Anda di halaman 1dari 3

Uniformity and Disclosure

Carrolina Caecilia 121110011


Abstrak
Uniformity atau keseragaman digunakan untuk perbandingan berbagai
informasi yang berbeda yang didapat dari laporan keuangan. Dengan adanya
konsep uniformity ini bisa mengurangi kebebasan manajeman dalam memilih
metoda yang dapat mengakibatkan laporan keuangan bias akibat manipulasi
informasi. Sedangkan disclosure atau pengungkapan catatan atas laporan
keuangan memuat informasi keuangan maupun komunikasi pelengkap
termasuk didalamnya catatan kaki, poststatement events, diskusi
manajemen, analisis operasi untuk tahun mendatang, prediksi keuangan,
ataupun kebijakan akuntansi.
Kata kunci: uniformity, disclosure, keseragaman, laporan keuangan

Uniformity (Keseragaman)
Dalam akuntansi, keseragaman seringkali disalahartikan sebagai comparability (daya
banding). Daya banding sebagai proses akuntansi disesuaikan dengan keadaan suatu
transaksi dan proses pembandingan untuk membuat suatu keputusan. Untuk transaksi yang
sama maka akan diperlakukan hampir sama, begitu juga sebaliknya. Sedangkan
keseragaman adalah konsep yang mempengaruhi daya banding. Tingkat daya banding yang
dapat diandalkan oleh pengguna tergantung pada tingkat keseragaman yang disajikan
dalam laporan keuangan. Daya banding bukanlah sebuah kualitas (relevansi dan reabilitas)
pada angka-angka akuntansi, tetapi lebih ke hubungan antar angka-angka tersebut.Daya
banding tidak boleh dicampuradukkan dengan identitas. Daya banding lebih dapat dipelajari
dari perbedaan daripada persamaan.

The Nature and Complexity of Event
Transaksi adalah kejadian ekonomi atau keuangan yang dicatat dalam akun perusahaan.
Sedangkan event atau kejadian adalah konsekuensi yang terjadi pada sebuah entitas.
Transaksi merupakan event eksternal, karena dapat terjadi antar entitas, antar perusahaan
dengan pekerjaannya, dan antara perusahaan dengan investor atau kreditor. Sedangkan
event bersifat internal, misalnya depresiasi dan persediaan barang setengah jadi. Menurut
keadaannya, event dibedakan menjadi:
1. Simple events, terjadi dalam situasi sederhana, tidak banyak peraturan, perlakuan
yang diberikan relatif sama. Misalnya pembayaran utang jasa tanpa adanya diskon.
2. Complex events, memiliki derajat kompleksitas yang tinggi karena adanya halangan
dan persyaratan. Misalnya pembayaran biaya angkut.

Relevant Circumtances
Relevant circumtances adalah keadaan signifikan yang secara ekonomi dapat mempengaruhi
secara luas event yang serupa. Terdapat dua tipe relevant circumtances, yaitu:
1. Present magnitudes, adalah kondisi yang telah diketahui pada saat terjadinya event.
2. Future contingencies, adalah faktor yang hanya dapat diketahui setelah tanggal
terjadinya event.

Finite and Rigid Uniformity
Finite uniformity adalah keseragaman yang berusaha menyamakan metode akuntansi yang
telah ditentukan dengan relevant circumstances dalam situasi yang secara umum sama.
Rigid uniformity adalah keseragaman dengan menentukan satu metode untuk semua
transaksi yang serupa meski kemungkinan terdapat relevant circumstances. Finite uniformity
lebih mengutamakan penyajian yang sejujurnya (representational faithfulness) daripada
rigid uniformity. Pendekatan representational faithfulness berdasarkan finite uniformity
memandang adanya derajat representational faithfulness.

Disclosure
SFAC No. 5 mendefinisikan disclosure sebagai penyajian informasi dengan tujuan selain
pengakuan dalam laporan keuangan yang dibandingkan dengan pengakuan dalam laporan
keuangan itu sendiri.

Form and Method Dislosure
1. Management Discussion and Analysis
SEC meminta perusahaan untuk memasukkan diskusi dan analisis manajemen dalam
laporan tahunan yang akan memberikan gambaran kepada pengguna mengenai
kegiatan operasi dan arus kas di masa mendatang. informasi tersebut antara lain,
hasil operasi, taksiran likuiditas di masa mendatang, modal dan rencana pengeluaran
modal, dan prediksi tren, ketidakpastian, dan kejadian di masa mendatang yang akan
memberi dampak material.
2. Signaling and Management Earnings Forecast
Perusahaan yang tidak menyajikan disclosure akan dianggap menyembunyikan kabar
buruk sehingga dapat menurunkan harga saham, begitu juga sebaliknya, sehingga
signaling theory juga berlaku dalam hal penyajian disclosure.

3. SFAS No. 131
SFAS No. 131 meminta pelaporan segmen dengan pendekatan manajemen
berdasarkan cara manajemen mengatur segmen dalam sebuah perusahaan untuk
mengambil keputusan operasi dan menaksir kinerja. Adanya laporan segmen ini
menciptakan iklim yang baik bagi investor karena mengurangi risiko. Namun di sisi
lain, para pengusaha juga khawatir dengan adanya laporan segmen ini dapat
membocorkan rahasia vital perusahaan kepada para kompetitornya.

4. Quarterly Information
SEC meminta perusahaan public untuk mengungkapkan data keuangannya setiap
empat bulan sekali. Laporan keuangan harus mencakup data income statement dan
basic and full diluted EPS numbers.

5. Small Firm vs Larger Firm
Untuk menyajikan disclosure dibutuhkan biaya yang relatif cukup besar bagi sebuah
perusahaan kecil. FASB mempertimbangkan implikasi disclosure bagi perusahaan
kecil dengan megungkapkan tujuan bahwa disclosure hanya diharuskan apabila
relevan dan cost effective. Namun penelitian menunjukkan bahwa disclosure dari
perusahaan kecil, seperti informasi mengenai earning, memiliki informasi yang lebih
komprehensif bila dibandingkan dengan perusahaan besar. Kemungkinan ini terjadi
karena informasi publik mengenai perusahaan kecil lebih sedikit bila dibandingkan
dengan perusahaan besar. Oleh sebab itu, disclosure perusahaan kecil merupakan
salah satu sumber informasi yang diandalkan sehingga harus disajikan secara
lengkap dan komprehensif.

Referensi
Panga. 2013. Makalah Struktur Teori Akuntansi.
http://mahasiswa.ung.ac.id/921411144/home/2013/9/30/makalah-struktur-teori-
akuntansi.html. Diakses pada 24 April 2014
Mahsun. 2011. Identifikasi Finite dan Rigid Uniformity Terhadap PSAK 1994.
http://id.scribd.com/doc/45820344/Finite-Rigid-Ta. Diakses pada 24 April 2014
Suhenda. 2011. Teori Akuntansi: Uniformity and Disclosure.
http://networkedblogs.com/rZuQT. Diakses pada 24 April 2014