Anda di halaman 1dari 22

Gangguan Irama Jantung

Anggota Kelompok :
Alisha Dwinaputri 260110120164
Ekky ilham H 260110120165
Dewi Permatasari 260110120166
Ibrahim Dalli 260110120167
Savira Silma Aulia 260110120168
Nidiazka P Fauzi 260110120169
Malfungsi jantung
Tidak terjadi sebagai akibat dari otot jantung yang
abnormal tetapi karena irama jantung yang abnormal
Aritmia
Kelainan elektrofisiologi jantung dan terutama kelainan
sistem konduksi jantung, gangguan pembentukan dan /atau
penghantaran impuls. Pemakaian istilah aritmia sangat
bervariasi dan jauh dari keseragaman di antara para ahli.

Istilah Umum
Periode refrakter
Dari awal depolarisasi hingga awal repolarisasi sel-sel
miokard tidak dapat menjawab stimulus baru yang kuat
sekalipun.

Blok
perlambatan atau penghentian penghantaran impuls.
Istilah Umum
Kondisi tersembunyi
suatu impuls yang melaluinya tak berhasil menembusnya
hingga ujung yang lain, tetapi perubahan-[erubahan akibat
konduksi ini tetap terjadi, yaitu terutama mengenai periode
refrakter.

Konduksi aberan
konduksi yang menyimpang dari jalur normal
Perbedaan periode refrakter berbagai bagian jalur konduksi

Istilah Umum
Re-entri
Dimana suatu impuls yang sudah keluar dari suatu jalur
konduksi, melalui suatu jalan lingkar masuk kembali ke
jalur semula

Mekanisme lolos
Kompleks ektopik yang timbul karena terlambatnya impuls
yang datang dari arah atas
Gangguan pembentukan impuls
Gangguan pembentukan impuls di sinus
Gangguan pembentukan impuls di atria
Gangguan pembentukan impuls di AV
Gangguan pembentukan impuls di ventrikular
Gangguan penghantaran impuls

Blok sino atrial
Blok atrio-ventrikular
Blok intraventrikular
Etiologi
Peradangan jantung,
Gangguan sirkulasi koroner
Karena obat (intoksikasi) antara lain oleh digitalis,
quinidin dan obat-obat anti aritmia lainnya
Gangguan keseimbangan elektrolit (hiperkalemia,
hipokalemia)
Gangguan pada pengaturan susunan saraf autonom
yang mempengaruhi kerja dan irama jantung
Ganggguan psikoneurotik dan susunan saraf pusat.
Gangguan metabolik
Gangguan endokrin

Manifestasi Klinis
Aritmia
Gejala Umum
Pusing
Sesak napas
Kelelahan
Kelemahan
Nyeri dada
Pingsan

Gejala Umum

Anxietas
Gelisah
capek dan lelah serta gangguan aktivitas
palpitasi
nyeri dada
vertigo
tanda dan gejala sesak
tanda hipoperfusi

Gejala Lainnya
1.Perubahan TD ( hipertensi atau hipotensi );nadi mungkin tidak
teratur; defisit nadi; bunyi jantung irama tak teratur, bunyiekstra,
denyut menurun; kulit pucat, sianosis, berkeringat; edema.

2. Sinkop, pusing, berdenyut, sakit kepala, disorientasi, bingung,
letargi, perubahan pupil.

3.Nyeri dada ringan sampai berat, gelisah.


4. Nafas pendek, batuk, perubahan kecepatan/kedalaman
pernafasan; bunyi nafas tambahan (krekels, ronki, mengi)
mungkin ada menunjukkan komplikasi pernafasanseperti pada
gagal jantung kiri (edema paru) atau fenomena
tromboembolitik pulmonal; hemoptisis.

5. demam; kemerahan kulit (reaksi obat); inflamasi, eritema,
edema (trombosissiperfisial); kehilangan tonus otot/kekuatan.



*
PATOFISIOLOGI ARITMIA
1. Gangguan primer jantung
Arterioklerosis, CHF, AMI, Iskemia, kardiomiopati, HHD,
Aneurisma ventrikel, Tumor jantung, dan trauma jantung

2. Respon sekunder terhadap gangguan sistemik
Anemia, hiper/hipotiroid

3. Keracunan obat
Cardiac agents, Anti aritmia, Cardiac glicocids,
Antineoplastics, Adriamicosin, Phenothiazides,
Sympathomimetics

Aritmia terjadi
4. Ketidakseimbangan elektrolit
Hiper/hipokalemia, hiper/hipokalsemia,
hiper/hipomagnesia
Aritmia terjadi
Mekanisme Aritmia
Adanya iskemi dan injury myocardial yang menyebabkan
perubahan elektrofisiologi sebagai berikut :
1. Penurunan periode ambang rangsang
2. Adanya perubahan aliran elektrik
3. Peningkatan otomatisasi serabut purkinye
4. Penyebaran impuls yang tak terkendali

Pengobatan
Bergantung pada jenis aritmia,
terdapat beragam jenis pengobatan.
Berkonsultasilah pada dokter Anda
untuk menetapkan pengobatan
mana yang tepat
Obat-obatan
Antiaritmia adalah obat-obatan yang digunakan
untuk memperlambat detak jantung yang terlalu
cepat dan juga dapat mengubah irama jantung
tidak normal menjadi normal dan teratur. Obat
tersebut mencakup penghambat beta,
penghambat saluran kalsium, dan digoxin.
Obat-obatan pengencer darah bekerja sebagai
antikoagulan, sehingga membantu mengurangi
risiko pembekuan darah pada pasien.
Prosedur medis
Alat pacu jantung adalah perangkat kecil yang diletakkan di bawah kulit
di dada atau perut yang membantu mendeteksi kepekaan listrik
jantung. alat ini merasakan irama jantung yang tidak normal, maka
akan mengirimkan impuls listrik pada irama jantung yang tepat.
Perangkat serupa bernama Implantable Cardioverter Defibrillator (ICD)
mengendalikan aritmia yang mengancam nyawa dengan memantau
detak jantung secara terus menerus dan mengirimkan kejutan listrik
untuk memulihkan detak jantung normal Kardioversi dapat dilakukan
dengan menggunakan kejut energi (kardioversi listrik) atau obat-obatan
(kardioversi farmakologis). Kardioversi listrik atau defibrilasi adalah
sebuah proses di mana sentakan listrik dikirim ke jantung untuk
memperbaiki irama jantung. Namun demikian, proses ini hanya cocok
untuk jenis aritmia tertentu yang mengancam nyawa.
Daftar Pustaka
http://www.informasi-kesehatan.net/post/read/apa-itu-jantung-
koroner.html
majalahkesehatan.com/penyakit-jantung-koroner/
ww.kesehatan.synergyindonesia.info/.../apa-itu-jantung-koroner-
dan.html
http://www.doktergaul.com/tentang/gejala-klinis-aritmia.html#_
Baiquni, dkk. 2012. Laporan Skenario I Blok VIII Sem. 3
Cardiovascular. Sumatra Utara: FK UNPRI.