Anda di halaman 1dari 6

BAB : V

ASPEK TEKNIS
5.1 TINJAUAN UMUM
Mendirikan cafe dengan mobil toko (moko) menjadi alternatif menjalankan bisnis saat ini. Mobil
ini disebut moko karena bentuknya memang seperti toko yaitu mobil yang dibentuk atau
dimodifikasi sedemikian rupa untuk menjadi toko layaknya sebuah toko yang ada dipingir-
pinggir jalan. Alasan kepraktisan dan fleksibilitas cara berdagang, serta biaya murah
dibandingkan membeli atau menyewa ruko menjadikan binis dengan moko sebagai alternatif
berwirausaha. Bisnis dengan moko juga didukung oleh tren di kota-kota besar dimana semakin
banyak aktifitas warga berbasis komunitas, juga peluang berdagang di pusat-pusat kegiatan
bisnis yang keramaiannya berlangsung singkat. Dengan menggunakan moko,mobilitas akan
terencana karena nantinya pengusaha tidak akan terpaku pada satu tempat.Moko menjadi tren
masa kini, disaat banyak kalangan muda menginginkan sesutu yang cepat dan instan. Selain itu,
perawatan moko yang jauh lebih mudah dibandingkan dengan took pada umumnya dan tidak
perlu dipusingkan akhir tahun untuk membayar sewa (strong point), yang pada akhirnya dananya
akan menjadi tambahan modal untuk pengembangan usaha.
Guna memahami moko, perhatikan gambar 5.1 , 5.2 dan 5.3 yang secara teknis menggambarkan
layout moko. Moko ini menggunakan chasis Daihatsu Gran Max Pick Up, dengan detail
spesifikasi sebagai berikut
5.1



5.2

5.3

5.2 KOMPONEN MOKO
Untuk menyiapkan moko kami memanfaatkan mobil yang memang didesain khusus untuk
berjualan seperti moko tipe rindra tetta. Moko desain khusus ini memudahkan karena kita tidak
perlu repot lagi memikirkan display untuk barang dagangan. Moko berupa kendaraan mobil boks
atau mobil bak terbuka yang kemudian didesain khusus untuk berjualan.

1. Plat body galvanil dan lantai dilapisi bordes Alumunium
2. Mebeler dan etalase display produk (standarkaroseri)

3. Meja kompor gas


4. Kompor gas 2 tungku beserta instalasinya

5. Frezzer atau kulkas showcase atau kulkas 2 pintu

6. TOA (pengeras suara sebagai sarana promosi)

7. Sticker logo perusahaan dan product

8. Genset 900 watt (bias ditambah sesuai kebutuhan)
9.Interior ABS cetak
10.Lampu neon panjang.



5.3 BANGUN NYATA UNTUK MOKO
Caffe moko memerlukan dua kegiatan utama, yaitu kegiatan produksi dan kegiatan
penjualan. Dengan dua kegiatan utama tersebut dibutuhkan tiga bangunan/tempat
utama yaitu mobil untuk pelayanan administrasi dan dapur. Meja dan kursi berpayung
untuk tempat makan para pelanggan.Berikut ini adalah gambar yang menunjukan moko
tampak dari berbagai sisi.





5.4 LOKASI
Berjualan dengan moko memerlukan tempat dengan tingkat keramaian yang tinggi dan lokasi
yang strategis. Pada dasarnya tempat yang strategis adalah tempat di mana ditemukan tingkat
mobilitas masyarakat yang tinggi. Tempat strategis dalam hal ini bukan hanya menyangkut
potensi keramaiannya yanga ada, tapi juga menyangkut waktu yang paling tepat. Beberapa ruas
jalan yang ramai kendaraan dan banyak perkantoran misalnya punya potensi bisnis moko
kuliner, terutama untuk makan siang karyawan.
Dari lahan-lahan kosong di tembalang yang paling cocok digunakan untuk mendirikan caffe
dengan warmob adalah di tembalang selatan. Hal ini dikarenakan Tembalang pada dasarnya
merupakan wilayah yang memiliki beberapa perguruan tinggi dan sekolah.Sedangkan di
tembalang selatan masih minim dengan warung makan dan apalagi tempat untuk nongkrong.
Selain di tembalang selatan, kami juga berjualan di area kampus undippada malam hari. Hal itu
dikarenakan banyak mahasiswa undip dan non undip yang online di hotspot area. Namun disitu
sama sekali tidak ada pihak yang menawarkan tempat yang benar-benar nyaman bagi mahasiswa
yang nongkrong di hotspot area. Karena sifat kami yang fleksibel, pada malam hari kami
pindahkan caffe kami di wilayah hotspot area yang ada di undip.