Anda di halaman 1dari 11

Jurnal STIKES Volume 5, No.

2, Desember 2012
TINDAKAN SLOW STROKE BACK MASSAGE DALAM MENURUNKAN
TEKANAN DARAH PADA PENDERITA HIPERTENSI


THE IMPLEMENTATION OF SLOW STROKE BACK MASSAGE IN
DECREASING BLOOD PRESSURE ON HYPERTENSIONS PATIENT


Anastasi Widyo Rtno
Dian P!a"sti
STIKES RS Ba#tis Kdi!i
(devacuby@ymail.com)


ABSTRAK


Hipertensi berjalan perlahan dan tidak dirasakan sampai menimbulkan kerusakan
organ yang bermakna. Salah satu intervensi keperawatan untuk menurunkan tekanan darah
adalah slow stroke back massage. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis pengaruh
slow stroke back massage terhadap perubahan tekanan darah penderita hipertensi di
Puskesmas Pembantu labak !ilayah "erja Puskesmas Pesantren # "ota "ediri. $esain
penelitian ini yaitu ra!E"#er$ment. Populasinya penderita hipertensi. esar sampel adalah
%& responden dengan menggunakan teknik ur#os$%e sam#l$ng. 'ariabel penelitian adalah
tekanan darah. $ata dikumpulkan dengan menggunakan s#&'gmonameter air raksa( untuk
mengetahui pengaruh slow stroke back massage dilakukan uji ($lco"on dengan tingkat
signi)ikasi * + ,(,-. Hasil penelitian menunjukkan tekanan darah mengalami penurunan
yang signi)ikan. Slow stroke massage menurunkan tekanan darah( dengan nilai maksimal
penurunan sistolik dan diastolik .(,, mmHg dan %&(,, mmHg. "esimpulan dari penelitian
ini( ada pengaruh signi)ikan slow stroke back massage terhadap penurunan tekanan darah
penderita hipertensi( dapat dipraktekan karena mudah( sederhana dan murah.


Kata K$n%i & Hi#!tnsi' T(anan Da!a)' Slow Stroke Back Massage


ABSTRACT


Hypertension walk slowly and not e/perienced until someone get signi)icant organ
problem. 0ne o) nursing interventions is slow stroke back massage. 0bjective o) this
research was to analy1e the in)luence slow stroke back massage toward the change o)
blood pressure on hypertension2s at Puskesmas Pembantu labak !ilayah "erja
Puskesmas Pesantren # "ota "ediri. $esign o) this research was pre e/periment.
Population was the hypertension2s patient. Samples were %& respondents on purposive
sampling. 'ariable was blood pressure. $ata was collected using mercurial
sphygmomanometer( )or know the in)luence slow stroke back massage using wilco/on
with signi)icant level * + ,.,-. 3esult o) research showed that blood pressures signi)icantly
decrease. Slow stroke back massage can decrease blood pressure4 with ma/imal value o)
systolic were ..,, mmHg and %&.,, mmHg. 5onclusion o) this research was there was
signi)icant slow stroke back massage toward decreasing o) blood pressure( easy to practice(
simple using and cheap.


#66

T$n)akan Slow Stroke *ack +assage Dalam +enurunkan Tekanan Dara& a)a en)er$ta ,$#ertens$
-nastas$ ($)'o .etno, D$an rawest$


"eywords : hypertenson! "lood press#re! slow stroke "ack $assage
Pnda)$*$an


Hipertensi merupakan )aktor risiko
utama penyakit7penyakit kardiovaskular
yang merupakan penyebab kematian
tertinggi di 8ndonesia (3ikesdas( %,,9).
Penyakit hipertensi dan penyakit
kardiovaskular masih cukup tinggi dan
bahkan cenderung meningkat seiring
dengan gaya hidup yang jauh dari perilaku
hidup bersih dan sehat serta mahalnya biaya
pengobatan hipertensi. Penyakit hipertensi
berjalan dengan perlahan dan mungkin tidak
dirasakan sampai menimbulkan kerusakan
organ yang bermakna. :ejala7gejala yang
mungkin dirasakan pada penderita
hipertensi yaitu sakit kepala disertai mual
dan muntah( penglihatan kabur( berkemih
pada malam hari( sulit berna)as. Semakin
tinggi tekanan darah semakin besar
resikonya (Prince( %,,-). Hipertensi adalah
tekanan darah yang abnormal apabila
tekanan darah tidak terkontrol akan
mengakibatkan stroke( in)ark miokard(
gagal ginjal( ense)alopati( dan kejang
(5orwin( %,,;). <pabila tidak segera
melakukan pencegahan hipertensi( maka
penyakit tersebut dapat menimbulkan
permasalahan. =enomena yang terjadi di
masyarakat bahwa penanganan penyakit
hipertensi bukan hanya diobati secara
)armakologis tetapi juga memakai
prinsipprinsip )isioterapi pemijatan
punggung.
!helton (%,,&) melaporkan jumlah
penderita hipertensi di seluruh dunia
berkisar satu miliar. $ata >ancet (%,,.)(
menunjukkan di <sia tercatat 6.(& juta
penderita hipertensi pada tahun %,,,
(?uhammadun( %,#,). Hasil Penelitian
3ahajeng (%,,;) didapatkan hasil bahwa
prevalensi hipertensi di 8ndonesia adalah
6%(%@. Penyakit hipertensi patut mendapat
perhatian karena di negara maju penyakit
tersebut telah menjadi keprihatinan
tersendiri. erdasarkan data adan
"esehatan $unia (!H0) memperlihatkan
yang menderita hipertensi mencapai -,@
sedangkan yang diketahui dan mendapatkan
pengobatan hanya %-@ dan #%(-@ yang
terobati dengan baik. Prevalensi hipertensi
di 8ndonesia tercatatmencapai 6#(9@ dari
populasi pada usia #. tahun keatas dan dari
jumlah tersebut A,@ penderita hipertensi
akan menderita stroke( sementara sisanya
akan mengalami gangguan jantung( gagal
ginjal dan kebutaan (3ikesdas( %,,.). Hasil
penelitian Setiawan (%,,&) didapatkan hasil
prevalensi hipertensi di Pulau Bawa adalah
&#(;@+ $ata $inas "esehatan "ota "ediri
pada tahun %,#, terdapat -6.96% penderita
hipertensi dan menjadi peringkat ke7% untuk
total kelompok #, besar data mordibitas.
$ata yang diperoleh peneliti dari
Puskesmas Pembantu labak !ilayah
"erja Puskesmas Pesantren # "ota "ediri
pada tanggal ; Copember %,#, didapatkan
jumlah rata7rata penderita hipertensi yang
berobat dari bulan <gustus sampai 0ktober
%,## sejumlah 6% penderita perbulan dan
selama tiga bulan tersebut berturut7turut
berada dalam peringkat "e7% untuk total
kelompok #, besar data morbiditas
puskesmas tersebut. $ata tersebut
memperlihatkan bahwa begitu besar
prevalensi penderita hipertensi yang masih
memerlukan penatalaksanaan yang tepat.
Hipertensi dapat terjadi karena
peningkatan kecepatan denyut jantung dan
volume sekuncup akibat aktivitas susunan
sara) simpatis (5orwin( %,,;). Hal tersebut
mengakibatkan terjadinya peningkatan
kontraktilitas serat7serat otot jantung
dengan cara vasokontriksi selekti) pada
organ peri)er (?uttaDin( %,,;). <pabila hal
tersebut terjadi terus menerus maka otot
jantung akan menebal (hipertro)i) dan
mengakibatkan )ungsi jantung sebagai
pompa menjadi terganggu( akibat lebih
lanjut yaitu terjadinya kerusakan pembuluh
darah otak( mata (retinopati)( dan gagal
ginjal (?uhammadun( %,#,). Hipertensi
dapat menjadi ancaman serius apabila tidak
mendapatkan penatalaksanaan yang tepat.
Bika tekanan darah pada penderita hipertensi
dapat dipertahankan dalam nilai normal
maka akan membantu penderita hipertensi
dalam memperoleh kesehatan yang optimal(
terhindar dari resiko komplikasi penyakit
kardiovaskuler( dan meningkatkan kualitas
hidup.
Bika masyarakat yang mengalami
hipertensi tidak mengetahui penanganan
#6&

Jurnal STIKES Volume 5, No. 2, Desember 2012
hipertensi non)armakologi( maka beresiko
terhadap timbulnya komplikasi akibat
hipertensi yang diderita seperti 5'<( gagal
jantung dan sebagainya. $iperkirakan dua
per tiga dari pasien hipertensi yang berumur
lebih dari A, tahun akanmengalami payah
jantung kongesi)( in)ark miokard( stroke
diseksi aorta dalam lima tahun jika
hipertensi tidak diobati. Suatu area yang
menjadi perhatian perawat adalah yang
berhubungan dengan penanganan
non)armakologi untuk mencegah terjadinya
hipertesi. Penatalaksanaan asuhan
keperawatan non)armakologik dimaksudkan
untuk membantu penderita hipertensi untuk
mempertahankan tekanan darah pada
tingkat normal sehingga memperbaiki
kondisi sakitnya. Penatalaksanaan
hipertensi tidak selalu menggunakan
obatobatan. eberapa penelitian
menunjukkan bahwa pendekatan
non)armakologis dapat dilakukan pada
penderita hipertensi yaitu meliputi4 teknik7
teknik mengurangi stres( penurunan berat
badan( pembatasan alkohol( natrium( dan
tembakau( olahraga atau latihan yang
bere)ek meningkatkan l$#o#rote$n
berdensitas tinggi( dan relaksasi yang
merupakan intervensi wajib yang harus
dilakukan pada setiap terapi hipertensi
(?uttaDin( %,,;). 0lney (%,,-) dalam
penelitiannya mendapatkan hasil bahwa
masase dapat menurunkan tekanan darah
sistolik dan diastolik pada penderita
hipertensi. Penelitian ?eek didapatkan hasil
bahwa implikasi keperawatan slow stroke
back massage dapat menurunkan tekanan
darah( )rekuensi jantung dan suhu tubuh
(Smelt1er( %,,&). ?ekanisme slow stroke
back massage (pijat lembut pada punggung)
yaitu meningkatkan relaksasi dengan
menurunkan aktivitas sara) simpatis dan
meningkatkan aktivitas sara) parasimpatis
sehingga terjadi vasodilatasi diameter
arteriol (5assar( %,,&). Sistem sara)
parasimpatis melepaskan neurotransmiter
asetilkolin untuk menghambat akti)itas sara)
simpatis dengan menurunkan kontraktilitas
otot jantung( volume sekuncup( vasodilatasi
arteriol dan vena kemudian menurunkan
tekanan darah (?uttaDin( %,,;). Peneliti
dalam penelitian ini menggunakan
penatalaksanaan non)armakologis terapi
relaksasi slow stroke back massage untuk
menurunkan tekanan darah pada penderita
hipertensi( dikarenakan terapi relaksasi
tersebut merupakan cara yang mudah(
sederhana dan murah. Teknik ini dapat
dilakukan oleh perawat dan dapat diajarkan
kepada keluarga pasien. erdasarkan uraian
di atas maka peneliti perlu untuk
menganalisa pengaruh slow stoke back
massage terhadap perubahan tekanan darah
pada penderita hipertensi di Puskesmas
Pembantu labak !ilayah "erja
Puskesmas Pesantren # "ota "ediri.


Mtodo*o,i Pn*itian


Pada penelitian ini rancangan
penelitian yang akan dilakukan adalah
berdasarkan rancangan penelitian
praeksperimen (/ne 0rou# ra!test!
#osttest Des$gn). Populasi dalam penelitian
ini adalah semua penderita dengan diagnosa
hipertensi di Puskesmas Pembantu labak
!ilayah "erja Puskesmas Pesantren # "ota
"ediri dari data register didapatkan pada
bulan <gustus sampai 0ktober %,## jumlah
penderita hipertensi adalah ;9 penderita.
Badi didapatkan jumlah rata7rata penderita
hipertensi yang berobat selama tiga bulan
yaitu bulan <gustus sampai 0ktober %,##
sejumlah 6% penderita. Pada penelitian ini
sampel diambil dari penderita hipertensi di
Puskesmas Pembantu labak !ilayah
"erja Puskesmas Pesantren # "ota "ediri
yang memenuhi kriteria inklusi. Teknik
sam#l$ng yang digunakan pada penelitian
ini adalah ur#os$%e Sam#l$ng yaitu
termasuk dalam Non#robab$l$t' Sam#l$ng
dimana teknik pengambilan sampel yang
tidak memberi peluang atau kesempatan
sama bagi setiap anggota populasi untuk
dipilih (hasil dari sampel mewakili dirinya
sendiri tidak dapat digeneralisasikan)
dengan cara memilih sampel diantara
populasi sesuai dengan yang dikehendaki
peneliti (tujuan atau masalah dalam
penelitian) (Cursalam( %,,.). ). 'ariabel
dependen dalam penelitian ini yaitu tekanan
darah pada penderita hipertensi di
Puskesmas Pembantu labak !ilayah
"erja Puskesmas Pesantren # "ota "ediri.


#6-

9, . (
(. &-
(% -&
&- . (
-& % (
T$n)akan Slow Stroke *ack +assage Dalam +enurunkan Tekanan Dara& a)a en)er$ta ,$#ertens$
-nastas$ ($)'o .etno, D$an rawest$







Hasi* Pn*itian


Data U-$-


$ata umum akan menyajikan
karakteristik responden penderita hipertensi
berdasarkan jenis kelamin( umur( dan
riwayat hipertensi keluarga dalam bentuk
tabel.


Ta.* / "arakteristik 3esponden
erdasarkan Benis "elamin di
Puskesmas Pembantu labak
!ilayah "erja Puskesmas
Pesantren # "ota "ediri pada
Tanggal %& Banuari %,#% E %&
Pebruari %,#%.
0nis K*a-in F!($nsi 1
>aki E laki A %-
Perempuan #. 9-
0$-*a) 23 /44

erdasarkan tabel # diketahui
sebagian besar responden berjenis kelamin
perempuan yaitu sebanyak #. responden
(9-@).


Ta.* 2 "arakteristik
erdasarkan
3esponden
Fsia di
Puskesmas Pembantu labak
!ilayah "erja Puskesmas
Pesantren # "ota "ediri pada
Tanggal %& Banuari %,#% E %&
Pebruari %,#%.
U-$! F!($nsi 1
6- E 6; Tahun # &(%
&, E && Tahun # &(%
&- E -; Tahun % .(6
-, E -- Tahun % .(6
G-A Tahun #. 9-
0$-*a) 23 /44

erdasarkan tabel % diketahui bahwa
sebagian besar responden berumur G-A
tahun yaitu sebanyak #. responden (9-@).






Ta.* 5 "arakteristik 3esponden
erdasarkan 3iwayat
Hipertensi "eluarga di
Puskesmas Pembantu labak
!ilayah "erja Puskesmas
Pesantren # "ota "ediri pada
Tanggal %& Banuari %,#% E %&
Pebruari %,#%.
Ri"ayat Hi#!tnsi F!($nsi 1
K*$a!,a
Ha 9 %;(% Tidak #9
0$-*a) 23 /44

$ari tabel 6 didapatkan bahwa
sebagian besar responden tidak memiliki
riwayat hipertensi keluarga yaitu sebanyak
#9 responden (9,(.@).


Data K)$s$s


$ata khusus akan menyajikan
karakteristik penderita dengan
mengidenti)ikasi tekanan darah sebelum
dan sesudah dilakukan slow stroke back
massage( dan menganalisis pengaruh slow
stroke back massage terhadap perubahan
tekanan darah.


Ta.* 3 "lasi)ikasi Hipertensi
3esponden
Penderita Hipertensi Sebelum $ilakukan Slow
Stroke *ack +assage di
Puskesmas Pembantu labak
!ilayah "erja Puskesmas
Pesantren # "ota "ediri pada
tanggal %& Banuari %,#% E %&
Pebruari %,#%
T(anan K*asi6i(asi F!($nsi 1 Da!a)
Hi#!tnsi
Tahap # ##
Sistolik
Tahap % #6
Tahap # ##
#6A

, , , (% %;
Jurnal STIKES Volume 5, No. 2, Desember 2012
$iastolik
Tahap % #6

$ari data didapatkan bahwa lebih dari
-,@ responden mempunyai tekanan darah
sistolik tahap % sebanyak #6 responden
(-&(%@)( dan lebih dari -,@ responden
mempunyai tekanan darah diastolik tahap %
sebanyak #6 responden (-&(%@).


Ta.* 7 "lasi)ikasi Hipertensi
3esponden Penderita
Hipertensi Sesudah $ilakukan
Slow Stroke *ack +assage
pada Penderita Hipertensi di
Puskesmas Pembantu labak
!ilayah "erja Puskesmas
Pesantren # "ota "ediri pada
Tanggal %& Banuari %,#% E %&
Pebruari %,#%.
T(anan K*asi6i(asi
$ari data didapatkan bahwa lebih dari
-,@ responden mempunyai tekanan darah
sistolik tahap # sebanyak #& responden
(-.(6@)( dan lebih dari -,@ responden
mempunyai tekanan darah diastolik tahap #
yaitu sebanyak #% responden (-,(,@).


Ta.* 8 Perbedaan Tekanan $arah
Sebelum dan Sesudah
$ilakukan Slow Stroke *ack
+assage pada Penderita
Hipertensi di Puskesmas
Pembantu labak !ilayah
"erja Puskesmas Pesantren #
"ota "ediri pada Tanggal %&
Banuari %,#% 7%& Pebruari
%,#%
P!.daan #!sntas
K*asi6i(asi 9$-*a) !s#ondn :1;
Sisto*i( Diasto*i(
P!a Post P!a
Post
P!
Ta)a# / &-(. -.(6 &-(.
-,(,
Ta)a# 2 -&(% &#(9 -&(%
%,(.

$ari data didapatkan bahwa lebih dari
-,@ tekanan darah sistolik dan diastolik
responden sebelum dilakukan slow stroke
back massage berada pada tahap %( dan
terjadi penurunan responden sesudah
dilakukan slow stroke back massage yaitu
lebih dari -,@ tekanan darah sistolik dan
diastolik responden berada pada tahap # dan
sebagian berada di tahap pre hipertensi.

Ta.* < Tabulasi Silang dan Fji
Statistik
Pengaruh Slow Stroke
*ack
+assage terhadap Perubahan
Tekanan $arah pada Penderita
Hipertensi di Puskesmas Pembantu
labak !ilayah "erja Puskesmas
Pesantren # "ota "ediri pada
Tanggal %& Banuari %,#% E %&
Pebruari %,#%
Shapro%Wlk U9i
No!-a*itas I J IJ IJ IJ
,(,,# ,(,,, ,(,6# ,(,,.
Wlco&on U9i
Statisti(
IJ
IJ,(,,9
,(,,#

Setelah dilakukan uji normalitas data
tekanan darah sebelum dilakukan slow
stroke back massage pada penderita
hipertensi menggunakan uji statistik
S&a#$ro!($lk berdasarkan tara) signi)ikansi
yang ditetapkan adalah * G ,(,- didapat
hasil I tekanan darah sistolik dan diastolik
yaitu ,(,,# dan ,(,6#( tekanan darah
sistolik dan diastolik sesudah dilakukan
slow stroke back massage didapatkan hasil
I yaitu ,(,,, dan ,(,,.. "arena hasil kedua
kelompok data adalah I + * maka diambil
kesimpulan bahwa distribusi kelompok data
adalah tidak normal( sehingga uji
berpasangan diturunkan dari uji statistik
a$re) Sam#le T!Test menjadi uji statistik
($lco"on.
Setelah dilakukan uji statistik
($lco"on dengan tara) signi)ikansi yang
ditetapkan adalah * + ,(,- pada tekanan
darah (sistolik dan diastolik) sebelum dan
#69

Da!a) Hi#!tnsi
F!($nsi 1
Sistolik
Tahap # #& (6 -.
Tahap % #, &# 9 (
$iasto
lik
Pre
Hipertensi
9 % ( %;
Tahap # #% -, , (
Tahap % - %, . (

T$n)akan Slow Stroke *ack +assage Dalam +enurunkan Tekanan Dara& a)a en)er$ta ,$#ertens$
-nastas$ ($)'o .etno, D$an rawest$


sesudah dilakukan slow stroke back
massage didapatkan I sistolik adalah ,(,,#
dan I diastolik adalah ,(,,9. "arena hasil
nilai kedua kelompok data tersebut adalah I
+ * yang berarti H
a
diterima dan H
,
ditolak(
yang berarti ada pengaruh slow stroke back
massage terhadap perubahan tekanan darah
pada penderita hipertensi.




Ta.* = Perbedaan Tekanan
$arah
Sesudah $ilakukan
Slow
Stroke *ack +assage pada
Penderita Hipertensi di
Puskesmas Pembantu labak
!ilayah "erja Puskesmas
Pesantren # "ota "ediri pada
Tanggal %& Banuari E %&
Pebruari %,#%
T(anan
Da!a)
Sisto*i( Diasto*i(
F!($
nsi
1
F !($
nsi
1
Turun %, .6(6 #9
9,(
.
Tetap 6 #%(- 6
#%(
-
Caik # &(% &
#A
(
9

$ari data didapatkan bahwa sebagian
besar responden terjadi penurunan tekanan
darah sistolik dan diastolik yaitu sebanyak
%, responden (.6(6@)( dan #9 responden
(9,(.@).


P-.a)asan


T(anan Da!a) S.*$- Di*a($(an Slow
Stroke Back Massage #ada Pnd!ita
Hi#!tnsi di P$s(s-as P-.ant$
B*a.a( Wi*aya) K!9a
P$s(s-as Psant!n / Kota Kdi!i


erdasarkan hasil penelitian
didapatkan tekanan darah sistolik dan
diastolik sebelum dilakukan slow stroke
back massage pada penderita hipertensi(
lebih dari -,@ berada pada tahap %
sebanyak #6 responden (-&(%@).
3esponden sebagian besar berjenis kelamin
perempuan yaitu sebanyak #. responden
(9-@)( sebagian besar berumur G-A tahun
yaitu sebanyak #. responden (9-@). Hasil
tabulasi silang didapatkan jenis kelamin
perempuan dengan tekanan darah sistolik
dan diastolik paling besar sebanyak ;
responden (69(-@) berada pada tahap # dan
%( hasil tabulasi silang usia dengan tekanan
darah sistolik dan diastolik didapatkan
paling besar berada pada tahap % dengan
usia G -A tahun sebanyak #, responden
(&#(A@)( dan hasil tabulasi silang riwayat
keluarga dengan tekanan darah sistolik dan
diastolik paling besar responden tidak
mempunyai riwayat hipertensi sebanyak ;
responden (69(-@) berada pada tahap #.
5anlas (%,,%) menyatakan bahwa
)aktor resiko hipertensi salah satunya adalah
jenis kelamin dan usia( dikarenakan
perempuan setelah usia -- akan kehilangan
hormon estrogen yang bersi)at mencegah
hipertensi dari pada laki7laki( dan juga
disebabkan adanya peningkatan a1terloa)
jantung yang berlangsung lama sehingga
ventrikel kiri mungkin mengalami
hipertro)i( keadaan ini diperberat dengan
)aktor usia dan jenis kelamin. Semakin
bertambahnya usia )ungsi otot jantung
semakin menurun. aktivitas sara) simpatis
lebih meningkat pada laki7laki sehingga
meningkatkan pompa jantung dan curah
jantung yang menyebabkan tekanan darah
menjadi lebih tinggi.
3esponden yang mempunyai tekanan
darah tinggi paling besar berjenis kelamin
perempuan dan yang berusia G -A tahun hal
ini sesuai teori bahwa )aktor hipertensi
dipengaruhi oleh jenis kelamin karena
perempuan setelah usia -- akan kehilangan
hormon estrogen yang bersi)at mencegah
hipertensi dari pada laki7laki dan semakin
bertambahnya usia )ungsi otot jantung
semakin menurun karena usia G-A tahun
terjadinya peningkatan denyut jantung yang
kronis( sering kali diikuti oleh peningkatan
volume sekuncup yang kronis atau plasma
meningkat dalam waktu yang lama(
peningkatan volume sekuncup yang
#6.

Jurnal STIKES Volume 5, No. 2, Desember 2012
berlangsung lama dapat terjadi akibat
gangguan penanganan garam dan air oleh
ginjal atau konsumsi garam yang berlebih
atau juga peningkatan rangsangan sara)
simpatis atau responsi)itas yang berlebih
dari anterior terhadap rangsangan norma.
Camun data belum menunjukan bahwa
hipertensi disebabkan oleh )aktor riwayat
keluarga. Hasil penelitian sebagian besar
responden hipertensi berada pada tahap %
(sistolik dan diastolik)( perempuan - kali
lebih beresiko hipertensi dari pada laki7laki
walaupun usianya sama7sama G-A tahun(
tetapi tekanan darah pada laki7laki lebih
tinggi dari pada perempuan (>ampiran -).
erdasarkan data dari tabel -.& dengan
melihat klasi)ikasi hipertensi tekanan darah
berada dalam tahap % (sistolik dan
diastolik)( resiko kematian yang disebabkan
penyakit jantung yang tentunya
berhubungan dengan tekanan darah tinggi(
hipertensi terutama sistolik. Tekanan darah
pada penderita hipertensi harus
dipertahankan dalam nilai normal( sehingga
penderita hipertensi dapat memperoleh
kesehatan yang lebih baik terhindar dari
resiko komplikasi penyakit kardiovaskuler(
dan meningkatkan kualitas hidup. Bika
tekanan darah semakin tinggi( maka resiko
juga akan semakin tinggi( oleh karena itu
penderita hipertensi perlu mengontrol
tekanan darah agar terhindar dari resiko
terjadinya serangan jantung( stroke dan
komplikasi lainnya yang mengancam
kesehatan penderita hipertensi.


T(anan Da!a) Ss$da) Di*a($(an Slow
Stroke Back Massage #ada Pnd!ita
Hi#!tnsi di P$s(s-as P-.ant$
B*a.a( Wi*aya) K!9a P$s(s-as
Psant!n / Kota Kdi!i


erdasarkan hasil penelitian
didapatkan tekanan darah sistolik dan
diastolik sesudah dilakukan slow stroke
back massage pada penderita hipertensi.
>ebih dari -,@ responden mempunyai
tekanan darah sistolik sebagian besar tahap
# sebanyak #& responden (-.(6@). Setengah
dari responden mempunyai tekanan darah
diastolik tahap # sebanyak #% responden
(-,@) dan pre hipertensi sebanyak 9
responden (%;(%@)( hasil tabulasi silang
jenis kelamin perempuan dengan tekanan
darah sistolik( lebih dari -,@ yaitu
sebanyak #% responden (-,@) berada pada
tahap #( tekanan darah diastolik paling
besar berada pada tahap # dengan jenis
kelamin perempuan sebanyak ; responden
(69(-@)( dan hasil tabulasi silang usia
dengan tekanan darah sistolik paling besar
berada pada tahap # dengan usia G -A tahun
sebanyak ## responden (&-(.@)( tekanan
darah diastolik paling besar berada pada
tahap # dan pre hipertensi dengan usia G -A
tahun sebanyak 9 responden (%;(%@).
Slow stroke back massage dapat
memberikan e)ek meningkatkan sirkulasi
darah dan kelenjar getah bening(
melepaskan respon sara)( melepaskan bahan
kimia tubuh sehingga terjadi respon
relaksasi (Healey( %,##). $alam
meningkatkan aktivitas sistem sara)
parasimpatis yang mengeluarkan
neurotransmiter asetilkolin yang dapat
menghambat depolarisasi S< node dan <'
node akibat aktivitas sistem sara) simpatis
yang mengeluarkan neurotransmiter
norepinephrin( hal ini menyebabkan
terjadinya vasodilatasi sistemik dan
penurunan kontraktilitas sehingga
menimbulkan dampak penurunan kecepatan
denyut jantung( curah jantung( dan volume
sekuncup sehingga terjadi perubahan
tekanan darah yaitu penurunan tekanan
darah( masase juga menstimulasi
menurunkan suhu tubuh( menurunkan level
hormon stres diantaranya norepinephrin dan
adrenalin (Stein( %,,&).
Slow stroke back massage terbukti
dapat menurunkan )rekuensi responden dari
tahap hipertensi yang tinggi ke tahap yang
lebih rendah( dibuktikan dengan data bahwa
sebanyak 9 responden terjadi penurunan
tekanan darah diastolik mencapai tahap pre
hipertensi yaitu menuju kondisi tekanan
darah yang lebih baik dan dapat diturunkan
dengan perubahan gaya hidup tanpa lagi
menggunakan terapi )armakologi. >ebih
dari -,@ responden mempunyai tekanan
darah sistolik dan diastolik sebelum
dilakukan slow stroke back massage berada
pada tahap %( namun lebih dari -,@
responden mempunyai tekanan darah
sistolik dan diastolik sesudah dilakukan
#6;

T$n)akan Slow Stroke *ack +assage Dalam +enurunkan Tekanan Dara& a)a en)er$ta ,$#ertens$
-nastas$ ($)'o .etno, D$an rawest$


slow stroke back massage berada pada
tahap # dengan jenis kelamin perempuan
terjadi penurunan tekanan darah karena
perempuan lebih banyak terjadinya stres
yang memicu terjadinya kenaikan tekanan
darah sehingga waktu diberikan relaksasi
dapat terlihat perubahan tekanan darahnya.
3esponden yang mempunyai usia G -A
tahun paling besar terjadi penurunan
tekanan darah hal ini sesuai teori bahwa
slow stroke back massage dapat
memberikan e)ek meningkatkan sirkulasi
sehingga terjadi respon relaksasi
dikarenakan e)ek dari slow stroke back
massage yang menurunkan denyut jantung
dan curah jantung sehingga terjadi
penurunan tekanan darah dibuktikan dengan
penurunan jumlah responden yang
mempunyai tekanan darah tahap % ke tahap
#. Camun ada beberapa responden yang
mengalami kenaikan tekanan darah sistolik
ataupun diastolik (>ampiran -)( hal ini
disebabkan karena keadaan yang dialami
responden tersebut merupakan hipertensi
kronis yang membuat baroreseptor telah
terpasang dengan level yang lebih tinggi
dan merespon level yang baru( mekanisme
tersebut pada mulanya bersi)at kompensasi(
tetapi proses adapti) tersebut membuka
jalan dengan memberikan pembebanan pada
jantung yang dianggap baroreseptor level
tersebut normal. "eadaan homeostasis
baroreseptor yang menurunkan rangsangan
sara) simpatis( terbukti sesudah di lakukan
slow stroke back masssage terjadi
penurunan )rekuensi dari hipertensi tahap %
ke hipertensi tahap # dan tahap pre
hipertensi. Tekanan darah pada setiap
responden berbeda7beda( hal ini dapat
disebabkan oleh proses )aktor7)aktor
penyebab hipertensi yang berbeda pada
setiap penderita hipertensi( namun data
belum membuktikan )aktor riwayat
keluarga yang menderita hipertensi
merupakan penyebab yang berperan dalam
proses terjadinya hipertensi dibuktikan dari
hasil penelitian yang menunjukan bahwa
sebagian besar responden tidak memiliki
riwayat hipertensi pada keluarga yaitu
sebanyak #9 responden (9,(.@)(
kemungkinan dikarenakan banyak
responden yang tidak tahu apabila ada
keluarga responden mempunyai riwayat
keturunan hipertensi( atau penderita
hipertensi mengalami hipertensi karena
)aktor lain.





Pn,a!$) Slow Stroke Back Massage
t!)ada# P!$)anan T(anan Da!a)
#ada Pnd!ita Hi#!tnsi di P$s(s-as
P-.ant$ B*a.a( Wi*aya) K!9a
P$s(s-as Psant!n / Kota Kdi!i


erdasarkan hasil penelitian
didapatkan tekanan darah sistolik dan
diastolik pada responden. Hasil uji
pengaruh Slow Stroke *ack +assage
terhadap perubahan tekanan darah sistolik
dan diastolik menggunakan uji statistik
($lco"on didapatkan I sistolik J ,(,,# dan
I diastolik J ,(,,9. "arena hasil I + * yang
berarti ada pengaruh slow stroke back
massage terhadap perubahan tekanan darah
pada responden. Terjadi penurunan
)rekuensi responden dari hipertensi tahap %
ke tahap # dan pre hipertensi( namun tidak
semua responden mengalami perubahan
berupa penurunan tekanan darah sistolik(
ada # responden (&(%@) yang terjadi
peningkatan tekanan darah sistolik. $ari
data didapatkan sebagian besar responden
terjadi penurunan tekanan darah sistolik
sebanyak %, responden (.6(6@) dan
sebagian besar responden terjadi penurunan
tekanan darah diastolik sebanyak #9
responden (9,(.@) (tabel .). Sentuhan pada
kulit ataupun tekanan pada kulit membuat
otot( tendon( dan ligamen menjadi rileks
sehingga meningkatkan aktivitas
parasimpatis untuk mengeluarkan
neurotransmiter asetilkolin untuk
menghambat aktivitas sara) simpatis di otot
jantung yang bermani)estasi pada
penurunan tekanan darah. ?asase memberi
keuntungan pada organ seperti organ
muskuloskeletal dan kardiovaskuler yang
memberi e)ek positi) pada organ. Slow
stroke back massage dapat membuat
vasodilatasi pembuluh darah dan getah
bening( dan meningkatkan respon re)leks
baroreseptor yang mempengaruhi
#&,

Jurnal STIKES Volume 5, No. 2, Desember 2012
penurunan aktivitas sistem sara) simpatis
dan meningkatkan aktivitas sistem sara)
parasimpatis. ?ekanisme ini menyebabkan
terjadinya vasodilatasi sistemik dan
penurunan kontraktilitas otot jantung(
selanjutnya mempengaruhi terjadinya
penurunan kecepatan denyut jantung( curah
jantung( dan volume sekuncup dan pada
akhirnya terjadi perubahan tekanan darah
yaitu penurunan tekanan darah (Healey(
%,##). Pengaruh slow stroke back massage
terbukti dan sesuai dengan teori bahwa slow
stroke back massage juga dapat
meningkatkan level dari serotonin(
mengurangi e)ek psikis dari stres dan
mengurangi resiko seperti hipertensi serta
mempengaruhi hormon yang paling penting
dalam tekanan darah yaitu Hormon yang
dikeluarkan medula adrenal selama masa
stres adalah norepine)rin dan epine)rin yang
dilepaskan oleh kelenjar adrenal ke dalam
darah. "edua hormon ini meningkatkan
respon K1$g&t or 1l$g&tL.
Terapi masase membuat jaringan otot
menjadi rileks( menurunkan kesakitan( dan
spasme pada otot. ?asase juga dapat
menurunkan respon sara) kompresi.
?ekanisme ini dapat dijelaskan ketika
jaringan otot kontraksi saat masase akan
membuat sistem sara) di sekitar area yang
dimasase juga ikut tertekan( dan jaringan
otot rileks maka sara) juga akan teregang
dan dapat menjalankan aktivitas kerja
dengan normal melalui respon yang
dihasilkan ke otak. Hasil penelitian
menyatakan ada pengaruh yang signi)ikan
sebelum dan sesudah dilakukan slow stroke
back massage terhadap perubahan tekanan
darah dengan semua klasi)ikasi tahap
hipertensi pada penderita hipertensi( hal
tersebut sesuai dengan teori bahwa
penatalaksanaan slow stroke back massage
dapat digunakan sebagai terapi
non)armakologi hipertensi dengan
meningkatkan aliran darah( lim)e dan dapat
meningkatkan aktivitas baroreseptor sebagai
prosesnya memberi impuls a)eren mencapai
pusat jantung( selanjutnya meningkatkan
aktivitas sistem sara) parasimpatis dan
melepaskan hormon asetilkolin sehingga
terjadi penurunan transmisi impuls akan
menurunkan denyut jantung( volume
sekuncup dan curah jantung. Selain
melakukan terapi )armakologi dapat
melakukan terapi non)armakologi yaitu
slow stroke back massage. Penelitian lain
yang memperkuat bahwa terapi
non)armakologik lebih aman dilakukan
adalah penelitian yang di)okuskan pada
risiko akibat obat7obatan yang digunakan
untuk terapi hipertensi. eberapa studi
akhir7akhir ini menyampaikan kemungkinan
obat penurun tekanan darah dapat
mempercepat risiko penyakit diabetes(
terutama pada mereka yang mempunyai
risiko penyakit diabetes. Penghambat beta
dan diuretic merupakan kelas obat yang
paling sering dikaitkan dengan diabetes.
Sebaliknya( <3 dan penghambat M"<
paling aman untuk diabetes. Penelitian
tambahan diperlukakan untuk
mengkon)irmasi hasil7hasil pada studi ini.
Peneliti juga memeriksa pemakaian
kombinasi obat untuk pengobatan tekanan
darah tinggi yang e)ekti). "ebanyakan
pasien mengkonsumsi obat yang terpisah
untuk mengontrol tekanan darah mereka.
Peneliti mengevaluasi kombinasi obat
dengan dosis yang lebih rendah dalam satu
sediaan kapsul. Para peneliti percaya bahwa
penelitian yang baik diperlukan untuk
melihat man)aat terapi ini. ?ayoritas pasien
dengan tekanan darah tinggi akan
memerlukan obat7obatan selama hidup
mereka untuk mengontrol tekanan darah
mereka. Slow stroke back massage
merupakan cara yang sederhana( murah(
dapat dilakukan sewaktu7waktu dan dapat
dilakukan oleh keluarga( sehingga dapat
meningkatkan relaksasi. Selain itu untuk
mendukung agar tekanan darah dapat
dikontrol dapat dilakukan dengan merubah
gaya hidup dengan cara penurunan berat
badan( pembatasan konsumsi alkohol(
natrium( tembakau( konsumsi sayuran segar
dan buah( berolahraga dan teknik7teknik
mengurangi stres( hal ini direkomendasi
untuk penderita hipertensi serta mengetahui
=aktor7)aktor yang dapat menimbulkan
hipertensi diantaranya adalah( daya tahan
tubuh terhadap penyakit( genesis( umur(
jenis kelamin( adat kebiasaan( pekerjaan(
dan ras atau suku. =aktor dilihat dari cepat
atau lambatnya terjadinya penyakit
hipertensi diantaranya adalah( makanan
yang berlebih( merokok( terlalu banyak
minum alkohol( kelainan pada ginjal(
konsumsi garam( stres( penggunaan
#&#

T$n)akan Slow Stroke *ack +assage Dalam +enurunkan Tekanan Dara& a)a en)er$ta ,$#ertens$
-nastas$ ($)'o .etno, D$an rawest$


jelantah( lain7lain (konsumsi ka)ein( pil "(
dan pola hidup pasi)) (?uhammadun %,#,4
&679&).


Ksi-#$*an


Tekanan darah sebelum dilakukan
slow stroke back massage pada penderita
hipertensi di Puskesmas Pembantu labak
!ilayah "erja Puskesmas Pesantren # "ota
"ediri tekanan darah sistolik dan diastolik
berada pada tahap %. Tekanan darah sesudah
dilakukan slow stroke back massage pada
penderita hipertensi di Puskesmas
Pembantu labak !ilayah "erja
Puskesmas Pesantren # "ota "ediri tekanan
darah sistolik dan diastolik berada pada
tahap #.
<da pengaruh slow stroke back massage
terhadap perubahan (penurunan tekanan
darah) pada penderita hipertensi.
3esponden sebagian besar terjadi
penurunan tekanan darah sistolik dan
diastolik yaitu sebanyak %, responden
(.6(6@)( dan #9 responden (9,(.@).


Sa!an


Penderita hipertensi dapat menerapkan
pijatan punggung untuk mendapatkan e)ek
relaksasi( menurunkan tekanan darah dan
mengurangi mani)estasi yang ditimbulkan
akibat hipertensi diantaranya adalah
kecemasan. "ecemasan yang dialami pasien
mempunyai beberapa alasan diantaranya N
cemas akibat pusing( cemas akan kondisi
penyakitnya( cemas jika penyakitnya tidak
bisa sembuh( cemas dan takut akan
kematian. Terkadang kecemasan dapat
terlihat dalam bentuk lain( seperti sering
bertanya tentang penyakitnya dan berulang
meskipun pertanyaan sudah dijawab( pasien
terlihat gelisah( sulit istirahat dan tidak
bergairah saat makan. Pijatan punggung
membuat pasien relaksasi dengan cara yang
murah( mudah dan e)ekti). Sebagai
rekomendasi intervensi keperawatan
sehingga dapat meningkatkan pelayanan
kesehatan pada penderita hipertensi.
Sebagai dasar pertimbangan intervensi dan
implementasi keperawatan mandiri
non)armakologi dalam manajemen
penurunan tekanan darah pada penderita
hipertensi. Hasil penelitian dapat
disosialisasikan kepada mahasiswa sebagai
pembelajaran dalam mengetahui
macammacam metode relaksasi salah
satunya adalah slow stroke back massage
karena dapat menurunkan denyut jantung
dan curah jantung sehingga dapat terjadi
penurunan tekanan darah. Sebagai
rekomendasi penelitian selanjutnya terkait
metodologi dan keuntungan mekanisme
)isiologis slow stroke back massage pada
sistem kardiovaskuler sehingga dapat lebih
meman)aatkan dalam pengembangkan hasil
penelitian.


Da6ta! P$sta(a


5orwin( Mli1abeth B. (%,,;). *uku Saku
ato1$s$olog$. Bakarta N uku
"edokteran M:5.
Healey( $ale $5. (%,##). How $aes
?assage !orkO.
&tt#233tak$ngc&arge.cs&.umn.e)u
3e"#lore!
&eal$ng #ract$ces3massage!
t&era#'3&ow )oes!massage!work.
Tanggal % Covember %,##. Bam
#&.%, !8.
?uhammadun( <S. (%,#,). ,$)u# *ersama
,$#ertens$ Ser$nga$
Dara& T$ngg$ Sang
embunu& Seke4a#.
Hogyakarta N 8n7ooks.
?uttaDin( <ri). (%,,;). *uku -4ar -su&an
Ke#erawatan Kl$en
)engan
0angguan S$stem
Kar)$o%askular )an ,ematolog$.
Bakarta N Salemba ?edika.
Cursalam. (%,,.). Konse# )an enera#an
+eto)olog$ enel$t$an
Ilmu Ke#erawatan.
Bakarta N Salamba ?edika.
0lney( 5.?. (%,,-). T&e
e11ect o1 t&era#eut$c back
massage $n &'#ertens$%e
#ersonsN a
#&%

Jurnal STIKES Volume 5, No. 2, Desember 2012
#rel$m$nar' stu)'. *$olog$cal

.esearc& 1or Nurs$ng.
Prince( Sylvia < P !ilson( >orraine ?.
(%,,-). ato1$s$olog$2 Konse#
Kl$n$s roses!#roses en'ak$t,
E)$s$ 5, Volume 1. Bakarta N
uku "edokteran M:5.

Stein( 3ichard. (%,,&). 6om#lementar' an)
-lternat$%e
6ar)$o%ascular

+e)$c$ne. Fnited Stages o)


<merica. Humana Press.

!helton( Paul ". (%,,&). Mpidemiology
and the Prevention o)
HypertensionN Prevalence
and 8ncidence o)
Hypertension. Health
Sciences 5enter( Cew
0rleans( ><.
&tt#233www.me)sca#e.com3%$ew
art$cle3787995:2. $iakses
Tanggal % Covember %,##( Bam
%#.,, !8.















#&6