Anda di halaman 1dari 14

Perancangan Sistem Informasi Penjualan dan Inventori pada

PT. Oriental Chitra International


Sitti Nurbaya Ambo, S.Kom
Universitas Gunadarma
e-mail : baya_ambo@yahoo.com

ABSTRAK
Perusahaan membutuhkan adanya suatu sistem informasi penjualan maupun inventori
yang berbasiskan komputer dengan data terintegrasi, sehingga PT. Oriental Chitra
International bisa mendapatkan informasi yang cepat dengan kesalahan yang sekecil
mungkin. Metode yang digunakan dalam penulisan ini adalah dengan melakukan
wawancara dengan pihak terkait langsung dengan sistem, melakukan studi pustaka
mengenai pengumpulan data dan informasi yang dibutuhkan melalui beberapa literatur
buku serta informasi lain dari internet, dan dilengkapi dengan melakukan penelitian
terhadap permasalahan yang ada. Dari penulisan ini dihasilkan suatu rancangan sistem
informasi penjualan dan inventori yang dapat digunakan untuk implementasi dan
pengembangan dalam membangun sistem lebih lanjut.
Kata kunci : sistem penjualan, sistem inventori

PENDAHULUAN
PT. Oriental Chitra International merupakan salah satu contoh dari sebuah perusahan
yang membutuhkan informasi terutama dalam menjalankan dua kegiatan utamanya,
yaitu pemasaran dan distribusi barang. Kedua kegiatan tersebut memiliki hubungan
secara langsung dengan konsumen, sehingga perusahaan berkepentingan untuk dapat
memenuhi kebutuhan para konsumennya. Untuk keperluan tersebut, perusahaan
membutuhkan adanya suatu sistem informasi penjualan maupun inventori yang
berbasiskan komputer dengan data terintegrasi, dikarenakan dalam pengolahan datanya
saat ini masih menggunakan sistem manual dan belum adanya database yang bisa
digunakan untuk menghasilkan data yang terintegrasi antara satu dengan lainnya.
Dimana sistem yang diperlukan tersebut adalah suatu sistem yang dapat mempermudah
usahanya dalam bertransaksi dengan pelanggan, menyimpan semua data hasil penjualan
dengan pelanggan, mempermudah dalam proses pendataan penyimpanan barang di
gudang yang dimilikinya. Diharapkan dengan dibuatnya rancangan sistem informasi
penjualan dan inventori dengan pendekatan UML (Unified Modeling Language), dapat
mempermudah bagi PT. Oriental Chitra International untuk membangun dan

mengembangkannya menjadi suatu sistem aplikasi yang berguna untuk mendukung
kegiatan usahanya serta dapat mempermudah kerja bagi para karyawannya.

TINJAUAN PUSTAKA
Pengertian Sistem Informasi
Informasi memeliki arti yang sangat penting bagi suatu organisasi terutama untuk
membuat keputusan. Informasi dapat diperoleh dari suatu sistem informasi (information
sistem). (Jogiyanto HM, 1990)
Sistem informasi dapat didefinisikan sebagai berikut :
Sistem informasi adalah sistem buatan manusia yang berisi himpunan terintegrasi
dati komponen manual dan komponen terkomputerisasi yang bertujuan untuk
mengumpulkan data, menyimpan data, memproses data, dan menghasilkan informasi
untuk pemakai. (Lani Sidharta, 1995).
Pengertian Sistem Inventaris
Sistem inventaris mendukung persiapan laporan internal dan laporan eksternal yaitu
dengan memberikan data tentang transaksi yang berhubungan dengan inventaris untuk
membuat laporan manajemen. (Lani Sidharta, 1995).

METODE PENELITIAN
Unified Modelling Language adalah sebuah bahasa yang telah menjadi standar dalam
industri untuk visualisasi, merancang dan mendokumentasikan sistem piranti lunak.
UML menawarkan sebuah standar untuk merancang model sebuah sistem. Dengan
menggunakan UML kita dapat membuat model untuk semua jenis aplikasi piranti lunak,
dimana aplikasi tersebut dapat berjalan pada piranti keras, sistem operasi dan jaringan
apapun, serta ditulis dalam bahasa pemrograman apapun. Seperti bahasa-bahasa lainnya,
UML mendefinisikan notasi dan syntax/semantik. Notasi UML merupakan sekumpulan
bentuk khusus untuk menggambarkan berbagai diagram piranti lunak.

Konsepsi Dasar UML
UML tidak menyertakan metode yang harus digunakan dalam proses analisis dan
proses desain. Pada bagian ini akan dibahas mengenai diagram-diagram dalam UML
dan bagaimana pemanfaatannya. Diagram-diagram tersebut antara lain adalah:

Use Case Diagram
Class Diagram
Behaviour Diagram
o Activity Diagram
o Statechart Diagram
o Interaction Diagram
- Sequence Diagram
- Collaboration Diagram
Implementation Diagram
o Component Diagram
o Deployment Diagram
Dari seluruh diagram yang dimiliki oleh UML. Tidak seluruhnya wajib digunakan.
Diagram-diagram yang digunakan dapat disesuaikan dengan kebutuhan.

Diagram Use Case (Use Case Diagram)
Use Case diagram menggambarkan fungsionalitas yang diharapkan dari sebuah
sistem. Yang ditekankan adalah apa yang diperbuat sistem, dan bukan bagaimana.
Sebuah Use Case merepresentasikan sebuah interaksi antara aktor dan sistem. Use case
merupakan sebuah pekerjaaan tertentu, misalnya login ke sistem, meng-create sebuah
daftar belanja dan sebagainya. Seorang/sebuah aktor adalah sebuah entitas manusia atau
mesin yang berinteraksi dengan sistem untuk melakukan pekerjaan-pekerjaan tertentu.
Diagram use case digunakan selama proses analisis untuk memperoleh kebutuhan
sistem dan untuk memahami bagaimana sistem seharusnya bekerja. Selama tahap
desain, diagram use case menetapkan perilaku sistem saat diterapkan. Dalam sebuah
model mungkin terdapat satu atau beberapa diagram use case.

Diagram Kelas (Class Diagram)
Class adalah sebuah spesifikasi yang jika diinstansiasi akan menghasilkan sebuah
objek dan merupakan inti dari pengembangan dan desain berorientasi objek. Class
menggambarkan keadaan (atribut/properti) suatu sistem, sekaligus menawarkan layanan
untuk memanipulasi keadaan tersebut (metoda/fungsi). Class diagram

menggambarkan struktur dan deskripsi class, package dan objek beserta hubungan satu
sama lain seperti containment, pewarisan, asosiasi dan lain-lain.

Diagram Kelakuan (Behaviour Diagram)
Diagram kelakuan terdiri dari diagram aktivitas dan diagram keadaan.
Perbedaan dari kedua diagram tersebut adalah bahwa diagram aktivitas berorientasi
proses sedangkan diagram keadaan berorientasi keadaan sesaat dari siklus hidup objek.

Diagram Aktivitas (Activity Diagram)
Diagram aktivitas menggambarkan berbagai alir aktivitas dalam sistem yang sedang
dirancang, bagaimana masing-masing alir berawal, decision yang mungkin terjadi, dan
bagaimana mereka berakhir. Diagram aktivitas juga dapat menggambarkan proses
paralel yang mungkin terjadi pada beberapa eksekusi.
Diagram aktivitas juga dipergunakan untuk menggambarkan perilaku paralel atau
menjelaskan bagaimana perilaku dalam berbagai use case berinteraksi.

Diagram Urutan (Sequence Diagram)
Sequence diagram menggambarkan interaksi antar objek di dalam desain di
sekitar sistem (termasuk pengguna, display dan sebagainya) berupa message yang
digambarkan terhadap waktu. Sequence diagram terdiri atas dimensi vertikal (waktu)
dan dimensi horizontal (objek-objek yang terkait)
Sequence diagram biasa digunakan untuk menggambarkan skenario atau rangkaian
langkah-langkah yang dilakukan sebagai respons dari sebuah event untuk menghasilkan
output tertentu. Diawali dari apa yang men-trigger aktifitas tersebut, proses dan
perubahan apa saja yang terjadi secara internal dan output apa yang dihasilkan.

Diagram Kolaborasi (Collaboration Diagram)
Diagram Kolaborasi juga menggambarkan interaksi antar objek seperti sequence
diagram, tetapi lebih menekankan pada peran masing-masing objek dan bukan pada
waktu penyampaian message. Setiap message memiliki sequence number, dimana
message dari level tertinggi memiliki nomor 1. Message dari level yang sama memilki
prefiks yang sama.


HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
Diagram-diagram Unified Modeling Language (UML) yang digunakan untuk
rancangan yang diusulkan adalah sebagai berikut :
Business Use-Case Sistem Penjualan dan Inventori
Berikut adalah diagram use case dari sistem Informasi Penjualan dan Inventori:
Gambar 1. Diagram Use Case Sistem Informasi Penjualan dan Inventori.

Use Case Paket Penerimaan Order Penjualan

Gambar 2. Use-Case dalam Paket Penerimaan Order Penjualan

Use Case Paket Transaksi Pembayaran.

Gambar 3. Use-Case dalam Paket Transaksi Pembayaran

Activity Diagram Melakukan Transaksi Pembayaran

Gambar 3.4. Activity Diagram Transaksi Pembayaran





Use Case Paket Pembuatan Surat Jalan


Gambar 5. Use-Case Paket Pembuatan Surat Jalan

Activity Diagram Meminta Informasi Data Pelanggan


Gambar 6. Activity Diagram Meminta Data Pelanggan



Use Case Paket Persiapan dan Pengeluaran Barang Penjualan


Gambar 7. Use-Case Paket Persiapan dan Pengeluaran Barang Penjualan

Paket Sistem Login

Gambar 8. Use-Case dalam Paket Login
Use-case dari paket sistem login menggambarkan kegiatan yang dilakukan pada saat
memasuki sistem yang merupakan proteksi sistem.

Paket Realisasi Sistem Penjualan dan Inventori
Paket Realisasi Sistem Penjualan dan Inventori berisi Paket Realisasi Sistem Login,
Paket Realisasi Sistem Penjualan, Paket Realisasi Sistem Inventori.


Realisasi
Sistem Inventori
Realisasi Sistem
Penjualan
Realisasi
Sistem Login




Gambar 9. Paket Realisasi Sistem Inventori dan Penjualan

Sequence Diagram
Sequence Diagram Realisasi Paket Sistem Login

Gambar 10. Sequence Diagram dari Realisasi Paket Sistem Login






Sequence Diagram Realisasi Paket Sistem Inventori


Gambar 11. Sequence Diagram dari Realisasi Paket Sistem Inventori

Collaboration Diagram
Collaboration Diagram Realisasi Paket Sistem Login



Gambar 12. Collaboration Diagram dari Realisasi Paket Sistem Login

Collaboration Diagram Realisasi Paket Sistem Inventori















Gambar 13. Collaboration Diagram dari Realisasi Paket Inventori

Desain Class Diagram
Selama analisis, entity menggambarkan unit-unit informasi yang diolah. Oleh karena
itu dalam model perancangan, kelas entity dibentuk menjadi bagian yang berdasar
pada database.
Diagram Detail Paket Sistem Login







Gambar 14. Class Diagram Detail dari Realisasi Paket Login.




Diagram Detail Paket Realisasi Sistem Penjualan.
B i o d a t a S t a f
K o d e _ U s e r
P a s s w o r d
N a m a _ U s e r
H a k _ A k s e s
D a t a L o g i n ( )
P e r i k s a D a t a L o g i n ( )
T a m b a h k a n B i o d a t a S t a f ( )
< < C l a s s _ Mo d u l e > >

: S t a f : L a ya r U t a m a I n ve n t o r y
: M a s t e r D a t a B a ra n g : L a ya r I n p u t B a r a n g
: L a ya r E d i t B a r a n g
: L a ya r H a p u s B a ra n g
: M e m p r o s e s D a t a B a r a n g
1 : 1 . M a s u k ( )
2 : 2 . M a s u k ( )
3 : 3 . a . I n p u t D a t a B a r a n g ( )
4 : 3 . b . M e n g e d i t D a t a B a r a n g ( )
5 : 3 . c . M e n g h a p u s D a t a B a r a n g ( )
6 : 4 . D a t a B a r a n g ( )
7 : 5 . M e r u b a h M a s t e r D a t a B a r a n g ( )



Gambar 15. Class Diagram Detail dari Realisasi Paket Sistem Penjualan.

Diagram Detail Realisasi Paket Sistem Inventori.









Gambar 16. Class Diagram Detail dari Realisasi Paket Sistem Inventori


Desain Class Diagram Keseluruhan
Data Barang
Kd_Brg
Nama_Brg
Harga_Satuan
Satuan
Stok
Masuk()
Input Data Barang()
Edit Data Barang()
Hapus Data Barang()



Gambar 17. Class Diagram Detail dari Realisasi Keseluruhan.

KESIMPULAN DAN SARAN
Kesimpulan
Sistem yang dibutuhkan perusahaan ini adalah suatu sistem yang dapat menyimpan,
menjaga dan melakukan proses pendataan barang-barang usaha yang dimiliki
perusahaan ini sehingga memberikan keluaran sesuai dengan yang diinginkan oleh
pihak perusahaan serta dapat memepermudah proses usaha penjualannya. Sebagai
jawaban dari permasalahan di atas, penulis membuat rancangan sistem penjualan dan
inventori yang terintegrasi., di mana penulis membahas permasalahan yang ada guna
mendapatkan solusi untuk kelancaran penjualan dan persediaan barang perusahaan
tersebut. Dengan adanya rancangan database untuk sistem penjualan dan inventori bagi

PT. Oriental Chitra International ini, diharapakan kegiatan usaha yang dilakukan oleh
PT. Oriental Chitra International dapat lebih meningkat.
Saran
Penulis menyarankan untuk mencoba mengembangkan rancangan database yang
telah ada menjadi sebuah aplikasi yang sesuai dengan kemampuan perusahaan.
Sehingga sistem tersebut dapat berjalan dengan baik guna meningkatkan produktifitas
dan pendapatan untuk perusahaan tersebut.

DAFTAR PUSTAKA
Ariesto Hadi Sutopo., 2002; Analisis dan Desain Berorientasi Objek Edisi
Pertama, Penerbit J&J Learning Yogyakarta

Jogiyanto H.M., 1999, Analisis dan Desain Sistem Informasi : Pendekatan
Terstruktur Teori dan Praktek Aplikasi Bisnis, cetakan pertama, Edisi
Kedua, Penerbit Andi Offset Yogyakarta.

Lani Sidharta, 1995, Sistem Informasi Bisnis: Aplikasi-aplikasi dalam Sistem
Informasi Bisnis, Elexmedia Komputindo, Jakarta.

Simon Bennett., et all, Object Oriented Systems Analysis and Design Using
UML, Computer Science Series, Mc Graw-Hill International Editions.

Beri Nilai