Anda di halaman 1dari 15

Baterai Primer

Jenis baterai yang hanya bisa dipergunakan sekali saja


dan tidak dapat diisi ulang
Ciri-ciri baterai primer :
Biasanya memiliki tegangan 1,5 Volt
Menggunakan prinsip kerja mengubah reaksi kimia
menjadi listrik dengan sifat yang tidak bisa dibalik
Hanya dapat dipakai sekali dan tidak bisa diisi ulang
Biasanya berbentuk kotak atau bulat panjang
Baterai Primer
Kelebihan baterai jenis primer adalah sebagai berikut :
Praktis penggunaaannya. Pakai habis buang
Biasanya harga baterai primer lebih murah
dibandingkan harga baterai sekunder
Kelemahan baterai primer
Reaksinya tidak dapat dibalik sehingga tidak dapat diisi
ulang
Karena hanya bisa dipakai sekali, biasanya
menimbulkan masalah lingkungan

Baterai Primer
Adapun yang termasuk ke dalam jenis baterai primer
adalah:
Heavy duty. Baterai jenis heavy duty memiliki kapasitas
1100 mAh dengan model ukuran AA. Bahan utama
untuk membuat jenis ini adalah karbon seng, seng
mangan dioksida, Zn/MnO
2
dan Le Clanche. Jenis
baterai ini tidak bisa dipergunakan untuk berbagai jenis
peralatan elektronik yang menggunakan fasilitas flash
seperti yang terdapat pada kamera digital
Alkaline
Memiliki ukuran yang berbeda beda mulai tipe
AA, D dan C
Bahan yang dipergunakan adalah lithium
Kapasitas lebih besar dari jenis heavy duty
sehingga dapat dipergunakan untuk kamera
digital yang menggunakan layar LCD dan flash
Produsen: Duracell, Energizer, Eveready, dan
Rayovac
Alkaline
Kelebihan :dari sisi ketahanan dan aliran
listriknya
Lebih awet dibandingkan jenis heavy duty


Kelemahan :

Panasonic Oxyride
Ditemukan pertama kali tahun 2005
Memiliki tingkat aliran listrik mencapai lebih dari
yang dihasilkan alkaline biasa
Dengan tingkat tegangan hingga 1,7 volt
Perusahaan : Panasonic
Bertahan lebih lama daripada alkaline biasa
Lithium
Kelebihan :
kepadatan energi yang lebih tinggi
Masa edar yang sangat lama dan ringan
Li-SoCl 2 buah baterai yang memanfaatkan campuran
kimia Klorida Thionyl Lithium
Memiliki reaksi kimia dengan kepadatan energi
mencapai 420 Whr/kg
Dikenal dengan nama ER Series Lithium
Umumnya digunakan untuk sistem keamanan dan
alarm remote otomatis, lokasi darurat pelampung, jam
real time dan peralatan elektronik lainnya

Lithium
Photo Lithium Batteries.
Dikenal juga dengan sebutan CR series
Memiliki tingkat kepadatan energi sebesar 270
Whr/kg
Bahan kimia yang dipakai adalah Li-MnO
2
Peralatan yang memanfaatkan baterai jenis ini
misalnya kamera, senter, dan alat elektronik
lainnya
Nikel Cadmium
Nikel Cadmium
Nickel Metal Hydrid
Paling banyak digunakan saat ini
Baterai pengganti jenis Nickel Cadmium
Membutuhkan proses isi ulang berjam-jam
Kapasitas penyimpanan 1350 hingga 2500 mAH
Pada proses pengisian ulang, apabila energi listrik yang
tersimpan sudah maksimal tentu saja tidak akan
melewati kapasitas yang ada.
Yang perlu diingat kelebihan energi akan diubah
menjadi panas
Produsen : Sanyo
Ni-MH


Kelebihan :
Bisanya menggunakan charger Ni-MH yang
memiliki fitur smart charger, di mana apabila
baterai telah penuh secara otomatis charger akan
berhenti mengisi
Kapasitas yang ada sudah cukup besar
Lithium Ion
Baterai jenis terbaru dan terbaik di bidangnya
Memiliki kelebihan yang tidak bisa ditemukan pada
jenis baterai lainnya
Kelebihan :
Memiliki kapasitas daya yang sangat besar
Ukuran baterai yang kecil sehingga memudahkan para
pengembang produk elektronik untuk menciptakan
peralatan yang lebih kecil dengan kemampuan maksimal
Bobot yang sangat ringan membuat pengguna merasa
nyaman. Hal ini sangat cocok untuk dunia ponsel