Anda di halaman 1dari 42

LAMPIRAN II

LAPORAN PERTANGGUNGJAWABAN
PELATIHAN KADER
POSYANDU LANSIA
Malang, 13-14 April 2011
PRAKTIK PROE!I KEPERAWATAN "EPARTEMEN GERONTIK
JURU!AN KEPERAWATAN
AKULTA! KE"OKTERAN UNI#ER!ITA! BRAWIJA$A
MALANG
2011
1
LPJ PELATI%AN KA"ER PO!$AN"U LAN!IA
1. Judul: Laporan Pertanggungjawaban Pelatihan Kader Posyandu Lansia
2. Latar Belakang
Berdasarkan hasil pengkajian terhadap kader posyandu lansia di Desa Suber
Sekar! Dusun Banjar "engah #$ % dengan eberikan kuesioner terkait dengan
anajeen posyandu lansia yang dilakukan pada tanggal & 'pril 2(11didapatkan
hasil eliputi :
Dari )ariable *an asih belu terdapat kesaaan persepsi tentang struktur
kepengurusan Posyandu Lansia. Di dala struktur kepengurusan hanya terdapat
ketua kader sedangkan jabatan yang lain seperti sekretaris! bendahara dan
sebagainya asih belu jelas siapa yang bertanggungjawab. Selain itu! asih
belu terjalin kerjasaa yang baik antar kader lansia. *asing+asing kader juga
belu eiliki keterapilan dasar yang eadai sebagai seorang kader lansia
karena keterbatasan dari segi pelatihan.
Keudian dari )ariable oney! segi pendanaan posyandu lansia anggaran
yang diberikan oleh peerintah kurang en,ukupi diana anggaran dana yang
diberikan hanya sekitar #p 1((.(((-tahun. .al ini dikarenakan siste pelaporan
keuangan yang ada belu jelas dan sisteatis.
Sedangkan dari )ariable *ethode! progra kerja Posyandu Lansia asih
belu terdapat progra kerja yang jelas dan siste adinistrasi juga asih
kurang eadai.
Dari )ariable a,hine didapatkan Sarana dan prasarana posyandu lansia
asih kurang. Seentara ini posyandu lansia hanya eiliki tibangan berat
badan dan pengukur tinggi badan /eteran0.
1ntuk arket atau sosialisasi tentang adanya posyandu lansia didapatkan
bahwa para lansia yang enjadi anggota posyandu lansia eiliki tingkat
antusiase yang tinggi untuk enghadiri posyandu lansia.
2. "ujuan
2
a. 1u : Kader lansia apu elaksanakan proses pelaksanaan posyandu
lansia dengan benar
b. Khusus :
*engetahui pentingnya pengelolaan lansia di asyarakat
*engetahui pentingnya alur atau proses pelaksanaan! pen,atatan dan
pelaporan! ,ara ebuat anggaran dan progra kerja
*apu elakukan tindakan pengukuran tanda+tanda )ital! perhitungan
BB dan "B! perhitungan inde3 asa tubuh /4*"0 pada K*S! ,ara
engananesa yang 5okus atau uu dialai lansia /hipertensi! asa
urat! diabetes ellitus0! elakukan atau enyapaikan ,ara enyuluh
yang benar
*apu engabil keputusan setelah elakukan ananesa
*apu endeonstrasikan pelaksanaan kader lansia
%. #en,ana Kegiatan
N&' Wa()* T+,pa) Ma)+ri M+)&-+ M+-ia PJ
1. #abu! 12
'pril 2(11
Ja 1%.((
Balai dusun
Banjar
"engah
Konsep
posyandu lansia
6eraah
dan "anya
jawab
L6D! leptop!
buku panduan
#enny 7o)a
2. #abu! 12
'pril 2(11
Ja 1%.((
Kais! 1%
'pril 2(11
ja
Balai dusun
Banjar
"engah
Balai dusun
Banjar
"engah
Pen,atatan dan
pelaporan
6eraah
dan "anya
jawab
Siulasi
dan praktik
L6D! laptop!
buku panduan
8orat
laporan!
pulpen!
eja!kursi
#i5ka
Pahle)i
dan #oswita
*aria 9ki
2. #abu! 12
'pril 2(11
Balai dusun
Banjar
Pengukuran
tanda+tanda )ital!
6eraah
dan "anya
L6D! leptop! Prasasty
$ahyulin
3
Kais! 1%
'pril 2(11
"engah
Balai dusun
Banjar
"engah
perhitungan BB
dan "B!
perhitungan
inde3 asa
tubuh /4*"0
pada K*S! ,ara
ananesa 5okus
yang dialai
lansia
/hipertensi! asa
urat! diabetes
ellitus0! ,ara
enyuluh yang
benar
jawab
Siulasi
dan praktik
buku panduan
"heroeter!
stetoskop!
tensieter!
tibangan
badan!
statureter!
K*S lansia!
5orat
ananese
dan #enny
7o)a
:. ;)aluasi
a. Struktur:
Pelatihan kader posyandu lansia dilaksanakan selaa 2 hari /12+1% 'pril
2(110. .ari pertaa diulai pada pukul 1%.2(+1<.2( $4B yaitu terlabat &( enit
dari waktu yang telah diren,anakan karena ada 2 orang peserta yang terlabat dan
adanya kesalahan teknis. Pelatihan dilaksanakan sesuai dengan ren,ana yaitu di Balai
Dukuh Banjar "engah. Julah peserta yang hadir pada hari pertaa berjulah :
orang baik dihari pertaa aupun kedua sesuai dengan julah kader yang diundang
untuk engikuti pelatihan. Pada awalnya! penyapaian ateri akan dilakukan
enggunakan L6D Proyektor! naun karena terjadi kesalahan teknis sehingga
penyapaian ateri enggunakan 2 buah laptop.
Pada hari kedua pelatihan dilaksanakan pada pukul 12.((+1<.(( $4B. Pada
saat pelatihan hari kedua alat+alat pengukuran ""= telah disediakan yaitu "ensieter
4
/: buah0! Stetoskop /: buah0! theroeter raksa dan digital /: buah0! ja digital dan
ja tangan /: buah0. Keseluruhan edia dapat diperginakan sesuai kebutuhan peserta.
b. Proses:
Pada hari pertaa dilakukan seinar selaa kurang lebih % ja yaitu ja
12.2( s-d 1<.2(. 2 peserta datang tepat waktu dan 2 peserta lainya datang terlabat
kurang lebih setengah ja. Selaa pelaksanaan seinar seua peserta yang hadir
sangat eperhatikan ateri yang diberikan! tidak ada peserta yang eninggalan
tepat selaa a,ara dilaksanakan. Peserta juga sangat antusias bertanya kepada
peateri. "idak terdapat habatan dala penyapaian ateri eskipun hanya
dilakukan dengan enggunakan 2 buah laptop sebagai edia. Peserta bersedia
engerjakan pre+test dan post+test yang telah di siapkan dengan baik.
Di hari yang ke+2! a,ara diulai dari ja 12.(( tepat s-d 1<.((. asing+
asing peserta sangat antusias dala engikuti siulasi yang telah diadakan. Seua
peserta apu elakukan siulasi dengan benar. "idak ada habatan dala
pelaksaan siulasi ini dan seua peserta engikuti siulasi dari awal hingga akhir.
Di akhir a,ara! panita eberikan bingkisan dan serti5ikat kepada kader posyandu
lansia.
,. .asil:
.ari 1: dari hasil post test didapatkan >(? peserta apu eahai ateri
yang diberikan ditunjukkan dengan keapuan kader dala engerjakan post test.
.al ini enunjukkan bahwa hasil yang didapatkan eenuhi target yang telah
ditetapkan yakni @(? peserta apu engerjakan post+test.
.ari 44: dari hasil obser)asi keapuan keterapilan kader yang telah
dilakukan! didapatkan 1((? peserta apu elaksanakan keterapilan yang telah
diajarkan.
&. Lapiran + Lapiran
Lapiran 4
Susunan Kepanitiaan
Lapoiran 44
Susunan ',ara
5
Lapiran 444
*ateri+*ateri Pelatihan Kader Posyandu Lansia
Lapiran 4=
;)aluasi *ateri Pelatihan Kader Posyandu Lansia
Lapiran =
'bsensi Kehadiran Peserta Pelatihan Kader Posyandu Lansia
Lapiran =
8oto+5oto Kegiatan
La,piran 1
!U!UNAN KEPANITIAAN
Penanggungjawab Kegiatan: 7s. Setyoadi! S.Kep
Ketua Pelaksana : Siti *uthoh .aroh (&1(<2((:(
Sekretaris : 4ka 7ur Pratiwi (&1(<2((1:
Bendahara : #i5ka Pahle)i (&1(<2((%(
Sie. .uas : Pt. Sintya 'rlinda ' (&1(<22(21
'striana Soeharyanti (&1(<22((2
4dola Perdana S.S (&1(<22(1%
Sie. *ateri : Prasasty $ahyulin (&1(<2((2@
6
#i5ka Pahle)i (&1(<2((%(
#oswita *aria 9ki (&1(<2((%:
#enny 7o)a (&1(<22(22
Sie. ',ara : Siti *uthoh .aroh (&1(<2((:(
Sie. Konsusi : 6itra Setya Sakti (&1(<22((@
Sie. PDD* : 6itra Setya Sakti (&1(<22((@
La,piran 2
7
!U!UNAN A.ARA
1. S;*47'# P;L'"4.'7 K'D;# P9SA'7D1 L'7S4'
/.ari ke+1: #abu! 12 'pril 2(110
12.%:+1%.(( #egistrasi
1%.((+1%.(: Pebukaan
1%.(:+1%.2( Sabutan+Sabutan
1%.2(+1%.2( Pre test *ateri 1
1%.2(+1:.(( Seinar ateri 4: konsep posyandu Lansia
1:.((+1:.1: Diskusi 4 /tanya+jawab0
1:.1:+1:.2: Post "est *ateri 1
1:.2:+1&.(( 4S.9*'
1&.((+1&.1( Pre test ateri 2
1&.1(+1&.2( Seinar *ateri 2: Pen,atatan! Pelaporan dan pebuatan
progra.
1&.2(+1&.%: Diskusi 2 /tanya+jawab0
1&.%:+1&.:: Post "est ateri 2
1&.::+1<.(: Pre test ateri 2
1<.(:+1<.2: Seinar ateri 2: pengukuran ""=! pengukuran "B BBB!
perhitungan 4*"! ,ara ananesa yang ter5okus pada lansia!
,ara penyuluhan.
1<.2:+1<.:( Diskusi 2 /tanya+jawab0
1<.:(+1@.(( Post test *ateri 2
8
1@.((+1@.(: Penutupan
2. S4*1L'S4 P;L'"4.'7 K'D;# L'7S4'
/.ari ke+2: Kais! 1% 'pril 2(110
12.2(+12.(( #egistrasi
12.((+1%.(: *ateri CKonsep PenyuluhanD
1%.(:+1%.%( Siulasi dan deonstrasi ateri 2: pen,atatan! pelaporan
dan pebuatan progra
1%.%(+1:.1: Siulasi ananesa 5okus pada lansia! siulasi pengukuran
"B! BB dan perthitungan 4*" /4ndeks *assa "ubuh0!
siulasi pengukuran ""=.
1:.1:+1&.1: Koordinasi Kader Posyandu Lansia dengan Pihak+pihak
terkait
1&.1:+1&.2( Pebagian Serti5ikat
1&.2(+1&.%: Penyusunan Progra kerja dan Susunan Pengurus
Posyandu Lansia
1&.%:+1<.(( Penutupan
9
La,piran 3
MATERI-MATERI PELATI%AN KA"ER PO!$AN"U LAN!IA
MATERI 1
PO!$AN"U LAN!IA
A' P+ng+r)ian P&/0an-* Lan/ia
Posyandu Lansia adalah pos pelayanan terpadu untuk asyarakat usia lanjut di
suatu wilayah tertentu yang sudah disepakati! yang digerakkan oleh asyarakat diana
ereka dapat eperoleh pelayanan kesehatan. Posyandu Lansia erupakan
pengebangan dari kebijakan peerintah elalui pelayanan kesehatan bagi Lansia yang
penyelenggaraannya elalui progra Puskesas dengan elibatkan peran serta para
Lansia! keluarga! tokoh asyarakat dan organisasi sosial dala penyelenggaraannya.
Posyandu Lansia - kelopok usia lanjut adalah erupakan suatu bentuk
pelayanan kesehatan bersuber daya asyarakat atau -1KB* yang dibentuk oleh
asyarakat berdasarkan inisiati5 dan kebutuhan itu sendiri khususnya pada penduduk
usia lanjut. Pengertian usia lanjut adalah ereka yang telah berusia &( tahun keatas.
B' T*1*an P&/0an-* Lan/ia
"ujuan pebentukan posyandu Lansia se,ara garis besar antara lain :
a. *eningkatkan jangkauan pelayanan kesehatan Lansia di asyarakat! sehingga
10
terbentuk pelayanan kesehatan yang sesuai dengan kebutuhan Lansia
b. *endekatkan pelayanan dan eningkatkan peran serta asyarakat dan swasta dala
pelayanan kesehatan disaping eningkatkan kounikasi antara asyarakat usia lanjut.
.' !a/aran P&/0an-* Lan/ia
1. Sasaran langsung
Kelopok pra usia lanjut /%:+:> tahun0.
Kelopok usia lanjut /&( tahun keatas0.
Kelopok usia lanjut dengan resiko tinggi /<( tahun ke atas0.
2. Sasaran tidak langsung
Keluarga diana usia lanjut berada.
9rganisasi sosial yang bergerak dala pebinaan usia lanjut.
*asyarakat luas.
"' M+(ani/,+ P+la0anan P&/0an-* Lan/ia
Berbeda dengan posyandu balita yang terdapat siste : eja! pelayanan yang
diselenggarakan dala posyandu Lansia tergantung pada ekanise dan kebijakan
pelayanan kesehatan di suatu wilayah kabupaten aupun kota penyelenggara. 'da yang
enyelenggarakan posyandu Lansia siste : eja seperti posyandu balita! ada juga
hanya enggunakan siste pelayanan 2 eja! dengan kegiatan sebagai berikut :
+ *eja 4 : penda5taran Lansia! pengukuran dan penibangan berat badan dan atau tinggi
badan.
+ *eja 44 : *elakukan pen,atatan berat badan! tinggi badan! indeks assa tubuh /4*"0.
Pelayanan kesehatan seperti pengobatan sederhana dan rujukan kasus juga
dilakukan di eja 44 ini.
+ *eja 444 : elakukan kegiatan penyuluhan atau konseling. Disini juga dapat dilakukan
pelayanan pojok giEi.
E' K+n-ala P+la(/anaan P&/0an-* Lan/ia
Beberapa kendala yang dihadapi Lansia dala engikuti kegiatan posyandu
antara lain :
a. Pengetahuan Lansia yang rendah tentang manfaat posyandu.
11
Pengetahuan Lansia akan an5aat posyandu ini dapat diperoleh dari pengalaan
pribadi dala kehidupan sehari+harinya. Dengan enghadiri kegiatan posyandu!
Lansia akan endapatkan penyuluhan tentang bagaiana ,ara hidup sehat
dengan segala keterbatasan atau asalah kesehatan yang elekat pada ereka.
Dengan pengalaan ini! pengetahuan Lansia enjadi eningkat! yang enjadi
dasar pebentukan sikap dan dapat endorong inat atau oti)asi ereka untuk
selalu engikuti kegiatan posyandu Lansia
b. Jarak rumah dengan lokasi posyandu yang jauh atau sulit dijangkau
Jarak posyandu yang dekat akan ebuat Lansia udah enjangkau posyandu
tanpa harus engalai kelelahan atau ke,elakaan 5isik karena penurunan daya
tahan atau kekuatan 5isik tubuh. Keudahan dala enjangkau lokasi posyandu
ini berhubungan dengan 5aktor keaanan atau keselaatan bagi Lansia. Jika
Lansia erasa aan atau erasa udah untuk enjangkau lokasi posyandu
tanpa harus enibulkan kelelahan atau asalah yang lebih serius! aka hal ini
dapat endorong inat atau oti)asi Lansia untuk engikuti kegiatan posyandu.
Dengan deikian! keaanan ini erupakan 5aktor eksternal dari terbentuknya
oti)asi untuk enghadiri posyandu Lansia.
c. Dukungan keluarga sangat berperan dalam mendorong minat atau kesediaan
Lansia untuk mengikuti kegiatan posyandu Lansia.
Keluarga dapat enjadi oti)ator kuat bagi Lansia apabila selalu enyediakan
diri untuk endapingi atau engantar Lansia ke posyandu! engingatkan
Lansia jika lupa jadwal posyandu! dan berusaha ebantu engatasi segala
perasalahan bersaa Lansia.
d. Sikap yang kurang baik terhadap petugas posyandu.
Penilaian pribadi atau sikap yang baik terhadap petugas erupakan dasar atas
kesiapan atau kesediaan Lansia untuk engikuti kegiatan posyandu. Dengan
sikap yang baik tersebut! Lansia ,enderung untuk selalu hadir atau engikuti
kegiatan yang diadakan di posyandu Lansia. .al ini dapat dipahai karena sikap
seseorang adalah suatu ,erin kesiapan untuk bereaksi terhadap suatu obyek.
Kesiapan erupakan ke,enderungan potensial untuk bereaksi dengan ,ara+,ara
tertentu apabila indi)idu dihadapkan pada stiulus yang enghendaki adanya
suatu respons.
' B+n)*( P+la0anan P&/0an-* Lan/ia
12
Pelayanan kesehatan di Posyandu lanjut usia eliputi peeriksaan kesehatan 5isik
dan ental eosional yang di,atat dan dipantau dengan Kartu *enuju Sehat /K*S0
untuk engetahui lebih awal penyakit yang diderita /deteksi dini0 atau an,aan asalah
kesehatan yang dihadapi.
G' J+ni/ P+la0anan K+/+2a)an
Jenis Pelayanan Kesehatan yang diberikan kepada usia lanjut di Posyandu Lansia
seperti ter,antu dala situs Peerintah Kota Jogjakarta adalah sebagai berikut:
a. Peeriksaan akti)itas kegiatan sehari+hari eliputi kegiatan dasar dala kehidupan!
seperti akan-inu! berjalan! andi! berpakaian! naik turun tepat tidur! buang air
besar-ke,il dan sebagainya.
b. Peeriksaan status ental. Peeriksaan ini berhubungan dengan ental eosional
dengan enggunakan pedoan etode 2 /dua 0 enit.
,. Peeriksaan status giEi elalui penibangan berat badan dan pengukuran tinggi
badan dan di,atat pada gra5ik indeks asa tubuh /4*"0.
d. Pengukuran tekanan darah enggunakan tensieter dan stetoskop serta penghitungan
denyut nadi selaa satu enit.
e. Peeriksaan heoglobin enggunakan talFuist! sahli atau ,uprisul5at.
5. Peeriksaan adanya gula dala air seni sebagai deteksi awal adanya penyakit gula
/diabetes ellitus0.
g. Peeriksaan adanya Eat putih telur /protein0 dala air seni sebagai deteksi awal
adanya penyakit ginjal.
h. Pelaksanaan rujukan ke Puskesas bilaana ada keluhan dan atau diteukan kelainan
pada peeriksaan butir 1 hingga <.
i. Penyuluhan Kesehatan.
Kegiatan lain yang dapat dilakukan sesuai kebutuhan dan kondisi setepat seperti
Peberian *akanan "abahan /P*"0 dengan eperhatikan aspek kesehatan dan giEi
lanjut usia dan kegiatan olah raga seperti sena lanjut usia! gerak jalan santai untuk
eningkatkan kebugaran.
1ntuk kelan,aran pelaksanaan kegiatan di Posyandu Lansia! dibutuhkan sarana
dan prasarana penunjang! yaitu: tepat kegiatan /gedung! ruangan atau tepat terbuka0!
eja dan kursi! alat tulis! buku pen,atatan kegiatan! tibangan dewasa! eteran
pengukuran tinggi badan! stetoskop! tensi eter! peralatan laboratoriu sederhana!
theroeter! dan Kartu *enuju Sehat /K*S0 Lansia.
13
MATERI 2
KON!EP PEN$ULU%AN KE!E%ATAN
A' P+ng+r)ian
Penyuluhan kesehatan adalah kegiatan pendidikan yang dilakukan dengan ,ara
enyebarkan pesan! enanakan keyakinan! sehingga asyarakat tidak saja sadar! tahu
dan engerti! tetapi juga au dan apu elakukan suatu anjuran yang ada
hubungannya dengan kesehatan. Penyuluhan kesehatan adalah gabungan berbagai
kegiatan dan kesepatan yang berlandaskan prinsip+prinsip belajar untuk en,apai suatu
keadaan! diana indi)idu! keluarga! kelopok atau asyarakat se,ara keseluruhan ingin
hidup sehat! tahu bagaiana ,aranya dan elakukan apa yang dapat dilakukan! se,ara
perseorangan aupun se,ara kelopok dan einta pertolongan /;55endy! 2((@0.
Pendidikan kesehatan adalah suatu proses perubahan pada diri seseorang yang
dihubungkan dengan pen,apaian tujuan kesehatan indi)idu! dan asyarakat. Pendidikan
kesehatan tidak dapat diberikan kepada seseorang oleh orang lain! bukan seperangkat
prosedur yang harus dilaksanakan atau suatu produk yang harus di,apai! tetapi
sesungguhnya erupakan suatu proses perkebangan yang berubah se,ara dinais!
yang didalanya seseorang eneria atau enolak in5orasi! sikap! aupun praktek
baru! yang berhubungan dengan tujuan hidup sehat /Suliha! dkk.! 2((20.
B' T*1*an P+n0*l*2an
"ujuan pendidikan kesehatan enurut ;55endy /2((@0 sebagai berikut :
1. "er,apainya perubahan perilaku indi)idu! keluarga dan asyarakat dala
ebina dan eelihara perilaku hidup sehat dan lingkungan sehat! serta
berperan akti5 dala upaya ewujudkan derajat kesehatan yang optial.
2. "erbentuknya perilaku sehat pada indi)idu! keluarga! kelopok dan asyarakat
yang sesuai dengan konsep hidup sehat baik 5isik! ental dan sosial sehingga
dapat enurunkan angka kesakitan dan keatian.
*enurut $.9! tujuan penyuluhan kesehatan adalah untuk engubah perilaku
perseorangan dan atau asyarakat dala bidang kesehatan /;55endy! 2((@0.
.' a()&r 0ang P+rl* "ip+r2a)i(an -ala, P+n0*l*2an
14
8aktor yang perlu diperhatikan terhadap sasaran dala keberhasilan penyuluhan
kesehatan adalah :
1. "ingkat Pendidikan.
Pendidikan dapat epengaruhi ,ara pandang seseorang terhadap in5orasi baru
yang diterianya. *aka dapat dikatakan bahwa seakin tinggi tingkat
pendidikannya! seakin udah seseorang eneria in5orasi yang didapatnya.
2. "ingkat Sosial ;konoi.
Seakin tinggi tingkat sosial ekonoi seseorang! seakin udah pula dala
eneria in5orasi baru.
2. 'dat 4stiadat.
Pengaruh dari adat istiadat dala eneria in5orasi baru erupakan hal yang
tidak dapat diabaikan! karena asyarakat kita asih sangat enghargai dan
enganggap sesuatu yang tidak boleh diabaikan.
%. Keper,ayaan *asyarakat.
*asyarakat lebih eperhatikan in5orasi yang disapaikan oleh orangGorang
yang sudah ereka kenal! karena sudah tibul keper,ayaan asyarakat dengan
penyapai in5orasi.
:. Ketersediaan $aktu di *asyarakat.
$aktu penyapaian in5orasi harus eperhatikan tingkat akti5itas asyarakat
untuk enjain tingkat kehadiran asyarakat dala penyuluhan.
"' M+)&-+ P+n0*l*2an
*etode yang dapat dipergunakan dala eberikan penyuluhan kesehatan adalah
/7otoatodjo! 2((2 0 :
1. *etode 6eraah adalah suatu ,ara dala enerangkan dan enjelaskan suatu
ide! pengertian atau pesan se,ara lisan kepada sekelopok sasaran sehingga
eperoleh in5orasi tentang kesehatan.
2. *etode Diskusi Kelopok adalah pebi,araan yang diren,anakan dan telah
dipersiapkan tentang suatu topik pebi,araan diantara : G 2( peserta /sasaran0
dengan seorang peipin diskusi yang telah ditunjuk.
2. *etode 6urah Pendapat adalah suatu bentuk pee,ahan asalah di ana setiap
anggota engusulkan seua keungkinan pee,ahan asalah yang terpikirkan
oleh peserta! dan e)aluasi atas pendapat yang ada.
15
%. *etode Panel adalah pebi,araan yang telah diren,anakan di depan pengunjung
atau peserta tentang sebuah topik! diperlukan 2 orang atau lebih panelis dengan
seorang peipin.
:. *etode Berain Peran adalah eerankan sebuah situasi dala kehidupan
anusia dengan tanpa diadakan latihan! dilakukan oleh dua orang atu lebih untuk
dipakai sebagai bahan peikiran oleh kelopok.
&. *etode Deonstrasi adalah suatu ,ara untuk enunjukkan pengertian! ide dan
prosedur tentang sesuatu hal yang telah dipersiapkan dengan teliti untuk
eperlihatkan bagaiana ,ara elaksanakan suatu tindakan! adegan dengan
enggunakan alat peraga. *etode ini digunakan terhadap kelopok yang tidak
terlalu besar julahnya.
<. *etode Siposiu adalah serangkaian ,eraah yang diberikan oleh 2 sapai :
orang dengan topik yang berlebihan tetapi saling berhubungan erat.
@. *etode Seinar adalah suatu ,ara di ana sekelopok orang berkupul untuk
ebahas suatu asalah dibawah bibingan seorang ahli yang enguasai
bidangnya.

E' M+-ia P+n0*l*2an
*edia penyuluhan kesehatan adalah edia yang digunakan untuk enyapaikan
pesan kesehatan karena alat tersebut digunakan untuk eperudah peneriaan pesan
kesehatan bagi asyarakat yang dituju.
*enurut 7otoatodjo /2((:0! edia penyuluhan didasarkan ,ara produksinya
dikelopokkan enjadi :
1. *edia ,etak yaitu suatu edia statis dan engutaakan pesan+pesan )isual.
*edia ,etak terdiri dari :
1. Booklet adalah suatu edia untuk enyapaikan pesan kesehatan dan
bentuk buku! baik tulisan ataupun gabar.
2. Leaflet adalah suatu bentuk penyapaian in5orasi elalui lebar yang
dilipat. 4si in5orasi dapat berupa kaliat aupun gabar.
2. Selebaran adalah suatu bentuk in5orasi yang berupa kaliat aupun
kobinasi.
%. lip chart adalah edia penyapaian pesan atau in5orasi kesehatan
dala bentuk lebar balik berisi gabar dan dibaliknya berisi pesan yang
berkaitan dengan gabar tersebut.
16
:. #ubrik atau tulisan pada surat kabar engenai bahasan suatu asalah
kesehatan.
&. Poster adalah bentuk edia ,etak berisi pesan kesehatan yang biasanya
ditepel di tepat uu.
<. 8oto yang engungkap in5orasi kesehatan yang ber5ungsi untuk
eber in5orasi dan enghibur.
2. *edia ;lektronik yaitu suatu edia bergerak dan dinais! dapat dilihat dan
didengar dala enyapaikan pesannya elalui alat bantu elektronika.adapun
a,a edia elektronik:
1. "ele)isi
2. #adio
2. =ideo
%. Slide
:. 8il
2. Luar ruangan yaitu edia yang enyapaikan pesannya di luar ruangan se,ara
uu elalui edia ,etak dan elektronika se,ara statis! issal :
1. Paeran
2. Banner
2. "= Layar Lebar
%. Spanduk
:. Papan #eklae
' Lang(a2 P+n0*l*2an
Dala elakukan penyuluhan kesehatan! aka penyuluh yang baik harus elakukan
penyuluhan sesuai dengan langkah+langkah dala penyuluhan kesehatan asyarakat
sebagai berikut /;55endy! 2((@0 :
1. *engkaji kebutuhan kesehatan asyarakat.
2. *enetapkan asalah kesehatan asyarakat.
2. *eprioritaskan asalah yang terlebih dahulu ditangani elalui penyuluhan
kesehatan asyarakat.
*enyusun peren,anaan penyuluhan :
1. *enetapkan tujuan
2. Penentuan sasaran
2. *enyusun ateri - isi penyuluhan
17
%. *eilih etoda yang tepat
:. *enentukan jenis alat peraga yang akan digunakan
&. Penentuan kriteria e)aluasi
<. Pelaksanaan penyuluhan
@. Penilaian hasil penyuluhan
>. "indak lanjut dari penyuluhan
MATERI 3
"OKUMENTA!I PA"A PO!$AN"U LAN!IA
1' P+ng+r)ian
Dokuentasi berasal dari kata dokuen yang berarti bahan pustaka! baik berbentuk
tulisan aupun berbentuk rekaan lainnya seperti pita suara-kaset! )ideo! 5il!
gabar dan 5oto.
Dokuentasi dala bidang kesehatan adalah suatu pen,atatan dan pelaporan
in5orasi tentang kondisi dan perkebangan kesehatan lansia dan seua kegiatan
yang dilakukan oleh petugas kesehatan /bidan! dokter-perawat dan petugas kesehatan
lainnya0.
Penyapaian berita-in5orasi-laporan tentang kesehatan-perkebangan lansia
dilakukan dengan dua ,ara yaitu pen,atatan dan pelaporan.
a. Pen,atatan
Pen,atatan adalah data tertulis dan erupakan data resi tentang kondisi
kesehatan lansia dan perkebangannya
b. Pelaporan
Pelaporan adalah penyapaian in5orasi tentang kondisi dan perkebangan
lansia se,ara lisan kepada kader-bidan-perawat lain atau kepada dokter atau ti
kesehatan lainnya di jenjang yang lebih tinggi dari posyandu lansia.
Pelaporan eberi ringkasan tentang akti)itas atas pengaatan yang dilihat!
18
dilakukan atau didengar.
2' T*1*an
a. *eberi perlindungan huku
Dokuentasi ini dapat dian5aatkan dala suatu pengadilan! apabila ada asalah
se,ara huku. *isalnya pada kasus dugaan penyalahgunaan dana.
b. *epunyai aspek 5inansial ekonoi
Seua tindakan posyandu lansia yang belu! sedang dan telah diberikan di,atat
dengan lengkap yang dapat dipergunakan sebagai pertibangan atau a,uan dala
biaya posyandu lansia. "anpa adanya bukti pen,atatan tindakan aka pebayaran
tidak dapat diprtanggung jawabkan.
,. *eberikan data penelitian
Dengan epelajari laporan posyandu lansia aka in5orasi yang diperoleh akan
ebentuk untuk engatasi asalah yang dialai oleh lansia.
d. Jainan utu /Kualitas Pelayanan0 : pen,atatan data lansia yang lengkap dan
akurat akan eberi keudahan bagi kader dala ebantu enyelesaikan
asalah lansia. Dan untuk engetahui sejauh ana asalah lansia dapat diatasi
dan seberapa jauh asalah baru dapat dionitor elalui ,atatan yang akurat.
e. Kounikasi
*erupakan alat kounikasi kader dengan sesaa kader dan bidan desa atau
tenaga kesehatan dari puskesas.
5. Pendidikan
Dokuentasi epunyai nilai pendidikan karena isinya enyangkut kronologis
dari kegiatan posyandu lansia yang dapat dipergunakan sebagai bahan atau
re5erensi pebelajaran.
g. 'kreditasi atau Penilaian
*elalui dokuentasi akan dilihat sejauh ana peran kader dala eberikan
pelayanan kesehatan bagi lansia sehingga akan beran5aat bagi peningkatan utu
juga bagi kader dala en,apai kualitas yang lebih baik.
3' Man3aa)
a. Sebagai dokuen yang sah
b. Sebagai sarana kounikasi
,. Sebagai dokuen yang berharga untuk engikuti perkebangan dan e)aluasi
19
lansia
d. Sebagai suber data yang penting untuk penelitian dan pendidikan
e. Sebagai suatu sarana pebela huku yaitu bukti yang akurat dala asalah
huku
5. Sebagai bukti pelayanan yang berutu
g. "anggung jawab legal terhadap lansia
h. Peenuhan pelayanan standar
i. Sebagai suber dari statistik untuk standarisasi
j. Suber in5orasi untuk data wajib
k. Sebagai sarana in5orasi untuk pendidikan! pengalaan belajar
l. Dokuen untuk enjain penggantian biaya kesehatan
. Dokuen untuk peren,anaan pelayanan diasa yang akan datang
4' Prin/ip P+la(/anaan "&(*,+n)a/i
a. Dibuat ,atatan se,ara singkat! keudian dipindahkan se,ara lengkap /dengan
naa jelas dan identi5ikasi yang jelas
b. "idak en,atat tindakan yang belu dilakukan
,. .asil obser)asi atau perubahan yang nyata harus segera di,atat
d. Selalu tulis naa jelas serta tanggal tindakan dilakukan.
4' T+(ni( P+n5a)a)an
a. *en,antukan naa lansia pada setiap lebaran ,atatan
b. *enulis dengan tinta /idealnya tinta hita0
,. *enulis-enggunakan dengan sibol yang telah disepakati bersaa atau sesuai
pedoan untuk eper,epat proses pen,atatan
d. *enulis ,atatan selalu enggunakan tanggal dan tindakan atau obser)asi yang
dilakukan sesuai dengan kenyataan dan bukan interpretasi.
e. .indarkan kata+kata yang epunyai unsur penilaianH isalnya: tapaknya!
rupanya dan yang bersi5at uu
5. .asil teuan digabarkan se,ara jelas terasuk keadaan! tanda! gejala! warna!
julah dan besar dengan ukuran yang laEi dipakai.
g. Kolo jangan dibiarkan kosong! beri tanda bila tidak ada yang perlu ditulis
h. 6oretan harus disertai para5 disapingnya
20
6' B*(* 0ang %ar*/ "i,ili(i &l+2 P&/0an-* Lan/ia
1. Buku #egister Kader Lansia
2. Buku #en,ana Kegiatan Lansia
2. Buku Da5tar Kunjungan #uah Kelopok Lansia
%. Buku Da5tar .adir Kegiatan Kelopok Lansia
:. Buku 'bsen Kader Lansia
&. Buku 4n)entaris Barang
<. Buku #egister 'nggota Kelopok Lansia
@. Buku 4n)entaris Buku
>. Buku "au
1(. Buku Kegiatan Kelopok Lansia
11. Buku Layanan 'nggota Lansia
12. Buku Kohort Lansia
ORMAT PEN.ATATAN MEJA 17 PEN"ATARAN
ORMAT PEN.ATATAN MEJA 27 PELA$ANAN KE!E%ATAN LAN!IA
NO NAMA ALAMAT TANGGAL
LA%IR
UMUR BERAT
BA"AN
TINGGI
BA"AN
TEN!I TIN"AKAN KETERANGAN
ORMAT PEN.ATATAN7 LAPORAN KEUANGAN
Tanggal K+)+rangan P+,a/*(an P+ng+l*aran !al-& TT"
21
KARTU PO!$AN"U LAN!IA
N&,&r R+gi/)+r 7
Na,a 7
J+ni/ K+la,in 7
U,*r 7
Ala,a) 7
MATERI 4
"OKUMENTA!I PA"A PO!$AN"U LAN!IA
1' P+ng+r)ian
Dokuentasi berasal dari kata dokuen yang berarti bahan pustaka! baik berbentuk
tulisan aupun berbentuk rekaan lainnya seperti pita suara-kaset! )ideo! 5il!
gabar dan 5oto.
Dokuentasi dala bidang kesehatan adalah suatu pen,atatan dan pelaporan
in5orasi tentang kondisi dan perkebangan kesehatan lansia dan seua kegiatan
yang dilakukan oleh petugas kesehatan /bidan! dokter-perawat dan petugas kesehatan
lainnya0.
Penyapaian berita-in5orasi-laporan tentang kesehatan-perkebangan lansia
dilakukan dengan dua ,ara yaitu pen,atatan dan pelaporan.
a. Pen,atatan
Pen,atatan adalah data tertulis dan erupakan data resi tentang kondisi
kesehatan lansia dan perkebangannya
b. Pelaporan
Pelaporan adalah penyapaian in5orasi tentang kondisi dan perkebangan
lansia se,ara lisan kepada kader-bidan-perawat lain atau kepada dokter atau ti
kesehatan lainnya di jenjang yang lebih tinggi dari posyandu lansia.
Pelaporan eberi ringkasan tentang akti)itas atas pengaatan yang dilihat!
dilakukan atau didengar.
8' T*1*an
*eberi perlindungan huku
22
Dokuentasi ini dapat dian5aatkan dala suatu pengadilan! apabila ada asalah
se,ara huku. *isalnya pada kasus dugaan penyalahgunaan dana.
*epunyai aspek 5inansial ekonoi
Seua tindakan posyandu lansia yang belu! sedang dan telah diberikan di,atat
dengan lengkap yang dapat dipergunakan sebagai pertibangan atau a,uan dala
biaya posyandu lansia. "anpa adanya bukti pen,atatan tindakan aka pebayaran
tidak dapat diprtanggung jawabkan.
*eberikan data penelitian
Dengan epelajari laporan posyandu lansia aka in5orasi yang diperoleh akan
ebentuk untuk engatasi asalah yang dialai oleh lansia.
Jainan utu /Kualitas Pelayanan0 : pen,atatan data lansia yang lengkap dan
akurat akan eberi keudahan bagi kader dala ebantu enyelesaikan
asalah lansia. Dan untuk engetahui sejauh ana asalah lansia dapat diatasi
dan seberapa jauh asalah baru dapat dionitor elalui ,atatan yang akurat.
Kounikasi
*erupakan alat kounikasi kader dengan sesaa kader dan bidan desa atau
tenaga kesehatan dari puskesas.
Pendidikan
Dokuentasi epunyai nilai pendidikan karena isinya enyangkut kronologis
dari kegiatan posyandu lansia yang dapat dipergunakan sebagai bahan atau
re5erensi pebelajaran.
'kreditasi atau Penilaian
*elalui dokuentasi akan dilihat sejauh ana peran kader dala eberikan
pelayanan kesehatan bagi lansia sehingga akan beran5aat bagi peningkatan utu
juga bagi kader dala en,apai kualitas yang lebih baik.
9' Man3aa)
Sebagai dokuen yang sah
Sebagai sarana kounikasi
Sebagai dokuen yang berharga untuk engikuti perkebangan dan e)aluasi
lansia
Sebagai suber data yang penting untuk penelitian dan pendidikan
23
Sebagai suatu sarana pebela huku yaitu bukti yang akurat dala asalah
huku
Sebagai bukti pelayanan yang berutu
"anggung jawab legal terhadap lansia
Peenuhan pelayanan standar
Sebagai suber dari statistik untuk standarisasi
Suber in5orasi untuk data wajib
Sebagai sarana in5orasi untuk pendidikan! pengalaan belajar
Dokuen untuk enjain penggantian biaya kesehatan
Dokuen untuk peren,anaan pelayanan diasa yang akan datang
:' Prin/ip P+la(/anaan "&(*,+n)a/i
o Dibuat ,atatan se,ara singkat! keudian dipindahkan se,ara lengkap /dengan
naa jelas dan identi5ikasi yang jelas
o "idak en,atat tindakan yang belu dilakukan
o .asil obser)asi atau perubahan yang nyata harus segera di,atat
o Selalu tulis naa jelas serta tanggal tindakan dilakukan.
10' T+(ni( P+n5a)a)an
*en,antukan naa lansia pada setiap lebaran ,atatan
*enulis dengan tinta /idealnya tinta hita0
*enulis-enggunakan dengan sibol yang telah disepakati bersaa atau sesuai
pedoan untuk eper,epat proses pen,atatan
*enulis ,atatan selalu enggunakan tanggal dan tindakan atau obser)asi yang
dilakukan sesuai dengan kenyataan dan bukan interpretasi.
.indarkan kata+kata yang epunyai unsur penilaianH isalnya: tapaknya!
rupanya dan yang bersi5at uu
.asil teuan digabarkan se,ara jelas terasuk keadaan! tanda! gejala! warna!
julah dan besar dengan ukuran yang laEi dipakai.
Kolo jangan dibiarkan kosong! beri tanda bila tidak ada yang perlu ditulis
6oretan harus disertai para5 disapingnya
24
11' B*(* 0ang %ar*/ "i,ili(i &l+2 P&/0an-* Lan/ia
Buku #egister Kader Lansia
Buku #en,ana Kegiatan Lansia
Buku Da5tar Kunjungan #uah Kelopok Lansia
Buku Da5tar .adir Kegiatan Kelopok Lansia
Buku 'bsen Kader Lansia
Buku 4n)entaris Barang
Buku #egister 'nggota Kelopok Lansia
Buku 4n)entaris Buku
Buku "au
Buku Kegiatan Kelopok Lansia
Buku Layanan 'nggota Lansia
Buku Kohort Lansia
MATERI 4
.ARA MENGUKUR TAN"A-TAN"A #ITAL
"anda+tanda )ital terdiri dari:
'. "ekanan Darah
B. 7adi
6. 7apas
D. Suhu
A' T+(anan "ara2
Persiapan 'lat:
1. S5igoanoeter /raksa-aneroid0
2. Stetoskop
Persiapan pasien
1. Jelaskan prosedur
2. 'tur posisi pasien dan lingkungan
Pelaksanaan /raksa-aneroid0
25
1. 6u,i tangan
2. Dekatkan alat
2. Buka lengan baju pasien dan digulung
%. Letakkan tensieter sejajar jantung pasien
:. Pasang anset tensieter pada lengan atas 2+2 , diatas siku! jangan terlalu
ken,ang atau terlalu longgar
&. #aba denyut arteri keudian letakkan stetoskop pada daerah tersebut
<. "utup skrup balon karet! pengun,i raksa dibuka /jika tensieter raksa0
@. Popa balon hingga denyut nadi tidak terdengar lagi
>. Buka skrup balon perlahan sehingga air raksa-jaru turun perlahan sabil
eperhatikan angka yang ditunjukkan raksa-jaru saat bunyi denyutan yang
terdengar pertaa kali dan yang terakhir terdengar
1(. #apikan pasien
11. #apikan 'lat
12. 6atat hasil
74L'4 79#*'L : I 12(-@( .g
B' Na-i
Persiapan 'lat:
1. Ja tangan-stopwat,h /detik0
Persiapan pasien
1. Jelaskan prosedur
2. 'tur posisi pasien dan lingkungan
Pelaksanaan
1. 6u,i tangan
2. Dekatkan alat
2. 'njurkan pasien untuk rileks
%. "epelkan 2 jari pada daerah arteri pergelangan tangan
:. .itung denyut nasi selaa 1 enit
&. #apikan alat
<. 6atat hasil
74L'4 79#*'L J &(+1((3-enit
.' Napa/
26
Persiapan 'lat:
1. Ja tangan-stopwat,h /detik0
Persiapan pasien
1. Jelaskan prosedur
2. 'tur posisi pasien dan lingkungan
Pelaksanaan
1. 6u,i tangan
2. Dekatkan alat
2. 'njurkan pasien untuk rileks
%. .itung perna5asan dala 1 enit /1 kali napas J 1 tarikan napas K 1 hebusan
napas0
:. #apikan alat
&. 6atat hasil
74L'4 79#*'L : 12+2(3-enit
"' !*2*
Persiapan 'lat:
1. "heroeter aksila /ketiak0
2. 2 buah botol berisi larutan sabun! desin5ektan! dan air bersih
Persiapan pasien
1. Jelaskan prosedur
2. 'tur posisi pasien dan lingkungan
Pelaksanaan
1. 6u,i tangan
2. Dekatkan alat
2. Periksa theroeter apakah air raksa tepat pada angka di bawah 2:
o
6
%. Buka lengan baju pasien /bila perlu0
:. Jepitkan theroeter pada ketiak pasien dengan ujung theroeter tepat pada
tengah ketiak! keudian lipat lengan pasien di dada
&. Setelah :+1( enit abil theroeter dan ba,a hasilnya
<. 6atat hasil
@. Bersihkan theroeter dengan ,ara :
6elupkan theroeter pada botol berisi sabun
27
6elupkan theroeter pada botol berisi desin5ektan
Lap dengan tissue-kain bersih
6elupkan theroeter pada botol berisi air bersih dan keringkan
>. "urunkan air raksa theroeter hingga dibawah 2:
o
6 dengan ,ara dikibaskan
perlahan
1(. #apikan pasien
11. Bereskan alat
12. 6u,i tangan
74L'4 79#*'L : 2&!:+2<!@
o
6
MATERI 6
In-+(/ Ma//a T*;*2 <IMT=
4*" erupupakan alat atau ,ara yang sederhana untuk eantau status giEi
orang dewasa! khususnya yang berkaitan dengan kekurangan dan kelebihan berat badan.
Berat badan kurang dapat eningkatkan resiko terhadap penyakit in5eksi! sedangkan
berat badan lebih akan eningkatkan resiko terhadap penyakit degenerati5. 9leh karena
itu! epertahankan berat badan noral eungkinkan seseorang dapat en,apai usia
harapan hidup yang lebih panjang.
Dengan 4*" akan diketahui apakah berat badan seseorang dinyatakan noral!
kurus atau geuk. Penggunaan 4*" hanya untuk orang dewasa beruur L 1@ tahun dan
tidak dapat diterapkan pada bayi! anak! reaja! ibu hail! dan olahragawan.
1ntuk engetahui nilai 4*" ini! dapat dihitung dengan ruus berikut:
Berat Badan /Kg0
4*" J +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
"inggi Badan /0 M "inggi Badan /0
Ka)+g&ri IMT
28
Kurus
Kekurangan berat badan tingkat berat I 1<!(
Kekurangan berat badan tingkat ringan 1<!( G 1@!%
7oral 1@!: G 2:!(
Neuk
Kelebihan berat badan tingkat ringan 2:!1 G 2<!(
Kelebihan berat badan tingkat berat L 2<!(
MATERI 8
PENGKAJIAN TEROKU!
A' %IPERTEN!I
1' P+ng+r)ian
.ipertensi erupakan gangguan kesehatan yang ditandai adanya tekanan
sistolik lebih dari 1%( .g dan tekanan diastolik lebih tinggi >( .g.
2' P+n0+;a;
.ipertensi dapat disebabkan oleh interaksi bera,a+a,a 5aktor antara lain:
!)r+//
Pr&/+/ p+n*aan
Ma(anan 0ang )i-a( /+i,;ang <Ma(anan 0ang -i/*(ai <)inggi gara,,
)inggi l+,a(, )inggi (&l+/)+r&l=
Kelelahan
Keturunan
Sosial budaya
'kibat- koplikasi dari penyakit hipertensi:
Nagal jantung! gagal ginjal! stroke /kerusakan otak0! kelupuhan.
3' Tan-a -an g+1ala
T+(anan -ara2 > 140?:0 ,,%g
!a(i) (+pala <;agian )+ng(*(=
*ual untah
Perubahan penglihatan /kabur0
Keseutan pada kaki dan tangan
Sesak na5as
7yeri dada
Kejang atau koa
29
B' A!AM URAT
1' P+ng+r)ian
Penyakit 'sa 1rat adalah penyakit yang enyerang sendi dan tendon yang
disebabkan tibunan Kristal urat. "ibunan kristal urat tersebut disebabkan karena
deposit asa urat yang laa kelaaan ebentuk kristal pada sendi atau tendon
yang terkena sehingga engakibatkan peradangan.
2' P+n0+;a;
'sa urat dapat disebabkan bera,a+a,a 5aktor antara lain:
P&la ,a(an, akanan dengan kadar purin yang tinggi /Jeroan! 1dang! 6ui!
Kerang! Kepiting! "ira! Sarden! 4kan teriH Sayur baya! Kangkung! Bunga
kol! Jaur! 'sparagusH*elinjo! Daging kabing dan Ka,ang tanah0.
K+g+,*(an
Al(&2&l
Suku bangsa
8aktor genetik-keturunan
3' Tan-a -an g+1ala
Kadar asa urat darah yang tinggi dapat enyebabkan :
K+/+,*)an
P+gal-p+gal
Lin*-lin*
P+r/+n-ian )+ra/a (a(*
N0+ri /+n-i
R+,a)i( a/a, *ra)
#asa ngilu biasanya dirasakan di kaki kanan dan tangan kiri. Jika sudah
enyerang tangan kiri! rasa ngilu itu akan terus erabat ke bahu dan leher.
1ntuk engetahui seseorang eiliki kadar asa urat yang tinggi atau
tidak! dapat dilakukan peeriksaan ke laboratoriu sesuai saran dokter. Ka-ar
a/a, *ra) n&r,al pa-a pria ;+r(i/ar 3,4-8 ,g?-l -an pa-a p+r+,p*an 2,6-6
,g?-l' Ka-ar a/a, -ia)a/ n&r,al -i/+;*) 2ip+r*ri/+,ia' Jika sudah
dipastikan terdapat kelebihan kandungan asa urat dala darah! sebaiknya
elakukan perawatan intensi5.
.' "IABETE! MELLITU! ? KEN.ING MANI! <TIPE 2=
30
1' P+ng+r)ian
Diabetes *ellitus /D*0 adalah suatu keadaan diana terjadi kekurangan
insulin dan atau resisten terhadap insulin! sehingga epengaruhi etabolise
karbohidrat! protein! dan leak.
2' P+n0+;a;
Penyebab yang pasti belu diketahui! naun ada beberapa 5aktor predisposisi
yang dapat enyokong terjadinya D*! yaitu :
"+)+r,inan g+n+)i( <(+)*r*nan=
O;+/i)a/ <(+g+,*(an=
K*rangn0a la)i2an?&la2raga
a()&r ,a(anan <)inggi g*la=
Bahan kiia tertentu.
8aktor lingkungan.
4n5eksi )irus tertentu yang bisa enibulkan respon iunologis yang ahirnya
enibulkan kerusakan sel beta pankreas
3' Tan-a "an G+1ala
Nejala yang sering un,ul pada D*! yaitu :
P&li*ria <;an0a( -an /+ring (+n5ing=
P&lipagia <;an0a( ,a(an=
P&li-ip/i <;an0a( ,in*,=
keudian diringi dengan keluhan+keluhan :
Keleahan tubuh! lesu! tidak bertenaga.
Berat badan enurun
#asa keseutan! karena iritasi /perangsangan0 pada serabut+serabut sara5
Kelainan kulit! gatal+gatal! bisul+bisul
4n5eksi saluran ken,ing
Kelainan ginjal kalogi: keputihan
4n5eksi yang sukar sebuh
Pada peeriksaan laboratoriu:
Ka-ar g*la -ara2 ,+ning(a)
Peningkatan plasa proinsulin dan plasa 6 polipeptida
31
Nlukosuria
La,piran 4
E#ALUA!I MATERI PELATI%AN KA"ER PO!$AN"U LAN!IA
MATERI PO!$AN"U LAN!IA @ KON!EP PEN$ULU%AN KE!E%ATAN
LEMBAR KUE!IONER
PO!$AN"U LAN!IA @ KON!EP PEN$ULU%AN KE!E%ATAN
"anggal :
7aa Peserta :
P+)*n1*( 7
1. 4si tanggal sesuai dengan tanggal pengisian kuesioner.
2. 4si naa peserta sesuai identitas.
2. Berilan tanda ,he,k <A= pada jawaban yang 'nda anggap benar.
%. "otal S,ore aksial adalah : dan diisi oleh panitia.
1. Posyandu Lansia adalah suatu bentuk pelayanan kesehatan bersuber daya
asyarakat yang dibentuk oleh asyarakat berdasarkan inisiati5 dan kebutuhan :
Benar
Salah
32
2. Kelopok usia lanjut adalah kelopok yang berusia %: tahun keatas :
Benar
Salah
2. Keluarga diana usia lanjut berada erupakan salah satu sasaran Posyandu
Lansia :
Benar
Salah
%. *elakukan kegiatan penyuluhan atau konseling berada di *eja 1 pada siste
pelayanan 2 *eja Posyandu Lansia :
Benar
Salah
:. K*S adalah singkatan dari Kartu *enuju Sejahtera :
Benar
Salah

TOTAL !.ORE 7
E#ALUA!I AK%IR PELATI%AN KA"ER PO!$AN"U LAN!IA
Kegiatan e)aluasi dilaksanakan se,ara dua tahap! yaitu oleh ahasiswa ulai
tanggal 12+1% 'pril 2(11 dan tepatnya Kais! 1% 'pril pukul (@.(( + (>.(( $4B di
Puskesas Dau dilakukan e)aluasi bersaa dengan pebibing institusi /7s. Setyoadi!
S.Kep0. Selain itu e)aluasi juga dilakukan bersaa warga saat terinasi hari Kais! 1%
'pril 2(11 pukul 1<.(( $4B G selesai di Balai Dukuh Banjar "engah.
Dari sudut pandang ahasiswa! kegiatan praktik klinik keperawatan gerontik
untuk pelatihan kader posyandu lansia dikatakan berhasil dengan bukti antusiase dan
respon positi5para kader! seangat dan progra kerja yang ereka susun serta
peningkatan pengetahuan kader tentang posyandu lansia! siste pendokuentasian
posyandu lansia! ,ara engukur ""=! teknik ananesa ter5okus pada geriatrik! dan juga
konsep penyuluhan kesehatan.
E#ALUA!I
MATERI PO!$AN"U LAN!IA
13 APRIL 2011
33
1. Struktur
Persiapan yang baik terkait ateri! sarana dan prasarana yang akan digunakan.
"erdapat publikasi dan in5orasi yang disapaikan kepada kader.
"erdapat e)aluasi sebelu penyapaian ateri.
"erdapat e)aluasi di akhir penyapaian ateri.
2. Proses
Kader engikuti kegiatan dari awal hingga akhir.
Kader antusias engikuti kegiatan pendidikan kesehatan /penyuluhan kesehatan0
engenai Posyandu Lansia.
Kader eberikan respon atau upan balik berupa beberapa pertanyaan.
Kader enjawab pertanyaan dari peateri.
2. .asil
Kader dapat eahai ateri yang disapaikan peateri.
Kader yang apu enjawab seua pertanyaan dengan benar pada lebar pre+
test sebanyak 2 orang /%(?0. Sedangkan kader yang apu enjawab seua
pertanyaan dengan benar pada lebar post+test sebanyak % orang /@(?0.
"abel 1. .asil Pre+"est dan Post+"est *ateri Posyandu Lansia 12 'pril 2(11
N&' Na,a P+/+r)a T&)al !(&r Pr+-
T+/)
T&)al !(&r P&/)-
T+/)
1 7y. Sutinah 2 :
2 7y. 'stuti 2 :
2 7y. #irin : :
% 7y. 7gariati 2 2
: 7y. *isriati : :
34
0
0.5
1
1.5
2
2.5
3
3.5
4
4.5
5
Total Skor
Pre-Test
Total Skor
Post-Test
Ny. Sutinah
Ny. Astuti
Ny. Ririn
Ny. Ngariati
Ny. Misriati
MATERI "OKUMENTA!I PA"A PO!$AN"U LAN!IA
LEMBAR KUE!IONER
"OKUMENTA!I PA"A PO!$AN"U LAN!IA
"anggal :
7aa Peserta :
P+)*n1*( 7
1. 4si tanggal sesuai dengan tanggal pengisian kuesioner.
2. 4si naa peserta sesuai identitas.
2. Berilan tanda ,he,k <A= pada jawaban yang 'nda anggap benar.
%. "otal S,ore aksial adalah : dan diisi oleh panitia.
1. Bentuk dari dokuentasi berupa ,atatan:
Benar
Salah
2. "ujuan dari dokuentasi adalah untuk eperudah jika ada peeriksaan atau
penilaian dari pihak Puskesas:
Benar
Salah
2. Dokuentasi tidak dapat eberikan jainan huku terhadap tindakan yang
telah dilakukan:
Benar
Salah
%. Penulisan seharusnya dibuat dala bentuk ,erita se,ara lengkap dan jelas:
Benar
35
Salah
:. Kolo jangan dibiarkan kosong! beri tanda bila tidak ada yang perlu ditulis :
Benar
Salah
TOTAL !.ORE 7
LEMBAR OB!ER#A!I PELAPORAN "AN PEN.ATATAN PO!$AN"U
LAN!IA
Nama a!er S"ore Pre Test S"ore Post test ategori
Ririn 4 Lulus
Ngariati 3 4 Lulus
Sutinah 3 4 Lulus
Astuty 4 4 Lulus
Misrian - 2 Tidak Lulus
0
1
2
3
4
5
6
R N S A M
!r" T"st
!#st t"st
PENGI!IAN KARTU REGI!TRA!I ANGGOTA PO!$AN"U LAN!IA
Nama
a!er
No
Register
Nama #enis elamin $mur Alamat Total Skor
Ririn O O O O O 5
Ngariati O O O O O 5
Sutinah O O O O O 5
Astuty O O O O O 5
Misrian O O O O O 5
Keterangan:
Skor 1+2 : tidak apu
Skor %+:: apu
36
PENGI!IAN BUKU KEGIATAN PO!$AN"U LAN!IA
Na,a
Ka-+r
N& Na,a Ala,a)
Tgl
La2ir
U,*r BB TB T+n/i Tin-a(an K+)+rangan T&)al !(&r
#irin O O O O O O O O O O 1(
7gariati O O O O O O O O O O 1(
Sutinah O O O O O O O O O O 1(
'stuty O O O O O O O O O O 1(
*isrian O O O O O O O O O O 1(
Keterangan:
Skor 1+< : tidak apu
Skor @+1(: apu
MATERI PENGUKURAN TT#, IMT "AN PENGKAJIAN TEROKU!
Pelatihan kader posyandu lansia dilaksanakan selaa 2 hari /12+1% 'pril 2(110.
.ari pertaa diulai pada pukul 1%.2(+1<.2( $4B yaitu terlabat &( enit dari waktu
yang telah diren,anakan karena ada 2 orang peserta yang terlabat dan adanya kesalahan
teknis. Pelatihan dilaksanakan sesuai dengan ren,ana yaitu di Balai Dukuh Banjar
"engah. Julah peserta yang hadir pada hari pertaa berjulah : orang baik dihari
pertaa aupun kedua sesuai dengan julah kader yang diundang untuk engikuti
pelatihan. Pada awalnya! penyapaian ateri akan dilakukan enggunakan L6D
Proyektor! naun karena terjadi kesalahan teknis sehingga penyapaian ateri
enggunakan 2 buah laptop.
Pada hari kedua pelatihan dilaksanakan pada pukul 12.((+1<.(( $4B. Pada saat
pelatihan hari kedua alat+alat pengukuran ""= telah disediakan yaitu "ensieter /:
buah0! Stetoskop /: buah0! theroeter raksa dan digital /: buah0! ja digital dan ja
tangan /: buah0. Keseluruhan edia dapat diperginakan sesuai kebutuhan peserta.
Dari soal pretest dan post test sebanyak : soal pada asing+asing kader! kader
dinyatakan lulus ketika eperoleh nilai P&(? dan gagal ketika eperoleh nilai
I&(?! sehingga diperoleh hasil sebagai berikut :
S;S4 2:
K9N74"48
P;S;#"' 74L'4
P#;";S" /?0
K'";N9#4 74L'4
P9S";S"
K'";N9#4
/?0
37
# 1(( Lulus 1(( Lulus
S @( Lulus 1(( Lulus
' ( Nagal @( Lulus
* 2( Nagal 1(( Lulus
7 2( Nagal @( Lulus
38
J;74S ";S" J1*L'.
P;S;#"'
A'7N
L1L1S /?0
P#; ";S" %(
P9S" ";S" 1((
0
20
40
60
80
100
R S A M N
N%&A% '()
P*S*RTA
P*R+AN,%N-AN N%&A% PR* ,AN P.ST T*ST
!R$T$ST
!%ST T$ST
0
50
100
!R$T$ST !%ST T$ST
#$M&A/ P*S*RTA 0AN-
&$&$S '()
&'MLA( !$S$RTA
)AN* L'L'S+,-
Dari hasil obser)asi keapuan psikootor dengan : skill yang diujikan yaitu
enghitung 4*" /:0! engukur "ekanan Darah /110! Suhu /110! 7adi /&0! dan
pernapasan /&0. Peserta dinyatakan berhasil ketika apu elakukan P @(?
prosedur pasa asing+asing skill! sehingga diperoleh hasil sebagai berikut :
P;S;#"' *enghitung
4*"
*engukur
"ekanan
Darah
*engukur
Suhu
*enghitung
7adi
*enghitung
Pernapasan
# *'*P1 *'*P1 *'*P1 *'*P1 *'*P1
S *'*P1 *'*P1 *'*P1 *'*P1 *'*P1
' *'*P1 *'*P1 *'*P1 *'*P1 *'*P1
* *'*P1 *'*P1 *'*P1 *'*P1 *'*P1
7 *'*P1 *'*P1 *'*P1 *'*P1 *'*P1
La,piran 4
OTO-OTO KEGIATAN
39
Para Kader dan 1ndangan yang hadir dala Pelatihan Kader Posyandu Lansia
Panitia bersaa Kader dan 1ndangan yang hadir dala Pelatihan Kader Posyandu Lansi
40
'ntusiase para peserta dala eperhatikan ateri Pelatihan yang diberikan
Kegiatan Pelatihan Kader Posyandu Lansia tanggal 12 'pril 2(11
41
Siulasi pengukuran ""= tanggal 1% 'pril 2(11
Penyerahan Kenang+kenangan dari *ahasiswa kepada Kader Posyandu Lansia
42