Anda di halaman 1dari 55

Rosdiana (09320010)

Desi Wulandari (09320025)


Naviul Hasanah (09320040)
Sito Hayyutasaqo (09320045)
KUBUS
Kubus merupakan sebuah
bangun ruang beraturan
yang dibentuk oleh enam
buah persegi yang bentuk
dan ukurannya sama.
Pemberian nama kubus
diurutkan menurut titik sudut
sisi alas dan sisi atapnya
dengan menggunakan huruf
kapital.

1. Sisi Kubus
Adalah suatu bidang persegi (permukaan kubus) yang
membatasi bangun ruang kubus.
Kubus mempunyai 6 sisi yang bentuk dan ukurannya sama.
Sisi kubus dapat dikelompokkan dalam 2 bagian, yaitu :
a. Sisi datar yang terdiri atas sisi alas dan sisi atap (tutup)
b. Sisi tegak yang terdiri atas sisi depan, belakang, kiri, dan
kanan.
3. Titik Sudut
Titik sudut merupakan pertemuan dari tiga rusuk kubus yang
berdekatan.
Kubus mempunyai 8 titik sudut.
2. Rusuk Kubus
Adalah ruas garis yang merupakan perpotongan dua bidang
sisi pada sebuah kubus.
Rusuk dikelompokkan menjadi dua bagian, yaitu :
a. Rusuk datar. Rusuk yang terdiri dari rusuk ala dan rusuk atap
b. Rusuk tegak. Rusuk yang diperoleh dari pertemuan sisi depan
dengan sisi kiri/kanan dan sisi belakang dengan sisi kiri/kanan.
Kubus mempunyai 12 rusuk, yaitu 8 rusuk datar dan 4 rusuk
tegak.
Diagonal merupakan garis yang menghubungkan dua titik sudut sebidang yang
saling berhadapan.
Di dalam kubus terdapat tiga macam diagonal, yaitu :
1.Diagonal Sisi (diagonal bidang)

Diagonal sisi kubus adalah diagonal yang terdapat pada sisi kubus.
Kubus mempunyai 12 diagonal sisi.

2. Bidang Diagonal Kubus
Bidang diagonal merupakan bidang di dalam kubus yang dibuat
melalui dua buah rusuk yang saling sejajar tetapi tidak terletak
pada satu sisi.
3. Diagonal ruang
Diagonal ruang adalah ruas garis yang menghubungkan dua titik sudut
tidak sebidang yang saling berhadapan.

Menggambar
Kubus

IKUTI LANGKAH BERIKUT :
1. Rusuk-rusuk yang sejajar dalam gambar
dilukis tetap sejajar.
2. Rusuk-rusuk yang tegak dalam gambar
dilukis tetap tegak.
3. Rusuk-rusuk yang terhalang pandangan
oleh sisi lainnya (tidak tampak)
dilukiskan dengan garis putus-putus.
4. Sisi bagian depan dan sisi bagian belakang dilukiskan
dengan persegi dengan ukuran yang sebenarnya. Sisi ini
disebut sisi frontal dan rusuk-rusuknya disebut rusuk
frontal.
5. Rusuk-rusuk yang tidak menghadap ke arak kita dilukiskan
lebih pendek dari keadaan sebenarnya walaupun
sesungguhnya panjang setiap rusuk kubus sama.
Rusuk-rusuk ini disebut rusuk orthogonal.
6. Sisi-sisi orthogonal digambar dalam bentuk jajar genjang.
Hal-hal yang harus diperhatikan dalam menggambar
kubus adalah sebagai berikut :
Jaring-jaring kubus merupakan rangkaian sisi-sisi kubus yang
jika dibentangkan akan terbentuk sebuah bidang datar.
Jaring-jaring Kubus
Pada gambar di bawah ini manakah yang merupakan jaring-jaring kubus?
g)
b)
c)
d)
e)
f)
a)
h)
i) j)
Untuk menghitung luas permukaan kubus sama dengan
menghitung luas jaring-jaring kubus.
Karena permukaan kubus terdiri dari enam buah persegi
dengan ukuran yang sama, maka luas kubus dengan
panjang s adalah :
Luas = 6 x luas persegi
= 6 x s
2

Luas Permukaan diukur dengan satuan persegi (
2
)
Hubungan antara satuan luas yang satu dengan yang lainnya dapat
ditunjukkan sebagai berikut :
Contoh Soal :
Sebuah dadu berbentuk kubus dengan panjang
rusuk 75mm. Hitumglah luas permukaannya dalam
satuan cm
2
!
Jawab :
Luas = 6 x s
2


=6 x 75
2

= 6 x 5625
=33.750mm
2

=3,375 cm
2

Volume Kubus
Volume adalah isi dari bangun ruang.
Volume diukur dalam satuan kubik (
3
).
Misalkan suatu perusahaan mengemas produk makanannya
dalam kardus yang berbebtuk kubus dengan panjang rusuk 1
dm. kemudian kotak-kotak makanan itu dimasukkan
kedalam kardus yang lebih besar dengan panjang rusuk 4
dm. maka banyaknya kotak yang ditampung kardus tersebut
adalah :
Pada bagian bawah akan menampung sebanyak (4x4)
kotak atau
sama dengan 16 kotak.
Jadi banyaknya kotak yang dapat ditampung adalah 64
kotak.
Dari contoh kasus di atas maka, dapat disimpulkan
bahwa untuk
mengetahui volume kubus adalah :
V = s x s x s
V = s
3

Pada bagian atas terdapat 4 tumpukan sehingga
banyaknya
adalah 4x16 yaitu 64 kotak.
Hubungan antara satuan volume yang satu dengan yang lainnya dapat
ditunjukkan sebagai berikut :
BALOK
By : Sito Hayyutasaqo
Balok merupakan sebuah bangun ruang beraturan
yang dibentuk oleh 3 pasang persegi panjang
yang masing-masing memiliki bentuk dan ukuran
yang sama

Pemberian nama balok diurutkan menurut titik
sudut sisi alas dan sisi atapnya dengan
menggunakan huruf kapital
Unsur-unsur Balok
Suatu bidang yang membatasi bangun ruang
Balok
Balok terdiri dari 3 pasang persegi
panjang. masing-masing pasang sisi yang
sejajar memiliki bentuk dan ukuran yang
sama
Sisi Balok dapat dikelompokkan dalam 2 bagian,
yaitu :

a. Sisi datar yang terdiri atas sisi alas dan sisi
atap (tutup)
b. Sisi tegak yang terdiri atas sisi depan,
belakang, kiri, dan
kanan.
Unsur-unsur Balok
Adalah ruas garis yang merupakan perpotongan dua
bidang sisi pada sebuah balok
Rusuk dikelompokkan menjadi dua bagian, yaitu :
a. Rusuk datar. Rusuk yang terdiri dari rusuk ala dan
rusuk atap
b. Rusuk tegak. Rusuk yang diperoleh dari pertemuan
sisi depan dengan sisi kiri/kanan dan sisi belakang
dengan sisi kiri/kanan.
Balok mempunyai 12 rusuk, yaitu 8 rusuk datar dan 4
rusuk tegak. Dan 4 Rusuk yang sejajar sama panjang.
Unsur-unsur Balok
Titik sudut merupakan pertemuan dari tiga
rusuk yang berdekatan.

Balok mempunyai 8 titik sudut.
Diagonal merupakan garis yang menghubungkan dua titik
sudut sebidang yang saling berhadapan.
Pada balok terdapat tiga macam diagonal, yaitu :
1.Diagonal Sisi (diagonal bidang)

Diagonal sisi balok adalah diagonal yang terdapat
pada sisi balok.
balok mempunyai 12 diagonal sisi.
2. Bidang Diagonal balok
Bidang diagonal merupakan bidang di dalam
balok yang dibuat melalui dua buah rusuk yang
saling sejajar tetapi tidak terletak pada satu
sisi. Bidang bidang diagonal balok berbentuk
persegi panjang.
DIAGONAL BALOK
3. Diagonal ruang
Diagonal ruang adalah ruas garis yang
menghubungkan dua titik sudut tidak sebidang
yang saling berhadapan. Diagonal-diagonal ruang
suatu balok sama panjang
MENGGAMBAR BALOK
Langkah 1:
Gambar bidang balok bagian depan yang berbentuk
persegi panjang, yaitu persegi panjang ABFE
Langkah 2:
Gambar bidang balok bagian belakang yang berbentuk
persegipanjang, yaitu persegi panjang DCGH
Langkah 3:
Gambar rusuk-rusuk yang mengarah dari depan ke
belakang, yaitu AD, BC, FG, dan EH
INGAT..!! Rusuk yang terhalang pandangannya digambar
dengan garis putus-putus
Jaring-jaring balok merupakan rangkaian sisi-sisi
balok yang jika dibentangkan akan terbentuk
sebuah bidang datar.
Jaring-jaring balok
Contoh Jaring-jaring Balok
Menghitung luas permukaan balok dapat
dilakukan dengan menggunakan rumus sebagai
berikut:
Dimana :
p= panjang,
l= lebar, dan
t= tinggi
Luas Permukaan dan Volum Balok
A. Luas Permukaan Balok
Berapakah ukuran seluruh
potongan-potongan karton
yang diperlukan untuk
membuat sebuah balok
dengan ukuran
2 2
Volume balok dapat dihitung dengan rumus:
x x
Dimana :
p= panjang,
l= lebar, dan
t= tinggi
Sebuah bak mandi berukuran
diisi air hingga
penuh. Berapa liter kah
volume air yang mengisi bak
mandi tersebut ?

Prisma merupakan bangun ruang yang
mempunyai sepasang sisi kongruen dan sejajar
serta rusuk-rusuk tegak saling sejajar.
Gambar dibawah ini merupakan jenis-jenis
prisma:
Prisma segitiga
prisma persegi(kubus)
prisma persegi panjang(balok)









Pemberian nama
Perhatikan gambar dibawah ini:
-Bangun sisi ruang datar ABCDE.FGHIJ disebut
prisma segi lima, karena mempunyai lima buah sisi tegak.
-sepasang sisi/bidang yang saling sejajar dan kongruen
disebut sebagai penampang ,yaitu bidang ABCDE disebut
sisi alas dan bidang FGHIJ disebut sisi atap.
-Bidang-bidang yang menghubungkan penampang prisma
disebut sebagai selimut prisma ,yaitu bidang tegak
ABGF,BCHG,CDIH,EDIJ,dan AEJF.



A
B
C
D
E
F
G
H
I
J
Sifat-sifat prisma
1.bidang alas dan bidang atasnya sejajar dan kongruen
2.bidang sisi tegak berbentuk persegi panjang
3.Semua rusuk tegaknya sejajar dan sama panjang
4.semua bidang diagonalnya berbentuk jajar
genjang.banyaknya bidang diagonal segi-nn adalah
n/2(n-3).
Banyak diagonal ruang dalam prisma segi n adalah n(n-3).

LANGKAH-LANGKAH MELUKIS
SEBUAH PRISMA SEGI LIMA
ABCDE.FGHIJ
(i)Lukis bidang alas prisma berbentuk
segi lima ABCDE.
(ii)Tariik garis AF,BG,CH,DI, dan EJ yang
saling sejajar dan sama panjang.
(iii)Lukis bidang atap dengan
menghubungkan titik-titik F,G,H,I,J.
Luas permukaan prisma
Luas permukaan sebuah prisma adalah jumlah semua luas sisi prisma.
Pada semua prisma tegak berlaku :
Luas permukaan prisma tegak= 2luas alas + (keliling alas x tinggi)

Contoh:
Alas sebuah prisma berbentuk segitiga
siku-siku seperti terlihat pada gambar
disamping.Hitunglah luas permukaan prisma
tersebut.



3
c
m

4cm
Unsur-unsur prisma
Sebuah Gambar prisma ABCDE.FGHIJ
Bagian-bagian gambar disamping adalah
1.bidang/sisi prisma
Bidang ABCDE sejajar dengan bidang FGHIJ yang masing-
masing disebut sisi alas dan sisi atas.Bidang
ABGF,BCHG,CDIH,DEJIAEJF disebut bidang sisi tegak.kelima
sisi tegak itu disebut selubung prisma/selimut prisma.
2.rusuk prisma
Pada bidang sisi alas ABCDE terdapat ruas-ruas garis sebagai
jembatan yaitu rusuk AB,BC,CD,DE,dan AE yang disebut rusuk
alas dan ruas garis pembatas pada sisi Atas yaitu rusuk
GH,HI,IJ,JF,FG,disebut rusuk atas .rusuk tegaknya adalah
AF,BG,CH,DI,EJ.

3.TITIK-TITIK SUDUT PRISMA
Titik sudut prisma yaitu A,B,C,D,E,F,G,H,I,J.
4.DIAGONAL RUANG PRISMA
Diagonal AH,AI,FC,FD Disebut diagonal ruang
prisma .
5.BIDANG DIAGONAL PRISMA
Bidang ACHF,ADIF disebut bidang diagonal
prisma
Volume prisma
Volume prisma tegak dapat dihitung dengan
menggunakan rumus:
Volume prisma =luas alas x tinggi
Satuan untuk volume yang sering dipakai
adalah liter (l),milliliter (ml),m
3
,cm
3
,dm
3
,mm
3.

1 dm3= 1000cm
3
1l=1dm
3

1cm3=1000mm
3
1cm3=1 cc
1l=1000ml 1l=1000cc

Contoh :
a.Tentukan volume prisma yang
luas alasnya 30m2 dan tingginya
2m
b.Tentukan volume prisma yang
tingginya 6cm dan alasnya
berbentuk segitiga siku-siku
dengan sisi siku-sikunya adalah
4cm dan 3cm.


Limas merupakan bangun ruang sisi datar
yang selimutnya terdiri atas bangun datar
segitiga dengan satu titik kesatuan.
Dan titik persekutuan itu disebut titik
puncak limas.

Bidang bidang pembentuk limas disebut
bidang limas.
Garis yang merupakan perpotongan antara
dua sisi limas disebut rusuk limas.
Jarak antara titik puncak limas dengan
bidang alas disebut tinggi limas.
UNSUR UNSUR LIMAS
Segiempat PQRS merupakan bidang alas limas
Titik T merupakan puncak limas
Rusuk rusuk PQ,QR,RS, dan PS disebut rusuk alas limas
Rusuk rusuk PT,QT,RT dan ST merupakan rusuk tegak limas
Segitiga TPQ,TQR,TRS, dan TPS merupakan bidang sisi tegak
limas
TO merupakan tinggi limas
Garis tinggi pada setiap sisi tegak merupakan apotema. TV
adalah contoh salah satu apotema.





SIFAT SIFAT LIMAS
1. Semua rusuk tegaknya menyatu pada satu
puncak.
2. Sisi tegaknya berbentuk segitiga samakaki.
3. Alasnya berupa segi banyak.
4. Garis apotema tegak lurus rusuk alas.
MELUKIS LIMAS BERATURAN
Langkah-langkah yang harus ditempuh dalam melukis
sebuah limas beraturan adalah :
1. Lukis bidang alas pada limas pada kertas persegi atau
persegi panjang dan tetapkan pula titik beratnya.
2.Tarik garis vertikal dari titik berat alas untuk mewakili garis
tinggi limas .
3.Tetapkan titik puncak limas berdasarkan panjang garis
tinggi limas.
4. Tarik garis lurus melalui puncak ke masing-masing titik
sudut bidang alas .
5. Lukis garis-garis yang tidak tampak dengan garis putus-
putus.
MEMBUAT JARING-JARING SEBUAH LIMAS
Langkah 1 : lukislah jaring -jaring alas limas sesuai
dengan ukurannya.
Langkah 2 : tentukan titik pusat alas limas .
Kemudian , tarik garis tegak lurus pada masing-
masing rusuk alasnya.
Langkah 3 : ukurlah garis tegak limas dengan
menggunakan jangkan . Lingkarkanlah dengan
titik pusat pada masing-masing titik sudutnya,
sehingga memotong garis pada langkah 2.
kemudian , titik -titik potong tadi dihubungkan
ketitik sudut.





LUAS LIMAS
Luas sisi limas = luas alas + jumlah
luas sisi tegak

VOLUME LIMAS
Volume limas = luas alas x tinggi

Wassalamualaikum Wr. Wb.