Anda di halaman 1dari 5

POSISI KASUS

PT A, sebuah perusahaan yang bergerak dalam bidang rekayasa genetika, berlangganan


jurnal-jurnal ilmiah asing dengan tujuan menyediakan fasilitas referensi kepada para penelitinya.
Kebijakan PT A tersebut berkaitan dengan research and development (R&D yang dilakukan
!leh PT A untuk memper!leh pr!duk-pr!duk yang unggul. "alah satu jurnal asing tersebut
adalah Science & Technology, diterbitkan !leh PT #.
PT # adalah penerbit asing yang di $nd!nesia di%akili !leh agen penjualan khusus. &ntuk
mempermudah penggunaan referensi tersebut, para peneliti memperbanyak'menggandakan
artikel-artikel dalam Science & Technology, dan membuat d!kumentasi berdasarkan t!pik-t!pik
tertentu. PT # mengetahui perbanyakan yang dilakukan !leh para peneliti PT A, dan PT #
berpendapat bah%a perbanyakan yang dilakukan !leh para peneliti di PT A telah melanggar hak
(ipta.
ISU HUKUM
a. Apakah jurnal asing Science & Technology yang diterbitkan !leh PT # memiliki
perlindungan )ak *ipta+
b. Apakah perbuatan peneliti PT A dalam memperbanyak ' menggandakan artikel-artikel
dalam Science & Technology dan membuat d!kumentasi berdasarkan t!pik-t!pik tertentu
merupakan pelanggaran hak (ipta+
1
DASAR HUKUM
a.&ndang &ndang Republik $nd!nesia ,!m!r -. Tahun /00/ tentang )ak *ipta
b.Penjelasan atas &ndang ,!m!r -. Tahun /00/ tentang )ak *ipta
(.Keputusan Presiden Republik $nd!nesia ,!m!r -1 Tahun -..2 Tentang Pengesahan Berne
Convention For The Protection Of Literary And Artistic Works
d.Keputusan Presiden ,!m!r -. Tahun -..2 Tentang Pengesahan World ntellect!al
Property Organi"ation Copyrights Treaty
ANALISIS KASUS
#erdasarkan Pasal - ayat - &ndang &ndang Republik $nd!nesia ,!. -. Tahun /00/
tentang )ak *ipta (selanjutnya disebut &&)*, definisi )ak *ipta adalah hak ekslusif bagi
pen(ipta atau penerima hak untuk mengumumkan atau memperbanyak (iptaanya atau
memberikan i3in untuk itu dengan tidak mengurangi pembatasan-pembatasan menurut peraturan
perundang-undnagan yang berlaku. Dalam kasus ini PT # diasumsikan sebagai pemegang hak
(ipta, dengan anggapan bah%a hak (ipta sebuah jurnal dapat dipegang pen(iptanya sendiri, yaitu
si penulis (a!thor, atau, pihak lain, misalnya penerbitnya (p!#lisher. Pemegang )ak *ipta
dapat berbeda dari Pen(ipta dalam hal terjadi pengalihan hak (ipta dari Pen(ipta kepada si
Pemegang )ak *ipta. #isa juga Pemegang )ak *ipta adalah pihak lain yang menerima lebih
lanjut hak dari pihak yang menerima hak tersebut pertama kali dari Pen(ipta.
4ebih lanjut Pasal -/ ayat - &&)* menyebutkan bah%a (iptaan yang dilindungi adalah
(iptaan dalam ilmu pengetahuan, seni, dan sastra yang men(akup buku, pr!gram k!mputer,
2
pamflet, susunan per%ajahan (lay !ut, karya tulis yang diterbitkan, dan semua hasil karya tulis
lain juga termasuk terjemahan, tafsir, saduran, bunga rampai, database, dan karya lainnya dari
hasil pengalih%ujudan.
Atas hal tersebut jurnal asing Science & Technology yang diterbitkan !leh PT #
memiliki perlindungan )ak *ipta. )ak (ipta di $nd!nesia juga mengenal k!nsep 5hak ek!n!mi5
dan 5hak m!ral5. )ak ek!n!mi adalah hak untuk mendapatkan manfaat ek!n!mi atas (iptaan,
sedangkan hak m!ral adalah hak yang melekat pada diri pen(ipta atau pelaku (seni, rekaman,
siaran yang tidak dapat dihilangkan dengan alasan apa pun, %alaupun hak (ipta atau hak terkait
telah dialihkan. *!nt!h pelaksanaan hak m!ral adalah pen(antuman nama pen(ipta pada (iptaan,
%alaupun misalnya hak (ipta atas (iptaan tersebut sudah dijual untuk dimanfaatkan pihak lain.
)ak m!ral diatur dalam Pasal /67/8 &&)*.
PT A dalam memperbanyak ' menggandakan artikel-artikel dalam Science & Technology
dan membuat d!kumentasi berdasarkan t!pik-t!pik tertentu tidak dianggap sebagai pelanggaran
hak (ipta apabila sumbernya disebut atau di(antumkan dengan jelas dan hal itu dilakukan
terbatas untuk kegiatan yang bersifat n!nk!mersial yaitu kegiatan dan pengembangan, dengan
ketentuan tidak merugikan kepentingan yang %ajar dari pen(iptanya. Kepentingan yang %ajar
dalam hal ini adalah 5kepentingan yang didasarkan pada keseimbangan dalam menikmati
manfaat ek!n!mi atas suatu (iptaan5. "ehingga apabila penggandaan atau memperbanyak
dilakukan untuk kepentingan penelitian demi berkembangnya keilmuan menurut peraturan
perundang-undangan di benarkan dengan (ara memberikan (atatan' d!kumentasi dari mana
sumbernya. Penggandaan atau memperbanyak artikel-artikel diatas untuk kepentingan ilmu
pengetahuan dan memberikan (atatan sumbernya serta hal itu tidak merugikan pihak lain, maka
3
tindakan dari para peneliti PT. A dapat dibenarkan !leh perundang-undangan. )al ini dapat
dilihat dalam Pasal -9 huruf a &&)*
#erbeda jika penggandaan atau memperbanyak hak (ipta untuk kepentingan k!mersial
yaitu menghasilkan pr!duk-pr!duk unggul !leh PT. A. )al ini dikateg!rikan sebagai
pelanggaran hak (ipta.
"ebagaimana disyaratkan !leh K!n:ensi #erne (Pasal 8 bis yang mana $nd!nesia juga
merupakan salah satu negara yang turut meratifikasi, &&)* memberi Pen(ipta hak untuk
menuntut di(antumkan nama atau nama samarannya di dalam karyanya ataupun salinannya
dalam hubungan dengan penggunaan se(ara umum ()ak ;!ral. )ak ;!ral terpisah dari )ak
<k!n!mi dan akan terus mengikuti Pen(ipta bahkan jika Pen(ipta telah mengalihkan hak
ek!n!minya kepada pihak lain. &&)* juga melarang perubahan atas suatu karya tanpa i3in
Pen(ipta, termasuk perubahan judul dan anak judul karya tulis, pen(antuman dan perubahan
nama atau nama samaran Pen(ipta. Termasuk perubahan yang dilarang yaitu dist!rsi, m!difikasi,
mutilasi atau bentuk perubahan lainnya yang meliputi pemutarbalikan, pem!t!ngan, perusakan,
penggantian yang berhubungan dengan karya (ipta yang pada akhirnya akan merusak apresiasi
dan reputasi Pen(ipta.
KESIMPULAN
=urnal asing Science & Technology yang diterbitkan !leh PT # memiliki perlindungan
)ak *ipta berdasarkan Pasal -/ ayat - &&)* yang menyebutkan bah%a (iptaan yang
dilindungi adalah (iptaan dalam ilmu pengetahuan, seni, dan sastra yang men(akup buku,
pr!gram k!mputer, pamflet, susuan per%ajahan (lay !ut, karya tulis yang diterbitkan,
4
dan semua hasil karya tulis lain juga termasuk terjemahan, tafsir, saduran, bunga rampai,
database, dan karya lainnya dari hasil pengalih%ujudan.
(. Perbuatan Peneliti PT A dalam memperbanyak ' menggandakan artikel-artikel dalam
Science & Technology dan membuat d!kumentasi berdasarkan t!pik-t!pik tertentu bukan
merupakan pelanggaran hak (ipta sepanjang penggandaan atau memperbanyak
dilakukan untuk kepentingan penelitian demi berkembangnya keilmuan dibenarkan
menurut peraturan perundang-undangan dengan (ara memberikan (atatan' d!kumentasi
dari mana sumbernya dan tidak merugikan pihak lain serta n!n k!mersial, maka tindakan
dari para peneliti PT. A dapat dibenarkan !leh perundang-undangan.
5