangkan kemampuan berfikir kritis, kreatif, dan kemampuan meme'a*kan
masala*
Mengembangkan ruang kelas sebagai lingkungan belajar yang menarik
Memanfaatkan lingkungan sebagai sumber belajar
Memberikan umpan balik untuk meningkatkan kegiatan belajar
Membedakan aktif fisik dan aktif mental) 5Subdin Kurikulum Pembinaan Pendidikan
7asar, !!$%9$6

Penerapan PAKEM
Se'ara psikologis9pedagogis, penerapan PAKEM dalam proses belajar mengajar,
diyakinidan tela* terbukti berdasarkan pengalaman memiliki dampak positif ter*adap
penguatan *asil belajar, kesan mendalam, dan ta*an lama dalam memori peserta didik
se*ingga tidak muda* lupa ter*adap pengeta*uan yang tela* diperole*nya, atau dalam
ba*asa psikologi belajar dikenal dengan istila* long term memory) 7i samping itu, dari
sisi pendidik, penerapan PAKEM dengan sendirinya akan semakin memoti2asi pendidik
sebagai manager, fasilitator, moti2ator, inspirator, transformator, dan pembelajaran yang
memiliki learning tradition yang kuat untuk se'ara terus menerus mengembangkan diri
dan meningkatkan profesionalitasnya)

8ndikator PAKEM
7alam penerapan PAKEM ole* pendidik atau guru bias dili*at dan di'ermati berbagai
indikasi yang mun'ul pada saat proses belajar mengajar dilaksanakan) 7i samping itu,
pendidik juga perlu memper*atikan berbagai prinsip ketika menerapkannya) Kriteria ada
atau tidaknya pembelajaran yang aktif, kreatif, efektif dan menyenangkan di antaranya
dapat dili*at pada beberapa indikator berikut)
8-78KA/=E PE=SES
PE-"E>ASA-
ME/=7E
#) Pekerjaan Peserta 7idik 57iungkapkan dengan ba*asa: kata9kata peserta didik
sendiri6) PAKEM sangat mengutamakan agar peserta didik mampu berfikir,
berkata9kata, dan mengungkap sendiri) Furu membimbing peserta didik dan
memajang *asil karya nya agar dapat saling belajar)
) Kegiatan Peserta 7idik 5peserta didik banyak diberi kesempatan untuk mengalami
atau melakukan sendiri6) Bila peserta didik mengalami atau mengerjakan sendiri,
mereka belajar meneliti tentang apa saja) Furu dan peserta didik interaktif dan *asil
pekerjaan peserta didik dipajang untuk meningkatkan moti2asi)
$) Euang Kelas 5Penu* pajangan *asil karya peserta didik dan alat peraga seder*ana
buatan guru dan peserta didik6) Banyak yang dapat dipajang di kelas dan dari
pajangan *asil itu peserta didik saling belajar) Alat peraga yang sering digunakan
diletakkan strategis) Pengamatan ruangan kelas dan dili*at apa saja yang dibutu*kan
untuk dipajang, dimana, dan bagaimana memajangnya)
+) Penataan Meja Kursi 5Meja kursi tempat belajar peserta didik dapat diatur se'ara
fleksibel6) Furu melaksanakan kegiatan pembelajaran dengan berbagai
'ara:metode:te*nik, misalnya melalui 2erja kelompok, diskusi, atau akti2itas peserta
didik se'ara indi2idual) 7iskusi kerja kelompok, kerja mandiri, pendekatan
indi2idual guru kepada murid yang prestasinya kurang baik, dsb)
0) Suasana Bebas 5Peserta didik memiliki dukungan suasana bebas
untukmenyampaikan atau mengungkapkan pendapat6) Peserta didik dilati* untuk
mengungkapkan pendapat se'ara bebas, baik dalam diskusi, tulisan, maupun kegiatan
lain) Furu dan sesama peserta didik mendengarkan dan meng*argai pendapat
peserta didik lain, diskusi, dan kerja indi2idu)
,) &mpan Balik Furu 5Furu memberi tugas yang ber2ariasi dan se'ara langsung
memberi umpan balik agar peserta didik se'ara memperbaiki kesala*an6) Furu
memberikan tugas yang mendorong peserta didik bereksplorasiA dan guru memberikan
bimbingan indi2idual atau pun kelompok dalam *al penyelesaian masala*)
Penugasan indi2idual atau kelompokA bimbingan langsungA dan penyelesaian
masala*)
;) Sudut Ba'a 5Sudut kelas sangat baik bila di'iptakan sebagai sudut ba'a untuk
peserta didik6 Sudut ba'a diruang kelas akan mendorong peserta didik gemar
memba'a) 5Peserta didik didekatkan dengan buku9buku, jurnal, koran, dll6
=bser2asi kelas diskusi, dan pendekatan ter*adap orangtua)
3) >ingkungan Sekitar 5>ingkungan sekitar sekola* dijadikan media pembelajaran6)
Sa1a*, lapangan, pon, sungai, kantor pos, puskesmas, stasiun dan lain9lain
dioptimalkan pemanfataannya untuk pembelajaran) =bser2asi lapangan
eksplorasi, diskusi kelompok, tugas indi2idual, dan lain9lain)

Penutup
PAKEM merupakan pendekatan dalam proses belajar mengajar yang bila diterapkan
se'ara tepat berpeluang dapat meningkatkan dua *al, yaitu 5#6 men'iptakan ketertarikan
bagi sis1a, 56 memberikan kesempatan kepada sis1a untuk dapat berfikir dan bekerja,
5$6 5Suparlan, !!3% ;6) Meskipun dalam model ini sis1a lebi* aktif, namun guru tetap
menga1asi kelas untuk memberikan semangat, dorongan belajar dan memberikan
bimbingan se'ara indi2idu:kelompok) Proses pembelajaran aktif dalam memperole*
informasi, ketrampilan dan sikap serta perilaku positif akan terjadi melalui suatu proses
pen'arian dari diri peserta didik) Hal ini akan ter1ujud bila peserta didik dikondisikan
sedemikian rupa se*ingga berbagai tugas dan kegiatan yang dilaksanakan dapat
memoti2asi mereka untuk berpikir) 7alam pembelajaran Model PAKEM, seorang guru
mau tidak mau *arus berperan aktif, proaktif dan kreatif untuk men'ari dan meran'ang
media:ba*an ajar alternatif yang muda*, mura* dan seder*ana, tetapi tetap memiliki
rele2ansi dengan tema mata pelajaran yang sedang dipelajari sis1a)

7A?/AE P&S/AKA
Anita* W, Sri, dkk) !!3) Strategi Pembelajaran di S7, "akarta % &ni2ersitas /erbuka
BS-P, !!,) Standar 8si Pendidikan Ke1arganegaraan Sekola* 7asar) "akarta%
7epdiknas)
Budimansya*, 7asim) dkk) !!.) PAKEM Pembelajaran Aktif, Kreatif, Efektif, dan
Menyenangkan, Bandung% P/ Fenesindo
<*atarina, /ri Anni) !!+) Psikologi Belajar) Semarang% 8K8P Press
7alyono, M) #..,) Psikologi Pendidikan) "akarta% Bumi Aksara)
7ar*im) #..$) Works*op Matematika) "akarta% 7epartemen Pendidikan dan
Kebudayaan 7irektorat "enderal Pendidikan 7asar dan Menenga*)
7arsono, Ma@) !!!) Belajar dan Pembelajaran) Semarang% 8K8P Semarang Press)
7epartemen Pendidikan -asional, 7irektorat "endral Manajemen Pendidikan 7asar dan
Menenga*) !!3) Peraturan Mentri Pendidikan -asional, "akarta % Kegiatan
Penyusunan: Pengembangan Kurikulum: Ba*an Ajar dan Model Pembelajaran
7imyati I Mudjiono, !!) Belajar dan Pembelajaran) "akarta% Eineka <ipta
7jamara*, Saeful Ba*ri, !!0) Furu dan anak didik dalam interaksi edukatif) "akarta%
Eineka <ipta
7jamara*, Saeful Ba*ri, !!,) Strategi Belajar Mengajar) "akarta% Eineka <ipta
E) Mulyasa, !!,) Menjadi Furu Profesional) Bandung% Eemaja Eosda Karya
Engkos1ara dan Eo'*am -ata1idjaja) #.;.) Alat Peraga dan Komunikasi Pendidikan)
"akarta% P/ Bunda Karya)
Hamalik, !!#) kurikulum dan Pembelajaran) Bandung% P/) Bumi Aksara
Hamalik, !!+) Proses Belajar Mengajar) Bandung% P/) Bumi Aksara
Hamalik, =emar) !!#) Pendekatan Baru Strategi Belajar Mengajar berdasarkan <BSA)
"akarta% Sinar Baru Algensindo)
Ham(a*, !!;) Peren'anaan Pembelajaran) "akarta% Bumi Aksara)
Hartono Kasmadi, !!#)Pengembangan Pembelajaran dengan pendekatan modelmodel
pengajaran sejara*) Semarang% Prima -ugra*a Pratama
8smail, !!3) Strategi Pembelajaran Agama 8slam berbasis Paikem) Semarang% EaSA8>
Media Froup)
Kamus Besar Ba*asa 8ndonesia, !!0) Pusat Ba*asa 7epartemen Pendidikan
-asional% Balai Pustaka
Kasbola*, Kasi*ani, !!#) Penelitian /indakan Kelas untuk Furu) Malang% &ni2ersitas
-egeri Malang
Ma@ 7arsono, !!!) Belajar dan pembelajaran) Semarang% 8K8P Semarang Press
Moleong, ") >e@y) !!0) Metode Penelitian Kualitatif) Bandung% Eemaja Eosdakarya
Munib, !!;)Pengantar 8lmu Pendidikan% &P/ &nnes Press
Muslim, ?aisol) "iyono) Masjudi) dan Bellen) !!#) =rientasi Program Manajemen
Berbasis Sekola* 5MBS6) "akarta%&nes'o,9&ni'ef97epdiknas)
Pur1adaminta ,!!) Kamus &mum Ba*asa 8ndonesia) "akarta% Balai Pustaka
Salim, Agus) !!.) Edukasi, Semarang ?akultas 8lmu Pendidikan &ni2ersitas -egeri
Semarang
Satmoko, Eetno Sriningsi*) #...) Proses Belajar Mengajar 88) Semarang% 8K8P
Semarang Press)
Seksi Kurikulum Subdin Pembinaan Pendidikan 7asar) !!$) Pengelolaan Kegiatan
Belajar Mengajar Melalui Pendekatan PAKEM, Kontekstual, dan Ke'akapan Hidup)
Semarang% 7inas Pendidikan dan Kebudayaan)
Sudjana, !!#) Metode dan /eknik Pembelajaran Partisipatif) Bandung% ?ala*
Produ'tion)
Sudjatmiko) !!$) Kurikulum Berbasis Kompetensi) "akarta% 7epartemen Pendidikan
-asional
Sugeng, Hariyadi ,dkk, !!$) Psikologi Perkembangan) Semarang% &P/ MK7K &nnes
Su*erman, Erman) #..+) Strategi Belajar dan Mengajar Matematika) "akarta%
7epartemen Pendidikan dan Kebudayaan 7irektorat "enderal Pendidikan 7asar dan
Menenga*)
Suparlan, dkk) !!3) Pembelajaran Aktif, Kreatif, Efektif, dan Menyenangkan) Bandung%
P/) Fenesindo
Suprayekti) !!$) 8nteraksi Belajar Mengajar) "akarta% 7epartemen Pendidikan -asional)
Suprijono, Agus) !#!) <ooperati2e >earning /eori I Aplikasi PA8KEM, 4ogyakarta %
Pustaka Pelajar
Suryanto, Adi, dkk) !!.) E2aluasi Pembelajaran di S7, "akarta % &ni2ersitas /erbuka
/im Bina Karya Furu) !!$) Matematika /erampil Ber*itung) "akarta% Erlangga)
&ndang9undang E8 -omor ! /a*un !!$ tentang Sistem Pendidikan -asional)
&tami, 71i /yas) !#!) Panduan PAKEM PKn S7, "akarta % Erlangga
Wa*yuni, Ba*aruddin, !!;) /eori Belajar dan Pembelajaran) 4ogyakarta% Ar9Eu((
Media
Widja, 8 Fede)#.3.) 7asar9dasar Pengembangan Strategi Serta Metode Pengajaran
Sejara*) "akarta% 7epdikbud
Winataputra, &din) !!3) Pembelajaran PKn di S7, "akarta % &ni2ersitas /erbuka
About t*ese ads
Memuat)))
-a2igasi tulisan
J Apa dan Mengapa Emotional Spiritual Huotient
Alat Peraga K
'omments on BPembelajaran Aktif, Kreatif, Efektif, dan MenyenangkanD
Pujo <a*yono pada 0 ?ebruari !#+ pukul #!%$+ berkata%
Permisi
Mari kita bangun pembelajaran kreatifitas tanpa batas dan menyenangkan, silakan
kunjungi di *ttp%::p'a*yono)blogspot)'om
Balas
Hadi Susanto pada 3 ?ebruari !#+ pukul !%#, berkata%
Mari)
Balas
/inggalkan Balasan
Fra2atar
Surel 51ajib6 5Alamat takkan perna* dipublikasikan6
-ama 51ajib6
Situs 1eb
Berita*u saya balasan komentar le1at surat elektronik)
Berita*u saya tulisan baru le1at surat elektronik)
Pirarian >ijit
<ari untuk%
Sampurasun,
Wilujeng kepanggi* kaliyan Mamae Hafi(* Piyambak saking Pegagan Kidul
Kapetakan <irebon
Priyangga Kaula
Kula minangka guru sekola* dasar teng sisi* jaladri, 1e1engkon tapel 1ates <irebon
9 8ndramayu
8nfo Kontak
Pegagan Kidul Ke'amatan Kapetakan Kabupaten <irebon
!3#.+;!!.+;!
Aut*or Frid
/anggalan
"uni !#$ M S S E K " S
L Mei "ul M
#
$ + 0 , ; 3
. #! ## # #$ #+ #0
#, #; #3 #. ! #
$ + 0 , ; 3 .
$!
Penganggit
Hadi Susanto
Sejara* <irebon
Menentukan Pokok Pikiran Paragraf
Meningkatkan Kemampuan Asertif
Pembelajaran /utor Sebaya
Alat Peraga
/ag
Kategori
&n'ategori(ed
/autan ESS
ESS ?eed ESS 9 /ulisan
ESS ?eed ESS 9 Komentar
>angganan Surel
Masukkan alamat surel Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima
pemberita*uan tulisan9tulisan baru melalui email)
Bergabungla* dengan $ pengikut lainnya)
Serat Ea1atan
Meta
Mendaftar
Masuk log
ESS Entri
ESS Komentar
WordPress)'om
Klik Panginggil
ad'as*)'om:s'ript:popNpa'C
/op Eated
Posts O Pages O <omments
All O /oday O /*is Week O /*is Mont*
/*ere are no rated items for t*is period)
Blogroll
7o'umentation !
Plugins !
Suggest 8deas !
Support ?orum !
/*emes !
WordPress Blog !
WordPress Planet !
Serat Panginggil
Pembelajaran PKn 7i S7
Penilaian, Pengukuran, dan E2aluasi
Minat Belajar Sis1a
Majas atau Faya Ba*asa
Pembelajaran /erpadu
Pembelajaran Aktif, Kreatif, Efektif, dan Menyenangkan
Model Pembelajaran Berbasis Portofolio
Pembelajaran Konstrukti2isme
Bimbingan Anak Berkesulitan Belajar Menulis
Alat Peraga
Serat Munggaran
Sejara* <irebon
Menentukan Pokok Pikiran Paragraf
Meningkatkan Kemampuan Asertif
Pembelajaran /utor Sebaya
Alat Peraga
?li'kr P*otos
<ity <at
Mt ?uji, Blue Sea, under t*e <*erry /ree
Binalong Bay +9 /asmania
Beautiful S1imming
read
More P*otos
Blog Stats
#;,,+! *its
/1itter
Error% /1itter did not respond) Please 1ait a fe1 minutes and refres* t*is page)
Spam 7iblokir
$)3!; spam diblok ole* Akismet
Menu /ersuai
Funeman Pamungkas
Hadi Susanto on Penilaian, Pengukuran, danC
Andriani ?itria on Penilaian, Pengukuran, danC
Hadi Susanto on 7alem Agung Pakung1ati, Sebua*C
Hadi Susanto on Model Pembelajaran <ooperati2eC
dedi bagja on 7alem Agung Pakung1ati, Sebua*C
Matur Kesu1un,
Panjenengan sami sampun ra1u* dumateng blog alit ingkang mboten 1onten
artosipun puniki) Sugeng kepanggi* mali* dateng serat selajengipun)))
Blog pada WordPress)'om) /*e Parament /*eme)
8kuti
?ollo1 BWong Kapetakan's BlogD
Fet e2ery ne1 post deli2ered to your 8nbo@)
Po1ered by WordPress)'om
HA-8/AH
MA- "A77A WA"A7A
Beranda
Karya 8lmia*
Album
Eeligi
Profil /K
Media Pembelajaran
E2aluasi
Sabtu, # September !#$
7iktat MK Metode Pengembangan Seni
78K/A/ MA/A K&>8AH
ME/=7E PE-FEMBA-FA- SE-8

BAB 8
WAWASA- SE-8 7A- PE-7878KA- KESE-8A- 78 A&7
Sejumla* riset membuktikan ba*1a perkembangan ke'erdasan anak pada masa usia
dini mengalami peningkatan dari 0!P menjadi 3!P) Hal ini menunjukan pentingnya
upaya pengembangan seluru* potensi anak di usia dini) Karena pada usia tersebut anak
mengalami usia peka, yaitu masa terjadinya pematangan fungsi9fungsi fisik dan psi*is
yang siap merespons stimulasi yang diberikan ole* lingkungan) Masa peka meupakan
masa untuk meletakan dasar pertama dalam mengembangkan seluru* potensi anak
termasuk pula minat dan bakat dalam bidang seni)
Keber*asilan pembelajaran kesenian dapat ter1ujud apabila kegiatan belajar mengajar
dapat membangkitkan moti2asi belajar dan makna bagi anak) ?a'tor pembangkit
moti2asi belajar yang efektif adala* keinginta*uan dan keyakinan akan kemampuan diri)
Setiap anak memiliki rasa ingin ta*u) Sebagai guru yang baik, anda perlu menyalurkan
rasa ingin ta*unya melalui 'ara belajar aktif dan kreatif yang menyenangkan sesuai
minat dan kemampuan anak) Kebermaknaan kegiatan dan materi belajar la(imnya
terkait dengan bakat, minat pengeta*uan yang dimiliki anak, kebermaknaan belajar
pengeta*uan, apresiasi dan keterampilan kesenian tidak dapat terlepas dari usa*a9
usa*a guru dalam menumbu*kan dan mengebangkan sensiti2itas persepsi dan indra1i
serta berbagai pengalaman kreatif yang men'akup emosional, intelektual, estetik dan
per'eptual melalui ba*asa ungkap yang berbeda, seperti ba*asa rupa, ba*asa bunyi
dan gerak sesuai karakter perkembangan seni anak pada masa pra9sekola*)
A) Konsep Seni
#) Pengertian Seni
7alam bukunya /injauan seni Sudarso sp 5#.336, menjelaskan ba*1a kata BseniD
berasal dari kata sani dalam ba*asa Sansekerta yang berarti pemujaan, pelayanan,
donasi, permintaan atau pen'a*arian dengan *ormat dan jujur) 7ari persi yang lain, seni
disebut 'ilpa yang berarti ber1arna 5kata sifat6 atau pe1arna 5kata benda6, kemudian
berkembang menjadi 'ilpa'astra yang berarti segala ma'am kekriyaan 5*asil
keterampilan tangan6 yang artisti')
Perkembangan selanjutnya mun'ul pengertian seni, yaitu seni sebagai karya seni, seni
sebagai kema*iran, dan seni sebagai kegiatan manusia)
a) Seni sebagai karya seni 51ork of art6 "oganat*a, ba*1a seni atau keinda*an
adala* sesuatu yang meng*asilkan kesenangan, tetapi berbeda dengan sekadar rasa
gembira karena mempunyai unsure transedental atau spriritual) Seperti lukisan
prasejara* yang ada di dinding leang9leang yang memiliki religis9magis yang
membangkitkan spirit dan sugesti ter*adap binatang buruan)
b) Seni sebagai kema*iran, Aristoteles ba*1a seni adala* kemampuan membuat
sesuatu dalam *ubungannya dengan upaya men'apai suatu tujuan yang ditentukan
ole* rasio:logika atau gagasan tertentu) Pematung Bali, pema*at "epara, Ki Manteb
Sudarsono, =dris Sardi, Pojok Si <epot)
') Seni sebagai kegiatan manusia) >eo /olstoy ba*1a seni merupakan kegiatan
sadar manusia dengan perantaraan tanda9tanda la*irian tertentu untuk menyampaikan
perasaan9perasaan yang tela* di*ayatinya kepada orang lain, se*ingga meraka
kejangkitan perasaan yang sama dan juga mengalaminya) Misalnya ekspresi 1aja* dan
gerakan yang lu'u dari para Komedian =Q" bisa mengundang ta1a)
7ari berbagai pengertian dapat dipa*ami seni se'ara sempit adala* kegiatan manusia
dalam mengekspresikan pengalaman *idup dan artistiknya yang melibatkan
kemampuan intuisi, kepekaan indra1i dan rasa, kemampuan intelektual, kreati2itas serta
keterampilan teknik untuk men'iptakan karya yang memiliki fungsi personal atau so'ial
dan 2o'al yang dominan
Peran seni dalam ke*idupan manusia yang semula menyatu dengan nilai9nilai
keper'ayaan dan agama kemudian berkembang menjadi kebutu*an pragmatis dan
ekspresi indi2idual) 7alam kaitannya dengan fungsi indi2idual dipa*ami sebagai
ungkapan pikiran dan pengalaman ji1a terdalam yang diekspresikan dan
dikomunikasikan melalui medium tertentu serta di dalamnya terkandung nilai estetis, etis
dan kemanusiaan) Akti2itas seni dalam al ini bersifat subjektif, indi2idual, spiritual dan
kreatif yang diungkapkan dalam 1ujud lukisan, patung, tari, musi', 1ayang, teater,
drama, opera, puisi, prosa dll)
7alam kontek fungsi indi2idual seni, ada karakteristik yang membedakan antara seni
untuk anak9anak dan orang de1asa) Seni bagi anak9anak merupakan kegiatan bermain,
berekspresi dan kreatif yang menyenangkan) /anpa disadari anak belajar melalui
kegiatan seni) Hal ini penting diper*atikan guru k*ususnya dalam melakukan penilaian
kreasi seni, supaya *asilnya tidak dinilai dengan standar kemampuan orang de1asa)
?ungsi seni dalam pendidikanpun berbeda dengan fungsi seni dalam kerja professional)
?ungsi seni dalam pendidikan sebagai media untuk memenu*i fungsi perkembangan
anak, baik fisik maupun mental, sedangkan dalam kerja professional difungsikan untuk
meningkatkan kemampuan dalam bidang kea*lian se'ara professional)
7alam kaitannya dengan fungsi so'ial, seni dipa*ami sebagai akti2itas berkesenian
yang berakar kuat dalam ke*idipan kolektif atau masyarakat) Seni selalu *adir dan
menyertai masyarakat seperti seni tari dan musi' menyertai upa'ara kela*iran,
pernika*an, ru1atan, k*itanan dsb)
) Sifat 7asar Seni
Fie 5#.;,6 membagi menjadi 0 'iri:sifat dasar seni %
#) Sifat kreatif dari seni) Seni merupakan suatu rangkaian kegiatan manusia yang
selalu men'ipta realitas baru yang tadinya belum ada:mun'ul dalam gagasan
seseorang)
) Sifat indi2idualitas dari seni) Karya seni yang di'iptakan seseorang merupakan
karya yang ber'iri personalsubjektif dan indi2idual)
$) Memiliki nilai ekspresi atau perasaan
+) Keabadian sebab seni dapat *idup sepanjang masa
0) &ni2ersal atau semesta
$) &nsur Karya Seni
#) Struktur seni, merupakan perpaduan sejumla* unsure dan media yang membentuk
suatu kesatuan
) /ema, ide pokok yang dipersoalkan dalam karya seni
$) Medium, sarana yang digunakan untuk me1ujudkan gagasan menjadi karya seni
melalui pemanfaatan material 5ba*an dan alat6 dan keterampilan teknik)
+) Style, gaya personal yang k*as dari si seniman)
+) Eagam Seni:Klasifikasi Seni
Berdasarkan bentuk dan mediumnya seni dapat digolongkan menjadi $ yaitu seni rupa,
seni pertunjukan dan seni sastra)
#) Seni rupa, suatu konsep atau bentuk seni yang di'iptakan untuk memenu*i
kebutu*an fungsi ekspresi dan fungsi terapan 5fungsi pakai dan fungsi *ias6 melalui
berbagai mediun dan bentuk dua dimensi atau tida dimensi yang dapat direspon se'ara
indra1i ole* publi' seni) Seperti karya seni murni 5karya lukis, grafis6 dan karya seni
terapan 5desain tektil, desain grafis dan desain per*iasan6
) Seni pertunjukan) Suatu konsep atau bentuk seni yang di'iptakan ole* seorang
seniman dan dipentaskan di*adapan penonton di panggung yang didukung ole*
1a*ana intrinsi' 5busana, make up, property, instrument pengiring6 dan 1a*ana
eksternal 5berupa bakat dan keterampilan6) Seni pertunjukan men'akup seni tari, seni
musi', seni drama dan film)
$) Seni sastra) Suatu konsep atau bentuk seni yang merupakan ekspresi
peng*ayatan dan pengalaman batin si penutur dalam situasi dan 1aktu tertentu)
B) Konsep Pendidikan Seni
#) Seni dalam Pendidikan
7alam kegiatan seni untuk anak ditemukan nilai9nilai edukasi 5edu'ation troug* art6)
Herbert Eead % art s*ould be t*e basis of edu'ation
7asar pemikiran seni dimasukan dalam kurikulum %
#) Sesuai dengan sifat dan *akekat seni itu sendiri
) Seni dapat membentuk pribadi yang *armonis
$) berperan mengaktifkan fungsi otak kiri dan kanan agar seimbang se*ingga berbagai
ke'erdasan dapat berkembang)
) /ujuan Pembelajaran Seni
a) Mengembangkan sensiti2itas persepsi indra1i melalui pengalaman kreatif,
berkesenian sesuai karakter dan ta*ap perkembangan kemampuan seni anak di tiap
jenjang pendidikan
b) Menstimulis pertumbu*an ide9ide imajinatif dan kemampuan menemukan
berbagai gagasan kreatif dalam meme'a*kan masala* artisti atau estetik melalui proses
ekplorasi ,kreasi, prosentasi dan apresiasi sesuai minat dan potensi anak didk di tiap
jenjang pendidikan)
') Mengintegrasikan pengeta*uan dan keterampilan berkesenian dengan di siplin
ilmu lain yang serumpun atau tak serumpun melalui berbagai pendekatan keterpaduan
yang sesuai dengan karakter keilmuannya )
d) Mengembangkan kemampuan aprisiasi seni dalam konteks sejara* dan budaya
untuk menumbu*kan pema*aman ,kesadaran dan kemampuan meng*argai
keanekaragaman budaya lokal ,juga global sebagai sarana pembentukan sikap saling
toleran dan demokratis dalam masyarakat yang pluralistik R majemuk S)
$) ?ungsi Pembelajaran Seni
a) Media ekspresi
b) Media bermain
') Media komunikasi
d) Media pengembangan bakat
+) Aspek Pendidikan Seni
"ika diamati kita sering meli*at kenyataan ba*1a praktek pembelajaran seni di A&7
*anya sebatas melati* keterampilan motorik saja) 7engan model pembelajaran seni
sema'am ini maka tujuan pendidikan seni belum sepenu*nya dapat ter'apai) Bertolak
dari sini lalu seyogyanya bagaimana pembelajaran seni di A&7) Qi'tor >o1enfeld 5#.36
mengutarakan pentingnya fungsi dan peran pendidikan seni sebagai sarana ekspresi
diri dan pengembangan kreati2itas yang ter1ujud dalam proses dan *asil pembelajaran
seni) >ebi* lanjut Elot Eisner menamba*kan ba*1a menanamkan keper'ayaan diri dan
mengembangkan kreati2itas tidak dapat ter'apai se'ara optimal tanpa keterampilan9
keterampilan menguasai alat dan media ungkap) Eisner menekankan pentingnya bekal
keterampilan yang memadai yang akan mempengaru*i *asil pembelajaran seni)
Misalnya seseorang *arus mampu menguasai alat musi' dengan baik sebelum mampu
menengarkan sebua* lagu) /anpa bekal keterampilan yang memadai pendidikan seni
terkesan sekadar main9main dan tidak menuntut keseriusan)
Anda sebagai 'alon guru penting memper*atikan jenis9jenis dan model pembelajaran
seni yang tidak meng*ambat kreati2itas dan ekspresi anak didik) /ugas anada adala*
membimbing anak didik sebagai pembelajar dengan gaya belajarnya sendiri) Proses
belajar adala* proses yang kompleks karena itu tidak ada satu jenis dan model
pembelajaran seni yang baik dan tepat) Anda dapat mengkombinasikannya untuk
menumbu*kan minat ter*adap pembelajaran seni dan bakat seni serta mengoptimalkan
selutu* potensi dalam diri anak didik)
7alam konteks pembelajaran seni pendekatan teori Be*a2ior berppandangan ba*1a
perilaku anak didik dapat diuba* melalui pengalaman9pengalaman yang berkaitan
dengan % belajar men'ipta seni 5pembelajaran berkarya6A belajar memersepsi, meli*at
dan meng*ayati seni, belajar mema*ami seni 5pembelajaran apresiasi6)
/ujuan pembelajaran berkarya seni adala* melati* dua kompetensi yaitu keterampilan
dan kreati2itaas) Kompetensi Keterampilan termasuk rana* psikomotorik, di A&7
difokuskan untuk melati* kemampuan sensorikdan motorik) Sedangkan kreati2itas
meliputi rana* kognitif, afektif dan psikomotor yang terli*at dari produk atau *asil karya
dan proses dalam bersibuk diri se'ara kreatif) 5Semia1an, Munandar 5#..!%#!6)
Adapun pembelajaran apresiasi disampaikan tidak sebatas pengeta*uan saja, namun
melibatkan pengalaman mengamati, mengalami, meng*ayati, menikmati dan
meng*argai se'ara langsung akti2itas berola* seni) Pembelajara apresiasi dapat dimulai
dari yang terdekat misalnya karya teman9temannya di kelas)
7onald "a'k 7e2is merangkum beberapa perilaku yang rele2an dengan pendidikan seni
diantaranya %
Perilaku per'eptual % meli*at, mengamati, mengenali lingkunganA
5'ara pandang6 meli*at, mengamati dan mengenali karya seniA
mengembangkan kepekaan
Pengembangan
Perilaku pema*aman % mema*ami ba*asa:ungkapan seniA mema*ami si Seniman
dan dunia seninya
Perilaku Eesponsif % belajar mengalamiA belajar meng*ayatiA
Perilaku analitik % mengklasifikasiA mendeskripsiA menjelaskanA dan
mengintepretasikanA men'ari solusi
Perilaku menge2aluasi % mengkritisiA memprediksi
Perilaku eksekusi % mengembangkan kreati2itas, mensistesis 5per'obaan6A belajar
menggunakan alat dan media ungkapA membuat dan menyajikan karya seni
Perilaku menilai % men'akup berbagai perilaku menilai)
<) Konsep Pendidikan Seni di A&7
#) Konsep Pendidikan di A&7
&ntuk mema*ami konsep pendidikan seni A&7 sebaiknya megingat kembali tujuan
pendidikan A&7 yaitu % mengembangkan kemampuan fisik, ba*asa, so'ial, emosional,
moral dan nilai agama, kognitif dan seni) Kemampuan ini ter'akup dalam $ kemampuan
umum yaitu rumpun % moral dan niali agamaA so'ial emosionalA dan kemampuan dasar
yang meliputi kemampuan ba*asa, kognitif dan pra9akademik)
) ?okus Pendidikan Seni di A&7
9 Belajar melalui bermain
9 Belajar melalui obser2asi
9 Belajar melalui eksplorasi
9 Belajar melalui imitasi
9 Belajar melalui seni
9 Belajar melalui gerak anak untuk mengenal jarak, 1aktu, ara* serta tubu*nya)
$) ?ungsi Pendidikan Seni
9 ?ungasi ekspresi
9 ?ungsi komunikasi
9 ?ungsi pengembangan bakat
9 ?ungsi kreatifitas
BAB
PE-FE/AH&A- 7ASAE 7A- KE/EEAMP8>A- M&S8K
A) Pengertian Musik
Musik adala* sala* satu 'abang seni) Musi' dapat ter1ujud dengan adanya bunyi,
dengan kata lain media musik atau ba*an untuk ter1ujudnya musik adala* bunyi dan
diam) Ketika angin bertiup menggerakkan batang po*on bambu terdengarla* bunyi
batang serta daun yang saling bersentu*an) Persentu*an dan pergesekan itu
menimbulkan bunyi, namun disela pula dengan tanpa bunyi atau diam) Pada saat lain
terdengar burung9burung berki'au membuat suara yang inda* seola* burung9burung
sedang bernyanyi) Apaka* musik terjadi *anya dari bunyi dan diam saja Tmenurut
Eemer 5dalam buku % Elliot,#..06 musik dibangun ole* unsur9unsur ritme, melodi,
*armoni, tekstur, bentuk yang dibungkus ole* kualitas musik yaitu unsur 1arna bunyi
atau 1arna nada dan kekuatan 52olume atau intensitas6 atau dinamika bunyi)
Sulit membuat definisi yang tepat dan lengkap tentang pengertian musi' karena musi'
dapat ditinjau dari berbagai sudut pandang) Seorang a*li psikologi musi' yang bernama
Karl Seas*ore berpendapat ba*1a musi' adala* pesona ji1a merupakan alat yang
dapat membuat kita gembira, sedi*, bersemangat patrioti', sesal, dan penu*
peng*arapan) Ba*kan dapat memba1a kita seola*9ola* mengangkat pikiran serta
ingatan kita melambung tinggi, se*ingga emosi kita melampaui diri kita sendiri, seola*9
ola* gelombang9gelombang di laut lepas 5Seas*ore, #.3;6)
Bunyi9bunyi dalam musi' mengandung tiga *al atau tiga fa'tor yaitu 1aktu, ruang dan
tenaga)

B) "enis Musik
#) Sumber bunyi
a) Musi' 2o'al
Musi' 2o'al berasal dari kata 2o'e 58talia6 atau 2oi'e 58nggris6 yang berarti suara
di*asilkan ole* organ tubu* mak*luk *idup yakni manusia dan binatang) Kita tidak
mengatakan bunyi burung tetapi suara burung) Musi' 2o'al adala* musi' yang
menggunakan suara manusia sebagai media:alat ekspresi yang pada umumnya dalam
bentuk nyanyian) Musi' dengan media suara manusia ini dapat dinyanyikan perorangan
maupun ole* lebi* dari satu orang)
Kita dapat menyaksikan di tele2ise atau gedung pertunjukan drama musi' yang disebut
opera) =pera iala* pertunjukan yang *ampir seluru*nya dalam bentuk nyanyi) Bentuk
opera yang lebi* ke'il dan ringkas disebut operttelopereta, kalo di 8ndonesia disebut
langendrian) 7ari jumla* penyanyi dapat digolongkan sebagai berikut % Bernyanyi
tunggal 5solo6, duet, trio, kuartet, kuintet, sektet, o'tet atau kuartet ganda) Paduan suara
dinyanyikan ole* lebi* dari #+ orang dan biasanya ole* banyak suara) Kelompok 2o'al
atau 2o'al grup berarti sekelompok orang yang bergabung menyanyikan nyanyian
bersama9sama dan berupa nyanyian satu suara atau beberapa suara)
b) Musi' instrumental
Musi' instrumental adala* musi' yang sumber suaranya bukan berasal dari mak*luk
*idup, tetapi berasla dari alat musi' yang meng*asilkan BbunyiD, 'onto* rampak
gendang dari "a1a Barat dan Sonata Piano karya komponis Mo(art dari Austria)
Sedangkan Ansambel musi' adala* pagelaran yang terdiri dari sejumla* orang
memainkan seperangkat alat musi' yang meng*asilkan berbagai ma'am bunyi)
) Proses pen'iptaan
a) Musi' seni
Adala* musi' yang di'iptakan untuk keinda*an musi' itu sendiri, 'onto*nya uyon9uyon
5ja1a tenga*6 yang diantaranya memainkan lagu9lagu atau gending9gending) >angen
Fito dan Sri -arendro) "uga karya besar komponis berupa simfoni 5symp*ony6 karya
W)A) Mo(art, komponis /risu'i Kamal, dan Manusia -ainggolan dari 8ndonesia)
b) Musi' programatis
Memiliki ran'angan yang programatis, 'onto*nya musi' untuk tari balet, drama nyanyi
dan drama musi') Biasanya musi' programatis beranjak dari 'erita atau ide tertentu
tentang laut, dunia binatang dan ide lainnya) Musi' programatis amat menarik bagi anak
maupun orang de1asa karena muda* diingat serta memiliki alur 'erita dan terkadang
fantasti')
$) Menurut la*irnya berdasarkan tatanan masyarakat %
a) Musi' klasik 5'lassi'al6, adala* musi' yang mun'ul pada (aman klasik di Eropa)
/oo*nya antara lain Wolfgang Amadeus Mo(art, "osep Hayden dan Beeto2en yang
mempunyai 'irri tertentu) Musi' klasik juga diartian sebagai musi' yang serius dan
memiliki nilai keinda*an tinggiA Biasanya dimainkan pada tempat k*usus 5istana:keratin6)
b) Musi' tradisional, biasanya dimiliki atau tumbu* pada masyarakat tertentu dan
sampai turun9temurun seperti pada masyarakat beta1i adala* Siri* Kuning)
+) Menurut fungsinya%
a) Musi' sa'ral atau musi' religi
b) Musi' sekuler 5dunia1i6
0) Menurut kegunaannya%
a) Hiburan
b) &pa'ara kenaikan bendera, kela*iran kematian, pernika*an, panen dll
') /ontonan 5performan'e6
d) Penyambutan
e) Pengaru* musi' ter*adap mak*luk *idup 5padi tumbu* diiringi musi' lebi* 'epat6
f) Merangsang semangat kerja
g) 7alam dunia pendidikan
,) -ilai pendidikan musi'%
a) meningkatkan kemampuan gerak 5merangsang gerak, derak meng*asilkan bunyi6
b) meningkatkan kemampuan mengingat dan meng*asilkan bunyi
') meningkatkan berbagai ke'erdasar
d) meningkatkan kreati2itas
e) meningkatkan ke'erdaasan emosional
f) meningkatkan kemampuan *ubungan dengan orang lain)
g) meningkatkan kemampuan spiritual
*) meningkatkan ke'erdasan alam 5naturalisti'6, Ho1ard Farner)
<) Musik Bunyi dan Eleemen9elemennya
Banyak de2inisi musi' yang dikemukan para a*li sala* satunya "osep* Mu'*lis 5#.,$6
menyebut sebagai ba*asa emosi) Menurutnya musi' merupakan media komunikasi)
Musi' seperti *anya ba*asa memiliki tata ba*asa , ilmu kalimat dan retorik) -amun
demikian musi' berbeda dengan ba*asa) Elemen BkataD dalam ba*asa adala* materi
yang konkret yang memiliki makna yang tetap, sedangkan BbunyiD atau BnadaD pada
musi' bersifat abstrak dan *anya bermakna ketika ia berada diantara nada9nada yang
lainnya yang tereusun inda* dan *armonis) &ntuk mema*ami lebi* lanjut tentang musi'
mari kita li*at apa saja fungsi yang dimilikinya) Pada sebua* film musi' berfungsi
sebagai latar atau ilustrasi dari sebua* adegan, musi' dapat memberikan nuansa
atmosfir yang diinginkan sutradara untuk mendukung 2isualisasi:penggambaran suatu
adegan) Misalnya untuk memperkuat adegan yang menegangkan diperdengarkan musi'
melode yang misterius) &pa'ara keagamaan biasanya diiringi dengan lagu9lagu pujian
kepada sang pen'ipta)
Perna*kan anda mendengar seorang dokter gigi di &S selalu memperdengarkan musi'
pa2orit pasiennya untuk meng*ilangkan rasa sakit saat giginya di'abut atau beberapa
penulis buku modern menyatakan ba*1a musi' yang selalu diperdengarkan kepada
bayi dalam kandungan ibunya akan merangsang pertumbu*an otak dan fungsi otak
termasuk ke'erdasan sang bayi) Bila demikian bukan *al yang tidak mungkin jika musi'
dimanfaatkan dalam proses pembelajaran di sekola* mulai dari tingkat kober sampai
tingkat tinggi)
&nsur9unsur bunyi % pit'* 5ketinggian nada6, durasi 5panjang nada6, intensitas
5kuat:keras, lema*:lembutnya nada yang terdengar6, timbre 51arna nada atau kualitas
nada6)
7) Eitmik dan Elemen9elemennya
Eitmik atau ritme adala* suatu elemen musi' yang berkaitan erat dengan gerak dan
1aktu, gerak tubu* kita dan gerak alam ) seperti bulan yang a1alnya pipi* beruba*
purnama dan kemali pipi*, siklus manusia mulai dari la*ir de1asa dan mati) Elemen
ritmik %
#) Beat
) Metter:birama
E) &nsur Melodi dan Elemen9elemennya
Melodi merupakan serangkaian nada9nada yang ber2ariasi pit'* dan durasinya yang
membentuk suatu ide musi'al yang terdengar menyenangkan) -ada9nada tersebut
disusun dengan suatu pola yakni ada permulaan dan ada pengak*iran yang
mengandung suatu rasa dari ara*, bentuk, dan kesinambungan) Serangkaian kata tidak
akan membentuk sebua* kalimat jika tidak disusun sedemikian rupa, demikian juga
yang terjadi pada melodi) Melodi memiliki property antara lain % gerak maju 5ketika
menyanyikan sebua* lagu maka akan dimulai dari nada pertama dan ber*enti pada
nada terak*ir6, 1ilaya* nada, ukuran, tempo dan ritmik, kontur 5naik turun6)
?) &nsur Harmoni dan Elemen9elemennya
Harmoni adala* elemen musi' yang di1ujudkan dari atau $ suara yang dibunyikan
se'ara bersama9sama dengan 'ara yang beragam dari kombinasi keter*ubungan nada9
nada pada sebua* lagu)
#) /angga nada
/angga nada adala* serangkaian nada9nada yang memiliki inter2al tertentu se*ingga
terdengan do re mifa sol la si do atau sebaliknya)
) 8nter2al
8nter2al adala* istila* untuk menyatakan jarak antara dua nada misalnya inter2al not '
ke not g atau nada do ke nada sol
"enis inter2al
Solmisasi
-ama inter2al
' 9 '
do U do
Prim
' U d
do U re
Sekon
' U e
do U mi
/ert
' U f
do U fa
Kuart
' U g
do U sol
Kuin
' U a
do U la
Sekt
' U b
do U si
Septim
' U 'V
do U doV
=ktaf
$) Akor
Akor adala* gabungan dari nada atau lebi* yang mempunyai karakter tertentu dan
yang bila nada9nada tersebut dibunyikan akan meng*asilkan bunyi yang *armonis
+) &nsur ekspresi dan elemennya
4ang termasuk dalam unsur ini adala* tempo, dinamik dan 1arna suara)
F) Bernyanyi pada A&7
Bernyanyi adala* istila* lain dari musi' 2o'al) Seorang 'omposer memerlukan suatu
media untuk menuangkan gagasan musikalnya) Pertama ia akan menuangkannya
dalam notasi dan selanjutnya di1ujudkan dalam bentuk bunyi) Pili*an untuk
me1ujudkan bunyi musi'al sangat beragam medianya dapat berupa suara
manusia:musi' 2o'al atau instrument musi' dengan segala jenisnya) Suara manusia
merupakan medium musi' yang mendasari medium musi' lainnya) Qo'al berasal dari
tubu* penyanyinya sendiri dan bernyanyi merupakan gabungan dari kata9kata dan
musi') "adi dapat dikatakan ba*1a musi' 2o'al memiliki ekspresi natural, komunikasi
langsung, dan merupakan ke*alusan dari gambaran perasaan:emosi dan musi' serta
kualitas kemanusiaan se'ra umum)
Bernyanyi sebagai bagian dari musi' merupakan sala* satu komponen yang dianggap
mampu mnegmbangkan otak kanan manusia) =tak kanan bertugas mengkoordinaskan
tugas yang bersifat emosionalA artisti', intuitif, maupun berpikir se'ara *olisti' se*ingga
anak berani mengemukakan tanggapannya)
Sebagai guru A&7 *arus mengara*kan anak didiknya bukan sebagai penyanyi, tetapi
lebi* pada bagaimana membuat anak9anak menjadi antusias dalam bernyanyi, karena
dalam bernyanyi anak9anak akan dapat mengekspresikan apa yang dirasakannya,
dipikirkan, diimpikan se'ara pribadi dan melalui bernyanyila* mereka akan bersentu*an
dengan sesuatu yang inda*) 7engan demikian ada *al yang perlu menjadi per*atian
guru, yakni bagaimana memperkenalkan bernyanyi pada anak9anak, ada apa serta
kapan mereka bernyanyi) Furu perlu mengeta*ui bagaimana karakteristik suara
mereka , dan bagaimana dapat membenatu anak mengembangkan kegiatan bernyanyi
mereka menjadi suatu kegiatan yang menyenangkan) Karenanya anada perlu
mengeta*ui dalam siatuasi apa anak suka bernyanyi dan jenis lagu apa yang muda*
dinyanyikan ole* anak9anak) &ntu itu guru perlu memiliki kumpulan lagu yang banyak
dengan tema yang beragam pula)
Perlu diingat ba*1a anak memiliki kepekaan pit'*) &ntuk membantu anak agar dapat
membedakan pit'* nada dapat dilakukan *al berikut %
#) Membedakan pit'* yang beragam) Anak diminta memukul dua media yang bila
dipukul akan meng*asilkan perbedaan ketinggian suara yang men'olok misalnya benda
yang terbuat dari logam dan bambu)
) Menirukan model, anak diminta menirukan suara anda lalu serukan panggilan
nama temannya misalnya B8may kemariD)
$) Bernyanyi bersa*utan) Misalnya 8is menyanyikan melodi pertama, Eina melodi
kedua, Susi melodi ketiga begitu selanjutnya)
+) Memanfaatkan alat musik) Misalnya anak diminta mendengarkan anda memainkan
melodi lagu se'ara utu* dengan alat musik yang anda kuasai, ulagi dan anak diminta
menyanyikan syairnya)
0) Wilaya* suara A&7 antara not e *ingga d, atau fa 5+6 sampai sol 506 nada di
sekitar f atau g)
>agu anak9anak tentunya berbeda dengan lagu orang de1asa, mereka memiliki
karakteristik sebagai berikut %
#) Memiliki keutu*an dan kelengkapan se*ingga membuat lagu tersebut terasa enak
dinyanyikan
) Memiliki pola9pola melodi yang seder*ana
$) Wilaya* melodinya uda* dinyanyikan anak
+) Memiliki pola ritmik yang menarik namun tidak sulit untuk dinyanyikan
0) Biasanya judul lagu seder*ana, menarik seperti BbalonkuD
>agu yang diberikan kepada anak sebaiknya memiliki kriteria sebagai berikut%
#) Melodi nyanyian muda* diingat dan 'ukup menarik untuk dinyanyikan tanpa teks
lagu
) Eitmi lagu mampu membangkitkan suau respon ritmis anak
$) /eks lagu sesuai dengan pola ritmik dan garis musiknya, dan dunia anak
+) /eks lagu mungkin bisa saja *ambar, pengulagan, *alus, atau kepa*la1anan,
tetapi bukan merupakan nasiat atau ditulis untuk tujuan mendidik)
0) Melodinya dapat dinyanyikan ole* anak9anak dalam 1ilaya* suara mereka)
H) Kelas Bernyanyi di A&7
Kegiatan bernyanyi anak di PA&7 tidakla* sama 1aktunya) Hal ini disebabkan karena
pada pendidikan ini tidak ada pelajaran k*usus tentang musik dan biasanya kegiatan
bernyanyi bersama selalu dikaitkan dengan atau digunakan untuk mendukung tema
pembelajaran yang tela* ditentukan sebelumnya)
Hal yang perlu diper*atikan guru dalam bernyanyi bagi anak adala* 1aktu dan durasi,
posisi dan format bernyanyi, ekspresi
8) Bernyanyi bagi Anda, Furu A&7
Bernyanyi adala* akti2itas yang pengekspresiannya sangat pribadi karena
menggunakan alat musik yang ada pada tubu* mansia dan bersifat langsung) Bernyanyi
adala* ekspresi natural yang artistik karena musik adala* ba*asa emosi yang mampu
memberikan kesenangan dan kepuasan, untuk dapat bernyanyi dengan benar anda
perlu melalui suau proses musikalitas, intelektual, emosi, fisik dan psikis)
Bernyanyi yang benar tidakla* seseder*ana yang diperkirakan) 7alam bernyanyi ada
teknik9teknik yang *arus dikuasai yaitu pembentukan dan ola* suara, pernapasan,
pengu'apan, penguatan resonansi, 2okalitas dan pengji1aan) Pemaparan materi
tersebut tidak dimaksudkan untuk menjadikan anak sebagai seorang penyanyi
profesional atau mengajarkannya kepada anak didik anda, tetapi lebi* dimaksudkan
sebagai memperluas pengeta*uan dan keterampilan yang dapat dimanfaatkan ketika
anda ber*adapan dengan anak didik anda)
9 Sikap bernyanyi %
Ada dua siap tubu* yang dapat dipili* saat bernyanyi yakni sikap berdiri dan sikap
duduk) Sikap berdiri paling dianjurkan) Anda berdiri dengan kepala tegak lurus,
punggung egak namun tidak kaku, rileks, kadua tangan tergantung lemas pada ba*u
datar tidak terangkat, renggangkan kaki kira9kira #! 'm dengan sala* satu kaki agak
maju ke depan, usa*akan lutut tidak terkun'i kaku) Berat badan tertumpu pada tumit)
Sementara sikap bernyanyi duduk memerlukan bangku:kursi yang tidak terlalu tinggi
atau terlalu renda* agar kedua kaki dapat menekuk .!!) 7udukla* tegak dan tidak
bersandar serta agak maju ke depan, letakan kedua kaki merapat, janga disilangkan
atau bertumpang)
9 Pembentuksn dan ola* suara
#) Pita suara
) Eesonan 5penguat dan pembesar getaran suara6
$) Alat bi'ara 5 lida*, bibir, langit9langit keras dan lembut serta gigi6
+) Pernapasan
0) penji1aan
") 8nstrumen Musik dan 8mitasinya
7alam meren'anakan dan memili* instrumen untuk A&7 ada beberapa *al yang perlu
diper*atikan antara lain %
#) Pili*la* alat musik yang memiliki masa pakai 'ukup lama
) Kualita bunyi instrumen
Bila tidak memungkinkan anda bisa memanfaatkan imitasinya seperti %
#) Kastanyet atau batok kelapa untuk dijadikan kastanyet
) 7aun kelapa yang digulung ujungnya sebagai terompet
$) Air laut yang disempan pada bejana lalu dipukul meng*asilkan suara
+) Kotak sepatu yang dipasangi tali karet meng*asilkan suara mirip 'elo
0) Botol plastik meng*asilkan suara mirip marakas
,) /abung plastik bila dipukul ba1a*nya meng*asilkan suara mirip bongo
;) Beberapa gelas yang diisi air berbeda meng*asilkan tangga nada dll)
K) 8nstrumen Berbila*
9 Pianika
Pianika adala* alat musik melodis yang bunyinya di*asilkan dari mekanisme dorongan
udara yang ditiupkan ke dalam instrumen tersebut dengan menekankan bila*9bila*
sebagai sumber bunyi selanjutnya meng*asilkan bunyi mirip orgen
9 =rgen
9 7an piano
>) 8nstrumen /iup
9 Suling
9 Eekorder
Eekorder ditiup dengan posisi 2ertikal) Ma'am9ma'am rekorderA sopranino,soprano,
alto, tenor, dan bass) &ntuk membedakannya dili*at dari ukuran besar dan ke'il)
M) 8nstrumen Petik
9 gitar

BAB $
KEMAMP&A- 7ASAE 7A- KAEAK/EE8S/8K M&S8K A&7
A) Kemampuan 7asar Musik A&7
Pada pendidikan seni musik kemampuan dasar musik *arus memper*atikan aspek%
intelektual, emosional, sosial, perseptual, fisikal, estetik dan kreati2itas) Berikut ini
adala* kemampuan dasar musik A&7 %
#) Kemampuan dasar intelektual adala* kemampuan yang berkaitan dengan
kemampuan berpikir dan pema*aman atau kognisi dalam kegiatan musik) <onto*nya %
9 Meng*itung bilangan tetap pada ritme
9 Menyanyikan atau memainkan musik sesuai simbol bunyi
9 Menguba* sair lagu yang dikenal
9 Membedakan birama , + dan $ dari pendengaran atau simbol 5!o !o, !ooo,
!ooo, !oo, !oo6
) Kemampuan dasar emosional adala* kemampuan yang berkaitan dengan
pengendalian emosi, antara lain mengenai ketekunan, kesabaran dan rasa aman dalam
kegiatan musik, seperti %
9 Sabar dan tekun dalam bernyanyi
9 Melakukan kegiatan musik dengan rasa gembira
9 Mendengarkan musik dengan tekun, 'ermat dan sabar
9 Berani bernyanyi atau bermain musik sendiri tanpa rasa 'emas
$) Kemampuan dasar sosial adala* kemampuan yang berkaitan dengan kemampuan
anak dalam ber*ubungan dengan orang lain dan lingkungannya dalam kegiatan musik)
<onto*nya %
9 bernyanyi bersama teman
9 menguba* sair lagu yang dikenal dengan *al yang dialami dalam dunia
sekitarnya
9 mengendlikan kekuatan suaranya untuk menjaga keserasian suaranya)
+) Kemampuan dasar perseptual adala* kemampuan yang berkaitan dengan
kemampuan menanggapi *asil pengamatan dalam kegiatan musik)
9 Mengelompokan jenis alat musik yang dili*at
9 Membedakan 1arna bunyi dan suara orang yang dikenal
9 Membedakan jenis birama
9 Menunjukan perbedaan atau peruba*an ritme yang didengarnya
9 Membedakan dinamik
9 Membedakan tempo
9 Membedakan bentuk seder*ana misalnya bentuk stan(a 5bait6 dan refrain
5pengulangan6
9 Men'eritakan tentang bunyi yang diperdengarkan,misalnya kesan bunyi, respon
yang timbul
0) Kemampuan dasar fisikal adala* kemampuan yang berkaitan dengan kemampuan
tubu*, terutama dalam pengendalian gerak)
9 Melakukan gerak lokomotor, melangka* di tempat, melompat di tempat, gerak
oksial seperti menggaruk, berayun, bergoyang, melipat, menjangkau, dan memukul
9 Bergerak sesuai keinginan anak
9 Mengungkapkan perasaan dengan jelas dengan kegiatan ritmis
9 7ramatisasi sesuai isin yanyian :musik
9 Bernyanyi dengan mengatur pernapasan serta meng*asilkan suara)
,) Kemampuan dasar estetik adala* kemampuan yang berkaitan dengan rasa
keinda*an dalam kegiatan musik)
9 Membedakan musik yang rapi, nyaman didengar dan tidak nyaman didengar
9 Membedakan musik yang menggembirakan *ari
9 Bernyanyi atau bermain musik dengan memper*atikan kualitas bunyi
;) Kemampuan dasar kreati2itas adala* kemampuan yang berkaitan dengan
kemampuan men'ipta dalam kegiatan musik)
9 Melalui eksplorasi anak men'iptakan bunyi atau 1arna suara seperti mengeram
atau membunyikan kaleng
9 Men'iptakan benda tertentu untuk meng*asilkan bunyi tiruan
9 Melalui men'oba9'oba men'iptakan ritme baru
9 Membuat impro2isasi ritmis
9 Menguba* nama teman se*ingga menguba* ritmis
9 Menguba* gambar menjadi bunyi
9 Menyanyi sambil menari
Semua kegiatan di*arapkan memper*atikan aspek mental dan fisikal agar tujuan
pendidikan dapat di'apai se'ara seimbang sesuai dengan tingkat perkembangan dan
*akikat anak) =le* sebab itu pendidik di*arapkan mampu mema*ami perkembangan
anak dan pendidik mampu menentukan ba*an dan kegiatan yang tepat bagi anak)
B) Karakteristik Musik A&7
Ada tiga aspek penunjang utama dalam pengembangan anak menyeluru* yaitu aspek
pengembangan fisik, pengembangan sosial dan intelektual) Ketiga aspek ini menjadi
amat penting dari aspek lainya karena %
#) Ketika anak baru la*ir tidak mungkin *idup dan tumbu* tanpa diberi makan dan
minum ole* orang lain) Anak perlu fisik yang kuat untuk melakukan berbagai akti2itas
) Pada anak usia dini anak memerlukan bimbingan dalam proses perkembangan
mental yaitu dalam perkembangan intelektual: berpikir
$) Anak tidak dapat *idup tanpa bantuan fisik dan perlu komunikasi sosial dalam
perkembangan mental maupun dalam *ubungan dengan ke*idupannya)
#) Pengembangan fisik% pada dasarnya anak suka bergerak) Melalui kegiatan musik,
dengan musik dan dalam musik terjadi gerak) Kemampuan menunjang perkembangan
musik keterampilan menggunakan otot besar dan otot *alus)
) Pengembangan aspek sosial% pada dasarnya anak adala* mak*luk
sosial yang memerlukan *ubungan dengan orang lain) Perkembangan sosial dapat
dilakukan dalam kegiatan musik dengan kegiatan bersama dan memberikan
kesempatan kepada anak mengenal keragaman budaya)
$) Pengembangan aspek intelektual% biasanya pada satu objek dan kegiatan tingkat
anak menyukai tantangan, suka pada 'erita yang menarik imajinatif, dramatis dan
fantastis mulai dapat dilati* berpikir asosiasi dan logis)
Anak mulai mengenal bilangan, *itungan, bentuk geometri serta memba'a simbol,
melalui kegiatan musik berupa ritme, bentuk dan syair lagu) 7alam kegiatan musik anak
mengembangkan kemampuan intelektualnya)
Karakteristik atau 'iri k*usus musik anak pada pemba*asan ini ditinjau dari suara anak
dan permainan musik dan yang berkaitan erat dengan kegiatan musik)
Karakter suara anak dalam kegiatan bernyanyi ditinjau dari 1arna suara anak, batas
jangkauan nada yang dapat di'apai ole* A&7, inter2al yang dapat dijangkau A koordinasi
dalam bernyanyi, bernafas berada pada taraf penyesuaian 5asimilasi6 dan melakukan
gerak anggota tubu* yang lain)
Karakter musik yang sesuai untuk dimainkan maupun dinyanyikan ole* anak memiliki
batasan% muda* diingat, menarik minat anak, nyaman dimainkan dan dinyanyikan
5bukan menyebabkan *ambatan dan kesulitan yang mengganggu anak6 ditinjau dari
segi ritme, inter2al, birama, perulangan , gerak, jumla* nada dan unsur yang
mengandung sifat permainan 5game6 dan komunikatif)
BAB +
PE-EEAPA- K=-SEP 7ASAE M&S8K PA7A A&7
A) Konsep 7asar Musik
Konsep dasar dan elemen musik yang perlu dimiliki A7 adala* %
#) Elemen Eitme meliputi %
9 Beat atau *itungan tetap
9 Pe'a*an dari beat
9 7urasi bunyi
9 7iam atau tidak berbunyi
9 /empo:ke'epatan
9 Metter yaitu penegelompokan beat seperti birama , +, dan $
9 Aksentuasi kuat dan lema*
9 Pengkalimatan musik:prase
) Elemen melodi meliputi %
9 Pit'* atau nada
9 Ara* bunyi
9 Pola dalam satu lagu
$) Elemen 2olume meliputi %
9 Bunyi yang terdengar keras :kuat dan lembut :lema*
9 Peruba*an 2olume bunyi dari bunyi yang keras lalu berangsur9angsur menjadi
lembut atau sebaliknya
9 Aksen yang tiba U tiba kuat
+) Elemen timbre atau 1arna nada meliputi%
9 Warna bunyi 5kaitanya dengan anak mengenali suara temannya6
9 Warna nada instrumen musik atau semua bunyi yang bukan berasal dari
instrumen musik yang ada di sekitarnya
9 Suara tunggal atau suara bersama ,satu atau lebi* alat musik
0) Elemen desain meliputi%
9 Ean'angan yang men'akup perulangan
9 kontras
,) Elemen tekstur meliputi %
9 Satu nyanyian tunggal atau bunyi tunggal
9 >ebi* dari satu suara dalam musik 2okal atau instrumental
;) Elemen karakter meliputi B
9 Beat atau ringan
9 Berkesan lesu atau segar
9 Seperti orang berjalan, atau menari dan sebagainya
B) Penerapan Konsep 7asar Musik 7alam Kegiatan Musik
Ada 0 5lima6 prinsip dasar yang perlu anda per*atikan dalam pendidikan musik A&7 %
#) Mengajarkan anak nyanyi sesuai dengan melodi
) Melati* keberanian anak untuk bereksperimen sesuai dengan tempo, dinamik,
kualitas bunyi, 1arna bunyi 5nada6
$) Melati* keberanian anak untuk mengekspresikan diri melalui bernyanyi, bergerak
dan bermain instrumen musik seder*an
+) Melati* keberanian kesempatan kepada anak untuk mendengarkan musik
0) Memperkenalkan kepada anak beragam gaya musik, terutama musik dari
lingkungan dan budaya lain
Konsep dasar musik diterapkan pada beberapa kegiatan yaitu mendengarkan,
bernyanyi dan gerak %
#) Konsep dasar musik dalam kegiatan mendengarkan %
a) Mendengarkan yang menjadi kebiasaan serta mendorong anak mau memberikan
tanggapan dari bunyi yang didengarnya
b) Meresponnya melalu gerak
') Meng*asilkan berbagai suara dari bernyanyi
d) Bereksperimen denngan berbagai ma'am bunti
e) Menirukan dan mengenali beragam bunyi yang didengarnya serta mengenal pola9
pola bunyi
) Konsep dasar musik dalam kegiatan bernyanyi %
a) -yanyian yang pendek
b) Memiliki bagian yang diulang9ulang
') /erdiri dari beberapa bait, tapi sairnya dapat diuba*9uba*
d) Memberikan peluang untuk melakukan gerak tertentu pada saat tertentu
e) "angkauan nada yang aman ole* anak adala* nada d
f) -yanyian terdiri dari atau $ nada untuk belajar pada a1al program, kemudian
ditamba*kan berangsur9angsur
g) 8nter2al berjalan dekan seperti dari e ke g
*) 8si dan sair lagu sesuai dengan minat, *akikat dan perkembangan mental dan fisik
anak
$) Konsep dasar musik dalam kegiatan gerak %
a) Meletakan tangan di kepala untuk menunjukan frekuensi nada tinggi, tangan di
ba*u unutk nada sedang dan tangan di dada untuk nada renda*
b) Anak mengungkapkan rasa gembira melalui gerak ritmis
') Ferak lokomotor 5bejalan, berlari6, gerak oksial 5menggaruk, berayun6
d) Melakukan gerak misal berjalan sesuai irama musik
e) Melakukan gerak makin lama makin 'epat
f) Melakukan gerak sambil bernyanyi sesuai imajinasi anak
g) Anak mengulangi pola ritme yang diperdengarkan dengan bertepuk tangan
+) Konsep dasar musik dalam kegiatan permainan musik %
a) Ferak tubu* yang memperli*atkan *itungan tetap
b) 8nstrumen musik yang dimainkan
') Alat musik pukul sesuai untuk anak
0) Konsep dasar musik dalam kegiatan kreati2itas %
a) Mulai memproduksi pola ritme dengan menggunakan tubu*, suara atau instrumen
musik
b) Menggunakan gerak ritmik untuk memperli*atkan kegiatan atau suasana yang
menga'u pada musik atau kata9kata
') Membuat impro2isasi dengan menggunakan materi musik yang suda* dikenal
anak
d) Menja1ab kalimat musik dengan bentuk pola ritme
<) Meran'ang Pagelaran Musik di A&7
Kegiatan musik bersifat terbuka dan tertutup) Kegiatan terbuka antara lain yaitu
mempergelarkan musik dalam skala ke'il maupun dalam skala besar) Kegiatan dalam
skala ke'il biasanya diadakan di dalam kelas, di sekola* dan di*adiri teman) Kegiatan
pergelaran sebagai tontonan di*adapan banyak orang diadakan di lingkungan sekola*
atau di luar sekola*) Ean'angan pergelaran amat penting untuk kemuda*an semua
pi*ak) Berikut *al9*al yang perlu diper*atikan %
#) /ujuan
) /ema
$) Ean'angan urutan pertunjukan
+) Penentuan penari dan pemeran
0) Pemimpin musik, pemain musik dan pengiring musik
,) -arator
;) Pembisik
3) Pemba1a a'ara
.) /ata suara
#!) /ata rias
##) /ata busana
#) /ata 'a*aya
#$) Perlengkapan
Anda menentukan 'orak dan besarnya pergelaran sesuai dengan tujuan pergelaran dan
disesuaikan dengan kondisi serta situasi sekola* dengan sumber daya yang tersedia)
>ebi* baik pergelaran Anda ke'il tapi rapi dan apik daripada besar tetapi ka'au) &ntuk
men'apainya perlu diper*atikan *al9*al berikut)
W >ati*an *arus dilakukan sesuai *akikat dan perkembangan anak) Suasana lati*an
perlu dijaga agar nyaman bagi anak)
W Furu dapat bermain peran pada pementasan bila diperlukan) Hal ini tergantung
pada tujuan pementasan dan jalan 'erita)
W Walaupun dalam bentuk pergelaran, konsep dasar pendidikan musik *arus
ter1ujud di dalamnya yaitu mendengarkan, menyanyi, bermain, musik, ekspresif, kreatif
yang bermuara pada estetis) Pergelaran *endaknya memberikan pula kesempatan tiap
indi2idu anak berperan dalam kegiatan musik k*ususnya dan dalam kegiatan seni lain)
BAB 0
PE-FE/AH&A- 7ASAE /AE8
A) Media 7an Pengertian /ari
Pengeta*uan 7asar /ari Media tari adala* gerak tubu* manusia) Melalui gerak tubu*
manusia dipakai untuk mengungkapkan ide9ide, perasaan, dan pengalaman sang
seniman kepada orang lain) <iri k*as gerak tari adala* gerak yang suda* diola* dari
aspek tenaga, ruang, dan 1aktu) Ada dua jenistari, yakni tari tradisional dan tari non9
tradisional)
Hal yang termasuk tari tradisional 8ndonesiaadala* tari primitif, tari rakyat, dan tari klasik)
Ketiga jenis tari ini tujuan upa'ara, *iburan, dantontonan Sedangkan yang termasuk
dalam jenis tari non9tradisional adala* tari kreasi baru, tarimodern, dan tari kontemporer)
<iri k*as tari kreasi baru adala* tari tradisional yang diperba*arui) <iri k*as tari modern
dan tari kontemporer adala* penemuan baru dalam *al tema bentuk danpenyajian tari)
Wujud tari modern dan tari kontemporer 8ndonesia biasanya merupakan gabungandari
unsur9unsur budaya setempat dengan unsur budaya dunia) Ada pula yang sepenu*nya
menampilkan unsur budaya dunia) <iri k*as tari kontemporer 8ndonesia adala*
menyajikan tema,bentuk yang sedang terkenal, sedang menjadi sorotan saat ini) "ika
tari kontemporer 'irinyamenyajikan tema dan bentuk yang sedang terkenal, sedang
menjadi sorotan saat ini, namun tari modern belum tentu menyajikan tema dan bentuk
yang sedang terkenal saat ini)
/ari modern adala* sebua* istila* yang digunakan se'ara luas di Amerika dan 8nggris
untuk mendenotasikan tari yang tidak berbasis pada aliran akademis ballet klasik)
Sepanjang a1al abadke9!, praktisi seperti 8sadora 7un'an, Eut* St 7enis, Mart*a
Fra*am dan 7oris Hump*rey, tarimodern berkembang 5sebagai sebua* aliran6 yang
berseberangan dengan ballet klasik, denganmenolak formalitas struktur dan kadang
juga ketidakseriusan se'ara tematik dalam ballet klasik)Para perintis tari modern
sengaja menjau*i *irarki kaku dalam ballet, dan lebi* menyukai gayagerakan yang lebi*
bebas X misalnya lebi* menyukai 5menari dengan6 kaki telanjang ketimbangbersepatu
pointe) =rang9orang seperti Fra*am dan Hump*rey mengembangkan metode9
metodemereka sendiri dalam mengajar teknik baru yang diperlukan untuk men'iptakan
koreografimereka) Subyek a1al dari karya mereka seringkali sesuatu yang politis atau
psikologis 5Fra*amterutama dipengaru*i ole* psikologi "ungian dalam tariannya6) 7i
kurun #.0!an <unning*ammaju satu langka* dalam bentuk dengan menelanjangi tari
dari konteks literatur maupun naratif,sekaligus mengisolasi bentuknya dari iringan
musikal)
7i ak*ir abad ke9!, rintangan9rintangan antara ballet dan tari modern kurang
ditekankan ole* para penari dan koreografer yang'enderung berkerja menggunakan
kedua gaya tersebut &nsur Pokok /ari Media memiliki pengertian, yaitu ba*an dan
alat) Ba*an baku tari adala* gerak dan tubu* manusia sebagai alat untuk
mengungkapkan ide, perasaan, dan pengalaman) Ferak tari terbentuk karena adanya
kombinasi tenaga, ruang dan 1aktu di dalam setiap gerak tarimaka ketiganya disebut
sebagai unsur pokok tari /enaga adala* kekuatan yang mendorong terjadinya gerak)
"enis tenaga adala* berat:ringan, kuat lema*) Euang adala* tempat untuk bergerak)
/empat untuk bergerak yang bersifat *arfia*, 'onto*nya panggung terbuka, panggung
tertutup) Sedangkan bersifat imajinatif ter'ipta karena benda9benda di panggung dan
karena gerakan penari, ara* gerak penari, tema gerak, tinggi renda* penari pada 1aktu
menari) Waktu adala* tempo yang diperlukan penari untuk melakukan gerak) Waktu
tergantung dari 'epat lambatnya 5tempo6 penari dalam melakukan gerakan, panjang
pendeknya ketukan 5ritme6 penari dalam bergerak dan lamanya 5durasi6 penari
melakukan gerakan) &nsur Komposisi /ari Pengeta*uan komposisi tari adala*
pengeta*uan yang ber*ubungan dengan bagaimana memili* dan menata gerakan
menjadi sebua* karya tari) Pengeta*uan komposisi tari mempelajari tentang desain
lantai, desain atas, desain musik, dramatik, dinamika, tema, tata rias dan busana,tata
pentas, tata lampu dan tata suara)
7esain lantai, desain atas, desain musik, dramatik, dinamika, tema, tata rias dan
busana, tata pentas, tata lampu dan tata suara disebut sebagai unsur komposisi tari)
7esain lantai adala* garis9garis lantai yang dilalui ole* seorang penari atau garis yang
dibuatole* formasi penari) 7esain atas adala* desain yang dibuat ole* anggota badan
yang berada diatas lantai) 7esain musik adala* pola ritmik dalam tari) 7esain dramatik
adala* ta*ap9ta*apan emosional untuk men'apai klimaks dalam sebua* tari)7inamika
adala* segala peruba*an di dalam tari karena adanya 2ariasi92ariasi di dalam tari)/ema
adala* ide persoalan dalam tari) /ata rias dan busana adala* rias 1aja* dan pakaian
untuk mendukung penampilan penari di atas pentas) /ata pentas adala* penataan
pentas untuk mendukung pergelaran tari)
Seperangkat benda yang berada di atas pentas untuk mendukung pergelaran tari
disebut dengan setting) /ata lampu adala* penataan seperangkat lampu di pentas untuk
mendukung pergelaran tari) /ata suara adala* penataan seperangkat alat sumber bunyi
untuk tujuan pengaturan musik iringan tari, pada 1aktu pergelaran tari berlangsung
B) /ari untuk A&7 sebagai Seni Pertunjukan
Furu /K 1ajib membimbing dan melati* anak didiknya mengerti tari yang menarik)
Sebua* tarian anak9anak usia dini akan dikatakan menarik, apabila tarian tersebut
menjadi media bagi anak untuk mengungkapkan ide9ide, perasaan, dan pengalamannya
&ntuk dapat membimbing anak sampai pada kemampuan bisa mengungkapkan ide9
idenya, perasaannya, pengalamannya dengan ba*asa BtariD guru *arus memiliki
pengeta*uan tentang komposisi tari) 7engan pengeta*uan komposisi inila* guru
membimbing anak menjadi mengerti tari sebagai seni pertunjukan dan dengan
pengeta*uan komposisi juga, guru menyadarkan anak ba*1a menari bukan *anya
sekadar untuk kesenangan bergerak)
Pengeta*uan komposisi tari adala* pengeta*uan yang ber*ubungan dengan bagaimana
memili* dan menata gerakan menjadi sebua* karya tari, pengeta*uan itu di antaranya
desain lantai, desain atas, musik, dramatik, dinamika, tema, tata rias dan busana, tata
pentas, tata lampu dan tata suara)
<) &nsur Komposisi /ari
Pengeta*uan komposisi tari adala* pengeta*uan yang ber*ubungan dengan bagaimana
memili* dan menata gerakan menjadi sebua* karya tari) Pengeta*uan komposisi tari
mempelajari tentang desain lantai, desain atas, desain musik, dramatik, dinamika, tema,
tata rias dan busana, tata pentas, tata lampu dan tata suara) desain lantai, desain atas,
desain musik, dramatik, dinamika, tema, tata rias dan busana, tata pentas, tata lampu
dan tata suara disebut sebagai unsur komposisi tari)
7esain lantai adala* garis9garis lantai yang dilalui ole* seorang penari atau garis yang
dibuat ole* formasi penari) 7esain atas adala* desain yang dibuat ole* anggota badan
yang berada di atas lantai) 7esain musik adala* pola ritmik dalam tari)
7esain dramatik adala* ta*ap9ta*apan emosional untuk men'apai klimaks dalam
sebua* tari) 7inamika adala* segala peruba*an di dalam tari karena adanya 2ariasi9
2ariasi di dalam tari) /ema adala* ide persoalan dalam tari) /ata rias dan busana adala*
rias 1aja* dan pakaian untuk mendukung penampilan penari di atas pentas) /ata pentas
adala* penataan pentas untuk mendukung pergelaran tari)
Seperangkat benda yang berada di atas pentas untuk mendukung pergelaran tari
disebut dengan setting) /ata lampu adala* penataan seperangkat lampu di pentas untuk
mendukung pergelaran tari) /ata suara adala* penataan seperangkat alat sumber bunyi
untuk tujuan pengaturan musik iringan tari, pada 1aktu pergelaran tari berlangsung
7) Keterampilan Menari
Menari adala* kegiatan seseorang yang sedang melakukan tari) =rang yang sedang
menari disebut penari) Menari berbeda dengan bermain, berpantomim atau bersenam)
Seorang anak dapat dikatakan menari apabila anak menyadari ba*1a ia sedang menari,
bukan sedang bermain, bukan sedang bersenam) Anak menyadari ba*1a ia sedang
mengungkapkan sesuatu melalui tarian yang sedang ditarikan) Sesuatu itu dapat berupa
gagasan, perasaan, pengalaman atau pikiran) Anak tidak bergerak spontanitas) 8a
bergerak berdasarkan gerak yang tela* disusun dan ditata) &kuran keber*asilan anak
usia dini dalam menari apabila anak tersebut men'apai tujuan pembelajaran PA&7 yang
berbasis kompetensi melalui kegiatan menari)
7i dalam proses pembelajaran tari, guru *arus dapat men'iptakan suasana kebebasan
bergerak kepada anak didiknya) Furu di*arapkan membimbing anak dapat
mengungkapkan 'ara bergerak mereka sendiri yang unik sesuai dan 'ara bergerak
sesuai dengan perasaannya) Bentuk kegiatan guru dalam membimbing anak didiknya
belajar menari, adala*%
5#6 lati*an mempersiapkan tubu* sebagai alat ekspresi,
56 lati*an gerak kepala, tangan, badan, dan kaki untuk menumbu*kan kesadaran
kepada anak didiknya ba*1a seluru* anggota badan merupakan sumber gerak tari,
5$6 lati*an bergerak dengan ritme untuk tujuan memperkenalkan dan membiasakan
anak menanggapi birama, tempo dan frase dalam musik iringan tarinya,
5+6 lati*an bergerak dengan ara* untuk tujuan membiasakan anak dapat 'epat
menyesuaikan dengan tempat menari,
506 lati*an bergerak dengan membentuk formasi untuk tujuan melati* konsentrasi, dapat
'epat menyesuaikan dengan tempat menari dan melati* kemampuan bekerja sama
dalam kelompok)
BAB ,
KEMAMP&A- 7A- KAEAK/EE8S/8K /AE8 A&7
A) Kemampuan 7asar /ari Anak &sia 7ini
Pengeta*uan tentang kemampuan dasar A&7 dari aspek intelektual, emosional,
perseptual, fisik, estetik, dan kreatif sangat penting bagi guru sebagai dasar menentukan
materi pelajaran tari)
Kemampuan dasar intelektual anak usia dini dapat dikenali dari kemampuannya
mengungkapkan konsep 1arna, ukuran, bentuk, ara*, besaran dan fungsi dalam gerak
tari)
Kemampuan dasar emosional anak usia dini dapat dikenali dari kemampuannya
menyalurkan perasaan batinnya yang meluap timbul dari *ati dengan gerak dalam tari)
Kemampuan dasar sosial anak usia dini dapat dikenali dari kemampuannya
berkomunikasi, bekerja sama, dan melakukan kegiatan bersama dalam kegiatan tari)
Kemampuan dasar perseptual anak usia dini dapat dikenali dari kemampuannya dalam
mema*ami dan menanggapi *al9*al yang mereka li*at, dengar dan rasakan dalam
1ujud gerak tari)
Kemampuan dasar fisik anak usia dini dapat dikenali dari kemampuannya melakukan
gerakan keseimbangan, lokomotor, ke'epatan, peruba*an, ekspresi, teknik,
mengendalikan tubu*, gerak yang energik dan koordinasi anggota tubu*)
Kemampuan dasar estetik anak dini terli*at dari kemampuannya mengungkapkan
keinda*an tari baik dalam kegiatan pen'iptaan tari maupun dalam kegiatan menari)
Kemampuan dasar kreatif anak dini dapat dikenali dari kemampuannya membuat gerak9
gerak yang unik, berbeda dengan teman9temannya, ba*kan kemampuannya membuat
gerak baru, serta ke'epatannya menyesuaikan diri dengan teman9temannya, apabila
melakukan kesala*an pada 1aktu menari)
B) Karakteristik /ari A&7
<iri9'iri k*usus tari untuk anak dini adala* tari yang sesuai dengan kemampuan dasar
anak usia dini dari aspek intelektual, emosional, sosial, perseptual, fisikal, estetik dan
kreatif) Bermain merupakan pendekatan yang paling 'o'ok untuk pembelajaran tari di
PA&7)
<iri9'iri bentuk tari anak usia dini adala*% tari yang bertema, gerak tariannya bersifat
tiruan 5gerak imitatif6, gerak tari yang 2ariatif, berbentuk tari kelompok, berpola lantai
kurang lebi* lima, lama 1aktu menari kurang lebi* 0 menit, dan diiringi ole* musik
BAB ;
PE-<8P/AA- KAE4A /AE8
A) Pen'iptaan Karya /ari
Pen'iptaan tari bagi penata tari yang berlatar belakang pendidikan tari, dia1ali dengan
kegiatan menulis peren'anaan tari) /ujuan menulis ren'ana tari 5 gagasan tari6 adala*
untuk panduan dan a'uan penata tari pada 1aktu proses men'ipta tari) Bagi seniman
yang berlatar belakang pendidikan tari, mengungkapkan gagasan tari dalam bentuk
tulisan bermanfaat untuk alat kontrol, agar dalam proses men'ipta tari selalu bekerja
dan bersikap konsisten, membuat karya seperti dalam gagasannya) Bagi orang lain,
ren'ana tari bermanfaat untuk memberikan gambaran utu* mengenai 1ujud karya tari
yang akan dibuat) =le* karena itu, ren'ana tari disebut pula dengan istila* konsep tari)
Hal penting yang *arus dijelaskan dalam konsep tari, adala*%
#) latar belakang men'ipta tariA
) manfaat men'ipta tariA
$) a'uan teoritik bentuk tariA
+) tujuan men'ipta tariA
0) ren'ana langka*9langka* men'ipta tariA
,) ren'ana orientasi garapanA
;) ren'ana komposisi tari)
Penata tari adala* orang yang men'ipta tari, kegiatannya menitikberatkan pada menata
ba*an tari yang suda* ada) Penata tari bekerja sebatas mengatur dan menyesuaikan
tanpa upaya menguba* atau mengembangkan) Sedangkan koreografer adala* pen'ipta
tari yang ba*an tarinya dapat bersumber dari yang suda* ada atau ba*an baru)
Koreografer bekerja didasari keinginan menguba* atau mengembangkan ba*an tari
yang tela* ada menjadi sesuatu yang baru) Penata tari maupun koreografer dalam
men'ipta tari melaksanakan langka* kegiatan yaitu membuat peren'anaan tari, proses
men'ipta tari dan pementasan)
#) Peren'anaan tari
Peren'anaan tari adala* kegiatan berpikir untuk meren'anakan sebua* karya tari, *asil
kegiatan ini berupa gagasan tari) Fagasan adala* ke*endak yang belum di1ujudkan,
berkaitan dengan tema, bentuk dan gaya tari yang akan dibuat)
Para seniman tari tradisional biasanya tidak menuliskan gagasan tari) Segala sesuatu
yang menjadi ke*endaknya 'ukup ada dalam pikiran) Kebiasaan ini tentunya berbeda
dengan seniman tari yang berlatar belakang pendidikan tari, mereka *arus
mengungkapkan gagasan dalam bentuk tulisan) /ujuannya sebagai panduan dan a'uan
pada 1aktu proses men'ipta tari
) >angka*9langka* men'ipta tari
Pen'iptaan tari untuk A&7, guru *arus lebi* mementingkan proses daripada *asil) =le*
karena itu guru *arus melibatkan anak se'ara aktif pada setiap langka*)
Anda sebagai guru A&7 penting untuk mengeta*ui langka* kegiatan men'ipta tari yang
dilakukan ole* penata tari dan koreografer profesional, yang dapat dijadikan sebagai
pedoman kerja pada saat guru men'ipta tari, se*ingga dapat men'apai proses men'ipta
tari yang benar)
Proses kegiatan men'ipta tari penata tari dan koreografer, dimulai dari kegiatan
menemukan gagasan, mendalami gagasan, me1ujudkan gagasan: komposisi tari dan
pementasan tari)
#) Kegiatan yang dapat dilakukan untuk menemukan sebua* gagasan, adala*
Mengamati benda, alam semesta, kegiatan, peristi1a dan sebagainya atau merasakan
suatu gejala alam, sosial, seni, budaya, dan sebagainya)
) Merenungkan dan menelaa* melalui kegiatan berpikir, men'ari ja1aban dan
bertanya kepada orang yang dianggap ta*u tentang gagasan tari)
$) /erjun langsung ke lapangan, mengamati *al9*al yang berkaitan dengan gagasan
tari% tema, media, bentuk, gaya, nilai budaya, estetika, dan sebagainya)
+) Studi pustaka 5menelaa* buku9buku6, berkaitan dengan gagasan tari% tema, media,
bentuk, gaya, nilai budaya, estetika, dan sebagainya)
Sedangkan pada ta*ap mendalami gagasan dapat dilakukan dengan 'ara melakukan
eksplorasi, impro2isasi dan e2aluasi) Sementara dalam ta*ap me1ujudkan
ide:komposisi, Anda akan melakukan penyusunan atau pembuatan komposisi gerak,
desain lantai, desain atas, desain musik, dramatik dan tema tari) Kesemuanya itu
dilakukan untuk me1ujudkan gagasannya)
/erak*ir, dalam ta*ap pementasan tari Anda akan menyelenggarakan pertunjukan karya
tari di depan penonton) Serangkaian kegiatan yang akan dilakukan dalam ta*ap
pementasan tari adala* lati*an, pergelaran, dan pemba*asan:e2aluasi tari) 7alam
melaksanakan seluru* kegiatan pen'iptaan tari, dituntut kemampuan9kemampuan,
seperti kemampuan berpikir, kepekaan keinda*an, kepekaan emosi, intuisi, imajinasi,
fantasi, kreati2itas, dan bakat untuk mengekspresikan gagasan)
$) Pementasan tari
Eangkaian kegiatan pementasan tari adala* lati*an, pementasan tari dan
pemba*asan:e2aluasi tari) Bagi guru lati*an tari merupakan sarana untuk melati*
keterampilan anak bergerak, melati* kepekaan ritme dan tempo:musik kepada anak,
melati* kemampuan meng*ayati dan mengungkapkan peran yang sedang ditarikan)
Berbagai sikap anak juga dapat ditumbu*kembangkan melalui kegiatan lati*an ini, di
antaranya sikap mau dan dapat bekerja sama dengan orang lain, sikap berani
berkomunikasi dengan orang lain, dan memupuk sikap mau berusa*a)
Pementasan merupakan pun'ak dari keseluru*an proses pen'iptaan tari) Pementasan
tari sebagai media untuk menunjukkan *asil karya anak dan guru kepada orang lain)
Berbagai sikap anak dapat tumbu* dan berkembang dari kegiatan ini, di antaranya
memupuk sikap per'aya diri bagi anak, memupuk sikap berani tampil depan orang
banyak, memupuk sikap berani mengekspresikan diri)
Pemba*asan:e2aluasi tari berfungsi untuk umpan balik demi kesempurnaan
pementasan tari berikutnya) Bagi anak9anak, kegiatan ini bermanfaat untuk melati*
kemampuannya meli*at, merasakan, dan menanggapi ter*adap *al9*al yang baru saja
mereka li*at dan dengar dari atas pentas, pada ak*irnya anak dapat meng*argai tari
dan dapat memberikan penilaian kepada pementasan tari dan memupuk sikap berani
mengungkapkan pendapat kepada orang lain)
BAB 3
WAWASA- SE-8 E&PA
A) Pengertian
Seni rupa adala* 'abang seni yang membentuk karya seni dengan media yang bisa
ditangkap mata dan dirasakan dengan rabaan) Kesan ini di'iptakan dengan mengola*
konsep garis, bidang, bentuk, 2olume, 1arna, tekstur, dan pen'a*ayaan dengan a'uan
estetika)
Seni rupa dibedakan ke dalam tiga kategori, yaitu seni rupa murni atau seni murni, kriya,
dan desain) Seni rupa murni menga'u kepada karya9karya yang *anya untuk tujuan
pemuasan eksresi pribadi, sementara kriya dan desain lebi* menitikberatkan fungsi dan
kemuda*an produksi)
Se'ara kasar terjema*an seni rupa di dalam Ba*asa 8nggris adala* fine art) -amun
sesuai perkembangan dunia seni modern, istila* fine art menjadi lebi* spesifik kepada
pengertian seni rupa murni untuk kemudian menggabungkannya dengan desain dan
kriya ke dalam ba*asan 2isual arts)
B) ?ungsi Seni Eupa
#) ?ungsi mitologis
) ?ungsi religius
$) ?ungsi praktis
+) ?ungsi ekspresi personal
0) ?ungsi komunikasi
,) ?ungsi edukasi
;) ?ungsi ekonomis
<) Sifat Seni Eupa
9 Sebagai objek maupun 1a*ana pengembangan kreati2itas pen'iptanya
9 Eelatif atau tidak absolut
9 7inamis
9 Bergerak bebas
9 Mengakomodasi begitu banyak ke'enderungan indi2idual
Aspek Karya Seni Eupa
9 1ujud dan isi
9 media, pokok soal, teknik
7) Eagam Seni
Menurut bentuk dan dimensinya seni rupa terbagi dua%
#6) Seni rupa dua dimensi 5 d1i matra6
Karya seni rupa dua dimensi adala* karya seni rupa yang *anya memiliki ukuran
panjang dan lebar atau karya seni yang *anya bisa dili*at dari satu ara* pandang)
<onto*nya % seni lukis, seni gambar, lukisan dinding 5mural6, ilustrasi, fotografi, seni
grafis, tekstil, poster dll
6) Seni rupa tiga dimensi 5 tri matra 6
Seni rupa tiga dimensi adala* karya seni rupa yang memiliki $ ukuran panjang, lebar
dan tinggi atau karya seni yang memiliki polume dan menempati ruang) <onto*nya ,
seni patung, seni kriya, seni keramik, arsitektur dll)
Menurut fungsinya seni rupa dibendakan menjadi dua yaitu seni murni dan seni terapan)
Seni murni adala* konsep pen'iptaan karya seni rupa yang berfungsi sebagai sarana
ekspresi diri dalam mengekspresikan gagasa:ide, 'ita rasa estetis, perasaan, emosi dan
intuisi personal) Sedangkan seni rupa terapan 5applied art6 adala* karya seni yang
dipakai untuk memenu*i kebutu*an praktis) 7itinjau dari fungsinya karta seni terapan
dibedakan menjadi seni desain dan seni kriya)
E) <abang Seni Eupa
#) Seni Eupa Murni
a) Seni >ukis
Seni lukis adala* sala* satu 'abang dari seni rupa) 7engan dasar pengertian yang
sama, seni lukis adala* sebua* pengembangan yang lebi* utu* dari menggambar)
Melukis adala* kegiatan mengola* medium dua dimensi atau permukaan dari objek tiga
dimensi untuk mendapat kesan tertentu) Medium lukisan bisa berbentuk apa saja,
seperti kan2as, kertas, papan, dan ba*kan film di dalam fotografi bisa dianggap sebagai
media lukisan) Alat yang digunakan juga bisa berma'am9ma'am, dengan syarat bisa
memberikan imaji tertentu kepada media yang digunakan)
#6 Sketsa) Ma'amnya % sketsa ren'ana, sketsa lukis dan sketsa 'atatan
6 Fambar) Ma'amnya % gambar bentuk, gambar model, gambar ilustrasi, gambar
dekorasi, gambar desain dan gambar arsitektur)
$6 >ukisan
b) Seni Frafis
Seni grafis adala* 'abang seni rupa yang proses pembuatan karyanya menggunakan
teknik 'etak, biasanya di atas kertas) Ke'uali pada teknik Monotype, prosesnya mampu
men'iptakan salinan karya yang sama dalam jumla* banyak, ini yang disebut dengan
proses 'etak) /iap salinan karya dikenal sebagai YimpressionV) >ukisan atau dra1ing, di
sisi lain, men'iptakan karya seni orisinil yang unik) <etakan di'iptakan dari permukaan
sebua* ba*an , se'ara teknis disebut dengan matri@) Matri@ yang umum digunakan
adala*% plat logam, biasanya tembaga atau seng untuk engra2ing atau etsaA batu
digunakan untuk litografiA papan kayu untuk 1ood'ut:'ukil kayu) Masi* banyak lagi
ba*an lain yang digunakan dalam karya seni ini) /iap9tiap *asil 'etakan biasanya
dianggap sebagai karya seni orisinil, bukan sebua* salinan) Karya9karya yang di'etak
dari sebua* plat men'iptakan sebua* edisi, di masa seni rupa modern masing9masing
karya ditandatangani dan diberi nomor untuk menandai ba*1a karya tersebut adala*
edisi terbatas)
') Seni Patung
Seni patung adala* 'abang seni rupa yang *asil karyanya ber1ujud tiga dimensi
se*ingga dapat dili*at dari berbagai ara*) Biasanya di'iptakan dengan 'ara mema*at,
modeling 5misalnya dengan ba*an tana* liat6 atau kasting 5dengan 'etakan6)
d) Seni instalasi
Seni instalasi 5installation Z pemasangan6 adala* seni yang memasang, menyatukan,
dan mengkontruksi sejumla* benda yang dianggap bisa merujuk pada suatu konteks
kesadaran makna tertentu) Biasanya makna dalam persoalan9persoalan sosial9politik
dan *al lain yang bersifat kontemporer diangkat dalam konsep seni instalasi ini) Seni
instalasi dalam konteks 2isual merupakan perupaan yang menyajikan 2isual tiga
dimensional yang memper*itungkan elemen9elemen ruang, 1aktu, suara, 'a*aya, gerak
dan interaksi spektator 5pengunjung pameran6 sebagai konsepsi ak*ir dari ola* rupa)
e) Seni pertunjukan
Seni pertunjukan 5Ba*asa 8nggris% performan'e art6 adala* karya seni yang melibatkan
aksi indi2idu atau kelompok di tempat dan 1aktu tertentu) performan'e biasanya
melibatkan empat unsur% 1aktu, ruang, tubu* si seniman dan *ubungan seniman
dengan penonton)
Meskipun seni performan'e bisa juga dikatakan termasuk di dalamnya kegiatan9
kegiatan seni mainstream seperti teater, tari, musik dan sirkus, tapi biasanya kegiatan9
kegiatan seni tersebut pada umumnya lebi* dikenal dengan istila* Yseni pertunjukanV
5performing arts6) Seni performan'e adala* istila* yang biasanya menga'u pada seni
konseptual atau a2ant garde yang tumbu* dari seni rupa dan kini mulai berali* ke ara*
seni kontemporer)
f) Seni keramik
Seni Keramik adala* 'abang seni rupa yang mengola* material keramik untuk membuat
karya seni dari yang bersifat tradisional sampai kontemporer) Selain itu dibedakan pula
kegiatan kriya keramik berdasarkan prinsip fungsionalitas dan produksinya) Qenus of
7olni Qestoni'e adala* karya keramik tertua yang perna* ditemukan)
g) Seni film
Seni film adala* seni yang dibuat dalam perfilman)seni ini memakan banyak 1aktu
dalam s*ooting)
*) Seni koreografi
7isebut juga sebagai komposisi tari merupakan seni membuat:meran'ang struktur
ataupun alur se*ingga menjadi suatu pola gerakan9gerakan) 8stila* komposisi tari bisa
juga berarti na2igasi atau koneksi atas struktur pergerakan) Hasil atas suatu pola
gerakan terstruktur itu disebut pula sebagai koreografi) =rang yang meran'ang
koreografi disebut sebagai koreografer)
i) Seni fotografi
fotografi adala* seni atau proses peng*asilan gambar dan 'a*aya pada film) Pendek
kata, penjabaran dari fotografi itu tak lain berarti Bmenulis atau melukis dengan 'a*ayaD)
/entunya *al tersebut berasal dari arti kata fotografi itu sendiri yaitu berasal dari ba*asa
4unani, p*otos 5'a*aya6 dan grap*os yang berarti tulisan)
) 7esain
a) Arsitektur
Arsitektur adala* seni dan ilmu dalam meran'ang bangunan) 7alam artian yang lebi*
luas, arsitektur men'akup meran'ang dan membangun keseluru*an lingkungan binaan,
mulai dari le2el makro yaitu peren'anaan kota, peran'angan perkotaan, arsitektur
lansekap, *ingga ke le2el mikro yaitu desain bangunan, desain perabot dan desain
produk) Arsitektur juga merujuk kepada *asil9*asil proses peran'angan tersebut)
b) 7esain grafis
Adala* sala* satu bentuk seni lukis 5gambar6 terapan yang memberikan kebebasan
kepada sang desainer 5peran'ang6 untuk memili*, men'iptakan, atau mengatur elemen
rupa seperti ilustrasi, foto, tulisan, dan garis di atas suatu permukaan dengan tujuan
untuk diproduksi dan dikomunikasikan sebagai sebua* pesan) Fambar maupun tanda
yang digunakan bisa berupa tipografi atau media lainnya seperti gambar atau
fotografi)7esain grafis umumnya diterapkan dalam dunia periklanan, pa'kaging,
perfilman, dan lain9lain)
Berasal dari kata grafos 54unani 6 yang artinya tulisan atau gambar yang dibuat dengan
jalan menggoreskan benda tajam di atas lempengan batu atau logam
"enis9jenis 'etakan 5klise6 seni grafis %
#6) <etak tinggi
6) <etak dalam
$6) <etak datar
+6) <etak saring
<) Seni Eeklame
Berasal dari kata Ee dan <lamo 5>atin6 Ee artinya berulang9ulang:kembali dan <lamo
artinya seruan:panggilan)
"enis9jenis reklame %
#6 8klan:ad2ertensi
6 Sti'ker
$6 Pamflet:plakat dan Selebaran
+6 Etiket
06 <ap dagang
,6 Katalogus
;6 >ogo:inisial
36 Slide
.6 Etalase
#!6 Spanduk
##6 Brosur
#6 Poster
#$6 Bale*o
#+6 <ut out display
#06 Billboard 5Eeklame papan6
#,6 -ame board 5Papan nama6
#;6 -eon lamp9-eon bo@
d) Seni 8lustrasi
Berasal dari kata 8lustration 58nggris6K 8lustrare 5>atin6 artinya % menjelaskan atau
menerangkan sesuatu)
"enis9jenis 8lustrasi %
#6 8lustrasi 'erita
a6 8lustrasi 'erita bergambar 5komik6
b6 8lustrasi 'erpen atau no2el:roman
'6 8lustrasi kartun
6 8lustrasi artikel
$6 8lustrasi 'o2er
+6 Karikatur
06 Qignet
f) 7ekorasi
Berasal dari kata de'oration 58nggris6 yang berati *iasan atau meng*ias)
Ma'am9ma'am seni dekorasi %
#6) Seni dekorasi dua dimensi
a6) Motif *ias
b6) Seni lukis *ias % /empera, Al ?res'o, Al Se''o, mo(aik, intarsia, Aplikasi, Mural,
Kolase)
6) Seni dekorasi tiga dimensi
a6) Seni *ias tiga dimensi
b6) Seni interior
'6) Seni eksterior
7esain interior% adala* bidang keilmuan yang bertujuan untuk dapat men'iptakan suatu
lingkungan binaan 5ruang dalam6 beserta elemen9elemen pendukungnya, baik fisik
maupun non fisik, se*ingga kualitas ke*idupan manusia yang berada didalamnya
menjadi lebi* baik) Ada tiga *al utama yangmenjadi kajian dalam desain interior, yaitu
ruang, alat dan manusia penggunanya)
g) 7esain busana
7esain busana adala* kumpulan informasi 2isual tentang suatu busana yang akan
dibuat, berkaitan dengan kesempatan penggunaan, siapa penggunanya, berbagai
elemen penyusun yang dibutu*kan, teknik pembuatan, *ingga pada persoalan
pembiayaan *ingga pada sistem pemasarannya
*) 7esain produk: industri
7esain industri 5ba*asa 8nggris% 8ndustrial design6 adala* seni terapan di mana estetika
dan usability 5kemuda*an dalam menggunakan suatu barang6 suatu barang
disempurnakan) 7esain industri meng*asilkan kreasi tentang bentuk, konfigurasi, atau
komposisi garis atau 1arna atau garis dan 1arna atau gabungannya, yang berbentuk $
atau dimensi, yang memberi kesan estetis, dapat dipakai untuk meng*asilkan produk,
barang, komoditas industri atau kerajinan tangan) Sebua* karya desain dianggap
sebagai kekayaan intelektual karena merupakan *asil bua* pikiran dan kreatifitas dari
pendesainnya, se*ingga dilindungi *ak 'iptanya ole* pemerinta* melalui &ndang9
&ndang -o) $# ta*un !!! tentang 7esain 8ndustri) Kriteria desain industri adala* baru
dan tidak melanggar agama, peraturan perundangan, susila, dan ketertiban umum)
"angka 1aktu perlindungan untuk desain industri adala* #! ta*un ter*itung sejak
tanggal penerimaan permo*onan 7esain 8ndustri ke Kantor 7itjen Hak Kekayaan
8ntelektual)
7esain 8ndustri adala* 'abang HK8 yang melindungi penampakan luar suatu produk)
Sebelum perjanjian /E8PS la*ir, desain industri dilindungi ole* &ndang9&ndang Hak
<ipta) -amun karena perkembangan desain yang sangat pesat, maka perlu dibuatkan
&& K*usus yang mengatur tentang desain industri)
$) Kriya
Kriya adala* kegiatan seni yang menitik9beratkan kepada keterampilan tangan dan
fungsi untuk mengola* ba*an baku yang sering ditemukan di lingkungan menjadi benda9
benda yang tidak *anya bernilai pakai, tetapi juga bernilai estetis) Merupakan seni yang
proses pen'iptaannya memerlukan skill atau ketrampilan yang tinggi
Kriya bisa BmeminjamD banyak pengeta*uan dalam seni rupa murni seperti 'ara
mematung atau mengukir untuk meng*asilkan produk, namun tetap dengan tidak terlalu
berkonsentrasi kepada kepuasan emosi seperti la(im terjadi misalnya pada karya lukis
dan patung) Kriya juga lebi* sering mengikuti tradisi daripada penemuan yang sering
ditemukan se'ara indi2idu ole* seorang perupa)
#) Kriya tekstil
) Kriya kayu
$) Kriya keramik
+) Kriya rotan
BAB .
KEMAMP&A- 7ASAE 7A- KAEAK/EE8S/8K SE-8 E&PA A&7
A) Keampuan 7asar A&7
#) Perkembangan A&7
7itinjau dari sudut psikologi perkembangan, masa anak dapat dibagi menjadi % masa
bayi, masa anak pra9sekola*, masa anak sekola*, dan remaja) Fejala yang timbul pada
diri anak yang timbul pada diri anak yang dapat kita kenali %
a) Fejala kritis 5tidak stabil6
b) Fejala egosentris 5ingin selalu menjadi pusat per*atian6
') Fejala eksplorasi nampak pada *asrat dan rasa ingin ta*u
d) Fejala meniru nampak pada tingka* laku manusia
e) Fejala masa peka setepat9tepatnya untuk mengembangkan fungsi
) Kemampuan 7asar A&7
#) Perkembangan ?isik
Kemampuan dasar gerak dalam seni rupa tampak jelas ketika anak melakukan akti2itas
sebagai berikut %
9 Me1arnai gambar dengan krayon, spidol, 'at dan mengontrol 1arna agar
menutup bidang datar se'ara merata
9 Bermain dan berkreasi dengan 'at untuk membuat finger
9 Membuat beragam objek
9 Merobek atau menggunting dan merekat kertas 1arna
) Perkembangan persepsi
Kemampuan dasar persepsi dalam seni rupa tampak jelas ketika anak melakukan
akti2itas sebagai berikut %
9 Memili* bentuk dan ukuran mainan balok 1arna yang 'o'ok untuk membangun
ruma*9ruma*an
9 Memili* dan menata biji9bijian yang beda unkuran, bentuk dan 1arna untuk
membuat kolase
9 Memili* 1arna krayon yang 'o'ok ketika me1arnai gambar po*on, langit,
mata*ari
9 Mengenal dan membedakan beragam bentuk seperti bulat, kubus lingkaran,
segitiga, slinder
$) Perkembangan emosi
Kemampuan dasar emosi dalam seni rupa tampak jelas ketika anak melakukan akti2itas
sebagai berikut %
9 Meremas, melumat tana* liat atau plastisin dengan tana* liat, sabar dan rasa
gembira
9 Men'oret9'oret kertas gambar dengan 1arna91arna gelap
9 Melukis gambar bunga dan kupu9kupu dengan 1arna91arna 'era*
9 Membuat finger painting
+) Perkembangan sosial anak
Kemampuan dasar sosial dalam seni rupa tampak jelas ketika anak melakukan akti2itas
sebagai berikut %
9 Bermain balok9balok 1arna dengan teman dalam suasana yang bersa*abat dan
saling membantu
9 Me1arnai gambar dalam satu kertas bersama9sama
9 Berbagi 'at atau krayon dengan temannya
9 Menggambar objek9objek yang ber2ariasi
0) Perkembangan berfikir
Kemampuan dasar berfikir dalam seni rupa tampak jelas ketika anak melakukan
akti2itas sebagai berikut %
9 Mengelompokan jenis balok9balok 1arna berdasarkan bentuk, 1arna dan ukuran
9 Mengenal nama9nama *uruf atau angka dan benda9benda di sekitar anak
9 Menyusun balok9balok kayu
9 Meng*ubungkan suatu konsep seder*ana dengan konsep lain
,) Perkembangan kreati2itas
Kemampuan dasar kreati2itas dalam seni rupa tampak jelas ketika anak melakukan
akti2itas sebagai berikut %
9 Mengenal jenis bentuk dan 1arna daun yang berbeda
9 Menyusun bentuk balok
9 Menggambar beragam objek
9 Berkreasi dengan ba*an daur
;) Perkembangan artistik
Kemampuan dasar artistik dalam seni rupa tampak jelas ketika anak melakukan akti2itas
sebagai berikut %
9 Membuat topeng dari piring kertas
9 Mengenal dan mengeksplorasi berbagai teknik yang berbeda dalam berkarya
seni
9 Mengenal dan mengeksplorasi berbagai media seni
9 Membuat *iasan kolase dari renda, pita dan per'a
B) Karakteristik Seni Eupa
Karakteristik Seni Eupa Anak
#) Karya seni anak bersifat alamia* karena setiap anak sesunggu*nya memiliki bakat
alamia* yang berbeda9beda)
) Karya seni anak bersifat ekspresif karena karya rupa mereka umumnya
merupakan suatu ungkapan yang kuat, spontan, jujur, langsung dan berangkat dari
dalam dirinya)
$) Karya seni anak bersifat dinamis, artinya karya mereka umumnya mengesankan
sesuatu yang bergerak terus seirama dengan gejolak emosi dan perasaannya)
+) Banyak toko* yang mengutarakan pembagian ta*ap perkembangan 5periodisasi6
ungkapan ekspresi seni anak dengan batasan usia dan peristila*an yang berbeda9beda)
/oko*9toko* tersebut antara lain Qi'tor >o1enfeld dan Brittain, E*oda Kellogg dan S'ott,
serta >ansing)
0) Karakteristik gambar anak usia dini menurut >o1enfeld termasuk dalam ta*ap
'oreng9moreng) Walaupun ungkapan 2isual mereka masi* sangat seder*ana namun
sesunggu*nya dari perkembangan usia anak dapat dikenali perbedaan masa a1al
'oreng9moreng dengan perkembangan 'oreng9moreng berikutnya)
,) Karakteristik gambar anak masa 'oreng9moreng a1al% usia sekitar #9 ta*un anak
mulai dapat men'oret dengan krayon atau pensil) -amun karya mereka belum dapat
dikatakan suatu karya seni rupa, lebi* menampilkan garis9garis panjang, pendek,
melingkar, (ig9(ag yang tak beraturan)
;) Karakteristik gambar anak masa 'oreng9moreng lanjut% usia 9$ ta*un anak tela*
mulai mengontrol goresan9goresannya dan ba*kan tela* memberi nama gambar9
gambar yang mereka buat 1alau terkadang orang de1asa masi* sulit mengenali
bentuknya)
3) Karakteristik gambar Anak usia dini masa pra9bagan% goresan9goresannya suda*
mulai terkontrol, objek gambar suda* bermakna namun *ubungan satu dan lainnya
belum jelas, 1arna masi* bersifat subjektif dan tidak sesuai dengan realitas, belum
mengenal garis dasar)
.) ?ungsi menggambar pada anak9anak *akikatnya adala* kegiatan bermain, sarana
komunikasi, sarana ekspresi 5kebebasan emosi6, sarana relaksasi dan sarana terapi)
#!) 7i dalam pembinaan seni rupa ada dua aspek perkembangan yang menjadi
sasarannya yaitu a6 Pembinaan yang ditujukan kepada kepandaian atau kea*lian, b6
Pembinaan yang ditujukan kepada pembentukan pribadi)
##) /ujuan kegiatan menggambar di PA&7 adala* mengembangkan kepekaan indria1i,
k*ususnya indera pengli*atan, kepekaan artistik, keterampilan motorik dan daya
imajinasi anak)
#) Karakteristik gambar anak9anak berbeda dengan gambar buatan orang de1asa) Hal
ini perlu diper*atikan ketika seorang guru akan meran'ang kegiatan menggambar di
PA&7 dan melakukan penilaian ter*adap *asil karya anak)
#$) Bagi anak usia dini yang lebi* dipentingkan adala* keberanian, kreati2itas dan
spontanitas dalam mengekspresikan gambarnya, bukan keinda*an atau kerapiannya)
#+) Alternatif kegiatan seni rupa anak di PA&7 yang memiliki karakteristik ungkapan
2isual yang beragam, antara lain% melukis jari, membentuk dengan ba*an lunak,
men'etak, merobek9mengelem9melekat, melukis dengan bulu dan sebagainya)
BAB #!
PEMBE>A"AEA- SE-8 E&PA 78 A&7
A) Peren'anaan Pembelajaran Seni Eupa di A&7
Sebagai guru PA&7 Anda penting memper*atikan ba*1a bagi anak9anak usia dini
bukan *asil karya yang diutamakan namun pengalaman belajar yang menyenangkan
dan kaya eksplorasi yang dibutu*kan anak)
Pengalaman ini akan menimbulkan kesan yang mendalam dan memberikan
kesenangan, kepuasan dan kenyamanan) Hal ini dimungkinkan karena program
kegiatan seni bersifat fleksibel)
Easa per'aya diri adala* faktor utama dalam men'apai kesenangan dan kesuksesan
dalam pengalaman seni anak)
Berbagai stimulus yang dapat diberikan untuk anak9anak balita agar mereka
termoti2asi berkreasi seni antara lain% menyediakan material seni yang muda* dikuasai,
menyediakan ruang yang nyaman untuk berkarya, dan memberi kebebasan anak untuk
mengeksplorasi materi seni sesuai keinginannya)
/ema yang disenangi anak9anak usia dini dalam berkarya seni rupa biasanya
bersumber dari realitas dunia anak, misalnya anggota keluarga, lingkungan bermain,
alat permainan, *e1an peli*araan atau kesayangan, dongeng yang di'eritakan guru,
sirkus, kebun binatang, kolam renang, taman bermain dan sebagainya)
Suatu pengkajian ter*adap gambar anak menunjukkan *asil ba*1a gambar anak
dapat diklasifikasi dalam + kategori yakni%
Fambar spontan% yakni gambar yang dibuat atas inisiatif anak sendiri sebagai
suatu kegiatan bermain)
Fambar bebas atau sukarela% yakni gambar yang dibuat atas permintaan guru atau
orang tua atau teman namun tema dan objek gambar dipili* sendiri ole* anak)
Fambar terara*% yakni gambar yang tema:topiknya suda* diara*kan)
Menyalin gambar atau melengkapi gambar% yakni gambar yang tela* disiapkan
'onto*nya dalam format >embar Kerja Sis1a)
Situasi:kondisi yang dapat memoti2asi anak dalam berkarya dapat dilakukan melalui
berma'am9ma'am metode pembinaan, antara lain% Metode pembinaan ekspresi,
metode pembinaan kreati2itas, metode pembinaan sensiti2itas)
Pembinaan ekspresi merupakan pembinaan proses pengungkapan perasaan
termasuk ungkapan ji1a) Pembinaan ekspresi meliputi dua *al%
Memberikan rangsangan kepada anak untuk mengaktifkan pengungkapan ji1a
dengan 'ara%
Pendekatan langsung pada alam dan peristi1a9peristi1a di luar kelas, misalnya%
mengenal proporsi, bayangan, mengenal berma'am9ma'am aroma, tekstur)
Pembangkitan minat berdasarkan pengalaman anak)
Melati* keberanian, spontanitas dan keterampilan menggunakan berma'am9
ma'am media ungkap, sebagai saran mengekspresikan perasaan ji1a, dengan 'ara%
Eksplorasi% kegiatan menjelaja*, men'oba9'oba ide atau material lain)
Eksperimen% kegiatan menemukan *al9*al baru yang didapat dalam proses
men'oba berbagai media ungkap)
Pembinaan kreati2itas, bisa diartikan dengan kemampuan men'ipta, menanggapi
persoalan, memiliki keaslian serta memiliki kemampuan berpikir se'ara menyeluru*)
Pembinaan sensiti2itas berarti kepekaan rangsangan dari luar yang diserap melalui
pan'aindra) <ara membina sensiti2itas dapat ditempu* melalui%
>ati*an meli*at:mengamati sesuatu, misalnya mengamati ma'am bentuk, 1arna,
tekstur, kemudian diserap ole* anak9anak se*ingga menimbulkan berbagai tanggapan
dan perasaan)
>ati*an meresponss pengalaman sensori, misalnya mengenali karakter ma'am9
ma'am tekstur dengan meraba permukaan sesuatu benda)
Mempelajari, menganalisis susunan sesuatu, misalnya% mula9mula anak
mengamati susunan benda 5objek6 kemudian diteruskan dengan menganalisis kondisi,
karakter objek, selanjutnya di'oba mengungkapkan *asil pengamatan itu)
Metode pembinaan keterampilan) Keterampilan di sini meliputi segala ma'am teknik
penggunaan serta pengenalan alat9alat atau media ungkap seni rupa)
Apresiasi seni adala* kesadaran akan nilai9nilai seni) Kesadaran ini meliputi
pema*aman, peng*ayatan, dan kemampuan untuk meng*argai karya seni)
B) Proses Pen'iptaan Karya Seni Eupa di A&7
7alam proses pen'iptaan karya seni rupa di PA&7 ada + kategori sebagai berikut)
Mengamati 5seeing6, yang memberi kesempatan:peluang untuk mengembangkan
kepekaan persepsi 5per'eptual a1areness6 melalui kegiatan mengembangkan
kemampuan pengamatan kritis)
Merasakan 5feeling6, yang memberi peluang untuk mengembangkan Brespons
estetisD 5Aest*eti' a1areness6 melalui kegiatan apresiasi dan pengembangan kepekaan
penilaian estetis)
Berpikir 5t*inking6, yang memberi peluang untuk mengembangkan Bkemampuan
menge2aluasi dan mengapresiasiD, melalui e2aluasi objektif dan diskriminasi:perbedaan
personal)
Melakukan 5doing6, yang memberikan peluang untuk mengembangkan
keterampilan 5skills6 Bmemanipulasi alat dan mediaD dalam meng*adirkan B2isual U formD
5bentuk9bentuk 2isual6 yang merupakan ungkapan emosi, gagasan dan perasaan)
Proses pen'iptaan karya seni rupa melalui berpikir 5t*inking6, bisa diartikan dengan
kemampuan menge2aluasi dan mengapresiasi)
Menggambar adala* media yang paling ekspresif, yang dengan langsung dapat
mengungkapkan gagasan serta ide dari dalam diri seorang anak se'ara bebas)
7alam membuat lukisan dengan jari *al utama yang perlu diper*atikan adala*
penggunaan 'at yang k*usus) dalam *al ini Anda dapat membeli 'at9jari atau
membuatnya sendiri)
Sebelum membuat lukisan dengan jari, sebaiknya kertas dibasa*i terlebi* da*ulu,
agar 'at dapat mengalir dengan baik)
Alat lain yang dapat dilakukan untuk anak usia dini dalam membuat gambar yaitu
dengan sedotan, yang berguna sebagai pengganti kuas)
Konstruksi dibangun dengan merekatkan batang9batang i'e 'ream yang disusun
tumpang tindi*)
Persilangan susunan batang9batang i'e 'ream membangun dimensi bidang yang
berirama gerak ke segala ara*) Hal ini dapat melati* anak dalam mengenal makna
*ubungan, gerak, irama, dan bidang)
BAB ##
EA-<A-FA- PEMBE>A"AEA- SE-8 78 A&7
A) Ean'angan Pembelajaran Seni di A&7
Pengembangan kurikulum -asional Pendidikan Seni di PA&7 berdasarkan 5#6
Kompetensi dasar, 56 Konsep pembelajaran terpadu dengan kompetensi lintas
kurikulum)
Pembelajaran terpadu seni di PA&7 dapat dilakukan dalam beberapa model,
keterpaduan belajar antarbidang seni dengan meli*at keterpaduan bidang kemampuan
yang satu dengan yang lain)7alam proses pembelajaran seni A&7 diusa*akan agar
anak memperole* beragam pengalaman baik dalam bidang seni maupun bukan bidang
seni)
B) E2aluasi Pembelajaran Seni
E2akuasi pendidikan seni meliputi aspek% intelektual, perseptual, emosional, sosial, fisik,
kreati2itas dan estetika) Penilaian diperole* melalui% 'atatan *arian, 1a1an'ara dengan
anak dan orang yang dekat dengan anak 5orang tua atau pengasu*6 dan portofolio)
>aporan *asil penilaian berbentuk uraian)
<) Apresiasi Seni di A&7
Apresiasi seni adala* kesadaran ter*adap nilai9nilai seni dan budaya) Apresiasi berarti
pula peng*argaan ter*adap sesuatu, dalam *al ini peng*argaan ter*adap pelaku seni
dan karya seni) Apresiasi seni *arus ditumbu*kan dan dikembangkan pada anak)
<ara menumbu*kan apresiasi
Seni musik% mendengarkan, bereksplorasi, bermain musik dan bernyanyi)
Seni tari % mendengar, meli*at, meli*at dan mendengarkan, bereksplorasi dan menari)
Seni rupa % meli*at, eksplorasi, membuat:men'ipta)
Pada 1aktu menonton pagelaran musik dan tari serta pameran seni rupa diperlukan
mematu*i tata tertib) /ata tertib perlu ditanamkan pada anak dengan beberapa 'ara,
antara lain%
memberikan pengertian agar tidak mengganggu pagelaranA
berbisik di telinga anak apabila ingin menyampaikan pesan, demikian sebaliknyaA
menyiapkan diri anak sebelum pagelaran dimulai agar menonton dengan perut terisi)
Kesadaran estetik seni adala* muara pendidikan seni yang dapat ditumbu*kan sejak
usia dini sesuai dengan perkembangan anak, antara lain melalui apresiasi seni)
Kesadaran estetika seni dipengaru*i faktor budaya, sosial ekonomi, pengaru* media
masa, dan kemampuan berpikir fleksibel)
Sumber buku Metode Pengembangan Seni Karya Pekerti, Widia dkk)
7A?/AE P&S/AKA
Widia Pekerti, dkk 5!!36, BMetode Pengembangan SeniD &ni2ersitas /erbuka, "akarta
Bambang Sujionao, dkk 5!!;6, BMetode Pengembangan ?isikD &ni2ersitas /erbuka,
"akarta
111)s'ribd)'om:))):Makala*9Metode9Pengembangan9Seni9Eupa, 0:!. !##, #$)+
111)youtube)'om:1at'*T2Z0HQ9@M,*s23, Pementasan /ari, 0:##:!##) #!,#!,!##
makassar)tribunne1s)'om:))):ada9pementasan9tari9kolosal9di9losari9pu)))
Atatan9'atatan %
7iposkan ole* El9?itri Hant di !)#
Kirimkan 8ni le1at EmailBlog/*is[Berbagi ke /1itterBerbagi ke ?a'ebookBagikan ke
Pinterest
>abel% 7iktat, Kulia*, Metode, Pengembangan, Seni
/idak ada komentar%
Poskan Komentar
Posting >ebi* Baru Posting >ama Beranda
>angganan% Poskan Komentar 5Atom6
>ink Penting
/es <P-S !#$
Sergur)Kemdiknas
Mengenai Saya
El9?itri Hant
>i*at profil lengkapku
<lassi' <lo'k
Arsip Blog
\ !#$ 5,6
\ September 5,6
PE=FEAM KEE"APESA-/EE- K8>A/EAMA7HA- #+$+ H)/AH&- )))
78K/A/ PAB
7iktat MK Metode Pengembangan Seni
>aporan PKP
Penggunaan Pu((le Hurup
7iktat Pelajaran PA8 Kelas 8] Sem #
Entri Populer
>aporan PKP
>AP=EA- PEMA-/APA- KEMAMP&A- PE=?ES8=-A> 5PKP6 PE-FF&-AA-
ME78A F&-/8-F &-/&K ME-8-FKA/KA- KEMAMP&A- M=/=E8K HA>&S A-AK
78 /K HA-)))
7iktat MK Metode Pengembangan Seni
78K/A/ MA/A K&>8AH ME/=7E PE-FEMBA-FA- SE-8
Penggunaan Pu((le Hurup
>AP=EA- PEMA-/APA- KEMAMP&A- PE=?ES8=-A>
5PKP6 PE-FF&-AA- A>A/ PEEAFA P&^^>E H&E&? &-/&K ME-8-)))
78K/A/ PAB
78K/A/ MA/A K&>8AH PE-A-FA-A- A-AK BEEKE>A8-A-
7iktat Pelajaran PA8 Kelas 8] Sem #
78K/A/ MA/A PE>A"AEA- PE-7878KA- AFAMA 8S>AM KE>AS 8] SEMES/EE #
=le* <AE>8M, S)Ag), M)M)Pd) -8P ) #.,.!+# #..3! # )))
5tanpa judul6
PE=FEAM KEE"A PESA-/EE- K8>A/ EAMA7HA- #+$ + H) /AH&- PE>A"AEA-
!#$:!#+ SMP -EFEE8 $ <8PA/A/ ">) PAB&EA- 7S) MA-7A)))
Berita
Apple
A-/AEA 9 Apple EarPods akan berfitur sensor denyut jantung
didukung ole*
Qideo Pa2orit
/emplate Pi'ture Windo1) Fambar template ole* 'star00) 7iberdayakan ole* Blogger)
/aman 8lmu
7engan adanya ilmu pengeta*uan, kita dapat terbantu untuk membuat sebua* karya
ilmia*)
Sabtu, $# Maret !#
PE-FEMBA-FA- ?8S8K M=/=E8K ME>A>&8 PEEMA8-A- KEEA/8?
PEEKEMBA-FA- ?8S8K
Perkembangan fisik berlangsung se'ara teratur, tidak se'ara a'ak)
Perkembangan bayi ditandai adanya peruba*an dari akti2itas yang tidak terkendali
menjadi suatu akti2itas yang terkendali) Adala* merupakan *al yang muda* untuk
mengamati akti2itas bayi yang tidak terkendali) lengan juga akan ikut bergerak9gerak)
Se'ara berangsur9angsur, bayi akan menjadi lebi* mampu
Pergerakan yang dilakukan se'ara sengaja dan terkendali juga akan teroganisir
ke dalam pola, seperti menarik dirinya persis sama denga posisi berdiri, melepaskan
tangannya, dan menggerakkan kaki untuk berjalan) Pola9pola ini kemudian beruba*
menjadi gerakan9gerakan anak dalam melakukan respons ter*adap berbagai stimulasi
yang berbeda)
A1alnya satu9satunya pili*an untuk mendapatkan mainan tersebut adala* dengan
berlari dan bergoyang9goyang) Seiring dengan perkembangan anak yang semakin
maju, maka proses merayap dan ak*irnya berjalan atau berlari akan menjadi suatu pola
bagi perkembangan fisik anak)_#`
Aspek Perkembangan ?isik
Apa saja peningkatandi dalam pertumbu*an dan perkembangan motorik yang mun'ul
pada anak9anak usia sekola* dan apa saja kebutu*an gi(i merekaT
W Perkembangan fisik pada masa kanak9kanak tenga* tidak se'epat pada masa
a1al)perbedaan yang besar mun'ul dalam tinggi dan berat
W Fi(i dan tidur yang tepat penting bagi pertumbu*an dan kese*atan yang normal)
W Karena perkembangan motorik meningkat, anak laki9laki dan anak perempuan
dalam masaa kanak9kanak tenga* dapat terlibat dalam kegiatan motorik yang lebi*
banyak
W Kegiatan 1aktu istira*at informal membantu mengembangkan keterampilan fisik
dan sosial) Permainan anak9anak9 laki9laki 'enderung lebi* bersifat fisik dan permainan
anak perempuan lebi* bersifat 2erbal)
W Sekitar #! persen permainan anak9anak sekola*, terutama anak laki9laki adala*
permainan keka'auan dan kekasaran
W Banyak anak, terutama anak laki9laki, terlibat dalam ola*raga kompetitif) Program
pendidikan jasmani se*arusnya mempunyai tujuan keterampilan dan kebugaran bagi
seluru* anak)_`
PEEKEMBA-FA- M=/=E8K
Bagaimana Perkembangan Motorik /erjadi%
Menurut Est*er /*elen 5 #..0 6, perkembangan motorik adala* proses berkelanjutan
dari interaksi antara bayi dan lingkungan) /*elen menunjuk refeks berjalan% gerakan
menginjak yang dibuat ole* -eonatus saat ereka dituntun dalam posisi berdiri dengan
kaki menyetu* lantai) Prilaku ini biasanya *ilang di bulan keempat) /idak sampai ak*ir
ta*un pertama, saat bayi mulai bersiap untuk belajar berjalan, gerakan itu mun'ul
kembali) Penjelasan biasanya adala* peruba*an kontrol kortikal % 'ara berjalan bayi
yang lebi* besar yang memang bertujuan dili*at sebagai kemampuan baru yang
men'erminkan perkembangan otak)) namun, menurut pengamatan t*elen, langka* bayi
baru la*ir melibatkan gerakan yang sama yang dibuat ole* neonatus saat berbaring dan
menendang) Mengapa melangka* ber*enti dan baru mun'ul kembali beberapa bulan
kemudian, sedangkan menendang terus adaT "a1abannya dala*, menurutnya, kaki bayi
menjadi tebal dan berat selama bulan9bulan a1al, tetapi belum kuat untuk memba1a
peningkatan berat 5 t*elen I fis*er, #.3,#.3$ 6) ?aktanya, saat bayi dipegang diair
*angat, yang membantu menyangga kaki mereka, langka* itu mun'ul kembali)
Kemampuan mereka untuk memproduksi gerakan tidak perna* beruba* 9 *anya
kondisi fisik dan lingkungan yang meng*alangi atau mendorongnya)
Menurut /*elen, kematangan saja tidak menjelaskan pengamatan tersebut) Bayi
dan lingkungan membentuk sistem yang saling ber*ubungan dan perkembangan
memiliki penyebab yang saling berinteraksi ) satu adala* moti2asi bayi untuk berbuat
sesuatu 5 misalnya mengambil mainan atau menuju posisi lain dari ruangan 6)
Karakteristik fisik dari bayi dan posisinya di setting tertentu 5 misalnya terbaring di
buaian atau dipegang berdiri di kolam renang 6 memberikan kesempatan dan *ambatan
yang mempengaru*i apaka* dan bagaimana bayi dapat men'apai tujuan) Pada
ak*irnya, solusi mun'ul saat bayi men'oba berbagai prilaku dan mengingat mana yang
paling efisien untuk menyelesaikan tugas tersebut) =tak yang sedang dalam proses
menuju kematangan tidak sepenu*nya bertanggung ja1ab dalam proses ini, melainkan
*anya sebagai kontributor)
Menurut /*elen, bayi normal mengembangkan keterampilan yang sama dengan
urutan yang sama karena mereka memang dibangun dengan 'ara sama dan memiliki
tantangan dan kebutu*an fisik yang sama) =le* karena itu, mereka pada ak*irnya
menemukan ba*1a berjalan lebi* efisien di bandingkan merangkak dalam kebanyakan
situasi) Hipotesis /*elen U ba*1a penemuan ini mun'ul dari setiap pengalaman bayi
dalam konteks tertentu9dapat membatu mmenjelaskan mengapa beberapa bayi belajar
untuk berjaan lebi* dulu dibandingkan dengan bayi lain)_$`
PE-FEE/8A- BEEMA8-
8ra1ati berpendapat ba*1a bermain adala* kebutu*an semua anak, terlebi* lagi
bagi anak9anak yang berada direntang usia $9, ta*un) Bermain adala* suatu kegiatan
yang dilakukan anak dengan atau tanpa mempergunakan alat yang meng*asilkan
pengertian dan memberikan informasi, member kesenangan, dan mengembangkan
imajinasi anak spontan dan tanpa beban) Pada saat kegiatan bermain berlangsung
*amper semua aspek perkembangan anak dapat terstimulasi dan berkembang dengan
baik termasuk didalamnya perkembangan kreti2itas) Pernyataan ini sejalan dengan
<atron dan Allen 5#...%#6 yang mengemukakan ba*1a bermain dapat memberikan
pengaru* se'ara langsung ter*adap semua area perkembangan) Anak9anak dapat
mengambil kesempatan untuk belajar tentang dirinya sendiri, orang lain, dan
lingkungannya) Selain itu, kegiatan bermain juga memberikan kebebasan pada anak
untuk berimajinasi, bereksplorasi, dan men'iptakan suatu bentuk kreati2itas) Anak9anak
memiliki moti2asi dari dalam dirinya untuk bermain, memadukan sesuatu yang baru
dengan apa yang teka* diketa*ui)_+`

PE-FEE/8A- KEEA/8Q8/AS
Kreati2itas merupakan suatu proses mental indi2idu yang mela*irkan gagasan,
proses, metode ataupun produk baru yang efektif yang bersifat imajinatif, estetis,
fleksibel, integrasi, suksesi, diskontinuitas, dan di2erensasi yang berdaya guna dalam
berbagai bidang untuk meme'a*kan suatu masala*)
Adapun proses kretif *anya akan terjadi jika dibangkitkan melalui masala* yang
mema'u pada lima ma'am perilaku kreatif, sebagaimana yang dipaparkan ole* Parnes
5dalam -ursito % !!!6 sebagai berikut %
a6 ?luen'y 5kelan'aran6, yaitu kemampuan mengemukakan ide yang serupa untuk
meme'a*kan suatu masala*)
b6 ?le@ibility 5kelu1esan6, yaitu kemampuan untuk meng*asilkan berbagai ma'am ide
guna meme'a*kan suatu masala* diluar kategori yang biasa)
'6 =riginality 5keaslian6, yaitu kemampuan memberikan respons yang unik atau luar
biasa)
d6 Elaboration 5keterperin'ian6, yaitu kemampuan menyatakan pengara*an ide se'ara
terperin'i untuk me1ujudkan ide menjadi kenyataan)
e6 Sensi2ity 5kepekaan6, yaitu kepekaan menangkap dan meng*asilkan masala*
sebagai tanggapan ter*adap suatu situasi)_0`
A) PE-FEE/8A- PEEMA8-A- KEEA/8?
8stila* Bpermainan kreatifD sebenarnya tidak menga'u pada tipe permainan,
tetapi pada pendekatan pembelajaran yang digunakan) Pendekatan permainan kreatif
digunakan sebagai dasar untuk meran'ang sebua* kurikulum yang disebut dengan
Bmodel kurikulum permainan kreatifD) Model ini a1alnya dikembangkan di &ni2ersitas
/ennessee, Kno@2ille pada ta*un #.30) Se'ara teoritis model ini berpijak pada teori
perkembangan "ean piaget, model pembelajaran konstruktif dan praktis pembelajaran
yang sesuai dengan perkembangan 5de2elopmentally appropriate pra'ti'e6 anak usia
dini yang dikeluarkan ole* -AE4<)
Kurikulum yang berbasis pada permainan dan menekankan pada pentingnya
perkembangan kreati2itas anak dan peranan permainan untuk membantu
perkembangan anak yang meliputi , aspek yang saling ber*ubungan, yaitu kepribadian,
emosi, kognisi, komunikasi, sosialisasi, dan keterampilan gerak motorik)
Model kurikulum permainan keratif merupakan model yang fleksibel, terbuka,
dan muda* digunakan ole* guru baik sejak usia bayi sampai usia anak /K atau untuk
berbagai tipe komunitas anak) Model ini memusatkan per*atian pada pengoptimalan
perkembangan anak melalui kegiatan yang terintegrasi, interaksi dengan lingkunga, dan
pendekatan permainan kreatif bagi anak untuk mempelajari lingkungannya)
Menurut Komite Kebijakan >aboratorium Perkembangan Anak 5#.306, seperti
yang dikutip <atron dan Allen, pengoptimalan perkembangan anak yang ingin di'apai
melalui permainan kreatif ini se'ara terperin'i meliputi %
#) -ilai diri dan keper'ayaan diri,
) Keper'ayaan, tanggung ja1ab dan kepedulian ter*adap sesama,
$) Hubungan interpersonal dan keterampilan berkomunikasi yang efektif,
+) Kemampuan untuk bersikap:berpikir se'ara mandiri dan mengembangkan kontrol
diri,
0) Keterampilan untuk mengemukakan gagasan dan perasaannya,
,) Pema*aman dan pengelolaan informasi tentang lingkungan fisik dan sosialnya,
;) Pemerole*an dan penggunaan keterampilan untuk meme'a*kan masala*,
3) Easa ingin ta*u tentang dunia sekitarnya dan rasa nyaman dalam belajar dan
bereksplorasi)
"adi pendekatan permainan kreatif ini akan mengasa* kemampuan anak terutama
dalam menumbu*kan optimisme dan aktualisasi diri anak) Pendekatan ini juga akan
mengasa* anak untuk men'iptakan gagasan dalam lingkungan yang sportif dan
menjelaja*i dinamika kreti2itas dalam lingkungan yang aman dan menyenangkan
baginya)
Pendekatan permainan kreatif juga ber*ubungan erat dengan potensi kretif yang
dimiliki tiap anak) Menurut /egano 5#..#6, seperti yang dikutip ole* <atron dan Allen
dalam bukunya Early <urri'ulum, A <reati2e Play Model, potensi kreatif anak dapat
dili*at dari dua sisi, yaitu karakteristik kognitif dan kepribadian)
Karakteristik kognitif yang men'erminkan kreati2itas tersebut meliputi %
#) ?antasi, yang biasanya dikembangkan saat anak bermain sosiodrama atau bermain
pura9pura,
) Berpikir di2ergen, yaitu dengan mun'ulnya beragam tanggapan, pertanyaan dan
gagasan anak,
$) Easa ingin ta*u, yang meliputi bertanya, menyelidiki dan menguji 'oba sesuatu,
+) Berpikir metaforik, yaitu mampu meng*asilkan atau mengola* sesuatu menjadi
suatu *al yang baru)
Sedangkan karakteristik kepribadian yang men'erminkan kreti2itas meliputi %
#) Karakter kreatif, yaitu muda* menyesuaikan diri, daya ta*an tinggi, keterlibatan
yang tinggi dalam kegiatan dan tidak muda* putus asa,
) /idak terikat dengan kela(iman:kon2ersi yang berlaku, dimana anak berorientasi
pada sesuatu yang asli, baru, dan lu1es,
$) Berani mengambil risiko, yaitu kemauan untuk menerima tantangan atau mengambil
resiko kesala*an,
+) Moti2asi tinggi, sebagai pendorong dan kontrol diri internal)_,`
B) BEEMA8- PEEMA8-A- KEEA/8? BAF8 PE-FEMBA-FA- ?8S8K M=E=/8K
Permainan kretif akan membantu berbagai aspek perkembangan anak) Sala*
satunya adala* perkembangan fisik motorik anak) Permainan kretif akan mendorong
kebutu*an anak untuk se'ara aktif berinteraksi dan terlibat dengan lingkungan fisiknya)
Sejak bayi, anak mulai mempelajari dunia sekitarnya mulalui sensori motornya) Kegiatan
ini akan terus berkembang seiring dengan kematangan dan keterampilan dari berbagai
fungsi tubu*nya)
>ingkungan bermain yang tebuka dan menantang motorik anak akan mema'u
perkembangan dari gerakan lokomotor 5yaitu gerakan anak untuk berpinda* dari satu
tempat ketempat lain6 nonlokomotor anak 5yaitu gerakan dilingkungannya tanpa
berpinda*9pinda*6) Kegiatan bermain manipulati2e dengan berbagai alat permainan
yang makin rumit juga akan mengembangkan motorik *alus anak, terutama dalam
koordinasi mata9tangan atau mata9kaki)
Melalui permainan kreatif, anak berkesempatan untuk memperkaya gerakan9
gerakannya) Berbagai gerakan dengan sensori mortor, tangan, kaki, kepala atau bagian
tubu*nya yang lain melibatkan baik otot besar maupun otot ke'il anak se*ingga
memungkinkan anak untuk se'ara penu* mengambangkan kemampuan fisik9
motoriknya)
Singkatnya, permainan kreatif akan mendukung perkembangan fisik motorik
anak dalam beberapa aspek, sebagai berikut %
#) Koordinasi mata dengan tangan atau mata dengan kaki, meliputi kegiatan
menggambar, menulis, memanipulasi atau memainkan objek, lati*an ingatan 2isual,
melempar, menangkap, menendang, dll)
) Keterampilan gerakan lokomotor, meliputi berjalan, melompat, melon'at, berlari,
berguling, merayap dan merangkak)
$) Keterampilan gerakan nonlokomotor, meliputi duduk, berdiri, melambaikan tangan,
*adap kanan9kiri, merentangkan tangan, membungkuk, jongkok, dll)
+) Pengelolaan dan pengendalian tubu*, meliputi pema*aman akan fungsi tubu*nya,
pema*aman tentang jarak, irama, keseimbngan, kemampuan untuk melalui atau
mengak*iri gerakan dan melaksanakan perinta*) Kegiatan yang dapat dilkukan,
misalnya berjalan diatas papan titian, mengikuti jejak, senam irama, mengukur jarak
dengan melangka* atau melompat, lomba lari)_;`
<) "E-8S 7A- K>AS8?8KAS8 BEEMA8- KEEA/8?
7alam mengembangkan program kegiatan bermain, *al paling penting yang
tidak dapat diabaikan adala* memili* akti2itas yang dapat mempertinggi pertumbu*an
anak dalam seluru* aspek perkembangannya melalui kegiatan bermain bebas, kreatif,
efektif, dan menyenangkan)
<osby dan sa1yer 5#..0%306 menyatakan ba*1a permainan se'ara langsung
mempengaru*i seluru* area perkembangan anak dengan memberikan kesempatan bagi
anak untuk belajar tentang dirinya, orang lain, dan lingkungannya) Permainan
memberikan anak9anak kebebasan untuk berimajinasi, menggali potensi diri:bakat dan
untuk berkreati2itas) Moti2asi bermain pada anak mun'ul dari dalam diri mereka sendiri,
mereka bermain untuk menikmati akti2itas mereka, untuk merasakan ba*1a mereka
mampu, dan untuk menyempurnakan apa saja yang tela* ia dapat, baik yang tela*
mereka keta*ui sebelumnya ataupun *al9*al yang baru)
Adapun jenis permainan yang dapat dikembangkan di dalam program kegiatan
bermain anak usia dini dapat digolongkan ke dalam berbagai jenis permainan seperti
dikemukakan ole* "efree, M')<onkey, dan He1son 5#.3+%#09#6 iala* permainan
eksploratif 5e@ploratory play6, permainan dinamis 5energeni' play6, permainan dengan
keterampilan 5skillful play6, permainan sosial 5so'ial play6, permainan imajinatif
5imaginati2e play6 dan permainan teka9teki 5pu((le9out play6) Keenam penggolongan
tersebut pada dasarnya saling terintegrasi satu dengan lainnya se*ingga dalam
penerapannya mungkin saja sala* satu permainan dapat mengembangkan jenis
permainan yang lainnya) "ustru keterpaduan diantaranya akan menjadi daya tarik
tersendiri bagi anak saat melakukan permainan tersebut)
Selain permainan diatas, untuk lebi* memfokuskan pada permainan kreatif yang
dikembangkan maka merujuk pada paparan >opes dalam tulisannya yang berjudul
B<reati2e Play Helps <*ildren Fro1D, menyatakan ba*1a permainan kretif dapat
diklasifikasikan sebagai berikut %
a) Kreasi ter*adap objek 5obje't 'reation6 berupa kegiatan bermain dimana anak
melakukan kreasi tertentu ter*adap suatu objek)
b) <erita bersambung 5'ontinuing story6 berupa kegiatan bermain dimana guru melalui
a1al sebua* 'erita dan setiap anak menamba*kan 'erita selanjutnya bagian perbagian
seperti 'erita dengan menggunakan buku besar)
') Permainan drama kreatif 5'reatu2e dramati' play6 berupa permainan dimana anak
dapat mengekspresikan diri melalui peniruan ter*adap tingaka* laku orang, *al ini dapat
membuat mereka mema*ami dan meng*adapi dunia seperti bermain dokter9dokteran)
d) Ferakan kreatif 5'reati2e mo2ement6 berupa kegiatan bermain yang lebi*
menggunakan otot9otot besar seperti permainan aku seorang pemimpin dimana seorang
anak melakukan gerakan tertentu dan anak lain mengikutinya:berpantomim atau
kegiatan membangun dengan pasir, lumpur, dan atau tana* liat)
e) Pertanyaan kretif 5'reati2e Guestioning6 yang ber*ubungan dengan pertanyaan
terbuka, menja1ab pertanyaan dengan sentu*an pan'a indra, pertanyaan tentang
peruba*an, pertanyaan yang membutu*kan beragam ja1aban, dan pertanyaan yang
ber*ubungan dengan suatu proses atau kejadian)
Sementara itu, Britton 5#..%9$6 yang mengkaji kembali teori yang dikemukakan ole*
Mentessori mengungkapkan ba*1a dalam pengembangan kurikulum bagi anak usia dini
diperlukan pengembangan beberapa area, yaitu yang ber*ubungan dengan
keterampilan *idup 5pra'ti'al life6, pelati*an sensorik 5sensorial training6, ba*asa
5language6, matematika 5mat*emati'6, dan pelati*an budaya .'ultural training6)
Pelaksanaan keempat area tersebut sangat bergantung pada periode sensiti2e dan
ketertarikan yang dialami ole* masing9masing anak)
Apabila merujuk pembagian material ppermainan bagi anak usia dini menurut Bronson
5#..0%#9#+6 dibagi menjadi empat pengelompokkan, yaitu, alat bermain permainan
sosial dan fantasi 5so'ial and fantasi play materials6, alat permainan eksplorasi dan
keterampilan 5e@ploration and masrety play materials6, alat permainan gerak, musi' dan
seni 5musi', art and mo2ement materials6, serta alat permainan motorik kasar 5gross
motor play materials6)
Klasifikasi kegiatan bermain kreatif yang diterapkan berikut ini merupakan gabungan
dari pendapat diatas, yaitu%
a) Kreasi ter*adap objek 5obje't 'reation6 yang dapat diidentikkan dengan permainan
keterampilan 5skillful play6)
b) Permainan dalam 'erita bersambung 5'ontinueing stori6 yang dapat diidentikkan
dengan permainan sosial 5so'ial play6)
') Bermain drama kreatif 5'reati2e dramati' play6) 4ang dapat diidentikan dengan
permainan sosial dan imajinatif 5so'ial and imajinatif play6, permainan gerak kreatif
5'reati2e mo2ement6 yang dapat diidentikan dengan permainan eksploratif dan energik
5e@ploratory and energeti' play6, serta
d) Permainan melalui pertaanyaan kreatif 5'reati2e Guestioning6 yang dapat
diidentikan dengan permainan teka9teki 5pu((le it9out play6)_3`
7) PEEA-A- F&E& 7A>AM PEEMA8-A- KEEA/8?
Bermain merupakan sarana bagi anak untuk mengungkapkan kreati2itasnya)
Melalui bermain anak9anak dapat menganalisis berbagai situasi atau benda dan
men'oba menemukan 'ara baru untuk menatanya kembali) Misalnya saat bermain
bongkar pasang dengan balok9balok, anak bisa membuat bentuk mer'usuar, kemudian
dibongkar lagi membuat sebua* tero1ongan ba1a* tana*, dibongkar lagi lalu membuat
gedung perkantoran, dan seterusnya) Anak juga dapat menemukan fungsi baru yang
berbeda dari suatu benda yang tidak biasanya, misalnya kursi dibalikkan untuk dijadikan
kuda9kudaan) Anak juga dapat menjalin *ubungan baru dengan teman9temannya yang
sermula tidak dia kenal) Bermain juga merupakan sarana bagi anak untuk berpantasi
dan berimajinasi yang akan membantunya menemukan gagasan baru, misalnya
seandainya aku bisa terbang, apa yang akan ku lakukan T seandainya aku bisa
berbi'ara dengan semut, apa saja yang akan di'eritakan semut itu pada ku)T)
Setiap anak dapat menjadi kreatif) Mereka mempunyai moti2asi yang kuat untuk
menunjukkan gagasan9gagasan barunya atau *asil 'iptaannya) Maka,saat anak9anak
bermain bebas guru semestinya dapat menumbu*kan keper'ayaan atau kemauan anak
agar berani berekspresi atau menjelaskan gagasan barunya pada teman atau gurunya)
Kreati2itas merupakan kun'i untuk meredam berbagai konflik yang terjadi pada
anak) 7alam pola ke*idupan masyarakat modern sekarang ini yang 'enderung
indi2idualis, perlu dikembangkan 'ara9'ara baru dalam meredam konflik pada anak yang
semakin beragam) Melalui bermain dengan teman sebaya, anak dapat menemukan 'ara
baru yang efektif untuk mulai berkomunikasi), jau* lebi* muda* dari pada meminta anak
untuk berkomunikasi se'ara 2erbal dalam suasana yang formal) Furu perlu memberikan
rangsangan pada anak dengan berbagai pertanyaan dan penjajagan berbagai upaya
agar anak terbiasa menggunakan pemikiran kreatif dan kebebasan berekspresi)
Beberapa pertanyaan yang dapat diajukan guru, misalnya, bagaimana kita dapat
membuat mobil9mobilan dari kardus aGua ini dengan lebi* baikT Adaka* manfaat lain
dari kaleng bekas susu ini selain untuk tempat bungaT Apa yang akan kamu buat
sebagai *adia* *ari ulang ta*un ibumuT)
Furu memegang peranan penting dalam proses kretif saat anak9anak bermain)
Furu di*arapkan mempunyai kepekaan yang tinggi untuk tidak membuat anak9anak
YngambekV di teng*9tenga* proses kreatif mereka) Kadang anak9anak terlalu sering
diara*kan dan diatur tentang apa yang *arus mereka lakukan se*ingga membuat
mereka putus asa untuk men'oba sesuatu dengan 'aranya sendiri yang unik) Furu
semestinya pa*am kapan saatnya membiarkan pembelajaran kreati2itas tetap berjalan
dan bagaimana menjaga supaya pemikiran dan gagasan anak tetap lan'ar mengalir)
Beberapa kiat yang dapat digunakan guru untuk memoti2asi proses kreatif pada
anak9anak)
#) Furu perlu menanggapi dan meng*argai setiap pertanyaan anak meskipun
pertanyaan tersebut ane*, unik, atau tidak la(im)
) Furu perlu mengembangkan kesempatan bagi anak untuk melakukan berbagai
kegiatan dengan inisiatif sendiri)
$) Anak9anak perlu ta*u ba*1a gagasan9gagasan mereka menarik dan bernilai)
+) Furu perlu belajar untuk tidak terkaget9kaget dengan solusi atau gagasan yang
tidak la(im yang dikemukakan anak)
0) Anak9anak mestinya dapat melakukan pemikiran kreatif dalam suasana yang Ybebas
*ukumV)
,) Furu perlu mema*ami betul ba*1a proses kreatif yang ada dalam pikiran anak
lebi* penting dari pada kegiatan yang *arus dilakukan anak)
;) Setiap anak memiliki kapasitas untuk menjadi kreatif dan guru bertanggung ja1ab
untuk memfasilitasi perkembangan kreati2itas anak, terutama kreati2itas indi2idual yang
mungkin tampak unik dibandingkan dengan anak9anak lainnya)
3) Pengara*an dari guru akan memoti2asi anak untuk meninjau ulang gagasannya)
.) Furu selayaknya meng*indari penilaian yang terlalu dini ter*adap gagasan baru
dari anak)
#!) Kuantitas kreati2itas yang terus9menerus lambat laun akan meng*asilkan kualitas)_.`
E) /&"&A- BEEMA8- KEEA/8?
Pada dasarnya bermain kreatif ini memiliki tujuan utama, yakni pemeli*araan
perkembangan atau pertumbu*an optimal anak usia dini melalui pendekatan bermain
yang kreatif, interaktif, dan terintegrasi dengan lingkungan bermain anak) Penekanan
dari bermain kreatif adala* perkembangan kreti2itas dari anak9anak, semua anak usia
dini memiliki potensi kreatif tetapi perkembangan kreati2itas sangat indi2idual dan
ber2ariasi antar anak yang satu dengan anak yang lainnya 5<atron dan Allen, #...%#,$6)
Menurut Piaget bermain kreatif terjadi pada ta*ap praoprasional yang
berlangsung pada usia antara 9; ta*un) Pada usia ini anak memiliki gambaran ji1a dan
mampu mengakui dirinya serta dapat menggunakan simbol, 'onto* dari penggunaan
symbol tersebut adala* bermain kreatif ) melalui kegiatan memanipulasi simbol seorang
anak akan berpikir dasar) Selain itu, Piaget juga mengemukakan ba*1a bermain kreatif
dapat dilakukan dengan bermain kata, menggambar, dan menulis kata)
Elkonis sala* seorang murid dari Qygotsky mengambarkan empat prinsip
bermain kreatif, yaitu %
#) 7alam nermain anak mengembangkan system untuk mema*ami apa yang sedang
terjadi dalam rangka men'apai tujuan yang lebi* kompleks,
) Kemampuan untuk menempatkan perspektif orang lain melalui aturan9aturan dan
menegosiasikan aturan bermain,
$) Anak menggunakan replika untuk menggantikan objek nyata, lalu mereka
menggunakan objek baru yang berbeda) Kemampuan menggunakan simbol termasuk
didalam perkembangan berpikir abstrak dan imajinasi,
+) Ke*ati9*atian dalam bermain mungkin terjadi karena anak perlu mengikuti aturan
permainan yang tela* ditentukan bersama teman9temannya)
&ntuk mendukung keempat *al tersebut, seorang anak dapat melakukan kegiatan
bermain yang situasinya merupakan k*ayalan anak tersebut atau yang biasa disebut
dengan bermain sosiodrama, bermain pura9pura atau bermain drama)
Bermain kreatif adala* saat seorang anak se'ara langsung melibatkan dirinya dalam
sebua* kegiatan atau permainan yang meng*aruskan mereka untuk berpikir dalam 'ara
yang tidak mempertimbangkan norma serta memusatkan diri pada sesuatu dalam
permainan itu dan berkata Bli*at aku dapat membuatnya C)D) adapun 'ara9'ara untuk
memperkuat kreati2itas pada anak adala* melonggarkan kontrol, menjaga
kelangsungan, memberi toleransi ter*adap ketidakta*uan, membuat lingkungan yang
kreatif, meren'anakan dan meme'a*kan masala* , serta mena1arkan bukan menekan)
_#!`
?) K&E8K&>&M BEEMA8- KEEA/8? 7A>AM PE-FEMBA-FA- ?8S8K M=/=E8K
Berdasarkan pendapat 7ogde dan <olker 5!!!%09#!6, filosofi kurikulum bermain
kreatif didasarkan pada + pertanyaan, yaitu bagaimana anak membangun kemampuan
so'ial dan emosional, bagaimana anak belajar untuk berpikir, bagaimana anak
mengembangkan kemampuan fisik, serta bagaimana anak berkembang melalui budaya)
Berikut uraiannya %
a) Anak membangun kemampuan sosial dan emosional
Berdasarkan pendapat Erikson dalam 7ogle dan <olker 5!!!%09#!6 dan sejalan
dengan pendapat 71oret(ky 5#..,%$$.6 yakni ba*1a perkembangan sosial9emosional
yang penting untuk dikembangkan dan *arus dipelajari ole* anak adala* rasa per'aya,
kemandirian dan inisiatif)
Pada rentang usia dini terdapat tiga dari delapan ta*apan yang *arus dipelajari,
yaitu 5#6 rasa per'aya ter*adap lingkungan luar dari anak 5to trusts ot*ers t*eir families6,
56 kemandirian dan pengendalian diri 5to gain independen'e and self 'ontrol6, dan 5$6
mengambil inisiatif serta belajar berprilaku yang dapat diterima ole* kelompok sosial 5to
take initiati2e and assert t*emsel2esin so'ial a''eptable 1ays6)
b) Anak belajar untuk berpikir
Piaget dalam Santro'k 5!!%$!36berpendapat ba*1a proses belajar sebenarnya terdiri
dari tiga ta*apan, yakni asimilasi, akomodasi, dan eGuilibrasi 5penyeimbangan6) Proses
asimilasi adala* proses penyatuan informasi baru kestruktur kognitif yang suda* ada
dalam benak anak) Akomodasi adala* penyesuaian struktur kognitif kedalam situasi
yang baru) EGuilibrasiadala* penyesuaian antara asimilasi dan akomodasi)
') Anak mengembangkan kemampuan fisik
Kurikulum bermain kreatif pada anak usia dini *arusla* dapat mengembangkan
kemampuan motorik, baik itu motorik *alus 5fine motor6 ataupu motorik kasar 5gross
motor6) Motorik *alus adala* akti2itas gerak yang melibatkan otot ke'il, seperti
meremas, menggenggam, memegang, sampai ak*irnya anak mampu men'oret,
menggembar, melukis, dan menulis) Sedangkan motorik kasar ada* akti2itas gerak
tubu* yang melibatkan otot9otot besar seperti merayap, berguling, merangkak, duduk,
berdiri, berjalan, lari, lompat, dan berbagai akti2itas menendang serta akti2itas
menendang serta akti2itas melempar dan menangkap)
d) Anak berkembang dipengaru*i budayanya
Kurikulum bermain kreatif pada anak usia dini *arusla* disesuaikan dengan lingkungan
dan budaya dimana anak itu berasal se*ingga ketika proses pembelajaran terjadi anak
tidak merasa asing dengan materi yang diajarkan ole* gurunya) Selain itu, kemampuan
untuk mengembangkan potensi yang pada anak juga sangat tergantung pada interaksi
sosial anak dengan lingkungan sekitarnya) Artinya apa yang dibelajarkan guru sesuai
dengan situasi dan kondisi serta kebutu*an anak se*ingga dapat segera diterapkan
dalam ke*idupan se*ari9*ari) Bermain mempengaru*i pikiran, mental, kematangan
emosional, dan perkembangan ji1a anak9anak) Bermain menyediakan kesempatan
untuk mela*irkan ide9ide dan memperluas kemungkinan untuk mela*irkan ide9ide baru
yang kemudian diuji 'obakan dalam suasana yang tidak kondusif untuk
mengembangkan kemampuan meme'a*kan masala*)_##`
Pada pembelajaran di /K, permainan kreatif untuk mengembangkan fisik9motorik anak
dapat dilakukan setidaknya melalui $ jenis kegiatan bermain, yaitu lati*an 5pra'ti'e
play6, bermain simbolik 5symboli' play6, dan perlombaan dengan aturan 5games 1it*
ruler6)
#) >A/8HA-
"enis permainan ini banyak digunakan untuk bayi atau anak diba1a* usia tiga ta*un)
-amun kegiatan ini juga tetap dapat dilakukan anak /K dengan memper*atikan tingkat
kesulitannya) Bentuk kegiatan lati*an ini sangat ber2ariasi dan dilakukan dalam suasana
yang menyenangkan se*ingga anak9anak selalu tertarik untuk men'oba dan
men'obanya lagi) Kegiatan yang dapat dilakukan, misalnya mengajak anak belajar
berjalan, merangkak, menyediakan berbagai benda disekitar anak dengan 1arna dan
bentuk ber2ariasi untuk diselidiki dengan sensori motornya, mengajak anak memanjat,
berlari atau menari) Permainan dengan pu((le dan ran'ang bangun balok se'ara
seder*ana juga dapat diberikan pada anak usia ini, sebagai persiapan untuk
membantunya menuju keta*ap permainan berikutnya, yaitu bermain simbolik)
) PEEMA8-A- S8MB=>8K
Permainan simbolik banyak dilakukan saat anak berusia 9; ta*un, yang terbagi dalam
ta*ap, yaitu bermain pura9pura untuk anak usia 9+ ta*un dan bermain drama untuk
anak usia +9; ta*un)
Barmain drama untuk anak /K bisa berlangsung sangat singkat, bisa juga berlangsung
lama atau berulang kali bila anak sangat tertarik) 7rama merupakan sala* satu proses
belajar yng paling intim dan personal) Bukan drama formal dengan para pemain yang
sibuk meng*afalkan teks skenario, memerlukan beberapa kali lati*an untuk bisa tampil
maksimal dipanggung atau dilengkapi dengan kostum, tata panggung atau rias 1aja*)
Pengertian drama seperti itu jau* dari drama yang diinginkan di /K)
Bermain drama akan memberikan kesempatan pada anak untuk mengeksplorasi peran
dan kemampuannya tanpa takut akan kegagalan) Anak9anak dapat memerankan
berbagai toko* dalam 'erita yang disukainya dengan menggunakan berbagai media,
seperti boneka, kostum, topeng, sekaligus memperlan'ar keterampilan berkomunikasi
2erbalnya dan penggunaan fungsi motoriknya yang lain) Permainan drama ini, sangat
bermanfaat untuk mengembangkan pengandalian gerakan tubu*) Misalnya, bagaimana
selayaknya bergerak dan berbi'ara saat pura9pura jatu* tersandung batu atau saat
menjemur pakaian atau saat panik meng*indari tsunami, dll) Melalui berbagai skenario
peran yang ia jalani, anak mempunyai kesempatan untuk bereksplorasi dengan tubu*,
ji1a dan emosinya) "adi, se'ara fisik anak akan semakin terampil dalam menggunakan
berbagai fungsi tubu*nya)
Melalui permainan drama ini anak juga akan meningkat rasa per'aya diri ter*adap
kemampuan fisiknya dan berkesempatan untuk mengekspresikan kreati2itasnya)
Berbagai berakan tubu* yang dilakukan saat bermain lambat laun akan meningkat
se*ingga anak mampu meng*asilkan gerakan tubu* yang inda* dan benar) Misalnya,
dari gerakan menirukan kupu9kupu, lalu anak mampu menari kupu9kupu dengan
gerakan yang inda*) /entu ini akan meningkatkan rasa per'aya diri anak) 7engan bekal
keper'ayaan diri tersebut anak semakin terdorong untuk berkreasi dengan gerakan9
gerakan lain yang belum ia kuasai) 8a mempelajarinya, lalu menguasai gerakan baru
tersebut se*ingga keper'ayaan dirinya makin bertamba* begitula* seterusnya) Furu
yang pandai menyemangati dan memberikan rasa aman pada anak akan membuat
anak terlibat dengan gerakan motorik yang lebi* intens saat bermain)
Ada beberapa bentuk permainan drama %
#) Stori play 5bermain 'erita6 %
Melalui 'erita, anak dapat bermain dengan berbi'ara atau melakukan gerakan sesuai
kata9kata yang ada dalam 'erita)
) Eole9situation play 5 bermain situasi9peran6 %
Berbagai pengalaman se*ari9*ari dapat diangkat dalam jenis permainan ini) Anak9anak
dapat berdiskusi dengan guru untuk meran'ang skenario 'erita yang akan digunakan
untuk bermain) Skenario 'erita untuk bermain situasi peran ini sangat memerlukan
imajinasi dari peran'angnya supaya gerakan yang dilakukan anak9anak dapat
ber2ariasi, menyenangkan dan tidak memba*ayakan)
Bermain drama situasi9peran dapat dilakukan dengan 'ara mimeti' atau permainan
meniru kegiatan9kegiatan yang suda* dikenal tanpa peralatan apa pun) Mimeti' ini
menumbu*kan imajinasi anak9anak untuk dapat melakukannya) Misal, menangkap
kupu9kupu, memotong kayu, memanjat dingding, dll)
$) <reati2e r*yt*ms9dramati' play 5bermain drama dengan irama kreatif6 %
"enis permainan ini melibatkan gerakan motorik yang 'ukup sulit bagi anak karena
selain bergerak anak juga *arus mempunyai pendengaran yang tajam agar gerakannya
sesuai dengan irama yang dimainkan) 8rama kretif dalam permainan ini dapat dipili* dari
yang termuda*, yaitu irama bebas 5free r*yt*ms6, irama teridentifikasi 5identifi'ation
r*yt*ms6 atau drama berirama 5dramati' r*yt*ms6)
Saat bermain dengan irama bebas, tiap anak a1alnya diperbole*kan untuk menanggapi
gerakan sesuai keinginannya saat dia mendengarkan irama yang dimainkan) "ika ada
anak yang tidak bergerak meskipun irama suda* dimainkan maka guru perlu
memberinya moti2asi agar anak tersebut mau mengembangkan kemampuan
motoriknya) Kadang9kadang, perinta* singkat untuk gerakan tertentu diperlukan untuk
mengenalkan berbagai kosep gerakan atau mimik muka, seperti posisi, 1aktu, daya,
tubu*, dan ekspresi 1aja*) -amun demikian, interprestasi dalam berbagai perinta*
gerakan tersebut tetap dapat dilakukan ole* anak)
Beberapa konsep yang dapat dikombinasikan dalam irama bebas sebagai berikut %
a) Konsep posisi, yaitu tinggi renda*, besar ke'il, dan lain lain) Perinta* yang dapat
dilakukan, misalnya maju kedepan, mundur kebelakang, berjalan lurus, berbelok, jalan
(ig(ag, lon'at keatas, kepala tunduk keba1a*, jongkok berdiri)
b) Konsep 1aktu, yaitu 'epat lambat, lama, singkat, diper'epat, diperlambat, dan lain9
lain) Misalnya anak diminta berjalan dengan tempo lambat, makin lama makin 'epat
se*ingga ak*irnya, seperti berlari ditempat)
') Konsep daya, yaitu diam9bergerak, berpinda*9ber*enti, banyak9sedikit, berat9ringan,
kuat9lema*, bertamba*9berkurang, gerakan kuatUgerakan lembut, dll) Misalnya, gerakan
kedua tangan diangkat keatas didepan 1aja*, seperti orang sedang berdoa, lalu
bersama9sama tangan diturunkan sampai keposisi di samping tubu*) Ferakan ini dapat
terus diperkuat tekanannya sampai seola*9ola* sedang menimba air yang berat atau
dengan gerakan lomba lari patung, yaitu meminta anak9anak untuk berlari dengan ara*
bebas, namun *arus langsung ber*enti saat guru memberi aba9aba YstopV,dan mulai
berlari lagi saat ada aba9aba lari, begitu seterusnya)
d) Konsep komposisi tubu*, yaitu sendirian, berpasangan, misalnya bersilangan, dll)
Ferakan ini merupakan bekal untuk gerakan menari)
e) Konsep ekspresi 1aja*, yaitu mara*, sedi*, ke'e1a, takut, ber*arap, malas,
lemas, serius, lela*, gembira, dll)
f) "enis permainan drama dengan irama kreatif yang kedua adala* irama identifikasi,
yaitu menirukan gerakan atau menggunakannya untuk bergerak dari binatang, tanaman,
kejadian, benda atau orang yang suda* diketa*ui anak diikuti dengan irama atau lagu
tertentu) 7isekeliling kita banyak sekali gerakan yang bisa dijadikan sebagai sumber
inspirasi, misalnya berbagai jenis binatang yang *idup di darat, laut, atau udara,
berbagai profesi pekerjaan, berbagai alat permainan anak, berbagai permainan
tradisional, alat transportasi, berbagai ma'am pertunjukan di sirkus)
g) "enis gerakan berirama yang ketiga dan yang paling sulit adala* drama berirama,
yang biasanya lebi* dikenal dengan sebutan operet) 7alam geraka ini suda* ada alur
'erita tertentu yang disiapkan, tetapi semua alur tersebut dilakukan melalui serangkaian
gerakan berirama yang kadang9kadang diselingi nyanyian, bukan kata9kata u'apan
biasa) 7alam operet ini guru perlu menjelaskan alur 'erita yang diinginkan dan
mempersila*kan anak untuk terlebi* dulu men'oba menginterprestasikan gerakan yang
sesuai) "adi, diusa*akan gerakan mun'ul dari anak, bukan 'onto* dari guru) "ika anak
merasa kesulitan menginterprestasikan gerakan tertentu, baru guru membantunya) Furu
juga perlu memberikan masukan agar gerakan anak selaras dengan musik:lagu yang
dimainkan)
$) PEE>=MBAA-
"enis permainan pelombaan biasanya dilakukan saat anak berusia ;9# ta*un, namun
juga dapat dilakukan untuk anak usia /K) "ika perlombaan akan diterapkan untuk anak
/K maka ada rambu9rambu yang *arus diper*atikan, yaitu berikut ini%
a) Mengenalkan perlombaan dengan penerapan aturan se'ara berta*ap dan
membebaskan pada anak untuk terlibat atau tidak terlibat dalam lomba) "adi, guru tidak
meng*aruskan setiap anak ikut lomba)
b) Memili* jenis perlombaan yang gembira, aturannya lu1es dan memperbole*kan
anak untuk memodifikasi aturan supaya mereka mau aktif terlibat dalam perlombaan)
') Memili* beragam perlombaan yang mengembangkan berbagai tingkatan
perkembangan keterampiln motorik dan lebi* menekankan pada tantangan dalam
perlombaan itu, bukan untuk men'ari siapa yang yang menang atau siapa yang kala*)
Berbagai perlombaan dalam ola* raga dapat diran'ang ole* guru) 7alam *al ini guru
perlu mempertimbangkan *al, pertama, Pengelolaan perlombaan yang sesuai dengan
perkembangan anak) &ntuk anak usia /K perlombaan berlari, menendang dan
menangkap suda* memenu*i kegiatan yang membutu*kan keseimbangan dan
koordinasi mata dengan tangan atau mata dengan kaki) Kedua, tidak mementingkan
aspek persaingan dalam perlombaan tersebut, tetapi lebi* mementingkan
kerjasama:kooperatif) Persaingan biasanya akan menimbulkan rasa frustasi bagi anak
yang kala* atau kebanggaan yang berlebi*an sebagai seorang YbintangV bagi yang
menang) Sedangka perlombaan kooperatif 5 'ooperati2e play 6 akan memungkinkan
setiap anak menjadi pemain dengan 'ara bekerjasama, tanpa dibebani kek*a1atiran
tentang nilai atau menang9kala*) Bentuk perlombaan kooperatif ini, misalnya dengan
lomba bermain balok, bermain drama, menari atau senam se'ara berkelompok)
Berbagai permainan tradisional yang mengandung nilai persaingan pun dapat
dimodifikasi untuk lebi* diara*kan pada permainan kooperatif yang menyenangkan)
Setela* kita mengeta*ui jenis permainan kreatif yang dapat dilakukan untuk
mengembagkan fisik9motorik anak maka untuk meran'ang sebua* permainan yang
sesuai perlu di per*atikan petunjuk9petunjuk berikut ini%
a) Menyediakan lingkungan yang memungkinkan anak untuk bebas men'oba dan
menjelaja*i berbagai benda, kegiatan maupun peralatan)
b) Mengorganisasikan lingkungan di dalam dan luar kelas untuk memberikan
kesempatan pada anak mengembangkan keterampilan motoriknya melalui permainan
simbolis)
') Membiarkan anak untuk bergabung dalam perlombaan se'ara berkelompok saat
perkembangan mereka suda* siap, dari pada meng*aruskan mereka untuk ikut dalam
sebua* lomba atau ola* raga) "ika anak suda* tertarik untuk bergabung dalam sebua*
grup lomba, utamakan perlombaan yang mengasa* kemampuan meme'a*kan
masala*, kreati2itas, dan kerja sama dari pada perlombaan yang berpaku pada aturan
atau mengutamakan persaingan)
d) Mendorong anak untuk menguji keterampilan motoriknya dalam suasana yang
membantu anak untuk men'apai keber*asilan sesuai tingkat perkembangan
keterampilan motoriknya)
e) Membantu anak membangun kesan diri yang positif tentang perkembangan fisik
motoriknya dengan 'ara meren'anakan kegiatan yang sesuai dengan tingkatan
keterampilan dan minatnya) Hendaknya guru tidak memberikan permainan yang terlalu
muda* atau terlalu sulit bagi anak) Permainan yang terlalu muda* akan membuat anak
'epat merasa bosan) Permainan yang terlalu sulit akan membuat anak merasa gagal
ketika tidak ber*asil menguasainya dan ini akan mengikis kesan diri positif pada dirinya)
_#`
F) BE-/&K9BE-/&K PEEMA8-A- KEEA/8? 7A>AM PE-FEMBA-FA- ?8S8K
M=/=E8K 78 /K
Mengembangkan fisik motorik di /K melalui permainan kreatif memerlukan peren'anaan
yang matang agar pelaksanaannya dapat sesuai dengan yang kita inginkan) &ntuk
memulai ran'angan permainan tersebut, terlebi* da*ulu kita perlu mengidentifikasi
aspek tujuan pengembangan fisik motorik yang di inginkan, kemudian men'ari jenis
permainan yang sesuai) Setela* itu kita perlu pikirkan alat atau perlengkapan apa saja
yang di perlukan untuk permainan tersebut dan kelompok mana yang kita *arapkan
dapat melakukan permainan itu, kelas A atau kelas B) /erak*ir, kita perlu menyusun
langka* demi langka* 'ara melaksanakan permainan itu)
Berikut ini kita dapat meli*at beberapa 'onto* permainan kreatif sesuai dengan aspek
tujuan yang diinginkan%
#) Permainan kreatif untuk Ferakan Motorik Halus
a) Aku dapat memakai baju sendiri 5 jenis % lati*an 6
# 6 /ujuannya mengenalkan berbagai keterampilan *idup mandiri k*ususnya memakai
baju, melati* koordinasi mata dan tangan)
6 Sasarannya anak /K kelas A 5 +90 ta*un 6
$ 6 Sarananya baju ukuran sedang yang dapat dipakai semua anak)
+ 6 <ara bermain %
a6 Furu memegang pakaian yang kan'ingnya tela* dibuka sambil direntangkan anak9
anak)
b6 Anak diminta maju ke depan kelas dan membelakangi baju lalu memasukkan
tangan kanan ke lengan baju, mulai dari memasukkan tangan kanan ke lengan baju
disusul tangan yang kiri ke lengan baju satunya)
'6 Furu juga dapat meletakkan baju di punggung anak, lalu anak diminta memasukkan
tangannya ke lengan baju di dekatnya)
d6 "ika anak suda* terampil, baju dapat dipegang anak sendiri dan guru *anya
mengara*kan) Anak yang suda* terampil juga dapat diminta untuk membantu temannya
yang belum terampil memakai baju)
e6 &ntuk meng*idupkan permainan, dapat diadakan perlombaan antar kelompok anak
untuk berlomba memakai baju dari seluru* anggota kelompok) "umla* anggota tiap
kelompok *arus sama, dan diberikan batasan 1aktu untuk memakai baju, misalnya
dengan aba9aba pluit ole* guru) Pemenangnya adala* kelompok yang anggota9
anggotanya paling rapi 5misalnya, kan'ing terpasang dengan benar dan paling banyak
ber*asil memakai baju6)
b) /openg:boneka dari piring kertas 5 jenis % permainan konstruktif:seni 6
#6 /ujuannya anak terampil dalam koordinasi mata9tangan dengan 'ara melipat,
menggunting, dan menempel)
6 Sarananya piring kertas untuk kue, karet gelang, kertas krep:origami berbagai
1arna, spidol, benang 1ol)
$6 Sasarannya anak /K kealas B
+6 <ara bermain
a6 Furu memberi 'onto* 'ara membuat topeng dari piring kertas utu*, anak9anak
memper*atikan lalu mengikuti 'onto* dari guru)
b6 <ara membuat topeng :boneka
5#6 Membuat bentuk mata bua* dan mulut dari kertas krep:origami 1arna91arni,
dengan 'ara menggambarnya terlebi* dulu dengan spidol lalu digunting)
56 Piring kertas di*ias dengan menempelkan mata dan mulut dari kertas krep:origami
1arna91arni) &ntuk bagian *idung suda* dibuatkan lubang segitiga ole* guru 5 agar
disaat anak memakai topeng tidak kesulitan bernafas 6) Furu juga suda* menyiapkan
lubang ke'il di tepi kiri dan kanan piring untuk memasang karet)
5$6 Beberapa *elai benang 1ol dapat ditempel dibagian atas piring sebagai poni rambut
5+6 Karet dipasangkan di lubang kiri dan kanan yang suda* di saipkan guru)
506 /openg dapat dipakai anak9anak dengan memasang tiap karet tersebut ke dua
telinga) Karet gelang dapat diganti dengan menempel stik kayu kurang lebi* $! 'm,
untuk dipegang dengan tangan saat anak9anak ingin memakai topeng)
5,6 Furu dapat juga memberikan alternatif bentuk boneka dari piring kertas, dengan 'ara
melipat piring kertas menjadi bagian seola* ola* sebagai ra*ang atas) Setenga*
lingkaran yang depan 5dengan garis tenga* lingkaran di bagian atas6, lalu di*iasi mata,
*idung, mulut dari kertas origami) Boneka tersebut dapat dimainkan dengan
memeganginya diantara ibu jari dan telunjuk saat ber'akap9'akap)
5;6 Anak9anak dapat memili* membuat bentuk topeng atau boneka sesuai keinginan)
) Permainan kreatif untuk Ferakan >okomotor
a) Berkunjung ke kebun binatang 5 jenis % drama9irama teridentifikasi 6
#6 /ujuan
a6 Mengenalkan anak dengan berbagai gerakan binatang)
b6 Melati* anak untuk menyesuaikan gerakan dengan irama:nyanyian)
6 Sarananya tape re'order, kaset
$6 Sasarannya anak /K kelas A
+6 <ara Bermain
a6 Anak9anak berdiri membentuk lingkaran, guru berada di tenga*9tenga*
lingkaran)/empat bermain bisa di dalam atau di luar kelas)
b6 Furu memainkan lagu Ykebun binatangV dari tape re'order, sambil men'onto*kan
gerakan yang diinginkan) >agu kebun binatang sebagai berikut)
Mari ka1an bermain dalam lingkaran
Meli*at binatang yang ada di *utan
Binatang apaka* itu binatang apaka* itu
Klin'i9klin'i yang lu'u
Beginila* jalannya, beginila* jalannya, beginila* jalannya
Beginila* jalannya, beginila* jalannya, baginila* jalannya
'6 Anak9anak menirukan gerakan guru) Pada baris kedua terak*ir, anak9anak
meng*adap ke kanan dan berjalan ke depan, tetapi tetap dalam lingkaran menirukan
gerakan kelin'i melompat) Pada baris terak*ir dari lagu anak9anak berbalik dan berjalan
lagi seperti tadi
d6 Binatang yang ada dalam nyanyian dapat diganti syairnya 5baris ke9+6) Misalnya,
dengan gaja*9gaja* yang besar, kera9kera yang lin'a*, bebek9bebek yang lu'u, katak9
katak yang lin'a*, dan lain9lain) Anak9anak bergerak menirukan 'ara binatang
berjalan menyesuaikan syair yang diganti tersebut)
e6 "ika anak suda* dapat meng*afal lagu maka guru dapat menggantikan
tapere'order dengan nyanyian dari anak9anak langsung diiringi musik, misalnya drum)
b) Ayo, dorong terus 5jenis%perlombaan6
#6 /ujuannya melati* gerakan lokomotor, yaitu merayap)
6 Sarananya tusuk gigi dan ka'ang mera* yang sama besarnya) /empat bermain di
dalam ruangan, diusa*akan berlantai ubin)
$6 Sasarannya anak /K kelas B
+6 <ara bermain
a6 Anak9anak 5kurang lebi* 09#!6 berdiri di atas garis start dengan jarak kurang
lebi* # meter antara satu anak dengan anak lainnya)
b6 7i depan tiap anak dengan jarak sesuai kemampuan anak dibuat lingkaran9
lingkaran untuk tiap anak)
'6 /iap anak mendapat sebua* tusuk gigi yang diletakkan di mulut yang baru untuk
men'ega* penularan penyakit6
d6 Ka'ang mera* diletakkan di lantai di depan setiap anak
e6 Furu memberi aba9aba, BAyo, dorong[D, lalu anak9anak 'epat mereba*kan diri ke
lantai dengan posisi tiarap meng*adap ka'ang masing9masing, lalu dengan tusuk gigi
di mulut mereka mulai mendorong ka'ang menuju lingkaran9lingkaran di depannya)
f6 Pemenangnya adala* anak yang paling 'epat mendorong ka'angnya)
g6 Se'ara bergantian 09#! anak yang lain maju untuk berlomba) Pemenang dari
masing9masing ta*ap lomba dapat diminta untuk berlomba lagi)
$) Permainan Kreatif untuk Ferakan -onlokomotor
a) Sedang apa sekarangT 5jenis% lati*an6
#6 /ujuannya melati* anak dengan berbagai gerakan nonlokomotor,
6 Sarananya tidak ada)
$6 Sasarannya Anak /K kelas A
+6 <ara bermainnya
a6 Anak9anak dibagi dalam kelompok, misal kelompok A dan B) Masing9masing
kelompok berdiri berbanjar ber*adapan)
b6 Furu memperkenalkan lagu YSedang Apa SekarangTV, yaitu
Sedang apa, sedang apa, sedang apa sekarangT
Sekarang sedang duduk, sedang duduk sekarang
'6 >agu tersebut dinyanyikan ole* kelompok A) Begitu terdengar kata YdudukV maka
kelompok B *arus segera duduk semua) "ika sampai ak*ir lagu ada anak dari
kelompok B yang belum juga YdudukV maka anak tersebut *arus dikelurkan dari
kelompok)
d6 Setela* itu, giliran kelompok B yang bernyanyi, dengn terlebi* dulu dipersil*kan
berdiskusi sejenak untuk mengganti kata YdudukV atau Ysedang dudukV dapat diganti
dengan gerakan lain, misalnya berdiri, berputar, geleng kepala, tutup mata, lambai
tangan, dsb) Kelompok A *arus segera memperagakan gerakan yang disebutkan dalam
lagu, dan anak yng belum dapat memperagakan gerakan sampai lagu berak*ir ditarik
dari kelompok) Begitu seterusnya bergantian, misalnya masing9masing kelompok diberi
kesempatan 0 kali bernyanyi) &sa*akan tiap lagu tersebut diulang gerakan yang
diinginkan belum perna* disebutkan sebelumnya) "ika ada kelompok yang sala*
menyebutkan gerakan yang perna* dilakukan maka guru ber*ak untuk mengali*kan
*ak kelompok tersebut kepada la1annya)
e6 Kelompok yang menang adala* kelompok dengan jumla* anggota yang lebi*
banyak pada ak*ir pertemuan)
b) Bermain 'ermin 5 jenis% bermain simbolik 6
#6 /ujuannya melati* anak menirukan peruba*an gerakan orang:benda lain seperti di
muka 'ermin
6 Sarannya 'ermin sebesar anak berdiri
$6 Sasarannya anak kelas B
+6 <ara bermain
a6 Furu memberikan kesempatan pada anak untuk mengamati dirinya pada 'ermin,
dan menanyakan, BBila kamu membuat gerakan apa yang kau li*at dengan
bayanganmuTYV
b6 YV8a membuat gerakan yang samaVV
'6 Setela* anak mema*ami ba*1a 'ermin bisa YmeniruV gerakan, anak9anak se'ara
berpasangan diminta ber*adap9*adapan dengan anak lain) >alu se'ara bergantian anak
membuat gerakan dan pasangannya menirukan gerakan dan pasangannya menirukan
gerakan tersebut) "ika 'ara meniru gerakan sala* maka guru atau anak lain dapat
membantu mengara*kan)
+) Permainan kreatif untuk ola* dan kontrol tubu*
a) Burung9burung di po*on 5 jenis% dramatisasi irama bebas 6
#6 /ujuannya melati* pengontrolan gerakan tubu* untuk berlari, ber*enti, sambil
menyesuaikan dengan irama)
6 Sarananya tape re'order, kaset,, lapangan terbuka yang 'ukup luas,anak9anak
dalam jumla* $n a # 5minimal ; anak, bisa #!, #$, #, anak, dst6)
$6 Sasarannya anak /K kelas A atau B)
+6 <ara bermain
a6 Setiap anak membentuk # po*on dan # ekor burung)
<aranya% anak saling berpegangan erat ber*adapan dan mengurung # orang anak
5sebagai burung6
b6 Seorang anak yang tidak mendapat kelompok berperan sebagai # ekor burung di
luar po*on)
'6 Permainan di mulai dengan nyanyian tentang burung, misalnya Yburung kutilangV
dari ibu sud yang dimainkan dari tape re'order dan bole* juga sambil dinyanyikan ole*
seluru* anak sambil melakukan gerakan bebas di kelompok masing9masing) Anak yang
berada di luar Ypo*onV bole* bergerak berkeliling sambil merentangkan tangan atau
gerakan lainnya) Syair lagu Burung kutilang)
7i pu'uk po*on 'empaka
Burung kutilang berbunyi
Bersiul9siul sepanjang pagi
7engan tak jemu9jemu
Mengangguk9angguk sambil berseru
/ri lili lililililili
Sambil berlon'at9lon'atan
Pera*unya selalu terbuka
7i geleng9gelengkan kepalanya
Menentang langit biru
/andanya suka ia berseru
/ri lili lililililili
d6 Apabila lagu ber*enti , Y burungV yang *inggap di YVpo*onV *arus terbang ke luar dan
berganti tempat, sementara itu YburungV yang ada di luar po*on *arus berusa*a men'ari
po*on yang kosong)
e6 7engan demikian, akan tetap ada # ekor A burungV yang berada di luar po*on dan
permainan dapat diulang lagi sampai anak9anak puas)
b) Kereta dorong 5jenis% perlombaan 6
#6 /ujuannya melati* anak untuk melakukan gerakan tubu* yang membutu*kan
keseimbangan)
6 Sarananya ruang bermain atau lapangan berumput)
$6 Sasarannya anak /K kelas B
+6 <ara bermain
a6 Permainan ini dimainkan se'ara berpasangan) Setiap pasang anak berperan
seperti satu kereta dorong yang akan berlomba ke garis ak*ir)
b6 Furu membuat garis start dan finis* dengan jarak sekitar , meter)
'6 Furu meminta tiap pasangan anak untuk membentuk kereta dorong dengan 'ara
tiap pasangan anak berdiskusi untuk menentukan siapa yang akan menjadi kereta
dorong lebi* dulu) Anak yang terpili* mengambil posisi merangkak, seperti akan pus* up
5kedua tangan dan kaki bertumpu di tana* seperti *e1an berkaki +6)
d6 Kemudian, pasangannya berdiri di belakang temannya tersebut dan mengangkat
kaki temannya yang sedang merangkak, seola*9ola* pegangan kereta dorong) Bla ada
yang kesulitan mengangkat kaki temannya maka guru membantu mengangkatnya)
e6 Bila semua pasangaan tela* siap dengan kereta dorongnya, guru menberi aba9aba
YjalanV lalu semua kereta dengan pendorongnya bergerak maju lurus ke depan sampai
garis finis*)
f6 Setibanya di garis finis*, tiap pasangan berganti peran) Kereta menjadi pendorong
dan pendorong menjadi kereta, lalu berjalan menuju garis start)
g6 Pemenangnya adala* pasanga yang lebi* dulu sampai garis start kembali tanpa
melepaskan pegangan keretanya sejak a1al)_#$`
KES8MP&>A- %
Permainan kreatif adala* sebua* pendekatan pembelajaran yang digunakan
sebagai pijakan bagi model kurikulum permainan kreatif yang menekankan pentingnya
perkembangan kreati2itas dan peranan permainan untuk membantu perkembangan
anak melalui kegiatan yang terintegrasi dengan lingkungan, dan permainan)
Furu berperan pernting dalam memoti2asi proses kreatif anak, antara lain
dengan 'ara menanggapi dengan baik setiap pertanyaan anak, memberikan
kesempatan pada anak untuk melakukan kegiatan atas inisiatif sendiri, memper*atikan
dan memberikan ganjaran ter*adap gagasan anak, tidak kaget dengan gagasan anak
yang unik dan ane*, memberikan suasana yang aman dan bebas *okum, memberikan
pengara*an seperlunya, tidak terburur9buru memberikan penilaian dan memfasilitasi
'ura* pendapat agar tiap anak dapat menyampaikan gagasannya)
Pengembangan fisik motorik di /K melalui permainan kreatif dapat dilakukan
melalui tiga jenis kegiatan, yaitu lati*an, bermain simbolik, dan perlombaan) >ati*an
biasanya digunakan untuk melati* suatu gerakan motorik kasar maupun *alus yang
baru sampai anak9anak menguasainya)
Meran'ang pengembangan fisik motorik melalui sebua* permainannkreatif
dimulai dari menentukan aspek perkembangan fisik motorik yang diinginkan, memili*
atau men'iptakan jenis permainan yang sesuai dengan tujuan, menentukan sasaran
permainan U kelas A atau B, dan mendaftar alat:sarana yang diperlukan)
EE?EEE-S8%
#) -urani Sujiono 4uliani, Konsep 7asar Pendidikan Anak &sia 7ini, P/) 8ndeks
"akarta !!.)
) =lds ?eldman Papalia, Human 7e2elopment, Salemba Humaika "akarta !!.)
$) Ea'*ma1ati 4eni dan Kurniati Euis, Strategi Pengembangan Kreati2itas Pada Anak,
Ken'ana "akarta !#!)
+) Sujiono Bambang 7kk, metode pengembangan ?isik, uni2ersitas /erbuka !#!)
0) -urani sujiono 4uliani dan Sujiono Bambang, Bermain Kretif Berbasis Ke'erdasan
"amak, P/) 8ndeks "akarta !#!)
_#` -urani Sujiono 4uliani, Konsep 7asar Pendidikan Anak &sia 7ini, P/ 8ndeks "akarta
!!., *al ,
_` =lds ?eldman Papalia, Human de2elopment, Salemba Humaika "akarta !!., *al)
+3#
_$` 8bit, Hal) #.,
_+` =p)'it) *al) $0
_0` Ea'*ma1ati 4eni dan Kurniati Euis, Strategi Pengembangan Kreati2itas Pada Anak,
Ken'ana "akarta !#!, Hal) #+9#0
_,` Sujiono Bambang dkk, Metode Pengembangan ?isik, &ni2ersitas /erbuka 5!#!6,
*al) 3)$93)+
_;` 8bit, *al) 3)0
_3` -urani Sujiono 4uliani dan Sujiono Bambang, Bermain Kreatif Berbasis Ke'erdasan
"amak, P/ 8ndeks "akarta !#!, *al) +#9+$
_.` =p)'it, *al) 3),93).
_#!` -urani Sujiono 4uliani dan Sujiono Bambang, Bermain Kreatif Berbasis Ke'erdasan
"amak, P/) 8ndeks "akarta 5!#!6, *al) $09$,
_##` 8bit *al) +$9+0
_#` =p)'it, *al) 3)#+ 9 3)!
_#$` =p)'it, Hal) 3)! U 3);
7iposkan ole* /ina /uslina di !3)0
Kirimkan 8ni le1at EmailBlog/*is[Berbagi ke /1itterBerbagi ke ?a'ebookBagikan ke
Pinterest
# komentar%
A(1ana Wana. ?ebruari !#+ !;)+#
entri dan perkongsian yang menarik) t*anks ya %6
Balas
Muat yang lain)))
Posting >ebi* Baru Beranda
>angganan% Poskan Komentar 5Atom6
Arsip Blog
b !#+ 5#6
\ !# 5+6
b "uli 5#6
\ Maret 5$6
\ Mar $# 5$6
MA<AM9MA<AM /EH-8K PE-4A"8A- 7A>AM PE=SES BE>A"AE )))
ME-FEMBA-FKA- KE<EE7ASA- A-AK ME>A>&8 BEEMA8-
PE-FEMBA-FA- ?8S8K M=/=E8K ME>A>&8 PEEMA8-A- KEEA/)))
Mengenai Saya
?oto Saya
/ina /uslina
>i*at profil lengkapku
/emplate Watermark) 7iberdayakan ole* Blogger)