Anda di halaman 1dari 4

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

(RPP)
Nama Sekolah : SMK Negeri 2 Indramayu
Mata Pelajaran : Produktif TPHP
Kelas/Semester : XI/4
Standar Kompetensi : Menerapkan teknik perlakuan kimiawi/ enzymatis dalam
Pengolahan
Alokasi Waktu : 2 jam pelajaran
Kompetensi Dasar : Menerapkan Proses Sulfitasi
Indikator : 1. Menjelaskan pengertian proses sulfitasi
2. Menjelaskan fungsi dan tujuan proses sulfitasi
3. Siswa dapat mendeskripsikan reaksi proses sulfitasi
4. Menyebutkan dan Menjelaskan macam-macam proses
sulfitasi

A. Tujuan Pembelajaran
1. Siswa dapat menjelaskan pengertian proses sulfitasi
2. Siswa dapat menjelaskan fungsi dan tujuan proses sulfitasi
3. Siswa dapat mendeskripsikan reaksi proses sulfitasi
4. Siswa dapat menyebutkan dan menjelaskan macam-macam proses sulfitasi

B. Pengembangan Materi dan Bahan Ajar
Sulfitasi adalah proses penambahan Sulfirdioksida (SO
2
) pada tangki sulfitasi,
dengan tujuan untuk mengendapkan bahan material yang bukan gula. Tangki sulfitasi
adalah sejenis tangki yang diformulasikan khusus untuk proses pemurnian gula, baik
itu gula pasir maupun nira.
Sulfitasi adalah salah satu proses dari sekian banyak tahap yang harus dilalui
jika ingin melakukan pemurnian gula dan menyaring material yang bukan merupakan
kadar gula, dengan kata lain, sulfitasi merupakan proses pemberian SO
2
ke dalam nira
mentah. Proses sulfitasi dengan penambahan gas SO
2
hingga pH 6,5. Penambahan
gas SO
2
suhu 70-80C bertujuan untuk:
1. Menetralkan kelebihan susu kapur (menetralkan pH nira), dan sebagai bleaching
agent (zat pemutih).
2. Mengikat unsur-unsur lain yang bereaksi pada defekator.
3. Menurunkan pH, dan membentuk CaSO
4
untuk mengikat kotoran dalam nira.
Pada suhu tersebut, kelarutan CaSO
4
rendah, sehingga proses pengendapan akan
optimal.
Lalu, nira mentah yang telah dialiri gas SO
2
, ditampung di Reaction tank.
Reaksi yang terjadi antara nira alkalis dengan gas SO
2
, yaitu:
SO
2
+ H
2
O H
2
SO
4

H
2
SO
4
+ Ca(OH)
2
CaSO
4
+ 2H
2
O
Endapan CaSO4 akan mengikat kotoran yang terlarut dalam nira. Senyawa
CaSO
4
merupakan senyawa yang menarik sebagian kotoran yang ada pada nira
membentuk floc. Kemudian nira mentah tersulfitasi dalam tangki reaksi dipompa ke
Heater untuk dipanaskan pada suhu 105-110C. Tujuan pemanasan pada suhu 105-
110C adalah untuk menyempurnakan reaksi pencampuran nira mentah, susu kapur
dan gas SO
2
serta mempercepat reaksi terutama untuk pembentukan endapan CaSO
4

dan Ca3(PO
4
)
2
, mengantarkan nira pada titik didih dengan maksud untuk lebih
memudahkan pengeluaran gelembung-gelembung dan udara yang akan dikeluarkan
melalui prefloc tower, membunuh mikrooorganisme yang dapat menginversi sukrosa,
memperbesar daya absorbsi pada garam-garam Ca terhadap koloid sehingga
membantu proses pengendapan.
Selanjutnya nira mentah tersulfitasi dipompa ke Prefloc tower, untuk
menghilangkan gas SO
2
dan gas sisa reaksi yang masih terlarut dalam nira. Pada
Prefloc tower ditambahkan floculan.
Berikut ini macam-macam proses sulfitasi:
1. Sulfitasi asam
Pada proses ini nira yang sudah dipanaskan ditambahkan gas SO
2
hingga pH 6,5
selanjutnya dinetralkan kembali dengan gas susu kapur (Ca(OH)
2
) hingga pH 7.2
7.4.
2. Sulfitasi alkalis (basa)
Pada proses ini nira ditambahkan susu kapur hingga pH 10.5 kemudian
dinetralkan dengan gas SO2. Pertimbangan penggunaan sulfitasi alkalis karena
tingginya kadar P
2
O
5
.
3. Sulfitasi netral
Pada proses sulfitasi ini nira ditambahkan susu kapur hingga pH 8-8,5 kemudian
dialiri gas SO
2
hingga pH 8-8,5.

C. Metode Pembelajaran
Ceramah, diskusi, dan tanya jawab
Guru menyampaikan materinya dengan metode ceramah, selain dengan
ceramah, guru juga melakukan diskusi dan tanya jawab untuk mengetahui tingkat
pemahaman siswa, kemudian dilakukan juga diskusi untuk membuat kesimpulan dari
materi yang telah diajarkan.
D. Langkah-Langkah Pembelajaran
Pendahuluan
Motivasi : Sebelum materi diberikan, guru terlebih dahulu memberikan motivasi
kepada peserta didik agar peserta didik lebih semangat dan antusias mengikuti proses
pembelajaran, sehingga dapat menguasai materi dengan baik.
Kegiatan Inti :
1. Guru memberi penjelasan kepada peserta didik mengenai materi yang akan
diajarkannya dan tujuan materi tersebut diajarkan.
2. Peserta didik diberikan stimulus berupa pemberian materi oleh guru mengenai
Proses Sulfitasi
3. Peserta didik dan guru bersama-sama mendiskusikan materi yang telah diberikan
dengan cara tanya jawab.
Penutup
Peserta didik dan guru melakukan refleksi.

E. Sumber Belajar
1. Hasil Observasi
2. Laporan Praktik Kerja Industri
3. Media Internet

F. Penilaian
Keaktifan siswa pada saat melakukan diskusi dan tanya jawab.



Indramayu, Februari 2014
Mengetahui,
Kepala Sekolah




Drs. H. R. Andi Susanto, M.Pd
NIP. 19591110 198803 1 008

Guru Mata Pelajaran Kejuruan




Hery Sumaryadi, SPi
NIP 19690729 200501 1 004

Anda mungkin juga menyukai