Anda di halaman 1dari 8

DEKSAMETASON

LI 4F
Merupakan glukokortikoid sintesis derivat
9--Fluor (mengandung atom fluor pada
C9 dlm posisi ).
Efek antiinflamasi 25-30 kali lebih poten
dari hidrokortison.
Merupakan glukokortikoid kerja jangka
lama
FARMAKOKINETIK
Absorbsi: cukup baik di GI Track, dpt jg
secara topikal.
Distribusi: 75-77% dgn CBG, 5% dgn
albumin (lemah), 20% bentuk bebas.
Metabolisme: hepatik dan ekstrahepatik.
Ekskresi: setelah 72 jam (65% dr dosis/24
jam)
INDIKASI DAN DOSIS
Antiinflamasi, screening test Cushing Syndrome,
eksaserbasi multipel sklerosis, unresponsive
shock, bakterial meningitis, profilaksis nausea
dan vomiting karena terapi sitotoksik, edema
serebral krn malignansi, ocular inflamasi,
inflamasi sendi
Dosis tergantung indikasi
Untuk antiinflamasi: 0,75-9 mg/hari dibagi dlm
2-4 dosis
KONTRAINDIKASI
Hipersensitivitas, infeksi jamur di mata

HATI-HATI:
- Hipotiroidsme
- Sirosis
- Hipertensi
- Diabetes
- Ulkus peptic
- Ibu hamil dan menyusui
EFEK SAMPING
Growth retardation
Osteoporosis
Ulkus peptikum
Fatal: HPA Supresi dan CV Collaps

INTERAKSI OBAT
+ amfoterisin B meningkatkan resiko
hipokalsemia
+isoniazid menurunkan efikasi isoniazid
+ siklosporin meningkatkan aktivitas
keduanya
+ aspirin dan etanol meningkatkan efek
samping pd GI Track

Meknisme Kerja
jmlh netrofil dan migrasinya dr pemb.
Darah
Hambat fungsi leukosit dan jar. Makrofag
limfosit, monosit, eosinofil dan basofil
Mengurangi substrat fospolipid fospolipase
A2
Vasokonstriksi, permeabilitas kapiler,
jmlh histamin yg dilepaskan basofil.