Anda di halaman 1dari 8

MAKALAH TEKNIK OPTIK

SPEKTROSKOPI
Nama Kelompok :
1. Resti Nabila 2413 1! 2
2. A"#$i$% T"as T&ia&i$i 2413 1! 12
3. Robb" K#&$ia'a$ 2413 1! 22
4. (a$i )a*"# Ra*a&+ito 2413 1! 32
!. A&ie, -#lia$to 2412 1. /
01R1SAN TEKNIK (ISIKA
(AK1LTAS TEKNOLO2I IN31STRI
INSTIT1T TEKNOLO2I SEP1L1H NOPEM4ER
S1RA4A-A
213
I. Spekt&oskopi
Spektroskopi adalah ilmu yang mempelajari tentang metode-metode untuk
menghasilkan dan menganalisis spektrum. Interpretasi spektrum yang dihasilkan
dapat digunakan untuk analisis unsur kimia, meneliti arus energi atom dan
molekul, dan meneliti struktur molekul.
Konsep dasar dari spektroskopi adalah penguraian (dekomposisi) suatu
berkas sinyal/gelombang menjadi sebuah kumpulan atau berkas sinyal-sinyal
fundamentalnya (sinyal-sinyal harmoniknya)
2amba& 1. Gelombang Spektroskopi
Kedua gelombang ini (garis oklat dan hijau) dapat diuraikan menjadi
kumpulan/berkas gelombang harmonis dengan frekuensi fundamental.
!eberapa maam gelombang/partikel yang sering dipakai dalam spektroskopi"
foton/ahaya
#-ray
$letron
neutron
!eberapa maam teknik spektroskopi"
spektroskopi ahaya" spektroskopi
serapan %&-&is dan I' (inframerah),
(
'aman spektroskopi, spektroskopi
emisi/fluorosensi
#)S (X-Ray Photoelectron Spectroscopy)
Auger spectroscopy
Inelastic neutron scattering
Spektroskopi ahaya adalah penguraian (dekomposisi) suatu berkas ahaya
(polikromatik) menjadi sebuah kumpulan atau berkas gelombang ahaya
fundamentalnya (monokromatik). )enguraian tersebut biasanya menggunakan
komponen optik sehingga sering disebut juga sebagai spektroskopi optik. *isal,
penguraian berkas ahaya dengan prisma.!eberapa maam teknik spektroskopi
ahaya dasar" Spektroskopi emisi" pengukuran spektrum frekuensi suatu sumber
ahaya Spektroskopi absorbsi" pengukuran spektrum serapan ahaya dari suatu
atom, molekul atau bahan Spektroskopi emisi" pengukuran spektrum frekuensi
suatu sumber ahaya Spektroskopi absorbsi" pengukuran spektrum serapan ahaya
dari suatu atom, molekul atau bahan.
+ikenal dua kelompok utama spektroskopi, yaitu spektroskopi atom dan
spektroskopi molekul. +asar dari spektroskopi atom adalah tingkat energi elektron
terluar suatu atom atau unsur sedangkan dasar dari spektroskopi molekul adalah
tingkat energi molekul yang melibatkan energi elektronik, energi ,ibrasi, dan
energi rotasi. !erdasarkan sinyal radiasi elektromagnetik, maka penggolongan
Spektroskopi dibagi menjadi empat golongan yaitu "
-. Serapan (.bsorpsi),
Spektroskopi absorpsi meliputi spektroskopi absorpsi sinar-#, spektroskopi
absorpsi %&-&akum, spektroskopi absorpsi %&-&is, spektroskopi absorpsi
infra merah (I'), spektroskopi absorpsi gelombang mikro, spektroskopi
resonansi magnet inti (/*'), spektroskopi resonansi spin elektron ($S'),
dan spektroskopi photoaousti.
(. $misi ($mission)
Spektroskopi emisi terdiri atas emisi sinar gamma, spektroskopi emisi sinar-
#, dan spektroskopi emisi %&-&is.
0
0. sattering
1ontoh dari spektroskopi sattering atau hamburan adalah spektroskopi
'aman.
2. Spektroskopi fluoresensi
Spektroskopi fluoresensi terdiri dari spektroskopi fluoresensi sinar-# dan
spektroskopi fluoresensi %&-&is.
)engukuran spektroskopi sifatnya melengkapi pengukuran difraksi, hal ini
dikarenakan spektroskopi hanya mengukur loal order sementara difraksi long
range order
II. P&i$sip Ke&5a Spekt&oskopi
Seara umum prinsip kerja spektroskopi adalah jika ahaya ontinue (yaitu
ahaya yang terdiri dari semua panjang gelombang yang mungkin, misalkan
ahaya matahari) dile3atkan melalui sebuah prisma, ahaya akan terdispersi. 4ika
panjang gelombang terdispersi ini dile3atkan melalui sel yang mengandung
sampel atom atau molekul, ahaya berantaraksi dengan dan terabsorbsi oleh atom
atau molekul yang terdapat dalam sel. )anjang gelombang yang hilang dapat
dideteksi dengan menjatuhkan sinar yang keluar dari sel sampai pada pelat
gambar yang teratat adalah spetrum.
!erikut merupakan instrument untuk spektroskopi. %mumnya terdiri dari 5
komponen pokok, yaitu "
-. Sumber radiasi
Sumber radiasi untuk spetrum kontinyu adalah lampu argon, lampu
deuterium atau hydrogen, lampu 6enon, lampu 3olfram (tungsten), ka3at
nikrom. Sedangkan untuk spetrum diskontinu adalah lampu katoda ekung.
(. 7adah sampel
7adah sampel diperlukan untuk semua teknik spektroskopi keuali
spektroskopi emisi. %mumnya 3adah sampel disebut ku,et atau sel.
2
0. *onokromator
*onokromator adalah alat yang paling umum dipakai untuk menghasilkan
berkas radiasi dengan satu panjang gelombang.
2. +etetor
8erdapat dua maam detetor yaitu detetor foton dan detetor panas.
5. 'eorder
Signal listrik dari detetor biasanya diperkuat dengan amplifier kemudian
direkam sebagai spetrum yang berbentuk punak-punak. )lot antara
panjang gelombang dan absorban akan dihasilkan spetrum.
Komponen instrument untuk spektroskopi emisi berbeda dengan ketiga
spektroskopi lainnya, dalam hal ini tidak diperlukan sumber radiasi karena sampel
yang digunakan tersebutlah yang memanarkan emisi.
2amba& 2. Susunan )engukuran *etode Spektroskopi
III. Pema$,aata$ Tek$ik Optik
3.1. NIR Spectroscopy
Spektroskopi /I' didasarkan pada spektroskopi getaran yang berperilaku
sebagai gelombang dengan sifat gerak harmonik sederhana. Spektrum /I' berasal
dari energi radiasi yang ditransfer ke energi mekanik yang terkait dengan gerakan
atom yang diselenggarakan bersama oleh ikatan-ikatan kimia dalam sebuah
molekul. /I' menakup bagian dari spektrum elektromagnetik dalam rentang
panjang gelombang 9:: nm hingga (5:: nm.
5
3.2. 3i,,#se Opti6al Spe6t&os6op"
+iffuse optial Spetrosopy (+;S) dan penitraan optik difus (+;I) adalah
teknik diagnostik yang menggunakan ahaya near inframerah (/I') untuk
mengkarakterisasi sifat optik seara kuantitatif dalam ketebalan sentimeter.
2amba& 3. !lok diagram prinsip kerja +iffuse ;ptial Spetrosopy
<-=
Gambar diatas menunjukkan blok diagram dari +iffuse ;ptial
Spetrosopy, Instrument +;S memanfaatkan multiple laser diodes sebagai
sumber ahaya /I' dengan panjang gelombang diskrit >>:, >9:,?9:, 9:9,
90: dan 95: nm. )robe detetor didesain dengan sensor a,alanhe
photodiode (.)+) yang merekam modulasi penghamburan sinyal ahaya
sesudah propagasi yang melalui jaringan. ;ptial fiber mengirim keluaran
laser ke permukaan jaringan. /et3ork .naly@er mengukur phase dan
amplitudo untuk mendeteksi sinyal elektrik dari a,alanhe photodiode
(.)+) dengan range frekuensi sumber modulasi. Sumber arus steady state
adalah ampuran dengan 'A po3er pro,ided oleh net3ork analy@er dalam
bias net3ork. +istribusi daya bias net3ork serial masing B masing laser
diode untuk menghasilkan intensitas ahaya termodulasi. ;ptial po3er
menembakkan daya laser ke jaringan dengan daya (: mili3att.
Komponen yang berkontak langsung dengan tubuh pasien
merupakan probe handle yang terdiri dari dua serat optik pengiriman, satu
untuk laser A+)*, dan yang lainnya untuk lampu steady state. .)+
mendeteksi sinyal termodulasi A+)*. 1ahaya lampu Steady-state terdeteksi
>
oleh serat lain dan dikirim ke spektrometer terletak di C!S 1.'8. Sumber-
detektor pemisahan (r) dapat diubah -9-2: mm dengan menggeser sumber
fibers sepanjang luka yang diukur. !erikut merupakan gambar desain +;S
dan Dandle probe yang dapat dilihat dalam gambar diba3ah ini
2amba& 4. desain +;S dengan kombinasi gelombang diskrit dan broadband
steady state spetrometer.
2amba& 3. Dandle prob dengan dua soure fiber dan dua detetion optik
2amba& 4. setting handle probe pada jaringan kanker
Geometri spektroskopi optik difus linesan, menunjukkan
pengukuran lokasi dan keseluruhan penyelidikan orientasi pada payudara.
pada probe genggam yang bergerak sepanjang area grid dengan spasi -:
?
mm. Kedua daerah tumor yang sebelumnya telah diidentifikasi. )erhatikan
bah3a orientasi, lokasi, dan jumlah poin dari linesan ber,ariasi.
3A(TAR P1STAKA
<-= Simik *K, 4ong ', 7ilson !, Cilge C" /on- ioni@ing near-infrared
radiation transillumination spetrosopy for breast tissue density
and assessment of breast aner risk. 4 !iomed ;pt (::2, E"?E2-9:0.
9